cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
LIBRARIA
ISSN : 23550341     EISSN : 24775230     DOI : -
Core Subject : Science,
LIBRARIA: Jurnal Perpustakaan (ISSN 2355-0341; E-ISSN 2477-5230) is a periodical scientific journal (every semester) in June and December published by STAIN Kudus Library. This journal is expected to be a scientific vehicle in the study and thinking about the library that can provide information and education for the readers.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2014): LIBRARIA" : 20 Documents clear
OPTIMALISASI FUNGSI PERPUSTAKAAN SEKOLAH Susilowati, Retno
LIBRARIA Vol 2, No 2 (2014): LIBRARIA
Publisher : UPT. Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/libraria.v2i2.1256

Abstract

School library is a key learning environment. Students need to develop a strategy, learn and become independent learners and lifelong learners. The library is a main pillar in the process of shaping students' independence and in realizing himself as a lifelong learner.Effective school library empower students not only to support learning in school, but also gives students the freedom to choose reading materials and experience belajarnya.Keterampilan using the library need to be introduced at an early age and was applied throughout the school day. Libraries provide opportunities for students to develop the skills of reading, searching and using information, learn the skills to do research.Good library has the following characteristics have programs that enrich students' reading experiences and develop the skills of students as independent learners, have programs that support the learning process and expand the curriculum content, has a collection of the necessary teachers and students, has a staff of enthusiastic, skilled and assigned only to task library has a collection of relevant, up to date and varied, has a continuous and allocated funds from the budgets for the procurement, management and maintenance of equipment and development, monitored and evaluated regularly success, building / room is designed so that the environment and the atmosphere is comfortable and invite the interest of students
PENGUKURAN KINERJA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI Ismanto, Ismanto
LIBRARIA Vol 2, No 2 (2014): LIBRARIA
Publisher : UPT. Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/libraria.v2i2.1212

Abstract

Kinerja perpustakaan yaitu efektifi tas jasa yang disediakan oleh perpustakaan dan efi siensi sumber daya yang dialokasikan serta digunakan untuk menyiapkan jasa tersebut. Sehingga untuk penyelenggaraan kinerja membutuhkan sinergi antar berbagai unit atau pihak yang mendukung kelangsungan kinerja perputakaan suatu perguruan tinggi. Adapun indicator yang dapat digunakan sebagai pengukuran kinerja suatu perguruan tinggi adalah kunjungan ke perpustakaan per kapita, pemin]aman per kapita, ketersediaan sistem otomasi, dan median waktu pengillahan dokumen.
PERPUSTAKAANKU IDOLAKU Yantiningsih, Dewi
LIBRARIA Vol 2, No 2 (2014): LIBRARIA
Publisher : UPT. Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/libraria.v2i2.1258

Abstract

Sebagai seorang praktisi di bidang pendidikan ada hal yang sempat menggelitik, dimana banyak anak sekarang kesulitan dalam mengapresiasikan bentuk bahasa tulis ke dalam bentuk bahasa lisan atau sebaliknya (gagap bahasa lisan dan tulis), hal ini dikarenakan kosakata bahasa tulis dan lisan yang ada pada anak tersebut sangatlah minim, salah satu penyebab utama adalah kurangnya minat baca, kurangnya minat baca akan berpengaruh besar terhadap usaha pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.Suatu bangsa dapat dikatakan sebagai bangsa yang maju dan berkembang, bila tingkat minat baca, budaya berwacana, serta menulis masyarakatnya aktif. Artinya, mereka mampu merespon realitas fenomena sosial yang ada, termasuk fenomena tradisi membaca masyarakat Indonesia. Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut, perpustakaan diyakini sebagai penyedia utama layanan bacaan bagi masyarakat untuk mengukur seberapa besar tingkat minat baca suatu masyarakat, kuantitas serta kualitas sumber daya masyarakat itu sendiri.Disamping sebagai representasi untuk membangun sumber daya manusia, perpustakaan juga diharapkan bisa menjadi agen utama dalam mendorong minat baca masyarakat serta mampu menyediakan bacaan yang cukup berkualitas kepada masyarakat, agar supaya masyarakat tahu dan paham akan kondisi sosial yang ada di negaranya. Untuk itulah diperlukan berbagai upaya agar perpustakaan dapat meningkatkan fasilitas layanan serta melakukan berbagai agenda kegiatan untuk mendorong minat baca masyarakat tersebut.Dari uraian di atas dapat diambil benang merah bahwa perpustakaan merupakan agen utama yang mempunyai peranan penting dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui usaha meningkatkan minat baca masyarakat. Perpustakaan adalah tempat untuk melayankan informasi melalui koleksi bahan pustaka yang dimilikinya. Keberadaan suatu perpustakaan adalah untuk memberdayakan masyarakat agar memiliki kesadaran informasi yang baik. kesadaran akan arti penting informasi inilah yang lazim disebut dengan literasi informasi. Dan menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang nyaman,representatif serta menjadi idola masyarakat untuk mengakses informasi dan ilmu pengetahuan.
ARTI PENTING PERPUSTAKAAN BAGI UPAYA PENINGKATAN MINAT BACA MASYARAKAT Nafisah, Aliyatin
LIBRARIA Vol 2, No 2 (2014): LIBRARIA
Publisher : UPT. Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/libraria.v2i2.1248

Abstract

Minat baca masyarakat Indonesia dinilai masih rendah dibandingkan dengan negara-negara lain. UNESCO mencatat pada 2012 indeks minat baca di Indonesia baru mencapai 0,001 artinya dalam 1000 orang hanya ada satu orang yang berkegiatan membaca. walaupun mungkin ketidaktertarikan pada kegiatan membaca tidak hanya karena minat baca yang minim tapi juga karena ketersediaan buku yang bisa merangsang mereka untuk membaca memang kurang ( http: republika.co.id/berita/nasional/daerah : 11 November 2014). Oleh karena itu perlu ada upaya-upaya yang serius untuk meningkatkan minat baca yang bisa dimulai dari menumbuhkan kegemaran membaca sejak dini dalam keluarga. Upaya-upaya meningkatkan tingkat minat baca masyarakat harus dilakukan secara bersama-sama semua pihak. Dalam hal ini pihak yang paling berkompeten adalah pemerintah, perpustakaan, pustakawan, dan masyarakat.Pemerintah harus segera merealisasikan pengembangan sistem nasional perpustakaan sebagai upaya mendukung sistem pendidikan nasional, menjamin kelangsungan penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar masyarakat, menjamin ketersediaan layanan perpustakaan secara merata di tanah air, menjamin ketersediaan keragaman koleksi perpustakaan melalui translasi, transliterasi, transkripsi dan transmedia, menggalakkan promosi gemar membaca dan memanfaatkan perpustakaan, meningkatkan kualitas dan kuantitas koleksi perpustakaan, membina dan mengembangkan kompetensi, profesionalitas pustakawan, dan tenaga teknis perpustakaan.Selain itu, perpustakaan harus mengembangkan dirinya menjadi perpustakaan yang ideal. Perpustakaan ideal harus memenuhi empat kriteria. Kriteria pertama, pengelola perpustakaan haruslah memiliki jaringan keluar ( network) yang luas. Kedua, memiliki akses cepat, tepat dan mampu memberikan layanan secara maksimal. Ketiga, memiliki koleksi buku yang lengkap. Keempat, perpustakaan hendaknya memiliki agenda rutin ( bersifat mingguan, bulanan atau tahunan) untuk mengadakan kegiatan diskusi, debat, seminar atau kegiatan sejenis untuk menambah daya tarik pengunjung.
PERAN PELAYANAN KOLEKSI TANDON DALAM MENYEDIAKAN SUMBER BAHAN PUSTAKA BAGI PEMUSTAKA DI PERPUSTAKAAN STAIN KUDUS Buwana, Radiya Wira
LIBRARIA Vol 2, No 2 (2014): LIBRARIA
Publisher : UPT. Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/libraria.v2i2.1259

Abstract

In an institution of higher education, libraries are often referred to as the "heart of a university", became a point of reference for the visitors (in this case meant the visitors who are faculty, students, employees / employees, and the entire academic community in the environment universities) to search and fi nd the source of library materials needed. One part of the technical service that is in the service of the library is a collection reserve. Collection reserve can be easily interpreted as a storage place to-one copy of each title of the book in a library. In the library of the STAIN Kudus, reservoir collection service that is always used by the visitors to be the place to fi nd the source of library materials they need, trying to provide the best possible service and professional excellence for the visitors so that the visitors will need sources of library materials can be met.Di sebuah institusi perguruan tinggi, perpustakaan yang seringkali disebut sebagai “jantungnya sebuah perguruan tinggi”, menjadi sebuah tempat rujukan bagi pemustaka (dalam hal ini pemustaka yang dimaksud adalah dosen, mahasiswa, pegawai/karyawan, dan seluruh civitas akademik yang ada di lingkungan perguruan tinggi tersebut) untuk menelusur dan mencari sumber bahan pustaka yang dibutuhkan. Salah satu bagian dari pelayanan teknis yang ada di dalam perpustakaan adalah pelayanan koleksi tandon. Koleksi tandon secara mudahnya dapat diartikan sebagai tempat penyimpanan copy ke-satu setiap judul buku yang ada di sebuah perpustakaan. Di perpustakaan STAIN Kudus, pelayanan koleksi tandon yang selalu dimanfaatkan oleh pemustaka untuk menjadi tempat mencari sumber bahan pustaka yang mereka butuhkan, berusaha untuk sebaik mungkin memberikan pelayanan yang prima dan professional bagi pemustaka sehingga kebutuhan pemustaka akan sumber bahan pustaka bisa terpenuhi.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA OPAC DAN DAMPAKNYA TERHADAP LOYALITAS DI PERPUSTAKAAN STAIN SALATIGA Itmamudin, Itmamudin
LIBRARIA Vol 2, No 2 (2014): LIBRARIA
Publisher : UPT. Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/libraria.v2i2.1202

Abstract

Penelitian ini berjudul analisis kepuasan pengguna opac dan dampaknya terhadap loyalitas di Perpustakaan STAIN Salatiga, dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis kepuasan pengguna OPAC ditinjau dari 5 (lima) aspek content (isi), accuracy (keakuratan), ease (kemudahan), format (bentuk), timeliness (ketepatan waktu) dan pengaruhnya terhadap loyalitas pengguna.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Snowballing sampling pada 3 (tiga) orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik trianggulasi. Setelah mendapatkan hasil penelitian awal melalui wawancara dan observasi, kemudian peneliti melakukan wawancara dan observasi lanjutan untuk mendapatkan data mengenai loyalitas pengguna.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna OPAC pada sistem informasi perpustakaan SIPRUS belum puas terhadap OPAC dari sisi content (isi), accuracy (keakuratan), ease (kemudahan), format (bentuk), timeliness (ketepatan waktu) dalam menyajikan data kepada pengguna. Meskipun pengguna tidak puas dengan OPAC, namun tidak berdampak pada loyalitas mereka untuk tetap menggunakan OPAC sebagai salah satu sarana yang ada di perpustakaan untuk melakukan penelusuran.
PERAN ETIKA KERJA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KINERJA PUSTAKAWAN PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI Hakim, M. Arif
LIBRARIA Vol 2, No 2 (2014): LIBRARIA
Publisher : UPT. Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/libraria.v2i2.1253

Abstract

Tuntutan peningkatan kualitas kinerja pustakawan berdasarkan sistem karier dan prestasi kerja dengan prinsip memberikan penghargaan dan sanksi telah diamanatkan dalam UU No. 43 tahun 1999 tentang pokokpokok kepegawaian dan ketentuan pelaksanaannya diatur dalam keputusan MENPAN No. 132/KEP/M.PAN/12/2002 tentang jabatan fungsional pustakawan dan angka kreditnya. Tuntutan tersebut merupakan konsekuensi logis dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi yang semakin maju, serta perkembangan tuntutan reformasi di tanah air terutama terhadap pelaksanaan tugas aparatur negara termasuk dalam hal ini pustakawan.Tuntutan reformasi ini pada dasarnya adalah terciptanya aparatur negara yang profesional dalam memberikan pelayanan, pengayomaan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan makin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, pustakawan perguruan tinggi dituntut untuk lebih profesional, berkualitas, berpengatahuan, berketerampilan yang tinggi dan memiliki sikap yang menunjang terlaksananya progam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk mewujudkan hal ini perlu upaya pengembangan pengetahuan dan kemampuan (keterampilan) pustakawan yang relevan dengan tugas dan tanggung jawabnya di bidang perpustakaan, dokumentasi dan informasi (pusdokinfo).Selain itu tak kalah penting harus disertai implementasi nilai-nilai etika kerja Islam oleh individu pustakawan bersangkutan. Pengembangan diri ini merupakan proses yang terkait dengan motivasi, sikap, profesi, dan ciri-ciri kepribadian lain yang harus dimiliki pustakawan. Dengan memiliki pengetahuan keterampilan dan pengembangan diri yang tinggi, memungkinkan peningkatan kinerja pustakawan yang lebih profesional dan berkualitas, sehingga dapat memberikan pelayanan yang berkualitas pula terhadap pemakai (pengguna) perpustakaan perguruan tinggi.
KIAT- KIAT MENYAMBUT HADIRNYA GEDUNG PERPUSTAKAAN BARU YANG REPRESENTATIP (DI STAIN KUDUS) Azizah, Azizah
LIBRARIA Vol 2, No 2 (2014): LIBRARIA
Publisher : UPT. Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/libraria.v2i2.1210

Abstract

A hard work will be easier if we know how to do it, by using the facilities in accordance with references program, we can manage various types of literature (writings, printed works and/ or recorded works) professionally with the standard system to fulfi ll the needs of education, research conservation, information and recreation of the users (educators and students) in state college of Islamic studies as its function as the appropriate material literature provider. Suatu pekerjaan yang sukar akan tetapi tahu caranya, maka dengan mudah sekali untuk dikerjakan dengan tujuan memanfaatkan fasilitas yang sesuai dengan program kegiatan kepustakaan yang berfungsi untuk mengelola berbagai jenis bahan pustaka (karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam) secara profesional menggunakan system yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pengguna/pemustaka ( tenaga pendidik dan kependidikan serta mahasiswa) di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus yang sesuai dengan fungsinya sebagai layanan bahan pustaka.
SUMBER DAN PIRANTI REFERENSI DALAM MEMBANGUN KARAKTER STUDI ISLAM (Menelusuri Pustaka Bibliografi Barat dalam Studi Islam) Listiana, Anisa
LIBRARIA Vol 2, No 2 (2014): LIBRARIA
Publisher : UPT. Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/libraria.v2i2.1254

Abstract

Islamic studies presents severe challenges even to an experienced specialist. Many of these are technical in nature; multitude of languages needed to read both sources and modern scholarship, the vast number of major texs still in manuscript, the poor of libraries and archives. But more important is the diffi culty of grasping the subject as a whole,of developing a clear sense of broad themes and concepts through which this sprawling and underdeveloped fi eld of study can be bound together. This written is to propose some of the lines of inquiry and research strategies which might be used to construct a persuasive and well-integrated synthesis of the Islamic past.
BUKU DAN RUMAH BERJENDELA DUNIA (Gerakan Rekreasi di Perpustakaan Keluarga) Said, Nur
LIBRARIA Vol 2, No 2 (2014): LIBRARIA
Publisher : UPT. Perpustakaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/libraria.v2i2.1211

Abstract

This article discusses the four focus of discussion: (1) House is a medium for training process for the love of books; (2) Family library as a sub-system for character education; (3) The alternative of design for family library; (4) Management of the Family Library. This article was written with the applied philosophy approach, therefore the fi rst part discussed the importance of the family library with the philosophical argumentation and end with an offer implementable how pioneered and developed a family library as a process of civilizing humanity through the instrument of family library. Recommendations of this article is that during most families when designing a house not made as part of the family library room space to be considered, then it is time to get up, that the family library is an important instrument in character education especiallay concerning the love of books and many sciences. With sciences we will prosper in the world and the hereafter.

Page 1 of 2 | Total Record : 20