cover
Contact Name
Riris Triyustiana
Contact Email
riris.triyustiana@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
ejournal.unita@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal BONOROWO
ISSN : 23027533     EISSN : 23390352     DOI : -
Core Subject : Education,
BONOROWO terbit 2 kali setahun yaitu Juli dan Desember. Menerima naskah bidang Ekonomi, Hukum, Pertanian, Sosial Politik dan Kebidanan.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2014)" : 7 Documents clear
PERLINDUNGAN HUKUM TRANSAKSI E-COMMERS Dewi, Retno Sari
Jurnal BONOROWO Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.068 KB)

Abstract

Perlindungan konsumen merupakan masalah kepentingan manusia, oleh karenanya menjadi harapan bagi semua bangsa di dunia untuk dapat mewujudkannya. Mewujudkan perlindungan konsumen adalah mewujudkan hubungan berbagai dimensi yang satu sama lain mempunyai keterkaitan dan saling ketergantungan antara konsumen, pengusaha, dan pemerintah. E-commerce merupakan bentuk perdagangan yang mempunyai karakteristik tersendiri yaitu perdagangan yang melintasi batas negara, tidak bertemunya penjual dan pembeli, media yang dipergunakan internet.Kondisi tersebut di satu sisi sangat menguntungkan konsumen, karena mempunyai banyak pilihan untuk mendapatkan barang dan jasa tetapi di sisi lain pelanggaran akan hak – hak konsumen sangat riskan terjadi karena karakteristik e-commerce yang khas. Maka dari itu sangat diperlukan perlindungan hukum terhadap konsumen dalam transaksi ecommerce.Sehubungan dengan hal tersebut, dalam penelitian ini diangkat dua permasalahan yaitu pertama Bagaimana Perlindungan konsumen dalam transaksi e-commerce, kemudian permasalahan yang kedua Bagaimana upaya penyelesaian sengketa konsumen  e-commerce.
PEMANFAATAN LAHAN DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM HIDROPONIK Roidah, Ida Syamsu
Jurnal BONOROWO Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.703 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi dalam bidang pertanian semakin tahun semakin pesat, sehingga    masyarakat khususnya petani tertinggal dalam memanfaatkan kemajuan teknologi tidak akan memperoleh keuntungan yang maksimal dari kegiatan usaha yang dilakukannya. Salah satu teknologi yang layak disebarluaskan adalah teknologi hidroponik, hal ini  dikarenakan       semakin langkanya lahan pertanian akibat dari banyaknya sektor industri dan jasa, sehingga kegiatan usaha pertanian konvensial semakin tidak kompetitif karena tingginya harga lahan. Teknologi budidaya pertanian dengan sistem hidroponik diharapkan menjadi salah satu      alternatif bagi masyarakat yang mempunyai lahan terbatas atau  pekarangan, sehingga dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan yang memadai.Hidroponik merupakan metode bercocok tanam dengan menggunakan media tanam selain tanah, seperti batu apung, kerikil, pasir, sabut kelapa, potongan kayu atau busa. Hal tersebut dilakukan karena fungsi tanah sebagai pendukung akar tanaman dan perantara larutan  nutrisi dapat digantikan dengan mengalirkan atau menambah nutrisi, air dan oksigen melalui media tersebut.
ANALISIS SALURAN DISTRIBUSI SELEKTIF AGEN DAN SUB AGEN TERHADAP VOLUME PENJUALAN (Studi Kasus Pada PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Area Pemasaran Kabupaten Blitar) Nurani, Nurani
Jurnal BONOROWO Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.492 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh saluran distribusi selektif agen dan sub agen terhadap volume penjualan pada PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Area Pemasaran Kab. Blitar baik secara bersama-sama maupun secara partial dan untuk mengetahui pengaruh paling dominan diantara saluran distribusi agen dan sub agen terhadap volume penjualan.Subyek dalam penelitian ini adalah bagian pemasaran pada PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Area Pemasaran Kabupaten Blitar, yang berkaitan dengan usaha peningkatan volume penjualan dengan menggunakan pertimbangan jumlah distribusi agen dan sub agen.Metode penelitian menggunakan studi kasus, yakni untuk menjelaskan pengaruh variabel independen (bebas) yang terdiri dari distribusi agen dan sub agen terhadap variabel dependen (terikat) volume penjualan.Hasil penelitian adalah PT.CharoenPokphandIndonesiaTbk.(CPI) didirikan pada tahun 1972 di Ancol,JakartaUtara,sebagaiperusahaanJoint Venture (JV) yang bergerak dalam bidangagrobisnisdengankegiatanusahautamadalambidangproduksipakanunggas danpembibitanunggasuntukdipasarkanke pasardomestik. Permasalahan yang dihadapi oleh PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Area Pemasaran Kabupaten Blitar adalah usaha meningkatkan volume penjualan dengan memperhatikan saluran distribusi  selektif agen dan sub agen.Saluran distribusi selektif melalui agen dan sub agen, mempunyai pengaruh yang kuat terhadap volume penjualan yang ditunjukkan dari besarnya R Square sebesar 0.973, yang berarti saluran distribusi melalui agen dan sub agen berpengaruh sebesar 97.30% terhadap volume penjualan, sementara 2,70% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.Dari hasil uji F diketahui besarnya Ftabel = 9.55, Fhitung = 123.868 (Fhitung > Ftabel) dan besarnya p = 0,0000 (p < 0.05) berarti ada pengaruh yang signifikan antara saluran distribusi melalui agen dan sub agen terhadap volume penjualan secara bersama-sama (simultan).Pengaruh secara parsial dari saluran distribusi selektif melalui agen dan sub agen terhadap volume penjualan yang ditunjukkan dari besarnya R partial untuk agen  (X1) = 0.689 atau 68.90%, R partial untuk sub agen (X2) = 0.692 atau 69.20%, sehingga saluran distribusi melalui sub agen lebih berpengaruh dibandingkan dengan saluran distribusi selektif melalui 
PENGARUH LATAR BELAKANG PETANI BERALIH PROFESI MATA PENCAHARIAN MENJADI BURUH MIGRAN (TKI/TKW) Faisal, Herry Nur
Jurnal BONOROWO Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.65 KB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu Negara dengan laju pertumbuhan penduduk terpesat di dunia. Salah satu akibatnya adalah pemenuhan kebutuhan pangan. Akan tetapi pada kenyataannya para para petani kita menghadapi tantangan yang cukup berat, selain tantangan dari alam, tantangan lainnya adalah dari sumber daya manusianya. Tantangan-tantangan tersebut berdampak pada tidak terpenuhinya kebutuhan para petani, sehingga sekarang ini banyak petani kususnya buruh tani banyak beraleh profesi matapencaharian menjadi buruh migran. Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana tingkat pendidikan petani, rata-rata usia petani, rata-rata jumlah keluarga petani dan alasan-alasan petani beralih profesi matapencaharian menjadi buruh migrant (TKI/TKW). Penelitian dilakukan dengan menggunakan quiaioner dan wawancara kepada para responden. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rata-rata pendidikan petani tamat SD, rata-rata usia petani 30 tahun, jumlah keluarga rata-rata 4 orang dan para petani beralasan karena kebutuhan ekonomi dan untuk menaikan status social.
ANALISIS PERSEPSI IBU TENTANG PROGRAM KELUARGA BERENCANA (KB) DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI DI DESA SUMBERDADI KECAMATAN SUMBERGEMPOL KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2014 Maryam, Siti
Jurnal BONOROWO Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.895 KB)

Abstract

AbstrakTingginya laju pertumbuhan penduduk saat ini memang menjadi masalah besar di Indonesia. Untuk menangani hal tersebut maka terus dilakukan penanganan yaitu dengan program Keluarga Berencana (KB) guna menurunkan laju pertumbuhan penduduk (BKKBN, 2010). Agar dapat mencapai hal tersebut, maka dibuatlah beberapa cara atau alternatif untuk mencegah ataupun menunda kehamilan. Dalam program ini salah satu tujuannya adalah menjarangkan kehamilan dengan menggunakan metode kontrasepsi, termasuk kontrasepsi atau pencegahan kehamilan dan perencanaan keluarga (Sulistyawati, 2011). Permasalahan kontrasepsi yang ada dalam masyarakat adalah munculnya persepsi negatif tentang alat kontrasepsi. Berbagai rumor yang berkembang di masyarakat sering kali menyebabkan masyarakat ketakutan menggunakan metode kontrasepsi. Adanya persepsi tersebut menyebabkan masyarakat menjadi takut untuk mengikuti cara metode kontrasepsi yang ada dalam program keluarga berencana Tujuan penelitian Membuktikan persepsi ibu tentang program berencana (KB) dengan penggunaan kontrasepsi di Desa Sumberdadi Kecamatan Sumbergempol Kecamatan Sumbergempol.Jenis penelitian analitik dengan pendekatan observasional dan Pendekatan waktu cross sectional, Tehnik sampling proportionate random sampling, dilakukan pada tanggal 11 Februari  s/d 17 Maret 2014 dan didapatkan jumlah sampel 89 responden. Analisis menggunakan  uji statistik uji chi-square, didapatkan (p: 0,01) maka ada hubungan antara persepsi ibu tentang program berencana (KB) dengan penggunaan kontarsepsi. Pemilihan alat kontrasespsi yang akan digunakan responden tergantung dari apa yang responden ketahui sehingga akan berdampak pada respon dan perilaku dalam penggunaan kontrasepsi tersebut. Hal ini bisa disebabkan karena responden berfikir dan memilih untuk menggunakan alat kontrasepsi yang cepat, praktis dan murah.                                  AbstractThe high rate of population growth is indeed a big problem in Indonesia. To deal with the matter, that continued treatment with the family planning program (KB) to reduce the rate of population growth (BKKBN, 2010). In order to achieve this, then made some alternative means or to prevent or delay pregnancy. In this program one of its aims is to space pregnancy by using contraception, including contraceptive or birth control and family planning (Sulistyawati, 2011). Contraceptive issues in society is the emergence of negative perceptions about contraceptives. Various rumors in the community often cause people fear using contraceptive methods. The perception that the community be afraid to follow the way of contraceptive methods in family planning research objective Proving mothers perception of program planning (FP) with the use of contraceptives in the village Sumberdadi Subdistrict Sumbergempol.Type of observational analytic study approach and time cross-sectional approach, sampling technique proportionate random sampling, conducted on February 11, up to March 17, 2014 and found the number of samples of 89 respondents. The analysis uses statistical test chi-square test, it was found (p: 0.01) then there is a relationship between maternal perception of program planning (FP) with the use of contraception.Contraception selection tool to be used depends on what the respondents know that the respondent will have an impact on the response and behavior in the use of contraception. This could be due to the respondents to think and choose to use contraceptives is fast, practical and inexpensive. 
TINJAUAN KOMPILASI HUKUM ISLAM TERHADAP POLIGAMI DI INDONESIA Surjanti, Surjanti
Jurnal BONOROWO Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.149 KB)

Abstract

Pada dasarnya asas perkawinan menurut hokum positif Indonesia adalah monogamy, tetapi tidak tertutup kemungkinan seorang laki-laki bagi seorqang laki-laki untuk mempunyai istri lebih dari satu pda saat yang sama. Hal ini menurut syariat Islam merupakan suatu kelonggaran ketika darurat. Seorang laki-laki akan diijinkan oleh Pengadilan Agama untuk beristri lebih dari satu apabila memenuhi syarat-syarat seperti yang tercantum dalam UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Praktek poligami dalam masyarakat telah menimbulkan problem sosial yang meluas dan sudah memprihatinkan. tingginya angka kekerasaan terhadap perempuan dalam rumah tangga, tingginya kasus pelanggaran hak-hak anak, dan terlantarnya para isteri dan anak-anak terutama secara psikologis dan ekonomi.
TOWARD THE CHARACTERIZATION OF THE EFFECTIVE STRUCTURAL FEATURES AND LANGUAGE FUNCTION OF ENGLISH USED BY THE BIOLOGY TEACHERS OF THE JUNIOR HIGH SCHOOLS TO CONDUCT VARIOUS INSTRUCTIONS Herminingsih, Dwi Ima
Jurnal BONOROWO Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.136 KB)

Abstract

Using English as a medium of instruction provides linguistic benefits to the students. English which is used can elevate vocabulary, grammar and language functions of English. Besides, the students get  more chances to practice  writing, speaking, reading and listening during teaching and learning activities. Under this belief, the teachers are prescribed to be competent not only in content of subjects but also English. The teachers possession of  vocabulary, grammar, and language functions is a must.It is only with the clarity of English,  the teachers can help the students comprehend what the teachers feel think, instruct, command, describe, explain, clarify and so forth. This research project works with the identification of structural features and language function of English used by 3 selected Biology teachers of different Junior High Schools who are competent in English and the content of subject. This research is a qualitative design.Abstrak:Penggunaan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam proses kegiatan belajar mengajar dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa. Siswa mendapatkan pengetahuan tambahan  tentang kosa kata  dan kaidah bahasa Inggris dari materi atau referensi yang sedang dipelajari, bahasa inggris yang dipergunakan guru dan teman. Selain dua  manfaat tersebut kemampuan siswa membaca, berbicara,  menulis serta mendengarkan akan dilatih ketika mereka harus mengerjakan tugas-tugas gurunya seperti membuat laporan praktikum, berdikusi, tanya jawab dan mempresentasikan hasil kerjanya. Dalam perspektif ini, guru harus memiliki kemampuan di bidang kosa kata, kaidah bahasa dan kemampuan menggunakan dua komponen bahasa sesuai dengan tujuan intruksionalnya seperti misalnya menjelaskan materi, bertanya, memberi tugas dan lain-lainnya sehingga tujuan belajar pembelajaran dapat dicapai. Penelitian ini mengidentifikas tipe komponen dan kaidah-kaidah bahasa Inggris yang bisa membantu siswa memahami apa yang disampaikan guru dalam kegiatan belajar mengajar yang dipergunakan guru Sekolah Menengah Pertama bidang biologi.  Tiga guru bidang biologi yang memiliki kompetensi bahasa inggris dan

Page 1 of 1 | Total Record : 7