cover
Contact Name
Nadzirin
Contact Email
jsepfpikuho@gmail.com
Phone
+6281342713802
Journal Mail Official
jsepfpikuho@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Perikanan. Jalan HEA Mokodompit Kampus Baru UHO, Kendari Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2502664X     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jsep.v6i4
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan ini memuat hasil-hasil penelitian yang berkenaan dengan segala aspek bidang ilmu Sosial Ekonomi Perikanan. Sosial Ekonomi Perikanan (sistem agribisnis, analisis biaya-manfaat dan analisis efektivitas biaya, pemasaran hasil perikanan, strategi marketing mix, lembaga pemasaran, saluran pemasaran, efektifitas pemasaran dll). Ekonomi sumber daya dan lingkungan (sumber daya dan harga valuasi barang lingkungan, dan indikator kualitas lingkungan). Sosiologi perikanan (aspek sosial masyarakat perikanan pesisir). Kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya perikanan dan lingkungannya (evaluasi dan pengembangan instrumen kebijakan lingkungan, analisis dampak kebijakan lingkungan sektoral, pemodelan dan simulasi, pengaturan kelembagaan, dan proses perumusan kebijakan dan aplikasi)
Articles 232 Documents
ANALISIS EFISIENSI PENERAPAN TEKNOLOGI AKUAPONIK (STUDI KASUS USAHA BUDIDAYA IKAN NILA PADA KOLAM FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS HALU OLEO) Ardin Ansa; La Ode Abdul Rajab Nadia; Wa Ode Piliana; N. Nurdiana A; Irdam Riani
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 7, No 3: AGUSTUS 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v7i3.30019

Abstract

Penelitian dilakukan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo pada Bulan Juni 2019 sampai Februari 2020. Siklus pertama terjadi pada Bulan Juli - Oktober 2019, siklus kedua terjadi pada Bulan November 2019-februari 2020. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efisiensi biaya usaha budidaya Ikan Nila berbasis teknologi akuaponik. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan jumlah responden 1 orang. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Data yang dikumpulkan meliputi total biaya yang dikeluarkan, jumlah produksi dalam dua siklus, harga jual. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Analisis Biaya dihitung dengan rumus TC = (TFC+TVC), Analisis efisiensi dihitung dengan rumus (E) = TC/Q, Penerimaan dihitung dengan rumus TR = P.Q sedangkan Keuntungan dihitung dengan rumus π = TR – TC. Total biaya yang dikeluarkan pada siklus pertama pada usaha budidaya akuaponik adalah sebesar Rp25.342.789/siklus sedangkan total biaya pada siklus kedua adalah Rp23.107.789/siklus. Total penerimaan usaha budidaya akuaponik siklus pertama sebesar Rp39.590.000/siklus sedangkan pada siklus kedua sebesar Rp47.310.000/siklus. Keuntungan pembudidaya akuaponik pada siklus pertama sebesar Rp14.247.211/siklus, sedangkan keuntungan pada siklus kedua sebesar Rp24.202.211/siklus. Berdasarkan analisis efisiensi biaya pada siklus pertama diperoleh Rp24.943/Kg, sedangkan hasil analisis efisiensi pada siklus kedua sebesar Rp18.650/Kg, sehingga efisiensi biaya usaha budidaya ikan nila berbasis teknologi akuaponik di Kolam Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo Kendari terdapat pada siklus kedua yaitu sebesar Rp18.650/Kg.Kata Kunci: Efisiensi; Budidaya Akuaponik, Ikan Nila
ANALISIS USAHA BUDIDAYA IKAN BANDENG DENGAN MENGGUNAKAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK DI DESA TOWUA KECAMATAN WUNDULAKO KABUPATEN KOLAKA Erlan Sucipto; Wellem H. Muskita; Irdam Riani; Sarini Yusuf; Azwar Sidiq; Roslindah Daeng Siang
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 7, No 3: AGUSTUS 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v7i3.30020

Abstract

Ikan bandeng merupakan salah satu hasil budidaya tambak yang berkembang di Desa Towua Kabupaten Kolaka, dimana proses budidayanya menggunakan pupuk organik dan anorganik.  Namun demikian, pembudidaya belum mengetahui jenis yang pupuk yang lebih layak untuk digunakan. Oleh karena itu,  penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kelayakan usaha tambak ikan bandeng dengan menggunakan pupuk organik dan anorganik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2019 sampai Januari 2020. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada salah satu tambak masyarakat.  Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif dengan rumus biaya, penerimaan, keuntungan, dan R/C ratio. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa R/C ratio usaha budidaya ikan bandeng dengan menggunakan pupuk organik sebesar 1,91 sedangkan R/C ratio pupuk anorganik sebesar 2,06. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  usaha budidaya dengan menggunakan pupuk anorganik lebih layak untuk dijalankan dibandingkan pupuk organik sehingga pembudidaya disarankan untuk menggunakan pupuk anorganik. Kata Kunci : Kelayakan; Ikan Bandeng; Pupuk
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PEMBUATAN PERAHU FIBER DI DESA TANJUNG BUNGA KECAMATAN WAWOLESEA KABUPATEN KONAWE UTARA Mainar Nasari; Sarini Yusuf; R. Rosmawati; Roslindah Daeng Siang; Irdam Riani; R. Risfandi
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 7, No 3: AGUSTUS 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v7i3.30015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keuntungan dan kelayakan finansial usaha pembuatan perahu fiber di Desa Tanjung Bunga Kecamatan Wawolesea Kabupaten Konawe Utara Sulawesi Tenggara. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua pemilik usaha pembuatan perahu fiber yang berjumlah 2 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan rumus biaya tetap, biaya variabel, total biaya, penerimaan, keuntungan dan analisis finansial dengan 5 kriteria R/C Ratio, Net Present Value, Investment Rate of Return, Paybanck Period, Break Even Point. Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha pembuatan perahu fiber didapatkan keuntungan Rp510.450.574/tahun dengan R/C Ratio 1.82. Dengan menggunakan discount factor 17% maka nilai Net Present Value adalah Rp789.537.629/tahun dengan Investment Rate of Return sebesar 40% dan Payback Period adalah 1. Break Even Point tercapai setelah produksi 28 unit dengan harga Rp12.384.434/tahun. Dari penelitian ini usaha pembuatan perahu fiber di Desa Tanjung Bunga Kecamatan Wawolesea Kabupaten Konawe Utara menguntungkan dan layak untuk dikembangkan.Kata Kunci: Fiberglass; Kelayakan; Keuntungan; Finansial
DAMPAK WABAH COVID-19 TERHADAP PENDAPATAN PELAKU USAHA WISATA PANTAI MELEURA DESA LAKARINTA KECAMATAN LOHIA KABUPATEN MUNA Asmaul Safiah; Sarini Yusuf; Akhmad Mansyur; Wa Ode Piliana; R. Risfandi
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 7, No 3: AGUSTUS 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v7i3.30017

Abstract

 The Covid-19 pandemic is suspected to have affected the income of business actors in the tourism sector.  This study aims to determine the amount of income earned by business actors before and during the Covid-19 outbreak in Meleura Beach Tourism, Lakarinta Village, Lohia District, Muna Regency, Southeast Sulawesi. This study used a random sampling method based on area and a systematic random sample with a total of 30 respondents consisted of 1 respondent from government elements in this case the Head of Lakarinta Village and 29 respondents from the community. The data collection techniques used are by observation methods, interviews, literature studies, and documentation. The data is analyzed using the revenue analysis formula. The results showed that the income of business actors in Meleura Beach tourism has changed.  The monthly income before the Covid-19 outbreak was IDR. 7,286,400 for the Government and IDR. 10,889,372 for the community.   Meanwhile during Covid-19, the monthly income of business actors decreased to IDR. 1,618,800 for the government and IDR. 3,336,528 for the community. A significant decrease in income has been experienced by business actors and the government at the Meleura Beach tourist site, therefore they need to be incentivized by the local and central governments.Keywords: Meleura; Covid-19; Revenue; Business Actors
ANALISIS USAHA BUDIDAYA LOBSTER KERAMBA JARING APUNG DAN TANCAP DI KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE Lina Solissa; Y. Yusnaini; Irdam Riani; Akhmad Mansyur; Azwar Sidiq
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 7, No 3: AGUSTUS 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v7i3.30018

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji besarnya penerimaan, keuntungan dan kelayakan usaha yang diperoleh para pelaku usaha budidaya lobster. Penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai Feberuari 2020 di Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara. Populasi dalam penelitian ini adalah pembudidaya Lobster yang menggunakan keramba jaring apung (KJA) berjumlah 1 orang dan keramba jaring tancap (KJT) yang berjumlah 3 orang. Sampel ditentukan menggunakan teknik sensus. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner, observasi, dokumentasi dan studi literatur. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif dengan menggunakan rumus penerimaan, keuntungan dan analisis kelayakan. Hasil analisis menunjukan bahwa usaha budidaya lobster dalam keramba jaring tancap (KJT) didapatkan penerimaan (Rp 49.893.333/Siklus), Keuntungan (Rp 35.638.635/Siklus), R/C Ratio (3,49), NPV (Rp 1.619.345/Siklus) dan IRR (26%). Sedangkan usaha budidaya lobster dalam keramba jaring apung (KJA) didapatkan penerimaan (Rp 63.600.000/Siklus), Keuntungan (Rp 37.237.453/Siklus), R/C Ratio (2,41), NPV (Rp 9.364.761/Siklus) dan IRR (43%). Dengan demikian usaha budidaya lobster sistem (KJA) dan (KJT) merupakan usaha yang menguntungkan dan layak untuk dikembangkan. Kata Kunci: Budidaya Lobster; Penerimaan; Keuntungan; Kelayakan Finansial
KEPUASAN WISATAWAN TERHADAP OBJEK WISATA PEMANCINGAN DI DESA KONDA SATU KECAMATAN KONDA KABUPATEN KONAWE SELATAN Aridho Rahmat Akbar Halik; Baru Sadarun; R. Rosmawati; B. Budiyanto; Akhmad Mansyur; R Risfandi
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 7, No 4: NOVEMBER 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v7i4.25362

Abstract

 Kepuasan merupakan tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakan dengan harapannya. Sedangkan kepuasan wisatawan adalah perasaan senang ataupun puas setelah berkunjung ke suatu objek wisata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan wisatawan terhadap layanan karyawan dan fasilitas objek Wisata Pemancingan. Penelitian ini dilakukan pada Wisata Pemancingan (Urane Fishing) di Desa Konda Satu Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan, pada Bulan Februari sampai Maret 2021. Metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 wisatawan. Analisis data yang digunakan adalah Importance Performance Analisys (IPA), sebagai hasil diperoleh bahwa penilaian wisatawan sangat puas terhadap layanan karyawan dengan nilai skor sebesar 4,15. Sedangkan penilaian wisatawan sangat puas terhadap fasilitas objek wisata dengan nilai skor sebesar 4,42.Kata Kunci :     Tingkat kepuasan, Wisatawan, Wisata Pemancingan, KinerjaKeywords: Satisfaction Level, Employees and Facilities, Fishing TourismSatisfaction is the level of one's feelings after comparing the perceived performance (performance or results) with their expectations. While tourist satisfaction is a feeling of pleasure or satisfaction after visiting a tourist attraction. The purpose of this study was to determine tourist satisfaction with employee services and facilities for fishing tourism objects. This research was conducted on Urane Fishing in Konda Satu Village, Konda District, South Konawe Regency, from February to March 2021. The sample method used was accidental sampling with a sample of 30 tourists. Analysis of the data used is Importance Performance Analysis (IPA), as a result obtained that the rating of tourists is very satisfied with the service of employees with a score of 4.15.while the rating of tourists is very satisfied with the tourist attraction facilities with a score of 4.42.                                                                                                                                                                                       Keywords: Satisfaction Level, Employees and Facilities, Fishing Tourism
PERAN ISTRI NELAYAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA MOWUNDO KECAMATAN MOLAWE KABUPATEN KONAWE UTARA Puspa Ramadani; S. Sarinah; R. Rosmawati; Sarini Yusuf; Seventry Meliana Patiung
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 7, No 3: AGUSTUS 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v7i3.19430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran istri nelayan dalam meningkatkan pendapatan keluarga, berapa besar pendapatan istri nelayan dalam meningkatkan pendapatan keluarga, berapa besar pendapatan keluarga nelayan dan berapa besar kontribusi pendapatan istri nelayan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai Oktober 2019 di Desa Mowundo Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara. Data diperoleh melalui wawancara langsung. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 17 responden menggunakan teknik sensus dan pengambilan sampel responden dilakukan purposive sampling. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran istri nelayan dalam meningkatkan pendapatan keluarga dengan menjual ikan hasil tangkapan nelayan, dengan rata-rata pendapatan istri sebesar Rp 5.611.000.00/bulan, dan rata-rata pendapatan keluarga nelayan sebesar Rp 11.574.000.00/bulan, kontribusi pendapatan istri nelayan sebesar 48%. Hal ini menunjukan bahwa kontribusi pendapatan istri nelayan berada dalam kriteria sedang, dimana pendapatan istri nelayan tidak melebihi pendapatan suami mereka.Kata Kunci: Peran, Istri, Pendapatan, Kontribusi, Desa Mowundo 
KAJIAN PRODUKSI BUDIDAYA UDANG VANAME DI KABUPATEN KOLAKA Tri Yulianingsih; B. Budiyanto; Irdam Riani; Muhaimin Hamzah; Akhmad Mansyur; Abdul Sarifin
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 7, No 4: NOVEMBER 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v7i4.23572

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap  produksi udang vaname di Kabupaten Kolaka.  Penelitian dilakukan pada bulan  Juni sampai Juli 2020. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 17 pembudidaya yaitu  yaitu semua pembudidaya udang vaname yang melakukan produksi pada saat penelitian. Sampel dalam penelitian menggunakan metode sensus. Pengambilan data dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS 16.0. Hasil analisis uji F  menunjukkan bahwa secara simultan jumlah benur,  pakan, kapur, pupuk, kincir dan luas lahan berpengaruh signifikan terhadap produksi udang vaname. Selanjutnya secara parsial, faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap produksi adalah jumlah benur dan luas lahan, sedangkan faktor-faktor yang  berpengaruh tidak signifikan terhadap produksi udng vaname adalah   jumlah pakan,  kapur, pupuk dan  kincir. Kata Kunc : Budidaya udang vaname, faktor produksi, signifikan, parsial, simultan
KAJIAN BISNIS ALAT TANGKAP BAGAN APUNG DI PERAIRAN PULAU KATELA KABUPATEN MUNA BARAT Ramadhan Dafis; Onu La Ola; Akhmad Mansyur; R. Ruslaini; Sarini Yusuf; Desy Sriwulan
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 7, No 4: NOVEMBER 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v7i4.1392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji harga pokok produksi dan keuntungan usaha bagan apung di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2021. Pemilihan lokasi ditentukan secara sengaja (purposive) menggunakan metode teknik sampel acak sederhana sehingga dipilih 45 orang sampel nelayan bagan apung dari 85 orang populasi nelayan bagan apung. Data primer diperoleh dari nelayan bagan apung dengan cara observasi dan wawancara secara langsung menggunakan kusioner. Data primer yang dikumpulkan antara lain umur, pendidikan, pengalaman usaha, biaya penangkapan, jumlah produksi dan harga pasar, sedangkan data sekunder di peroleh dari badan pusat statistic Kecamatan Tiworo Kepulauan terdiri dari jumlah penduduk, letak geografis, batas wilayah, keadaan iklim dan data lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Data yang diperoleh di analisis menggunakan rumus total biaya, harga pokok produksi, dan keuntungan. Hasil analisis menunjukan bahwa: (1) harga pokok produksi dalam bisnis komoditas usaha bagan apung yang terendah sebesar Rp5.440/kg, dan tertinggi sebesar Rp10.216/kg. (2) keuntungan dalam bisnis komoditas usaha bagan apung yang terendah sebesar Rp3.145.836/bulan, dan tertinggi sebesar Rp4.729.329/bulan, dengan rata–rata Rp3.967.405/bulan. Pendapatan nelayan bagan apung di Desa Katela dikategorikan memiliki pendapatan sangat tinggi sehingga sangat penting untuk dipertahankan agar tercipta kesejahteraan nelayan.Kata Kunci: Nelayan; Bagan Apung;  Produksi;  Keuntungan
ANALISIS PENDAPATAN DAN PROPORSI BAGI HASIL NELAYAN KURUNGKURU DI KELURAHAN SUKANAYO KECAMATAN KOKALUKUNA KOTA BAUBAU S. Sardiana; Onu La Ola; N. Nurdiana; Syamsul Kamri; Irdam Riani; Azwar Sidiq
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 7, No 4: NOVEMBER 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v7i4.27585

Abstract

Alat tangkap “kurungkuru” adalah alat tangkap tradisional yang mirip dengan bagan perahu dan merupakan salah satu alat tangkap jenis jaring angkat (lift net) yang membutuhkan alat bantu penangkapan berupa cahaya lampu dalam melakukan operasi penangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar keuntungan yang diperoleh nelayan kurungkuru dan proporsi bagi hasil yang diterapkan di Kelurahan Sukanayo Kecamatan Kokalukuna Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan sampel sebanyak 16 nelayan dari  jumlah  populasi sebanyak 27 nelayan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2021. Jenis data yang digunakan yaitu data primer (identitas responden, biaya investasi, biaya tetap, biaya variabel, jumlah produksi, jenis hasil tangkapan, tingkat harga dan proporsi bagi hasil) dan data sekunder (karakteristik masyarakat setempat, tingkat pendidikan, jumlah penduduk desa). Pengambilan data dilakukan dengan teknik wawancara, kuesioner, dokumentasi dan studi literatur. Data yang dianalisis yaitu jumlah biaya yang dikeluarkan, jumlah penerimaan dan keuntungan yang dimana dianalisis menggunakan analisis biaya, analisis penerimaan dan analisis keuntungan. Jenis ikan tangkapan alat tangkap kurungkuru yaitu ikan teri, ikan tembang dan ikan layang. Hasil penelitian menunjukkan keuntungan tertinggi sebesar Rp39.438.444 dan keuntungan terendah sebesar Rp14.766,500. Adapun sistem bagi hasil yang diterapkan oleh nelayan yaitu keuntungan yang diperoleh dibagi 50:50, artinya pemilik kapal mendapatkan bagi hasil 50% dan 50% untuk ABK, yang didalamnya sudah termasuk pembagian yang diberikan kepada orang tua 2 bagian, orang dewasa 1.5 bagian, dan anak remaja 1 bagian. Bagian terbesar diberikan kepada orang tua dimana pembagian tersebut berdasarkan kepemilikan tanggungan.Kata Kunci: Bagi Hasil; Alat Tangkap Kurungkuru; Keuntungan; Tradisional

Filter by Year

2016 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 7, No 4: NOVEMBER 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 3: AGUSTUS 2022: JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 2: MEI 2022 : JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 7, No 1: FEBRUARI 2022 : JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 4 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 3 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 2 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 6, No 1 (2021): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 4 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 3 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 2 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 5, No 1 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 4 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 3 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 4 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 3 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 3 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan More Issue