cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ach.journal@unud.ac.id
Editorial Address
JL PB Sudirman Denpasar Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Archive of Community Health
Published by Universitas Udayana
ISSN : 2302139X     EISSN : 25273620     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Archive of Community Health menerbitkan hasil penelitian berhubungan dengan kesehatan masyarakat seperti kebijakan kesehatan, kesehatan ibu dan anak, kesehatan lingkungan, gizi kesehatan masyarakat, kesehatan kerja, promosi kesehatan, ekonomi kesehatan serta ilmu ilmu dasar yang berkaitan seperti bioteknologi kesehatan, biologi molekuler, bioinformatik dan genetik, tanaman, hewan, serta sel yang terkait dengan kesehatan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2012): Desember (2012)" : 9 Documents clear
KANDUNGAN PEROKSIDA PADA MINYAK GORENG DI PEDAGANG MAKANAN GORENGAN SEPANJANG JALAN PROF. DR. SOEPOMO UMBULHARJO YOGYAKARTA TAHUN 2012 surahma asti mulasari; risa rahmawati utami
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 1 No 2 (2012): Desember (2012)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.196 KB) | DOI: 10.24843/ACH.2012.v01.i02.p08

Abstract

Kebanyakan pedagang makanan gorengan menggunakan minyak goreng berulang-ulang dalamjangka waktu yang lama, tanpa diganti dan hanya menambahkan minyak segar. Kondisi inimenyebabkan kerusakan minyak goreng. Peroksida adalah nilai terpenting dalam menentukanderajat kerusakan minyak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidenti? kasi kadar peroksidaminyak goreng pada pedagang makanan gorengan di sepanjang Jalan Prof. Dr. SoepomoUmbulharjo Yogyakarta.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Objek penelitian ini adalah minyak goreng yangdigunakan sebagai perantara menggoreng oleh pedagang makanan gorengan di Sepanjang JalanProf. Dr. Soepomo Umbulharjo Yogyakarta. Hasil penelitian dibandingkan dengan parameter,dihitung kadar peroksidanya, serta dianalisis dan disebutkan ciri-ciri ? sik minyak goreng yangpositif teridenti? kasi peroksida dan frekuensi penggorengan yang dilakukan pedagang diketahuidengan cara wawancara kepada para pedagang.Kadar peroksida pada minyak goreng yang digunakan oleh para pedagang makanan gorenganberkisar antara 0,42 meq/kg – 11,25 meq/kg. Karakteristik minyak dengan kadar peroksida tinggiadalah bau tengik, berwarna coklat sampai kehitaman, ada endapan, keruh dan berbuih.
POLA HUBUNGAN SEKSUAL DAN RIWAYAT IMS PADA GAY DI BALI Pande Putu Ayu rissa Cempaka; Pasek Kardiwinata
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 1 No 2 (2012): Desember (2012)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.129 KB) | DOI: 10.24843/ACH.2012.v01.i02.p04

Abstract

Homoseksual merupakan kelompok berisiko dalam penyebaran penyakit infeksi. Di Indonesiahomoseksual merupakan kelompok yang termaginalkan sehingga sangat sulit dijangkau untukmelakukan intervensi maupun memberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola hubungan seksual dan riwayat infeksi menularseksual/IMS pada gay khususnya di Denpasar dan Badung.Penelitian ini merupakan deskriptif cross sectional dengan besar sampel 45 gay, teknik samplingyang digunakan adalah snowball, bersedia mengisi kuesioner. Kemudian data yang terkumpuldianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukan bahwa selama tiga bulan terakhir sebanyak 77,8% gay memilikipola hubungan multi seksual patner dengan rata-rata jumlah patner tiap orang sebanyak 5 patnerdan 6,7% pernah memiliki riwayat infeksi menular seksual. Persentase gay yang menggunakankondom sebanyak 57,8% dan baru 65,4 % menyatakan menggunakan kondom secara konsistenDisarankan bagi dinas kesehatan untuk melakukan pendekatan guna memudahkan pemberianedukasi kepada gay. Bagi masyarakat khususnya gay disarankan untuk menggunakan kondomsecara konsisten sebagai pencegah penularan IMS
ASOSIASI PENGETAHUAN TENTANG DEMAM BERDARAH DAN UPAYA PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DI KELURAHAN SESETAN, DENPASAR SELATAN, BALI. Dinar Lubis; Sang Gede Purnama; Komang Ekawati; Astiti Muliantari
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 1 No 2 (2012): Desember (2012)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.623 KB) | DOI: 10.24843/ACH.2012.v01.i02.p09

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu permasalahan kesehatanmasyarakat yang serius di Indonesia, termasuk di kota Denpasar, Bali. Pengetahuan terhadapdemam berdarah merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi perilaku pencegahandemam berdarah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat asosiasi antara pengetahuan danperilaku masyarakat dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di kelurahan Sesetan,kecamatan Denpasar Selatan. Penelitian ini merupakan salah satu bagian dari hasil penelitiantentang kajian perilaku sosial budaya masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk yangdilaksanakan pada tahun 2011 di kelurahan Sesetan.Metode kuantitatif dan design cross sectional digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulandata dilaksanakan selama bulan Januari sampai dengan Maret tahun 2011 di kelurahan Sesetan.Jumlah sampel sebanyak 125 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik probabilityproportional to size (PPS). Analisis data bivariate dilakukan dengan chi square untuk mengetahuiapakah terdapat asosiasi antara pengetahuan tentang DBD dan perilaku PSN.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 20,6% responden dengan tingkat pengetahuan kurang dan79,2% dengan tingkat pengetahuan kurang.Demam (95,2%) dan bintik merah (56%) merupakanciri ciri penyakit demam berdarah yang paling banyak diketahui responden. Kategori perilakuPSN baik dimiliki 21,6% responden dan kurang baik 78,4% responden.Analisis data dengan chi
PERHITUNGAN BIAYA SATUAN PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS DI KOTA SAMARINDA TAHUN 2012 ( STUDI KASUS PUSKESMAS PALARAN ) Subirman -
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 1 No 2 (2012): Desember (2012)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.715 KB) | DOI: 10.24843/ACH.2012.v01.i02.p05

Abstract

Menyadari keterbatasan kemampuan pemerintah untuk mengatasi masalah pembiayaankesehatan, perlu adanya upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan dengan menghitungunit pelayanan kesehatan untuk mengetahui jumlah total biaya yang dibutuhkan oleh PusatPelayanan Kesehatan Primer yang dapat digunakan sebagai informasi bagi pemerintah daerah.Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menganalisis biaya satuan pelayanan kesehatandi puskesmas Palaran di Samarinda.Penelitian ini merupakan survei deskriptif. Untuk analisa harga satuan. Populasi adalah semuatransaksi keuangan yang terjadi di Pusat Pelayanan Kesehatan Primer Palaran tahun 2011.Sampel dalam penelitian ini semua keuangan  yang berhubungan dengan biaya investasi, biayaoperasional dan pemeliharaan pada pusat biaya, apakah itu mendukung pusat biaya atau pusatbiaya produksi di pusat pelayanan kesehatan primer Palaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya satuan pelayanan kesehatan rawat jalan di PusatPelayanan Kesehatan Primer Palaran sebesar Rp 8.338 dan untuk layanan rawat inap unit costsebesar Rp 24.708. Studi ini menunjukkan kepada pemerintah daerah untuk mempertimbangkanbiaya satuan di pusat pelayanan kesehatan sebelum menetapkan jumlah subsidi pembiayaankesehatan.
Shopping Dokter, Masalah Utama Pelaksanaaan TB-DOTS pada Dokter Praktek Swasta, Apakah Kader TB Desa Pakraman Bisa Menjadi Solusi? Gede Artawan Eka putra
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 1 No 2 (2012): Desember (2012)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.912 KB) | DOI: 10.24843/ACH.2012.v01.i02.p01

Abstract

PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PENERAPAN MANAJEMEN TERPADU BAYI MUDA OLEH BIDAN DESA DI KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN 2012 wayan gede artawan; Ratna Djuwita
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 1 No 2 (2012): Desember (2012)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.497 KB) | DOI: 10.24843/ACH.2012.v01.i02.p06

Abstract

Rendahnya penerapan manajemen terpadu bayi muda (MTBM) oleh bidan di desa (53,6%)merupakan hambatan utama untuk menurunkan angka kematian neonatal (AKN) dan angkakematian bayi . Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan penerapan MTBMoleh bidan setelah menerima pelatihan dan bimbingan teknis (intervensi).Penelitian operasional ini merupakan penelitian non eksperimental dengan desain pretest-di 4 dari 24 pusat kesehatan masyarakat yang dipilih secara acak.Penelitian ini mendapatkan bahwa intervensi dapat meningkatkan pengetahuan bidan danpenerapan MTBM. Perlu pelatihan dan sosialisasi terus menerus untuk mendorong para bidanuntuk menerapkan MTBM secara berkelanjutan.
FAKTOR DETERMINAN KELUHAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA PEKERJA SEKS PEREMPUAN DI KECAMATAN TABANAN TAHUN 2012 Ni Made Alit Prabawati; Putu Ayu Swandewi Astuti
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 1 No 2 (2012): Desember (2012)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.113 KB) | DOI: 10.24843/ACH.2012.v01.i02.p02

Abstract

Infeksi menular seksual (IMS) di Bali masih merupakan satu permasalahan kesehatan. Di Tabanan, terjadi peningkatan jumlah kasus IMS sebesar 50% dari tahun 2010 ke tahun 2011, sebagian besar dialami oleh pekerja seks perempuan (PSP). Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi faktorfaktor determinanyang mempengaruhi terjadinya IMS pada PSP. Penelitian ini merupakan penelitain analitik potong lintang. Sebanyak 86 responden dilibatkan dalam penelitian yang terdiri dari 29 PSP langsung dan 57 PSP tidak langsung, responden dipilih dengan menggunakan metode stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara langsung menggunakan kuesioner, kemudian data dianalisis secara deskriptif, dengan uji chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan kondom berpengaruh secara bermakna terhadap riwayat keluhan IMS (OR=9,95% CI=1,34-60,39), dan faktor dukungan sosial juga berpengaruh bermakna (OR=9,95% CI=2,52-32,14).  Variabel lain yang juga berpengaruh dalam analisis bivariat adalah sikap negative terhadap pencegahan IMS (p=0,018), akses terhadap kondom (p=0,007), akses ke layanan kesehatan (p=0,016), dan pencucian vagina (p=0,033). Penggunaan kondom dan dukungan sosial merupakan faktor utama yang mempengaruhi riwayat keluhan IMS. Sehingga untuk menurunkan prevalensi IMS, akses terhadap kondom harus ditingkatkan, perlunya upaya mobile screening, serta pemberian layanan dan informasi yang komprehensif seputar kesehatan reproduksi. Disamping itu pembentukan kelompok dukungan serta kerjasama dengan manajer kafe dan mucikari diperlukan untuk mendorong upaya penggunaan kondom dan pemeriksaan kesehatan yang rutin.
PERILAKU BEROLAHRAGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA WANITA USIA PRODUKTIF DI PANCORAN MAS, DEPOK, JAWA BARAT Yuli Kurniati; Giri Inayah; Karina Samaria
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 1 No 2 (2012): Desember (2012)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.018 KB) | DOI: 10.24843/ACH.2012.v01.i02.p07

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyakit tidak menular yang dapat dicegah. Prevalensinya saatini semakin meningkat, begitu juga di wilayah RW 8 Pancoran Mas, Depok. Kasus hipertensipada wanita meningkat setiap bulannya dan mulai banyak terjadi pada usia produktif. Prevalenhipertensi di Kota Depok sebesar 22,6%. Salah satu upaya untuk mencegah hipertensi yaituolahraga, yang selama ini sudah dilakukan pada usia lanjut oleh Posbindu, namun kasushipertensinya terus meningkat. Sebuah studi kualitatif diperlukan untuk mengetahui faktor apayang mendasari kondisi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih dalamperilaku berolahraga pada wanita dalam mencegah hipertensi. Penelitian ini menggunakanpendekatan Rapid Assesment Procedure.Hasil studi mendapatkan bahwa hanya sedikit informan yang melakukan olahraga dalammencegah hipertensi. Pengetahuan yang kurang; kurangnya informasi, sarana prasarana dansedikitnya dukungan dari keluarga, tetangga dan petugas kesehatan merupakan faktor yangberkaitan dengan rendahnya perilaku berolahraga di daerah ini. Olahraga belum menjadi budayadi wilayah ini.Penelitian ini menyarankan adanya peningkatan pengetahuan, informasi, fasilitas dan dukungansosial untuk meningkatkan perilaku berolahraga.
UNLINKED ANONYMOUS SEROPREVALEN SURVEY HIV PADA IBU HAMIL DAN PERILAKU BERISIKO TERKAIT DI KABUPATEN KLUNGKUNG, BALI TAHUN 2011 putu Widarini; Putu Ayu Swandewi Astuti; Dinar Lubis; Putu Suariyani
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 1 No 2 (2012): Desember (2012)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.591 KB) | DOI: 10.24843/ACH.2012.v01.i02.p03

Abstract

HIV dan AIDS di Provinsi Bali menduduki prevalensi kedua di Indonesia. Pekerja seks perempuan (PSP) merupakan kelompok berisiko dengan prevalensi HIV yang cukup tinggi dan sangat berpotensi menularkan HIV ke pelanggannya, yang selanjutnya berisiko terjadi penularan dari pelanggan ke pasangannya. Hasil studi yang melibatkan bidan praktek swasta di Denpasar menunjukkan persentase HIV pada ibu hamil sebesar 1,2%. Di Kabupaten Klungkung cukup banyak dijumpai café serta lokasi yang memungkinkan sebagai tempat transaksi seksual antara PSP dan pelanggan, dan belum pernah dilakukan eksplorasi terhadap  prevalensi HIV pada ibu hamil. Oleh karena itu penting untuk mengetahui kejadian HIV/AIDS pada ibu hamil di Kabupaten Klungkung. Penelitian ini merupakan penelitian survei potong lintang yang bersifat anonymous (unlinked anonymous survey) dengan populasi penelitian adalah semua ibu hamil di Kabupaten Klungkung, dan populasi terjangkau adalah ibu hamil yang melakukan ANC ke puskesmas. Jumlah sampel minimal pada penelitian 230 orang, yang dihitung berdasarkan asumsi prevalensi HIV pada ibu hamil (p=1,2%), tingkat kepercayaan 95% (?=5%), dan margin of error =1%. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik, riwayat kehamilan dan riwayat perilaku berisiko dan status HIV. Status HIV ditentukan berdasarkan  hasil pemeriksaan dari di Balai Lab Kesehatan Provinsi Bali. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan perangkat statistik. Ibu hamil rata-rata berusia 28 tahun, dengan pendidikan terbanyak adalah SMP dan SMA, sebanyak 58,7% merupakan kehamilan I dan II. Tidak ada ibu hamil yang HIV+, sehingga prevalensi HIV pada ibu hamil ditemukan sebesar 0%. Riwayat paparan terhadap risiko penularan IMS termasuk HIV&AIDS ditemukan pada 23,3% ibu hamil, yang terbanyak adalah riwayat keluhan infeksi menular seksual dan riwayat suami bekerja di luar kota. Dari penelitian dapat dilihat prevalensi HIV pada ibu hamil sebesar 0%, namun cukup banyak yang memiliki riwayat perilaku/paparan risiko. Rekomendasi untuk pihak terkait agar bisa melakukan pemantauan prevalensi HIV pada ibu hamil dengan mengembangkan program pencegahan penularan dari ibu ke anak (PMTCT).

Page 1 of 1 | Total Record : 9