cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020" : 10 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI DENGAN BERBANTUAN MEDIA ANIMASI FLASH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK KELAS X IPS1 SMA NEGERI 8 BANDA ACEH Wilda Nur Islami; . Hasmunir; Novia Zalmita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model artikulasi berbantuan media animasi flash merupakan suatu model yang penerapannya seperti pesan berantai dan dibantu oleh media animasi flash yang dapat menvisualisasikan penjelasan guru, dan merupakan model serta media pembelajaran yang digunakan untuk peningkatan hasil belajar geografi peserta didik kelas X IPS1 SMA Negeri 8 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar geografi peserta didik kelas X IPS1 SMA Negeri 8 Banda Aceh; (2) Aktivitas guru dan peserta didik dalam penerapan model artikulasi berbantuan media animasi flash; (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran  model artikulasi berbantuan media animasi flash. Dalam mengumpulkan data penelitian ini menggunakan tes hasil belajar, lembar pengamatan aktivitas guru dan peserta didik, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon peserta didik menggunakan penerapan model artikulasi berbantuan media animasi flash. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Berdasarkan pengolahan data, hasil belajar geografi siklus I pada ketuntasan individual terdapat 12 peserta didik yang tuntas dari 24 peserta didik (50%), sedangkan ketuntasan klasikal terdapat 4 soal yang tuntas dari total 7 soal (57%). Selanjutnya aktivitas guru dan peserta didik terdapat 4 aktivitas yang tidak sesuai dengan waktu dari total 12 aktivitas guru dan peserta didik. Selanjutnya keterampilan guru siklus I memperoleh skor 2,85. Pada siklus II ketuntasan individual terdapat 23 peserta didik dari 24 peserta didik yang tuntas (96%), sedangkan untuk ketuntasan klasikal terdapat 6 soal dari total 7 soal yang tuntas (86%). Dalam siklus II terdapat 2 aktivitas guru dan peserta didik yang tidak sesuai dengan waktu dari total 12 aktivitas guru dan peserta didik. Kemudian keterampilan guru mendapat skor 3,5. Selanjutnya yang terakhir respon peserta didik yang menjawab ya di siklus I menunjukkan 83,33%, sedangkan untuk siklus II menunjukkan 87,08%. Berdasarkan penjelasan di atas maka dapat dikatakan bahwa penelitian penerapan model artikulasi berbantuan  media animasi flash terjadinya peningkatan hasil belajar geografi pada siklus II.
HUBUNGAN PRESTASI BELAJAR DAN SOFT SKILLS DENGAN KESIAPAN KERJA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH Lindar Riani; Amsal Amri; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapan kerja adalah suatu kondisi yang menunjukkan kondisi fisik, kematangan terhadap mental, dan juga pengalaman yang dimiliki oleh seseorang dimana orang tersebut mempunyai sebuah kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan yang telah ditekuninya. Prestasi belajar dan soft skills merupakan dua faktor yang mana secara teori diperkirakan akan mempengaruhi peningkatan kesiapan kerja mahasiswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat hubungan prestasi belajar dan soft skills dengan kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara prestasi belajar dan soft skills dengan kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa angkatan 2014 dan angkatan 2015 yang sudah mengambil mata kuliah SIG Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah yang berjumlah 121 mahasiswa dan diambil sampel sebanyak 54 mahasiswa dengan menggunakan teknik proportional sample. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi ganda sebesar 0,14 yang artinya terdapat hubungan dalam kategori yang sangat rendah, dengan koefisien determinasi berganda = 1,96%. Uji hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung lebih kecil dari Ftabel atau 0,009 3,18 yang berarti terima H0 yang artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara  prestasi belajar  dan soft skills dengan kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan FKIP Unsyiah.
KORELASI NILAI MATA KULIAH STRATEGI PEMBELAJARAN GEOGRAFI DAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN GEOGRAFI DENGAN NILAI MATA KULIAH MAGANG III MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH ANGKATAN 2014-2015 Yuswardi Crysia Rangga; . Hasmunir; Thamrin Kamaruddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas tenaga pendidik akan tercapai diantaranya dengan melakukan suatu kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran akan berkualitas apabila pengajar menguasai 4 kompetensi,  yaitu  kompetensi  pedagogik, kepribadian,  profesional  dan  sosial. Kompetensi tersebut diajarkan diantaranya melalui mata kuliah strategi pembelajaran geografi, perencanaan pembelajaran geografi dan magang III. Rumusan masalah ialah apakah terdapat korelasi nilai Mata Kuliah Strategi Pembelajaran Geografi dan Perencanaan Pembelajaran Geografi dengan nilai Mata Kuliah Magang III Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah Angkatan 2014-2015. Tujuan penelitian untuk  mengetahui  korelasi nilai  Mata  Kuliah Strategi Pembelajaran Geografi dan Perencanaan Pembelajaran Geografi dengan nilai Mata Kuliah Magang III Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah Angkatan 2014-2015. Penelitian ini menggunakan pendekatan  kuantitatif  serta  jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian  ini  ialah keseluruhan  mahasiswa  Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah angkatan tahun 2014 dan 2015 yang telah mengambil Mata Kuliah Strategi Pembelajaran Geografi, Perencanaan Pembelajaran Geografi serta Mata Kuliah Magang III, dimana angkatan 2014 berjumlah 46 orang dan angkatan 2015 berjumlah 19 orang. Objek dalam penelitian ini berjumlah kurang dari 100 orang, maka penulis mengambil semua data sehingga merupakan penelitian populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi. Teknik pengolahan data menggunakan uji regresi linier sederhana dan uji korelasi spearman. Dari hasil pengolahan data dan pembahasan  maka  diambil  simpulan  nilai Mata Kuliah Strategi Pembelajaran Geografi dan Perencanaan Pembelajaran Geografi dengan nilai Mata Kuliah Magang III Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah angkatan 2014-2015 memiliki korelasi yang cukup kuat
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BROKEN HEART BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA MATERI INTERAKSI KERUANGAN DALAM KEHIDUPAN DI NEGARA-NEGARA ASEAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 MESJID RAYA Dedi Irawan; Abdul Wahab Abdi; Alamsyah Taher
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Broken Heart berbantuan media audiovisual untuk meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Mesjid Raya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada peningkatan terhadap hasil belajar siswa, aktifitas guru dan siswa, keterampilan guru dan bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran. Tujuan dalam penelituan ini adalah untuk mengetahui setiap point pada rumusan masalah.peningkatan hasil belajar siswa, aktifitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa terhadap pembelajran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Broken Heart yang berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa ketuntasan individual pada siklus I sebanyak 45%, klasikal 30%, pada siklus II meningkat untuk individual menjadi 74% klasikal 60%, selanjutnya siklus III ketuntasannya meningkat menjadi 90% secara individual dan secara klasikal menjadi 90%. Aktifitas guru dan siswa pada siklus I terdapat 7 aktifitas yang sesuai, pada siklus II aktifitas yang sesuai menjadi 9 dan pada siklus III meningkat menjadi 11. Ketarampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I diperoleh skor 2,32 dengan kategori sedang, pada siklus II meningkat menjadi 3,12 dengan kategori baik dan pada siklus III menjadi 3,81 dengan kategori sangat baik. Respon siswa pada umumnya baik, sebanyak 93,5% siswa di Kelas VIII menyatakan dapat memahami, termotivasi, menyenangkan dan dapat menjawab soal evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model Broken Haert berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Mesjid Raya
KORELASI MINAT BELAJAR SISWA DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMA NEGERI 1 GUNUNG MERIAH KABUPATEN ACEH SINGKIL Novi Anggraini Ningsih; . Hasmunir; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat belajar merupakan salah satu hal terpenting dan utama dalam proses belajar dan pembelajaran, minat dapat diartikan sebagai rasa lebih menyukai dan memiliki rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruh. Dalam proses pembelajaran, sebagai seorang guru harus mempersiapkan bahan-bahan materi pembelajaran yang menarik sehingga siswa merasa senang untuk proses pembelajaran. Kemdian, pelaksanaan pembelajaran harus sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran agar tercipta  interaksi antara peserta didik dan guru dalam  proses pembelajaran sehingga saling menguntungkan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat korelasi minat belajar siswa dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar Geografi siswa SMA Negeri 1 Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi minat belajar dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar geografi siswa SMA Negeri 1 Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian adalah siswa kelas X IPS di SMA Negeri 1 Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil yang berjumlah 108 siswa dan diambil sampel sebanyak 52 siswa dengan menggunakan teknik proportional sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil analisis regresi ganda diperoleh  dan koefisien korelasi ganda sebesar 0,04 yaitu tidak terdapat hubungan yang sangat rendah dengan koefisien determinasi berganda = 0,16%. Uji hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung lebih kecil dari Ftabel atau 0,04 3,18 yang berarti H0 diterima. Simpulannya  tidak terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar dan pelaksanaan pembelajaran dengan hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil
KORELASI NILAI GEOGRAFI EKONOMI DAN GEOGRAFI INDUSTRI DENGAN NILAI KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA Fazilla Fatwa Rizfa; Syamsul Bardi; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antara nilai geografi ekonomi dengan nilai kewirausahaan mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah, 2) untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antara nilai geografi industri dengan nilai kewirausahaan mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling purposive atau dengan pertimbangan tertentu yaitu mahasiswa Angkatan 2014 dan 2015 yang sudah lulus mata kuliah kewirausahaan sebanyak 56 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Teknik pengolahan data menggunakan koefisien korelasi kendall. Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian hubungan nilai geografi ekonomi dengan nilai kewirausahaan  diperoleh koefisien τ = -0,129 menggambarkan tingkat keeratan hubungan pada kategori sangat rendah dan uji signifikansi menunjukkan Zh (-1,6125) Zt (1,96) maka tolak Ha, artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara nilai geografi ekonomi dengan nilai kewirausahaan. Kemudian hasil uji nilai geografi industri dengan nilai kewirausahaan diperoleh koefisien korelasi τ = -0,05 menggambarkan tingkat keeratan hubungan pada kategori sangat rendah dan uji signifikansi menunjukkan Zh (-0,625) Zt (1,96) maka tolak Ha, artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara nilai geografi industri (X2) dengan nilai kewirausahaan (Y) mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA BERDASARKAN LATAR BELAKANG PEMINATAN DI SMA/MA (STUDI PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS SYIAH KUALA ANGKATAN 2014-2017 . Nurjannah; M Yusuf Harun; Mirza Desfandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peminatan adalah program kurikuler yang disediakan untuk mengakomodasi pilihan minat, bakat dan/atau kemampuan peserta didik dengan orientasi pemusatan, perluasan, dan/atau pendalaman mata pelajaran dan/atau muatan kejuruan. Peminatan yang diangkat dalam penelitian ini adalah peminatan sosial dan peminatan matematika dan sains. Prestasi belajar adalah bukti keberhasilan yang dicapai mahasiswa dalam memperoleh perubahan, cara bersikap, bertingkah laku yang baru, bertindak cepat dan tepat secara optimal setelah proses pembelajaran. Melalui peminatan yang telah diberlakukan sejak SMA/MA diharapkan mahasiswa dapat memaksimalkan latar belakang tersebut sehingga memberikan pengaruh pada peningkatan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui apakah prestasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala dengan latar belakang peminatan sosial lebih baik dari pada mahasiswa dengan latar belakang peminatan matematika dan sains di SMA/MA. Hipotesis dalam penelitian ini adalah prestasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala dengan latar belakang peminatan sosial lebih baik daripada mahasiswa dengan latar belakang peminatan matematika dan sains di SMA/MA. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa angkatan 2014-2017 Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala yang berjumlah239  mahasiswa dan diambil sampel sebanyak 70 mahasiswa dengan menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan  menggunakan teknik tes. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan  data  penelitian  diperoleh  thitung = 9,98 dan ttabel = 1,67 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 68, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Dapat diambil simpulan yaitu prestasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala dengan latar belakang peminatan sosial lebih baik daripada mahasiswa dengan latar belakang peminatan matematika dan sains di SMA/MA.
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA BERDASARKAN JALUR SNMPTN DAN SBMPTN ANGKATAN TAHUN 2015 – 2017 . Kasihani; Thamrin Kamaruddin; Daska Azis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pelaksanaan penelitian guna membadingkan prestasi pembelajaran mahasiswa melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah prestasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala melalui jalur SNMPTN lebih baik dibandingkan dengan SBMPTN angkatan tahun 2015–2017. Tujuan dalam penelitiakan ini adalah untuk mengetahui apakah prestasi belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala melalui jalur SNMPTN lebih baik dibandingkan dengan SBMPTN angkatan tahun  2015–2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa dari angkatan tahun 2015–2017 yang berjumlah 142 mahasiswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling, di ambil dari 3 angkatan yang berjumlah 57 mahasiswa. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai thitung = 5,68. Selanjutnya untuk membuktikan hipotesis maka data perhitungan tersebut dianalisis menggunakan nilai ttabel pada taraf signifikansi yang berjumlah 5% (terdapat di uji satu sebagai pihak sebelah kanan) atau dengan perolehan dk = 29 + 28 - 2 = 55 dari tabel distribusi t dan didapatkan jumlah ttabel sebanyak 2,000. Pada kriteria pengujian, akan dikatakan menerima Ha apabila thitung ttabel, selain itu terima  Berdasarkan data diatas diketahui bahwa thitung ttabel sehingga Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar Jurusan FKIP Geografi Universitas Syiah Kuala, melalui jalur masuk SNMPTN lebih tinggi dibandingkan dengan prestasi belajar mahasiswa SBMPTN pada angkatan tahun 2015-2017
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS SMONG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MITIGASI BENCANA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI I SIMEULUE TENGAH Siti Rahayu; Abdul Wahab Abdi; Mirza Desfandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Discovery Learning merupakan suatu metode pembelajaran untuk mengembangkan cara berpikir aktif setiap peserta didik dengan cara peserta didik, menemukan, menyelidiki sendiri, bahan pembalajaran sehingga pengetahuan diperoleh akan bertahan lama dalam ingatan. Smong artinya air laut naik setelah terjadinya gempa bumi, Smong adalah sebuah konsep kearifan lokal sederhana berfungsi sebagai alat sosialisasi bahwa akan terjadi tsunami. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik,  aktivitas guru dan peserta didik,  keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, respon peserta didik terhadap pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri I Simeulue Tengah berjumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar tes, instrumen pengamatan aktivitas guru dan peserta didik, instrumen pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pertama untuk siklus I peningkatan  persentase kelulusan Indvidual sebesar 52%, selanjutnya siklus II berjumlah 71% dan dilanjutkan untuk siklus III sebesar 90%. Penghitungan persen kelulusan klasikal berjumlah  50% di siklus I,  untuk siklus II terdapat peningkatan menjadi 70%  dan untuk siklus III mengalami peningkatan sebesar 90%. Kegiatan yang dilakukan guru dan peserta didik mengalami peningkatan secara bertahap, terdapat enam aktivitas yang tepat  di siklus I, terdapat tujuh kegiatan yang tercapai untuk siklus II,  selanjutnya untuk siklus III terdapat sepuluh kegiatan yang tepat. Kemampuan guru untuk mengelolah proses belajar pada siklus I memiliki skor 2,16 berarti sedang,  untuk siklus II  memiliki skor 2,87 berarti baik, dan   siklus III memperoleh skor 3,61 berarti sangat baik. Peserta didik terhadap pembelajaran yang berisi 10 pertanyaan bahwa 95,3% menyatakan setuju. Metode pembelajaran Discovery Learning berbasis Smong sangat menyenangkan dan siswa mudah memahami materi dalam melakukan proses pembelajaran
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING MATA PELAJARAN GEOGRAFI SISWA SMAN 5 TAKENGON Liana Agustina; Thamrin Kamaruddin; Muhammad Okta Ridha Maulidian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul perbandingan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning dengan model pembelajaran Discovery Learing pada mata pelajaran geografi siswa SMAN 5 Takengon. Rumusan masalah pada penelitian ini yakni apakah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Discovery Learning pada mata pelajaran geografi di SMAN 5 Takengon. Tujuan dalam Penelitian yakni guna mengetahui hasil belajar siswa menggunakan  model pembelajaran Contextual Teaching and Learning lebih baik dari pada model Discovery Learning pada mata pelajaran geografi. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dan juga berbentuk eksperimen. Popolasi pada penelitian yakni semua siswa kelas XII di SMA Negeri 5 Takengon yang berjumlah 110 orang. Pengambilan sampel  menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 51 siswa. Teknik  mengumpulan data menggunakan tes kepada siswa, yaitu dengan memberikan soal pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data diperoleh thitung = 1,06 dan ttabel = 1,68 pada taraf signifikansi 5% dengan dk=49 artinya thitung≤ ttabel sehingga H0 diterima. Dapat disimpulkan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning tidak lebih baik atau sama dengan model pembelajaran Discovery Learning pada materi interaksi keruangan desa kota, mata pelajaran geografi di SMAN 5 Takengon Kabupaten Aceh Tengah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10