cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502731X     DOI : 10.37887/jimkesmas
Core Subject : Health,
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018)" : 27 Documents clear
ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI KANKER PAYUDARA TERHADAP PASIEN RSUD BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2017 Sunarti, Dhian Ephis; Yusran, Sartiah; Pratiwi, Arum Dian
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.138 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.3924

Abstract

Kanker payudara adalah suatu penyakit neoplasma ganas yang merupakan suatu pertumbuhan jaringanpayudara abnormal yang berbeda dengan jaringan sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisisseberapa besar faktor risiko paparan asap rokok, usia melahirkan anak pertama, riwayat menggunakan kontrasepsihormonal, usia menarche yang mempengaruhi kanker payudara terhadap pasien poli Bedah/Onkologi RSUDBahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2017. Jenis Penelitian ini adalah dengan menggunakan rancanganpenelitian analitik observasional menggunakan desain case control study. Populasi dalam penelitian ini adalahseluruh pasien Poli Bedah/Onkologi RSUD Bahteramas, sampel dalam penelitian ini berjumlah 78 sampel yakni 39kasus dan 39 kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian pada tingkatkepercayaan 95% menunjukkan faktor risiko tinggi Kanker payudara yakni riwayat menggunakan kontrasepsihormonal diperoleh nilai OR = 2, 875 dengan Lower limit = 1,143 dan Upper limit = 7,230; dan usia menarchediperoleh nilai OR = 2,755 dengan Lower limit = 1,061 dan Upper limit = 7,156. Artinya bahwa kontrasepsi hormonaldan usia menarche masing-masing memiliki OR 2 kali berisiko dapat meningkatkan kanker payudara, begitu puladengan nilai LL dan UL masing-masing tidak mencakup nilai 1. Sedangkan yang bukan merupakan faktor risikokanker payudara yakni paparan asap rokok diperoleh nilai OR = 1,108 dengan Lower limit = 0,456 dan Upper limit =2,697; dan usia melahirkan anak pertama diperoleh nilai OR = 1,677 dengan Lower limit = 0,684 dan Upper limit =4,110. Artinya bahwa paparan asap rokok dan usia melahirkan anak pertama bukan merupakan faktor risiko kankerpayudara karena masing-masing nilai LL dan UL mencakup nilai 1 secara statistic. Saran yang diajukan yaitu untukmelakukan promosi kesehatan tentang kanker payudara sehingga mengetahui faktor risiko kanker payudara dandapat di cegah atau dapat dideteksi secara dini sehingga angka kejadian kanker payudara tidak meningkat.Kata kunci :Penyakit kanker payudara, paparan asap rokok, usia melahirkan anak pertama, riwayat menggunakankontrasepsi hormonal, usia menarche.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU DAN POLA MAKAN TERHADAP STATUS GIZI LEBIH PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MOKOAU KOTA KENDARI TAHUN 2018 Laila, Daratul; Zainuddin, Asnia; Junaid, Junaid
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.107 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.3989

Abstract

Gizi lebih merupakan kondisi adanya berat badan melebihi berat badan normal dan k elebihan lemaktubuh. Sehingga berat badan jauh diatas normal. Gizi lebih adalah keadaan tubuh seseorang yang mengalamiberat badan berlebih karena kelebihan jumlah asupan energi yang disimpan dalam bentuk cadangan berupalemak.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dan pola makanterhadap status gizi lebih pada balita di wilayah kerja puskesmas Mokoau kota kendari tahun 2018. Jenispenelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan penelitian cross sectional study. Penelitian inidilaksanakan pada bulan Januari sampai bulan Februari 2018 di puskesmas Mokoau.Teknik pengambilan sampelmenggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 80 responden dengankategori ibu dan anak sebagai responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariatdengan menggunakan uji chi square. Hasil uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95% menunjukan bahwa adahubungan antara pengetahuan ibu dan pola makan terhadap status gizi lebih pada balita di wilayah kerjapuskesmas mokoau kota kendari tahun 2018 dengan didapatkan nilai ρ value pengetahuan ibu sebesar 0,002berarti ρ value ˂ α (0,05) dan didapatkan nilai ρ value pola makan sebesar 0,000 berarti ρ value ˂ α (0,05).Kata Kunci: Status Gizi lebih, Pengetahuan ibu dan Pola Makan
HUBUNGAN PENGETAHUAN, PERSONAL HYGIENE DAN PENYEDIAAN AIR BERSIH DENGAN KEJADIAN SKABIES DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SOROPIA KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE TAHUN 2017 Amelia, Ulfa; Sety, La Ode Muhamad; Tina, Lymbran
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.488 KB)

Abstract

Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi tungau Sarcoptes Scabiei varianhominis. Skabies merupakan salah satu kondisi dermatologis yang paling umum dan sebagian besar terjadi dinegara berkembang dan dapat mengenai lebih dari 10 orang setiap saat dengan tingkat kejadian yang bervariasiantara 0.3-46%. Kelompok yang paling rentan adalah anak-anak, lanjut usia dan penduduk miskin. Tingkatkejadian tertinggi skabies terjadi di negara iklim tropis, kepadatan penduduk tinggi dan sosial ekonomi rendah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, personal hygiene dan penyediaan air bersihdengan kejadian skabies di Wilayah Kerja Puskesmas Soropia Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Tahun 2017.Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional study. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berkunjung di Puskesmas Soropia pada bulan Juni -September 2017dengan jumlah sampel sebanyak 70 orang dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis denganmenggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (ρ=0.000),personal hygiene (ρ=0.000) dan penyediaan air bersih (ρ=0.000) dengan kejadian skabies di Wilayah KerjaPuskesmas Soropia Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Tahun 2017.Kata Kunci : pengetahuan, personal hygiene, penyediaan air bersih, kejadian skabies.
PERSEPSI IBU HAMIL TERHADAP PERTOLONGAN PERSALINAN MENGGUNAKAN TENAGA DUKUN BAYI DI KECAMATAN LAWA KABUPATEN MUNA BARAT TAHUN 2017 Sutrianita, Sutrianita; Junaid, Junaid; Rezal, Farid
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.944 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.4015

Abstract

Kematian ibu merupa kematian seorang wanita banyak terjadi saat hamil, bersalinan, atau 42 hari setelah persaliandengan penyebab yang berhubungan langsung atau tidak langsung terhadap persalinan. penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui persepsi ibu hamil terhadap pertolongan persalinan menggunakan dukun bayi di Kecamatan LawaKabupaten Muna Barat Tahun 2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatankualitatif deskriptif. Pemilihan informan kunci dan informan biasa dilakukan dengan metode snowball sampling.Informan kunci terdari dari 4 orang yakni dukun bayi dan 11 orang informan biasa yakni ibu yang melahirkanmenggunakan dukun bayi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua informan mempunyai sikap yang positifterhadap pertolongan persalinan. Sikap positif terbentuk karena adanya faktor kebudayaan yang turun temurunyang sudah di percaya bahwa dukun bayi memiliki kemampuan untuk menolong persalinan dan mengatasi masalahpada saat persalinan diyakini dukun bayi mempunyai kepercayaan spiritual yang bisa mempermudah persalinan danmencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Faktor ekonomi kemudahan dalam membayar jasa dukun, juga membuatsebagian besar informan merasa tidak perlu khawatir jika ditolong oleh dukun bayi. Selain itu jarak yang dekat anta rainforman dan dukun bayi membuat dukun bayi menjadi pilihan utama dalam pertolongan persalinan seta kedekataninforman dengan dukun bayi mempengaruhi pertolongan persalinan. untuk peneliti selanjutnya yang tertarikmengambil tema yang sama perlu untuk mengkaji lebih lanjut melalui beberapa penelitian tentang pertolonganpersalinan menggunakan dukun bayi.Kata Kunci : Pertolongan persalinan, sikap, norma subyektif, niat
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT CAMPAK PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LASALEPA KECAMATAN LASALEPA KABUPATEN MUNA TAHUN 2016 Agustina, Tasa; Sety, La Ode Muhamad; Tina, Lymbran
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.488 KB)

Abstract

Penyakit campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus campak. Penyakit ini sangat efektifdicegah dengan imunisasi campak yang bertujuan untuk menambah kekebalan tubuh. Imunisasi campak diberikanpada umur sembilan bulan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadiancampak pada balita di wilayah kerja Puskesmas Lasalepa Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna tahun 2016. Jenispenelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasidalam penelitian adalah seluruh balita usia 0-59 bulan yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas LasalepaKecamatan Lasalepa Kabupaten Muna adalah sebanyak 1.030 balita usia 0-59 bulan. Sampel dalam penelitiansebanyak 68 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Hasil analisisstatisitik dengan menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) menunjukkan bahwa statusimunisasi dengan nilai (p value = 0,003), status gizi dengan nilai (p value = 0,002), riwayat kontak dengan nilai (pvalue = 0,000), terdapat hubungan dengan kejadian penyakit campak pada balita di wilayah kerja PuskesmasLasalepa Kecamatan Lasalepa Tahun 2016. Sedangkan riwayat pemberian vitamin A dengan nilai (p value = 0,126)tidak terdapat hubungan dengan kejadian penyakit campak pada balita di wilayah kerja Puskesmas LasalepaKecamatan Lasalepa Tahun 2016. Diharapkan kepada Dinas Kesehatan/Puskesmas untuk memberikan penyuluhanterkait imunisasi campak dan para ibu balita diharapkan melakukan imunisasi campak pada waktunya danmemperhatikan status gizi balita agar penyakit campak dapat dicegah.Kata kunci: Penyakit Campak, status imunisasi, status gizi, riwayat kontak, riwayat pemberian vitamin A.
PENGARUH PIK REMAJA DALAM MENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN MOTIVASI PENDIDIKAN PENDEWASAAN USIA PERNIKAHAN (PUP) PADA SISWA SMAN 1 LATAMBAGA KABUPATEN KOLAKA TAHUN 2017 Khayrunniza, Andini
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.078 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.4741

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), remaja adalah penduduk yang berumur 10-19 tahun.Hasil sensus pada tahun 2015 menunjukkan satu dari empat atau 25% penduduk Indonesia adalahremaja. Hal ini tidak lepas dari permasalahan seks bebas dan kesehatan reproduksi pada remajasehingga menyebabkan pernikahan usia muda. Data dari tahun 2013-2016 menunjukkan bahwasebanyak 10.903 kasus pernikahan terjadi di Kota Kolaka. Berdasarkan data tersebut, pernikahanyang terdaftar di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Latambaga dari tahun 2013 -2016 sebanyak1.238 kasus dan 239 pernikahan diantaranya dilakukan oleh remaja berusia <19-20 tahun. Tujuanpenelitian ini yaitu mengetahui pengaruh PIK Remaja dalam meningkatkan pengetahuan, sikap danmotivasi pendidikan Pendewasaan Usia Pernikahan (PUP) pada siswa SMAN 1 Latambaga KabupatenKolaka tahun 2017. Metode penelitian menggunakan Pra Eksperimental dengan rancangan Onegroup pre test-post test. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 1 Latambaga KotaKolaka yang berjumlah 210 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability samplingdengan cara simple random sampling sehingga didapatkan sampel berjumlah 138 orang. Datadianalisa menggunakan uji Mc Nemar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatanpengetahuan, sikap dan motivasi pada responden yaitu pengetahuan p value (0,000) < α (0,05), sikapp value (0,000) < α (0,05), dan motivasi p value (0,000) < α (0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwaada pengaruh PIK Remaja dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan motivasi pendidikanPendewasaan Usia Pernikahan (PUP) pada siswa SMAN 1 Latambaga Kabupaten Kolaka tahun 2017.Kata Kunci : PUP, PIK Remaja
ANALISIS PENGISIAN DOKUMEN REKAM MEDIS PASIEN BPJS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DEWI SARTIKA TAHUN 2017 Munsir, Noviani; Yuniar, Nani; Nirmala, Fifi; Suhadi, Suhadi
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.543 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.4742

Abstract

Rekam medis merupakan salah satu bagian penting dalam membantu pelaksanaan pemberian pelayanankepada pasien di rumah sakit. Rekam medis digunakan sebagai acuan pasien selanjutnya, terutama pada saatpasien itu berobat kembali, rekam medis pasien harus siap apabila pasien berobat kembali. Kelengkapanpengisian dokumen rekam medis oleh tenaga kesehatan akan memudahkan tenaga kesehatan lain dalammemberikan tindakan atau terapi kepada pasien. Ketidaklengkapan rekam medis akan menyebabkan mutu rekammedis di rumah sakit kurang baik. Selain itu, ketidaklengkapan rekam medis akan mempengaruhi penentuan tarifpelayanan pasien BPJS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelengkapan pengisian rekam medispasien BPJS rawat inap di RSU Dewi Sartika tahun 2017 ditinjau dari pengetahuan, ketersediaan dokumen rekammedis, dan prosedur tetap. Penelitian ini menggunakan pola deskriptif dengan pendekatan kualitatif denganrancangan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan yang cukup oleh informan tidak sesuaidengan perilaku kepatuhan dalam pengisian dokumen rekam medis. Faktor yang mempengaruhi kelengkapanrekam medis yaitu dokter yang tidak menetap, petugas rekam medis yang bekerja tidak sesuai dengan spesifikasipendidikan, tidak adanya sosi alisasi prosedur tetap dan pelatihan rekam medis rumah sakit .Kata Kunci: Kelengkapan, Rekam Medis, BPJS, Rawat Inap

Page 3 of 3 | Total Record : 27


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1A (2024): Vol 8, No 4 (2023): Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 3 (2023): Vol 8, No 2 (2023): Vol 8, No 1 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2023): Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 4 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 3 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 4 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat More Issue