cover
Contact Name
Nadzirin
Contact Email
jsepfpikuho@gmail.com
Phone
+6281342713802
Journal Mail Official
jsepfpikuho@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Perikanan. Jalan HEA Mokodompit Kampus Baru UHO, Kendari Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502664X     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jsep.v6i4
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan ini memuat hasil-hasil penelitian yang berkenaan dengan segala aspek bidang ilmu Sosial Ekonomi Perikanan. Sosial Ekonomi Perikanan (sistem agribisnis, analisis biaya-manfaat dan analisis efektivitas biaya, pemasaran hasil perikanan, strategi marketing mix, lembaga pemasaran, saluran pemasaran, efektifitas pemasaran dll). Ekonomi sumber daya dan lingkungan (sumber daya dan harga valuasi barang lingkungan, dan indikator kualitas lingkungan). Sosiologi perikanan (aspek sosial masyarakat perikanan pesisir). Kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya perikanan dan lingkungannya (evaluasi dan pengembangan instrumen kebijakan lingkungan, analisis dampak kebijakan lingkungan sektoral, pemodelan dan simulasi, pengaturan kelembagaan, dan proses perumusan kebijakan dan aplikasi)
Articles 232 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA USAHA BAKSO IKAN DI KOTA KENDARI Ronggur, Andreas Yordan S; Budiyanto, -; Piliana, Wa Ode
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 1 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.451 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i1.13013

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja usaha bakso ikan di Kota Kendari. Penelitian ini dilakukan pada usaha-usaha pembuatan bakso ikan di Kota Kendari. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan dari November 2018 hingga Januari 2019. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 80 responden yang diperoleh melalui accident sampling (pengambilan sampel secara kebetulan). Data diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Data yang dikumpulkan meliputi jumlah produksi, jumlah tenaga kerja, upah, umur, tingkat pendidikan, pengalaman usaha, peralatan, jumlah bahan baku dan biaya produksi. Data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan analisis deskriptif, analisis produktivitas tenaga kerja dengan rumus produktivitas = Output/Input dan analisis regresi non linear berganda dengan persamaan Y= b0.X1b1.X2b2.X3b3.e. Hasil analisis produktivitas menunjukkan nilai rerata produktivitas tenaga kerja adalah 437 biji/Hari Kerja Pria. Hasil pengujian serentak menunjukan hasil Fhitung adalah sebesar 78,250 dengan nilai signifikansi 0,000α (α = 0,1). Hasil pengujian parsial menunjukkan bahwa variabel upah (X1) memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,094 dan signifikansi 0,232, variabel peralatan (X2) memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,159 dan signifikansi 0,006 dan variabel bahan baku (X3) memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,895 dan signifikansi 0,000. Hasil analais regresi non linear berganda menunjukkan bahwa secara serentak variabel upah (X1), peralatan (X2) dan bahan baku (X3) berpengaruh nyata terhadap produktivitas tenaga kerja (Y) usaha pembuatan bakso ikan. Secara parsial faktor peralatan (X2) dan bahan baku (X3) berpengaruh nyata terhadap produktivitas Tenaga Kerja (Y).Kata Kunci : Bakso Ikan, Produktivitas Tenaga Kerja, Variabel yang Berpengaruh
KAJIAN SALURAN PEMASARAN IKAN LAYANG (Decapterus spp) DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) KOTA KENDARI Harlawati, -; Budiyanto, -; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 1 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.699 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i1.13018

Abstract

ABSTRAKPenelitan ini dilaksanakan pada bulan November - Desember 2018 bertempat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sodohoa Kota Kendari. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui saluran pemasaran, marjin pemasaran dan efisiensi saluran pemasaran ikan layang. Penelitian menggunakan metode simple random sampling, dengan jumlah responden 20 nelayan, 10 pedagang pengumpul dan 10 pedagang pengecer. Data diperoleh melalui wawancara berdasarkan kuesioner observasi langsung. Data yang dikumpulkan harga jual, volume penjualan dan saluran pemasaran. Data dianalisis secara deskriptif dan analisis farmer’share. Hasil penelitian menunjukan bahwa saluran pemasaran ikan layang terdiri dari dua saluran yaitu : saluran pemasaran I dari nelayan ke pedagang pengumpul, pedagang pengumpul ke pedagang pengecer, kemudian pedagang pengecer dan ke konsumen. Sedangkan saluran pemasaran II, nelayan ke pedagang pengecer,  kemudian ke konsumen. Marjin pemasaran saluran I sebesar Rp6,500/Kg sedangkan marjin saluran pemasaran II sebesar Rp5,000/Kg. Efesiensi pemasaran saluran I 66%, sedangkan efesiensi pemasaran saluran II 78%, sedangkan kedua saluran pemasaran tidak efisien.Kata Kunci: Saluran Pemasaran, marjin, efisiensi, Ikan Layang, TPI Kendari
ANALISIS PERBEDAAN PENDAPATAN ABON IKAN DENGAN JENIS ABON LAIN (STUDI KASUS UD. “BONESA” KELURAHAN KAMBU KECAMATAN POASIA KOTA KENDARI) Sila, Nur; Budiyanto, -; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 2 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.194 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i2.14613

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di UD. Bonesa Kelurahan Kambu Kecamatan Poasia Kota Kendari pada bulan Januari sampai Febuari 2018, dengan tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pendapatan abon ikan dengan jenis abon lain (abon sapi, abon ayam) pada UD. Bonesa.Penelitian ini adalah penelitian studi kasus, Respoden penelitian adalah pemilik usaha dan tenaga kerja yang berjumlah 7 orang. Variabel yang diukur/diamati adalah kegiatan produksi yaitu persiapan alat dan bahan, proses pembuatan, proses pengemasan, proses pemasaran dan biaya-biaya yang digunakan untuk memproduksi abon ikan antara lain biaya tetap dan biaya variabel. Data tersebut diperoleh melalui observasi, wawancara langsung dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis pendapatan dan t-test independent (uji beda 2  mean). Hasil analisis menunjukkan rata-rata pendapatan abon ikan yang diperoleh sebesar Rp 71.849/kg, sedangkan rata-rata pendapatan jenis abon lain (abon sapi, abon ayam) sebesar Rp 59.567/kg. Pendapatan abon ikan lebih besar karena jumlah produksi yang dihasilkan lebih banyak dan permintaan dari konsumen terus meningkat dibandingkan jenis abon lain. Hasil uji t juga menunjukan bahwa kedua pendapatan tersebut berbeda nyata (t hitung > t tabel).Kata kunci: Abon Ikan, pendapatan, permintaan
ANALISIS KOMPARATIF KEUNTUNGAN USAHA BUDIDAYA TAMBAK MONOKULTUR DAN POLIKULTUR DI DESA PASSARE APUA KECAMATAN LANTARI JAYA KABUPATEN BOMBANA Karsilawati, Wa Ode Kiki; Nurdiana, -; Piliana, Wa Ode
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 3 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.604 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i3.15052

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan keuntungan usaha budidaya tambak monokultur dan polikultur di Desa Passare Apua Kecamatan Lantari Jaya Kabupaten Bombana. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Desember 2018.Penelitian ini menggunakan metode sampling fraction per cluster dan sensusdengan jumlahresponden budidaya monokultur 14 orang dan polikultur 12 orang. Data diperolehmelaluiwawancaraberdasarkankuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakanrumus total biaya, penerimaan, keuntungan dan uji t digunakan untuk untuk mengetahui perbandingan keuntungan budidaya tambak monokultur dan polikultur. Dari hasil analisis diketahui bahwa rata-rata keuntungan budidaya tambak monokultur ikan bandeng RP2.879.642/siklus/ha dan polikultur ikan dan udang sebesar Rp4.742.111/siklus/ha. Berdasarkan analisis uji t diketahuithitung 3,61 lebih besar dari ttabel 2,06 dengan tingkat signifikan 0,05%, dalam arti bahwa H1 di tolak dan H0 di terima yang artinya tidak ada perbandingan keuntungan secara nyata antara budidaya tambak monokultur ikan bandeng dan polikultur ikan bandeng dan udang. Keuntungan rata-rata budidaya tambakmonokultur udang sebesarRp2.469.994/siklus/hadan polikulturudang dan ikan bandengRp4.539.934/siklus/ha dengan  uji t 2 dengan ttabel2,14 tingkat nilai signifikan 0,05% bahwa H0 ditolak dan H1 diterimah bahwa ada perbedaan keuntungan antara budidaya tambak monokultur udang dan polikultur. Kata Kunci: Total Biaya, Penerimaan, Keuntungan, Uji t
KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PETAMBAK DI DESA DIOLO KECAMATAN BONDOALA KABUPATEN KONAWE Nining, -; Lawelle, Sjamsu Alam; Piliana, Wa Ode
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 3 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.679 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i3.15057

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial dan kondisi ekonomi  masyarakat petambak di Desa Diolo Kecamatan Bondoala Kabupaten Konawe. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai Juni 2019. Data yang diperoleh melalui wawancara sacara langsung berdasarkan kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 20 responden secara sengaja. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah umur, tingkat pendidikan, kesehatan, keadaan rumah, alat transportasi, interaksi sosial, media perolehan berita, dan tanggungan keluarga. Responden penelitian ini mempunyai pekerjaan utama sebagai petambak, sedangkan pekerjaan sampingannya sebagai petani, pengumpul, tambang, tukang pasang tenda. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif sedangkan untuk menghitung jumlah penerimaan total, P = harga dan Q = kuantitas barang yang terjual. Hasil analisis menunjukkan umur nelayan didominasi usia produktif 15-59 tahun dengan pendidikan formal yang yang ditempuh SD (30%), SMP (40%), dan SMA (30%). Semua responden mempunyai rumah dengan dinding permanen (45%), dan semi permanen (55%), dengan luas rumah 7 m x 11 m 40%) dan 6 m x 9 m (60%). Transportasi darat petambak untuk kegiatan sehari-hari menggunakan sepeda motor. Interaksi sosial petambak terjadi pada saat Kepala Desa menggadakan Rapat Desa dan kerja bakti. Petambak tersebut lebih banyak memperoleh berita melalui siaran Televisi dan Hanphone. Hasil penerimaan petambak 43,25 kg/siklus dengan rata-rata harga jual ikan bandeng Rp 25.000 /kg sedangkan udang vaname Rp 50.000 sehingga dihasilkan penerimaan sebesar Rp 2.759.211.Kata kunci : Sosial Ekonomi, Petambak, Penerimaan
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI USAHA IKAN NILA ORGANIK BERBASIS TEKNOLOGI AQUAPONIK (STUDI KASUS PADA KOLAM FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS HALU OLEO) Gunawan, Dedi; Nadia, La Ode Abdul Rajab; Rosmawati, -
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 4 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.654 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i4.15698

Abstract

ABSTRAKPenelitian dilakukan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo Kendari pada bulan Juni sampai Oktober 2019. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kelayakan usaha budidaya ikan nila organik berbasis teknologi aquaponik. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan jumlah responden 1 orang. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner, observasi, dokumentasi, dan studi literature. Data yang dikumpulkan meliputi total biaya yang dikeluarkan, jumlah produksi dalam dua siklus, harga jual. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Analisis Biaya dihitung dengan rumus TC = (TFC + TVC), Penerimaan dihitung dengan rumus TR = P.Q sedangkan Keuntungan dihitung dengan rumus π = TR – TC. RC rasio dihitung dengan   rumus (RC) = TR/TC. Total biaya pada usaha budidaya aquaponik adalah sebesar Rp27.267.789 . Sedangkan total penerimaan dari usaha budidaya aquaponik sebesar Rp38.590.000/siklus. Keuntungan pembudidaya aquaponik sebesar Rp11.322.211 /siklus. Berdasarkan analisis R/C rasio diperoleh 1.41 sehingga usaha budidaya ikan nila berbasis teknologi aquaponik di Kolam Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo Kendari layak untuk dilanjutkan.Kata Kunci : Kelayakan Usaha, Budidaya Aquaponik, Ikan Nila
ANALISIS EKONOMI PRODUKTIVITAS BISNIS PENANGKAPAN IKAN DI EKOSISTEM MANGROVE DI KELURAHAN KOLESE KECAMATAN LEA-LEA KOTA BAUBAU Refli, Muhamad; Ola, La Onu La; Nurdiana, -
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 4 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.581 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i4.15709

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji besar penerimaan hasil tangkapan ikan menggunakan jaring insang yang digunakan di sekitar ekosistem mangrove dan berapa besar tingkat produktivitas nelayan tangkap di Kelurahan Kolese Kecamatan Lea- Lea Kota Bau- Bau. Penelitian ini menggunakan metode sensus. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 20 orang. Data  yang diperoleh di analisis menggunakan rumus tingkat produktivitas IP= ( TR/TC). Penerimaan yang diperoleh nelayan jaring insang dalam satu bulan rata-rata Rp 3.152.320 dan produktivitas penangkapan rata-rata sebesar 1,6 (TR/TC)> 1 artinya usaha penangkapan ikan menggunakan jaring insang, menguntungkan dan layak untuk dikembangkanKata Kunci : Ekosistem Mangrove, Penerimaan, Tingkat Produtivitas
KAJIAN NILAI EKONOMI SUMBER DAYA LAHAN PANTAI PANGGULAWU MANDIRI DI DESA PUDONGGALA KECAMATAN SAWAH KABUPATEN KONAWE UTARA Ilham, -; Ola, La Onu La; Piliana, Wa Ode
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 1 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.5 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i1.13014

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian nilai ekonomi sumber daya alam Pantai Panggulawu Mandiri di Desa Pundonggala Kecamatan Sawah Kabupaten Konawe Utara. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dan pengisian kuisioner yang telah disediakan. Teknik penarikan sampel dipilih secara insidential sampling atau secara kebetulan sedangkan data sekunder yang terdiri atas jumlah penduduk desa, dan kondisi wilayah, dan data lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan rumus penerimaan TR = (P.Q) dan rumus nilai ekonomi total NE = TR 1 + TR 2 + TR 3 + TR 4 + TR 5. Data dianalisis secara kuantitatif nilai ekonomi di masing-masing zona di Pantai Panggulawu Desa Pudonggala Kecamatan Sawah Kabupaten Konawe Utara mulai dari pedagang, tukang parkir, penjaga villa, kamar mandi, dan alat selam. analisis nilai ekonomi total di semua zona didapatkan nilai ekonomi pada zona parkir yaitu Rp25.515.000, nilai ekonomi zona scuba Rp13.450.000, nilai ekonomi zona villa Rp25.400.000, nilai ekonomi zona kamar mandi Rp2.775.000, dan nilai ekonomi pada zona dagang Rp34.018.000, jadi total ekonomi keseluruhan zona mencapai Rp101.158.000. Dalam 5 zona sehinga mendapatkan nilai total Rp101.158.000 dalam jangka waktu 3 bulan.Kata kunci :  Nilai ekonomi, wisata, Pantai Panggulawu
KAJIAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT NELAYAN DESA LALOWARU KECAMATAN MORAMO UTARA KABUPATEN KONAWE SELATAN Riskawati, -; Siang, Roslindah Daeng; Piliana, Wa Ode
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 2 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.621 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i2.14609

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan Desa Lalowaru Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lalowaru, sumber informasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 17 orang nelayan dibagi kedalam dua kelompok yaitu 12 orang nelayan juragan atau pemilik dan 5 nelayan buruh, dengan menggunakan metode sensus. Kondisi sosial masyarakat nelayan di Desa Lalowaru yaitu berdasarkan rumah tinggal, pekerjaan sampingan, kesehatan dan transportasi. Jenis rumah tinggal yang ada di Desa Lalowaru dapat dilihat dari atap rumahnya yaitu sebagian besar menggunakan seng dan rumbia, status kepemilikan adalah rumah sendiri, dinding rumah berupa semi permanen, serta luas rumah 7x5 m. Sedangkan untuk pekerjaan sampingan sebagian kecil masyarakat nelayan ada yang melakukan pekerjaan sampingan seperti tukang batu, buruh bangunan, pemikul kayu, tambang emas dan pedagang. Selain itu kondisi kesehatan masyarakat cukup baik dan transportasi yang digunakan lebih banyak menggunakan kendaraan bermotor dibandingkan dengan mobil.Kondisi ekonomi masyarakat nelayan di Desa Lalowaru yaitu pendapatan nelayan pemilik lebih tinggi yaitu Rp1.495.000-9.720.000/bulan dibandingkan dengan pendapatan nelayan buruh Rp2.327.586/bulan dan pendapatan sampingan sebesar Rp100.000-400.000.Berdasarkan kajian sosial ekonomi masyarakat nelayan di Desa Lalowaru dapat dikatakan bahwa kehidupan mereka termasuk kedalam kategori keluarga sejahtera sedang.Kata Kunci: Buruh, Juragan, Nelayan, Pendapatan,Sosial Ekonomi, Lalowaru, Moramo Utara
ANALISIS POLA PRODUKSI DAN KONSUMSI NELAYAN MINI TRAWL (CANTRANG) DI DESA KAMPUNG BARU KECAMATAN RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA Sartika, -; Yusuf, Sarini; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 2 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.453 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i2.14614

Abstract

ABSTRAK Penelitian dilakukan di Desa Kampung Baru Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana, pada bulan Oktober sampai November 2018 dengan tujuan untuk mengetahui 1) Pola produksi, 2) Menganalisis biaya produksi, 3) Penerimaan nelayan per trip, 4) Pola konsumsi nelayan mini trawl. Sampel penelitian ini sebanyak 15 nelayan mini trawl dengan populasi sebanyak 149 nelayan mini trawl. Variabel yang diamatai yaitu karakteristik nelayan (umur, pendidikan, pengalaman, dan jumlah tanggungan keluarga), jumlah produksi, jumlah trip, biaya produksi, jenis konsumsi, jumlah konsumsi.Pengumpulan diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumetasi.Data kualitatif digunakan untuk mengetahui pola produksi dan konsumsi. Data kuantitatif digunakan untuk mengetahui total penerimaan dengan persamaan (TR = P.Q) dan total pengeluaran dengan persamaan (TC = TVC + TFC). Pola produksi nelayan mini trawl mengalami flukuasi, karena memiliki jumlah produksi yang berbeda-beda pada setiap trip penangkapan. Biaya penangkapan tertinggi nelayan mini trawl sebesar Rp5.167.579/minggu, biaya terendah sebesar Rp2.067.578/minggu, dan biaya rata-rata sebesar Rp3.609.575/minggu. Penerimaan tertinggi nelayan mini trawl sebesar Rp3.185.000/minggu, penerimaan terendah sebesar Rp535.000/minggu, dan penerimaan rata-rata sebesar Rp1.522.133/minggu. Konsumsi tertinggi nelayan mini trawl sebesar Rp1.129.333/minggu,konsusmsi terendah sebesar Rp441.333/minggu, dan konsumsi rata-rata sebesar Rp778.995/minggu.Pola konsumsi nelayan mini trawl adalah konsumsi non pangan karena pengeluaran yang cukup tinggi dibandingkan dengan pengeluaran pangan.Kata kunci : Nelayan Mini Trawl, Pola Produksi, Pola Konsumsi

Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 4: NOVEMBER 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 3: AGUSTUS 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 2: MEI 2022 : JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 1: FEBRUARI 2022 : JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 4 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 3 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 2 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 1 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 4 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 3 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 2 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 1 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 4 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 4 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan More Issue