cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 25022016     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Online of Physics muncul sebagai wadah publikasi ilmiah dibidang fisika murni dan fisika terapan. Jurnal ini terbit secara online dua kali setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini di terbitkan oleh program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi.
Arjuna Subject : -
Articles 271 Documents
PENGEMBANGAN INSTALASI PENGOLAH LIMBAH (IPAL) DIGITAL PORTABEL UNTUK LIMBAH CAIR BATIK BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS) Nurhidayah; Linda Handayani; Samsidar; Yoza Fendriani; rustan rustan
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v7i2.18189

Abstract

Limbah cair batik merupakan limbah cair yang berasal dari aktivitasi industri batik dan perlu diolah sebelum dibuang ke badan air agar tidak mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instalasi pengolah limbah untuk limbah cair batik. Metode yang digunakan adalah metode elektrokoagulasi. Sampel limbah cair diperoleh dari rumah pengrajin batik Jambi di kawasan Seberang Kota Jambi. Parameter fisis yang diperhatikan dalam penelitian ini adalah pH dan TDS. Kegiatan uji coba dilakukan dengan jarak elektroda 5 cm. Variabel waktu yang digunakan adalah 45 menit, 75 menit, dan 110 menit sedangkan tegangan listrik yang digunakan adalah 20V, 25V, dan 30V. Sistem pengolahan limbah dilengkapi dengan perangkat water level motoring berbasis IoT yang terdiri dari sebuah modul Esp8266 dan sensor ultasonik HC-SR04 yang digunakan untuk memonitoring ketinggian limbah dalam reaktor. Hasil yang diperoleh menunjukkan untuk limbah cair batik sebanyak 10 liter, variabel yang paling baik untuk digunakan adalah dengan menggunakan 30 volt, jarak elektroda 5 cm, dan lama proses 70 menit, menyebakan penurunan TDS sebanyak 64,39% dan perubahan nilai pH dari 3 menjadi 6. Hal ini menunjukkan hasil pengolahan menghasilkan keluaran limbah yang sesuai baku mutu yang berlaku.
A A SIMPLE OF IOT BASED SOCIAL CONTACT TRACKING FOR INFECTIOUS PATIENT USING ULTRASONIC SENSOR: A PRELIMINARY STUDY Iful Amri; Jesi Pebralia
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v7i2.18192

Abstract

One of the efforts to inhibit the transmission of infectious diseases caused by viruses and bacteria is through applying physical distancing. This study aims to create a contact monitoring tool for patients who have been infected with contagious diseases based on ultrasonic sensors and the internet of things (IoT). This instrumentation system consists of four ultrasonic sensors mounted on the left, right, front and rear sides. The sensor will detect the distance of the object that is approaching directly. Then, the measurement data of each sensor will be sent to the cloud and accessed through the Blynk application. The results show that the performance of each ultrasonic sensor is excellent and can be applied as a distance measuring device between patients and other people. The calibration results show that the ultrasonic sensor can measure a distance of 10-200 cm with an R squared value of 0.999-1. In addition, the ESP8266 also shows excellent performance. ESP8266 can send data to the cloud to be accessed and displayed in the form of a bar graph on a mobile phone. Thus, the overall system can be stated that the instrumentation system has functioned and is working well.
APLIKASI METODE VLF (VERY LOW FREQUENCY) DAN METODE RESISTIVITAS UNTUK ESTIMASI SEBARAN LAVA BASALT BERSTRUKTUR BANTAL DI DAERAH WATUADEG KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA Adrian Rahmat Nur Adrian; Febrian Dedi Sastrawan; Bayu Achil Sadjab; Sismanto Sismanto
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v7i2.18211

Abstract

Penelitian tentang estimasi sebaran lava basalt berstruktur bantal telah di lakukan di daerah Watuadeg Kecamatan Berbah Kabupaten Sleman D.I. Yogyakarta dengan menggunakan metode VLF (Very Low Frequency) dan metode resistivitas untuk mengetahui variasi nilai rapat arus ekuivalen dan resistivitas bawah permukaan, serta arah penyebaran lava bantal. Pengukuran metode VLF sebanyak 5 lintasan yang berarah Barat – Timur dan 3 lintasan berarah Utara – Selatan. Pengukuran metode resistivitas sebanyak 9 titik dengan setengah panjang bentangan (AB/2) adalah 200 meter dalam area pengukuran 2 km2. Hasil pengolahan data resistivitas menunjukkan nilai variasi resistivitas bawah permukaan adalah 10,9 Ωm– 109  Wm yang diidentifikasi sebagai resistivitas soil, 32,3 Ωm – 122 Ωm diindikasikan sebagai resistivitas tuf, 286 Ωm – 888 Ωm diidentifikasi sebagai resistivitas lava bantal, 112 Ωm – 167 Ωm diidentifikasi sebagai resistivitas aglomerat dan 2,72 Ωm – 36,2 Ωm diindikasikan sebagai resistivitas lempung. Nilai rapat arus ekuivalen (RAE)  di daerah Watuadeg bervariasi antara 60 % - 240 %. Berdasarkan hasil korelasi antar penampang RAE dengan penampang korelasi resistivitas diperkirakan bahwa sebaran lava basalt berstruktur bantal di daerah Watuadeg bersumber dari bukit yang terletak di sebelah Barat kali Opak dengan arah sebarannya menerus ke arah Selatan.
ANALISIS PERFORMA TIMBAL DAN BESI MEREDAM RADIASI FOTON 2 MEV DENGAN SIMULASI MONTE CARLO Sitti Yani
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v7i2.18224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa dua material perisai, Timbal dan Besi, dalam mengatenuasi partikel foton berenergi 2 MeV dengan simulasi Monte Carlo (MC). Kode MC EGSnrc digunakan sebagai perangkat lunak yang mensimulasikan interaksi sumber foton dengan material perisai. Sumber diletakkan pada jarak 10 cm, 50 cm, dan 100 cm dari perisai. Ketebalan perisai juga divariasikan pada nilai 5 cm, 10 cm, dan 15 cm. Scoring plane didefinisikan setelah perisai yang bertanggung jawab menyimpan data partikel yang melewati perisai dan dianalisis untuk memperoleh karakteristik distribusi spektrum partikel-partikel tersebut. Distribusi spektrum pada kedua material perisai sangat dipengaruhi oleh jarak antara sumber dengan perisai dan ketebalannya. Jarak sumber dan perisai yang jauh menyebabkan meningkatnya jumlah partikel yang melewati perisai baik pada Timbal maupun Besi. Sementara itu, interaksi Compton dan efek fotolistrik terjadi ketika foton memasuki material perisai. Perisai yang tebal menyebabkan foton mendeposisikan keseluruhan energinya ketika berinteraksi dengan atom perisai sehingga foton yang sampai pada scoring plane lebih sedikit dibanding pada perisai yang ketebalannya lebih rendah. Partikel sekunder yakni elektron juga dihasilkan akibat interaksi ini. Timbal dapat mengatenuasi lebih dari 90% foton yang melewatinya sedangkan Besi dapat mengatenuasi pada nilai persentase yang lebih rendah. Hal ini dipengaruhi oleh perbedaan densitas kedua material.
SEBARAN MINERAL IKUTAN TIMAH DI WILAYAH BEKAS PENAMBANGAN MENGGUNAKAN METODE SELF POTENTIAL (SP) SEBAGAI INDIKASI AWAL KETERDAPATAN LOGAM TANAH JARANG (LTJ) Tri Kusmita Kusmita; Anisa Indriawati; Yekti Widyaningrum
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v7i2.18282

Abstract

Indonesia mempunyai potensi besar untuk menjadi produsen logam tanah jarang (LTJ) yang semakin dibutuhkan untuk industri dalam negeri ataupun global. Data pusat sumber daya geologi menyebutkan bahwa cadangan mineral LTJ saat ini di Indonesia diperkirakan sekitar 200.000 ton. Endapan LTJ yang berasosiasi dengan batuan granitik dijumpai pada jalur timah Indonesia, salah satunya Bangka Belitung. Mineral tanah jarang (monasit, xenotime dan zircon) diasosiasikan dengan deposit alluvial timah, uranium dan emas. Di kepulauan Bangka Belitung mineral tanah jarang ditemukan sebagai mineral ikutan dari proses penambangan dan ekstraksi mineral timah. Penelitian ini dilakukan untuk melihat sebaran mineral ikutan timah jarang menggunakan metode self potential dan menganalisis indikasi keterdapatan mineral logam tanah jarang menggunakan metode XRF. Metode Self potential dilakukan dengan menerapkan desain akuisisi fixed based. Pengambilan sampel uji XRF dilakukan secara acak yang tersebar di beberapa titik di sepanjang area penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebaran mineral di daerah Danau Ampar tidak tersebarsecara merata. Mineral Quartz Vein dan Pegmatite (+10 hingga + 70 mV) sebagai mineral pembawa bijih timah mendominasi bagian Timur ke arah Baratlaut dan Barat hingga Baratlaut. Berdasarkan metode XRF terdapat indikasi keterdapatan elemen unsur tanah jarang Y, Eu dan Nd dengan kemungkinan mineral LTJ berupa Monazite dan Xenotime.
UJI VARIASI PANJANG BLADE TURBIN ANGIN SUMBU HORIZONTAL DENGAN MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Nur Kholis; Elfi Yuliza; Riska Ekawita
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v7i2.18284

Abstract

Posisi Provinsi Bengkulu yang berada di kawasan pesisir menjadikan provinsi ini memiliki kecepatan angin yang relatif tinggi. Hal ini merupakan peluang energi listrik terbarukan bagi Provinsi Bengkulu. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan panjang blade turbin angin untuk menghasilkan sumber energi listrik terbarukan. Penelitian ini dilakukan dengan merancang bangun hardware dan software turbin angin sumbu horizontal. Turbin angin dilengkapi oleh sensor dan mikrokontroler dalam pembacaan energi yang dihasilkan. Pengujian variasi panjang blade turbin angin dilakukan untuk memperoleh ukuran blade yang paling optimal. Variasi panjang blade yang diujikan 30 cm, 45 cm dan 60 cm. Kalibrasi sensor dan blade dilakukan dalam skala laboratorium dengan menggunakan catu daya, multimeter, anemometer dan kipas sebagai sumber angin. Pengujian turbin angin secara keseluruhan dilakukan di Pantai Sungai Suci Bengkulu. Panjang blade 30 cm menghasilkan nilai tegangan dan arus paling tinggi 9,08 volt dan arus sebesar 32,1 mA pada saat kecepatan angin 4,9 m/s.
ANALISIS DOSIS EFEKTIF TERHADAP CITRA ORGAN PARU PASIEN THORAX MENGGUNAKAN OPTICALLY STIMULATED LUMINESCENCE DOSIMETER (OSLD) Sri Oktamuliani; Rinnesa Apria Ernando; Hasnel Sofyan; Vanessa Illona Giovanni; Fitra Ramadana
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v7i2.18294

Abstract

Instalasi radiologi adalah penunjang pelayan medik di rumah sakit yang memanfaatkan sinar-X untuk keperluan diagnosis terutama organ paru pada pasien thoraks. Paparan sinar-X dapat merusak jaringan dan sel, namun dalam paparan yang sesuai dengan prinsip as low as reasonably achievably (ALARA) dapat memberikan manfaat yang dapat membatasi pasien dari bahaya efek akibat pemakaian sumber radiasi pengion. Penelitian ini bertujuan menghitung dosis efektif pada organ paru yang diterima oleh pasien menggunakan dosimeter pasif berjenis optically stimulated luminescence dosimeter (OSLD) di salah satu rumah sakit di kota Padang. Pengambilan data dilakukan terhadap 20 pasien dewasa usia 20-50 tahun dengan mengukur massa dan tinggi pasien dan OSLD nanoDots dipasangkan pada area thoraks untuk menghitung dosis serap oleh pasien. Data demografi pasien menunjukan bahwa terdapat 50% pasien yang memiliki indek massa tubuh (IMT) normal, 15% pasien dengan IMT gemuk tingkat ringan, 30% IMT gemuk tingkat berat, dan 5% IMT kurus. Dosis yang terbaca pada OSLD nanoDots adalah dosis serap. Dosis efektif yang diterima oleh pasien dihitung dari besarnya dosis serap yang diterima pasien dikalikan dengan faktor bobot radiasi dan organ. Pasien dengan pemberian tegangan 58,5 kVp dan 6,30 mAs menerima dosis efektif tertinggi pada organ paru sebesar 0,027 mSv dan pasien dengan pemberian tegangan 125 kVp dan 1,33 mAs. Hal ini menunjukkan bahwa pasien dengan waktu papar lebih lama, akan menerima dosis yang lebih tinggi walaupun diberikan energi radiasi yang besar kepada pasien.
MICRO-ZONATION STUDY OF POTENTIAL SEISMIC HAZARDS BASED ON PEAK GROUND ACCELERATION (PGA) VALUE IN THE NORTH KONAWE OFFICE AREA Prasepvianto Estu Broto; Nidya Lena Fitriah Laksana; Muh. Said L; Hernawati; Sefrilita; Sefrilita Risqi Adikaning Rani Rani
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 1 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i1.20232

Abstract

The purpose of this study was to determine the potential for seismic hazard based on the peak ground acceleration value in the North Konawe office area. This study uses the HVSR method to obtain the dominant frequency, amplification factor, dominant period, seismic vulnerability index and Peak Ground Acceleration. The results obtained from the microzonation of the distribution of the dominant frequency value with a high category were found at 5 measurement points, the amplification factor with a low category was found at 1 measurement point, the dominant period with a low category was found at 6 measurement points and the seismic vulnerability index with a low category was found at 5 points. measurement. Overall the research area is included in the level of seismic hazard risk, not high potential but in the low category. While the microzonation of the distribution of PGA values ​​obtained values ​​ranging from 23,2381-23,3231 gal which belong to the low seismic hazard risk level. Where it can be described in this area the earthquake that occurred can be felt by many people but caused damage. The light objects that were hung swayed and the windows shook. So it can be concluded that this research area is included in the category of low seismic hazard level
PENGARUH KONSENTRASI AKTIVATOR H3PO4 TERHADAP KARBON AKTIF AMPAS TEBU : Hayatul Hasanah, Ratni Sirait, Ridwan Yusuf Lubis Hayatul Hasanah; Ratni Sirait; Ridwan Yusuf Lubis
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 1 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i1.20265

Abstract

Ampas tebu adalah sisa penggilingan tebu yang sebagian belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Kurang lebih 50% ampas tebu yang diperoleh setiap pabrik gula dijadikan untuk bahan bakar boiler kemudian sisanya ditimbun sebgai buangan. Ampas tebu mempunyai kandungan karbon cukup tinggi sehingga bisa digunakan untuk bahan dasar karbon aktif. Dilakukan penelitian tentang pembuatan karbon aktif ampas tebu dengan menggunakan aktivator H3PO4. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan metode eksperimen secara kuantitatif. Untuk mengetahui mutu karbon aktif dilakukan pengujian meliputi uji kadar air, kadar ZMM, kadar abu dan kadar karbon terikat. Serta diukur luas permukaannya dengan metode methylene blue serta karakterisasi dengan SEM dan FTIR. Luas permukaan terbesar diperoleh pada sampel yang teraktivasi H3PO4 5% yaitu 11,0893 m2/g. Hasil analisis SEM menunjukkan karbon aktif ampas tebu yang teraktivasi H3PO4 5% memiliki pori-pori lebih banyak dibandingkan karbon aktif yang teraktvasi H3PO4 0% dan 15%. Hasil penelitian FTIR menunjukkan terdapatnya gugus fungsi OH, N-H, C=C, C-H alkana, C-O, OH, C-H. Vaiasi karakteristik yang optimum pada karbon aktif ampas tebu terdapat pada sampel B yang memilki nilai kadar air, kadar ZMM, kadar abu dan kadar karbon terikat memenuhi SNI No 06-3730-1995 mengenai karbon aktif. Kata Kunci: Karbon aktif, Ampas Tebu, H3PO4 , SEM, FTIR
KARBON AKTIF TEMPURUNG BUAH NIPAH (NYPA FRUTICANS) MENGGUNAKAN AKTIVATOR NACL: Lisa Astari, Abdul Halim Daulay, Ridwan Yusuf Lubis Lisa Astari; Abdul Halim Daulay; Ridwan Yusuf Lubis
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 1 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i1.20292

Abstract

Tempurung buah nipah dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan karbon aktif setelah melakukan proses aktivasi secara fisika dan kimia hal ini terlihat dari mayoritas hasil pengujian yang telah memenuhi standar arang aktif teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karbon aktif tempurung buah nipah dengan karakteristik yang paling optimum. Metode yang dapat digunakan ialah metode eksperimental dengan pendekatan secara kuantitatif. Proses karbonisasi dilakukan menggunakan oven dengan suhu 500 ºC dalam waktu 1 jam. Proses aktivasi karbon dilakukan yaitu dengan menggunakan furnace pada suhu 105 ºC selama 2 jam. Aktivasi kimia dilakukan menggunakan larutan NaCl dengan variasi konsentrasi 0, 4, 6, dan 8 M, diaduk menggunakan magnetic strirrer. Analisis yang dilakukan yaitu uji kadar air, kadar zat mudah menguap, kadar abu, dan kadar karbon.Metode karakterisasi yang digunakan adalah Scanning Electron Microscopy (SEM) dan UV-Vis (ultra violet visible). Hasil pengukuran kadar air adalah sebesar 5,47 – 7,72%, kadar zat mudah menguap sebesar 24,62 – 36,10%, kadar abu sebesar 8,79 – 26,45%, dan kadar karbon sebesar 37,45 – 66,59%. Seiring dengan peningkatan konsentrasi aktivasi maka cenderung terjadi penurunan pada nilai kadar air, kadar zat mudah menguap, dan kadar abu. Serta terjadi kenaikan pada nilai kadar terikat. Mikrostruktur permukaan karbon aktif tempurung buah nipah menunjukkan terbentuknya pori-pori seiring dengan bertambahnya konsentrasi aktivasi. Karbon aktif tempurung buah nipah dengan karakteristik yang optimum dihasilkan pada konsentrasi aktivasi 8 M.

Page 11 of 28 | Total Record : 271


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 1 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 1 Vol. 10 No. 3 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 3 Vol. 10 No. 2 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 2 Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1 Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3 Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2 Vol. 9 No. 1 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 1 Vol. 8 No. 3 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 3 Vol. 8 No. 2 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 2 Vol. 8 No. 1 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 1 Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2 Vol. 7 No. 1 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 1 Vol. 6 No. 2 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 2 Vol. 6 No. 1 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 1 Vol. 5 No. 2 (2020): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 2 Vol. 5 No. 1 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 5 No 1 Vol. 4 No. 2 (2019): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 2 Vol. 4 No. 1 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 4 No 1 Vol. 3 No. 2 (2018): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 2 Vol. 3 No. 1 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 3 No 1 Vol. 2 No. 2 (2017): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 2 Vol. 2 No. 1 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 2 No 1 Vol. 1 No. 2 (2016): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 2 Vol. 1 No. 1 (2015): JOP (Journal Online of Physics) Vol 1 No 1 Vol 1, No 1 (2015): JoP More Issue