cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PROFESI KEGURUAN
ISSN : 24604399     EISSN : 25287214     DOI : -
Core Subject : Education,
The Jurnal Profesi Keguruan is scientific publication works in the education world by teachers, professors, and the society. Scientific papers published in this journal is an article the results of research or innovative and progressive ideas in the field of formal education. The article can be a result of classroom action research (PTK), experiments, or the work of Innovative teachers. The journal is intended for teachers to professionality development. This journal also means that Universitas Negeri Semarang (UNNES) cooperation with teachers to build conservation character.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
Keefektifan Model Pembelajaran Make a Match Terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Siswa Kelas V SD Negeri 03 Wonosari Batang Aristianto, Aristianto
widiyanto Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v5i1.18527

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah model Make a Match  efektif terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas V SD Negeri Wonosri 03. Metode penelitian kuantitatif dalam bentuk Pre-Experimental Design dengan teknik One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Wonosri 03  Tahun Pelajaran 2018/2019. Sampel yang diambil adalah 30 siswa kelas V dengan menggunakan tekni Sampling Jenuh. Data penelitian ini diperoleh melalui instrumen penelitian pretest, posttest, dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan hasil perhitungan nilai pretest yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa kelas V SD Negeri Wonosari 03 Kabupaten Batang berdistribusi normal karena nilai  yaitu 0,148 0,161 dengan n = 30 dan taraf nyata α = 0,05. Pada tahap akhir berikutnya dilakukan kembali uji normalitas dengan menggunakan nilai posttest. Berdasarkan perhitungan diperoleh  = 0,137 dengan n = 30 dan taraf nyata α = 0,05, dari daftar nilai kritis L didapat Ltabel = 0,161. Karena  yaitu 0,137 0,161, maka  diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa sampel berasal dari populasi berdistribusi normal. Selain nilai pretest dan posttest yang nantinya digunakan sebagai nilai aspek kognitif, dari pertemuan ke-1 sampai dengan pertemuan ke-3. Setelah dilakukan pengujian hipotesis dengan analisis hasil belajar siswa materi panas dan perpindahannya ranah kognitif diperoleh nilai rata-rata kelas untuk pretest sebesar 58,8 dan posttest sebesar 74 dengan n=30 jadi db= N-1 yang diperoleh thitung = 16,078 dengan taraf signifikan 5% didapat nilai ttabel = 2,045. Karena t hitung t tabel yaitu 16,078 2,028 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat dikatakan bahwa model Make a Match  berpengaruh terhadap Hasil Belajar siswa materi panas dan perpindahannya kelas V SD Negeri Wonosari 03 Kabupaten Batang..The aim to be achieved in this study is to find out whether the Make a Match  model is effective against the learning outcomes of Natural Sciences in fifth grade students of SD Negeri Wonosri 03. Quantitative research methods in the form of Pre-Experimental Design with One-Group Pretest-Posttest Design techniques. The study population was all fifth grade students of Wonosri State Elementary School 03 Academic Year 2018/2019. The samples taken were 30 grade V students using Saturated sampling techniques. The data of this study were obtained through pretest, posttest, documentation and interview research instruments. Based on the results of the calculation of the pretest value done, it was concluded that the fifth grade of SD Negeri Wonosari 03 Batang Regency was normally distributed because the value of L0 Ltabel was 0.148 0.161 with n = 30 and the real level α = 0.05. In the next final stage, the normality test is carried out again using the posttest value. Based on the calculation obtained L0 = 0.137 with n = 30 and the real level α = 0.05, from the list of L critical values obtained Ltable = 0.161. Because L0 Ltabel is 0.137 0.161, then H0 is accepted so it can be concluded that the sample comes from a population with normal distribution. In addition to the value of the pretest and posttest which will later be used as cognitive aspect values, from the 1st meeting to the 3rd meeting. After testing the hypothesis by analyzing the learning outcomes of hot material students and the transfer of cognitive domains obtained the value of the average class for the pretest of 58.8 and posttest of 74 with n = 30 so db = N-1 obtained tcount = 16,078 with a significant level of 5 % obtained value ttable = 2.045. Because tcount ttable that is 16,078 2,028 then H0 is rejected and Ha is accepted. So that it can be said that the Make a Match  model influences the Learning Outcomes of hot material students and their displacement in class V of SD Negeri Wonosari 03 Batang Regency.
Peran Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Aminah, Siti
widiyanto Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v4i2.16740

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu memperoleh gambaran pendidikan karakter di Sekolah Dasar dan peran bimbingan dan konseling dalam pendidikan karakter di Sekolah Dasar. Penelitian dilakukan pada siswa kelas II (dua), siswa kelas V (lima) Sekolah Dasar, dan guru gelas. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan pedoman observasi. Analisis data menggunakan deskriptif prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter di sekolah dasar belum berjalan dengan optimal. Bimbingan dan konseling sebagai bagian penting dalam pendidikan memiliki peranan yang signifikan dalam menanamkan pendidikan karakter di Sekolah Dasar.
Penerapan Model Online Group Discussion untuk Meningkatkan Partisipasi Mahasiswa pada Kelas English for Specific Purposes Nurmasitah, Sita; Utomo, Aryo Baskoro; Faridi, Abdurrachman
widiyanto Vol 7, No 2 (2021): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v7i2.28953

Abstract

Pandemi Covid-19 telah merubah paradigma baru dalam pembelajaran, yaitu dari pembelajaran secara tatap muka menjadi pembelajaran daring. Banyak halangan ataupun kendala yang harus dihadapi pada model perkuliahan daring, salah satunya adalah kurangnya partisipasi mahasiswa dalam mengikuti proses perkuliahan. Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam pembelajaran English for Specific Purpose (ESP) di Jurusan PKK, Fakultas Teknik, UNNES melalui penerapan model online discussion menggunakan media WhatsApp group messenger. Penelitian dilaksanakan dan selesai dalam 2 siklus. Setiap pertemuan terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata partisipasi mahasiswa sebesar 50,47 % pada siklus pertama dan 74,29 % pada siklus kedua, sehingga terjadi peningkatan partisipasi belajar mahasiswa sebesar 23,82%.The Covid-19 pandemic drives teaching-learning process into a new model; from face-to-face to online learning model. It certainly brings out several obstacles that must be faced in the process. One of the common problems is the lack of students’ participation, especially in the discussion time. This action research aims to enhance the students' participation in learning English. The action was carried out in English for Specific Purposes class at Home Economics Education Program, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang. The cross-cultural online group discussion was implemented using WhatsApp messenger service which was followed by 35 students of Home Economics Education Program. The action research was taken and completed in two cycles of preparation, implementation, observation, and evaluation. The result was analyzed using descriptive presentation method. The results indicate the improvement of students’ participation in the discussion; the average participation in cycle I was 50.47% and 74.29% in cycle II.
Penerapan Model Guided Discovery Learning Berorientasi Pendidikan Karakter untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Semarang Tahun Pelajaran 2017/2018 Supliyadi, Supliyadi; Baedhoni, Muhammad Irham; Wiyanto, Wiyanto
widiyanto Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v3i2.12276

Abstract

Penelitian ini bertolak dari adanya masalah yang muncul pada pembelajaran fisika kelas XI SMA yaitu guru fisika yang tidak memahami karakter siswa sehingga menyulitkan dalam proses transfer pengetahuan mengakibatkan hasil belajar rendah. Maka guru perlu memunculkan karakter siswa yang membudaya dan melibatkan laboratorium seperti halnya cara belajar seorang ilmuan. Model pembelajaran yang dapat mengatasi permasalahan tersebut adalah model guided discovery learning berorientasi pendidikan karakter. Rumusan masalah penelitian ini adalah: “apakah model guided discovery learning berorientasi pendidikan karakter dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Semarang Tahun Pelajaran 2017/2018?” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif dan psikomotorik serta perkembangan karakter siswa pada materi pokok fluida statis dengan penerapan model guided discovery learning berorientasi pendidikan karakter pada siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Semarang Tahun Ajaran 2017/2018. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Semarang dengan jumlah siswa sebanyak 40 siswa yang terdiri dari 14 orang lakilaki dan 26 orang perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran melalui penerapan model guided discovery learning berorientasi pendidikan karakter mengalami peningkatan hasil belajar siswa. Untuk hasil belajar kognitif dengan nilai rata-rata dari siklus 1 sebesar 79 ke siklus 2 sebesar 85 dengan analisis uji gain diperoleh peningkatan sebesar 0,28 kreteria rendah. Untuk hasil observasi psikomotorik dengan nilai rata-rata dari siklus 1 sebesar 69 ke siklus 2 sebesar 80 dengan analisis uji gain diperoleh peningkatan sebesar 0,55 kreteria sedang. Untuk hasil observasi karakter siswa nilai rata-rata dari siklus 1 sebesar 60 ke siklus 2 sebesar 80 dengan analisis uji gain diperoleh peningkatan sebesar 0,50 kreteria sedang. Terbukti dari hasil belajar siswa yang telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan model guided discovery learning berorientasi pendidikan karakter dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Semarang. Disarankan bagi guru untuk menggunakan model guided discovery learning berorientasi pendidikan karakter dalam pembelajaran fisika. 
Penerapan Pembelajaran Kooperatif TGT Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII SMP Muzaemah, Muzaemah
widiyanto Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v6i1.23256

Abstract

Penggunaan metode yang kurang tepat dapat menimbulkan kebosanan sehingga siswa tidak termotivasi untuk belajar dan masih rendahnya hasil belajar IPS disebabkan masih dominannya skill menghafal daripada memproses. Tujuan Penelitian Tindakan Kelas untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran kooperatif tipe TGT atau Teams Games Tournament dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS kelas VIIIG SMP Negeri 26 Purworejo tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian  dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklus terbagi  3 kali pertemuan yang meliputi  perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil angket motivasi siklus I kepada  diperoleh 21  atau 75%  termotivasi , siklus II   25 atau 89%  termotivasi, hasil belajar siklus I  yang  tuntas  16 atau 57,1 %  belum tuntas 12 atau 42,9 %. Sedangkan  siklus II   siswa yang  tuntas  24  atau 85,7% yang belum tuntas 4  atau 14,3%. Berdasarkan data siklus I dan  II  sangat signifikan adanya kepuasan siswa terhadap pembelajaran kooperatiftipe TGT.The use of inappropriate method can lead to boredom, and still low  in Social  learning results are caused by the still dominant skills of memorizing skills rather than processing their own understanding of a material.The aim of classroom action research is to know in two cycles  how the application of cooperative learning model type TGT (Teams Games Tournament) can improve the motivation and learning 28 the students of outcomes IPS class VIIIG SMP Negeri of 26 Purworejo academic year 2017/2018. This study was conducted with 2 (two) cycles, each cycles is divided into three  (3) consisting of planning, implementation, observation and reflection. From the result of motivation questionnaire in the first cycle to 28 students, 17 students 60,7%) were highly motivated.  While in the second cycle obtained the results of the questionnaire of motivation 24 (85,7%) have been highly motivated. From posttest in cycle I with KKM score 74, is 64,3% (18 students) and got score below  is 10 students  (36,7%). While the results of postest cycle II, It is proved that the students who got the complete score is 25 students (89,3%), and the unfinished 3 students (10,7%).Based on the data of motivation and learning result from cycle I and cycle II are very significant and There is students' satisfaction on cooperative learning TGT type.
Pengaruh Strategi Metakognitif Terhadap Kemandirian Belajar Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Sunanto, Liyana; Asyiah, Nur
widiyanto Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v4i1.14221

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh perangkat perkuliahan dengan menggunakan strategi metakognitif dalam membentuk kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa semester II Prodi PGSD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Cirebon T.A 2016/2017 pada mata kuliah Konsep Dasar Matematika. Pengaruh perangkat perkkuliahan dengan menggunakan strategi metakognitif dapat dilihat dari hasil pengamatan kemandirian belajar mahasiswa. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi metakognitif terhadap kemandirian belajar. Hasil uji-t pada pembelajaran konsep dasar matematika materi geometri ruang dengan menggunakan strategi metakognitif terhadap kemandirian belajar adalah sebesar 4,465 2,027 maka penggunaan strategi metakognitif dianggap berpengaruh terhadap kemandirian belajar mahasiswa PGSD.The present study aims to investigate the effect of learning instruments by using metacognitive strategies. This strategies are initiated to build self regulated learning students’. The students at the second semester, who are majoring in PGSD, are chose the participants. They belong to students of faculty teaching training and education, Muhammadiyah University of Cirebon who are taking Mathematical Basic Concept subyek academic year 2016/2017. The effect of learning instruments by using metacognitive strategies is indicated by the observation of self regulated learning students. The data are analized by using T-test to investigate the effect of metacognitive strategies towards self regulated learning students. The result of T-test in mathematical basic concept in particular space geometry material by using metacognitive strategies towards self regulated learning students is 4,465 2,027 therefore it is considered that the use of metacognitive strategies towards self regulated learning PGSD students.
Peningkatan Hasil Belajar matematika Melalui Metode Pembelajaran Seleksi Soal Evaluasi Terpadu 5 Unsur Pendidikan Berbantu Media Gambar Pada Peserta Didik Kelas V SD Sunarsih, Sunarsih
widiyanto Vol 7, No 1 (2021): JPK, Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v7i1.27170

Abstract

Tujuan Penelitian Tindakan kelas ini adalah untuk membuktikan bahwa metode pembelajaran seleksi soal evaluasi terpadu 5 unsur pendidikan berbantu media gambar dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi volume bangun ruang. Selain itu juga untuk mengetahui langkah-langkah untuk menerapkan metode tersebut sehingga dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi volume bangun ruang. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan “Metode Pembelajaran Seleksi Soal Evaluasi terpadu 5 Unsur Pendidikan Berbantu Media Gambar” untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode tersebut dipilih karena metode pembelajaran model ini berbeda dengan metode pembelajaran konvensional. Prinsip dasarnya sederhana, yaitu mengevaluasi sekaligus melakukan pembelajaran terintegrasi yang mencakup unsur-unsur evaluasi dalam Pendidikan. Lebih tepatnya, lima unsur pembelajaran: unsur kognitif, afektif, motorik, spiritual, dan keseimbangan peserta didik. Penelitian dilakukan dengan 2 siklus. Di mana tiap siklus terdiri atas 3 kali pertemuan. Di setiap siklus diakhiri dengan evaluasi. Soal yang diberikan yang bersifat terbuka, produktif, dan imajinatif. Evaluasi dilaksanakan guna mengetahui seberapa besar perubahan peningkatan hasil belajar siswa. Hasil dari Penelitian Tindakan Kelas dengan menerapkan metode pembelajaran seleksi soal evaluasi terpadu 5 unsur pendidikan berbantu media gambar ini adalah adanya peningkatkan aktivitas proses belajar dalam pembelajaran matematika. Selain itu juga terdapat peningkatan hasil belajar tentang volume bangun ruang dalam pembelajaran matematika.The purpose of this classroom action research is to prove that the learning method of integrated evaluation questions selection 5 elements of education assisted by image media can improve mathematics learning outcomes in the volume of space building materials. In addition, it is also to know the steps to apply this method so that it can improve the results of learning mathematics on the volume of space shapes. This Classroom Action Research uses "Learning Methods Integrated Evaluation Question Selection 5 Elements of Image Media Assisted Education" to improve student learning outcomes. This method was chosen because the learning method of this model is different from conventional learning methods. The basic principle is simple, namely evaluating as well as carrying out integrated learning which includes evaluation elements in education. More precisely, the five elements of learning: cognitive, affective, motoric, spiritual, and balance elements of learners. The research was conducted in 2 cycles. Where each cycle consists of 3 meetings. Each cycle ends with an evaluation. Problems given that are open, productive, and imaginative. Evaluation is carried out in order to find out how much change in the improvement of student learning outcomes. The results of the Classroom Action Research by applying the integrated evaluation question selection learning method 5 elements of education assisted by image media is an increase in the activity of the learning process in learning mathematics. In addition, there is also an increase in learning outcomes about the volume of space in mathematics learning.
Penggunaan Media Kartu (Flash Card) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Konsep Mutasi bagi Peserta Didik Kelas XII Mulyani, Sri
widiyanto Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v3i2.10786

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar konsep mutasi bagi peserta didik kelas XII MIPA-4 SMA Negeri 1 Kaliwungu tahun pelajaran 2016/2017 melalui penggunaan media kartu (Flash card). Metode penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang  terbagi dalam 2 siklus.. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar. Peningkatan ini dapat diketahui dari ketuntasan belajar pada kondisi awal sebesar 52,7%  dengan rata-rata kelas 69. Pada siklus 1 meningkat menjadi 72,2% dengan rata-rata kelas sebesar 74,63 dan pada siklus 2 ketuntasan  belajar naik menjadi 86,1 %, yang  berarti ada peningkatan dari kondisi awal ke konsisi akhir di siklus 2. Aspek ketampilan meningkat dari sebagian menjadi semua terampil. Sedangkan aspek sikap mengalami peningkatan dari baik menjadi sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan media kartu(Flash card) dapat meningkatkan hasil belajar mutasi bagi peserta didik kelas XII MIPA 4 SMAN 1 Kaliwungu tahun pelajaran 2016/2017.
Pemanfaatan Museum Ranggawarsita sebagai Sumber Belajar Sejarah Bagi Siswa SMA Negeri Di Kota Semarang Astuti, Anggita Dwi; Suryadi, Andy
widiyanto Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v6i1.24097

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan Museum Ranggawarsita dan kendala-kendala yang dihadapi guru maupun siswa serta cara guru menghadapi kendala-kendala yang ada dalam kegiatan pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, penelitian ini berfokus pada pemanfaatan Museum Ranggawarsita sebagai sumber dan media belajar sejarah bagi siswa SMA Negeri di Kota Semarang tahun ajaran 2017/2018. Sumber data yang digunakan yaitu data primer narasumber, dokumen dan peristiwa serta data sekunder berupa buku dan jurnal. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Teknik triangulasi sumber dan metode peneliti gunakan untuk menguji keabsahan data. Analisis data dapat dilakukan dengan cara interaktif. Hasil dari penelitian ini yaitu pemanfaatan Museum Ranggawarsita sebagai sumber belajar sejarah bagi siswa SMA Negeri di Kota Semarang telah banyak dilakukan dari berbagai kalangan terutama siswa-siswi SMA Negeri di Kota Semarang, banyak juga kendala yang dihadapi dari kedua sekolah yang telah memanfaatkan Museum Ranggawarsita sebagai sumber belajar sejarah baik berupa kendala ektern maupun kendala intern, dan guru sejarah mengoptimalkan masalah yang telah muncul untuk dijadikan bahan koreksi agar lebih baik dari kegiatan sebelumnya.The study aims to find out the use of Ranggawarsita Museum as a historical learning source and media for SMA Negeri Semarang, to find out the obstacles which were faced by the teachers and students and the teacher’s way to overcome that obstacles in learning history. This research used a qualitative, this research focused on the use of Ranggawarsitra Museum as a historical learning source and media for SMA Negeri Semarang, academic year 2017/2018. Primary and secondary data were used as adata source. Data collection technique and method, the researcher used to examine the data validity. Data analysis cloud be done interactively. The result of this research the use og the Ranggawarsita Museum as a source of historical learning has been carried out of various circles, especially high school student in the City of Semarang, there are many obstacles faced by two schools that have used Ranggawarsita Museum as a source of historical learning in the form of external and internal constraints, history teachers optimize from the findings of problems that seem to be made in to corrective material to be better than previous activities.
Peningkatan Kompetensi Dasar Menggambar Proyeksi dengan Metode Tutor Sebaya pada Siswa Kelas X Teknik Pemesinan 3 Semester 11 SMK N 2 Kebumen Tahun Pembelajaran 2014/2015 Riyanto, Warnu
widiyanto Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : LP3 Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v1i2.13943

Abstract

The competence in drawing projection are still low. Therefore, there should be an attempt to resolve such matters. The use of the method of peer tutors can be an alternative on improving the competence in drawing projections. This research use class activities research. The outline of this research issue is whether the application of the method of learning tutorials peers can increase the competence in drawing a projection on the students of class X Engineering third of 2 Kebumen Vocation High School in school year 2014/2015? Based on the results of the research, the data that obtain with the method of peer tutors are able to increase the competence of students in drawing projections.