cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 448 Documents
SIMPLE CHATBOT DEVELOPMENT TO HELP STUDENTS UNDERSTANDING EDUCATIONAL RESEARCH METHODOLOGY Muhammad Izzatul Faqih; Mustofa Mustofa
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2020.10.1.7129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengembangkan chatbot sederhana untuk membantu mahasiswa memahami metodologi penelitian pendidikan, (2) Mengetahui kelayakan chatbot sederhana untuk membantu mahasiswa memahami metodologi penelitian pendidikan, (3) Mengetahui respon chatbot sederhana untuk membantu mahasiswa memahami metodologi penelitian pendidikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Developement (RND). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian aplikasi tersebut layak digunakan yaitu ditandai dengan skor 4,425 yang diberikan oleh 4 ahli teknologi. Pada penilaian SUS aplikasi secara adjective rating bernilai excellent, dengan grade scale bekategori B dan acceptability ranges masuk pada acceptableKata kunci: chatbot, metodologi penelitian pendidikan
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN HASIL BELAJAR FISIKA PADA KOMPETENSI KINEMATIKA GERAK LURUS MELALUI PEMBELAJARAN INTERPRETATIF BERBASIS ICT DI MAN KENDAL purwanto p
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.2.438

Abstract

Masaalah rendahnya aktivitas belajar dan hasil bela- jar fisika di MAN Kendal akan dipecahkan dengan meng- gunakan pendekatan pembelajaran interpretatif, yaitu diawali dengan pembelajaran klasikal yang berbasis ICT untuk mengatasi kesulitan belajar siswa, sedangkan akti- vitas siswa dibangkitkan melalui kegiatan interaksi diskusi belajar kelompok.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pening- katan aktivitas belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran  interpretatif yang berbasis ICT pada materi pembelajaran kinematika gerak lurus. (2) mengetahui pen- ingkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran  interpretatif yang berbasis ICT pada materi pembelajaran kinematika gerak lurus mata pelajaran Fisika kelas X di MAN Kendal.Subyek penelitian adalah siswa MAN Kendal kelas XB sejumlah 40 siswa pada Tahun pelajaran 2010/2011. Prose- dur penelitian meliputi 3 tahap, yaitu: tahap persiapan (mendesain pembelajaran), tahap pelaksanaan dan tahap penyusunan laporan. Pelaksanaan Siklus I dan II, meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan (kegiatan guru dan siswa), observasi dan reflleksi.Pembelajaran interpretatif yang berbasis ICT dan in- teraksi diskusi kelompok memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa yaitu dari sebelum tindakan sebesar 16 siswa (40 %) yang tuntas belajar (yang memperoleh nilai di atas KKM = 65,0)  pada Siklus I men- jadi 26 siswa (65 %), dan pada Siklus II meningkat menjadi 32 siswa atau 80 %.Berdasarkan hasil analisis aktivitas siswa dalam ke- lompoknya serta hasil belajar siswa dalam pemberian tin- dakan dengan menggunakan pembelajaran interpretatif berbasis ICT diperoleh peningkatan baik aktivitas siswa dalam kelompok maupun hasil belajar siswa, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran interpretatif berb- asis ICT mampu meningkatkan aktivitas maupun hasil be- lajar siswa pada kompetensi kinematika gerak lurus mata pelajaran Fisika kelas X di MAN Kendal.
ANALISIS KEMAMPUAN DALAM PENGEMBANGAN FILM PEMBELAJARAN MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA UIN WALISONGO Edi Daenuri Anwar
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2018.8.1.2511

Abstract

The research has been conducted on the development of learning film by physics teacher candidate students in learning media courses. In this research, students make a learning film about basic physics practice is accompanied by a lecturer of media courses. The product of the learning film that has been created by the student is tested by the student's users. Assessment results include sound, music, and visualization. From the assessment results are processed by the quantitative approach and described by the results of this quantitative processing. The results show that in general subject matter consisting of a) the suitability of the subject matter with the goals formulated, b) the subject matter is easily understood, c) the subject matter corresponds to the level of the user/student ability, d) the subject matter is presented from simple to complex, and e) the subject matter delivered coherently and regularly. The five components that users say are good. While the second element of the narrative includes a) volume, b) sound intonation to facilitate understanding, c) the style of language used is very clear, d) clarity of speech and e) the language used is simple and easy to understand. Generally good except on component d) clarity of speech that gives sufficient appraisal. and the third assessment component of music consisting of a) music illustration supporting the program and b) music illustrations and sound effects are not too intrusive, these two elements are in enough categories.
SOSIO EMOSIONAL DALAM MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR KIMIA DITINJAU DARI KOGNITIF SISWA MADRASAH ALIYAH malikhatul hidayah
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2014.4.1.109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan prestasi bela- jar kimia dengan kondisi sosio emosional yang mencipkatan suatu kondisi yang belajar yang baik,efektif serta efisien: (1) antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran eksplorasi, elaborasi, konfirmasi (EEK), (2) terhadap pengaruh interaksi model pembelajaran dengan gaya kognitif, (3) antara siswa yang mengikuti model pembela- jaran berbasis masalah dan pembelajaran EEK pada siswa yang memiliki gaya kognitif field independent, dan (4) antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah dan EEK pada siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan faktorial 2x2 posttest only control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X  Madrasah Aliyah Walisongo Jepara tahun pela- jaran 2013/2014. Pengambilan kelas penelitian berdasarkan teknik intake kelas. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan Anova dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan (1) perbedaan signifikan terhadap variable prestasi belajar kimia dan kondisi sosio emosional siswa se- cara bersama-sama (F=2,944; p0,05). Artinya, prestasi belajar kimia dan kondisi sosio emosional siswa bersama-sama menunjukkan perbedaan signifikan antara model pembelajaran; (2) interaksi antara model pembela- jaran dan gaya kognitif secara bersama terhadap prestasi belajar kimia dan kondisi sosio emosional siswa (F=47,456; p0,05); (3) perbedaan signifikan variabel model pembelajaran terhadap prestasi belajar kimia dan kondisi sosio emosional siswa untuk siswa yang bergaya kognitif field independent (F=34,337; p0,05); (4) perbedaan signifikan variabel model pembelajaran terhadap prestasi belajar kimia dan kondisi sosio emosional siswa untuk siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent (F=17,912; p0,05).
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SETELAH PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERMUATAN ETNOSAINS Defiyanti .; Woro Sumarni
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2019.9.2.4200

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan abad ke 21. Beberapa peneliti menyampaikan bahwa salah satu model pembelajajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis adalah Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis dan respon peserta didik setelah diterapkannya model PBL berbantuan LKPD bermuatan etnosains pada materi reaksi redoks. Penelitian ini adalah  studi kasus dengan desain single holistic. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas X-MIPA 1 SMAN 10 Semarang yang berjumlah 36 orang yang dipilih secaara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui teknik tes, observasi dan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik adalah sebesar 62,6 dan termasuk dalam kategori cukup. Indikator berinteraksi dengan rang lain dapat berkembang dengan baik, namun indikator menentukan induksi masih dalam kategori rendah. Peserta didik juga  memberikan respon positif terhadap penerapan model PBL berbantuan LKPD bermuatan etnosains.
PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK SEBAGAI PENDEKATAN BELAJAR MATEMATIKA siti maslihah
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2012.2.1.421

Abstract

Matematika sering dianggap sebagai salah satu pela- jaran yang sulit bagi siswa. Salah satu tugas seorang pen- didik adalah bagaimana membuat matematika lebih men- arik bagi siswa. Berdasarkan fakta diatas mendorong Hans Frudenthal mencetuskan Pendidikan Matematika Realistik yang memandang matematika bukan sebagai suatu produk jadi yang diberikan kepada siswa, melainkan sebagai suatu proses yang dikonstruksi siswa. Frudenthal berpendapat bahwa matematika adalah suatu bentuk aktivitas manusia, aktivitas dalam mengkonstruksi konsep matematika.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MENGGUNAKAN AUDIOVISUAL Endang Eka Wulandari, Sri Hartati
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2016.6.2.1059

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA pada siswa kelas IV melalui model PBL menggunakan audiovisual. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang berlangsung dalam tiga siklus. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Keterampilan guru pada siklus I mendapat skor 18, siklus II skor 22, meningkat pada siklus III skor 25.(2) Aktivitas siswa pada siklus I skor 16,8, pada siklus II skor 22, meningkat menjadi 24,4 pada siklus III. (3) Respon siswa pada siklus I dengan persentase 71% siklus II dengan persentase 78%, meningkat 92% pada siklus III (4) Hasil belajar siswa pada siklus I mengalami ketuntasan klasikal sebesar 60%, siklus II sebesar 73%, dan mengalami peningkatan pada siklus III menjadi 94%. Kesimpulan penelitian ini menunjukan model PBL menggunakan audiovisual dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA yang ditandai dengan meningkatnya keterampilan guru, aktivitas siswa, respon siswa dan hasil belajar siswa.
REGRESI LOGISTIK: MENAKSIR PROBABILITAS PERISTIWA VARIABEL BINARI Ibnu Hadjar
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2017.7.2.1385

Abstract

Prediksi melalui suatu pemodelan statistic merupakan kekuatan utama dari analisis regresi linier. Akan tetapi, teknik ini mensyaratkan variabel dependen atau kriteria harus memiliki data kontinum dan sebaran skor yang normal sehingga ia tidak dapat digunakan jika variabel kriterianya merupakan variabel binary (nominal dengan dua kategori, memiliki skor 1 atau 0). Regresi logistik merupakan teknik yang tepat untuk menggantikannya. Alih-alih menghasilkan taksiran skor variabel kriteria, pemodelan dengan regresi logistik menghasilkan taksiran probabilitas munculnya peristiwa (skor 1) pada variabel kriteria. Taksiran probabilitas tersebut diperoleh melalui model regresi yang menghasilkan nilai odds dan log odds, yang pada dasarnya merupakan cara pengungkapan yang berbeda tentang kenyataan yang sama terkait taksiran probabilitas munculnya peristiwa dari seluruh kejadian dalam variabel kriteria. 
PEMETAAN HASIL UJIAN NASIONAL TAHUN 2013 MATA PELAJARAN MATEMATIKA MADRASAH ALIYAH Abstrak DI KOTA SEMARANG lulu choirunissa
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2014.4.2.99

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa ujian akhir lebih difokuskan pada aspek kelulusan dan pencitraan satuan pendidikan. Padahal  sebagaimana tercantum dalam PP no.19 Tahun 2005, fungsi ujian nasional yang pertama adalah untuk pemetaan pendidikan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan. Sayangnya pemetaan ini dapat dikatakan belum dilakukan, khususnya untuk madrasah. Oleh karena itu rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah bagaimana peta distribusi hasil ujian nasional 2013mata pelajaran matematika untuk Madrasah Aliyahdi Kota Semarang berdasarkan daya serap dari materi yang diujikan dengan memperhatikan faktor status dantingkat akreditasi madrasah. Penelitian dilakukan dengan metode survei.Data yang berupa hasil ujian nasional 2013Madrasah Aliyah se-Kota Semarang diambil dengan teknik dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis deskriptif kuantitatif, independent sample t test dan ANOVA.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) BERBASIS SOAL OPEN – ENDED UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI MATEMATIKA Fauzi Wildad; Budi Waluya; M Masrukan
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2019.9.1.2163

Abstract

This research aims to determine the feasibility and effectiveness of the application of learning using social arithmetic teaching books with Realistic Mathematics Education (RME) approach based on Open-Ended problem. The research design used in this research is Research and Development (R and D) with Plomp model. Subjects in this study were students of Class VIII SMP Islam Terpadu Askhabul Kahfi 2017 / 2018. implementation design using Posttest Only Control-Group Design. The analysis used in the form of analysis of expert validation results and effectiveness test. Post test results on the class performed by the action are compared to the non-action class and to ensure it is done by (1) Complete Test, (2) Different Test, and (3) Simple Linear Regression Test. Based on the results of research and discussion, obtained the conclusion that (1) Arithmetic learning devices with RME approach developed valid is used based on the expert expert judgment. And according to the results of small and large class test, and (2) Arithmetic learning tools with RME approach developed effectively. This is indicated by (a) the average value of evaluation of classroom communication skills using 73, 42 (μ 70) and 76,6% (π 75%) classical completeness; (b) the average rate of classes using the application of mathematics learning tools with RME approach based on open-ended problem (73,42) is greater than the class that does not use the application of mathematics learning tool with RME approach based on open-ended problem (64,57) and (c) from the regression test obtained tcount = 2.012, tcount (2.012) ttable (1.99834).

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA More Issue