cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi)
ISSN : 2528021X     EISSN : 2528021X     DOI : -
Core Subject : Science,
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) is a journal of Library and Information Science published by the Library and Information Science Department of Social Sciences Faculty, State Islamic University of Sumatera Utara (UIN Sumatera Utara) Medan. The journal covers all issues in librarianship and information studies. The coverage of the discussion in librarianship may be viewed from various perspectives of disciplines. JIPI is intended to be published twice a year in May and November. In addition to its electronic format, it is also published in a printed form.
Arjuna Subject : -
Articles 248 Documents
Meningkatkan Pemberdayaan Perpustakaan Melalui User Education di SDI Darul Hikmah Atiqa Nur Latifa Hanum
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v4i2.4379

Abstract

Perpustakaan yang berfungsi sebagai sarana belajar nonformal bagi para siswa yang masih belum optimal diberdayagunakan. Permasalahan ada pada kurangnya sosialisasi maupun motivasi yang ditumbuhkan oleh para pendidik di lingkungan sekolah, sehingga siswa kurang menggemari aktivitas berkunjung dan memanfaatkan koleksi yang dimiliki sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informannya terdiri dari kepala sekolah, guru, maupun beberapa siswa yang dianggap representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa user education merupakan salah satu cara efektif untuk memperkenalkan siswa kepada perpustakaan dan membantu mereka menelusur bacaan yang sesuai dengan minat mereka. Perlunya dilakukan user education secara berkala terutama pada siswa baru dan siswa yang akan menghadapi ujian sekolah. The library as a non-formal education for students is not optimally function. The problem faced in the school were the lack of promotion and motivation by the teachers to the students, so the students were not interested in visiting and using the references in the library. It was qualitative research using descriptive method. The data was collected from the headmaster, the teachers, and the representative students. This research showed that user education was effective in intorducing the library to the students and assisting them in finding the references based on their interests. It is needed to introduce the user education especially for the new students and for the students who will do the final exam.
Tren Masif Internet of Things (IOT) di Perpustakaan Fitri Handayani
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v4i2.4381

Abstract

Topik paper ini adalah Internet of Things (IOT) khususnya di perpustakaan. Penulis menguraikan definisi dan konsep IOT, pentingnya IOT dari perpustakaan, dan aplikasi potensial dari IOT untuk perpustakaan. Sumber referensi yang digunakan oleh penulis adalah dari artikel jurnal, buku, materi presentasi, dan situs manajemen data laboratorium. IOT menjadi tren penting bagi perpustakaan karena dapat mempermudah peningkatan kualitas layanan, fasilitas, dan penghematan biaya untuk mengakses informasi secara online oleh pengguna dan pustakawan. Misalnya dalam penggunaan di museum luar negeri sebagai layanan online, kontrol lampu bangunan, smart campus dan penyimpanan cloud computing di Perpustakaan. The topic of this paper is the Internet of Things (IOT) especially in the library. The author outlines the definitions and concepts of IOT, the importance of IOT from libraries, and potential applications of IOT for libraries. The reference sources used by the author are from journal articles, books, presentation materials, and laboratory data management sites. IOT becomes an important trend for libraries because itcan facilitate the improvement of servicequality, facilities, and cost savings to access information online by users and librarians. For example in use in overseas museums as online services, building light controls and cloud computing storage in the Library
KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PUSTAKAWAN DALAM MELAYANI PEMUSTAKA PADA OPEN LIBRARY TELKOM UNIVERSITY Rizani, Mutia Nur
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v5i1.6495

Abstract

Melakukan komunikasi kepada pengguna perpustakaan atau bisa disebut pemustaka merupakan sebuah keterampilan yang perlu dikuasai dan dipahami oleh seorang pustakawan. Open Library Telkom University merupakan perpustakaan milik Telkom University yang merupakan universitas swasta terbaik di Indonesia, pustakawan di Open Library juga sudah beberapa kali memenangkan lomba pustakawan berprestasi. Terkait dengan pelayanan perpustakaan, komunikasi memiliki peran penting sebagai sarana antara pemustaka dengan pustakawan dalam berbagi informasi dan pustakawan sebaiknya harus menguasai keterampilan dalam melakukan komunikasi antarpribadi. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan konstruktivis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, komunikasi antarpribadi pustakawan di Open Library Telkom University sudah efektif dalam penerapannya. Dari lima aspek yaitu openness, empathy, supportiveness, positiveness dan equality, aspek yang masih kurang diterapkan adalah positivenes. Hambatan komunikasi antarpribadi yang dialami adalah hambatan fisik, semantik, dan psikologis. Keywords: Komunikasi Antarpribadi, Pustakawan, Open Library Telkom University.
Entrepreneurship di Bidang Kepustakawanan Musrifah .
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v5i1.5780

Abstract

 Entrepreneurship adalah sebuah kajian tentang perilaku, karakteristik, semangat, dan jiwa wirausaha (entrepreneur). Entrepreneurship merupakan orang yang ingin memiliki kemauan untuk melakukan tindakan untuk berprestasi yang memotivasi perilaku kearah pencapaian tujuan. Agar dapat mencapai tujuannya sebagai seorang entrepreneur, pustakawan perlu mengembangkan karakteristik diantaranya: internal locus control, kreatif dan inovatif, percaya diri tinggi, dan tidak takut gagal, pekerja keras, dan proaktif. Karakteristik unik dari kepustakawanan adalah karakter pekerjaannya yang bersifat etnosentris. Seorang pustakawan dalam melaksanakan kegiatan perpustakaan di tuntut untuk memiliki kemampuan dan melihat peluang yang dapat di jadikan sumber-sumber lahan entrepreneurship, dan bertindak untuk memperoleh manfaat dari adanya peluang dengan perhitungan yang dapat di pertanggung jawabkan. Jiwa entrepreneur selalu melihat peluang dalam setiap masalah yang ada, bukan pada keluhan dan pertolongan. Jiwa entrepreneur selalu melihat setiap orang adalah sumber informasi, sehingga sikap ramah dan terbuka akan menjadi bagian dari relationship. Adapun contoh layanan/lahan entrepreneurship di perpustakaan yaitu, penyediaan peralatan komputer untuk di sewakan kepada pengguna dalam rangka penulisan (artikel, skripsi, tesis, disertasi), jasa fotokopi, penjilidan, wartel, kafenet dan penjualan pulsa, jasa penelusuran literatur, jasa internet, serta penyediaan kafe dan lain-lain.   
Representasi Perpustakaan dalam Film Pendek "The Library” Moch. Fikriansyah Wicaksono
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v5i1.7218

Abstract

Bidang keimuan yang menarik dipelajari pada abad ini salah satunya adalah perpustakaan. Saking menariknya sering kali perpustakaan dijadikan latar atau background dalam beberapa film, baik film di tanah air atau luar negeri. Pada kajian ini mencoba mencari representasi perpustakaan dari film yang berjudul “The library” yang merupakan film buatan dari negara Thailand.  Untuk melihat representasi metode yang digunakan adalah semiotika Rolland barthes. Hasil kajian ini film pendek The Library ini perpustakaan direpresentasikan berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan buku-buku cetak yang cenderung tebal , selain itu perpustakaan dalam film ini direpresentasikan sebagai tempat yang sepi, tenang yang menuntut pengguna layanan perpustakaan untuk senantiasa tenang dan tidak diperbolehkan berisik. Selanjutnya fungsi perpustakaan dari film pendek ini direpresentasikan sebagai tempat untuk kontestasi para anggota homoseksual atau gay. Dimana mereka secara langsung dan tanpa sensor melakukan beberapa adengan mesra kepada penonton film bahwa mereka bagian dari anggota gay.  
Analisis Proses Pada Senayan Library Information Management System (SLIMS) Cendana Berbasis Data Flow Diagram (DFD) Di Perpustakaan Universitas Kristen Duta Wicana Yogyakarta Abdul Rahman Simatupang; Syifaun Nafisah
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v5i1.7217

Abstract

This research aimed to analyze the process of cendana senayan library information management system (SLIMS) based on data flow diagram (DFD) in Duta Wicana Christian University.. Methodology of this research used field research and the object of this research is cendana senayan library information management  system (SLIMS). Finding of this research is all of the features in SLIMS Cendana such as borrowing process, return process, library member registration process, importing book data collection process, and imposing sanctions on library users who are late returning the books can be cover with Data Flow Digram (DFD), so it can be easier for librarians to conduct library processing activities and in the information retrieval in library.
Esensi Perpustakaan Sebagai Jantung Perguruan Tinggi: Ditinjau Berdasarkan Perspektif Mahasiswa Difabel UIN Sunan Kalijaga Ramadhani Ginting
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v5i1.5561

Abstract

The heart of higher education is an idiom that is often pinned to libraries because of the large role of libraries as a place to find and obtain valid and relevant information. In addition, the library also serves as a lifelong learning place. Thus, the library is mandated by the state through Law Number 43 of 2007 in order to be able to provide rights in accessing and obtaining information in a balanced, equal and even manner based on the needs of its users, both physically healthy users and users who are declared persons with difables. Thus, even people with difables can feel the library as the heart of higher education and as a first solution in overcoming problems related to their higher education.This study uses a qualitative descriptive method, with data obtained from interviews with difables students of UIN Sunan Kalijaga and literature studies. The results of this study indicate that the library of UIN Sunan Kalijaga is able to act as the heart of higher education for disabled students, in terms of implementation and implementation of objectives, functions, completeness of learning resources, equality and evenness in accessing and obtaining information, procurement of adaptive facilities and infrastructure.
Prosedur Peminjaman Arsip Statis di Dinas Kesrsipan dan Perpustakaan Propinsi Sumatera Barat Menggunakan Aplikasi Sistem Iinformasi Kearsipan Statis (SIKS) Rania Puteri Redhalia; Elva Rahmah
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v5i1.7194

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui Prosedur Peminjaman Arsip Statis di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat Menggunakan Aplikasi SIKS. Metode penelitian ini yaitu kualitatif dan jenis penelitiannya deskriptif. Subjek penelitian yaitu aplikasi SIKS dan objek penelitian ialah Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu bagaimana pengguna melakukan prosedur Peminjaman Arsip Statis di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat Menggunakan Aplikasi SIKS. SIKS bertujuan untuk memeprmudah dalam memberikan layanan arsip kepada masyarakat.
Perspektif Pemustaka terhadap Transformasi Koleksi Digital di Library & Knowledge Center, Binus University: Sebuah Penelitian Awal Erika .; Arif Zakaria; Dede Wahyudiansyah Arafat
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v5i2.8355

Abstract

Koleksi digital sudah menjadi bagian dari Library and Knowledge Center, Universitas Bina Nusantara untuk menjawab perubahan teknologi yang mengakibatkan tingkah laku sivitas akademika lebih sering menggunakan gawai dalam kegiatan sehari-hari. Akan tetapi masih ada koleksi tercetak yang dilayankan. Rencananya akan banyak koleksi yang diubah menjadi digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi pemustaka jika seluruh koleksi di LKC dikonversi menjadi digital. Penelitian ini bersifat awal sehingga tidak bisa digeneralisasikan sebagai jawaban yang empiris. Pendekatan penelitiannya adalah kualitatif dengan metode eksploratoris. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara terhadap pemustaka sebagai informan utama dan pustakawan sebagai informan tambahan. Penulis juga melakukan observasi dan studi dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian yang ditemukan adalah para informan mendukung rencana konversi koleksi cetak menjadi digital. Akan tetapi ada beberapa pertimbangan yang diberikan informan utama terhadap rencana ini.
Dinamika Struktur Organisasi Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDDI LIPI) dalam Era Global Noorika Retno Widuri
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v5i2.7969

Abstract

(Objectives) Kajian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk perubahan tujuan organisasi PDDI baik visi, misi, tugas dan fungsi organisasi; serta mengidentifikasi perubahan pada struktur organisasi PDDI termasuk bagan organisasi, tingkat eselonisasi di PDDI dan hirarki dengan LIPI. (Method) Kajian ini menggunakan analisis literatur dan dokumen peraturan kepala mengenai perubahan struktur organisasi LIPI yaitu SK Kepala LIPI NO.1151/M/2001 tanggal 5 Juni 2001, Peraturan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan  Peraturan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2019.  (Findings) Hasil perubahan struktur organisasi menunjukkan bahwa mengarah pada perampingan organisasi, sesuai amanat kementrian PAN RB.Tugas fungsi organisasi mengarah pada perkembangan global, dari pengelolaan informasi dan dokumentasi menjadi pusat repositori sains nasional. Guna mendukung PDDI yang dinamis dan aktif, struktur organisasi dapat ditambah dengan dibentuknya gugus tugas untuk percepatan tujuan organsasi menjadi pusat repositori sains nasional. Selain itu, menggabungkan karakteristik  struktur organisasi jaringan virtual, dan  struktur fungsional atau struktur hybrid juga dapat dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi.

Page 8 of 25 | Total Record : 248