cover
Contact Name
Harina Fitriyani
Contact Email
harina.fitriyani@pmat.uad.ac.id
Phone
+6285726496551
Journal Mail Official
harina.fitriyani@pmat.uad.ac.id
Editorial Address
Kantor Program Studi Pendidikan Matematika, Lantai 7, Kampus 4 UAD, Jl. Ringroad Selatan, Tamanan, Kec. Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55191, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika
Core Subject : Education,
The aim of the Ahmad Dahlan Mathematics Education Students (AdmathEduSt), p-ISSN 2355-8199, e-ISSN 2775-5746, is to provide an academics forum for the sharing, dissemination, and discussion of result research, experience, and perspectives across a wide range of mathematics education, applied Mathematics and Mathematical Sciences. The Journal invites original research articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. The whole spectrum of research in mathematics education are welcome, which includes but is not limited to the following topics: ICT, desaign/development reserach, mathematics ability, affective in mathematics education, etc. Research in applied mathematics includes Mathematics Modelling, Numerical Methods, graphs and Combinatorics Statistics, and research in mathematics science are Geometry, Algebra and analysis.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2: Juni 2020" : 21 Documents clear
KESALAHAN SISWA SMK JURUSAN BUSANA DALAM MENYELESAIKAN SOAL BILANGAN Aditya Wahyu Wardana; Harina Fitriyani
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 7, No 2: Juni 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v7i2.22492

Abstract

Dalam belajar matematika yang terpenting adalah seberapa besar kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah matematika. Dengan adanya kesulitan siswa terjadilah kesalahan siswa baik dalam belajar maupun dalam menyelesaikan soal-soal bilangan berpangkat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan banyaknya siswa kelas SMK Jurusan Busana yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal terkait materi bilangan berpangkat ditinjau dari empat aspek kesalahan, yaitu kesalahan konsep, kesalahan prinsip, kesalahan fakta, kesalahan operasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Busana di salah satu SMK Negeri di Bantul. Objek penelitian adalah kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal uraian materi operasi bilangan berpangkat. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa tes dan wawancara. Analisis data menggunakan model Milles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa melakukan kesalahan berupa: kesalahan fakta (3,09% siswa), konsep (30,2% siswa), operasi (25,9% siswa), dan prinsip (3,4% siswa). Beberapa faktor penyebab kesalahan siswa yaitu siswa beranggapan proses tidak diberi langkah, tidak paham maksud soal, tidak teliti, terburu-buru, tidak fokus, belum memahami operasi bilangan berpangkat, belum memahami cara mengubah bentuk pecahan menjadi pangkat, dan belum memahami sifat eksponen bilangan berpangkat.
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN AWAL, KONSEP DIRI, DAN LINGKUNGAN KELUARGA DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Luthfie Ghany Yahya; Aris Thobirin
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 7, No 2: Juni 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v7i2.22511

Abstract

Belajar siswa dapat dipengaruhi oleh banyak faktor. Kemampuan awal, konsep diri, dan lingkungan keluarga merupakan beberapa faktor yang diduga dapat mempengaruhi belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan positif dan signifikan antara kemampuan awal, konsep diri dan lingkungan keluarga dengan hasil belajar matematika siswa kelas VII semester II di salah satu SMP Muhammadiyah di Kabupaten Bantul tahun ajaran 2017/2018. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII di sekolah yang sama di tahun ajaran 2017/2018, yang terdiri dari kelas VIIA, VIIB, VIIC, VIID, dan VIIE yang keseluruhan berjumlah 168 siswa. Diperoleh kelas VIIB yang berjumlah 35 siswa sebagai kelas sampel penelitian dengan teknik random sampling terhadap kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi untuk memperoleh data kemampuan awal, metode angket untuk memperoleh data konsep diri dan lingkungan keluarga, dan metode tes untuk hasil belajar matematika. Analisis data menggunakan analisis product moment dan analisis regresi linear ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara kemampuan awal, konsep diri dan lingkungan keluarga dengan hasil belajar matematika siswa kelas VII Di salah satu SMP Muhammadiyah di Kabupaten Bantul tahun ajaran 2017/2018. Hal ini ditunjukkan oleh yaitu dengan dan dengan , dengan Sumbangan Relatif , Sumbangan Relatif dan Sumbangan Relatif , sedangkan Sumbangan Efektif , Sumbangan Efektif dan Sumbangan Efektif.
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR, KEMANDIRIAN BELAJAR, DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP Desi Lindawati; Uus Kusdinar
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 7, No 2: Juni 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v7i2.22498

Abstract

Rendahnya hasil belajar dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya kurangnya minat belajar siswa, kemandirian belajar siswa yang masih rendah dan kemampuan berpikir kritis siswa yang masih kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar, kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis dengan hasil belajar matematika siswa kelas VII semester genap di Di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Bantul tahun pelajaran 2017/2018. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII Di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Bantul tahun pelajaran 2017/2018, yang terdiri dari kelas VIIA, VIIB, VIIC, VIID dan VIIE yang keseluruhan berjumlah 160 siswa. Kelas VIIA sebagai kelas sampel penelitian yang diambil dengan teknik random sampling terhadap kelas dan kelas VII E sebagai kelas uji coba. Instrumen penelitian menggunakan tes dan non-tes. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket untuk memperoleh data minat belajar dan kemandirian belajar, serta metode tes untuk memperoleh data kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar matematika. Uji instrumen penelitian: uji validitas, uji daya beda dan uji reliabilitas. Uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas, uji linearitas dan uji independensi. Analisis data menggunakan analisis product moment dan analisis regresi linear ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar, kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis dengan hasil belajar matematika siswa. Hal ini ditunjukkan dengan =3,0923 dan =2,95 sehingga , dengan koefisien korelasi ganda R=0,4988 dan =0,2488 dengan persamaan regresi ganda tiga variabel =5,55+0,21 +0,37 +0,29. Besar sumbangan relatif =14, =44,1 , =41,9 serta sumbangan efektif =3,48, =10,98 dan =10,43.
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN NUMERIK, MINAT BELAJAR DAN TEMAN SEBAYA DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA Septia Nur Azizah; Nur Arina Hidayati
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 7, No 2: Juni 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v7i2.22516

Abstract

Hasil belajar matematika siswa yang rendah berhubungan dengan beberapa faktor. Kemampuan Numerik, Minat Belajar dan Teman Sebaya merupakan beberapa faktor yang diduga berhubungan dengan hasil belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan yang positif dan signifikan antara Kemampuan Numerik, Minat Belajar dan Teman Sebaya dengan hasil belajar matematika siswa kelas X semester genap Di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Bantul tahun ajaran 2017/2018. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X semester genap Di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Bantul tahun ajaran 2017/2018, yang terdiri dari kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2 yang keseluruhan berjumlah 52 siswa. Kelas X MIPA 2 sebagai kelas sampel penelitian dengan menggunakan teknik random sampling terhadap kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan metode angket. Uji coba instrumen menggunakan uji validitas, uji daya pembeda dan uji reliabilitas. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas, uji independen dan uji linearitas. Analisis data menggunakan analisis regresi linear dan analisis korelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara Kemampuan Numerik, Minat Belajar dan Teman Sebaya dengan hasil belajar matematika siswa kelas X Semester Genap Di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Bantul Tahun Ajaran 2017/2018. Hal ini ditunjukkan oleh yaitu 5,243 dan 3,05 dengan koefisien korelasi ganda sebesar 0,646 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,417 dengan persamaan regresi linear = - 36,932 + 0,333X₁ + 0,516 X₂ + 0,348 X₃.  45,836%.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP Hensi Oktavia; Sunaryo Sunaryo
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 7, No 2: Juni 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v7i2.22504

Abstract

Pembelajaran matematika yang digunakan di sekolah jarang dikaitkan dengan masalah yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektivan pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII semester genap Di salah satu SMP Negeri di kabupaten Bantul tahun ajaran 2017/2018. Populasi penelitian suluruh siswa kelas VII. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling terhadap kelas. Diperoleh kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII C sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen dilaksanakan pembelajaran kontekstual dan pada kelas kontrol dilaksanakan pembelajaran langsung. Teknik pengumpulan data berupa tes. Instrumen pengumpulan data berupa soal tes bentuk uraian. Teknik analisis data menggunakan uji-t dua pihak dan uji-t satu pihak. Berdasarkan hasil uji-t dua pihak dengan taraf signifikan 5% dan dk = 58 diperoleh thitung = 2,2174 dan ttabel = 2,0024, sehingga thitung > ttabel menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa menggunakan pembelajaran kontekstual berbeda dengan hasil belajar matematika siswa menggunakan pembelajaran langsung. Dari uji-t satu pihak dengan taraf signifikan 5% dan dk = 58 diperoleh thitung =2,2174 dan ttabel = 1,6719, sehingga thitung > ttabel menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa menggunakan pembelajaran kontekstual lebih efektif daripada hasil belajar matematika siswa yang menggunakan pembelajaran langsung.
PERSEPSI SISWA KELAS VIII SMP PADA CARA GURU MENGAJAR, MINAT BELAJAR AND MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Ahmad Fajar Romadhon; Suparyan Suparyan
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 7, No 2: Juni 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v7i2.22493

Abstract

Hasil belajar matematika siswa yang rendah berhubungan dengan beberapa faktor. Hubungan persepsi siswa pada cara guru mengajar, minat belajar, dan motivasi belajar merupakan beberapa faktor yang dimungkinkan berhubungan dengan hasil belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi siswa pada cara guru mengajar, minat belajar, dan motivasi belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas VIII Di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Lebak Semester Genap Tahun Ajaran 2017/2018. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Lebak Semester Genap Tahun Ajaran 2017/2018, yang terdiri dari kelas VIII A, VIII B, VIII C yang keseluruhan berjumlah 102 siswa. Kelas VIII A terpilih sebagai kelas sampel penelitian dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket untuk memperoleh data persepsi siswa pada cara guru mengajar, minat belajar, dan motivasi belajar, dan menggunakan metode tes untuk memperoleh data hasil belajar matematika. Uji instrumen penelitian: uji validitas, uji daya beda, dan uji reliabilitas. Uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas, uji independen, dan uji linearitas. Analisis data menggunakan analisis product moment dan analisis regresi linear ganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi siswa pada cara guru mengajar, minat belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Lebak Semester Genap Tahun Ajaran 2017/2018.
HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN BELAJAR DAN PERHATIAN ORANG TUA DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP Melati Puspita Murdiani; Uus Kusdinar
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 7, No 2: Juni 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v7i2.22512

Abstract

Kedisiplinan belajar dan perhatian orang tua merupakan faktor yang diduga berhubungan dengan rendahnya hasil belajar siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan positif dan signifikan antara kedisiplinan belajar dan perhatian orang tua dengan hasil belajar matematika siswa kelas VII di salah satu SMP Muhammadiyah di Kabupaten Bantul Tahun Ajaran 2017/ 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII Di salah satu SMP Muhammadiyah di Kabupaten Bantul Tahun Ajaran 2017/ 2018 sebanyak 4 kelas yang terdiri dari 116 siswa dan sampel pada penelitian ini diambil satu kelas dengan teknik purposive yaitu kelas VII A yang terdiri dari 29 siswa. Teknik pengumpulan data digunakan teknik angket untuk mengetahui kedisiplinan belajar dan perhatian orang tua serta teknik tes untuk mengetahui hasil belajar matematika. Analisis data untuk pengujian hipotesis menggunakan analisis korelasi dan analisis regresi linier ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara kedisiplinan belajar dan perhatian orang tua dengan hasil belajar matematika dengan pada taraf signifikan 5%. Koefisien korelasi ganda (R) sebesar 0,492300846 dengan persamaan regresi linier ganda = -34,384849+ 0,5373511 + 0,712021 . Sumbangan relatif 50,0995% dan 49,9005% dengan koefisien determinasi ganda sebesar 0,24236 serta sumbangan efektif 12,1421% dan 12,0939%.
HUBUNGAN ANTARA FASILITAS BELAJAR DAN KEBIASAAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII MTs Fajar Aji Prasetyo; Edi Prajitno
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 7, No 2: Juni 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v7i2.22499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya hubungan yang positif dan signifikan antara fasilitas belajar dan kebiasaan belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas VII Di salah satu MTs Negeri di Kabupaten Ngawi tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII di salah satu MTs Negeri di Kabupaten Ngawi semester genap tahun ajaran 2017/2018, yang keseluruhan berjumlah 272 siswa dan pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling terhadap kelas diperoleh kelas VII D. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket untuk memperoleh data fasilitas belajar dan kebiasaan belajar serta metode tes untuk memperoleh data hasil belajar matematika. Uji instrumen penelitian: uji validitas, uji daya beda, dan uji reliabilitas. Uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas, uji linearitas, dan uji independensi. Analisis data menggunakan analisis product moment dan analisis regresi linear ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara fasilitas belajar dan kebiasaan belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas VII semester genap Di salah satu MTs Negeri di Kabupaten Ngawi tahun ajaran 2017/2018.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN TEMAN SEBAYA, LINGKUNGAN BELAJAR DI RUMAH, DAN KONSEP DIRI DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Shoffi Arba Sari; Aris Thobirin
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 7, No 2: Juni 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v7i2.22517

Abstract

Hasil observasi di di salah satu MTs Negeri di Kota Yogyakarta ditemukan beberapa masalah pada siswa, yaitu sebagian siswa merasa tidak percaya diri dalam mengerjakan soal matematika, pergaulan kelompok teman sebaya belum sepenuhnya memberikan pengaruh baik dan kurannya pengaruh baik dari lingkungan belajar di rumah serta hasil belajar matematika siswa yang masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidak adanya hubungan yang positif dan siginifikan antara dukungan teman sebaya, lingkungan belajar di rumah, dan konsep diri dengan hasil belajar matematika siswa kelas VIII di salah satu MTs Negeri di Kota Yogyakarta semester genap tahun ajaran 2017/2018. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di salah satu MTs Negeri di Kota Yogyakarta semester genap tahun ajaran 2017/2018 sebanyak 7 kelas yang berjumlah 233 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling terhadap kelas dan diperoleh kelas VIII E yang berjumlah 37 siswa. Teknik pengambilan data dilakukan dengan metode angket untuk memperoleh data dukungan teman sebaya, lingkungan belajar di rumah dan konsep diri sedangkan metode tes untuk memperoleh data hasil belajar matematika. Analisis data menggunakan analisis korelasi dan analisis regresi linier ganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara dukungan teman sebaya, lingkungan belajar di rumah, dan konsep diri dengan hasil belajar matematika, diperoleh Fhitung = 5,973 dan Ftabel = 2,891 dengan koefisien korelasi ganda sebesar 0,6052 dan persamaan regresi linear ganda tiga variabel yaitu . Besar sumbangan relatif (X1) = 71,014 %, (X2) = 22,812%, (X3) = 6,174% dan besar sumbangan efektif (X1) = 26,014 %, %, (X2) = 8,357%, (X3) = 2,261%.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DAN NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Juhartati Juhartati; Suparyan Suparyan
AdMathEduSt: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 7, No 2: Juni 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedust.v7i2.22505

Abstract

Pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurang tertariknya siswa terhadap mata pelajaran matematika dan anggapan bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit untuk dipahami menjadi salah satu penyebab rendahnya nilai hasil belajar siswa. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan NHT diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami mata pelajaran matematika, dan untuk meningkatkan nilai hasil belajar matematika siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dalam pembelajaran matematika antara menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan tipe NHT, serta untuk mengetahui model pembelajaran matematika mana yang lebih efektif antara model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan tipe NHT pada siswa kelas VII di salah satu SMP Muhammadiyah di kabupaten Bantul semester genap tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan paradigma desain factorial dan subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII di salah satu SMP Muhammadiyah di kabupaten Bantul tahun ajaran 2017/2018. Objek penelitian ini adalah proses pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan tipe NHT. Teknik pengumpulan data ini berupa observasi, wawancara, dan tes. Analisis data menggunakan uji prasyarat analisis yang terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas. Kemudian uji hipotesis menggunakan uji-t dua pihak dan uji t satu pihak. Dari uji hipotesis tersebut diperoleh thitung = 4 > ttabel = 1,9980 dengan taraf signifikan 5% dan derajat kebebasan 62 berarti H 0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan ada perbedaan hasil belajar matematika yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan tipe NHT. Kemudian hasil uji t satu dihak diperoleh thitung = 4 > ttabel = 1,6706 dengan taraf signifikan 5% dan derajat kebebasan 62 yang berarti H 0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih tinggi dibandingkan tipe NHT.

Page 2 of 3 | Total Record : 21