cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
ISSN : 1411139X     EISSN : 25490176     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 (dua) kali dalam satu tahun oleh Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan. Jurnal PIKOM memuat artikel yang merupakan hasil penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang komunikasi dan media.
Arjuna Subject : -
Articles 94 Documents
PROFIL PENGGUNA E-COMMERCE (STUDI DI WILAYAH KERJA BALAI BESAR PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA MEDAN) Budiman S.Sos
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 18, No 2 (2017): Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
Publisher : Institution: Ministry of Communication and Information Technology of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.918 KB) | DOI: 10.31346/jpikom.v18i2.1231

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah mempengaruhi berbagai sektor, salah satu contohnya adalah e-commerce. Tren e-commerce di masyarakat sangat menarik untuk diteliti, terutama profil, karakteristik, dan tren pemakaian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan e-commerce pada masyarakat di wilayah kerja Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPPKI) Medan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan responden berusia antara 9 sampai 65 tahun. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposif pada 1968 responden. Hasilnya menunjukkan bahwa wanita berbelanja online lebih banyak daripada pria walaupun perbedaanya tidak terlalu signifikan. Semakin tinggi tingkat pendidikan dan pendapatan lebih memungkinan seseorang untuk berbelanja online. Persentase tertinggi berbelanja online ditemukan pada kelompok usia 23-36 tahun. Pekerjaan wiraswasta dan pegawai swasta paling sering belanja online. Frekuensi responden yang melakukan belanja online dikategorikan sering. Smartphone merupakan gawai yang paling banyak digunakan oleh responden dalam melakukan belanja online. Responden cenderung memilih transfer bank untuk metode pembayaran. Jenis barang dan jasa yang lebih diminati adalah busana (fashion), perawatan/kosmetik, elektronik, dan jasa perjalanan.
ANALISIS WACANA MEDIA TERHADAP KEBIJAKAN DAN CITRA PEMERINTAH DI SURAT KABAR DAERAH PADA TAHUN 2017 Syarif Budhirianto; Noneng Sumiaty; nfn Syaidah
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 19, No 2 (2018): Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
Publisher : Institution: Ministry of Communication and Information Technology of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.086 KB) | DOI: 10.31346/jpikom.v19i2.1607

Abstract

Surat kabar sebagai penyampai berita kepada masyarakat mempunyai agenda media dan agenda kebijakan publik. Permasalahannya adalah bagaimana agenda pemberitaan, citra dan sikap surat kabar terhadap program kebijakan pemerintah saat ini. Tujuannya adalah melakukan analisis terhadap  agenda setting, citra dan sikap surat kabar terhadap kebijakan pemerintah,. Studi ini  bersifat deskriptif, dengan teknik pengambilan sampel systematic random sampling dari setiap edisi dari empat surat kabar, yakni Pikiran Rakyat, Radar Banten, Sumatera Ekspres, dan Tribun Lampung. Hasil analisis menunjukkan bahwa agenda pemberitaan program dan kebijakan pemerintah lebih banyak berisi rubrik pembangunan masyarakat dan berita daerah. Pembingkaian berita telah memunculkan pencitraan yang membentuk opini publik terhadap tokoh maupun institusi pemerintahan. Adapun sikap media, yang tampak dari news tone atau nada pemberitaannya adalah cenderung mendukung kebijakan pemerintah.
PEMANFAATAN PROGRAM DESA BROADBAND TERPADU OLEH MASYARAKAT DESA LUTHARATO Darman Fauzan Dhahir
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 19, No 2 (2018): Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
Publisher : Institution: Ministry of Communication and Information Technology of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.605 KB) | DOI: 10.31346/jpikom.v19i2.1520

Abstract

Untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Republik Indonesia (RI) berusaha membuka akses komunikasi masyarakat desa Terdepan, Tertinggal, Terluar (3T), salah satunya dengan program Desa Broadband Terpadu (DBT) yang diharapkan dapat meningkatkan akses komunikasi dan pengetahuan masyarakat. Akan tetapi, banyak laporan yang menyatakan bahwa banyak dari program pemberdayaan masyarakat semacam ini yang salah sasaran, sehingga gagal membuat masyarakat berdaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengonfirmasi laporan tersebut dengan memberikan gambaran tentang partisipasi masyarakat dalam menerima dan memanfaatkan fasilitas DBT di salah satu DBT, yaitu Desa Lutharato, Kecamatan Lamaknen Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif. Data diperoleh dari Pandu Desa, Kepala Desa, pengguna, masyarakat sekitar, dan wilayah DBT. Hasilnya menunjukkan bahwa walaupun pengelola DBT aktif dalam menyosialisasikannya, kebanyakan masyarakat setempat belum memutuskan untuk mengadopsi teknologi tersebut. Sejauh ini, fasilitas tersebut lebih banyak digunakan oleh para pendatang dan masyarakat sekitar yang telah terbiasa menggunakan internet. Walaupun pemanfaatannya belum sesuai, masyarakat menyambut gembira program tersebut dan tidak ingin apabila fasilitas yang ada ditarik.
PEMAKNAAN RITUAL BUDIDAYA PADI LADANG SUKU SAHU JIO TALA’I PADUSUA Peinina Ireine Nindatu; Sarwititi Sarwoprasodjo; Musa Hubeis; Siti Amanah
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 19, No 2 (2018): Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
Publisher : Institution: Ministry of Communication and Information Technology of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.472 KB) | DOI: 10.31346/jpikom.v19i2.1604

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan tentang pemaknaan ritual Rion-rion dan Orom Sasadu dalam praktik budi daya padi ladang suku Sahu Jio Tala’i Padusua di Kabupaten Halmahera Barat, sebagai bentuk komunikasi ritual. Paradigma yang digunakan adalah konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode etnografi komunikasi. Pengamatan, wawancara dan dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data pada saat ritual budi daya padi ladang Rion-rion dan Orom Sasadu dilakukan. Informan penelitian ini berasal dari petani padi ladang suku Sahu di Desa Worat-Worat dan Desa Cempaka Kabupaten Halmahera Barat, kepala desa, ketua adat, tokoh perempuan, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda pada kedua desa tersebut. Data dianalisis dengan mereduksi, menyajikan data dan menarik  kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun mulai tergerus oleh perkembangan peradaban, tetapi ritual budi daya padi ladang Rion-rion dan Orom Sasadu masih dimaknai dan dilestarikan oleh suku Sahu Jio Tala’i Padusua sebagai identitas budaya, karena memiliki nilai-nilai historis, budaya dan simbolis pangan pokok.
MEMBANGUN IDENTITAS MEREK KOTA BOGOR MELALUI KAMPANYE “WE LOVE BOGOR” DI MEDIA SOSIAL Faris Budiman Annas; nfn Irwansyah
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 19, No 2 (2018): Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
Publisher : Institution: Ministry of Communication and Information Technology of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.066 KB) | DOI: 10.31346/jpikom.v19i2.1666

Abstract

Merek tidak hanya melekat pada barang dan jasa, namun juga dapat melekat pada suatu destinasi, wilayah, kota, provinsi, bahkan negara. Sebagai suatu merek tempat, Kota Bogor berusaha membangun identitas mereknya di Instagram. Penelitian ini berusaha mengkaji identitas merek tempat yang dibangun oleh Kota Bogor di Instagram melalui kampanye komunikasi We Love Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan beberapa informan yang terdiri dari pemerintah Kota Bogor dan pengelola Instagram Kota Bogor, dan studi terhadap data-data sekunder seperti konten Instagram Kota Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bogor sebagai suatu merek membangun identitasnya di Instagram berdasarkan tiga karakter filosofis utama yakni smart city, green city, dan heritage city. Tiga identitas tersebut digunakan sebagai acuan pemerintah Kota Bogor dalam membangun reputasinya di Instagram melalui kampanye We Love Bogor.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEPATUHAN PENGOBATAN PENDERITA TB PADA PROGRAM “COMMUNITY TB CARE” AISYIYAH KOTA MAKASSAR Muh. Zainal S; Pudji Muljono; Basita Ginting Sugihen; Djoko Susanto
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 19, No 2 (2018): Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
Publisher : Institution: Ministry of Communication and Information Technology of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.59 KB) | DOI: 10.31346/jpikom.v19i2.1721

Abstract

Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan pengobatan penderita Tuberculosis (TB) pada program Community TB Care Aisyiyah Kota Makassar. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kepatuhan pengobatan penderita TB pada program Community TB Care Aisyiyah Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei cross sectional. Penelitian dilaksanakan selama bulan Februari-Mei 2018 di Kota Makassar. Penentuan sampel menggunakan teknik sensus terhadap seratus dua puluh delapan penderita TB yang masih terdaftar dalam proses pengobatan di program tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, studi dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang diduga berpengaruh nyata terhadap tingkat kepatuhan pengobatan penderita TB meliputi karakteristik individu, persepsi penderita, komunikasi kesehatan, peran kader, dan dukungan sosial ekonomi. Sementara itu, faktor persepsi penderita mengenai TB, yang direfleksikan oleh indikator hambatan yang dirasakan dan efikasi diri, berpengaruh nyata terhadap kepatuhan pengobatan penderita TB. 
PARTISIPASI MASYARAKAT PESISIR DALAM KOMUNIKASI PEMBANGUNAN DI PERBATASAN ANTAR NEGARA syf aminah; nfn Sumardjo; Irwan Abdullah
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 20, No 1 (2019): Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
Publisher : Institution: Ministry of Communication and Information Technology of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.518 KB) | DOI: 10.31346/jpikom.v20i1.1779

Abstract

Masyarakat perbatasan antarnegara sering ditemukan berada pada kategori daerah tertinggal yang rawan kemiskinan. Komunikasi pembangunan berpotensi menjadi sarana membangun komitmen atas dasar kepentingan bersama, sehingga dapat meningkatkan peran aktif masyarakat dan sekaligus merupakan upaya meningkatkan kesejahteraan mereka. Penelitian ini menggunakan metode survei yang dilakukan di desa Temajuk, perbatasan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat dengan Malaysia. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dengan klaster dusun. Sampel penelitian berjumlah dua ratus tiga puluh enam  orang sesuai ketentuan uji statistik. Tujuannya adalah untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat pesisir terhadap komunikasi pembangunan dan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi masyarakat dalam komunikasi pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat partisipasi masyarakat dalam komunikasi pembangunan ternyata rendah, (2) faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi masyarakat dalam komunikasi pembangunan antara lain: karakteristik individu, lingkungan sosial, intervensi pemerintah dan dukungan infrastruktur.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI UNTUK PENGEMBANGAN KEPARIWISATAAN DI KOTA CIREBON Diana Sari; Mulyono Yalia
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 20, No 1 (2019): Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
Publisher : Institution: Ministry of Communication and Information Technology of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.356 KB) | DOI: 10.31346/jpikom.v20i1.1801

Abstract

Kota Cirebon merupakan salah satu kota tujuan wisata di Jawa Barat yang memiliki potensi wisata cukup tinggi. Kebijakan di sektor kepariwisataan sebagai  upaya kebangkitan  pariwisata selayaknya dapat terimplementasikan secara optimal  sehingga dapat memberikan dampak multiplier. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengeskplorasi implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam pemanfaatan teknologi informasi komunikasi untuk pengembangan sarana  kepariwisataan di Kota Cirebon. Langkah apa yang perlu dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mendorong pengembangan sarana kepariwisataan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Penelitian dilakukan secara kualitatif,  data dianalisis secara deskriptif eksploratif dengan pendekatan kerangka peninjauan implementasi kebijakan TIK melalui pengelompokkan kategori utama terhadap faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan. Penguatan dalam implementasi kebijakan TIK kepariwisataan menjadi salah satu langkah penting dalam pengembangan TIK kepariwisataan di Kota Cirebon. Penguatan ini dilakukan melalui optimalisasi penguatan komunikasi dan sosialisasi antar aparatur dengan pelaku di sektor kepariwisataan terhadap kebijakan pemanfaatan TIK, peningkatan sumber daya, penguatan sarana pendukung kebijakan (SOP), serta penguatan sinergi antar elemen perlu dilakukan dalam implementasi kebijakan pemanfaatan TIK. Dari sisi teknis, pemanfaatan sistem informasi pariwisata yang terpadu, penggunaan media sosial, situs web, pemanfaatan information centre serta memperkuat kearifan lokal menjadi langkah dalam pengembangan kepariwisataan di Kota Cirebon.
PENGGUNAAN TELEPON GENGGAM PADA MASYARAKAT PERBATASAN (SURVEI PADA KECAMATAN TANJUNG BERINGIN, KABUPATEN SERDANG BEDAGAI, PROVINSI SUMATERA UTARA) Meilinia Diakonia Ginting
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 20, No 1 (2019): Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
Publisher : Institution: Ministry of Communication and Information Technology of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.731 KB) | DOI: 10.31346/jpikom.v20i1.1906

Abstract

This study aimed to investigate mobile phone use in the border area in Tanjung Beringin Subdistrict, Serdang Bedagai Regency. This research used quantitative approach. The data were collected from survey. The sample size of 100 people  was determined using the Taro Yamane formula. The number of samples in each village was determined proportionally. The data were analysed using SPSS. It was found that the people predominantly used mobile phones as communication devices, thai is, to make a call and send short messages services. Smartphones providing various attractive services through available applications have also been used by a small number of respondents, mainly to access social networks sites, browse information, and play games both online and offline.
PROFIL DAN PREFERENSI ANGKATAN KERJA MUDA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DALAM MEMILIH PERANGKAT TIK BERGERAK Moh Muttaqin
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan Vol 20, No 1 (2019): Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi dan Pembangunan)
Publisher : Institution: Ministry of Communication and Information Technology of Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.273 KB) | DOI: 10.31346/jpikom.v20i1.1527

Abstract

Perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bergerak, seperti telepon pintar dan komputer jinjing merupakan perangkat elektronik yang sangat populer di masyarakat. Karena antusiasme masyarakat Indonesia akan kepemilikan perangkat TIK bergerak, Indonesia pernah mendapat julukan “Blackberry Country” yang merupakan salah satu merek dagang telepon pintar yang menguasai pasar Indonesia, walapun sekarang posisinya telah digantikan oleh telepon pintar dengan merek dagang lain. Pada tahun 2014 , kepemilikan telepon seluler di Indonesia (belum termasuk perangkat TIK bergerak lainnya) telah mencapai 84% populasi penduduk. Bagaimana preferensi pengguna dalam memilih perangkat TIK bergerak di Indonesia menjadi menarik untuk ditelusuri. Berdasarkan aplikasi teori keputusan yang menyatakan preferensi  berbeda dimiliki oleh profil pengguna yang berbeda, maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil dan preferensi dalam memilih perangkat TIK bergerak di kalangan angkatan kerja muda TIK dari beberapa lokasi di pesisir timur Sumatra Utara. Responden dari wilayah ini menarik untuk diteliti karena sedikit banyak terpengaruh oleh perkembangan TIK di negeri jiran, yaitu Malaysia dan Singapura sebagai dampak kedekatan geografis. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei, sementara pengolahan dan analisis data menggunakan statistik deskriptif. Penelitian menemukan bahwa tingkat kepemilikan perangkat TIK bergerak rata-rata adalah 1,50 perangkat  per orang, dengan harga perangkat TIK bergerak rata-rata 3,8 juta rupiah. Sementara preferensi utama pengguna memilih perangkat TIK bergerak adalah kapasitas RAM (19%), kecepatan prosesor (17%) dan brand perangkat TIK bergerak (15%).

Page 6 of 10 | Total Record : 94