cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
vidyakarya@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl cemara raya no 28 banjarmasin Utara
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Vidya Karya
ISSN : 02159619     EISSN : 26147149     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education,
Vidya Karya terbit dua kali setahun pada bulan April dan Oktober, berisi artikel hasil penelitian dan kajian analitis krtitis setara dengan hasil penelitian di bidang teori dan atau praktik kependidikan
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 32, No 2 (2017): Oktober 2017" : 10 Documents clear
IDENTIFIKASI ANALISIS KEBUTUHAN PEMBELAJAR BAHASA INGGRIS (NON PROGRAM STUDI BAHASA INGGRIS) PADA MATA KULIAH BAHASA INGGRIS ESP DI LINGKUNGAN FKIP UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN Emma Rosana Febriyanti
Vidya Karya Vol 32, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.396 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v32i2.5230

Abstract

Abstract: English is a compulsory subject that must be taken by every students of FKIP Lambung Mangkurat University (ULM). Clear reference on what material should be given to the students must be clear enough so that they can get benefit from this subject. To find out the correct reference, needs analysis is urged to be done in order to obtain information about what the students really need to support their learning process at the present time or in the future. This study is aimed at identifying and analyzing the needs of these English learners. This study was conducted by using qualitative approach and descriptive method. The population of this study were students from 5 deparments who are currently taking English subject and the sampling technique used was purposive random sampling. Meanwhile, a questionnaire as the instrument for this study was arranged in closed-ended form. Technical data analysis applied in this study was descriptive analysis in the form of number and percentage. The study revealed that the needs of non-English Department students on English subject are very diverse and it can be concluded that they need English not only for their current needs as they can read various English literature that support their education in their field of study, but also for their professional future occupation. It is therefore recommended that ESP English teachers or other related parties should accommodate the needs of these students. In addition, it is suggested to always perform needs analysis since the needs of ESP learners are constantly changing. Keywords: ESP, Englsih subject, needs analysis, learners’ needs Abstrak: Bahasa Inggris adalah mata kuliah wajib yang harus diambil oleh setiap mahasiswa di lingkungan FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Acuan mengenai materi yang diberikan kepada mahasiswa harus jelas agar mereka dapat merasakan manfaat dari mata kuliah ini. Untuk mengetahui acuan tersebut, perlu dilakukan needs analysis agar mahasiswa mendapatkan materi yang benar-benar mereka perlukan untuk mendukung proses belajar mereka pada saat ini atau dimasa yang akan datang. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kebutuhan para pembelajar Bahasa Inggris. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah Bahasa Inggris pada 5 jurusan yang ada di FKIP ULM Banjarmasin. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan teknik deskriptif dalam bentuk jumlah dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan mahasiswa non prodi Bahasa Inggris terhadap mata kuliah Bahasa Inggris ESP sangat beragam sehingga dapat disimpulkan bahwa mereka memerlukan Bahasa Inggris bukan saja untuk kebutuhan mereka saat ini seperti membaca literatur berbahasa Inggris, tetapi juga untuk kepentingan pekerjaan nantinya. Oleh karena itu disarankan agar pengajar Bahasa Inggris ESP atau pihak yang berkepentingan dapat mengakomodasi kebutuhan mahasiswa, serta selalu melakukan need analysis karena kebutuhan pembelajar ESP juga selalu berubah. Kata Kunci: Bahasa Inggris ESP, analisis kebutuhan, kebutuhan pembelajar
PENERAPAN MODEL BIMBINGAN BERBASIS LEMBAR KERJA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU MENYUSUN INSTRUMEN PENILAIAN BENTUK TES TERTULIS Abdul Hamid
Vidya Karya Vol 32, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.211 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v32i2.5236

Abstract

Abstract.  This school action research was intended to find out the  information about the application of the worksheet based guidance to increase  the teachers' ability in arranging the paper and pencil test instrument. The subjects of this research consisted of 24 teachers. This research was conducted in two cycles with the four steps: planning, acting, observing and reflecting. The data of  the competence achieved  by the teachers was collected by scoring their answers/works.. The result of this study showed that the application of the worksheet based  guidance was able to increase the teachers'ability in arranging  the paper and pencil test instrument at SMP Negeri 7 Banjarmasin. Keywords:Teachers’ability,  test instrument, the worksheet Abstrak. Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan untuk  mendapatkan informasi tentang penerapan model bimbingan berbasis lembar kerja dalam meningkatkan kemampuan guru menyusun instrumen penilaian bentuk tes tertulis. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 7 Banjarmasin dengan subjek penelitian sebanyak 24 orang guru. Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus dengan tahapan kegiatan mulai perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi dan refleksi. Data berupa  kompetensi yang dicapai guru dalam menyusun tes bentuk tertulis diperoleh dengan melakukan penskoran terhadap hasil jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Bimbingan Berbasis Lembar Kerja (LK) dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun instrumen penilaian bentuk tes tertulis di SMP Negeri 7 Banjarmasin. Kata kunci: Kemampuan guru, instrumen penilaian, lembar kerja
PENERAPAN MODEL EXPLICIT INSTRUCTION DIKOMBINASIKAN DENGAN MODEL PROBING PROMPTING DAN MEDIA REALITA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Darmiyati Darmiyati; Riwi Noor Hasanah
Vidya Karya Vol 32, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.146 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v32i2.5231

Abstract

Abstract. The reaearch aims to know the activities of teachers, student activities, and student learning outcomes on solving the simple fractional materials by applying Explicit Instruction model combined with Probing Prompting model and Reality media. The research was carried out in grade III elementary school of 4 Sungai Ulin Banjarbaru by using 26 students as the research subject . The research use qualitative and the type of the research is classroom action research (CAR). This research was conducted by collaborators who are following the steps  of planning, implementation, observatin, and reflection. The  study was conducted in 2 cycles and each cycle consisted of 2 meetings. The data were collected through interviews, and tests. The data analysis used in this research is qualitative and quantitative. The results showed that student learning outcomes increased after each topic was given by administering testsand non test by observing teacher and students in learning mathematics. Keywords: student learning outcome, explicit instruction, probing prompting, realita media, simple fractional,.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa pada materi memecahkan soal pecahan sederhana dengan menerapkan model Explicit Instruction dikombinasikan dengan model Probing Prompting dan media Realita. Penelitian ini dilaksanakan di kelas III SDN 4 Sungai Ulin Banjarbaru dengan jumlah siswa 26 orang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dibantu oleh kolaborator yang mengikuti langkah-langkah perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus dan tiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan tes. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa meningkat setelah setiap topik pembelajaran diberikan perbaikan dalam bentuk pemberian tes dan non tes berupa observasi guru dalam melaksanakan pembelajaran dan observasi siswa dalam mengikuti pembelajaran Matematika. Kata Kunci: hasil belajar, explicit instruction, probing prompting, media realita, pecahan sederhana.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN DIAGNOSTIK ONLINE BERBASIS ORDERED MULTIPLE CHOICE PADA MATERI USAHA DAN ENERGI UNTUK SISWA SMA Nurul Fitriyah Sulaeman; Atin Nuryadin
Vidya Karya Vol 32, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.627 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v32i2.5232

Abstract

Abstract. Ordered Multiple Choice (OMC) is an alternative diagnostic instrument to measure students' conceptual understanding. This instrument is rarely developed in high school physics material especially on energy. Moreover, accommodating the advancement of computer and technology, the development of OMC online instruments offers much ease of use. The purpose of this study is to develop an OMC Online instrument on energy materials for high school students. This research was conducted using four building blocks development steps which consist of construct map, items' design, outcome space and measurement model. The results showed that the OMC Online energy’s instrument construct map consists of 3 sub-materials, namely work and energy concepts, work and energy relationships and energy conservation laws. The OMC online instrument of energy consists of 22 valid items with a reliability parameter of 0.80 and difficulty level around easy to moderate. Keywords: Ordered Multiple Choice (OMC), Energy, Diagnostic Instrument Abstrak. Ordered Multiple Choice (OMC) merupakan instrumen penilaian pilihan ganda berorde yang mampu menjadi alternatif instrumen diagnostik pemahaman konsep siswa. Bentuk instrumen ini masih jarang dikembangkan pada mata pelajaran Fisika SMA khususnya pada energi. Mengakomodasi kemajuan teknologi komputer, pengembangan instrumen OMC online menawarkan banyak kemudahan dalam penggunaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen OMC Online pada materi energi untuk siswa SMA. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan langkah pengembangan four building blocks yang terdiri dari tahap construct map, items’ design, outcome space dan measurement model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa construct map instrumen OMC Online materi energi terdiri dari 3 sub materi yaitu konsep usaha dan energi, hubungan usaha dan energi dan hukum kekekalan energi. Instrumen OMC online materi energi yang telah dikembangkan terdiri atas 22 item valid dengan parameter reliabilitas sebesar 0,80 serta tingkat kesukaran mudah hingga sedang. Kata Kunci: Ordered Multiple Choice (OMC), Energi, Instrumen Diagnostik
STUDI TENTANG MISKONSEPSI SISWA DAN MAHASISWA TERHADAP KONSEP RANGKAIAN LISTRIK ARUS SEARAH (DIRECT CURRENT) Theo Jhoni Hartanto; Muhammad Nawir
Vidya Karya Vol 32, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.086 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v32i2.5227

Abstract

Abstract. The purpose of this study is to describe the understanding of the direct current electric circuit basic concept that posses by senior high school students and natural science (physics) student teacher. The research instrument used in this study was the concept understanding test in the form of objective test that accompanied by certainty of response index (CRI). This test was developed from some relevant studies. The concept understanding test was given to 30 senior high school students and also 32 graduate students of physics education study program in Palangka Raya City. From the study result, it was found that the same of the kind of missconception problem tends to be found among the senior high school students and also the graduate students, for example is the concept of the consumption model of electric current and battery are the fixed current supply. The missconceptions on the direct current circuit that found in this study were also have been founded in some studies from other countries for various group of age and level of study.  Keywords: missconception, electric circuit, direct current, CRI. Abstrak. Tujuan dari studi ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai pemahaman siswa di sekolah menengah (SMA) dan mahasiswa calon guru IPA (fisika) terhadap konsep dasar rangkaian listrik arus searah. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes pemahaman konsep dengan pilihan ganda beralasan terbuka disertai dengan certainty of response index (CRI). Tes ini dikembangkan dari beberapa studi yang relevan. Tes pemahaman konsep diberikan kepada 30 siswa SMA dan 32 mahasiswa Prodi S1 Pendidikan Fisika yang berada di Kota Palangka Raya. Berdasarkan hasil studi ditemukan kesalahan konsep (miskonsepsi) yang cenderung sama pada siswa dan mahasiswa, antara lain model konsumsi arus listrik dan baterai merupakan sumber arus listrik yang tetap. Kesalahan konsep (miskonsepsi) mengenai rangkaian listrik arus searah yang ditemukan dalam studi ini juga ditemukan di beberapa studi di luar negeri pada berbagai kelompok umur dan jenjang pendidikan. Kata kunci: miskonsepsi, rangkaian listrik, arus searah, CRI
MENINGKATKAN PEMAHAMAN TEKS DESKRIPTIF SISWA MELALUI MODEL MIND MAPPING DI SMP NEGERI 13 BANJARMASIN Irma Pusparini
Vidya Karya Vol 32, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.242 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v32i2.5233

Abstract

Abstract. The research was intended to find out the increased reading comprehension of Students of SMP Negeri 13 Banjarmasin on descriptive text by applying mind-mapping model. There were 30 participants in the research. The research was conducted in two cycles. The data was collected through observation, learning test and students’ responds, then it is analysed descriptively and qualitatively. The result showed that the average of the students’ score in the observation was 58.81, and the average increased in Cycle I Action1 (61.81), in the cycle I action 2 was 67.98, and in the cycle 2 action 1 was 73.54. The students’ respond showed that 79% of the students agree that the application of mind mapping model help them to understand the material better, while 21% disagree of it.  Keywords: reading, descriptive text, mind mapping Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya peningkatan kemampuan pemahaman reading siswa SMP Negeri 13 Banjarmasin terhadap teks deskriptif dengan penerapan model pembelajaran mind mapping didalam kegiatan belajar mengajar didalam kelas. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 30 siswa sebagai partisipan dan dilakukan dalam dua siklus. Data penelitian diperoleh dari observasi, tes hasil belajar dan respon siswa yang kemudian dianalisa secara deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan kemampuan siswa yang ditunjukkan dengan hasil tes dari tahap observasi awal, yakni 58,81, setelah penerapan model mind mapping, hasil tes siswa naik menjadi 61,81 pada siklus 1 tindakan 1, sedangkan pada siklus 1 tindakan 2 naik menjadi 67,98, dan menjadi 73,54 pada siklus II tindakan 1. Respon siswa menunjukkan bahwa 79%  responden setuju dan 21% tidak setuju bahwa model min mapping membantu mereka memahami materi pelajaran lebih baik Kata Kunci: membaca, mind mapping, teks deskriptif
KOMBINASI PROJECT BASED LEARNING DAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN 5M Sarah Miriam; Zainuddin Zainuddin
Vidya Karya Vol 32, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.358 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v32i2.5228

Abstract

Abstract. The education curriculum addressed the science learning which involves learner in the scientific process in order to find a product by promoting the scientific attitude. This idea has encouraged the researcher team to design an instructional which combines the project based learning model and the experiment method to train the 5M skills for students. The research subjects are the 6th semester students of physics education study program of the teacher training and educational sciences faculty of Lambung Mangkurat University (FKIP ULM) in the academic year of 2016/2017. The research used posttest only control group design. Learning effectiveness was gained from students’ project evaluation and posttest. The research result showed that students’ project was in good category with the mean score of 4.09. The students’ achievement has reached the individual mastery as big as 100%. It can be concluded that the combination of project based learning model and experiment method is effective to train the students’ 5M skills for the physics experiment course. Keywords: Project based learning, experiment method, 5M skills. Abstrak. Kurikulum pendidikan menghendaki pembelajaran sains yang melibatkan peserta didik dalam proses ilmiah untuk menemukan sebuah produk dengan mengedepankan sikap ilmiah. Hal ini mendorong tim peneliti untuk merancang pembelajaran yang mengkombinasikan project based learning dan metode eksperimen yang diharapkan mampu melatihkan  kemampuan 5M bagi mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester 6 Pendidikan Fisika FKIP ULM pada tahun akademik 2016/2017. Desain penelitian menggunakan postest only control group design. Data efektivitas pembelajaran didapatkan dari evaluasi proyek mahasiswa dan postest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  proyek mahasiswa berkategori baik dengan skor rata-rata perolehan sebesar 4,09. Selanjutnya hasil belajar mahasiswa berhasil mencapai ketuntasan individu sebesar 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang mengkombinasikan project based learning dan metode eksperimen efektif untuk melatihkan kemampuan 5M mahasiswa pada perkuliahan Eksperimen Fisika. Kata Kunci: Project based learning, metode eksperimen, kemampuan 5M.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA MELALUI METODE SIMULASI BERBANTUAN MEDIA BONGKAR PASANG KARTU DOMINO PADA MATERI RUMUS KIMIA DAN TATA NAMA SENYAWA Ana Ariyani
Vidya Karya Vol 32, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.968 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v32i2.5234

Abstract

Abstract : The ability of teachers in choosing methods and media matching with the chemical formula and nomenclature of abstract compounds topic are still low,  consequently the level of understanding and student learning outcomes is low as well. This problem is solved by using the simulation method assisted of Card Domino unloading media. This study is a classroom action research consisting of two cycles. Research subjects were 20 students of class X MIA 1 MAN 1 Amuntai. The research data was obtained by using student achievement test and observation sheet. The results were analyzed descriptively qualitative. The result of the research shows that the simulation method assisted of Card Domino unloading media improves student activity from enough to be very good, student's social skill from good to be very good and increase teacher activity from enough to be very good. The students' mastery level increased from 34.40% in the initial test, to 81.65% in the cycle 2. The classical completeness rate increased from 70% to 100% in cycle II Keywords : activity,  learning achievement,  social skill, domino card media,  simulation method Abstrak. Kemampuan guru dalam memilih metode dan media yang cocok dengan materi rumus kimia dan tata nama senyawa yang bersifat abstrak masih rendah, akibatnya tingkat pemahaman dan hasil belajar siswa juga rendah. Permasalahan ini diatasi dengan mengunakan metode simulasi berbantuan media bongkar pasang Card Domino. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Subyek penelitian adalah 20 orang siswa kelas X MIA 1 MAN 1 Amuntai. Data penelitian diperoleh menggunakan tes penguasaan materi dan lembar observasi.  Hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik persentase dan dideskripsikan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa metode simulasi berbantuan media bongkar pasang card domino dapat meningkatkan aktivitas siswa dari cukup aktif menjadi sangat aktif, keterampilan sosial siswa dari baik menjadi sangat baik serta meningkatkan aktivitas guru dari cukup menjadi sangat baik. Tingkat penguasaan siswa meningkat dari 34,40% pada tes awal, menjadi 81,65% pada siklus 2. Tingkat ketuntasan klasikal meningkat dari 70% menjadi 100% pada siklus II. Kata Kunci: aktivitas, hasil belajar, keterampilan sosial, media kartu domino, metode simulasi
PENGEMBANGAN MODEL BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN BLOGGER R. Ati Sukmawati; Harja Santana Purba; Nuruddin Wiranda
Vidya Karya Vol 32, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.35 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v32i2.5229

Abstract

Abstract. Teaching and learning activities are generally implemented using conventional learning method that is face to face between learners with educators in the same place and time. Conventional learning facilitates communication between learners and educators, but less time for discussion and limited space. Overcoming it then required a model that can make learning without time and space limited. Blended learning is a learning model that combines the conventional learning model with online digital media learning model that allows students to discuss unlimited time and place. The research is to develop blended learning model using blogger which is expected to be an additional media to support teaching and learning activities. Keywords: blended learning; kelas virtual; blogger Abstrak. Kegiatan belajar mengajar secara umum dilaksanakan menggunakan metode pembelajaran konvensional yaitu tatap muka antara peserta didik dengan pendidik di tempat dan waktu yang sama. Pembelajaran  konvensional memudahkan komunikasi antar peserta didik dan pendidik, tetapi waktu untuk berdiskusi tidak banyak dan tempat yang digunakan terbatas. Mengatasi hal tersebut maka diperlukan sebuah  model yang dapat membuat pembelajaran tanpa terbatas waktu dan tempat. Blended learning merupakan model pembelajaran yang memadukan antara model pembelajaran konvensional dengan model pembelajaran media  digital online yang memungkinkan siswa dapat berdiskusi tanpa terbatas waktu dan tempat. Penelitian yang dilakukan adalah mengembangkan model  blended learning menggunakan blogger yang diharapkan dapat menjadi media tambahan pendukung kegiatan belajar mengajar. Kata kunci: blended learning, kelas virtual, blogger
UPAYA MENINGKATKAN KINERJA GURU MENGAJAR MELALUI PEMBINAAN KONSEP DAN IMPLEMENTASI MEDIA PRESENTASI MICROSOFT POWERPOINT DI SMA NEGERI 1 BANJARMASIN. Hartini Hartini
Vidya Karya Vol 32, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.032 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v32i2.5235

Abstract

Abstract. Currently, there are more teachers who only use textbooks as the only medium of teaching and learning. For this reason, an alternative solution is needed by developing Microsoft PowerPoint as a teaching and learning medium. The objectives of the study are to develop positive attitudes and generate teachers’ interest in the use of informatics education media into teaching and learning activities. The research used school action research method conducted in 2 cycles. The data was analyzed by using percentage technique and was qualitatively descripted. The results showed that the performance of teachers in teaching by making, presenting material using the media presentation of MicrosoftPowerPoint in SMAN 1 Banjarmasin is categorized as active and very good. The lowest score for the assessment of teaching activities is 59 (81.94%) and the highest is 70 (97.22%). While the lowest value for the assessment of manufacture and presentation is 52 (86.66) and the highest is 60 (100%).  Keywords: teacher performance, presentation media, Microsoft PowerPoint  Abstrak. Saat ini masih banyak guru yang hanya menggunakan buku pelajaran sebagai satu-satunya media pembelajaran. Untuk itu perlu alternatif pemecahan masalah dengan mengembangkan Microsoft PowerPoint sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sikap positif dan membangkitkan minat guru terhadap penggunaan media pendidikan informatika ke dalam kegiatan proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan sekolah dengan 2 siklus. Data dianalisis dengan menggunakan teknik persentase dan dideskripsikan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja guru dalam mengajar dengan membuat dan menyajikan materi menggunakan media presentasi microsoft powerpoint di SMA Negeri 1 Banjarmasin termasuk kedalam kategori aktif dan sangat baik. Nilai terendah untuk penilaian kegiatan mengajar 59 (81,94%) dan tertinggi 70 (97,22%), sedangkan nilai terendah untuk penilaian pembuatan dan penyajian 52 (86,66) dan tertinggi 60 (100%).   Kata Kunci : kinerja guru,  media presentasi, Microsoft Powerpoint.

Page 1 of 1 | Total Record : 10