cover
Contact Name
Irfa Waldi
Contact Email
irfawaldinasution29@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
irfawaldinasution29@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
ISSN : 24428353     EISSN : 26852209     DOI : -
Core Subject : Education,
Ihya' al 'Arabiyah is a peer-reviewed academic journal, established in 2015 as part of the UIN Sumatera Utara Medan. Ihya' Journal is dedicated to the publication of scholarly articles in various branches of Arabic Studies, by which exchanges of ideas as research findings is facilitated. Ihya' welcomes contributions of articles on Arabic Studies
Arjuna Subject : -
Articles 234 Documents
ALI SYARI’ATI DAN RUSHAN FEKR Sangkot Nasution
Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep Rushan Fekr dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan studi tokoh. Ide sentral pemikiran Syari‟ati pada garis besarnya membicarakan tentang masalah kemanusiaan; yang hakekatnya merupakan makhluk bidimensional; khalifah dan pelaksana amanat Allah di bumi, punya kehendak bebas dan bertanggung jawab kepada Tuhan dan menentukan nasibnya sendiri dalam membentuk perubahan sejarah. Dari karya-karya dan pemikirannya kita dapat melihat Syari‟ati sebagai sosok intelektual yang kreatif dan memiliki tanggung jawab sosial yang mendalam. Ide dan gagasannya bersifat orisional dan controversial. Teorinya berorientasi kepada Islam dengan basis epistimologi, filosofis, historis dan sosiologis yang kuat sebagai dasar analisisnya. Ia dapat menggabungkan asuhan tradisional dengan pendidikan modern. Kehadiran risalah Muhammad bukanlah suatu kebetulan, tetapi menempati posisi yang urgen dan sekaligus menjadi jawaban bagi tuntutan kemanusiaan.Kata kunci: ali syari‟ati, Rushan Fekr
PESERTA DIDIK DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Putri Ani Dalimunthe
Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia pendidikan, ada beberapa pandangan yang berkembang berkaitan dengan peserta didik. Ada yang mendefinisikan peserta didik sebagai manusia belum dewasa, dan karenanya, ia membutuhkan pengajaran, pelatihan, dan bimbingan dari orang dewasa atau pendidik untuk mengantarkannya menuju pada kedewasaan. Ada pula yang berpendapat bahwa peserta didik adalah manusia yang memiliki fithrah atau potensi untuk mengembangkan diri. Fithrah atau potensi tersebut mencakup akal, hati, dan jiwa yang manakala diberdayakan secara baik akan menghantarkan seseorang bertauhid kepada Allah SWT. Kemudian, ada pula yang berpendapat bahwa peserta didik adalah setiap manusia yang menerima pengaruh positif dari orang dewasa atau pendidik. Dalam arti teknis, bahkan ada yang menyatakan bahwa, peserta didik adalah setiap anak yang belajar di sekolah atau lembaga-lembaga pendidikan formal.
HUBUNGAN TASAWUF DENGAN ILMU JIWA AGAMA Apriliana Apriliana
Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian hubungan tasauf dengan ilmu jiwa agama merupakan penelitian yang bertujuan untuk: (1) mengetahui maksud akhlak Tasawuf (2) mengetahui maksud ilmu jiwa agama (Transpersonal Psikologi). (3) mengetahui hakekatnya ilmu jiwa agama, dan (4) mengetahui hubungan antara tasauf dan ilmu jiwa agama.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dalam pelaksanaan penelitian penulis mengambil data Kepustakaan (Library Research) dimana penulis mengumpulkan teori-teori dari para ahli kemudian dianalisis dan diambil sebagai landasan teori dalam pembahasan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa:  inti tasawuf adalah terisinya jiwa dengan akhlak yang baik dan kesucian jasmani dan rohani dari akhlak yang tercela. Ilmu jiwa agama yakni ilmu yang meneliti pengaruh agama terhadap sikap dan tingkah laku seseorang atau mekanisme yang bekerja dalam diri seseorang yang menyangkut tata cara berpikir, bersikap, berkreasi dan bertingkah laku yang tidak dapat dipisahkan dari keyakinannya, karena keyakinan itu masuk dalam konstruksi kepribadiannya. unsur jiwa dalam konsepsi tasawuf tidak berarti mengabaikan unsur jasmani manusia. Unsur ini juga penting karena rohani sangat memerlukan jasmani dalam melaksanakan kewajibannya dalam beribadah kepada Allah. Seorang tidak mungkin sampai kepada Allah dan beramal dengan baik dan sempurna selama jasmaninya tidak sehat.
PERAN AGAMA DALAM KESEHATAN MENTAL Askolan Lubis
Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Praktek ajaran agama, selain bisa memberikan terapi yang bersifat kuratif, dia juga memiliki aspek preventif terhadap gangguan jiwa atau mental. Adanya perintah Allah untuk memelihara ukhuwah, saling memenuhi kebutuhan, saling merasakan penderitaan dan kesenangan orang lain akan menjaga kemungkinan terjadinya gangguan mental. Pada dasarnya, tujuan agama adalah menentukan seseorang untuk menerima kenyataan hidup yang sudah diatur oleh Allah.
التدخل اللغوي Fahrur Rozi
Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan tentang intervensi bahasa,macam-macamnya serta faktor-faktornya. Tulisan ini akan menjawab pertanyaan:Apa pengertian macam-macam dan faktor-faktor terjadinya intervensi bahasa?.Kesimpulan dari tulisan ini adalah: intervensi berlangsung pada satu arah yaituantara bahasa pertama dengan bahasa kedua. Intervensi ini terjadi karena adanyadua bahasa di dalam otak manusia ketika ingin mengungkapkannya baik dalambahasa lisan maupun tulisan. Intervensi bahasa bermacam-macam, antara lainintervensi bunyi, intervensi morfologi, intervensi kosakata, intervensi gramatika,intervensi semantik, intervensi kinetik, intervensi budaya, intervensi progresif, dan intervensi teks. Faktor-faktor intervensi adalah sifat bahasa, tekanan penggunaanbahasa sejak dini, kelemahan pengawasan dan penguasaan bahasa pertama danbahasa kedua, status bahasa dan posisi bahasa kedua dan bilingualisme, sedikitnyapengguna bahasa yang benar, sedikitnya kosakata yang benar, hilangnya kosakatayang jarang digunakan, dan kebutuhan terhadap makna bahasa asli.
استعمال علامات الترقيم Zulheddi Zulheddi
Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

قائمة المراجعدكتور عرفة حلمي عباس: تصويبات لغوية، مكتبة الآداب القاهرة، 2012 م.عمر الصديق عبد الله: تحليل الأخطاء اللغوية التحريرية لدى طلاب معهد الخرطوم الدولي للغة العربية الناطقين باللغات الأخرى، المنظمة العريبة للتربية والثقافة والعلوم، معهد الخرطوم الدولي للغة العربية، 2000 م.محمد رطيل: "سلسلة الدراسات اللغوية العربية"،  الأخطاء الشائعة في اللغة العربية، ط 1، الإسكندرية، مؤسسة حورس الدولية،  2014 م.الدكتور محمود إسماعيل صيني وإسحاق محمد الأمين: التقابل اللغوي وتحليل الأخطاء، عمادة شؤون المكتبات جامعة ملك سعود المملكة العربية السعودية، الرياض، ط 1، 1982سعيد إسماعيل صينى: "قواعد أساسية فى البحث العلمي، ط 1، 1994 مؤسسة الرسالةأحمد زكي: الترقيم وعلامته في اللغة العربية، مؤسسة هندوية للتعليم والثقافة، القاهرة، 2012م.حمدان بن عطية الزهراني وأخرون: التحرير الكتابي، دار الحافظ للنشر والتوزيع، جدة، 2014م.Ma’rifatul Munjiah, Kaedah Imla’ Teori dan Praktik, UIN Maliki Press, 2015
BERPIKIR DAN PROBLEM SOLVING Anita Maulidya
Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Berpikir merupakan berbagai kegiatan yang menggunakan konsep dan lambang sebagai pengganti objek dan peristiwa. Berpikir dapat digolongkan ke dalam dua jenis yaitu : Pertama, Berpikir Asosiatif, yaitu suatu ide merangsang timbulnya ide-ide lain. Kedua, adalah Berpikir Terarah. Proses berpikir terarah adalah proses berpikir yang sudah ditentukan sebelumnya dan diarahkan pada sesuatu, biasanya diarahkan pada pemecahan suatu persoalan.Problem Solving, menurut istilah adalah proses penyelesaian suatu permasalahan atau kejadian, upaya pemilihan salah satu dari beberapa alternatif atau option yang mendekati kebenaran dari suatu tujuan tertentu. Adapun prinsip-prinsip Problem Solving adalah: 1). Keberhasilan dalam memecahkan masalah dapat dicapai jika diarahkan ke masalah yang ia mampu memecahkannya; 2). Dalam memecahkan masalah, pakailah data/ keterangan yang ada; 3). Titik tolak pemecahan masalah ialah mencari kemungkinan-kemungkinan jalan kelua; 4). Menyadari masalah harus didahulukan dari usaha memecahkan masalah; 5). Proses menciptakan ide-ide baru (innovative) hendaknya dipisahkan dari proses evaluasi ide ; sebab yang akhir ini menghambat yang pertama; 6). Situasi-situasi pilihan, hendaknya dijadikan situasi masalah. Situasi masalah ditandai dengan adanya hambatan; 7). Situasi masalah kadang perlu diubah menjadi situasi pilihan. Tujuan situasi masalah adalah menghilangkan hambatan. 8). Pemecahan masalah yang diusulkan oleh pemimpin sering dievaluasi secara kurang obyektif.Terdapat 4 faktor yang  mempengaruhi proses dalam  problem solving yaitu motivasi, kepercayaan dan sikap yang salah, kebiasaan dan emosi. Langkah-langkah problem solving yang dikemukakan oleh Gray yang dipergunakan ada 6 langkah: 1). Mengerti masalahnya; 2). Mengumpulkan keterangan atau data; 3). Menformulasikan atau pemecahan masalah yang mungkin; 4). Mengevaluasi hipotesis. 5). Jika hipotesis tidak dapat berhasil, maka perlu kembali penyelidikan literatur. Tetapi apabila percobaan berhasil, maka dapat diteruskan ke langkah berikutnya; 6). Pembuatan eksperimen; 7). Kesimpulan.
المستشرقون وأفكارهم على الهدمة اللغة العربية وتأثيرها على القرآن الكريم Darwin Zainuddin
Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Al-Qur’an adalah kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dalam bahasa Arab.Ke-beradaan al-Qur’an ditengah-tengah umat Islam dan menjadi acuan pokok dalam segala aspek kehidupan yang merupakan bahasa pemersatu umat Islam di dunia dan menjadi tonggak dasar dalam pengembangan dan pelastarian bahasa pusha. Khususnya ia mampu menangkal pemikiran para orientalis yang mereka berancana untuk menghancurkan bahasa Arab pusha dan mereka berupaya untuk me nukarnya kedalam bahasa Arab ‘amiyah. Penggunaan bahasa al-Qur’an (bahasa Arab) dalam sholat menunjukkan bahwa al-Qur’an memberikan konstribusi yang berarti dalam pengembangan bahasa Arab di dunia Islam. Upaya apapun yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam tidak akan berhasil selama umat Islam masih berpegang kepada al-Qur’an.
Pendidikan Anak Berwawasan Lingkungan Persfektif Islam Abdul Gani Jamora Nasution
Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKenyataan yang dihadapi oleh masyarakat dunia saat ini terjadi pemanasan global (global warming), ketidak pastian iklim, dan bahkan sering muncul kejadian alam yang menimpa manusia, mengakibatkan sebuah kehawatiran akan keberlangsungan hidup manusia, sebut saja misalnya banjir dan longsor.kondisi yang demikian tentu menyadarkan aktivitas manusia global yang bahasa musisi Ebit G. “Alam sudah mulai bosan bersahabat dengan kita”.Kritik manusia terhadap aktivitas hidup ternyata diperdapati sebuah “kebobrokan moral” pada lingkungan. Ilegal logingmasih saja ditemukan dan kerakusan pada pengurasan kekayaan alam tidak diperhitungkan untuk kehidupan masa akan datang, juga tentu perawatan pada segala jenis Sumber Daya Alam (SDA) yang miliki jauh dari kehidupan.Lantas, kenyataan ini perlu dikonfirmasi pada eksistensi lembaga pendidikan yang sarat muatan didikan, pembiasaan, dan futuris. Inilah menjadi potensi yang kuat akan membina manusia dan atau meminimalis “kejahatan manusia” pada lingkungan sekitar. Pasalnya, normatif Islam (QS. Ar-Rum ayat 41) Allah telah berkata jelas bahwa kerusakan alam (lingkungan) ulah manusia. Key Note: Pendidikan, Anak, Berwawasan Lingkunga, Islam
اسم الجنس و معانيها في القرآن الكريم Abu Bakar Adanan
Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

تهدف هذه البحث لمعرفة صور اسم الجنس و معانيها في القرآن الكريم. ويهدف إلى تقديم مساهمة ايجابية في تطوير المواد التعليمية باللغة العربية علي وجه التحديد باسم الجنس. هذا البحث للدراسات العلميهة للقرآن الكريم في علم النحو وخصوصا باسم الجنس في القرآن الكريم، للمقارنة والنظر في تطبيق وتطوير تعلم اللغة العربية. هذا البحث في دراسة تحليل المحتوى (Content analysis) و هذا البحث المكتبي) (Library research . ووجهة النظري في هذا البحث هي وجهة علم النحو وعلم التفسير لأن موضعه تحليل اسم الجنس في القرآن الكريم.نتيجة البحث هي كان لاسم الجنس صورتان في القرآن الكريم، وهي اسم جنس جمعي وافرادي. ومعاني اسم الجنس في القرآن هو إن كان جمعيا فمعناه ما يدلّ على أكثر من اثنين، يعني هو اسم عين يدل على ذات صاحب للعدد، ككتاب ورجل. وإن كان افراديا فمعناه ما يصـدق على الكثيـر والقليـل واللفظ واحد، يعني اسم يدل على معنى ليس صاحبا للعدد كعلم وجهل.

Page 6 of 24 | Total Record : 234