cover
Contact Name
Chairil Faif Pasani
Contact Email
chfaifp@ulm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
edu.mat@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Prodi Pendidikan Matematika Gedung FKIP ULM Banjarmasin Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 23382759     EISSN : 25979051     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education,
EDU-MAT adalah jurnal yang didirikan pada tahun 2013 di Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat. EDU-MAT merupakan kumpulan artikel hasil penelitian maupun kajian dosen, peneliti, guru, maupun mahasiswa di bidang pendidikan matematika yang belum pernah dimuat/diterbitkan di media lain. EDU-MAT diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat yang terbit 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2020)" : 10 Documents clear
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE Esty Saraswati Nur Hartiningrum; Irvan Pungky Nugroho
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v8i2.9142

Abstract

Penelitian bertujuan peningkatan aktivitas guru dan peserta didik dan hasil belajar matematika peserta didik,menggunakan model pembelajaran kooperatif  tipe Think Pair Share yang mengaktifkan peserta didik dalam berfikir,berpasangan dan berbagi dengan peserta didik lainnya serta menggunakan alat peraga diagram venn. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan secara kolaboratif. Subjeknya adalah peserta didik kelas VII C SMP ISLAM Mbah Bolong Diwek dengan jumlah sebanyak 26 peserta didik,dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2019/2020. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi dan tes. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi lembar tes hasil belajar. Hasil penelitian aktivitas guru dalam seluruh aspek mencapai 70 % dan meningkat pada siklus II menjadi 90 %. Rata-rata persentase aktivitas peserta didik dalam seluruh aspek mencapai 72,05% dan meningkat pada siklus II menjadi 81,79%. Hasil belajar peserta didik menunjukkan rata-rata sebesar 61,92% dan meningkat pada siklus II menjadi 82,11% dengan ketuntasan klasikal 46,15% dan meningkat pada siklus II menjadi 84,61%. Disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share dengan alat peraga diagram venn dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika peserta didik kelas VII C SMP ISLAM Mbah Bolong Diwek. Kata kunci : Think Pair Share, Aktivitas Peserta Didik, Hasil Belajar Abstract : This study aims to increase the activities of teachers and students and students' mathematics learning outcomes, using the Think Pair Share type cooperative learning model which enables students to think, pair and share with other students and use venn diagram props. This research is a Classroom Action Research conducted collaboratively. The subjects were class VII C students of SMP ISLAM Mbah Bolong Diwek with a total of 26 students, carried out in the odd semester of the 2019/2020 school year. The data collection methods used were observation and test methods. The research instrument used was the observation sheet learning outcome test sheet. The results of research on teacher activity in all aspects reached 70% and increased in cycle II to 90%. The average percentage of student activity in all aspects reached 72.05% and increased in the second cycle to 81.79%. The learning outcomes of students showed an average of 61.92% and increased in cycle II to 82.11% with 46.15% classical completeness and increased in cycle II to 84.61%. It is concluded that learning using the Think Pair Share cooperative learning model with Venn diagram props can improve the activity and learning outcomes of class VII C students of SMP ISLAM Mbah Bolong Diwek. Keywords: Think Pair Share, Student Activities, Learning Outcomes
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA SMP Kusnan Budi Santoso
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v8i2.9213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar matematika melalui pendekatan kontekstual siswa kelas VIII SMPN 1 Hatungun Kabupaten Tapin. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan kelas dengan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Hatungun Kabupaten Tapin sebanyak 17 orang yang terdiri atas sepuluh orang laki-laki dan tujuh orang perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan dokumentasi serta hasilnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Hasil lain menunjukkan bahwa aktivitas siswa dalam proses pembelajaran dan aktivitas guru dalam pengelolaan pembelajaran juga kategori baik.   Kata kunci: pendekatan kontekstual, prestasi belajar, matematika. Abstract: This study aims to improve mathematics learning achievement through the contextual approach of eight grade students of SMPN 1 Hatungun, Tapin Regency. This type of research is a classroom action research with two cycles. The subjects of this study were 17 students, consisting of ten boys and seven girls. The data collection techniques used were tests and documentation and the results were analyzed descriptively. The results showed that there was an increase in student learning outcomes from cycle I to cycle II. Other results indicate that student activities in the learning process and teacher activities in learning management are also in good category. Keywords: contextual approach, learning achievement, mathematics.
DESAIN SOAL PISA KONTEN UNCERTAINTY AND DATA KONTEKS PENYEBARAN COVID-19 Nety Wahyu Saputri; Aisyah Turidho; Zulkardi Zulkardi; Darmawijoyo Darmawijoyo; Somakim Somakim
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v8i2.8564

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (development research) yang terdiri dari tahap preliminary, self evaluation, expert review, one to one dan small group yang bertujuan untuk menghasilkan soal-soal tipe PISA konten uncertainty and data dengan konteks penyebaran Covid-19 yang valid dan praktis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil PISA Indonesia yang menunjukkan rendahnya kemampuan literasi siswa Indonesia. Oleh karena itu, pengembangan soal PISA dapat menjadi salah satu alternatif atau solusi dari permasalahan tersebut agar soal tipe PISA diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi matematika pada siswa ketika digunakan dalam pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Izzuddin Palembang tahun ajaran 2019/2020. Hasil dari penelitian ini adalah soal-soal tipe PISA konten uncertainty and data  dengan konteks penyebaran Covid-19 yang valid dan praktis. Berdasarkan analisis jawaban siswa diperoleh bahwa soal tersebut sudah praktis karena mudah digunakan dan dapat diinterpretasikan dengan baik oleh siswa sehingga menghasilkan respon jawaban siswa yang beragam dan tingkat kesulitan yang sesuai dengan kemampuan siswa kelas X. Kata kunci: Soal Tipe PISA, Uncertainty and Data, Covid-19 Abstract: This is development research consisting stages of preliminary, self evaluation, expert review, one to one and small group which aims to produce problems like PISA task using uncertainty and data content and the spread of Covid-19 context that is valid and practical. This study is motivated by the low results of Indonesian students’ PISA which shows the low literacy ability of Indonesian students. Therefore, the development of problems like PISA task can be one of the alternatives or solutions to these problems so that problems like PISA task can be used in learning which is expected to increase students’ mathematical literacy skills. The subjects of this study in class X students of Izzuddin High School Palembang in the school year 2019/2020. The results of this study are problems like PISA task using Uncertainty and Data content and the spread of Covid-19 context that is valid and practical. Based on the analysis of the students' answers, it was found that the questions were practical because they were easy to use and could be interpreted well by students, so that it produced the variety of students' responses and problems' level of difficulty are according to the abilities of student grade X. Keywords: PISA-Like Problem, Uncertainty and Data, Covid-19
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI TURUNAN FUNGSI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) Syamsir Kamal; Dina Huriaty
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v8i2.9276

Abstract

Berdasarkan pengamatan peneliti selama kegiatan pembelajaran matematika yang berlangsung di SMA Negeri 2 Barabai Khususnya di kelas XII MIPA 1 terlihat bahwa motivasi siswa dalam belajar masih rendah. Beberapa siswa terlihat tidak antusias dalam mengikuti pelajaran dan tidak tekun mengerjakan tugas, bahkan ada yang mengerjakan tugas mata pelajaran lain saat pembelajaran matematika sedang berlangsung. Keadaan ini menyebabkan hasil belajar mereka secara klasikal rendah. Sebagai solusi alternatif dari permasalahan tersebut guru mencoba menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar turunan fungsi melalui model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada siswa kelas XII MIPA 1 SMA Negeri 2 Barabai Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan pada bulan September – November 2019 dengan subjek penelitian siswa kelas XII MIPA 1 yang berjumlah 28 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan angket. Data dianalisis menggunakan persentase, rata-rata dan analisis diskriptif. Hasil penelitian setelah menggunakan model TAI menunjukkan rata-rata persentase tingkat motivasi dan hasil belajar siswa secara keseluruhan meningkat. Kata kunci: motivasi, hasil belajar, kooperatif, TAI Abstract: Based on the observation result of mathematics learning activities at SMAN 2 Barabai, especially in class XII MIPA 1, can be seen that student motivation in learning is still low. Some students seem not enthusiastic in participating in the lesson and are not diligent in doing assignments, and some are even working on assignments for other subjects while mathematics learning is ongoing. This situation causes their learning outcomes to be classically low. As an alternative solution to these problems, the teacher tries to apply the Team Assisted Individualization (TAI) type of cooperative learning model. This study aims to improve motivation and learning outcomes through the Team Assisted Individualization (TAI) cooperative learning model in XII MIPA 1 SMA Negeri 2 Barabai 2019/2020. This research is a classroom action research. The research was conducted in September - November 2019 with the  subject are 28 XII MIPA 1 student's. Data were collected through observation, tests, and questionnaires. Data were analyzed using percentage, average and descriptive analysis. The results of the study after using the TAI model showed that the average percentage level of motivation and student learning outcomes overall increased.  Keywords: motivation, learning outcomes, cooperative, TAI
ANALISIS PERBANDINGAN SOAL HOTS DARI BUKU AJAR MATEMATIKA SINGAPURA, JEPANG, DAN INDONESIA Manopo Manopo; Resty Rahajeng
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v8i2.9164

Abstract

Buku ajar merupakan salah satu cerminan kurikulum suatu negara. Buku ajar matematika yang digunakan di sekolah mempengaruhi kualitas pembelajaran matematika. Menteri Pendidikan Indonesia telah menerbitan buku ajar siswa dan guru yang didistribusikan secara nasional pada tahun 2013. Beberapa perbaikan dilakukan untuk merevisi buku tersebut. Revisi buku dilakukan untuk memperbaiki konten dan memperkenalkan soal HOTS untuk mempersiapkan siswa Indonesia menghadapi tantangan abad 21. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelitian  analisis perbandingan soal HOTS pada buku ajar matematika negara Singapura, Jepang, dan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan distribusi soal HOTS pada buku ajar matematika ketiga negara tersebut. Penelitian ini menggunakan model penelitian analisis konten. Analisis konten adalah metode penelitian yang memberikan cara-cara yang sistematis dan objektif untuk membuat kesimpulan yang valid. Hasil penelitian menunjukkan proporsi soal HOTS dari buku ajar matematika Singapura, Jepang, dan Indonesia secara berturut-turut 27,08%, 17,02%, dan 28,57%. Masing-masing buku ajar matematika memberikan konten yang mendukung soal HOTS dan kurikulum yang berlaku di negara masing-masing. Kata kunci: Buku Ajar, Soal HOTS, Singapura, Jepang, Indonesia Abstract: Textbook is a reflection of curriculum in a country. Mathematics textbook used in schools influences the quality of mathematics learning. Education Ministry of Indonesia had published textbook for student and teacher which distributed nationally in 2013. Some revisions conducted to improve the textbook. Revised textbook purposely both to improve content and to promote HOTS problems anticipating Indonesian student for sustaining in 21st century. Therefore, researcher conducted a research to analyze and to compare HOTS Problem on mathematics textbook from Singapore, Japan, and Indonesia. The purposes of this research are to understand and also to compare the distribution of HOTS problem from mathematics textbook of the three countries. This research uses analysis content research model. Content analysis is a method providing systematic and objective ways to deduce a valid result. The result shows the proportion of HOTS problem on mathematics textbook from Singapore, Japan, and Indonesia consecutively 27,08%, 17,02%, dan 28,57%. Each the mathematics textbook promotes content supporting HOTS problem and curriculum that is being used in the countries. Keywords: Textbook, HOTS Problems, Singapore, Japan, Indonesia
EVALUASI USABILITY HEURISTICS PADA MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS WEB Muhammad Hifdzi Adini; Harja Santana Purba; R. Ati Sukmawati; Aziza Nasrina
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v8i2.9817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi Usability Heuristics pada media pembelajaran Matematika materi Bangun Ruang dan Sisi Lengkung berbasis web dengan menggunakan metode Heuristic Evaluation. Instrumen evaluasi yang digunakan adalah kuesioner yang disusun berdasarkan sepuluh prinsip Usability Heuristics dan ditugaskan kepada empat orang ahli untuk sebagai evaluator. Setiap prinsip akan diberikan rating dengan skala 0 (nol) sampai 4 (empat) dengan kritetia 0 (tidak ada masalah usability), 1 (cosmetic problem), 2 (minor usability problem), 3 (major usability problem), dan 4 (usability catastrophe).  Berdasarkan hasil evaluasi, ditemukan bahwa media pembelajaran tidak memiliki masalah usability yang mempengaruhi proses penggunaan media. Rata-rata rating tertinggi terdapat pada prinsip Help and documentation dengan rating 1.5, hal ini menujukan bahwa media memerlukan perbaikan minor dari segi dokumentasi dan panduan. Kata kunci: evaluasi, usability, media Abstract: This study aims to evaluate the Usability Heuristics on the web-based learning media of Mathematics for Space Building and Curved Sides using the Heuristic Evaluation method. The evaluation instrument used was a questionnaire based on ten Usability Heuristics principles and assigned to four experts as evaluators. Each principle will be given a rating on a scale of 0 (zero) to 4 (four) with criteria 0 (no usability problems), 1 (cosmetic problems), 2 (minor usability problems), 3 (major usability problems), and 4 (usability problems) catastrophe). Based on the evaluation results, it was found that the learning media did not have usability problems that affected the process of using the media. The highest average rating is found in the Help and documentation principle with a rating of 1.5, this indicates that the media requires minor improvements in terms of documentation and guidance. Keywords: evaluation, usability, media
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN PMRI UNTUK PEMBELAJARAN ONLINE Ria Rahayu; Julan Hernadi
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v8i2.9203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menghasilkan perangkat pembelajaran matematika yang praktis untuk diterapkan pada pembelajaran online. (2) Mengetahui kualitas perangkat pembelajaran matematika dengan pendekatan PMRI jika diterapkan pada pembelajaran online dilihat dari aspek kevalidan dan kepraktisan. Penelitian yang dilakukan berjenis penelitian pengembangan sesuai dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan dianalisis secara deskriptif. Kualitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah sebagai berikut: (1) RPP yang dikembangkan dalam penelitian ini mencapai kriteria “valid” dengan presentase mencapai 80,68%. (2) LKS yang dikembangkan dalam penelitian ini mencapai kriteria yang baik dalam beberapa aspek yakni pada aspek materi mencapai kriteria “sangat valid” dengan presentase mencapai 87,50%, aspek aktifitas mencapai kriteria “sangat valid” dengan presentase mencapai 86,25%, aspek bahasa mencapai kriteria “sangat valid” dengan presentase mencapai 84,37%, dan aspek waktu mencapai kriteria “sangat valid” dengan presentase mencapai 81,25 %. (3) Video pembelajaran dinyatakan mencapai kriteria “sangat valid” dengan presentase mencapai 85,71%. (4) Hasil penilaian siswa terhadap perangkat pembelajaran online yang diujicobakan mencapai kriteria “sangat praktis” dengan persentase 87,91%. Kata kunci: perangkat pembelajaran, pembelajaran online, pendekatan PMRI Abstract: this research aimed to (1) Producing practical mathematics learning device to be applied to online learning. (2) Know the quality of mathematics learning device with the PMRI approach while it is applied in online learning it is seen from the aspect of validity and practicality. The type of research conducted is development research according to the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The data collection technique in this study used a questionnaire and was analyzed descriptively. The quality of learning device developed are as follows: (1) The RPP developed in this study reaches the criteria “valid” percentage reached 80.68%. (2) LKS developed in research achieve good criteria in several aspects namely the material aspects “very valid” with the percentage of reaching 87,50 %, the aspect of activity reaches the criteria of “very valid” with a percentage reaching 86.25%, aspects of language reach the criteria of “very valid” with a percentage of 84.37%, and the time aspect reaches the “very valid” criteria with a percentage of 81.25%. (3) The learning video is stated to reach the criteria of “very valid” with a percentage reaching 85.71%. (4) While the results of student assessments of the online learning device tested were achieved “very practical” criteria with a presentation of 87.91%. Keywords: learning device, online learning, PMRI approach
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CORE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS PADA MATERI APLIKASI TURUNAN FUNGSI KELAS XI MIPA SMAN 5 BANJARMASIN Rasmita, Rasmita; Ansori, Hidayah; Suryaningsih, Yuni
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v8i2.9854

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada Materi aplikasi turunan dengan menggunakan model pembelajaran CORE, (2) hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada Materi aplikasi turunan dengan menggunakan model pembelajaran langsung, dan (3) pengaruh model pembelajaran CORE terhadap hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi aplikasi turunan fungsi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan populasinya adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMAN 5 Banjarmasin. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling, sehingga diambil dua kelas sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Adapun teknik yang digunakan untuk pengumpulan data berupa dokumentasi dan tes. Teknik analisisnya menggunakan statistika deskriptif maupun inferensial. Hasil penelitian menujukkan bahwa (1) hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi aplikasi turunan fungsi kelas XI MIPA SMAN 5 Banjarmasin tahun pelajaran 2017/2018 dengan menerapkan model pembelajaran CORE termasuk kriteria baik, (2) hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi aplikasi turunan fungsi  kelas XI MIPA SMAN 5 Banjarmasin tahun pelajaran 2017/2018 dengan menerapkan model pembelajaran langsung termasuk kriteria kurang, dan (3) model pembelajaran CORE berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi aplikasi turunan fungsi kelas XI MIPA SMAN 5 Banjarmasin tahun pelajaran 2017/2018. Kata kunci: model pembelajaran CORE, hasil belajar, HOTS Abstract: This study aimed to determine (1) student learning outcomes in solving HOTS questions on the derivative function application material using the CORE learning model, (2) student learning outcomes in solving HOTS questions on the derivative function application material using direct learning models, and (3) the effect of CORE learning model towards student learning outcomes in solving HOTS questions on the derivative function application material. This study used a quasi-experimental method with the population of all students in eleventh grade of MIPA SMAN 5 Banjarmasin. The sampling technique was purposive sampling, so that two classes were taken as the experimental class and the control class. The techniques used for data collection were documentation and tests. The analysis technique uses descriptive and inferential statistics. The results of the study show that (1) student learning outcomes in solving HOTS questions on the derivative function application material of eleventh grade MIPA SMAN 5 Banjarmasin in the academic year 2017/2018 by applying the CORE learning model including good criteria, (2) student learning outcomes in solving HOTS questions on the derivative function application material from eleventh grade MIPA SMAN 5 Banjarmasin academic year 2017/2018 by applying the direct learning model including deficient criteria, and (3) the CORE learning model has an effect on student learning outcomes in solving HOTS questions on the derivative function application material from eleventh grade MIPA SMAN 5 Banjarmasin academic year 2017/2018. Keywords: CORE learning model, learning outcomes, HOTS
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI JARING-JARING BANGUN RUANG SEDERHANA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NONEXAMPLES SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Mujiyono Mujiyono
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v8i2.9211

Abstract

Materi jaring-jaring bangun ruang sederhana diajarkan di kelas V SD. Hasil belajar siswa pada materi ini masih rendah, khususnya di kelas V SDN Asam Randah Kecamatan Hatungun Kabupaten Tapin. Siswa mendapat ketuntasan belajar hanya 50%. KKM yang ditetapkan sekolah minimal 85%. Jika hal ini dibiarkan maka akan berdampak pada prestasi siswa menjelang kenaikan kelas. Salah satu usaha yang mungkin dapat memperbaiki hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran examples non examples. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan aktivitas siswa, aktivitas guru dalam pembelajaran, dan hasil belajar siswa pada konsep jaring-jaring bangun ruang sederhana. Penelitian dilakukan dua  siklus, setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Subjek penelitian 15 orang siswa kelas V SDN Asam Randah Kecamatan Hatungun Kabupaten Tapin semester II tahun pelajaran 2019/2020. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi, selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan model pembelajaran examples non examples dapat meningkatkan aktivitas siswa, guru, dan hasil belajar siswa.   Kata kunci: examples non examples, bangun ruang, matematika. Abstract: The material for solid figure nets is taught in 5th grade of elementary school. Student learning outcomes in this material are still low, especially in 5th grade of SDN Asam Randah, Hatungun District, Tapin Regency. Students get only 50% completeness in learning. The minimum KKM determined by the school is 85%. If this is allowed, it will have an impact on student achievement before class promotion. One effort that might improve student learning outcomes is by applying the examples non examples learning model. This classroom action research aims to increase student activity, teacher activity in learning, and student learning outcomes on the concept of solid figure nets. The study was conducted in two cycles, each cycle consisting of two meetings. The research subjects were 15 of 5th grade students of SDN Asam Randah, Hatungun District, Tapin Regency, semester II of the 2019/2020 school year. Data were collected through tests and observations, then analyzed descriptively. The results showed that the use of the examples non-examples learning model can improve student activity, teachers, and student learning outcomes. Keywords: examples non examples, solid figure, mathematics
SUPERVISI AKADEMIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU MATEMATIKA DALAM MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW DI SEKOLAH DASAR Jumadar Jumadar
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v8i2.9212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru matematika dalam menggunakan model kooperatif tipe jigsaw di sekolah dasar melalui supervisi akademik dengan teknik kunjungan kelas. Penelitian ini berjenis penelitian tindakan sekolah dengan dua siklus yang dilaksanakan selama tiga bulan (Januari-Maret 2020). Subjek penelitian guru mata pelajaran matematika kelas VI SD Negeri Matang Batas Kecamatan Hatungun Kabupaten Tapin. Fokus yang diteliti yaitu proses pembelajaran dan data dikumpulkan melalui pengamatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa supervisi akademik kunjungan kelas dapat meningkatkan aktivitas guru dalam membuat RPP dengan kategori baik pada akhir siklus II dan ketuntasan hasil belajar siswa dicapai juga pada akhir siklus II.   Kata kunci: kunjungan kelas, supervisi akademik, matematika. Abstract: This study aimed to improve the ability of mathematics teachers to use the jigsaw-type cooperative model in elementary schools through academic supervision with class visit techniques. This research was a school action research type with two cycles which were carried out for three months (January-March 2020). The subject of the research was the sixth grade mathematics teacher at SD Negeri Matang Batas, Hatungun District, Tapin Regency. The focus under study is the learning process and data is collected through observation. The results showed that the academic supervision of class visits could increase teacher activity in making lesson plans with good categories at the end of cycle II and completeness of student learning outcomes was also achieved at the end of cycle II.. Keywords: class visits, academic supervision, mathematics.

Page 1 of 1 | Total Record : 10