cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 23032979.     EISSN : 25408712.     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
Persepsi Siswa terhadap Pemilihan Ketua OSIS Di SMA Korpri Banjarmasin dilihat dari Nilai-Nilai Demokrasi Aris Fitrianoor
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v5i10.331

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pemilihan ketua osis yang dilaksanakan di sekolah. Pemilihan ketua osis merupakan sarana pembelajaran demokrasi. Hal ini tentunya menjadi wadah bagi siswa untuk ikut serta dalam pelaksanaan demokrasi. Pembelajaran demokrasi secara praktek langsung tentunya sangat bagus bagi siswa. Terutama memberikan pengalaman siswa dalam proses pemilihan-pemilihan yang nantinya di peroleh siswa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui pemilihan langsung dapat memberikan pelajaran kepada siswa tentang proses demokrasi secara terbuka.Metode penelitian yang dipilih adalah metode kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data diambil dari hasil wawancara dengan informan kunci dan dokumentasi sesuai objek penelitian dan dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Data didapat diuji keabsahannya cara perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi dan menggunakan bahan referensi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemilihan ketua dan pengurus osis tidak menggunakan pemilihan langsung. Jadi pemilihan ketua osis tidak berlandaskan pada asas “Luber Jurdil”. Melainkan melalui proses Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa yang selanjutnya dilaksanakan musyawarah mufakat yang dilakukan oleh para pengurus lama untuk menentukan kandidat ketua dan pengurus inti osis, dan hasil musyawarah itu kemudian disampaikan kepada para dewan guru Pembina osis, selanjutnya dewan guru Pembina osis melakukan rapat untuk menentukan pilihan dari kandidat ketua osis yang telah direkomendasikan oleh pengurus dan kemudian kepala sekolah melantiknya sebagai ketua dan pengurus osis yang baru.Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan agar pemilihan ketua osis lebih memberdayakan siswa-siswi seluruhnya. Sehingga siswa-siswi juga ikut berperan dalam menentukan kepemimpinan pengurus osis satu periode mendatang.Kata Kunci : Demokrasi, OSIS, Musyawarah.
MENINGKATKAN AKTIVITAS HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKn PADA MATERI HAK ASASI MANUSIA (HAM) DENGAN MENGGUNAKAN MODEL JIGSAW DI KELAS X4 SMA NEGARI 10 BANJARMASIN Dini Maylinda Kusumawati
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v4i7.438

Abstract

Dini Maylinda Kusumawati, 2013. Improving Student Learning Outcomes Activities In PKN Learning Materials for Human Rights (HAM) Using Model Jigsaw Classroom Exp X4 Negari 10 Banjarmasin. Supervisor (I) H. Sarbaini (II) Mariatul Kiptiah .The learning process in the classroom X4 Civics SMAN 10 Banjarmasin tend not achieve the expected results . Conditions of low activity affects the quality of student learning in the classroom . Learning that takes place in a class of students who are good looks alone were active when expressed opinion, this situation results in students who are still not familiar with the material described teachers feel embarrassed to ask and express their opinions because they feel unappreciated . Lack of democratic attitudes of students can be seen from the low motivation of democracy students in the group discussions . Students pay less attention to the teacher explaining and self-absorbed , only a few students were able to catch the teacher explained the material . This resulted in poor learning outcomes .The purpose of the study was : (1) To determine the activity of teachers in applying the Jigsaw learning model class X4 human rights materials SMAN 10 Banjarmasin (2) To raise the students in learning activities through the application of human rights materials Civics learning model SMAN 10 Jigsaw X4 class Banjarmasin (3) To improve learning outcomes of students in the subject matter of human rights in Civics class X4 SMAN 10 Banjarmasin .Data collection techniques used in action research (PTK) is the observation , documentation and test results of study conducted through several cycles , the first cycle and second cycle .The results of this study indicate (1) Teaching teachers to implement learning models Jigsaw takes place smoothly. In the first cycle of learning in teacher qualifications good enough and the second cycle has increased very well with good qualifications.(2) Activities of students has increased very well with good qualifications.(3) The learning process is applying the Jigsaw model can increase the activity of students and student learning outcomes .Based on these results, it is suggested that the school can determine langah and school policies towards better learning improvement. Civics teacher, should mengtadakan renewal in the learning process, especially the Jigsaw model, so as to achieve optimal learning implementation.Keywords: Activity, learning outcomes Civics, Jigsaw
PERKAWINAN DIBAWAH TANGAN DAN AKIBAT HUKUMNYA MENURUT HUKUM PERKAWINAN NASIONAL Harpani Matnuh
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v6i11.727

Abstract

Perkawinan dibawah tangan atau kawin sirri merupakan perkawinan yang tidak dilakukan pencatatan menurut peraturan perundang-undaangan yang berlaku, sehingga secara hukum perkwinan tersebut dianggap tidak pernah ada, karena tidak memiliki bukti akte outentik. Akibat hukum lainnya adalah pihak isteri, anak dan keluarga lainnya dari pihak isteri tidak dapat menuntut hak-haknya secara hukum kepada suami dan bahkan anak dari hasil perkawinan tidak dapat menggunakan akte kelahirannya dengan menggunakan nama ayahnya sebagai nama orang tuanya. Kata Kunci: Kawin dibawah tangan (kawin sirri) tidak sah secara hukum nasional
UPAYA GURU PENDIDIKAN KEWARGANAGARAAN DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI KARAKTER RELIGIUS PADA SISWA KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TUNAS MUDA KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBURAYA Erna Octavia
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v6i2.2328

Abstract

Globalization has brought widespread impact in the outside world, not least in our country. The impact of globalization there is a positive, and the negative impact of which is violence, drug abuse, promiscuity and crime. All the negative things that led to the loss of the nation's character. In addition, the character of the young generation is already at an alarming point. The morality of this nation has been separated from the norm, ethics, religion, and culture sublime, so sex becomes a phenomenon without being in the slightest weir. Sugeng (Asmani, 2011: 23) states that "lately the problem free sex (free sek) among young people are already very concerned, especially the youth and adolescents unfavorable level of planting their faith and piety". This is similar to what was stated by Asmani (2011: 24) the practice of premarital sex do students actually increased and almost equal in number between the city and in the regions. This happens due to the influence of western culture and the media through the shows that vulgar and likely to lead to pornography. The problems in the mentioned above are the challenges faced by educational institutions to improve the morality and character of students. School is an institution where students get an education and the teacher's lessons. Schools prepare students to acquire knowledge, skills, character, increasing ketakwaaan to God Almighty to be able to equip themselves further towards higher education as a lifeline in the community. Keywords: efforts of teachers, instilling values of religious character, Citizenship Education.
Attitude Contribution Students on Professional to the Student Dicipline S1 Primary School Education Open University at Study Groups Barabai Siti Aisyah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v7i1.3550

Abstract

Attitude is a factor in man which can encourage or lead to certain behaviors. Aimed this study to analyze the students 'attitude about the picture on the profession, description of students discipline and know how big contribution to the students' attitude towards discipline student profession S1 Primary Education Open University Study Group (UT PGSD POKJAR) Barabai. The sample used 60 students. Data was collected using a questionnaire form questioner, which is given to all students. The results of descriptive statistical analysis showed that the attitude of students to the profession belong in either category, the discipline of students classified in the high category. Based on the analysis simple regression test results of the analysis obtained contributions X1 - Y = 40.2%, while the significance of the contribution of students to the profession attitude towards discipline students obtained the result t = 13.12, chances of error of 0.000. Keywords: students attitude in profession, student discipline
Hubungan Karakter Berdemokrasi dan Hasil Belajar PKn di MAN 2 Kandangan Muhammad Jamaludin
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v5i9.326

Abstract

Democratization character was developed with a new paradigm about involvement of students in the learning process, that is not only active in the learning process, but they are also given the opportunity to determine the learning activities they will do, together with their teachers who have all the forms of a positive relation between the perception of the character with learning results of students. Character education priorities embedded in school of MAN 2 Kandangan reflected in the learning process applied by civics teacher who strongly supports the establishment of a democracy character. The purpose or this reseacrh are : (1) to describe character of student in democracy in MAN 2 Kandangan; (2) to know civics learning results in MAN 2 Kandangan; and (3) to know relation between democracy character and civics learning results in MAN 2 Kandangan.Research method using quantitative descriptive approach with colleration method. The research population wa all students of the class. Population in this research were students of class X and XI of MAN 2 Kandangan which amounts to 372 are 181 smples. Collection data using questionnaires. Data analysis with colleration using Pearson Product Moment formula with SPSS version 16.The results of this research show that: (1) democracy character of the civics in school of MAN 2 Kandangan quite well, and high, where students uphold democracy character well in envirinment of school and society; (2) civics  learning result in MAN 2 Kandangan quite well with the average 75,98; and (3) Be found a relation between democracy character and civics learning results in MAN 2 Kandangan where based on test resultsr calculated (0,396) > r table (0,148). So, it can be concluded that colleration coefficient for 0,396 is significant, which means that be found a relation between the variable X (democracy character) and the variable Y (civics learning results).Keywords: Relation, Demokracy Character, Civics, Learning Results
TERAPI PENYAKIT KORUPSI: PERAN PKN Suroto S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v5i10.431

Abstract

Korupsi di Indonesia sudah tergolong ke dalam extra ordinary crime karena telah merusak, tidak saja keuangan negara dan potensi ekonomi negara, tetapi juga telah meluluhlantakan pilar-pilar sosio budaya, moral, politik, dan tatanan hukum serta keamanan nasional. PKn sebagai sebuah disiplin ilmu harus mampu menjembatani dan memberikan sebuah solusi dalam rangka meminimalisir persoalan korupsi di Indonesia. Solusi yang diberikan sebenarnya tidak hanya dan dapat dilakukan melalui lembaga pendidikan atau akademik saja, melainkan melainkan juga melalui wadah resmi yang berupa organisasi resmi jelmaan PKn itu sendiri.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN SANKSI BAGI SISWA PADA PELANGGARAN TATA TERTIB DI SMP 2 KAPUAS TIMUR KABUPATEN KAPUAS Agusnadi Agusnadi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v4i8.460

Abstract

Pendidikan hendaknya berpedoman pada prinsip hukuman agar tidak lagi berbuat kesalahan, maka akan didapatkan dua macam titik pandang., baik berupa hasil wawancara  dan dokumen-dukomen dalam penerapan tata tertib sekolah yang disertai hukuman atau  sanksi dibutuhkan sebgai usaha dalam membuat siswa jera dan tidak mengulangi perbuatan yang melanggar peraturan yang pada akhirnya dapat dirasakan pengarunya bagi siswa dalam membentuk keperibadian yang bermoral dan berdisiplin. Metode yang  digunakan dalam penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif yaitu untuk mengungkapkan gejala secara holistic kontekstual melalaui pengumpulan data dengan memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan penjelasan dan berfikir dengan suatu teori, penelitian yang bermaksud untuk memehami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya prilaku, perinsip, motivasi tindakan, secara holistik dan dengan cara deskriptif dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Pemilihan pendekatan dan metode sangat diperlukan dalam penelitian, hal tersebut dimaksudkan agar penelitian lebih terarah dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
PERLINDUNGAN HUKUM PROFESIONALISME GURU Harpani Matnuh
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v7i2.4270

Abstract

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Agar guru dapat berinovasi dalam melaksanakan tugas utama sebagai tenaga professional, maka guru Guru berhak mendapatkan perlindungan hukum dari tindak kekerasan, ancaman, perlakuan diskriminatif, intimidasi, atau perlakuan tidak adil dari pihak peserta didik, orang tua peserta didik, Masyarakat, birokrasi, atau pihak lain. Dengan untuk menegakkan disiplin, menjaga citra sekolah dan ketertiban proses belajar mengajar, Guru memiliki kebebasan memberikan sanksi kepada peserta didiknya yang melanggar norma agama, norma susilaan, norma kesopanan, peraturan tertulis maupun tidak tertulis yang ditetapkan Guru, peraturan tingkat satuan pendidikan, dan peraturan perundang-undangan dalam proses pembelajaran yang berada di bawah kewenangannya.
Partisipasi Masyarakat dalam Pendidikan: Studi pada Sekolah Menengah Kejuruan Yayasan Pendidikan Kejuruan (SMK-YPK) Banjarbaru Abdul Hafiz Jumriadi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v7i1.3532

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam pendidikan di SMK YPK Banjarbaru;(2) Bagaimana strategi SMK YPK Banjarbaru dalam menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan; dan(3) Bagaimana evaluasi yang dilakukan SMK YPK Banjarbaru terhadap partisipasi masyarakat.Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan metode penelitian studi kasus (case study), pengumpulan data melalui wawancara dan observasi, tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tehnik pemrosesan satuan (unityzing) dan tehnik kategorisasi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa Bentuk partisipasi masyarakat dalam pendidikan di SMK YPK cukup beragam, yakni partisipasi sebagai pengurus yayasan dan anggota komite, partisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh sekolah, partisipasi dalam menjaga keamanan sekolah, dan partisipasi dalam memanfaatkan fasilitas dan pelayanan sekolah. Dalam upaya membina dan menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan langkah-langkah strategis dan pendekatan yang dilakukan oleh SMK YPK adalah melalui identifikasi berbagai akar permasalahan yang berhubungan dengan partisipasi masyarakat, kondisi objektif masyarakat (kondisi sosio-kultural), latar belakang pendidikan, dan kondisi sosio ekonomi masyarakat.Pembinaan. dengan membuat program kelas bermuatan lokal, membuat program pertemuan rutin komite sekolah dan membuat program pembentukan forum komunikasi sekolah. Adapun evaluasi yang dilakukan SMK YPK terhadap partisipasi masyarakat dalam menunjang pendidikan adalah melalui identifikasi terhadap kekuatan,kelemahan dan peluang serta hambatan pada SMK YPK.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 14, No 1 (2024): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 01 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 01 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 10, No 1 (2020): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2019): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 2 (2018): PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 7, No 1 (2017): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 11 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2016): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 10 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 5, No 9 (2015): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 8 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4, No 7 (2014): Pendidikan Kewarganegaraan More Issue