cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 25022016     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Online of Physics muncul sebagai wadah publikasi ilmiah dibidang fisika murni dan fisika terapan. Jurnal ini terbit secara online dua kali setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini di terbitkan oleh program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi.
Arjuna Subject : -
Articles 271 Documents
PEMANFAATAN KARBON AKTIF TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI CARBON BLACK TINTA SERBUK Adila Fitri Yani Yani; Viviana Lubis; Delovita Ginting; Romi Fadli Syahputra
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i2.20503

Abstract

Karbon aktif tempurung kelapa berpotensi sebagai biomassa untuk bahan baku carbon black tinta bubuk karena ketersediannya yang berlimpah. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan tinta serbuk (toner) yang berkualitas baik untuk pengaplikasian printer laser. Proses fabrikasi tinta serbuk terdiri atas tahap pencampuran dengan bubuk besi, polimerisasi dan tahap pengaplikasian. Tahap pencampuran dengan fraksi massa arang aktif CBS-1 (60:40), CBS-2 (40:60), CBS-3 (80:20) dengan bubuk besi. Tahap polimerisasi dilakukan dengan pencampuran styrene acrylic dengan serbuk karbon. Pencampuran dilakukan dengan menggunakan hot plate pada suhu 80.5°C kecepatan 300 rpm selama 60 menit. Proses pencucian dengan menggunakan deionisai water dan didiamkan selama 24 jam. Hasil endapan disaring menggunakan kertas saring wattman. Pengeringan dilakukan selama 24 jam agar mendapatkan polimerisasi tinta bubuk yang sempurna. Setelah kering, dilakukan penghalusan tinta serbuk dengan menggunakan mortar. Hasil pengujian kerapatan tinta serbuk didapatkan nilai yang terkecil terdapat pada sampel CBS-4 0,83 gr/cm3 sedangkan yang terbesar terdapat pada sampel CBS-3 0,88 gr/cm3. Hasil pengujian morfologi dengan scanning electron microscopy (SEM) memperlihatkan tinta serbuk yang relatif homogen. Hasil analisis citra didapatkan pada sampel CBS-3 menunjukkan hasil kode warna yang memiliki elemen hitam dan perbandingan tinta serbuk yang paling melekat. Hasil pengujian PSA menunjukkan partikel terkecil 0.115 µm, partikel terbesar 592.387 µm.
ANALISIS SIFAT MEKANIK LIST GYPSUM BERBASIS SERAT RAMI Irvan Wahyubil Rizki; Adhea Yunita Sari; Utiya Hikmah
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pembuatan komposit list gypsum dengan serat rami sebagai filler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat uji mekanik dari list gypsum dengan filler berupa serat rami, dengan variasi komposisi campuran serat rami dan list gypsum yaitu A= 0%:100%, B= 2%: 98%, C= 4%:96%, dan D= 6%:94%, dengan nilai FAS (Faktor Air Semen) 0,5. Proses pembuatan sampel list gypsum menggunakan cetakan standar UTM dengan waktu pengeringan selama 5 hari. Sampel yang telah jadi selanjutnya dilakukan uji menggunakan UTM (Universal Tensile Machine) untuk mengetahui kuat patah dan regangan pada sampel. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa list gypsum berbahan serat rami memiliki nilai kuat patah sebesar 12.720 - 28.160 kgf/cm2. Nilai kuat patah yang diperoleh ini tidak kurang dari minimal nilai standar mutu papan serat pada SNI 01-4449-2006 yaitu sebesar 20.0 kgf/cm2. Untuk mengetahui perubahan panjang pada sampel saat diberi gaya tarik, telah dilakukan analisis regangan yang terjadi pada sampel dan diketahui bahwa list gypsum berbahan serat rami memiliki nilai regangan sebesar 0.558 mm - 1.175 mm.
PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI SABUT KELAPA DENGAN AKTIVASI MENGGUNAKAN H3PO4 UNTUK ADSORPSI AIR GAMBUT Fahmijal Lb; Ridwan Yusuf Lubis; Ratni Sirait
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i2.20677

Abstract

Sabut kelapa merupakan limbah perkebunan yang kurang dimanfaatkan . Dalam bagian sabut kelapa memiliki kandungan lignin dan selulosa yang menjadi dasar bahwa sabut kelapa bisa dijadikan karbon aktif. Tahapan yang dilakukan pada pembuatan karbon aktif meliputi proses preparasi sampel, karbonisasi, pengayakan dan aktivasi menggunakan asam fosfat, kemudian proses uji yang terdiri dari uji sifat fisis, karakterisasi menggunakan FTIR, XRD, SEM dan uji Adsorpsi. Variasi asam fosfat yang dilakukan yaitu 0%, 8%, 10% dan 12%. Hasil terbaik diperoleh pada variasi konsentrasi 12% dengan nilai kadar air 6,92%, kadar zat mudah menguap 16,11%, kadar abu sebesar 7,47%, dan kadar karbon murni 76,42%. Untuk uji karaterisasi FTIR menghasilkan gugus fungsi O-H asam karboksilat, N-H amina, C=C cincin aromatik, C=C alkena, C-H alkana, C-O asam karboksilat, dan C-H cincin aromatik. XRD menunjukkan fasa kristal yang berbentuk kubik, dan uji SEM menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi asam fosfat menjadikan karbon aktif memiliki pori-pori yang lebih banyak. Hasil adsorpsi menunjukkan beberapa parameter telah memenuhi standar PERMENKES Tahun 2017 tentang air bersih diantaranya warna dan Besi (Fe) dengan persentase penurunan warna sebesar 97,5% dan Besi (Fe) sebesar 86,21%.
EFEKTIVITAS BIJI KELOR PADA PROSES KOAGULASI UNTUK PENURUNAN KEKERUHAN, LOGAM (Fe), DAN ZAT ORGANIK (KMnO4) PADA AIR Lili Anriani Harahap; Ratni Sirait; Ridwan Yusuf Lubis
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas Biji Kelor pada Proses Koagulasi Untuk Penurunan Kekeruhan, Logam (Fe), dan Zat Organik (KMnO4) Pada Air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas biji kelor (Moringa oleifera) yang digunakan sebagai koagulan untuk penjernihan air. Penjernihan air dilakukan menggunakan air sungai yang tidak memenuhi standar kualitas air bersih pada parameter kekeruhan, kandungan logam (Fe), dan zat organik (KMnO4). Bahan penyaring yang digunakan berupa pasir silika dan zeolit. Aliran dibuat kontiniu pada aquarium dilengkapi dengan kran yang dihubungkan dengan filter sehingga air mengalir secara gravitasi. Prosedur penelitian diawali dengan preparasi biji kelor kemudian penjernihan dilakukan dengan dua tahapan yaitu koagulasi dan filtrasi. Berdasarkan hasil penelitian penjernihan air dengan biji kelor didapatkan hasil optimum pada sampel dengan serbuk biji kelor sebanyak 0,4 g/L menghasilkan nilai kekeruhan 3 NTU, logam Fe 0,301 g/L dan Zat Organik 4,07 g/L hasil ini telah memenuhi standar kualitas air bersih sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 32 Tahun 2017.
RANCANG BANGUN ALAT UKUR MODULUS ELASTISITAS MATERIAL DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR FORCE GAUGE DAN VIDEO TRACKER Rahmi Putri Wirman; Vandri Ahmad Isnaini; Reni Kartika; Shabri Putra Wirman
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i2.21118

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang rancang bangun alat ukur modulus elastisitas material. Modulus elastisitas merupakan parameter fisis atau sifat mekanik dari suatu material untuk acuan klasifikasi material atau penentuan mutu dari material. Alat yang dibuat ini menggunakan sensor force gauge untuk mengukur besar gaya tarik dan kamera sebagai pengamat perubahan panjang sampel (regangan) terhadap gaya tarik yang diberikan. Pola regangan terhadap gaya tarik ini dianalisis menggunakan software Tracker di komputer. Kemudian hasil analisis dan variabel terukur dihitung dengan hasil akhir berupa nilai modulus elastisitas material. Sampel yang digunakan pada eksperimen adalah lembaran silicon yang dibuat dengan 10 variasi ukuran. Pada eksperimen, alat bekerja dengan baik dan dapat mengukur nilai gaya tarik, perubahan panjang sampel, grafik komparasi regangan terhadap waktu atau perubahan gaya, dan nilai modulus elastisitas material. Rata-rata nilai modulus elastisitas yang didapat oleh alat dalam mengukur sampel ini adalah 57669,73 Kg/m2. Persen deviasi data pengukuran pada eksperimen ini sebesar 5,08 %. Sebagai acuan ketidakpastian pengukuran, sampel juga diukur dengan alat universal testing machine yang telah terkalibrasi, nilai modulus elastisitas sampel bernilai 60822.56 Kg/m2. Sehingga persen ketidakpastian pada alat yang dirancang ini adalah sebesar 5.21%. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa alat ini bekerja dengan baik serta memiliki akurasi yang cukup baik.
ANALISIS KECOCOKAN NILAI PGA METODE DONOVAN TERHADAP DATA ACCELEROGRAPH (STUDI KASUS GEMPA MAMUJU, 14 JANUARI 2021) Muh. Said L; Almubdy Siraj Ramadhan; Amirin Kusmiran; Ramadhan Priadi; Alamsyah
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i2.21884

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan memetakan wilayah dengan risiko nilai percepatan tanah maksimum dan menganalisis kecocokan nilai metode perhitungan empiris dan data accelerograph pada kasus gempa di Mamuju 14 Januari 2021. Data yang digunakan adalah data kasus gempa di Mamuju 14 Januari 2021 magnitudo 5,9 yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Geofisika Gowa. Parameternya terdiri dari data waktu, lintang, longitudinal dan kedalaman, magnitudo dan percepatan tanah (gal). Perhitungan nilai percepatan tanah dilakukan dengan menggunakan persamaan metode Donovan, sedangkan untuk menghitung kecocokan nilai digunakan persamaan nilai persen error. Hasil dari perhitungan percepatan tanah diperoleh nilai percepatan tanah maksimum tertinggi diperoleh pada wilayah kecamatan Tapalang, Tapalang Barat, Simboro dan Mamuju, dengan nilai berkisar 196,50-261,66 gal. Sedangkan nilai percepatan tanah terendah diperoleh pada wilayah kecamatan Kalukku, Bonehau, Kalumpang, Papalang, Sampaga dan Tommo dengan nilai 41,76- 122,67 gal. Persentase nilai error terhadap data nilai percepatan tanah pada accelerograph bernilai 6%, hal ini menandakan bahwa metode ini dapat digunakan dalam menghitung nilai percepatan tanah maksimum dengan meninjau magnitude gempa ≥ 5 M. Kata Kunci: Data accelerograph, Donovan, earthquake, magnitudo, PGA. Abstract [Title: Analysis of the Fitness of PGA Value of The Donovant Method to Accelerograph Data (Case Study of the Mamuju Earthquake, 14 January 2021)] This study aims to map the area with the risk of the maximum ground acceleration value and analyze the suitability of the value of the empirical calculation method and accelerograph data in the earthquake case in Mamuju on January 14 2021. The data used is earthquake case data in Mamuju on January 14, 2021 with a magnitude of 5.9 obtained from the Meteorology, Climatology and Geophysics Agency of the Gowa Geophysics Station. The parameters consist of time, latitude, longitudinal and depth data, magnitude and ground acceleration (gal). The calculation of the ground acceleration value is carried out using the Donovan method equation, while to calculate the value match the percent error value equation is used. The results of the calculation of ground acceleration obtained the highest maximum ground acceleration values ​​obtained in the sub-districts of Tapalang, West Tapalang, Simboro and Mamuju, with values ​​ranging from 196.50 to 261.66 gal. While the lowest ground acceleration values ​​were obtained in the sub-districts of Kalukku, Bonehau, Kalumpang, Papalang, Sampaga and Tommo with a value of 41.76-122.67 gal. The percentage of error values ​​for the ground acceleration value data on the accelerograph is 6%, this indicates that this method can be used in calculating the maximum ground acceleration value by considering the magnitude of the earthquake ≥ 5 M. Keywords: Accelerograph data, Donovan, earthquake, magnitude, PGA.
MANIFESTASI PANAS BUMI SERTA REKOMENDASI PEMANFAATANNYA DI DESA KOTO SANI DAN SEKITARNYA, KECAMATAN X KOTO SINGKARAK, KABUPATEN SOLOK, PROVINSI SUMATRA BARAT Bagus Adhitya; Yunior Ryandri Putra; Arsyad Ar
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i2.22184

Abstract

The volcanic arc or volcanic arc that extends along the western side of Sumatra Island. Koto Sani Village, Kec. X Koto Singkarak, Solok Regency, West Sumatra Province is one of the areas on Sumatra Island that has geothermal potential. In terms of the developing tectonic order, namely in the form of a geological structure in the form of the Sumani segment of the Sumatra Fault which moves in a strike slip to the right or dextral. This geological structure is one of the main components forming the geothermal system apart from the heat source, reservoir rock, stratigraphic characteristics and the cap layer. This study aims to determine the geological setting, any geothermal manifestations found in the study area and estimate the temperature below the surface for recommendations for its use. The research method used was the interpretation of satellite imagery on the 1:25,000 scale of the Indonesian Rupa Bumi map (RBI), surface geological mapping, measurement of the physical characteristics of geothermal fluids, geochemical analysis of geothermal fluids (anion-cation) and then plotting Giggenbach's triangle diagram (1991). and geothermal geothermal calculations, as well as analysis of 18O and 2H isotopes. The research area generally forms a landscape of elongated hills with quite steep valleys as a result of tectonic activity in the form of geological structures as migration routes of hot fluids from the reservoir to the surface. This is reinforced by the results of the interpretation of river flow patterns, namely meandering or sub-dendritic and elongated or called parallel as an indication of disturbance from faults or faults. Geothermal manifestations found are hot springs, sintered silica and hydrothermal alteration rocks. The estimated temperature below the surface is 407.64°C with a high temperature category and is recommended for direct use, such as the tourism and fisheries sector, as well as indirect use, such as geothermal energy power plants.
PEMBUATAN PHANTOM RADIOLOGI MENGGUNAKAN CANGKANG KERANG SEBAGAI PENGGANTI BAHAN TULANG Ayu Wita Sari; Alpha Olivia Hidayati; Dwi Mahdo Hapiza; Achmad Ridwan
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i2.22303

Abstract

Phantom telah diterapkan secara luas dalam pencitraan medis terutama dalam bidang radiologi untuk penilaian kualitas gambar secara kuantitatif dan kualitatif. Harga phantom yang di pasaran masih sangat mahal dan sulit diperoleh, karena masih jarang yang membuatnya. Sementara pada pendidikan radiologi sangat memerlukan phantom untuk model pembelajaran praktikum menggunakan sinar-X sehingga dapat mengurangi terjadinya paparan radiasi yang berlebih pada mahasiswa dan praktisi. Berdasarkan studi literatur bahwa cangkang kerang memiliki kandungan kalsium karbonat yang merupakan kandungan utama pada tulang. Bekatul merupakan lapisan sebelah dalam dari butiran padi termasuk sebagian kecil endosperm berpati dan kaya akan kandungan mineral yang dibutuhkan oleh tulang, sehingga dua komponen bahan tersebut akan digunakan dalam pembuatan bahan tulang pada phantom radiologi. Komposisi bahan phantom yang dibuat harus dilakukan eksperimen untuk mendapatkan densitas optik yang optimal. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan komposisi penggunaan cangkang kerang dan bekatul pada bahan pembuatan tulang phantom dan mengetahui nilai densitas optik yang mendekati tulang asli. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan perbandingan komposisi bahan dan pengukuran densitas optik radiograf bahan menggunakan aplikasi imageJ. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini berdasarkan pengukuran nilai densitas optik sampel yang mendekati tulang asli adalah 1 pada sampel varian 3 dengan perbandingan 2:1 komposisi cangkang kerang dan bekatul.
ANALYSIS OF ACTIVATED CARBON (PETUNG BAMBOO)/LATEX COMPOSITE AS X-BAND WAVE-ABSORBING MATERIAL Khoirotun Nadiyyah; Dwi Wahyu Hardiyanto; Dwi Irma Aprilia; Rizky Firmansyah; Nurul Amaliya Triyuliana; M. Zainuri
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i2.23851

Abstract

In maintaining the sovereignty of a country, especially in border regions was needed defense tools that had the latest technology, such as stealth technology. Stealth technology was applied to military ships or aircraft so that they could not be detected by Radio Detection and Ranging. Stealth technology in this research was realized by coating the ship's or aircraft's body using RAM (Radar Absorbing Material). RAM could be composed of dielectric materials, such as activated carbon. The activated carbon was synthesized from Dendrocalamus Asper. This research aimed to analyze the proper of composition the composite and thickness of the RAM for the X-band wave range. The methods were carbonization, activation by KOH and HCl solutions, and characterization. The characterizations were by XRD, FTIR, and SEM to identify the active carbon phase, and VNA to determine the value of reflection loss. The variations in this research were composite composition (7:3, 9:1) and thickness (1mm, 3mm). And obtained that it has been formed a composite of activated carbon of petung bamboo and latex of rubber tree, which is indicated by the formation of two broad peaks in the diffraction pattern, the presence of band groups C=C, C-C, C-H, C-O, O-H, and morphology with a porous structure. In addition, the highest reflection loss is obtained for the 9:1 composite and thickness of 3 mm, which reached -17.25 dB at a frequency of 9.32 GHz.
IDENTIFIKASI LAPISAN BATUBARA MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER DI LAPANGAN X KECAMATAN BULIAN KABUPATEN BATANGHARI Ichy Lucya Resta; Riski Novrianti
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i2.23979

Abstract

Studi ini menggunakan salahsatu metode geofisika, geolistrik, yang memberikan informasi bawah permukaan secara spasial berdasarkan sebaran nilai resistivitas. Pengukuran vertical electrical sounding (konfigurasi schlumberger) dilakukan pada 5 titik di Desa Sungai Buluh Kecamatan Bulian Kabupaten Batanghari untuk mendapatkan nilai resistivitas. Model bawah permukaan didapatkan melalui inversi data resistivitas 1-D yang kemudian dikorelasikan dengan data coring yang tersedia di dekat titik pengukuran terkait litologi. Berdasarkan model yang didapat, sebaran nilai resistivitas berada pada rentang nilai 42,5 ohm.m – 1421 ohm.m dengan kedalaman target rata-rata 30,94 m. Resistivitas tinggi (154 ohm.m – 297 ohm.m) diidentifikasi sebagai batubara sub bituminous. Berdasarkan identifikasi lapisan, ditemukan 2 seam batubara dimana seam 1 teridentifikasi pada seluruh titik pengukuran dengan rata-rata ketebalan 1,74 m dan dan kedalaman 13,50 m sedangkan seam 2 hanya terdapat 4 titik pengukuran dengan rata-rata ketebalan 3,325 m dan kedalaman 25,10 m. Disimpulkan bahwa metode geolistrik cocok digunakan dalam identifikasi lapisan batubara dengan resolusi dan akurasi yang baik.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1 Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3 Vol. 10 No. 2 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 2 Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1 Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3 Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2 Vol. 9 No. 1 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 1 Vol. 8 No. 3 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 3 Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2 Vol. 8 No. 1 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 1 Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2 Vol. 7 No. 1 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 1 Vol. 6 No. 2 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 2 Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1 Vol. 5 No. 2 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 2 Vol. 5 No. 1 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 1 Vol. 4 No. 2 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 2 Vol. 4 No. 1 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 1 Vol. 3 No. 2 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 2 Vol. 3 No. 1 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 1 Vol. 2 No. 2 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 2 Vol. 2 No. 1 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 1 Vol. 1 No. 2 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 2 Vol. 1 No. 1 (2015): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 1 Vol 1, No 1 (2015): JoP More Issue