cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502731X     DOI : 10.37887/jimkesmas
Core Subject : Health,
FKM UHO dari berbagai disiplin ilmu kesmas, diantaranya epidemiologi, administrasi kebijakan kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, biostatistika, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 550 Documents
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMA NEGERI 4 KENDARI TAHUN 2016 Wulandari, Syamsinar; Lestari, Hariati; Fachlevy, Andi Faizal
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.104 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1239

Abstract

Obesitas merupakan suatu kelainan atau penyakit yang terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara energi yangmasuk dengan energi yang keluar sehingga menyebabkan terjadinya penimbunan jaringan lemak dalam tubuh secaraberlebihan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada remaja diSMA Negeri 4 Kendari Tahun 2016. Metode penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectionalstudy. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 29 Februari sampai 5 Maret 2016 dan bertempat di SMA Negeri 4 Kendari.Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah seluruh siswa kelas X dan XI di SMA Negeri 4 Kendari yaitu sebanyak 1.133siswa, dengan jumlah sampel sebesar 89 orang. Hasil penelitian menggunakan analisis Chi Square dengan α=0,05menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola makan (PValue= 0,018), aktivitas fisik (PValue = 0,000), uang jajan (PValue  =0,017) dan  parental fatness (PValue = 0,004) dengan kejadian obesitas serta tidak terdapat hubungan antara durasi tidur(PValue= 0,654) dengan kejadian obesitas. Disarankan bagi pihak sekolah perlu diadakannya program kesehatan padapenderita obesitas melalui usaha kesehatan sekolah (UKS) atau bimbingan dan konseling (BK) seperti : diet sehat remaja,melakukan senam pagi seminggu sekali, melakukan kegiatan rutin jalan santai bersama dengan seluruh siswa dan guru agarmenumbuhkan kesadaran untuk hidup sehat.Kata kunci : obesitas, pola makan, tingkat aktivitas fisik, uang jajan, parental fatness, durasi tidur
STUDI PELAYANAN KESEHATAN PESERTA BPJS DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KENDARI TAHUN 2016 Annur, Wa Ode Fifin; Lisnawaty, Lisnawaty; Akifah, Akifah
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.468 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.3030

Abstract

Mutu pelayanan rumah sakit dapat mempengaruhi penilaian dari pasien sebagai customer rumah sakit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelayanan kesehatan peserta BPJS di ruang rawat inap rumah sakitBhayangkara Kendari tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptifmenggunakan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, pemeriksaan dokumen, dandokumentasi dengan peneliti berperan sebagai instrumen utama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwapelayanan administrasi di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari mudah dan tidak berbelit-belit. Dari aspek PelayananMedis di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari diketahui bahwa pelayanan medis yang dilakukan oleh dokterterhadap pasien dilakukan dengan baik, ramah, sopan, mulai dari cek tekanan darah, menanyakan keluhan pasien,dan dengan tidak langsung memeriksa melainkan bertanya tentang mengenai keluhan penyakit apa yang dideritapasien. Dari aspek Pelayanan Keperawatan dapat diketahui bahwa setiap pelayanan keperawatan yang dilakukanoleh tenaga perawat tersebut memuaskan pasien, sudah cepat, segera dan akurat serta efisien dan efektif.Sedangkan Pelayanan Penunjang Medis di dapatkan hasil bahwa pelayanannya tidak mempersulit dalammemperoleh pelayanan penunjang karena sudah disediakan oleh petugas serta kemampuan petugas dalammemberikan penjelasan terkait pelayanan penunjang tersebut. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah semuapelayanan yang diberikan dirumah sakit Bhayangkara sudah baik, seperti pelayanan administrasi, pelayananmedis, pelayanan keperawatan dan pelayanan penunjang medis.Kata Kunci : pelayanan administrasi, pelayanan medis, pelayanan keperawatan, pelayanan penunjang medis .
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEJALA DERMATITIS KONTAK PADA PEKERJA BENGKEL MOTOR DI WILAYAH KOTA KENDARI TAHUN 2016 Putri, Sartika Aulia; Nirmala, Fifi; Akifah, Akifah
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.93 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2856

Abstract

Salah satu masalah dalam kesehatan kerja adalah penyakit akibat kerja. Penyakit Akibat Kerja yaitu penyakit yangdisebabkan oleh perkerjaan atau lingkungan kerja. Penyakit akibat kerja yang sering terjadi adalah dermatitiskontak. Dermatitis kontak adalah dermatitis disebabkan bahan atau substansi yang menempel pada kulit.Terjadinya dermatitis kontak dapat juga di sebabkan oleh tiga faktor yaitu faktor kimiawi, faktor mekanis/fisik,faktor biologis. Dari faktor-faktor tersebut, faktor yang paling banyak disebabkan karena faktor kimiawi.Dermatitits kontak pada pekerja bengkel motor diakibatkan oleh paparan penggunaan air aki ( asam sulfat), sertaproduk minyak bumi seperti minyak pelumas, bensin, serta cairan pendingin. Accu zuur (H2SO4 pekat). Tujuandalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gejala dermatitis kontakpada pekerja bengkel motor di Kota Kendari 2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengandisain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja bengkel motor di Kota Kendaritahun 2016 yang berjumlah 459 pekerja dan sampel dalam penelitian ini adalah 58 orang. Hasil, ada hubunganantara masa kerja dengan gejala dermatitis kontak dengan ρ value = 0,004, tidak ada hubungan antara riwayatpenyakit kulit dengan gejala dermatitis kontak dengan ρ value 0,487, tidak ada hubungan antara personal hygienedengan gejala dermatitis kontak dengan ρ value 0,429, ada hubungan antara penggunaan APD dengan gejaladermatitis kontak dengan ρ value 0,007.Kata Kunci : Gejala Dermatitis, Masa Kerja, Riwayat Penyakit Kulit, Personal Higiene, Penggunaan APD
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN FUNGSI PARU PADA PEKERJA BAGIAN REFINERY DPT.ANTAM Tbk UBPN SULTRA TAHUN 2016 WINDARI, DIAH; Karimuna, Siti Rabbani; Ardiansyah, Ririn Teguh
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.427 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1247

Abstract

Tenaga kerja sebagai sumber daya manusia memegang peranan utama dalam proses pembangunanindustri dan peranan sumber daya manusia perlu mendapat perhatian khusus baik keselamatan, maupunkesehatan kerjanya. Risiko bahaya yang dihadapi oleh tenaga kerja adalah bahaya kecelakaan dan penyakit kerja.Diantara gangguan kesehatan akibat lingkungan kerja, debu merupakan bahaya yang dapat menyebabkangangguan fungsi paru utamanya para pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar debu,penggunaan APD, masa kerja, kebiasaan olahraga, dan mengukur fungsi paru karyawan bagian refinery di PT.AntamTbk UBPN Sultra. Jenis penelitian ini observasional dengan pendekatan Cross sectional study dengan jumlah sampel50 orang. Penelitian dilakukan pada bulan maret hingga april tahun 2016. Pengumpulan data dilakukan denganmenggunakan kuesioner, pengukuran menggunakan Dust Meter pada debu dan Spirometry pada Fungsi Paru.Analisis data yang dilakukan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi square dan uji phi dengan uji alternatifnyauji Kolmogorov Smirnov. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara kadar debu dengan gangguanfungsi paru (p=0,031), terdapat hubungan antara penggunaan APD dengan gangguan fungsi paru (p=0,030),terdapat hubungan antara masa kerja dengan gangguan fungsi paru (p=0,039), dan terdapat hubungan antarakebiasaan olahraga dengan gangguan fungsi paru (p=0,048). Disarankan bagi perusahaan untuk mengadakan teskesehatan rutin minimal setahun sekali, memberikan masker yang sesuai untuk daerah berdebu yaitu masker yangterbuat dari bahan filter, sedangkan untuk para pekerja sebaiknya melakukan kegiatan olahraga rutin untukmenjaga keadaan paru- paru tetap baik.Kata kunci : Gangguan Fungsi Paru, Kadar Debu, Masa Kerja, Penggunaan APD, dan Kebiasaan Olahraga.
STUDI PROSES PENGAJUAN KLAIM PASIEN BPJS INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA KENDARI TAHUN 2017 Asis L, Indrawati; Lisnawaty, Lisnawaty; Andisiri, Wa Ode Sitti NurZalmariah
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.651 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.3410

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) adalah badan hukum yang dibentuk dengan Undang-Undanguntuk menyelenggarakan program jaminan sosial sebagai tindak lanjut dari pada Jaminan Kesehatan Nasional(JKN) bertujuan untuk pembiayaan kesehatan. Untuk itu, dalam rangka memahami dengan jelas dan lengkapsystem kesehatan maka perlulah dipahami pula tentang subsistem pembiayaan kesehatan. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui proses pengajuan klaim pada pasien BPJS Instalasi rawat inap Rumah Sakit UmumDaerah Kota Kendari tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Penelitian ini dilakukan di RSUD Kota Kendari. Namun kenyataanya hal ini masih kurang dimengerti dan dipahamisepenuhnya dimana masih terdapat permasalahan antara pelayanan kesehatan yang diterima dengan tuntutanpengajuan klaim dan rumah sakit, yaitu pengajuan klaim tidak sesuai dengan prosedur dan jumlah klaim yangditerima rumah sakit tidak sesuai dengan jumlah yang diklaimkan rumah sakit sehingga menimbulkan masalahbagi RSUD Kota Kendari. Kelengkapan pengisian dokumen rekam medis sangat penting dilakukan. Rekam medisberfungsi sebagai tanda bukti sah yang dimiliki oleh setiap pasien dan dapat dipertanggungjawabkan secarahukum. Oleh karena itu, rekam medis yang lengkap harus diisi dengan lengkap dan jelas tentang semuapelayanan yang diberikan kepada pasien. Ketidaklengkapan kode diagnosis/tindakan yang berisi tentang datamedis pasien akan mempengaruhi proses penentuan dalam klaim BPJS. Dari hasil penelitian menunjukan bahwamasih terdapat beberapa masalah dalam proses pengklaiman salah satunya adalah ketidak lengkapan berkasklaim dan perbedaan jumlah pembayaran klaim yang diterima oleh rumah sakit.Kata Kunci: BPJS, Kelengkapan Informasi, Persetujuan Klaim, Pembayaran Klaim
GAMBARAN KUALITAS AIR SUMUR GALI PADA PEMUKIMAN WARGA DI SEKITAR BEKAS TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) SAMPAH PUNGGOLAKA KOTA KENDARI 2016 Miharto, Diet Sution; Karimuna, Siti Rabbani; Fachlevy, Andi Faizal
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.339 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.3415

Abstract

Sumur gali merupakan salah satu sumber penyediaan air bersih bagi masyarakat di pedesaan maupun perkotaanyang harus ditunjang dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuigambaran kualitas air sumur gali pada pemukiman warga di sekitar Bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA)Sampah Punggolaka Kota Kendari 2016. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak lima sampel air sumur gali.Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan parameter fisik air menunjukkan dari lima sumur gali ter sebutpada aspek suhu tidak memenuhi syarat sedangkan aspek zat padat terlarut memenuhi syarat menurut PeraturanPemerintah Nomor 82 tahun 2001 yaitu suhu 26-29°C dan kadar zat padat terlarut ≤ 1000 Mg/L. Kualitas air sumurgali berdasarkan parameter kimia menunjukkan dari lima sumur gali tersebut pada aspek pH telah memenuhisyarat, DO tidak memenuhi syarat, BOD tidak memenuhi syarat dan COD tidak memenuhi syarat menurutPeraturan Pemerintah Nomor 82 tahun 2001. Kualitas air sumur gali berdasarkan parameter biologi airmenunjukan dari lima sumur gali yang diteliti, pada aspek E.coli dua sumur gali memenuhi syarat (100 jml/100 ml)dan tiga sumur gali tidak memenuhi syarat (200 jml/100 ml) , menurut Peraturan Pemerintah Nomor 82 tahun2001 yakni <100 jml/100 ml dan aspek total coliform semua memenuhi syarat. Disarankan kepada pemerintahdaerah seperti PDAM meningkatkan pendistribusian air bersihnya sehingga dapat terlayani 100% cakupan airbersih khususnya di kelurahan Punggolaka bekas tempat pembuangan akhir dan kepada masyarakat tidakmenggunakan air tersebut sebagai sumber air minum serta dapat memperbaiki kondisi lingkungan fisik sumur.Kata kunci : kualitas air, sumur gali, bekas TPA Punggolaka
IDENTIFIKASI KADAR TIMBAL (Pb) PADA BUAH APEL (Malus pumila) YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL SE-KOTA KENDARI TAHUN 2016 Aurina, Ija Isti; Sahrudin, Sarudin; Ibrahim, Karma
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.148 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i6.2866

Abstract

Logam timbal (Pb) dapat masuk ke tubuh melalui makanan jajanan yang dijual di pinggir jalan dalam keadaanterbuka. Hal ini akan lebih berbahaya lagi apabila makanan tersebut didagangkan dalam waktu yang lama. Timbal(Pb) yang terdapat dalam asap-asap kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber pencemaran terhadapbuah-buahan yang dijual di pinggir jalan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakanmetode Spektrofotometri Serapan Atom dan pengambilan data secara total sampling. Sa mpel dalam penelitian iniberjumlah 44 Pedagang dan 44 sampel buah apel, buah apel yang dijadikan sampel adalah jenis buah apel Fujidimana apel-apel tersebut dikumpulkan dari masing-masing penjual buah yang berjualan di seluruh Pasar se-KotaKendari antara lain Pasar Kota, Pasar Mandonga, Pasar Peddys, Pasar buah, Pasar Baruga, Pasar wua -wua, danPasar Anduonohu, kemudian dilakukan pengujian Laboratorium. Hasilnya adalah 44 sampel apel tersebut terdapattimbal didalamnya dengan konsentrasi rata-rata adalah 0,0078 mg/kg dan konsentrasi tertinggi adalah 0,0652mg/kg. Hasil yang didapatkan tersebut masih dibawah nilai ambang batas berdasarkan Standar Nasional Indonesia(SNI) tahun 2009 yaitu 2,0 mg/kg. Selain itu diperoleh juga hasil dari pengetahuan pedagang tentang bahayalogam timbal yaitu 24 pedagang (54,5%) berpengetahuan cukup dan 20 pedagang (45,5%) berpengatahuankurang, semua pedagang memiliki sikap yang baik tentang bahaya timbal yaitu sebesar 44 pedagang (100%) dantindakan pedagang yang berkategori baik tentang bahaya timbal sebesar 23 pedagang (52,3%) dan memilikitindakan kurang baik sebesar 21 pedagang (47,7%).Kata Kunci : Timbal (Pb), Buah Apel, Pasar, Pengetahuan, Sikap, Tindakan.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA WANTULASI KECAMATAN WAKORUMBA UTARA KABUPATEN BUTON UTARA TAHUN 2015 Jumiati, Jumiati; Majid, Ruslan
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.835 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v1i3.1253

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit infeksi akut dan menular yangdisebabkan oleh virus dengue yang disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan sering menimbulkanwabah/kejadian luar biasa (KLB). Insidensi penyakit DBD meningkat secara dramatis diberbagaiNegara di seluruh dunia dalam beberapa dekade terakhir. Tahun 2014,  jumlah kasus DBD diIndonesia berjumlah 100.347 kasus dengan jumlah kematian 907 orang (Incidence Rate/Angkakesakitan=39.80 per 100.000 penduduk dan CFR=0.90%). Pada tahun 2015, untuk pertama kalinyadilaporkan adanya kasus DBD di Desa Wantulasi dengan total penderita berjumlah 24 orang. Tujuandari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor risiko kejadian penyakit DBD di Desa WantulasiKecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara Tahun 2015. Desain penelitian ini adalahanalitik observasional dengan rancangan case control. Sampel terdiri dari 24 kasus dan 24 kontroldengan rasio 1:1 dipadankan menurut alamat/dusun. Analisis data dilakukan dengan menggunakanuji Mc Nemar. Pengaruh antara variabel independen dengan variabel dependen ditentukanberdasarkan Odds Ratio (OR) pada Confidens Interval (CI) 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwasecara signifikan yang merupaka faktor risiko kejadian penyakit DBD di Desa Wantulasi yaitu UpayaPemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) nilai (OR = 3.25 ; p=0.049) dan menggantung pakaian (OR=5 ;p=0.039). Sedangkan variable yang bukan merupakan faktor risiko kejadian DBD di Desa Wantulasiyaitu kebiasaan tidur siang (OR=1.6 ; p=0.581), penggunaan obat anti nyamuk (repellent) (OR=2.75 ;p=0.118) serta penggunaan kelambu (OR= 1.25 ; p=1.000). Diharapkan agar masyarakatmeningkatkan pencegahan dan penanggulangan DBD secara komprehensif dan berkesinambunganagar terhindar dari penyakit DBD dan dapat meminimalisir risiko penyakit DBDKata Kunci : Faktor risiko, Demam Berdarah Dengue, PSN, menggantung pakaian
STUDI PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) DI PUSKESMAS MOKOAU KOTA KENDARI TAHUN 2017 Indrayani, Siti; sakka, ambo; Paridah, Paridah
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.597 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v2i7.3420

Abstract

Bantuan Operasional Kesehatan merupakan bantuan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah untukpercepatan pencapaian target prioritas nasional khususnya MDGs bidang kesehatan tahun 2015, melalui peningkatankinerja Puskesmas dan jaringannya serta Poskesdes/Polindes, Posyandu dan UKBM lainnya dalam menyelenggarakanpelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif. Pelaksanaan pengelolaan dana BOK masih belum berhasildigunakan di Puskesmas Mokoau disebabkan masih ada program yang ditunjang oleh dana BOK yang cakupannyabelum mencapai target SPM. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai pengelolaan dana BOK diPuskesmas Mokoau Kota Kendari tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan indepth interviewdan dengan pendekatan fenomenologis. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam pada informan kunci(Kepala Puskesmas sekaligus Bendahara BOK dan Pegawai Dinas Kesehatan Pengelola BOK) yang terlibat secaralangsung dalam pengelolaan dana BOK, dan informan biasa (programmer yaitu tenaga kesehatan yang berjumlah 4orang) yang mengamati serta terlibat dalam pelaksanaan pengelolaan dana BOK. Hasil penelitian menunjukan bahwaperencanaan dilakukan pada awal tahun dalam mi ni lokakarya. Pelaksanaan yang perlu diperhatikan yaitu Jadwalkegiatan disesuaikan dengan jadwal di POA, target SPM. Pencatatan dan pelaporan meliputi hasil pencapaian targetkegiatan yang dilakukan, penggunaan dana, waktu pelaksanaan serta dilengkapi bukti penggunaan dana. Namun dalampelaksanaannya masih ada keterlambatan programmer dalam pembuatan SPJ, serta masyarakat yang tidak pedulidengan lingkungan dan kesehatannya.Kata kunci: Perencanaan, Pelaksanaan, Pencatatan dan Pelaporan Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE, PENGETAHUAN DAN PEMAKAIAN SARUNG TANGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT DERMATITIS KONTAK PADA PEMULUNG SAMPAH DITPA PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2016 Dewi, Sitti Rosma; tina, Lymbran; Nurzalmariah, Wa Ode Sitti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.488 KB)

Abstract

Dermatitis kontak adalah dermatitis yang disebabkan oleh bahan atau substansi yang menempel pada kulit.Dikenal dua jenis dermatitis kontak, yaitu dermatitis kontak iritan yang merupakan respon nonimunologi dandermatitis kontak alergik yang diakibatkan oleh mekanisme imunologi k spesifik. Berdasarkan data 10 besarpenyakit terbanyak dan rekam medik yang diperoleh dari Puskesmas Puuwatu bahwa jumlah kasus dermatitispada tahun 2014 pasien yang berobat sebanyak 1.141 orang, sedangkan pada tahun 2015 dari bulan Januarisampai Desember adalah sebanyak 1.139 orang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubunganpersonal hygiene, pengetahuan dan pemakaian sarung tangan dengan kejadian penyakit dermatitis kontak padapemulung sampah di TPA Puuwatu kota kendari tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah p enelitiandeskriptif analitik dengan desain studi cross sectional (potong lintang). Populasi dalam penelitian ini adalahseluruh pemulung yang bekerja di TPA Puuwatu berjumlah 60 orang. Sampel dari penelitian ini sebanyak 60orang dengan tehnik pengambilan sampel total sampling. variabel penelitian ini yaitu personal hygiene,pengetahuan dan pemakaian sarung tangan. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkatkepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada hubungan yang signifikan antara personallhygiene dengan kejadian penyakit dermatitis kontak dengan ni lai value 0,001, Tidak ada hubungan yangsignifikan antara pengetahuan dengan kejadian penyakit dermatitis kontak dengan nilai value 0,27. Adahubungan yang signifikan antara pemakaian sarung tangan dengan kejadian penyakit dermatitis kontak dengannilai value 0,000.Kata Kunci: personal hygiene, pemakaian sarung tangan, pemulung sampah dan dermatitis kontak.

Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2024): Vol 9, No 1A (2024): Vol 8, No 4 (2023): Vol 8, No 3 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 3 (2023): Vol 8, No 2 (2023): Vol 8, No 1 (2023): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2023): Vol 7, No 4 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 3 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Vol 7, No 1 (2022): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 4 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 3 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 2 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 6, No 1 (2021): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 4 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 3 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 2 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 5, No 1 (2020): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 4 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 3 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 4 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 4 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 2 (2018) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 8 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 7 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 6 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 5 (2017): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 4 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 3 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Vol 1, No 2 (2016): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat More Issue