cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Abdimas
ISSN : 25022806     EISSN : 25022784     DOI : https://doi.org/10.25273
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2026)" : 13 Documents clear
STRATEGI PEMBERDAYAAN GURU UNTUK MENGEMBANGKAN UNIT PRODUKSI BERBASIS SEKOLAH DI SLBN BALIKPAPAN Waskitoningtyas, Rahayu Sri; Casmudi; Dewi; Febrianti, Ine
Jurnal Terapan Abdimas Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v11i1.23124

Abstract

Abstract. The purpose of this Community Service Program is to determine the percentage of teachers'  understanding regarding strengthening school-based production units and what digital media accounts are created to increase marketing. The location of this community service program is at SLBN Balikpapan, which will be implemented in July 2025. The target is teachers at SLBN Balikpapan. The approach in this community service program uses Participatory Action Research (PAR). This Community Service activity has succeeded in empowering teachers in developing a bread production unit at SLBN Balikpapan in a structured manner. Teachers not only play a role as instructors, but also as drivers of school-based entrepreneurship. There is an increase in teachers in participating in the socialization of strengthening school-based production units by 81.69%; and the creation of Shopee and Shopee Food accounts.    Abstrak. Tujuan PkM ini untuk mengetahui seberapa persen pemahaman guru terkait penguatan unit produksi berbasis sekolah serta akun media digital apa yang dibuat untuk peningkatkan pemasaran. Tempat pelaksanaan pengabdian ini di SLBN Balikpapan yang dilaksanakan pada bulan Juli 2025. Dengan sasarannya para guru di SLBN Balikpapan. Pendekatan dalam pengabdian ini menggunakan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berhasil memberdayakan guru dalam mengembangkan unit produksi roti di SLBN Balikpapan secara terstruktur. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai penggerak kewirausahaan berbasis sekolah. Adanya peningkatan guru dalam mengikuti sosialisasi penguatan unit produksi berbasis sekolah sebesar 81,69%; dan pembuatan akun shopee dan shopee food. 
INOVASI PENGOLAHAN PRODUK LOKAL UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN DAN PENCEGAHAN STUNTING DI UP2K PKK KECAMATAN X KOTO Ryswaldi, Ridho; Sari, Astri Yuza; Murdy, Khairi
Jurnal Terapan Abdimas Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v11i1.23212

Abstract

Abstract. This community service program was implemented at UP2K PKK, X Koto Subdistrict, Tanah Datar Regency, to enhance the market value of local flagship products based on organic vegetables, strengthen digital marketing skills, and support stunting-prevention efforts through the use of nutritious products. The implementation methods included socialization, training, technology application, mentoring, and evaluation. This program was held on July 24–25, 2025, and was attended by approximately 50 participants.The evaluation results indicated that understanding of local product innovation increased from 60.60% to 95%, while knowledge and use of digital marketing applications rose from 42.42% to 92.5%. These findings demonstrate that integrating product innovation with digital marketing effectively improves partners readiness to develop businesses with greater added value and competitiveness. Beyond economic impacts, the use of locally sourced organic vegetables also strengthened partners awareness of the importance of nutritious food in stunting prevention efforts. This program has had a positive impact on enhancing partner capacity and holds potential for replication in other regions.   Abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di UP2K PKK Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, dengan tujuan meningkatkan nilai jual produk unggulan lokal berbasis sayuran organik, memperkuat keterampilan pemasaran digital, serta mendukung upaya pencegahan stunting melalui pemanfaatan produk bergizi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Program ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 24–25 Juli 2025, dan diikuti oleh kurang lebih 50 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemahaman inovasi produk unggulan daerah meningkat dari 60,60% menjadi 95%, sedangkan pemahaman dan penggunaan aplikasi pemasaran digital meningkat dari 42,42% menjadi 92,5%. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi inovasi produk dan pemasaran digital efektif dalam meningkatkan kesiapan mitra mengembangkan usaha yang lebih bernilai tambah dan berdaya saing. Selain berdampak pada aspek ekonomi, pemanfaatan pangan lokal berbasis sayuran organik juga memperkuat kesadaran mitra terhadap pentingnya pangan bergizi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas mitra dan berpotensi untuk direplikasi di wilayah lain.
PENGUATAN KOMPETENSI GURU SMA DI KABUPATEN MALANG MELALUI INTEGRASI PROJECT-BASED LEARNING DAN STEAM DI ERA DIGITAL Pudyastuti, Zusana Eko; Palandi, Jozua Ferjanus; Sari, Nara
Jurnal Terapan Abdimas Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v11i1.23674

Abstract

Abstract. This community service focused on improving teachers' competencies at SMA Kristen YBPK Sitiarjo, Malang Regency, by integrating ICT-based learning and the STEAM approach in project-based learning. Project-based learning emphasizes students' active participation in identifying real-world problems and finding creative and innovative solutions to those problems. This workshop project aimed to help teachers deliver learning materials more engagingly and practically to support the development of 21st-century skills of the students. There were 14 teachers from the high school who joined the workshop. For the evaluation, surveys were conducted to assess teachers’ level of comprehension and proficiency in designing Project-based learning and STEAM, aimed at enhancing student knowledge and skills. The results indicated a demonstrable improvement in knowledge and skills across these three pedagogical approaches. Fourteen indicators, categorized into three distinct areas, were utilized to measure this progress. Conceptual understanding and theoretical confidence emerged as the highest-scoring area (4.2 – 4.6). The intermediate-scoring area (3.9 – 4.1) comprised indicators pertaining to basic application capabilities. Conversely, the lowest-scoring area (3.5 – 3.6) was associated with indicators regarding the challenges of implementing these three learning frameworks. Consequently, it can be concluded that this training aligns with teacher requirements in the pursuit of delivering high-quality education.   Abstrak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada penguatan kompetensi guru di SMA Kristen YBPK Sitiarjo, Kabupaten Malang melalui penerapan pembelajaran berbasis proyek yang diintegrasikan dengan teknologi informasi dan pendekatan STEAM. PjBL menekankan pada partisipasi aktif siswa dalam menemukan masalah dunia nyata yang ditemui dan mencari solusi kreatif-inovatif dari masalah tersebut. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu guru memahami dan terampil dalam merancang dan menyampaikan materi pelajaran secara lebih menarik dan aplikatif guna mengembangkan keterampilan abad 21 siswa. Pelatihan ini diikuti oleh 14 orang guru. Evaluasi dilakukan melalui survei untuk mengetahui tingkat pemahaman dan keterampilan guru-guru dalam merancang pembelajaran berbasis proyek dan STEAM sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan menggunakan ketiga pendekatan tersebut. Terdapat 14 indikator yang digunakan untuk mengukur peningkatan tersebut yang dibagi dalam tiga area. Pemahaman konsep dan kepercayaan diri teoritis adalah area dengan skor tertinggi (4,2 – 4,6). Area dengan skor menengah (3,9 – 4,1) ditunjukkan oleh indikator yang berkaitan dengan kemampuan aplikasi dasar. Sedangkan area dengan skor terendah (3,5 – 3,6) ditunjukkan oleh indikator yang terkait dengan tantangan dalam implementasi ketiga pendekatan pembelajaran tersebut. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini sesuai dengan kebutuhan dari guru-guru sebagai upaya menghadirkan pembelajaran yang berkualitas.

Page 2 of 2 | Total Record : 13