cover
Contact Name
Auliya Ridwan
Contact Email
aridwan@uinsby.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpai@uinsby.ac.id
Editorial Address
Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. A. Yani 117 Surabaya Jatim 60237
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies)
ISSN : -     EISSN : 25274511     DOI : https://doi.org/10.15642/jpai.xxxx.xx.x.xx-xx
Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) (print-ISSN: 2089-1946 & Electronic-ISSN: 2527-4511) is a peer-reviewed journal published by Islamic Education Teacher Training Program of UIN Sunan Ampel Surabaya. The journal issues academic manuscripts on Islamic Education Teaching and Islamic Education Studies in either Indonesian or international contexts with multidisciplinary perspective: particularly within scholarly tradition of classical Islam, Educational Studies, and other social sciences. The manuscripts are published in Bahasa Indonesia, English, and Arabic with abstract in both Bahasa Indonesia and in English. This is an open-access journal so that all parties are allowed to read, to download, to copy, to distribute, to print, or to link some or all parts of articles without any charge and without prior permission from either authors or journal editorial team. All articles in this journal have Document Object Identifier (DOI) number.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2013)" : 10 Documents clear
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM MASA KINI Fauti Subhan
Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.937 KB) | DOI: 10.15642/jpai.2013.1.2.353-373

Abstract

Tulisan ini membahas tentang keterkaitan antara pendidikan Islam dengan berbagai elemen kehidupan. Keterkaitan antara sisi teoritis pendidikan Islam dengan sisi praktis pendidikan Islam juga disampaikan di sini. Secara kajian, dimensi teoritis dengan aplikatif pendidikan Islam dapat dibahas sendiri-sendiri, tetapi secara praktis, kedua dimensi tersebut tidak bisa lepas satu sama lain. Pada prinsipnya, persoalan pendidikan Islam tidak dapat dilepaskan dari beragam persoalan lainnya. Pendidikan Islam selalu terkait dengan berbagai elemen kehidupan, terutama manusia. Melalui pendidikan Islam manusia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Sebaliknya, manusia (Muslim) juga menjadi aktor dari maju atau mundurnya pendidikan Islam. Antara umat Islam dan pendidikan Islam merupakan dua hal yang dapat diibaratkan seperti sekeping uang, yakni terdiri dari dua sisi yang berbeda tetapi tidak terpisah antara satu dengan lainnya.
POLA PENDIDIKAN ISLAM DALAM SURAT LUQMAN AYAT 12-19 Sutikno Sutikno
Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.066 KB) | DOI: 10.15642/jpai.2013.1.2.287-302

Abstract

Tulisan ini mengulas pola pendidikan Islam dalam surat Luqman ayat 12-19. Pola pendidikan yang terkandung dalam surat Luqman ayat 12-19 merupakan pola pendidikan yang Islami, pola pendidikan yang berbasis keagamaan. Komponen-komponen pendidikan yang terkandung dalam surat Luqman ayat 12-19 antara lain: pendidik, peserta didik, materi pendidikan, metode pendidikan, dan tujuan pendidikan. Pendidiknya adalah Luqman; peserta didiknya anaknya Luqman; materi pendidikannya berisi aqidah, syari’ah, moral; metode pendidikannya bersifat nasihat; tujuan pendidikannya adalah keimanan, ketaqwaan, dan akhlak yang luhur.
DINAMIKA POLITIK PENDIDIKAN GURU AGAMA ISLAM PADA MASA ORDE LAMA Heni Listiana
Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.573 KB) | DOI: 10.15642/jpai.2013.1.2.374-397

Abstract

Politik pendidikan guru agama Islam pada masa Orde lama tidak dapat dilepaskan dari perjuangan memasukkan materi agama di sekolah. Sudah sejak lama Pemerintah Belanda menjadikan pendidikan agama terpisah dari pendidikan sekolah, dengan asumsi pendidikan sekolah itu netral dari pendidikan agama. Pendidikan agama menjadi urusan pribadi masing-masing dan bukan menjadi bagian integral pada pendidikan sekolah. Pemisahan ini menjadikan perbedaan yang sengit antara kaum nasionalis dan umat Islam dalam memandang pendidikan agama. Kaum nasionalis memiliki kecenderungan sinis dan apatis terhadap kaum muslim. Demikian juga kaum muslim berusaha untuk menyelamatkan kepentingannya dalam kancah politik di Indonesia sebagai mayoritas. Tetapi menjadi hal yang menarik untuk dikaji adalah meskipun Kementerian agama lahir belakangan tetapi usaha yang dilakukan pasca kemerdekaan harus diakui sebagai upaya yang luar biasa dalam menyediakan pendidikan yang berkualitas bagi umat Islam, terbukti dengan penyelenggaraan pendidikan guru yang pernah dijalankan.
KONSEP PENDIDIKAN IMAM ZARNUJI DAN PAULO FREIRE Hanik Yuni Alfiyah
Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.936 KB) | DOI: 10.15642/jpai.2013.1.2.201-221

Abstract

Tulisan ini bermaksud mengkaji konsep pendidikan Imam Zarnuji dan Paulo Freire. Mengkaji pemikiran pendidikan Imam Zarnuji dan Paulo Freire memang amat menarik, karena keduanya memiliki kekuatan masing-masing. Imam Zarnuji merupakan seorang filosof muslim dalam hal pendidikan yang ide-idenya kental dengan pesan-pesan moral. Menurutnya, selama ini peserta didik banyak menemukan kegagalan dalam hal kompetensi moral. Sehingga banyak alumni-alumni lembaga pendidikan yang cerdas tetapi kurang bermoral. Sementara itu Paulo Freire merupakan filosof pendidikan Barat yang ide-idenya kental dengan pesan-pesan pembebasan dalam pendidikan. Pendidikan harus memanusiakan manusia. Pendidikan harus membebaskan dan dapat menyelesaikan realitas problem sosial kemanusiaan. Membandingkan pemikiran pendidikan Zarnuji dengan Freire akan menemukan banyak perbedaan, karena memang mereka hidup dalam latar belakang sosial budaya yang berbeda, disamping juga paradigma keduanya yang berbeda. Hal yang menarik ketika memadukan pemikiran keduanya. Apabila melakukan pemaduan di antara kedua pemikiran tokoh tersebut, akan dapat menemukan konsep pendidikan yang humanis, membebaskan dan penuh dengan nuansa moral-transensdensi.
ETIKA PELAJAR DALAM PERSPEKTIF IBN JAMA’AH Ahmad Yusam Thobroni
Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.089 KB) | DOI: 10.15642/jpai.2013.1.2.303-318

Abstract

Tulisan ini memaparkan tentang “Etika Pelajar dalam Perspektif Ibn Jama’ah”. Konsep pendidikan Ibn Jama’ah merupakan konsep pendidikan yang cenderung memposisikan pelajar sebagai objek dalam pendidikan, sehingga pelajar kurang mendapat kesempatan untuk ‘diberdayakan’. Pelajar hanya dipandang sebagai manusia yang menerima dan menyimpan segala pengetahuan yang diperolehnya dengan tanpa diberi kesempatan untuk bersikap aktif, kreatif dan inovatif.  Oleh karena itu konsep ini kurang relevan jika diterapkan pada konsep pendidikan sekarang yang membutuhkan paradigma baru dengan memposisikan pelajar sebagai subjek dalam kegiatan belajar-mengajar. Meski demikian, tidak semua pemikiran Ibn Jamaa’ah yang berkaitan dengan konsep pendidikan tidak sesuai dengan kondisi kekinian, karena sebagian konsep pendidikan yang ditawarkan masih relevan dan cocok jika diterapkan pada pelaksanaan pendidikan saat ini (misalnya, pemikirannya berupa pelajar harus selalu menghiasi dirinya dengan akhlak mulia ketika menuntut ilmu).  Oleh karena etika merupakan media self-control (pengawasan melekat) terhadap diri pelajar yang dapat menghindarkannya dari hal-hal negatif, dimana hal ini berguna untuk mendukung kesuksesannya dalam belajar.
PENGARUH METODE HYPNOTEACHING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA BIDANG STUDI PAI DI SMP BINA BANGSA SURABAYA Subiyono Subiyono; Nur Hamim
Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.028 KB) | DOI: 10.15642/jpai.2013.1.2.222-245

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah penerapan metode hypnoteaching pada bidang studi pendidikan agama Islam di SMP Bina Bangsa Surabaya? (2) Bagaimanakah prestasi belajar siswa pada bidang pendidikan agama Islam di SMP Bina Bangsa Surabaya? (3) Adakah pengaruh metode hypnoteaching pada bidang studi pendidikan agama Islam terhadap prestasi belajar siswa di SMP Bina Bangsa? Sampel penelitian adalah 10 % dari 526 siswa yaitu 53 siswa, teknik pengambilan sampel adalah dengan teknik stratified proportional random sampling yaitu mengacak sampel pada setiap strata dengan pembagian yang sama. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah: (1) Rumus prosentase sederhana, yaitu untuk menganalisis data tentang penerapan metode  hypnoteaching di SMP Bina Bangsa dan prestasi belajarnya pada bidang PAI; (2) Rumus Korelasi Product Moment, yaitu untuk menganalisis data tentang ada atau tidaknya pengaruh metode hypnoteaching terhadap prestasi belajar siswa pada bidang studi pendidikan agama Islam di SMP Bina Bangsa Surabaya.Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah: (1) Penerapan strategi hypnoteaching di SMP Bina Bangsa Surabaya tergolong cukup. Hal ini terbukti dari hasil prosentase tertinggi ( 66 % ) adalah berada pada interval 56 % - 75 % yang berarti cukup; (2) Prestasi belajar siswa di SMP tergolong baik. Hal ini terbukti dari hasil rata-rata nilai ulangan siswa (7,3) berada pada interval nilai 7-8 yang berarti baik; (3) Terdapat pengaruh metode hypnoteaching terhadap prestasi belajar siswa di SMP Bina Bangsa Surabaya. Hal ini dibuktikan dari hasil perhitungan rumus rxy (0,522) yang lebih besar dari hasil perhitungan tabel (rt) baik pada taraf signifikansi 5 % (0,274) atau taraf signifikansi 1 % (0,354) yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak dan berarti terdapat pengaruh variabel X terhadap variabel Y.
TANTANGAN INTERKONEKSI SAINS DAN AGAMA DI IAIN SUNAN AMPEL Muhammad Fahmi
Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.821 KB) | DOI: 10.15642/jpai.2013.1.2.319-337

Abstract

Tulisan ini berusaha mengeksplorasi konsep interkoneksi keilmuan agama dan umum melalui integrated twin towers di IAIN Sunan Ampel beserta tantangan yag melingkupinya. Pengembangan epistemologi integrated twin towers yang berupaya menginterkoneksikan keilmuan agama dan umum dengan grand design yang sedang digodok oleh para petinggi IAIN Sunan Ampel baru sebatas asumsi, dan tetap rentan mengandung resiko dan penuh tantangan. Asumsinya adalah keilmuan agama dan umum yang integratif-interkonektif, dan resikonya adalah keilmuan agama dan umum yang semakin dikotomis dengan simbol menara kembar. Sementara itu tantangannya adalah ego SDM ilmu agama dan umum. Meskipun penuh resiko dan tantangan, namun upaya integrasi-interkoneksi keilmuan agama dan umum melalui epistemologi integrated twin towers perlu terus dilakukan. Asumsi keilmuan yang integratif-interkonektif melalui epistemologi integrated twin towers harus dikawal dengan perangkat sistem yang mendukung realisasinya. Apabila tidak melalui pengawalan sistem, yang terjadi bisa sebaliknya, bukan keilmuan yang integratif tetapi keilmuan yang semakin dikotomis antara agama dan umum, karena ada pelambangan berupa simbol menara kembar keilmuan, dimana keilmuan agama ada pada menara tersendiri dan keilmuan umum ada pada menara tersendiri. Bentuk pengawalan sistem yang ada bisa berupa seleksi penerimaan tenaga dosen atau karyawan yang mana dalam perekrutan harus dipastikan calon tenaga dosen atau karyawan adalah orang-orang yang mempunyai pemahaman keagamaan dan umum serta bidang yang akan digelutinya secara cukup. Jadi materi soal yang dijadikan acuan tes harus juga bersifat integratif.
UPAYA KEPALA SEKOLAH SEBAGAI INOVATOR DALAM MENINGKATKAN KINERJANYA DI SD TARBIYATUL ATHFAL Lailatu Zahroh
Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.769 KB) | DOI: 10.15642/jpai.2013.1.2.246-266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab beberapa permasalahan yang berkaitan dengan upaya kepala sekolah sebagai inovator dalam meningkatkan kinerjanya, yaitu: (1) Bagaimana upaya kepala sekolah sebagai inovator dalam meningkatkan kinerjanya di SD Tarbiyatul Athfal Surabaya?, (2) Apa faktor pendukung  upaya  kepala sekolah sebagai inovator meningkatkan kinerjanya di SD Tarbiyatul Athfal Surabaya?, (3) Apa faktor penghambat upaya kepala sekolah sebagai inovator meningkatkan kinerjanya di SD Tarbiyatul Athfal Surabaya? Permasalahan diatas dijawab melalui kajian penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif dan metode pengumpulan data: obeservasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: 1. Upaya kepala sekolah sebagai inovator dalam meningkatkan kinerjanya di Sekolah Dasar Tarbiyatul Athfal Surabaya, yaitu: a. Mengikutsertakan para pendidik dalam penataran-penataran, b. Memberikan kesempatan kepada pendidik untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dengan belajar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, c. Berusaha menggerakkan tim evaluasi hasil belajar, d. Menggunakan waktu belajar secara efektif di sekolah, e. Membimbing dan mengembangkan  pendidik, f. Membimbing tenaga kependidikan, g. Membimbing peserta didik, h. Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, tehnologi dan seni, dan i. Memberi contoh model pembelajaran dan bimbingan konseling yang baik; 2. Faktor pendukung upaya kepala sekolah sebagai inovator  dalam meningkatkan kinerjanya  di Sekolah Dasar Tarbiyatul Athfal Surabaya, yaitu: a. Kepala sekolah yang profesional, b. Motivasi pendidik tinggi, c. Motivasi belajar peserta didik tinggi; 3. Faktor penghambat upaya kepala sekolah sebagai inovator dalam meningkatkan kinerjanya di Sekolah Dasar Tarbiyatul Athfal Surabaya, yaitu: a. Sarana prasarana kurang memadai, b. Metode mengajar yang kurang variatif, c. Lingkungan kelas untuk pembelajaran model PAKEM belum maksimal.
PERENCANAAN PEMBELAJARAN BERBASIS KARAKTER M Nadlir
Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.694 KB) | DOI: 10.15642/jpai.2013.1.2.338-352

Abstract

Tulisan ini berupaya mendeskripsikan konsep perencanaan pembelajaran berbasis karakter. Perencanaan pembelajaran berbasis karakter merupakan seperangkat materi dan alat yang dipersiapkan guru ketika akan mengajar dengan mengedepankan aspek afektif dan nilai-nilai karakter yang luhur dalam perencanaannya untuk diinternalisasikan ke dalam diri murid-muridnya. Perencanaan pembelajaran berbasis karakter adalah model perencanaan dalam pembelajaran yang mengedepankan aspek penanaman nilai-nilai moral atau karakter bagi peserta didik. Ada banyak dimensi yang harus diperhatikan dalam menyusun perencanaan pembelajaran berbasis karakter. Perencanaan pebelajaran berbasis karakter sangat bermanfaat bagi stakeholders pembelajaran Karakter.
KUALITAS PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DENGAN METODE TARTILA DI TPQ SABILUN NAJAH SAMBIROTO TAMAN SIDOARJO Khalimatus Sa'diah
Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) Vol. 1 No. 2 (2013)
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.301 KB) | DOI: 10.15642/jpai.2013.1.2.267-286

Abstract

Penelitian ini mengandung persoalan: Bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran al-Qur’an dengan menggunakan metode Tartila di TPQ Sabilun Najah Sambiroto, Taman-Sidoarj, dan bagaimanakah kualitas bacaan al-Qur’an Santri di TPQ Sabilun Najah Sambiroto, Taman-Sidoarjo. Dalam rangka menjawab pertanyaan diatas, peneliti melakukan penelitian deskriptif kualitatif, sehingga hasil yang diperoleh berupa deskripsi-deskripsi data yang terurai. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi, dan interview. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa metode tartila sangat efektif dalam meningkatkan kualitas bacaan santri TPQ Sabilun Najah Sambiroto Taman Sidoarjo dengan indikator-indikator sebagai berikut: santri mampu membaca al-Qur’an dengan lancar, santri mampu membaca al-Qur’an dengan benar, santri berhati-hati dalam membaca al-Qur’an, santri mampu merasakan ketika ada bacaan yang tidak sesuai dengan kaidah tajwid.

Page 1 of 1 | Total Record : 10