cover
Contact Name
Herlina
Contact Email
herlina@untag-sby.ac.id
Phone
+628123598283
Journal Mail Official
heuristic@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Jl. Semolowaru 45 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Heuristic
ISSN : 16938232     EISSN : 27231585     DOI : https://doi.org/10.30996/heuristic.v22i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal HEURISTIC is published biannually, in April and October, by Industrial Engineering Department, University of 17 Agustus 1945 Surabaya. Jurnal HEURISTIC aims to: 1. Promote a comprehensive approach to industrial engineering incorporating viewpoints of different disciplines. 2. Strengthen academic exchange with other institutions. 3. Encourage scientist, practicing engineers, and others to conduct research and other similar activities. Scope of the Journal: Optimasi; Ergonomi; Manufaktur; Ekonomi & Manajemen; Logistics and Supply Chain; Data Mining; Analisa Keputusan.
Articles 92 Documents
ALTERNATIF PENGGANTI BORAKS PADA PEMBUATAN KERUPUK PULI Hartati, Fadjar Kurnia
Heuristic Vol 15 No 02 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v15i02.2142

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari konsentrasi penggunaan sodium bikarbonat/soda kue (NaHCO3) dan air abu merang yang tepat untuk pembuatan kerupuk puli dan mengetahui pengaruh penggunaan soda kue dan air abu merang terhadap sifat kimia, sifat fisik dan organoleptik kerupuk puli. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor , masing-masing faktor terdiri dari 2 dan 3 level. Faktor  pertama (A) adalah jenis bahan tambahan pangan  (A1 = NaHCO3  dan A2 = Air abu merang 1% (b/v). Adapun faktor kedua (B) adalah konsentrasi bahan tambahan pangan yaitu B1 = 0.1%; B2 = 0.3% dan B3 = 0.5%.  Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik pada kerupuk dengan bahan tambahan makanan soda kue 0.5% yang mempunyai kadar air 7.85%; kadar abu 1.46%; daya kembang 420.48%; daya serap minyak  2.92%; daya patah  mentah 23558.33 N/m; daya patah matang 10.60N/m. Sedangkan parameter  organoleptik  memiliki  nilai  yaitu  rasa 4.95 dan  kerenyahan  5.60. Kata kunci: kerupuk puli, soda kue, boraks, garam bleng, air abu merang
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PENGEMBANGAN JARINGAN AIR BERSIH UNTUK EMPAT KELURAHAN DI KECAMATAN RAKUMPIT KOTA PALANGKA RAYA Lokajaya, I Nyoman
Heuristic Vol 15 No 02 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v15i02.2143

Abstract

Anonym, 1990, PP RI no 20 th 1990, Tentang Air Baku,Anonym, 2002, PERMENKES RI No.907/MenKes/ SK / VII / 2002 Tentang Air Minum.BPS,  Kota Palangka Raya, 2017,  Kecamatan Rangkupit Dalam Angka.Dajan, A., 1978, Pengantar Metoda Statistik I. LP3ES, Jakarta.Dinas Pekerjaan Umum RI, 1986, Standard Perencanaan Irigasi dan Kriteria Perencanaan Saluran, CV Galang, Bandung.Direktorat Jendral Cipta Karya, 2002, Pedoman/ Petunjuk Teknik Dan Manual Bagian 6: Air Minum Perkotaan, Kimpraswil,Halim, Abdul, 2005, Analisis Investasi, Salemba Empat, Jakarta.Lolon, Antonius, 2017, Kajian Penilaian Kinerja PDAM Kota Palangka Raya, Jurnal Pembangunan dan Wilayah Kota, Biro Penerbit Planologi Undip Volume 13(3):269 -285, September 2017.Pujawan, I N., 1995, Ekonomi Teknik. PT. Guna Widya, Surabaya.Simon, A. L., 1991, Practical Hidraulics, 2ed., John Willey & Sons, New York.Suwarno, Suad, 2000, Studi Kelayakan Proyek, Edisi Keempat, UPP AMP YKPN, Yogyakarta.Triatmodjo, B., 1995.  Hidrologi Terapan. Beta Offset, Yogyakarta
PENELUSURAN SUMBER PENYEBAB KECACATAN PRODUK KEMASAN FLEKSIBEL DI PT. XYZ Waladow, Yohana
Heuristic Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v16i1.2474

Abstract

Produk kemasan fleksibel diproses secara kontinyu dengan mesin roll. Satu gulung/roll kemasan fleksibel bisa mencapai ribuan meter panjangnya. Proses berlangsung dengan cepat sehingga ketika muncul produk cacat  operator sulit untuk mengamatinya. Akhirnya seringkali dijumpai produk yang telah dikirim ke konsumen ternyata banyak yang cacat.  Dengan pendekatan FMEA, penelitian ini mencoba menggali faktor penyebab terjadinya produk cacat. Ternyata ada dua macam kecacatan yang sering muncul, yaitu pertama, cacat color off. Kecacatan ini disebabkan oleh doctor blade terlalu tajam yang dapat  mengikis silinder sehingga ukuran silinder tidak sesuai lagi.  Di sisi lain ternyata operator kurang memiliki ketrampilan dan pengalaman yang cukup untuk mengetahui perubahan posisi doctor blade. Kedua, cacat miss-match, penyebab kecacatan ini adalah  operator kurang pengalaman, tidak menggunakan tinta yang baku, penggunaan tinta sisa ex-printing, alat uji kualitas tinta tidak ada dan SDM pengontrol kualitas tinta tidak tersedia.Kata Kunci: kemasan fkeksibel, percetakan, FMEA
DAMPAK PROSES PENGOLAHAN AIR BERSIH TERHADAP LINGKUNGAN Andrian, David; Irawati, Desrina Yusi
Heuristic Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v16i1.2475

Abstract

Penggunaan  polimer, koagulan, alum, dan gas klorin pada proses penjernihan air akan mengakibatkan dampak lingkungan. Pendekatan yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisa dampak lingkungan adalah dengan metode Life Cycle Assessment (LCA). LCA  terdiri dari empat tahapan utama, yaitu goal and scope, Life Cycle Inventory (LCI), Life Cycle Impact Assessment (LCIA), dan Interpretation. Berdasarkan proses software SimaPro 7 metode Impact 2002+, bagian dalam proses pengolahan air yang menimbulkan dampak lingkungan paling besar adalah penggunaan natural gas. Penggunaan natural gas atau listrik per 1 kg air menyebabkan dampak lingkungan non-renewable energy sebesar 5,55E-9 Pt dan pemanasan global sebesar 4,66E-9 Pt. Penggunaan natural gas yang menyebabkan dampak non-renewable energy adalah ketersediaan gas (6E-9 Pt), minyak (7,66E-10 Pt), dan uranium (3,52E-10 Pt) pada tanah semakin berkurang. Penggunaan natural gas yang menyebabkan dampak pemanasan global adalah carbon dioxide hasil pembakaran bahan bakar fosil (5,46E-9 Pt). Besarnya penggunaan listrik pada proses pengolahan air bersih di IPAM disebabkan jarak pengambilan air cukup jauh dan peralatan yang sudah tua.Kata kunci: air, Instalasi Pengolahan Air Minum, Life Cycle Assessment
APLIKASI INTELIJENSIA BISNIS PADA PEMBERIAN BAGI HASIL (GAINSHARING) PEKERJA BERDASARKAN PRODUKTIVTAS TENAGA KERJA Kanti, Wahyu
Heuristic Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v16i1.2476

Abstract

Persaingan ketat didalam perusahaan berkaitan dengan kualitas Sumber Daya Manusia dapat dilihat dari kinerja pekerja berdasarkan produktivitasnya. Produktivitas pekerja akan meningkat diiringi dengan adanya pemberian bagi hasil pekerja untuk meningkatkan motivasi pekerja. Tahapan yang dilakukan untuk mengetahui pemberian bagi hasil melalui 2 tahapan: pertama, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas pekerja menggunakan metode RELIEF, kedua yaitu membuat strategi penilaian kinerja produktivitas pekerja menggunakan metode Decision Tree dan algoritma C4.5 untuk membentuk  pohon keputusan. Hasil yang diperoleh bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas pekerja yaitu usia, kehadiran, upah yang diberikan, dan hasil produksi pekerja. Hasil strategi menggunakan Decision Tree menghasilkan 5 rule dengan status reward dan 5 rule dengan status punishment.Kata kunci : Decision Tree C4.5, Produktivitas Tenaga Kerja, Intellijen bisnis, bagi hasil pekerja
EVALUASI MUTU MIE BASAH DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG PORANG DAN KARAGENAN SEBAGAI PENGENYAL ALAMI Sihmawati, Rini Rahayu; Dwi Agustiyah Rosida, Dwi Agustiyah Rosida Dwi Agustiyah Rosida; Panjaitan, Tiurma Wiliana Susanti
Heuristic Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v16i1.2485

Abstract

Mie merupakan produk pangan yang terbuat dari tepung terigu dan  disukai masyarakat serta telah menjadi salah satu  pangan alternatif pengganti nasi di Indonesia. Porang  merupakan  tanaman lokal Indonesia yang kaya akan  pati dan karbohidrat sehingga dapat dijadikan bahan baku pangan pokok sebagai tepung yang dapat dikembangkan sebagai bahan baku substitusi tepung terigu, dan dapat digunakan sebagai bahan dasar mie. Sementara itu  karagenan merupakan senyawa hidrokoloid yang diekstraksi dari rumput laut merah jenis Eucheuma cottonii yang  berperan penting sebagai stabilisator (pengatur keseimbangan), bahan pengental, pembentuk gel, pengemulsi dan lainnya sehingga karagenan yang ditambahkan kedalam produk mi akan meghasilkan produk yang lebih lentur dan tidak mudah patah. Perlakuan yang dilakukan yaitu kombinasi antara tepung porang dan tepung karagenan dengan perbandingan  P1K1 : 60%  : 2% : 38%  (tepung terigu:  karagenan:tepung porang), P2K2 : 60% : 4%: 36% (tepung terigu :  karagenan: tepung porang), P3K3 : 60% : 6% : 34% (tepung terigu :  karagenan: tepung porang), P4K4 : 60% : 8%: 32% (tepung porang : tepung karagenan: tepung terigu). Hasil penelitian menunjukan bahwa  perlakuan P4K4  lebih disukai panelis untuk parameter tektur,aroma dan rasa. Sedamgkan untuk para,meter warna, panelis cenderung memberikan penilaian yang sama untuk semua perlakuan.Kata Kunci : Mie, Subsitusi, Porang, Karagenan, Pengenyal alami
PENINGKATAN WAKTU REAKSI PADA PROSES PRODUKSI PRODUK ACRYDIC 5000X DENGAN KONSEP PDCA Fatma, Nur Fadilah; Ponda, Henri; Roy, Muhammad
Heuristic Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v16i1.2484

Abstract

PT. PJC merupakan perusahaan manufaktur yang berlokasi di Daerah Tangerang. Perusahaan ini memproduksi Acrydic 5000X. Dimana dalam pembuatan produk tersebut perusahaan memiliki target penghematan dari segi waktu maupun biaya. Untuk mencapai target tersebut perusahaan selalu melakukan evaluasi salah satunya terkait proses produksi apakah sudah berjalan secara efektif dan efisien. Siklus PDCA merupakan salah satu konsep yang digunakan untuk memperbaiki proses dan memberikan solusi peningkatan standar proses internal perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan produktifitas. Penelitian ini dilakukan pada PT. PJC di bagian Lab dengan menganalisa keefektifan dan pemborosan pada reaksi proses produksi Acrydic 5000X. Dari penelitian yang sudah dilakukan, ditemukan beberapa akar masalah dan sudah di tetapkan beberapa solusi untuk menanggulangi masalah ketidak efektifan dan pemborosan reaksi proses produk Acrydic 5000X. Di akhir penelitian juga disebutkan bahwa berhasil mendapatkan penghematan waktu selama 5 – 7 jam serta menurunkan biaya sekitar Rp 200,000 dibagian Laboratorium.Kata kunci : Pengendalian Kualitas, Kaizen, PDCA, 5 Why, Continuous Improvement
ANALISIS KEBISINGAN AKIBAT AKTIFITAS TRANSPORTASI PADA KAWASAN PEMUKIMAN JALAN SUTOREJO-MULYOREJO SURABAYA Satoto, Handy Febri
Heuristic Vol 15 No 01 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v15i01.1519

Abstract

Salah satu penyebab kebisingan adalah meningkatnya aktifitas transportasi pada suatu kawasan. Pada area studi ini memiliki lebar jalan yang relatif sempit dan jumlah kendaraan yang relatif banyak sehingga aktifitas transportasi menjadi tinggi. Pengukuran tingkat kebisingan diwakili oleh 10 titik sampling. Pengukuran tingkat kebisingan dibagi menjadi dua, yaitu siang hari (Ls) dan malam hari (Lm). Pengukuran siang hari (Ls) pada selang waktu 06.00-22.00 dan malam hari (Lm) pada selang waktu 22.00-06.00. Hasil Lsm merupakan hasil perhitungan Ls dan Lm yang kemudian dibandingkan dengan tingkat baku yang ada di keputusan menteri lingkungan hidup yang tertuang dalam KEP-48/MENLH/11/1996 tentang baku mutu tingkat kebisingan untuk kawasan pemukiman. Hasil pengukuran tingkat kebisingan pada wilayah studi didapatkan nilai Lsm ekivalen maksimal 74,98 dBA dan Lsm ekivalen minimum 72,04 dBA. Nilai Lsm tersebut secara umum melebihi baku mutu tingkat kebisingan untuk kawasan pemukiman sebesar 58 dBA. Upaya pengendalian kebisingan dengan menggunakan barrier buatan lebih efektif mereduksi tingkat kebisingan dibandingkan dengan barrier alami. Hasil reduksi kebisingan dengan barrier buatan menjadi 57,28 dBA sehingga memenuhi baku mutu kebisingan untuk kawasan pemukiman.Kata Kunci: kebisingan transportasi, pemukiman, barrier
PEMBENTUKAN TIM TANGGAP DARURAT SEBAGAI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) DI INSTITUSI PENDIDIKAN Dhani, Mey Rohma; Rachmat, Aulia Nadia
Heuristic Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v16i2.2969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan sistem manajemen K3 (SMK3) di institusi pendidikan, khususnya untuk kriteria penanggulangan keadaan darurat. Materi penelitian ini terdiri dari penjabaran peraturan yang berlaku di Indonesia tentang penerapan SMK3, konsep keadaan darurat yang mungkin terjadi di institusi pendidikan, kompetensi minimal yang dibutuhkan oleh tim tanggap darurat, dan jumlah orang yang bertanggung jawab sebagai tim tanggap darurat.  Penelitian merujuk ke penerapan SMK3 sesuai dengan peraturan yang tertuang pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 yang mewajibkan setiap organisasi yang memiliki pekerja lebih dari 100 orang untuk memiliki prosedur dan tim tanggap darurat. Penelitian dilakukan di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) sebagai institusi Pendidikan yang memiliki jam kerja yang panjang serta civitas akademika yang banyak. Skenario keadaan darurat yang mungkin terjadi di PPNS diklasifikasikan menjadi 2 yaitu bencana alam dan kecelakaan kerja. Tim tanggap darurat akan dibagi menjadi 2 tim yaitu tim pemadam kebakaran dan pertolongan pertama. Jumlah orang pada tim tanggap darurat adalah 80 orang yang terbagi pada 17 gedung di PPNS.
ANALISIS PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK PENINGKATAN JALAN DENGAN METODE CPM DAN PERT Lokajaya, I Nyoman
Heuristic Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/he.v16i2.2970

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah (1) Mendapatkan rencana waktu penyelesaian  pelaksanaan proyek, (2) Mendapatkan durasi optimal pelaksanaan proyek, (3) Mendapatkan total biaya pelakasanaan proyek. Setelah dilakukan analisis, didapatkan bahwa (1) Rencana waktu penyelesaian  pelaksanaan proyek 275 hari, (2) Waktu penyelesaian proyek sesuai rekayasa ulang Netwok Planning dengan metode CPM dan PERT, didapatkan waktu penyelesaian proyek 252 hari, dengan percepatan waktu terhadap Time Schedule original sebesar 23 hari,  (3) Hasil rekayasa ulang terhadap Network Planning dengan metode PERT  dihasilkan durasi optimal berdasarkan durasi (te) 252 hari, dengan rincian biaya upah tenaga percepatan  Rp 51.262.500,00, Penghematan gaji karyawan dan biaya operasional sebesar Rp 50.715.000,00 sehingga selisih biaya percepatan 23 hari dan penghematannya sebesar Rp 547.500. Biaya total berdasarkan waktu optimal dari 275 hari sebesar Rp 24.972.450.794,11 menjadi 252 hari sebesar Rp 24.972.450.794,11 + Rp 547.500,00 = Rp 24.972.998.294,11 

Page 6 of 10 | Total Record : 92