cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
GARIS adalah e-jurnal mahasiswa Jurusan Arsitektur terbitan Jurusan Arsitektur Universitas Halu Oleo. E-jurnal terbit tiga kali dalam setahun, merupakan media pendokumentasian dan publikasi karya tulis ilmiah yang berisikan hasil rancangan, teori, dan telaah ilmu Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2021)" : 10 Documents clear
PERENCANAAN GEDUNG BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI SULAWESI TENGGARA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU Ramayana, Wa Ode; Ma’ruf, Annas; Arsyad, Muhammad
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBadan pengembangan sumber daya manusia adalah sebuah badan/institusi yang bertugas mengembangkansumber daya manusia aparatur sipil negara. Yang memiliki fungsi bangunannya sebagai penunjang urusanpemerintahan yang menjadi kewenangan daerah di bidang pendidikan dan pelatihan. Di samping itu gedungBPSDM merupakan gedung negara sehingga dalam proses penyusunan konsep tidak lepas pada pedomanPembangunan Bangunan Gedung Negara. Adapun persyaratan tata bangunannya meliputi peruntukan danintensitas bangunan gedung, arsitektur bangunan gedung, dan pengendalian dampak lingkungan. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif, yaitu Data diambil dengan studi literatur, pengumpulan data, survei,wawancara dan studi banding. Data dikumpulkan sesuai tujuan penelitian. Penelitian di tujukan sebagai berikut:1) Untuk menentukan lokasi yang sesuai dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM)Provinsi Sulawesi Tenggara. 2) Untuk merencanakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM)Provinsi Sulawesi Tenggara dengan penerapan konsep Arsitektur Hijau. Penerapan arsitektur hijau diaplikasikan pada pengolahan ruang dan tampilan bangunan. Pada pengolahan ruang lebih memfokuskan kepadapencahayaan dan penghawaan ruang. Sedangkan, pada tampilan bangungan penggunaan green roof, penggunaandouble skin façade, penggunaan panel kaca, dan penggunaan panel surya.Kata Kunci: Arsitektur Hijau, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Sulawesi TenggaraABSTRACTThe human resource development agency is an agency/institution tasked with developing human resourcesfor the state civil apparatus. Which has the function of the building as a support for government affairs whichare the regional authority in the field of education and training. In addition, the BPSDM building is a statebuilding so that in the process of drafting the concept it cannot be separated from the guidelines for theDevelopment of State Buildings. The building design requirements include the designation and intensity of thebuilding, the architecture of the building, and the control of environmental impacts. This study uses qualitativemethods, namely data taken by literature studies, data collection, surveys, interviews and comparative studies.Data were collected according to the research objectives. The research was aimed as follows: 1) To determinethe appropriate location for the Human Resources Development Agency (BPSDM) of Southeast SulawesiProvince. 2) To plan the Human Resources Development Agency (BPSDM) of Southeast Sulawesi Province withthe application of the concept of Green Architecture. The application of green architecture is applied to theprocessing of space and the appearance of the building. In processing space, it focuses more on lighting and airconditioning. Meanwhile, on the appearance of the building the use of green roofs, the use of double skinfacade, the use of glass panels, and the use of solar panels.Keywords: Green Architecture, Human Resources Development Agency and Southeast Sulawesi
PENERAPAN ARSITEKTUR FUTURISTIK PADA PUSAT MUSIK DI KOTA KENDARI Sumule, Wandra Layuk; Andreas H.B, Asri; Sjamsu, Arief Saleh
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMusik merupakan bagian dari kesenian yang tidak terpisahkan dari kehidupan umat manusia dimana tiap saat baik sengajamaupun tidak sengaja selalu didengar dan dinikmati oleh berbagai kelompok umur dari anak-anak, dewasa, hingga orang tua.Banyaknya kegiatan yang berkaitan dengan musik di Kota Kendari membuktikan bahwa perkembangan musik selalumeningkat dari tahun ke tahun. Oleh karena itu pusat musik di Kota Kendari dengan pendekatan futuristik ini dirancang untukmenjawab kebutuhan masyarakat akan musik. Penelitian ini ditujukan sebagai berikut: (1) Untuk menentukan lokasi dan tapakPusat Musik di Kota Kendari; (2) Untuk merancang Pusat Musik di Kota Kendari; (3) Untuk menerapkan konsep futuristikdalam merancang Pusat Musik di Kota Kendari. Adapun metode perancangan yang digunakan adalah pengumpulan data,analisa, dan tahap perancangan. Hasil dari pusat musik merupakan bangunan berlantai 2 yang letaknya sangat strategis, beradadi kawasan perdagangan dan jasa di pusat kota dan dapat dijangkau dari berbagai arah. Pusat musik ini tidak hanya menampungkegiatan konser namun juga menunjang aktivitas latihan, berkumpul, dan jual beli. Bangunan ini menerapkan konsep futurisikpada desain bentuk, fasad, dan interior yang sejalan dengan perkembangan musik yang terus berkembang hingga ke masadepan.Kata Kunci: Kendari, Arsitektur Futuristik, Pusat Musik.ABSTRACTMusic is a part of art that is inseparable from human life where every time, intentionally or unintentionally, is always heardand enjoyed by various age groups from children, adults, to the elderly. The number of activities related to music in KendariCity proves that the development of music always increases from year to year. Therefore, the music center in Kendari City witha futuristic approach is designed to answer the community's need for music. This research is aimed as follows: (1) Todetermine the location and footprint of the Music Center in Kendari City; (2) To design a Music Center in Kendari City; (3) Toapply the futuristic concept in designing the Music Center in Kendari City. The design method used is data collection, analysis,and the design phase. The result of the music center is a 2-story building which is very strategically located, in the trade andservice area in the city center and can be reached from various directions. This music center not only accommodates concertactivities but also supports practice activities, gatherings, and buying and selling. This building applies the futuristic concept tothe design of forms, facades, and interiors that are in line with the development of music that continues to grow into the future.Keywords: Kendari, Futuristic Architecture, Music Center.
PUSAT PENJUALAN BUKU DAN ALAT TULIS KANTOR (ATK) DI KOTA KENDARI DENGAN PENDEKATAN KENYAMANAN THERMAL Irawati, Linda; Kotta, M. Husni; Rianty, Hapsa
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPusat Penjualan Buku dan Alat Tulis Kantor (ATK) merupakan bangunan komersial dibidang bisnis retail bertujuan untukmembantu masyarakat dengan mudah dalam mendapatkan informasi, penambah wawasan ilmu pengetahuan melalui buku ataumedia cetak serta untuk memenuhi kebutuhan penunjang lainnya. Penelitian di tunjukan untuk: (1), menentukan tapak/site yangsesuai dengan Pusat Penjualan Buku dan Alat Tulis Kantor di Kota Kendari. (2), Untuk merancang Pusat Penjualan Buku danAlat Tulis Kantor di Kota Kendari. (3), Untuk menerapkan konsep Kenyamanan Thermal pada Pusat Penjualan Buku dan AlatTulis Kantor di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu data diambil dengan studi literatur,pengumpulan data, survey, wawancara dan studi banding. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Teknik analisisdata dilakukan dengan cara data direduksi dan data disajikan. Berdasarkan hasil desain penelitian ini disimpulkan tapak beradadi area strategis yang merupkan kawasan pendidikan tinggi, pemerintahan, dan perdagangan jasa. Pada tapak terdapat jaringanutilitas kota. Penerapan kenyamanan thermal lebih diaplikasikan pada penataan ruang dalam bangunan dan bahanmaterial yang dipakai.Kata Kunci : Pusat Penjualan Buku dan Alat Tulis Kantor, Kenyamanan Thermal, Kota KendariABSTRACTThe Center for Sales of Books and Office Stationery (ATK) is a commercial building in the retail business sector which aimsto help the public easily obtain information, increase knowledge through books or print media and to meet other supportingneeds. The research is aimed at: (1) determining the appropriate site for the Center for Sales of Books and Office Stationery inKendari City. (2), To design a Sales Center for Books and Office Stationery in Kendari City. (3), To apply the concept ofThermal Comfort at the Center for Sales of Books and Office Stationery in Kendari City. This study uses qualitative methods,namely data taken by literature studies, data collection, surveys, interviews and comparative studies. Data sources consist ofprimary and secondary data. The data analysis technique was carried out by reducing the data and presenting the data. Basedon the results of this research design, it is concluded that the site is in a strategic area which is an area of higher education,government, and trade in services. At the site there is a city utility network. The application of thermal comfort is more appliedto the spatial arrangement in the building and the materials used.Keywords : Book and Office Stationery Sales Center, Thermal Comfort, Kendari City
DESAIN SEMPADAN SUNGAI KADIA SEBAGAI RUANG TERBUKA HIJAU PERKOTAAN Al Ikhsan, Ainussalbi
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKawasan ruang terbuka hijau (RTH) merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas fisik wilayah perkotaan. RTH yang berada di wilayah perkotaan dikategorikan sebagai RTH Perkotaan (urban greenery open space). Tujuan pembentukan RTH di wilayah perkotaan adalah untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup perkotaan yang nyaman, segar, indah, bersih dan sebagai sarana lingkungan perkotaan serta menciptakan keserasian lingkungan alami dan lingkungan binaan yang berguna untuk kepentingan masyarakat. RTH Kali Kadia merupakan salah satu RTH perkotaan yang terletak di pusat Kota Kendari. Merupakan ruang terbuka yang terbentuk dari zona perlindungan sempadan sungai. Dari segi fungsi RTH Kali Kadia memiliki potensi pengembangan baik dari fungsi lingkungan, ekonomi, dan social budaya. Akan tetapi potensi-potensi yang ada dalam kawasan tidak diiringi dengan penataan dan kontrol yang baik sehingga menimbulkan banyak masalah. Masalah penurunan kualitas lingkungan dalam kawasan khusunya area sungai, masalah tata bangunan kawasan, sampai dengan masalah fungsi kawasan yang sudah tidak sesuai dengan peraturan daerah yang ada. Metode Penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini dan metode eksperimental digunakan untuk mendapatkan model desain ruang terbuka yang sesuai untuk nantinya menjadi arahan pengembangan kawasan RTH sempadan sungai Kadia. Penelitian ini menghasilkan sebuah desain sempadan sungai yang dapat digunakan sebagai salah satu ruang terbuka hijau perkotaan yang menitikberatkan konsep dasar perlindungan ekologi kawasan sempadan sungai dengan mempertahankan dan memaksimalkan lingkungan alamiah. Selain fungsi perlindungan, aktivitas publik masyarakat tetap diberikan ruang untuk dikembangkan dengan model terbatas dan terencana sehingga perkembangan kawasan secara menyeluruh dapat lebih tertata. Dengan pengembangan kawasan RTH seperti ini diharapkan terbentuk suatu kesinambungan antara preservasi lingkungan, pengembangan sosial ekonomi masyarakat yang pada akhirnya dapat mendukung visi dan misi Kota Kendari sebagai kota layak huni yang berbasis ekologiKata Kunci: Sempadan sungai, ruang terbuka hijauABSTRACTGreen open space is an important part in improving the physical quality of urban areas. Green open space in urban areas is categorized as urban green open space. The purpose of establishing green open spaces in urban areas is to improve the quality of the urban living environment that is comfortable, fresh, beautiful, clean and as a means of the urban environment as well as to create harmony between the natural environment and the built environment that is useful for the benefit of the community. Kali Kadia green open space is one of the urban green open spaces located in the center of Kendari City. It is an open space formed from a river border protection zone. In terms of the function of the green open space, Kali Kadia has the potential for development in terms of environmental, economic, and socio-cultural functions. However, the potentials that exist in the area are not accompanied by good management and control, causing many problems. The problem of decreasing environmental quality in the area, especially the river area, the problem of regional building management, to the problem of regional functions that are not in accordance with existing regional regulations. Qualitative research methods were used in this study and experimental methods were used to obtain an appropriate open space design model to later become a direction for the development of the Kadia river border green open space area. This study resulted in a river border design that can be used as an urban green open space that focuses on the basic concept of protecting the ecology of the river border area by maintaining and maximizing the natural environment. In addition to the protection function, public activities are still given space to be developed with a limited and planned model so that the overall development of the area can be more organized. With the development of green open space areas like this, it is hoped that a continuity between environmental preservation, socio-economic development of the community will be formed which in turn can support the vision and mission of Kendari City as a livable city based on ecology.Keywords: River border, green open space
Perencanaan Gedung Kesenian dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular di Kabupaten Muna Marwan, La Ode; Halim, Halim; Alikhsan, Ainusalbi
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKabupaten Muna memiliki visi pemerintahan yang berfungsi untuk terwujudnya daerah sebagai pusatperekonomian dan kebudayaan suku Muna dengan tagline pariwisata Mai Tewuna. Oleh karena itu dibutuhkan tempatuntuk fasilitas menampung potensi daerah berdasarkan tata nilai budaya, menampung kegiatan pengembangan danpelestarian budaya sebagai bagian dari wujud pusat kebudayaan kabupaten Muna. Keanekaragaman kesenian sukuMuna dapat di jadikan sebagai obyek wisata budaya. Namun, di era globalisasi ini pelaksanaan kegiatan-kegiatankesenian tersebut telah jarang di temukan. Generasi-generasi penerus secara perlahan mulai melupakan keseniandaerahnya sendiri. Hal ini disebabkan karena pementasan tradisi kesenian suku Muna tidak di lakukan secaramenyeluruh dan kurang terdata dengan baik. Selain itu infrastruktur maupun wadah yang dapat memfasilitasimasyarakat terutama generasi muda untuk mempelajari, Memahami dan mengembangkan kebudayaan Munacenderung belum ada. Sehingga implementasi dari pelestarian kesenian suku Muna terhadap generasi penerus tidakberjalan dengan optimal. Selain itu, Dalam konteks perwujudan arsitektural, bentuk bangunan diupayakan tampilsebagai ekspresi budaya masyarakat setempat. bukan saja yang menyangkut fisik bangunannya, tetapi juga semangatdan jiwa yang terkandung di dalamnya. Bangunan tradisional sebagai ekspresi budaya tidak hanya sekedar menyusunelemen-elemen material bangunan menjadi bangunan secara utuh, akan tetapi arsitektur juga berperan padapembentukan ruang-ruang sosial dan simbolik, sebuah “ruang” menjadi cerminan dari perancang dan masyarakat yangtinggal di dalamnya. Tujuan rancangan ini adalah untuk perencanaan Gedung kesenian dengan pendekatan arsitekturNeo-Vernakular di Kabupaten Muna yang dapat mewadahi seluruh aktivitas yang akan berlangsung di dalamnya.Rancangan dilakukan dengan Metode deskriptif, yaitu menceritakan atau menerangkan data-data mengenai masalahperencanaan dan analisa komparatif yaitu mengumpulkan data-data melalui studi perbandingan dengan sarana-saranasejenis. Rancangan bangunan dilakukan dengan mempertimbangkan hal-hal antara lain; kesesuaian dengan fungsibangunan sebagai fasilitas kegiatan perdagangan yang terbuka, bersifat umum, fleksibel dan dinamis, karakter dan citrabangunan modern yang ingin ditampilkan, unsur-unsur arsitektural (skala, proporsi, ritme, kesatuan dankeseimbangan). Hasil dari penelitian ini berupa konsep dan desain bangunan.Kata kunci: Gedung Kesenian, Arsitektur Neo-VernakularABSTRACTMuna Regency has a government vision that functions to realize the region as an economic and cultural center forthe Muna tribe with the tourism tagline Mai Tewuna. Therefore, a place is needed for facilities to accommodateregional potential based on cultural values, to accommodate cultural development and preservation activities as partof the form of the cultural center of Muna Regency. The diversity of art of the Muna tribe can be used as a culturaltourism object. However, in this era of globalization, the implementation of these artistic activities has rarely beenfound. The next generations slowly began to forget their own local arts. This is because the performance of the Munatribal art tradition is not carried out thoroughly and is not properly recorded. In addition, the infrastructure andfacilities that can facilitate the community, especially the younger generation, to learn, understand and develop Munaculture tend to not exist. So that the implementation of the preservation of the Muna tribal art for the next generationdoes not run optimally. In addition, in the context of architectural embodiment, the form of the building is sought toappear as an expression of the culture of the local community. not only regarding the physical building, but also thespirit and soul contained in it. Traditional buildings as cultural expressions are not only composed of buildingmaterial elements into a complete building, but architecture also plays a role in the formation of social and symbolicspaces, a "space" being a reflection of the designer and the people who live in it. The purpose of this design is to planan art building with a Neo-Vernacular architectural approach in Muna Regency which can accommodate all theactivities that will take place in it. The design is carried out using a descriptive method, which is to tell or explain dataon planning problems and comparative analysis, namely to collect data through comparative studies with similarmeans. The building design is carried out by considering the following things; conformity with the function of thebuilding as a facility for open, general, flexible and dynamic trade activities, the character and image of the modernbuilding to be displayed, architectural elements (scale, proportion, rhythm, unity and balance). The results of thisstudy are in the form of building concepts and designs.Keywords: Art Building, Neo-Vernacular Architecture
PUSAT PELATIHAN KETERAMPILAN DAN PENDIDIKAN DISABILITAS FISIK DI KOTA KENDARI DENGAN PENDEKATAN AKSESIBILITAS Try Tandilangi, Yolanda Intan; Santi, Santi; Al Ikhsan, Ainussalbi
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSalah satu permasalahan pada perkotaan ialah terjadinya peningkatan daya saing terhadap Kesempatan Kerja. Adapunbagi Penyandang Disabilitas adanya stigma negatif masyarakat (faktor eksternal) dan menuntun pada rasa rendah diri(faktor internal) yang mengakibatkan Penyandang Disabilitas semakin kesulitan dalam mencapai maupun memperoleh hakkesempatan kerja mereka. Jumlah Disabiltias tertinggi Kota Kendari yaitu Disabilitas Fisik dengan jumlah 78 jiwa dari 263jiwa (Kemensos,2019). Perancangan Pelatihan Keterampilan dan Pendidikan bagi Disabilitas Fisik bertujuan meningkatkankualitas diri dan daya saing kerja sehingga menyingkirkan stigma negatif masyarakat dan meningkatkan kepercayaan diriPenyandang Disabilitas terkhususnya Disabilitas Fisik dalam terlibat pada Kesempatan kerja. Pengumpulan Data melaluiMetode Kualitatif yaitu hasil studi literatur, serta observasi pada objek serupa. Di lanjutkan dengan Analisa Data dalammenghasilkan Konsep Perancangan hingga Desain. Adapun kesimpulan dari uraian pembahasan, yaitu; Pertama, penentuanlokasi didasarkan pada Teori Community Use “Kedekatan pusat komunitas dan potensi pengkolaborasian fasilitas”. Kedua,dalam mewujudkan ruang yang fungsional bagi Disabilitas Fisik, maka perancangan didasarkan pada PendekatanAksesibilitas yang berlandaskan Asas Kemudahan, Asas Keselamatan, Asas Kegunaan, dan Asas Kemandirian, denganturut dilengkapi pedoman Design for Accessibility.Kata Kunci: Kesempatan Kerja, Disabilitas Fisik, Aksesiblitas, Kota Kendari.ABSTRACTOne of urban’s main problem is the increasing competitiveness of Employment Opportunity. However, for people withdisabilities there are negative stigmas (as an external factor) from the society and leads to low self-esteem (as an internalfactor) in which complicates their space in obtaining their Employment Opportunity’s rights. The highest number of thetype of Disabilities in Kendari City is Physical Disability with 78 out of 263 people (Kemensos,2019). The planning ofTraining and Learning Center for Physical Disabilities are aiming to escalate self-quality and competiveness to removenegative stigmas of the society and to increase the confidence of Disabilities especially Physical Disabilities in theirattempt on Employment Opportunity. Data collecting is through Qualitative Method in which is the result of literaturestudy, also observation on the same object. And continued with Data Analysis into Concept yielding to the Design. As forthe conclusion; First, site selection is based on the Community Use “Proximity of community centers and potential jointuseof facilities.”. Second, to embody functional spaces for Physical Disability, the design is up to Accessibility Approachwhich principled by Convenience, Safety, Usefulness and Independency, complemented by guideliness of Design forAccessibility.Keywords: Employment Opportunity, Physical Disability, Accessiblity, Kendari City.
PUSAT KEBUGARAN DAN RELAKSASI DI KOTA KENDARI DENGAN PENDEKATAN GREEN ARCHITECTURE Sriwiarty, Restu Dwiastuti; Faslih, Arman; Aulia, Weko Indira Romanti
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPusat Kebugaran Dan Relaksasi di Kota Kendari didesain dengan pendekatan Green Architecture, yang manamenitikberatkan perancangan dengan berupaya menerapkan elemen-elemen alami terhadap bangunan sehingga dapatmeningkatkan kenyamanan dan kesehatan penggunanya. Penelitian ini ditujukan untuk merencanakan bangunan yangmemberikan wadah untuk pelayanan masyarakat secara fisik dan mental berupa olahraga dan relaksasi denganmemperhatikan kriteria lokasi yang sesuai di kota kendari, untuk menciptakan rancangan yang mampu memenuhikebutuhan pengguna, untuk menciptakan desain bangunan dengan memperhatikan prinsip dan strategi Green Architectureyang tepat untuk diaplikasikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam ranah perancangan arsitektur. Dataprimer yakni mengenai hasil surfey antusiasme masyarakat Kendari terhadap bangunan sejenis. Data sekunder yaknimengenai Green Architecture serta Pusat Kebugaran dan Relaksasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studiliteratur, wawancara terstruktur, dan studi banding. Adapun kesimpulan dari penelitian ini sebagai berikut : memanfaatkanlahan secara efesien, memanfaatkan vegetasi yang telah ada sebagai elemen ruang luar, memaksimalkan bukaan bangunan,pemaksimalan vegetasi sebagai peneduh kawasan, penggunaan Secondary Skin dan Green Wall, serta penggunaan warnayang lebih natural.Kata Kunci: Pusat Kebugaran dan Relaksasi, Green Architecture.ABSTRACTThe Fitness and Relaxation Center in Kendari City is designed with a Green Architecture approach, which focuses ondesign by trying to apply natural elements to the building so that it can improve the comfort and health of its users. Thisstudy is aimed at planning buildings that provide a place for physical and mental community services in the form of sportsand relaxation by taking into account the criteria for suitable locations in the city of Kendari, to create designs that areable to meet user needs, to create building designs by taking into account the principles and strategies of GreenArchitecture. the right one to apply. This study uses qualitative methods in the realm of architectural design. The primarydata is about the results of the Kendari community's enthusiasm for similar buildings. Secondary data is about GreenArchitecture and Fitness and Relaxation Centers. Data collection techniques were carried out by studying literature,structured interviews, and comparative studies. The conclusions of this study are as follows: utilizing land efficiently,utilizing existing vegetation as an element of outdoor space, maximizing building openings, maximizing vegetation as ashade area, using Secondary Skin and Green Wall, and using more natural colors.Keywords : The Fitness and Relaxation Center, Green Architecture.
PERENCANAAN PUSAT EDUKASI SAMPAH TPA PUUWATU KENDARI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGI Asror, Muhammad Tajul; Kotta, M. Husni; Aspin, Aspin
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSampah plastik menjadi salah satu permasalahan yang dialami oleh berbagai negara di dunia karena sifatnyayang sulit diurai dan menjadi salah satu faktor terbesar pencemaran lingkungan. Di Indonesia salah satu kotapenyumbang sampah yaitu Kota Kendari, dimana penyumbang sampah terbesar di Kota Kendari berada pada daerah– daerah yang merupakan wilayah sentral perekonomian.Penelitian ini ditujukan untuk Bagaimana merancangdesain bangunan yang dapat mewadahi kegiatan Pusat Edukasi Sampah TPA Puuwatu dengan pendekatanArsitektur Ekologi. Rancangan dilakukan dengan metode pengumpulan data lapangan melalui wawancara tidakterstruktur dan studi pustaka maupun studi literatur. Kemudian dilanjutkan dengan analisis data yang menghasilkankonsep perancangan, desain, serta maket. Desain Pusat Edukasi Sampah TPA Puuwatu Kota Kendari DenganPendekatan Konsep Arsitektur Ekologi bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat kota kendaritentang sampah dan dampak yang ditimbulkan oleh sampah yang mencemari lingkungan dengan cara pencegahanmelalui penyediaan wadah dan fasilitas pendidikan dengan metode teori dan praktek.Kata Kunci : Edukasi, TPA ,Ekologi.ABSTRACTPlastic waste is one of the problems experienced by various countries in the world because it is difficult todecompose and is one of the biggest factors in environmental pollution. In Indonesia, one of the cities thatcontributes to waste is Kendari City, where the largest waste contributor in Kendari City is in areas which are thecentral areas of the economy. The design was carried out using field data collection methods through unstructuredinterviews and literature studies as well as literature studies. Then proceed with data analysis that produces designconcepts, designs, and mockups. The design of the Puuwatu TPA Waste Education Center in Kendari City with anEcological Architectural Concept Approach aims to provide an understanding for the Kendari city community aboutwaste and the impact caused by waste that pollutes the environment by means of prevention through the provision ofeducational containers and facilities with theoretical and practical methods.Keywords: Education, TPA, Ecology.
PENERAPAN PRINSIP ARSITEKTUR METAFORA PADA GEDUNG OLAHRAGA KARATE DI KABUPATEN MUNA BARAT Musabir, Fajrimus; Ma’ruf, Annas; Arsyad, Muhammad
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKGedung olahraga karate-do di kabupaten muna barat hendaknya di desain dengan arsitektur metafora, yang manaarsitektur metafora adalah kiasan atau ungkapan bentuk, diwujudkan dalam bangunan dengan harapan akan menimbulkantanggapan dari orang yang menikmati atau yang memakai karyanya. Penelitian ini ditujukan untuk merancang gedungolahraga karate-do dengan menerapkan konsep metafora pada fasad bangunan. Penelitian ini menggunakan metodearsitektur dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer antara lain data tapak dan data ranting karate yang ada diKabupaten Muna Barat. Sumber data sekunder antara lain arsitektur metafora dan gedung olahraga. Teknik pengumpulandata dilaksanakan dengan cara data direduksi dan data disajikan. Penelitian ini disimpulkan sebagai berikut; (1) tapakbangunan gedung olahraga karate-do terletak di Jalan Poros Marobea, Desa Marobea, Kecamatan Sawerigadi KabupatenMuna Barat;(2) Tapak ditentukan sesuai dengan teori centrall place adalah keadaan dimana sebuah daerah dapat menjadisebuah pusat yang memberikan dampak dan kebutuhan bagi daerah-daerah disekitarnya. Pengolahan tapak menghasilkansite plan;(3) kebutuhan ruang diperoleh dari literatur mengenai Gedung Olahraga Tipe C yang diaplikasikan padarancangan bangunan; (4) penerapan bentuk bangunan melalui transformasi bentuk dengan menerapkan prinsip dariArsitektur Metafora.Kata kunci : Gedung olahraga, Arsitektur MetaforaABSTRACTThe karate-do sports building in the West Muna Regency should be designed with metaphorical architecture, in whichmetaphorical architecture is a figure of speech or expression of form, embodied in a building with the hope that it will elicita response from people who enjoy or use their work. This research is aimed at designing a karate-do sports building byapplying the concept of metaphor to the facade of the building. This study uses architectural methods with a qualitativeapproach. Primary data sources include tread data and karate branch data in West Muna Regency. Secondary datasources include metaphorical architecture and sports buildings. The data collection technique was carried out by reducingthe data and presenting the data. This research is concluded as follows; (1) the site of the karate-do sports building islocated on Jalan Poros Marobea, Marobea Village, Sawerigadi District, West Muna Regency; (2) The site determinedaccording to the theory of central place is a situation where an area can become a center that has an impact and need forthe surrounding areas. Processing of the site produces a site plan; (3) space requirements are obtained from the literatureon Type C Sports Building which is applied to building design; (4) application of building form through shapetransformation by applying the principles of Metaphor ArchitectureKeyword: Sport Center, Architecture of Metaphor
PENERAPAN HIGH-TECH ARSITEKTUR PADA TERMINAL PENUMPANG PELABUHAN KAPAL CEPAT DI KOTA KENDARI Iklan, Iklan; Andreas HB, Asri; Rosyidah, Sitti
GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTerminal Penumpang Pelabuhan Kapal Cepat di Kota Kendari hendaknya didesain dengan High-tech Arsitektur. HightechArsitektur dipilih karena sejalan dengan prinsip dibentuknya terminal penumpang pelabuhan kapal cepat di KotaKendari yang mengutamakan kemudahan dan efisensi pelayanan bagi penumpang.. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untukmendapatkan tapak pada bangunan terminal penumpang pelabuhan kapal cepat di Kota Kendari; (2) Untuk merencanakankebutuhan ruang pada bangunan terminal penumpang pelabuhan kapal cepat di Kota Kendari.; (3) penerapan konsep Hightechpada bangunan terminal penumpang pelabuhan kapal cepat di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metodeperancangan arsitektur dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer antara lain data tapak. Teknik pengumpulan datadilaksanakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara datadireduksi, data disajikan, dan data disimpulkan. Berdasarkan proses penelitian diproses perancangan diperoleh: Pertama,penempatan tapak bangunan terminal penumpang pelabuhan kapal cepat di Kota Kendari terletak pada lokasi yang sesuaidengan Rencan Tata Ruang Wilayah Kota mengenai standar perencanaan terminal pelabuhan; Kedua keberadaan daribangunan terminal penumpang pelabuhan kapal cepat bertujuan untuk mewadahi berbagai kegiatan dan kebutuhanpenumpang terminal pelabuhan kapal cepat di kota kendari agar lebih efektif dan teratur; Ketiga, konsep High-techarsitektur diterapakan pada aspek tampilan bangunan maupun aspek pelayanan yang mengutamakan fungsi dan efisiensi.Kata Kunci: Terminal Penumpang Pelabuhan Kapal Cepat, High-Tech Arsitektur.ABSTRACTThe Passenger Terminal of the Fast Ship Port in Kendari City should be designed with High-tech Architecture. High-techarchitecture was chosen because it is in line with the principle of establishing a fast ship port passenger terminal inKendari City which prioritizes convenience and efficiency of service for passengers. The aims of this research are: (1) Tofind the footprint on the passenger terminal building of the fast ship port in Kendari City; (2) To plan the spacerequirements for the passenger terminal building of the fast ship port in Kendari City; (3) the application of theconceptHigh-tech to the passenger terminal building of the fast ship port in Kendari City. This study uses architectural designmethods with a qualitative approach. Primary data sources include site data. Data collection techniques were carried outby means of observation, interviews, and documentation. The data analysis technique was carried out by reducing the data,presenting the data, and inferring the data. Based on the research process, the design process was obtained: First, the siteplacement of the passenger terminal building for the fast ship port in Kendari City is located in a location that is inaccordance with the City Spatial Plan regarding port terminal planning standards; Second, the existence of the fast shipport passenger terminal building aims to accommodate various activities and needs of the fast ship port terminalpassengers in the city of Kendari to be more effective and orderly; Third, the concept of High-tech architecture is appliedto aspects of building appearance and service aspects that prioritize function and efficiency.Keywords: Fast Ship Harbor Passenger Terminal, High-Tech Architecture.

Page 1 of 1 | Total Record : 10