Buletin Perpustakaan
Buletin Perpustakaan merupakan sarana komunikasi informasi bagi pustakawan Universitas Islam Indonesia (UII) dan pustakawan dari luar UII. Media ini berfungsi untuk menampung, mendorong, melatih, mengembangkan pengetahuan, dan meningkatkan keterampilan menulis bagi para pustakawan. Selain itu Buletin Perpustakaan ini juga berfungsi untuk mengembangkan perpustakaan yang bernuansa Islami dan berwawasan nasional.
Articles
149 Documents
STRATEGI PENATAAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN FAKULTAS HUKUM KE DIREKTORAT PERPUSTAKAAN UII
Wardanah, Umi
Buletin Perpustakaan Vol. 5 No. 1 (2022): Buletin Perpustakaan Volume 5 Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemindahan koleksi tidak dapat dilakukan secara asal saja, semua harus tercatat dan dapat dipertanggungjawabkan karena berkaitan dengan kapasitas dan kualitas termasuk berapa rak buku yang dipindahkan, rak buku yang ditata, jumlah koleksi secara keseluruhan, jumlah tenaga yang terlibat dan anggaran yang dikeluarkan. Instrumen-instrumen harus dibuat dan disediakan untuk keperluan data. Rencana perlu dibuat agar tidak mulur dari waktu, perlu timeline untuk menentukan kapan pekerjaan itu harus dimulai dan kapan harus selesai. Inventarisasi kebutuhan ruang dan rak perlu ditentukan tempatnya untuk segera dipersiapkan, sterilisasi dan pembebasan ruang dapat dilakukan untuk memperhitungkan kapasitas ruang dan ketersediaan rak disiapkan lepas dari fungsi dankegunaan yang lain. Setelah ruangan tersedia dapat dimulai melakukan pengambilan rak koleksi dari fakultas hukum, untuk mempercepat proses pindahan direktorat perpustakaan tidak dapat menunggu koleksi itu dikirim dari fakultas, jadi harus “jemput bola” agar sistem estafet kerja dapat berjalan efektif dan efisien dalam penyelesaiannya. Pengambilan koleksi dilakukan setelah ruang dan rak tertata siap untuk menampung koleksi fakultas hukum. Pengambilan koleksi disesuaikan dengan nomor urut klasifikasi atau nomor subjek yang dijadikan sebagai nomor panggil koleksi (call number), dari awal disepakati pengambilan dimulai dari nomor yang paling kecil, atau dari koleksi-koleksi umum menurut Dewey Decimal Classification (DDC). Secara bertahap penataan koleksi harus menyesuaikan juga dengan tahapan pengambilan koleksi, hal itu dimaksudkan agar tidak terlalu banyak mengelokpokkan nomor label bendelan koleksi dan tidak bingung mengaitkan nomor bendelan dan nomor klasifikasinya dalam bendelan tersebut. Dari rangkaian proses kegiatan kerja penataan ini akan diketahui juga kalau misalnya terjadi kesalahan penomoran bendel pada saat pengambilan koleksi dari rak untuk dibendel, dengan urutan nomor klasifikasi pada bendelan apabila sudah diurutkan untuk ditata di rak. Makanya penataan di rak disamping harus sesuai dengan penomoran bendel dan nomor klasifikasi harus dilakukan sekalian dengan juga pengurutan nomor klasifikasinya antara bendel yang satu dengan bendel yang lainnya (shelving). Setelah semuanya tertata dan sesuai urutan nomor klasifikasi (aturan shelving) baru dilakukan pelepasan tali ikatan bendelannya.
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL UNTUK PEMASARAN PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI
Utomo, Teguh Prasetyo
Buletin Perpustakaan Vol. 5 No. 1 (2022): Buletin Perpustakaan Volume 5 Nomor 1, Mei 2022
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Media sosial saat ini telah menjelma menjadi alat pemasaran yang sangat populer bagi perpustakaan. Hal ini karena media sosial memungkinkan perpustakaan untuk menjangkau dan melakukan komunikasi dengan penggunanya secara realtime tanpa lagi tersekat oleh batasan ruang dan waktu. Terlebih saat ini pengguna media sosial di Indonesia demikian masif yang mencapai mencapai 191,4 juta pengguna. Hal tersebut tentu menjadi potensi yang luar biasa ketika media sosial bisa dioptimalkan untuk keperluan pemasaran perpustakaan. Dalam melakukan kajian ini penulis menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dari hasil kajian yang dilakukan penulis menemukan bahwa dalam upaya optimalisasi media sosial untuk pemasaran perpustakaan perguruan tinggi ada tujuh langkah yang harus dilakukan, yaitu: 1) membuat perencanaan (planning), 2) membuat akun/kanal media sosial, 3) memahami platform media sosial yang digunakan, 4) membentuk tim, 5) produksi dan publikasi konten, 6) strategi publikasi konten, dan juga 7) monitoring dan evaluasi. Sehingga kemudian bisa disimpulkan bahwa pemasaran perpustakaan melalui media sosial menjadi sangat penting mengingat luasnya cakupan media sosial saat ini. Terlebih untuk perpustakaan perguruan tinggi yang saat ini mayoritas mahasiswanya merupakan generasi Y (milenial) dan generasi Z (Gen-Z) yang sudah sangat karib dengan media sosial. Selain memerlukan berbagai strategi taktis, optimalisasi pemasaran perpustakaan menggunakan media sosial juga perlu mendapat dukungan dan komitmen yang kuat dari pengambil kebijakan/manajemen perpustakaan perguruan tinggi.
RELASI PERPUSTAKAAN DIGITAL DAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SUMBER PENGETAHUAN MASYARAKAT MARJINAL
Arif Nurochman;
Wahyu Supriyanto
Buletin Perpustakaan Vol. 5 No. 2 (2022): Buletin Perpustakaan Volume 5 Nomor 2, November 2022
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Relasi perpustakaan digital dan media sosial menciptakan objek budaya baru yang dimulai dengan bagaimana proses produksi, konsumsi dan distribusi pengetahuan menjadi lebih bermakna. Sifat interaktivitas media sosial yang melibatkan partisipasi interaksi aktif secara dua arah tanpa hambatan ruang dan waktu dapat dilaksanakan secara realtime. Kemampuan adaptasi dengan teknologi informasi dan pemanfaatan jejaring virtual global merubah berbagai struktur budaya yang selama ini diyakini kebenarannya. Peran perpustakaan digital sebagai identitas budaya masyarakat berpengetahuan menempatkan perpustakaan digital sebagai sumber pengetahuan bagi struktur sosial masyarakat karena produksi informasi telah terkonfirmasi kebenarannya. Perpustakaan digital telah berevolusi yang dipengaruhi oleh media sosial sebagai sumber pengetahuan masyakarat marjinal. Sekat-sekat budaya antara pusat dan pinggiran berubah oleh pola penciptaan pengetahuan dari hasil interaksi sosial masyarakat yang saling berjejaring menggunakan media sosial.
MEMBANGUN PERPUSTAKAAN DIGITAL UII
Prianto, Joko Sugeng
Buletin Perpustakaan Vol. 5 No. 2 (2022): Buletin Perpustakaan Volume 5 Nomor 2, November 2022
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Wabah Covid 19 yang melanda dunia berdampak sangat luas di segala sektor kehidupan termasuk sivitas akademika UII yang notabene adalah pengguna perpustakaan/pemustaka. Direktorat Perpustakaan UII melakukan inovasi agar tetap dapat melayani pemustakanya dengan baik dengan membangun Perpustakaan Digital UII. Perpustakaan Digital UII dibangun baru sekitar 1 tahun dengan menjalankan surat tugas dari Rektor UII Nomor 228/ST-Rek/SP/V/2021 tanggal 6 Mei 2021, personil dari Pustakawan dan Badan Sistem Informasi UII. Metode yang digunakan dalam tulisan ini metode partisipatif masuk di dalam tim kerja dan metode studi pustaka. Konten dari hasil pengalihbentukan koleksi cetak hingga 26 Agustus 2022 ini ada 2.972 judul buku. Kesimpulan pembangunan Perpustakaan Digital UII sudah berproses dengan baik dan masih terus dilakukan pengawalan untuk menyempurnakan interface di url https://digital-library.uii.ac.id/ dan melengkapi konten digital yang relevan dengan kebutuhan Sivitas akademika UII. Hasil evaluasi dapat digunakan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan ke depan tentang perpustakaan digital ini. Di dalam tulisan Membangun Perpustakaan Digital UII ini digunakan perangkat lunak open source Senayan Library Management System (SLiMS) 9 Bulian sebagai pilihannya dengan pertimbangan antara lain mudah diaplikasikan, mudah dimodifikasi dan juga termasuk versi terbaru dari SLiMS.
TREN RISET TENTANG PERPUSTAKAAN DAN KEBERLANGSUNGAN LINGKUNGAN PADA PUBLIKASI TERINDEKS SCOPUS
Nugroho, Prasetyo Adi
Buletin Perpustakaan Vol. 5 No. 2 (2022): Buletin Perpustakaan Volume 5 Nomor 2, November 2022
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perpustakaan merupakan tempat untuk mempromosikan pelestarian lingkungan lewat penyediaan informasi serta event bertemakan lingkungan. Studi ini bertujuan untuk mengobservasi tren topik riset mengenai keberlangsungan lingkungan dan perpustakaan pada publikasi terindeks Scopus. Studi ini menggunakan data sekunder dari Scopus dan dianalisis dengan metode bibliometrik. Total ada sekitar 60 data dan diolah dengan menggunakan Vosviewer versi 1.6.17. Hasil menunjukkan bahwa bahwa tidak ada topik mayor tentang pustakawan, baik berdasarkan dari judul yang ditulis oleh penulis, maupun yang judul yang ditulis oleh Scopus, maupun oleh para penulis. Sustainable development menjadi topik mayor, diikuti oleh libraries. Topik mayor sustainable development atau yang berarti pembangunan berkelanjutan berhubungan dengan topik minor, green libraries atau perpustakaan hijau.
ANALISIS MANAJEMEN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS PERPUSTAKAAN SDN TEJA BARAT 1 PAMEKASAN)
Ardiansyah
Buletin Perpustakaan Vol. 5 No. 2 (2022): Buletin Perpustakaan Volume 5 Nomor 2, November 2022
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian analisis manajemen perpustakaan sekolah dasar ini dilaksanakan di Perpustakaan SDN Teja Barat 1 Pamekasan karena ada temuan bahwa di Perpustakaan SDN Teja Barat 1 Pamekasan kurang baik manajemen pengelolaan perpustakaannya. Penelitian ini bertujuan untuk diketahui bagaimana perencanaan layanan perpus, pengorganisasial layanan perpustakaan, penggerakan serta pengawasan Perpustakaan SDN Teja Barat 1 Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif dengan hasil menunjukkan manajemen Perpustakaan SDN Teja Barat 1 Pamekasan terkait perencanaan, pengorganisasian, penggerakan serta pengawasan belum bisa dikatakan baik. Masih banyak kekurangan yang harus dibenahi dan diperbaiki. Kesadaran kepala sekolah juga menjadi kunci agar manajemen perpustakaannya semakin baik ke depannya. Tidak Hanya itu dukungan dari civitas sekolah juga mempengaruhi manajemen perpustakaan.
MENGAWAL JURNAL BIDANG ILMU PERPUSTAKAAN DAN JEJARING KEPUSTAKAWANAN
Junandi, Sri
Buletin Perpustakaan Vol. 5 No. 2 (2022): Buletin Perpustakaan Volume 5 Nomor 2, November 2022
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mengawal jurnal ilmiah dalam rangka menjaga eksistensi jurnal terakreditasi harus sesuai dengan tata kelola jurnal elektronik sesuai perubahan terakhir yakni pedoman akreditasi jurnal tahun 2021 Nomor 134/E/KPT/2021. Tata kelola jurnal yang selalu berkembang dan beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi. Perubahan instrumen dan kriteria yang dipersyaratkan harus senantiasa ditindaklanjuti oleh pengelola jurnal. Pustakawan yang bertugas sebagai managing editor dan jurnal manager dalam usaha menjaga eksistensi sebagai jurnal terakreditasi dapat ditempuh dengan meningkatkan performasi dan fleksibiltas Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi pada penerbitan tahun 2020 mulai menggunakan OJS versi 3, memperbaiki jurnal template dan update style sitasi American Psychological Association (APA) ke edisi 7, dan kegiatan reakreditasi jurnal ilmiah di ARJUNA. Pustakawan yang memiliki pengalaman mengawal dan menjaga eksistensi sebagai jurnal terakreditasi terbuka luas dalam menjalankan kegiatan jejaring kepustakawan dengan berpegang teguh perilaku ASN berAKHLAK. Pustakawan berkarakter berakhlak menunjukkan dirinya juga sebagai pustakawan inspiratif yang bercirikan bermanfaat bagi lingkungan, menjalankan tugas kualitas terbaik, memotivasi teman seprofesi, berkontribusi pada institusi sesuai proporsi dan sharing knowledge ke orang lain.
TRANSFORMASI PERPUSTAKAAN UM MENUJU BLENDED-ECO LIBRARY: (Refleksi 8 Tahun Kepemimpinan Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd.)
Achmad, Qorni Novianto;
Kosasih, AA
Buletin Perpustakaan Vol. 5 No. 2 (2022): Buletin Perpustakaan Volume 5 Nomor 2, November 2022
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengembangan UPT Perpustakaan UM pada masa kepemimpinan Prof. Dr. Djoko Saryono (2015-2022) didasarkan pada konsep blended-eco library yang merepresentasikan UPT Perpustakaan UM sebagai perpustakaan hibrida (kombinasi koleksi tercetak dan elektronik) yang mengusung nuansa ekologis. Beberapa pencapaian penting yang diraih oleh UPT Perpustakaan UM diantaranya meliputi (1) UPT Perpustakaan UM meraih predikat A dalam asesmen akreditasi perpustakaan, (2) menjalin kerjasama dengan berbagai institusi dan keikutsertaan dalam portal Indonesia OneSearch dan OCLC, (3) pengembangan infrastruktur dan diversifikasi layanan (Kafe Pustaka, Ringin Baca, Co-Working Space,dan Multiplatform Digital Library), (4) pengembangan sumberdaya manusia perpustakaan, (5) pengembangan koleksi perpustakaan, dan (6) pengembangan berbagai jenis aplikasi layanan perpustakaan.
STRATEGI PUSTAKAWAN DALAM OPTIMALISASI MENINGKATKAN MINAT BACA PESERTA DIDIK DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH
Suprihatin, Suprihatin
Buletin Perpustakaan Vol. 5 No. 2 (2022): Buletin Perpustakaan Volume 5 Nomor 2, November 2022
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perpustakaan Sekolah/madrasah sebagai unit informasi akan berfungsi optimal apabila memiliki manajemen yang baik. Dalam mengoptimalkan fungsinya Pustakawan sangat berperan penting. Pustakawan harus memiliki banyak strategi dalam rangka meningkatkan mutu layanan informasi bagi pemustakanya. Pustakawan berperan sebagai agen perubahan. Pustakawan harus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Promosi merupakan salah satu strategi dalam meningkatkan minat baca. Karena dalam hal ini perpustakaan dikatakan dapat optimal apabila diminati banyak pemustaka. Oleh karena itu untuk dapat menarik pemustaka diperlukan strategi dalam promosi. Salah satu tujuan perpustakaan adalah mengupayakan bagaimana agar koleksi yang dimiliki dapat diakses oleh pemustaka. Selain itu juga perpustakaan sebagai jasa informasi. Promosi pada dasarnya merupakan forum pertukaran informasi antara organisasi dan konsumen dengan tujuan utama memberikan informasi tentang produk dan jasa yang disediakan perpustakaan sekaligus memberi daya tarik siswa dan guru untuk menggunakan produk dan jasa yang ditawarkan. Promosi pelayanan perpustakaan perlu dilakukan agar seluruh aktivitas yang berhubungan dengan jasa perpustakaan dapat diketahui dan dipahami oleh masyarakat. Hasil dari promosi adalah tumbuhnya kesadaran sampai pada tindakan untuk memanfaatkannya.
DESAIN INFRASTRUKTUR PERPUSTAKAAN DIGITAL
Risparyanto, Anton
Buletin Perpustakaan Vol. 5 No. 2 (2022): Buletin Perpustakaan Volume 5 Nomor 2, November 2022
Publisher : Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perpustakaan digital yang berfungsi sebagai sistem simpan dan temu kembali informasi dapat dijadikan solusi putakawan dalam penyebaran informasi secara cepat. Dalam penyelenggaraan Perpustakaan Digital diperlukan desain dengan infrastruktur yang dapat menjangkau kebutuhan informasi pengguna perpustakaan dari semua tempat. Desain Perpustakaan Digital yang harus disediakan sesuai dengan kebutuhan pengguna perpustakaan tersebut meliputi koleksi digital, perangkat keras (hardware), perangkat lunak (hardware), jaringan internet, meta data dan sumber daya manusia yang berkepentingan pokok dalam melakukan pengelolaan serta cara preservasinya dalam rangka menjaga kelestarian bahan pustaka.