cover
Contact Name
Nadzirin
Contact Email
jsepfpikuho@gmail.com
Phone
+6281342713802
Journal Mail Official
jsepfpikuho@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Perikanan. Jalan HEA Mokodompit Kampus Baru UHO, Kendari Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502664X     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jsep.v6i4
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan ini memuat hasil-hasil penelitian yang berkenaan dengan segala aspek bidang ilmu Sosial Ekonomi Perikanan. Sosial Ekonomi Perikanan (sistem agribisnis, analisis biaya-manfaat dan analisis efektivitas biaya, pemasaran hasil perikanan, strategi marketing mix, lembaga pemasaran, saluran pemasaran, efektifitas pemasaran dll). Ekonomi sumber daya dan lingkungan (sumber daya dan harga valuasi barang lingkungan, dan indikator kualitas lingkungan). Sosiologi perikanan (aspek sosial masyarakat perikanan pesisir). Kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya perikanan dan lingkungannya (evaluasi dan pengembangan instrumen kebijakan lingkungan, analisis dampak kebijakan lingkungan sektoral, pemodelan dan simulasi, pengaturan kelembagaan, dan proses perumusan kebijakan dan aplikasi)
Articles 232 Documents
PENEREPAN ATURAN KAOMBO PADA PENGELOLAAN SUMBERDAYA PERIKANAN (STUDI PENGELOLAAN PERIKANAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL) DI KELURAHAN WALI KECAMATAN BINONGKO KABUPATEN WAKATOBI Hasanudin, -; Hamzah, Awaluddin; Mansyur, Akhmad
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 6, No 3 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.652 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v6i3.20278

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sanksi Kaombo bagi nelayan tangkap ikan destruktif dan untuk mengetahui bagaimana sanksi Kaombo bagi nelayan tangkap penyu. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive dengan pertimbangan sabagai daerah yang masih menerapkan aturan Kaombo pada pengelolaan sumberdaya perikanan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam Menangkap ikan layang dengan menggunakan alat tangkap destruktif dilarang oleh Kaombo dengan sanksi membayar denda sebesar Rp 25.008.000 dan Menangkap penyu dilarang oleh Kaombo dengan sanksi membayar denda sebesar Rp 600.000 per ekor Kata Kunci : Kearifan Lokal, Masyarakat Nelayan, Kaombo
EFEKTIVITAS PRODUKSI DAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI NELAYAN TANGKAP PANCING TONDA IKAN TUNA DI DESA KONDOWA KECAMATAN PASARWAJO KABUPATEN BUTON Lela, Wa; Ola, La Onu La; Kamri, Syamsul
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 6, No 3 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.065 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v6i3.20284

Abstract

ABSTRAKSetiap nelayan pancing tonda mempunyai hasil tangkapan yang berbeda-beda begitu pula dengan biaya yang dikeluarkan dalam satu kali proses penangkapan sehingga setiap nelayan berusaha meningkatkan efektivitas produksi dan efisiensi biaya produksi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji besaran efektivitas dan efisiensi biaya produksi yang dilakukan oleh nelayan pancing tonda ikan tuna dari 13 nelayan di Desa Kondowa Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton. Penelitian ini dilaksanakan selama periode Agustus sampai September 2020. Responden dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari jumlah populasi yaitu seluruh nelayan pancing tonda ikan tuna yang berjumlah 13 yang ditentukan dengan metode sensus. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan menggunakan kuisioner. Data primer yang dikumpulkan antara lain biaya bahan bakar, konsumsi, jumlah hasil tangkapan per trip dan harga penjualan, sedangkan data sekunder terdiri dari jumlah penduduk, tingkat pendidikan nelayan dan data lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Data yang diperoleh di analisis menggunakan rumus Total Biaya, Penerimaan, Efektivitas Produksi dan Efisiensi Biaya Produksi. Hasil analisis menunjukan bahwa efektivitas produksi tertinggi yaitu dengan produksi 82 kg dengan tingkat efektivitas senilai 0,0000257, dan efektivitas terendah senilai 0,0002902 dengan produksi 73 kg, sementara tingkat efisiensi biaya produksi nelayan dalam satu kali penangkapan yaitu nilai tertinggi sebesar Rp38.955/kg dan yang terendah sebesar Rp3.446/kg. Dengan melihat hasil analisis diketahui bahwa efisiensi produksi yang telah dilakukan oleh nelayan pancing tonda Ikan Tuna telah efisien yaitu telah mencapai nilai yang sangat minimum tetapi belum efektif, hal ini dikarenakan alat pancing yang digunakan hanya menggunakan satu mata pancing dalam setiap gulungan tasi. Kata Kunci: Nelayan, Pancing Tonda Ikan Tuna, Efektivitas Produksi, Efisiensi Biaya Produksi
HUBUNGAN UMUR DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERSEPSI WISATAWAN PADA KAWASAN EKOWISATA MANGROVE DI DESA LINSOWU KECAMATAN KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA Yanti, Indri; Budiyanto, -; Rosmawati, -
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 6, No 4 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.799 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v6i4.23021

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur dan tingkat pendidikan dengan persepsi pengunjung. Penelitian ini dilakukan pada priode Maret sampai dengan April 2020, di Ekowisata Mangrove Desa Linsowu Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara Provinsi Sulawesi Tengara. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pengunjung pada ekowisata mangrove. Pengambilan sampel mengunakan metode accidental sampling. Jumlah sampel yang di pilih sebanyak 50 wisatawan yang berumur produktif 15 tahun sampe 49 tahun. Analisis data menggunakan analisis korelasi person. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel umur dengan persepsi pengunjung ekowisata mangrove memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,95 artinya variabel umur dengan persepsi pengunjung memiliki hubungan yang sangat kuat. Nilai koefisien korelasi variabel tingkat pendidikan dengan persepsi pengunjung ekowisata mangrove sebesar 0,99 artinya variabel tingkat pendidikan dengan persepsi pengunjung memiliki hubungan yang sangat kuat.Kata Kunci: ekowisata mangrove; persepsi; umur; tingkat pendidikan
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT (EUCHEUMA DENTICULATUM) MENGGUNAKAN METODE LONGNET (STUDI KASUS DI PANTAI LAKEBA KECAMATAN BETOAMBARI KOTA BAUBAU) Wa Ode Hariyanti; Ma'ruf Kasim; - Nurdiana
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 6, No 4 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.427 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v6i4.23012

Abstract

ABSTRAK Eucheuma denticulatum termasuk salah satu jenis rumput laut yang telah dibudidayakan oleh sebagian masyarakat pesisir atau sebagian petani atau nelayan pembudidaya rumput laut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kelayakan finansial usaha budidaya rumput laut (E. denticulatum) mengunakan metode Longnet di Pantai Lakeba, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada kelayakan finansial usaha budidaya rumput laut menggunakan longnet. Populasi dalam penelitian ini adalah pembudidaya rumput laut yang menggunakan metode longnet di Pantai Lakeba sejumlah 1 responden. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan kriteria Net Present Value (NPV), R/C (Revenue/Cost) ratio, Payback Period (PBP), danInternal Rate of Return (IRR). Hasil analisis kelayakan ditunjukkan dengan tingkat bunga 12,5% diperoleh nilai NPV positif 487.690.580; R/C Ratio >1 (1,06); PBP selama 3,62 tahun; nilai IRR 41%. Berdasarkan hasil kelayakan menunjukkan bahwa usaha budidaya rumput laut menggunakan metode longnet di Pantai Lakeba, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau secara finansial menguntungkan dan layak dikembangkan. Kata Kunci: Kelayakan Finansial, Metode Longnet, Rumput Laut
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA PANTAI BATU GONG DI DESA BATU GONG KECAMATAN LALONGGASUMEETO KABUPATEN KONAWE Jusran Thayeb; Sjamsu Alam Lawelle; - Rosmawati
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 6, No 4 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.758 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v6i4.23024

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui strategi pengembangan wisata pantai Batu Gong di Desa Batu Gong Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe, yang dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2019. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Tehnik pengambilan sampel digunakan pada penelitian ini menggunakan dua metode yaitu accidential sampling dan purposive sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalahanalisis SWOT yang bertujuan untuk melihat kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman.Hasil analisis bahwa strategi pengembangan pantai Batu Gong adalah (S-O) memanfaatkan lokasi mudah diakses wisatawan serta menambah fasilitas untuk menarik minat masyarakat untuk berkunjung, memanfaatkan lokasi yang membentang luas yang dapat digunakan sebagai lapangan pekerjaan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, memanfaatkan teknologi media sosial dan media cetak untuk memperkenalkan objek wisata, dan memanfaatkan hubungan baik dengan seluruh stakeholderuntuk meningkatkan penyediaan fasilitas. (S-T) meningkatkan keamanan untuk menghindari terjadinya tindak kriminal pada wisatawan dan emanfaatkan lokasi yang mudah dijangkau, fasilitas yang tersedia sebagai keunggulan objek wisata dari pesaing objek wisata lain. (W-O) meningkatkan hubungan melalui kerja sama yang baik dengan stackholder terkait pengelolaan kebersihan pantai, penataan serta persediaan gazebo dan meningkatkan kegiatan promosi di media sosial dan media cetak untuk memperkenalkan objek wisata. (W-T) meningkatkan kebersihan  pantai dan pengontrolan dari pihak berwajib untuk mengurangi resiko tawuran/perkelahian dan tindak kriminal. Kata Kunci : Pengembangan, Wisata, Pantai
TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP OBJEK WISATA PANTAI NIRWANA KOTA BAUBAU - Winda; Baru Sadarun; Akhmad Mansyur
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 6, No 4 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.506 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v6i4.23014

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dan jenis layanan setiap objek wisata dan  untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap setiap layanan objek wisata di Pantai Nirwana Kota Baubau. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Agustus 2020. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner, observasi dan dokumentasi menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 60 orang. Variabel penelitian yang diamati adalah jumlah dan jenis layanan setiap objek wisata dan tingkat kepuasan konsumen terhadap setiap layanan objek wisata di Pantai Nirwana. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 3 jenis layanan objek wisata yaitu layanan objek wisata wahana permainan, layanan objek wisata keindahan pantai dan layanan fasilitas penunjang. Tingkat kepuasan konsumen berdasarkan 5 dimensi kualitas pelayanan yaitu tingkat kepuasan untuk layanan objek wisata wahana permainan yang mendapatkan penilaian tertinggi yaitu kehandalan dengan range 3,7 yang menunjukkan kriteria puas. Tingkat kepuasan untuk layanan objek wisata keindahan pantai yang mendapat penilaian tertinggi yaitu bukti fisik dengan range 4,18 yang menunjukkan kriteria puas. Tingkat kepuasan untuk layanan fasilitas penunjang yang mendapatkan penilaian tertinggi yaitu bukti fisik terhadap warung/kantin dengan range 4,55 yang menunjukkan kriteria sangat puas.  Kata Kunci : Objek Wisata, Kepuasan, Kualitas Layanan
ANALISIS PENDAPATAN KELOMPOK NELAYAN MELALUI PROGRAM BANTUAN KAPAL PENANGKAPAN IKAN DI DESA TOOLAWAWO KECAMATAN LALONGGASUMEETO KABUPATEN KONAWE Restu Destriani; Sarini Yusuf; Irdam Riani
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 6, No 4 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.289 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v6i4.23025

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari program bantuan kapal penangkapan ikan terhadap pendapatan nelayan di DesaToolawawo Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe. Salah satu program bantuan fasilitas penangkapan ikan adalah kapal 3 GT yang digunakan untuk mengumpulkan data sejak bulan Januari-Mei 2020, yang diberikan kepada 4 orang nelayan sebagai responden. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Data diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan metode kuantitatif menggunakan rumus pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan nelayan sebelum menerima bantuan kapal sebesar Rp1.067.750/trip atau Rp3.203.250/bulan dan setelah menerima bantuan pendapatan meningkat sebesar Rp2.611.550/trip atau Rp7.834.650/bulan. Artinya program bantuan kapal 3 GT mampu meningkatkan pendapatan nelayan sebesar 40,9%. Kata Kunci : Nelayan, Program Bantuan Kapal, Pendapatan
HUBUNGAN UMUR, TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN DENGAN KEPUASAN PENGUNJUNG WISATA PANTAI MEMBUKU DI KABUPATEN BUTON UTARA - Yusdin; - Budiyanto; - Rosmawati
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 6, No 4 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.517 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v6i4.23016

Abstract

ABSTRAKSalah satu wisata alam yang sampai saat ini masih diminati oleh pengunjung di Kabupaten Buton Utara adalah wisata Pantai Membuku.Wisatawan yang datang di pantai tersebut terdiri dari berbagai latar belakang mulai dari umur, tingkat pendidikan dan pendapatan yang diduga akan mempengaruhi tanggapan wisatawan terhadap kepuasan wisata di pantai ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur, tingkat pendidikan dan pendapatan dengan tingkat kepuasan pengunjung. Penelitian ini dilakukan selama periode Maret Sampai April 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pengunjung pada objek wisata sedangkan sampel dipilih menggunakan metode accidental sampling sebanyak 50 wisatawan. Analisis data menggunakan analisis korelasi pearson dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel 2007. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel umur dengan tingkat kepuasan pengunjung wisata pantai Membuku memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,98 artinya variabel umur dengan tingkat kepuasan pengunjung memiliki hubungan yang sangat kuat karena nilai koefisien korelasinya mendekati angka satu, begitu juga sebaliknya jika nilai koefisien korelasinya mendekati angka nol berarti kedua variabel tersebut sangat lemah. Nilai koefisien korelasi variabel tingkat pendidikan dengan tingkat kepuasan pengunjung wisata Pantai Membuku sebesar 0,99 artinya variabel tingkat pendidikan dengan tingkat kepuasan pengunjung memiliki hubungan yang sangat kuat, sedangkan hubungan variabel pendapatan dengan tingkat kepuasan pengunjung wisata pantai Membuku memiliki nilai koefisien korelasi sebesar 0,60 artinya antara variabel pendapatan dengan tingkat kepuasan pengunjung memiliki hubungan yang kuat. Artinya semakin tinggi pendapatan wisatawan maka akan semakin tinggi pula nilai koefisien korelasinya. Oleh karena itu pihak pengelola harus meningkatkan kualitas fasilitas objek wisata agar berkelanjutan dan bisa mendapatkan penilaian yang lebih bagus lagi dari wisatawan yang berkunjung di Pantai Membuku sebelumnya. Kata kunci : Tingkat Kepuasan, Umur, Pendidikan, Pendapatan, Pantai Membuku
KAJIAN SOSIAL EKONOMI NELAYAN RAJUNGAN PENGGUNA ALAT TANGKAP BUBU DI KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE Indri Lestari; Sarini Yusuf; Syamsul Kamri
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 6, No 4 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.763 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v6i4.23020

Abstract

ABSTRAK Daerah pesisir Kabupaten Konawe merupakan wilayah di Sulawesi Tenggara yang penduduknya sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan termasuk nelayan rajungan. Salah satu daerah penghasil rajungan dan memiliki potensi untuk dikembangkan terdapat di Kecamatan Soropia khususnya di Desa Mekar dan Desa Leppe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi nelayan rajungan pengguna alat tangkap bubu di Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2020. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh nelayan rajungan yang menggunakan bubu di kedua desa tersebut sebanyak 7 responden. Data diperoleh dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Jenis data yang digunakan yaitu data primer yang meliputi luas rumah tinggal, jenis lantai dasar rumah tinggal, jenis dinding rumah tinggal, kamar mandi, sumber penerangan, sumber air minum, bahan bakar, konsumsi, pakaian, kesehatan, pendapatan, tingkat pendidikan, tabungan keluarga, jumlah tabungan keluarga, umur, pengalaman kerja, jumlah alat tangkap, jumlah hasil tangkapan sedangkan data sekunder seperti luas desa dan jumlah penduduk. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif kualitatif menggunakan 14 kriteria masyarakat miskin menurut BPS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nelayan tangkap rajungan di Kecamatan Soropia tergolong dalam kategori miskin dan dapat dikatakan buruk. Dari 14 kriteria tersebut hanya terdapat 9 kriteria yang terpenuhi. Sedangkan 5 kriteria masyarakat  miskin yang tidak terpenuhi seperti luas rumah tinggal berukruan 5x7 m dan ukuran 6 x 8 m, sumber penerangan rumah tangga bukan listrik, hanya membeli satu stel pakaian baru dalam setahun, kesehatan seperti gatal-gatal, demam dan batuk, pendapatan tertinggi sebesar Rp2.100.000-2.520.000, pendapatan sedang Rp1.260.000-1.470.000, dan terendah sebesar Rp650.000. Oleh karena itu kebijakan pengembangan penangkapan rajungan harus memperhatikan bukan hanya keberlanjutan sumberdaya tetapi juga kondisi sosial ekonomi nelayan. Kata kunci : Sosial, Ekonomi, Nelayan Rajungan
PERAN DAN KONTRIBUSI TENAGA KERJA WANITA SEBELUM DAN SELAMA COVID-19 PADA USAHA PENGOLAHAN RAJUNGAN (STUDI KASUS UD. SINAR SARINA AFA DI KELURAHAN WATOLO KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH) D. Diana; N. Nurdiana A; R. Rosmawati
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 7, No 1: FEBRUARI 2022 : JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v7i1.27227

Abstract

Female workers play critical roles in fisheries processing plant thus their contribution to household income.  However, Covid-19 pandemic may cut these contribution due to the declining of fisheries production that reduce the hours of female workers. The purpose of this study was to determine the role of women workers at UD. Sinar Sarina Afaand their contribution on household income before and during Covid-19.This research was conducted at UD. Sinar Sarina Afa is in Watolo Village, Mawasangka District, CentralButon Regency in February – March 2021. The method used in this research was a case study with all female workers at UD. Sinar Sarina Afa as respondents Data were collected through interviews using questionnaires to obtain primary data of respondents, their roles in mini plant and their income.  The data obtained were analyzed using the Harvard Analytical Framework method and income contribution formula.The results showed that before and during Covid-19, female had similar roles in crab processing activities including the stripping, sorting, packaging and cooling processes. During pandemic, the contribution of women in the household income changed from 48% before the pandemic to 42%.   This study showed that the role of female in household is important in increasing family income. Keywords : female; processing; blue swimming crab; mini plant

Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 4: NOVEMBER 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 3: AGUSTUS 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 2: MEI 2022 : JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 1: FEBRUARI 2022 : JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 4 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 3 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 2 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 1 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 4 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 3 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 2 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 1 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 4 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 4 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan More Issue