cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 23032979.     EISSN : 25408712.     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
PROFESEONALITAS GURU DAN PENDIDIKAN KARAKTER (Kajian Emperis di SDN Kabupaten Balangan) Rabiatul Adawiah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v6i11.731

Abstract

Sejak tahun 2010 Pemerintah melalui Kemendikbud mencanangkan pendidikan karakter sebagai gerakan nasional diseluruh tingkat pendidikan. Salah satu aktor penting yang sangat berperan di sekolah dalam mengembangkan nilai-nilai karakter adalah tenaga pendidik atau guruPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan nilai karakter yang dilakukan guru baik melalui kompetensi pedagogic, professional, kepribadian maupun sosial. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, dan data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  pengembangan nilai-nilai karakter yang dilakukan oleh guru Balangan baik melalui kompetensi pedagogik, kompetensi professional dan kompetensi kepribadian berkategori tinggi, sedangkan melalui kompetensi sosial  berkategori sedang.Dari penelitian ini disarankan, perlunya peningkatan pengembangan nilai-nilai karakter melalui kompetensi sosial sehingga keberhasilan pengembangan nilai-nilai karakter bisa mencapai hasil yang optimal  Kata Kunci: Propesionalitas guru,  pendidikan karakter.
KONTRIBUSI KEPUASAN DAN SEMANGAT KERJA TERHADAP KINERJA GURU SDN AMUNTAI HULU SUNGAI UTARA Siti Rahmah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v6i2.2427

Abstract

The quality of education is closely linked to the performance of teachers as educators in educational institutions with due regard to job satisfaction and morale. Aims this study to shopped determine the contribution to the performance of job satisfaction, morale on the performance, as well as job satisfaction and morale together on teacher performance Amuntai Elementary School (SD) in the city. This study is an ex-post facto study using a quantitative approach. The population in this study are all elementary school teachers with the 186 SD scattered in 10 subdistricts. Data obtained using a questionnaire that was analyzed descriptively continued with the analysis of multiple regression. Descriptive analysis revealed that was job satisfaction of teachers (X1) SDN Amuntai city is relatively high, the morale of teachers (X2) was relatively high enough, and performance teachers (Y) is relatively enough. The results of the analysis of multiple regression showed the magnitude of R2 X1 to Y at 0.286, R2 X2 to Y at 0.102. Besides, the analysis also showed a positive and significant contribution to the results of the F-hit 79.600 respectively, 22, 80 and 42, 379 in sig 0,000. Keywords: job satisfaction, morale, performance, teacher.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR EVALUASI PENGAJARAN PPKn UNTUK MENINGKATKAN RANAH AFEKTIF MAHASISWA PRODI PPKn IKIP-PGRI PONTIANAK Rohani Rohani
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v7i2.4273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar evaluasi pengajaran PPKn dan mengetahui kemampuan afektif mahasiswa Prodi PPKn IKIP PGRI Pontianak setelah mengikuti perkuliahan dengan bahan ajar yang dikembangkan oleh peneliti. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development Approach (R & D) dengan menggunakan model 4-D (Four-D Models) yang terdiri dari empat tahap, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap pendiseminasian (disseminate). Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi PPKn yang mengambil mata kuliah evaluasi pengajaran PPKn pada semester ganjil tahun akademik 2015/2016 yang terdiri dari satu kelas. Data yang dianalisis melalui perpaduan deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bahan ajar evaluasi pengajaran PPKn yang tergolong valid baik dari segi kecermatan isi, ketercernaan, penggunaan bahasa, maupun perwajahan, dengan beberapa komentar dari dosen validator, (2) penggunaan bahan ajar evaluasi pengajaran PPKn dapat meningkatkan ranah afektif mahasiswa sebesar  22,03%.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF DANMENYENANGKAN (PAKEM) DAN KONTEKSTUAL DALAM MENGATASIKESULITAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARANPENDIDIKANKEWARGANEGARAAN DI SMA MUHAMMADIYAH 2BANJARMASIN Ayu Ansari
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v4i8.411

Abstract

Ayu Ansari, 2013. PAKEM approach and application Contextual on anticipated difficulties Learning in the teaching Citizenship Education at the Senior High School Muhammadiyah 2 Banjarmasin. Bachelor Theses Education Study Program Pancasila and Citizenship. Majoring Education Social Science Lambung Mangkurat University FKIP. Guide (I) Zainul Akhyar, Dian Agus (II). Some of the problems that need to be considered in order to optimize the process of learning for example, how to find how to best to get across the various concepts that are being taught so that the students and considering more can be used for a long time the concept, how a teacher can communicate effectively with the students, how one of the students can open horizons thinking with a degree of intelligence that are different from each student problems difficulties student learning. is all in the implementation teaching and learning in schools, such as a sign PKn as knowledge that is abstract and verbal Civic Education, of course different with the science of applied science that is sure, the theory and in fact it is different. This is the place where the PAKEM strategy implementation contextual learning and the application is used. Thus, to develop learning approach through innovations PAKEM approach and application contextual learning will be done is expected to make it easier to understand and in improving children's learning motivation so that they can improve learning. This Research qualitative research method to use this method can give a chance for researchers to learn more in-depth counseling on the phenomenon takes place. Samples taking in the course of research terms qualitative used with caution. Qualitative research In the samples taking was to gather information as possible not to do generalizations. Samples taking charge to the situation, the subject, informers and time. Technical data collection that used in this research is a technique the observation, an interview in-depth documentation and literature. The focus observation done to the three components that is the place or space, the perpetrators, and activities, instrument or is guidelines interview, a little book, camera as tool documentation. Research on the field that has been done about PAKEM approach and contextual on anticipated difficulties learning students in the schools Muhammadiyah Senior High School 2 Banjarmasin has often been implemented, the PAKEM is being implemented in the process of learning thus the activity to learn a lesson to draw, there is a student's involvement in the process of learning, students will be directed to become more active and easy to understand lessons and contextual approach also are going well, and the teachers as a facilitator to be able to relate to what is being taught between matter with the situation real world. Based on the results of research, it can be concluded that the application PAKEM approach and contextual on anticipated difficulties learning in the teaching Citizenship Education at the Senior High School Muhammadiyah 2 Banjaramasin has been running but must be improved, to reduce overcome the challenges or in the field but PAKEM and relevant is being implemented in the process of learning.
Pola Orang Tua Mendidik Anak di Desa Sungai Punggu Baru Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala H.M. Hendra
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v5i10.330

Abstract

This study examines how parents apply the pattern of educating their children in the village of Sungai Punggu Baru Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala. In the application studied is how the pattern of educating children, attention and affection of parents to their children, and the parent's responsibility to educate their children. Parents as primary educators in the family, efforts to form the children's personality, and how parents become a good personality educators to educate children through pattern of parents education as well as examples of exemplary parents.The method used in this study is a qualitative method. The technique used is purposive sampling technique. Data was collected through observation (observation), interviews, documentation, and literature study. Source data was taken from interviews with key informants and appropriate documentation of research objects and analyzed by means of data reduction, data display, and conclusion. The data can also be tested on their validity by way of extension of observation, increase persistence, triangulation, and using reference materials.The results showed that the application of the family educating in children is not maximally done by the parents. The low parental education, family economic level of difficulty and lack of knowledge of how to educate children are a fundamental factor in the formation of personality of their children. While the children, something that can affect them are motivation, self-awareness, as well as experience. Errors in educating and exemplary pattern is also one of the causes of the children's personality do not develop properly, educate permissive pattern adopted is not appropriate for the children's development and character formation.Based on the results of this study suggested that parents should be able to guide, educate and support children to get better education, instilling noble values in shaping his personality both internally is through motivation that embedded values of goodness in him, and to improve the supervision of children relationships within the school and community. Changing patterns in permissive educate children with educating democratic pattern so that children are always open with their parents, so existed a close relationship and good communication between children and parents.Keywords : Education, Family, Affection, and Responsibility
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS X DAN XI DI SMA MUHAMMADIYAH 1 BANJARMASIN Diah Triani
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v4i7.437

Abstract

Student learning outcomes in class X and XI SMA Muhammadiyah 1 Banjarmasin is very low , it is known that the learning civics teachers not  instructional media when presenting the material , associated with logging students understand the content of the subject matter . This study aimed to determine the relationship of learning instructional media with the results of class X and XI at SMA Muhammadiyah 1 Banjarmasin . This study uses a quantitative approach to sampling technique proportionate random sampling. Samples were obtained at random. The data collection was done by using questionnaires, observation , and documentation . Analysis of the results of research used is descriptive analysis and product moment correlation test .The results of this study indicate that the learning media has a significant relationship with student learning outcomes . Visible on Product Moment Correlation test results is equal to 0.510 which is then adjusted to the interpretation table r value then the value of this 0,510 including interval coefficients between 0.41 to 0.599 which is included in the category of medium -level relationships or pretty .Based on these results, it can be suggested that teachers pay more attention to student needs and using learning media to improve student learning outcomes . Besides, the school is expected to provide infrastructure facilities that support the development of learners.Keyword: instructional media, learning outcomes, student
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN KEUNGGULAN LOKAL DALAM KURIKULUM KEJURUAN DI SMK NEGERI KABUPATEN TAPIN Fatimah M.Hum
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v6i11.726

Abstract

Penelitian ini bertujuan mampu menjawab permasalahan yang diteliti , meliputi: pelaksanaan kurikulum kejuruan, pendidikan karakter dan keunggulan lokal dalam kurikulum kejuruan; format pengembangan pendidikan karakter dan keunggulan lokal dalam kurikulum kejuruan; relevansi kurikulum kejuruan dengan pendidikan karakter dan keunggulan lokal SMK Negeri 1 di Kabupaten Tapin.Penelitian dilakukan melalui tiga tahapan strategis, yaitu (1) pengumpulan  data, (2) analisis data; dan (3) penyajian hasil analisis data (pelaporan). Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, studi dokumen kurikulum dan FGD yang merupakan metode riset kualitatif dengan cara diskusi terfokus dari suatu group untuk membahas suatu masalah tertentu, dalam suasana informal dan santai. Pihak yang terlibat dalam FGD dan informan penelitian merupakan para pemangku kepentingan bidang pendidikan yang terdiri dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin dan beberapa unsur terkait lainnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kurikulum kejuruan di SMK Negeri Kabupaten Tapin mengacu pada pendidikan sistem ganda(pembelajaran dan praktik). Pembelajaran mengacu pada Kurikulum 13 dan sebagian masih KTSP, sedangkan praktiknya bekerja sama dengan instansi terkait, dan perusahaan-perusahaan terkait dengan jurusan yang dimilki SMK Negeri yang bersangkutan Pengembangan nilai karakter diintegrasikan pada semua mata pelajaran, terutama mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)  untuk bidang keahlian, dan mata pelajaran kejuruan sesuai jurusan kejuruan yang dimiliki sekolah yang bersangkutan, sedangkan pengembangan keunggulan lokal sesuai dengan potensi daerah miliki baik pertambangan, pertanian, dan perikanan Nilai-nilai karakter yang dikembangkan,   selain pada kegiatan intra tercantum dalam RPP, juga kegiatan keseharian dengan model pembiasaan, yakni nilai religius, kerja keras, disiplin. Kreatif, bertanggungjawab, dan inovatif untuk siap kerja Relevansi antara pendidikan karakter dan keunggulan lokal dilaksanakan dalam kegiatan intra, ekstra, dan ko korikuler di sekolah masing-masing sesuai dengan visi, misi, dan tujuan pendidikan di SMKNegeri yang bersangkutan, juga selaras dengan RPJMD kabupaten Tapin serta RPJPD Kalimantan SelatanPenelitian ini merekomendasikan:1. Dilaksanakan pelatihan penilaian aspek sikap  berbasis kur-13 oleh disdikbud kab.Tapin melalui MGMP SMA/SMK/MA 2.Harus dipertimbangkan disdikbud kab.Tapin dan pemerintah daerah untuk penambahan jurusan dan guru bidang ahli agribisnis pertanian   sesuai keunggulan lokal yang menjadi primadona kab.Tapin Kata kunci: kurikilum kejuruan SMKN, pengembangan pendidikan karakter, keunggulan lokal
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN SISWA MELALUI PERMAINAN (GAME) RANKING I PADA MATERI NORMA DALAM KEHIDUPAN BERSAMA DI KELAS VII A SMPN 4 PELAIHARI Maslani Maslani
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v6i2.2329

Abstract

Permasalahan pada pembelajaran PKn di sekolah, khususnya SMPN4 Pelaihari adalah diantaranya masalah hasil belajar dan keaktifan  siswa yang rendah, dan demikian pula dengan efektifitas guru dalam pembalajaran juga belum secara optimal. Hal ini ditengarai karena peran guru masih dominan menggunakan ceramah sehingga pembelajaran menjadi monoton dan menjenuhkan bagi siswa, dan pada akhirnya hasil belajar siswa juga rendah. Penggunaan model pembelajaran permainan (game) Ranking I diharapkan dapat  meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Model pembelajaran  ini dipilih karena lebih bermakna, menarik, tidak menjemukan, serta dapat merangsang minat dan motivasi siswa untuk belajar sehingga diharapkan hasil belajar dan keaktifan  siswa  pun akan meningkat, dan demikian pula peran guru dalam pembelajaran lebih efektif. Penerapan dan penelitian ini dilakukan di  SMPN 4 Pelaihari Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII A yang berjumlah 25 orang, 12 laki-laki dan 13 perempuan, semester 1 (ganjil)  tahun pelajaran 2015/2016. Hasil pengamatan dan analisis menunjukkan bahwa  rata-rata hasil belajar siswa 81,6  dan aktifitasnya 88,8 % . Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan prestasi siwa dalam mengikuti pembelajaran PKn dengan menggunakan model permainan (game) Ranking I  ini telah berhasil mencapai target atau harapan yang diinginkan yaitu  meningkatnya hasil belajar dan aktifitas  siswa dalam pembelajaran PKn materi Norma dalam Kehidupan Bersama. Demikian pula dengan efektifitas peran guru dalam pembelajaran mencapai 98,9%. Tingkat prosentase ini menunjukkan efektifitas peran guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan model permainan (game) Ranking I pada pembelajaran PKn materi Norma dalam Kehidupan Bersama. Disarankan kepada semua guru untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme guru, hendaknya guru dalam mengajar senantiasa menggunakan metode dan model pembelajaran yang bervariasi sehingga tidak menimbulkan kebosanan dan kejenuhan siswa dalam mengikuti pembelajaran, khususnya model permainan (game) Ranking I. Kata kunci: hasil belajar, keaktifan, ranking I, dan efektifitas.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Kedaulatan dengan Menggunakan Model Jigsaw di Kelas VIII SMP Negeri 4 Bati Bati Sampurno Sampurno
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v7i1.3549

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang: pertama bagaimana hasil belajar siswa dengan menggunakan model Jigsaw pada materi kedaulatan di kelas VIII C SMPN 4 Bati-Bati. Kedua Bagaimana aktivitas guru dengan menggunakan model Jigsaw pada materi kedaulatan di kelas VIII C SMPN 4 Bati-Bati. Metode dalam penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa presentase tingkat keaktivan siswa pada siklus 1 pertemuan 1 memang sudah baik (80) dan siklus 1 pertemuan 2 meningkat 90, namun hal tersebut belum memuaskan peneliti dan oleh sebab itu dilakukan perbaikan yang merupakan hasil refleksi siklus 1. Ada perubahan yang cukup menggembirakan setelah dilakukan perbaikan, yaitu pada siklus 2 pertemuan 1 dan 2  tingkat keaktivan siswa sudah mencapai  96,25 tetapi  hal tersebut belum memuaskan peneliti dan oleh sebab itu dilakukan perbaikan  hasil refleksi siklus 3tingkat keaktivan siswa sudah mencapai 100% Artinya, semua siswa dalam kelompok bekerja sama, aktif, dinamis, penuh kebersamaan sehingga dapat mengerjakan tugas kelompoknya dengan baik. Berdasaran tabel dan grafik diatas dapat disimpulkan pada siklus 1 ada kekurangan dikegiatan inti dan akhir, di siklus 2 pertemuan 1 kekurangan dikegiatan inti dan akhir, pada pertemuan 2 kekurangan di kegiatan inti. Kekurangan itu sudah terlihat pada siklus 1 dan 2 kemudian diusahakan perbaikan pada siklus 3, Alhamdulillah hasilnya sudah optimal. Jadi dalam pembelajaran Model Jigsawbisa diterapkan, untuk mengembangkan penalaran dan menumbuhkan semangat kerjasama antar siswa serta keberanian mengeluarkan pendapat. Kata Kunci: jigsaw, hasil belajar, kedaulatan
Perlindungan Hak Pekerja Perempuan di Perkebunan Kelapa Sawit Perseroan Terbatas Citra Putra Kebun Asri (PT. CPKA) Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut Rahmah Rahmah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v5i9.325

Abstract

This study examines the Protection of Women's Rights Workers in Oil Palm Plantation PT. CPKA Jorong District Tanah Laut regency. Protection of women workers who examined include Company policy PT. CPKA Jorong District Tanah Laut regency to protection of health and safety (K3) protection of women workers and women workers' wages.The research method selected is a qualitative method of data capture techniques through observation, interview and documentation. Sources of data drawn from interviews with informants and appropriate documentation of research objects and analyzed by data reduction, data display and conclusion. Tested the validity of data obtained by the extension of the observations, increasing persistence, triangulation and member checks conducted.The results showed that the protection of health and safety protection of women workers in the company PT.CPKA not be implemented to the fullest. Wage system given PT.CPKA company is referring to the plantation Sectoral Minimum Wage (UMS-P). Given the amount of wages PT. CPKA is above of the Minimum Wage (UMR).Based on the results of this study suggested that women workers should have the education, insight, and knowledge is quite extensive, particularly on the provisions of the laws that protect their rights as women workers and the company should provide facilities for the employment protection workers especially women workers and the company is expected to be even more effective in the dissemination of regulations that protect the rights of women workers.Keywords: Protection, Rights, Women Workers

Page 10 of 33 | Total Record : 327


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 1 (2024): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 01 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2020): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2019): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 2 (2018): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan More Issue