cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 448 Documents
PERSEPSI ATASAN TERHADAP KINERJA LULUSAN TADRIS minhayati shaleh
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2013.3.1.176

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah: Untuk mengetahui persepsi Atasan terhadap kinerja lulusan Tadris Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan kuesioner yang die- darkan ke responden. Populasi adalah seluruh atasan atau pimpinan tempat lulusan Tadris bekerja. Untuk pemilihan sampel digunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ra- ta-rata kinerja lulusan tadris secara keseluruhan 3,16 yaitu kategori baik, sedangkan indikator dari kinerja  yang be- rada di bawah rata-rata adalah kemampuan bahasa asing. Oleh sebab itu lulusan perlu diberi bekal yang lebih pada kompetensi tersebut.
UPAYA MENUMBUHKAN KARAKTER IPA MELALUI REFLEKSI PENILAIAN DIRI PESERTA DIDIK PADA SISWA KELAS VIII D SMP NEGERI 1 BANDUNGAN TAHUN PELAJARAN 2014/ 2015 Eni Riptyawati
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2016.6.1.942

Abstract

Pendidikan karakter pada mata pelajaran IPA merupakan cara yang tepat untuk membentuk pribadi peserta didik yang berakhlak mulia. IPA merupakan salah satu pelajaran yang sudah menerapkan pendidikan karakter dalam proses pembelajarannya. Refleksi penilaian diri peserta didik merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan karakter tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menumbuhkan karakter jujur dan peduli pada lingkungan. Penelitian ini terdiri dari dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan karakter jujur dan peduli pada lingkungan Hal ini dapat diketahui dari hasil observasi penilaian diri peserta didik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa refleksi penilaian diri peserta didik dapat digunakan untuk menumbuhkan karakter IPA (jujur dan peduli pada lingkungan).
PENERAPAN LITERASI LINTAS KURIKULUM MATEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN KELAS TINGGI DI MIT NURUL ISLAM NGALIYAN SEMARANG TAHUN 2016 Kristi Liani Purwanti
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2017.7.1.1497

Abstract

Pembelajaran di sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah merupakan pembelajaran yang sangat penting, sebab sebagai dasar dari pembelajaran seterusnya sampai jenjang perguruan tinggi. Pembelajaran yang diajarkan tidak boleh asal-asalan. Pembelajaran aktif  kreatif efektif dan menyenangkan merupakan pembelajaran harus diterapkan. Salah satu ketrampilan yang ada dalam kurikulum 2013 yaitu kketrampilan literasi. Literasi merupakan  keterampilan yang sangat dibutuhkan oleh siswa dalam proses belajarnya. Sebagai alat komunikasi dan alat belajar (means of communications dan learning tools), literasi perlu dikembangkan secara konsisten agar siswa tidak mengalami kesulitan dalam proses belajarnya. Penelitian dilakukan di kelas 4 dan 5 MIT Nurul Islam. Penerapan literasi lintas kurikulum matematika dalam pembelajaran kelas 4 hanya pada materi tertentu, misalnya mengidentifikasi sifat-sifat bangun ruang. Penerapan literasi lintas kurikulum matematika dalam pembelajaran kelas 5 hanya pada materi tertentu, misalnya mengidentifikasi sifat-sifat bangun datar, pengukuran skala.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VII SEMESTER II SMP NEGERI 2 PULOKULON agus darmadi
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2015.5.1.86

Abstract

Permasalahan pokok yang akan dipecahkan lewat Penelitian Tindakan Kelas ini adalah: apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA. Tujuannya untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA..Penelitian ini merupakan tindakan guru untuk memperbaiki hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pulokulon Semester 2 Tahun Pelajaran 2013/2004, dan pelakunya adalah guru IPA. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus dan meliputi 4 tahapan, yaitu perencanaan, tindakan,pengamatan dan refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keseluruhan siklus yang telah dilakukan motivasi dan perolehan nilai siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pulokulon Semester 2 Tahun Pelajaran 2013/2004 mengalami peningkatan dari satu siklus ke siklus berikutnya. Jadi secara keseluruhan siklus yang telah dilakukan, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan motivasi dan  hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA.
KONTRIBUSI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MEMBANTU MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PEMBIASAN CAHAYA PADA SISWA KELAS X SMA E. Bambang Saputro, A. Sopyan, B. Subali
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2013.3.2.140

Abstract

Dalam mengajarkan pokok bahasan pembiasan cahaya, terdapat kendala yang mendasar di SMA Negeri 1 Mijen Demak, yaitu visualisasi tentang jalannya sinar pada peristiwa pembiasan. Oleh karena itu untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika perlu dilakukan terobosan baru dalam menyajikan pokok bahasan ini, salah satunya adalah dengan menggunakan media pembelajaran interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi media pembelajaran interaktif dengan macromedia flash profesional 8 terhadap peningkatkan pemahaman konsep pembiasan cahaya. Subyek dalam PTK ini adalah siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Mijen Demak Tahun 2008/2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif program macromedia flash professional 8 dapat meningkatkan pemahaman konsep pembiasan cahaya. Pada siklus I nilai rata-rata adalah 63,07 dan ketuntasan klasikal 64,10 %. Setelah siklus II nilai rata-rata meningkat  menjadi 74,10 dan ketuntasan klasikal  menjadi 92,31 %.. Dari hasil uji t diperoleh nilai thitung sebesar 4,66 dan ttabel sebesar 1,68. Nilai thitung ttabel, berarti terjadi peningkatan yang signifikan untuk pemahaman siswa dari siklus I ke siklus II. Simpulan dari penelitian adalah media pembelajaran interaktif berkontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman siswa.
Attitudes towards Physics Subjects based on the Norms of Scientists, Attitudes towards Investigations in Physics and The Adoption of Scientific Attitudes from Students of SMA N 11 Jambi City Astalini Astalini; Dwi Agus Kurniawan; Linda Z.N. Farida; Menza Hendri
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2020.10.2.3584

Abstract

The purpose of this study is to describe student attitudes toward physics based on the indicators of scientific normality, attitudes toward inquiry in physics and adoption of students' scientific attitudes. The type of research used is quantitative type with survey method. This research subject are 235 students from science major in Senior High School 11 Jambi city. The instruments in this research is a questioner by Darmawangsa (2018). The results show that attitudes of high school 11 students tend to be good with a scientific normality category of 47%, attitudes toward inquiry in physics by 53% and adoption of scientific attitudes by 63%
SISTEM PRIOTEKSI RADIASI : Analisis Terhadap Bidang Radiologi Rumah Sakit anwar, edi daenuri
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2011.1.1.444

Abstract

Fisika kesehatan berkembang sangat pesat, hal tersebut merupakan tuntutan yang harus terpenuhi seiring dengan perkembangan kedokteran dan penyakit yang multi kompleks. Fisika menawarkan berbagai konsep   untuk memudahkan, membantu dan menjawab permaslahan dalam bidang kedok- teran. Jawaban tersebut adalah munculnya berbagai alat seperti CT-Scan, general x-ray, dan lain-lain. Alat- alat tersebut disebut sebagai alat-lat radiologi yang berfungsi untuk perawatan (tera- pi), diagnosa dan pembunuhan penyakit tanpa melakukan oper- asi.   Tetapi disamping kemudahan-kemudahan yang diberikan ternyata alat-alat tersebut  juga memberikan efek negative bagi tubuh yang terkena paparan radiasi.General x-ray atu sering disebut sinar-x merupakan alat yang dimiliki banyak rumah sakit, kebanyakan untuk mendiag- nosa suatu penyakit.  Untuk meminimalisir efek negative yang ditimbulkan maka perlu adanya system proteksi yang baik, se- hingga aman bagi pengguna,operator, dokter, pasien dan ma- syarakat pada umumnya.
PENGEMBANGAN MODUL KIMIA DASAR BERBASIS MULTIPEL LEVEL REPRESENTASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA Atik Rahmawati
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2015.5.2.76

Abstract

Rendahnya kemampuan mahasiswa yang mengikuti kuliah Kimia Dasar dalam merepresentasikan konsep-konsep kimia pada keempat level representasi kimia, serta belum tersedianya bahan ajar yang merepresentasikan konsep-konsep kimia pada keempat level representasi, mendorong peneliti untuk mengembangkan modul Kimia Dasar berbasis multipel level representasi kimia. Tujuan dari penelitian ini  adalah : a. Bagaimana desain dan sistematika modul kimia dasar berbasis multipel level representasi kimia pada materi stoikiometri untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa? b. Bagaimana kelayakan modul kimia dasar berbasis multipel level representasi kimia, ditinjau dari validasi ahli?Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Model pengembangan mengikuti model Thiagarajan 4-D yang  memiliki 4 tahap utama yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate.Hasil penelitian dan pengembangan telah dihasilkan Modul Kimia Dasar berbasis Multipel Level Representasi dengan susunan sebagai berikut : cover, petunjuk penggunaan modul, tujuan pembelajaran, Kegiatan Belajar 1 (meliputi materi konsep massa atom, massa atom relatif rata-rata dan massa molekul relatif rata-rata; persamaan reaksi kimia; konsep mol; persen komposisi senyawa; penentuan rumus empiris dan rumus molekul; pereaksi pembatas; dan persen hasil). Pada Kegiatan Belajar 2 materinya meliputi larutan, konsentrasi larutan, pembuatan kelarutan dengan kemolaran tertentu, pengenceran larutan, stoikiometri larutan (analisis gravimetri, titrasi asam-basa). Setiap materi dilengkapi dengan contoh soal, latihan yuk, dan uji kompetensi. Modul dilengkapi dengan gambar yang dapat menjelaskan konsep kimia skala makroskopis pada level mikroskopis dan simbolis, serta interkoneksi antar ketiga level representasi kimia tersebut sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.Penilaian kelayakan (validasi) modul kimia dasar berbasis multipel level representasi kimia oleh ahli menunjukkan bahwa draft modul dalam kategori sangat baik dan baik sehingga tidak perlu dilakukan revisi.
ANALISIS MISKONSEPSI LITERASI SAINS MENGGUNAKAN THREE TIER MULTIPLE CHOICE TEST MATERI CAHAYA Sri Wahyuningsih; Ani Rusilowati; Nathan Hindarto
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2018.8.2.2494

Abstract

Recently mastery of scientific literacy for students has become the focus of education. The level of scientific literacy skills of students in Indonesia is low, which is influenced by misconceptions. So far, study on the development of diagnostic tests that uncover the misconception of scientific literacy is still limited, whereas it is much needed to improve the learning system in Indonesia. The result of observation and interview of scientific lesson in SMP Negeri 05 Semarang shows that students having difficulties in studying light materials and evaluation tools used by teachers are not continued to reveal misconception of scienctific literacy. The aims of this study to develop three tier multiple choice (3TMC) test with the scientific literacy aspect and to find the misconception of students' light scientific literacy. The research sample is class VIIIE and VIIIF with mix method of sequential explanatory strategy. The result of 3TMC test instrument with scientific literacy aspect which is developed which is 30 item where 25 items fulfill criteria with valid result, reliable, sufficient distinguishing, medium difficulty level while 5 grains are not used. The results of the interpretation indicate that the average learners have misconception of scientific literacy aspects of knowledge (A), science investigation competence (B), science as a way of thinking (C) and application of science to technology, society and environment. In-depth interviews were conducted on 7 students who experienced the highest misconception of scientific literacy. The result they experience misconceptions of scientific literacy indicators of light properties, viewing processes, eye defects and optical devices.
APLIKASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN SAINTIFIK METODE INQUIRY BASED LEARNING PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN HUKUM-HUKUM YANG BERHUBUNGAN DENGAN FLUIDA STATIS DAN DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMK m mahzum
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2014.4.1.125

Abstract

Tahun pelajaran 2013/2014 seluruh SMA dan SMK Negeri di Indo- nesia mulai mengimplementasi kurikulum 2013. Proses pembelajaran kurikulum 2013 pada  jenjang tersebut dilaksanakan dengan menerapkan pendekatan saintifik. Cakupan pendekatan saintifik ini meliputi tiga ranah yaitu pengembangan sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Penerapan pendekaan saintifik dirangkai dengan   salah satu metode pembelajaran yaitu metode inquiry based learning atau problem based learning atau project based learning. Penilaian hasil belajar dengan pendekatan saintifik telah dipatok KKMnya sebesar  75 yang setara dengan 2,66 atau B-.Dari uraian tersebut penulis mencoba melakukan peneletian tinda- kan kelas untuk mengetahui kegiatan aplikasi pendekatan pembelajaran saintifik metode inquiry based learning pada kompetensi dasar menerap- kan hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statis dan dinamis, dan untuk mengetahui peningkatan   hasil belajar kompetensi dasar terse- but  pada siswa kelas X TKBT2 SMK Negeri 3 Semarang tahun pelajaran 2013/2014.Penelitian tindakan kelas ini menggunakan 2 siklus pada pokok bahasan  tekanan  hidrostatik,gaya Archimedes,hukum Pascal,tegangan permukaan,viskositas  dan  hukum  Stokes.  Siklus  pertama  diberlaku- kan pada pokok bahasan tekanan hidrostatik,gaya Archimedes,hukum Pascal. Siklus kedua diberlakukan pada pokok bahasan tegangan permukaan,viskositas dan hukum Stokes.Data  hasil belajar diambil melalui observasi dan tes. Data observasi untuk memperoleh nilai sikap dan nilai keterampilan, data tes untuk mem- peroleh nilai pemahaman. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitaif   dibantu program SPSS versi 17.0 dan dibantu dengan grafi. Pada siklus pertama rata-rata nilai ranah sikap 76,57   rata-rata nilai ranah ketarmpilan 76,67 dan rata-rata nilai ranah pemahman 75,60. Sedangkan pada siklus kedua rata-rata nilai ranah sikap 80,56 ,rata-rata nilai ranah keterampilan 81,86, dan rata-rata ranah pemahaman 80,54.Kesimpulan bahwa kegiatan yang dirancang dalam aplikasi pembe- lajaran dengan pendekatan saintifik metode inquiry based learning pada kompetensi dasar menerapkan hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statis dan dinamis sesuai dengan landasan teori, dan dapat mening- katkan hasil belajar siswa kelas X SMK.

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 1 No. 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Pendidikan MIPA More Issue