cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling
ISSN : 26150344     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan karya-karya mahasiswa jurusan bimbingan dan konseling terutama hasil dari penelitian yang mereka lakukan. Jurnal berfokus pada semua aspek psikologis yang mempengaruhi pelajar dan semua teknik bantuan psikologis yang dapat diberikan untuk menolong mereka mencapai kesuksesan dalam belajar.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2020): Juni 2020" : 5 Documents clear
Penerapan Terapi Seni Visual (Kolase) Dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Pada Anak Down Syndrome Cut Reza Irmayani; Nur Jannah; Fajriani Fajriani
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 5, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motorik Halus adalah pengunaan otot-otot kecil seperti otot-otot pada jari tangan dan kekuatan pergelangan tangan yang berkoordinasi dengan mata dan tangan secara cermat dalam mencapai  keterampilan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan terapi seni visual (kolase) dalam meningkatkan keterampilan halus pada anak down syndrome. Kolase adalah sebuah teknik menempel berbagai macam bahan tertentu kedalam suatu pola gambar sehingga menghasilkan sebuah karya seni yang bagus, bahan yang ditempel dapat berupa kertas, kain, biji-bijian dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun subjek penelitiannya terdiri dari 4 0rang siswa down syndrome dari Sekolah Dasar Luar Biasa Bukesra Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen observasi melalui tes perbuatan dan menggunakan  wawancara yang diadopsi dari Fitri (2017). Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pelaksanaan penelitian dilakukan selama 12 kali pertemuan dengan kategori 3 pertemuan pertama untuk melihat kondisi awal subjek sebelum diberikan treatment, 6 pertemuan pemberian treatment dan 3 pertemuan selanjutnya untuk melihat kondisi perubahan subjek. Hasil penelitian diperoleh bahwa keterampilan motorik halus siswa setelah diberikan treatment seni kolase  lebih tinggi dari pada sebelum diberikan treatment  ditandai  dengan  peningkatan  skor  pada  keterampilan  memegang dan menempel pada subjek dengan indikato rberkembang sangat baik (BSB). Diharapkan pada peneliti selanjutnya untuk mengembangkan penelitian ini lebih lanjut dengan mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal pada siswa.Kata kunci : Down Syndrome, Motorik Halus, Terapi Seni Visual
HUBUNGAN PEMBERIAN LAYANAN INFORMASI DUNIA KERJA DENGAN MINAT MEMASUKI DUNIA KERJA PADA SISWA SMK NEGERI 1 BANDA ACEH Herman Herman; Syaiful Bahri; Muhammad Husen
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 5, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dengan tujuan untuk melihat korelasi variabel layanan informasi dunia kerja dengan variabel minat kerja siswa SMK kelas XII di SMK Negeri 1 Banda Aceh tahun ajaran 2019/2020. Pendekatan  dalam penelitan ini dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dan sampel penelitian ialah siswa SMK Negeri 1 Banda Aceh. Berjumlah 138 orang siswa yang proposional random sampling. Teknik dalam penelitian ini adalah angket. Teknik analis data yang digunakan dalam menjawab hipotesi dalam penelitian ini adalah dengan uji korelasi product moment. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa : (1) tingkat pemahaman layanan informasi dunia kerja yang dimiliki siswa mayoritas kategori tinggi dengan presentase 44,93% sedangkan tingkat minat kerja yang dimiliki siswa mayoritas dengan kategori sangat tinggi dengan presentase 55,07%. Dan (2) ada hubungan yang positif dan signifikan antara pemberian layanan informasi dunia kerja oleh guru dengan minat kerja siswa kelas XII SMK Negeri 1 Banda Aceh dengan korelasi 0,606** dengan signifikansi p= 0,000 
Penerapan Pendidikan Diniyah Di SDN 24 Kota Banda Aceh Fadhil Pahlawan; Syaiful Bahri; M. Husen
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 5, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is entitled the application of Diniyah Education in SDN 24 Banda Aceh City. The purpose of this study is to find out how the implementation of Diniyah education programs in Banda Aceh City SDN 24 and factors that hinder and support the implementation of Diniyah education in Banda Aceh City SDN 24. The approach used is a qualitative approach with descriptive methods. The research location is SDN 24 Kota Banda Aceh. Data collection techniques used are by observation, interview, and documentation. Based on research results obtained that the application of diniyah education in SDN 24 Banda Aceh City is an Islamic-based education to improve student morals so that they have moral values accompanied by good morals of Islamic religious values. In this program, elementary school students are required to master the eight books, namely Masailal Muhtadin, Date, Worship, Uswatun Hasanah, Tauhid, Fardhu'ain, Juz Amma, Prayers of Shalat, Tahsinul Kitab (students taught to read the book), and other materials. The factors that support the implementation of Diniyah education at SDN 24 Banda Aceh City are the enthusiasm and willingness of students who are so happy with Diniyah activities. So this makes it easier for teachers / religious teachers to deliver the material. Second; teaching factors that are able to incorporate learning media (such as learning while playing, singing Islamic songs or blessings so as not to cause students to get bored, able to provide motivation for students. While the inhibiting factors that become obstacles are the absence of syllabus or teaching materials targeted by the education department and the lack of Parental support Some parents are less supportive of diniyah activities, this is evidenced by the lack of interest in attending students during the morning hours.Keywords: Implementation Of Diniyah Education, Primary School ABSTRAK Penelitian ini berjudul penerapan pendidikan diniyah di SDN 24 Kota Banda Aceh. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan program pendidikan diniyah di SDN 24 Kota Banda Aceh dan faktor yang menghambat dan mendukung terlaksananya pendidikan diniyah di SDN 24 Kota Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan penelitian deskriptif. lokasi penelitian yaituSDN 24 Kota Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancaradan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan bahwapenerapan pendidikan diniyah di SDN 24 Kota Banda Aceh merupakan pendidikan berbasis Islami untuk memperbaiki akhlak pelajar agar memiliki nilai moral dengan dibarengi akhlak yang baik nilai-nilai agama Islam. Dalam program ini, siswa sekolah dasar dituntut untuk menguasai kitab lapan, yaitu Masailal Muhtadin, Tarikh, Ibadah, Uswatun Hasanah, Tauhid, Fardhu’ain, disamping itu Juz Amma, Do’a Shalat, Tahsinul kitab (siswa di ajari membaca kitab), dan materi-materi lainnya.Faktor yang mendukung terlaksananya pendidikan diniyah di SDN 24 Kota Banda Aceh adanya antusias dan kemauan siswa yang begitu senang dengan kegiatan diniyah. Sehingga ini memudahkan guru/ ustad/ah untuk menyampaikan materi. Kedua; faktor tenaga pengajar yang mampu berkalaborasi dengan media pembelajaran (seperti belajar sambil bermain, menyanyikan lagu Islami atau shalawat sehingga tidak menyebabkan siswa bosan, mampu memberikan motivasi bagi siswa. Sedangkan faktor penghambat yang menjadi kendala yaitu tidak adanya silabus atau bahan ajar yang ditargetkan oleh dinas pendidikan serta kurangnya dukungan orang tua. Sebagian orang tua kurang mendukung kegiatan diniyah, ini dibuktikan dengan kurangnya minat hadir siswa pada saat jam diniyah.Kata Kunci: Penerapan Pendidikan Diniyah, Sekolah Dasar
Pengasuhan Ibu dalam Membina Kemandirian Anak Autis (Studi Kasus Pada Pusat Layanan Autis Aceh) Nk Prima Maulida; Syaiful Bahri; Martunis Yahya
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 5, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap proses pertumbuhan dan perkembangan seorang anak tidak terlepas dari pengasuhan orang tua dalam keluarga, terutama Ibunya. Anak tidak akan tumbuh dan berkembangan dengan baik tanpa asuhan dan dukungan dari Ibu, apalagi anak berkebutuhan khusus (anak autis) sangat memerlukan pengasuhan yang lebih intensif untuk membantu pertumbuhan dan perkembangannya dalam aspek kemandirian. Pengasuhan yang diterapkan orang tua dalam keluarga sangat mempengaruhi perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemandirian anak autis serta gambaran pengasuhan Ibu terhadap anak autis yang berada pada Pusat Layanan Autis Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara langsung dengan Ibu anak autis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibu dapat memberikan pengasuhan positif dalam membina kemandirian anak autis, serta memberikan kepercayaan kepada anak dalam melakukan tugasnya sendiri, sehingga anak dapat melakukan aktivitas sehari-harinya sendiri, kemudian dalam segi kemandirian disimpulkan bahwa sebagian besar anak autis pada Pusat Layanan Autis Aceh sudah hampir mandiri dan hanya sebagian kecil yang sudah mandiri. Oleh karena itu Ibu sebagai pengasuh utama dan pendidik pertama bagi anak dalam keluarga diharapkan selalu memberikan pengasuhan yang baik bagi anak, sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.Kata Kunci: Pengasuha Ibu, Kemandirian, Anak autisParenting of mother, Independent, autistic Children
Korelasi Persepsi Mengenai Kepedulian Guru Dengan Harga Diri Siswa Tifani Mutia Putri; Nurbaity Nurbaity; Dara Rosita
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 5, No 2 (2020): Juni 2020
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKHarga diri aspek kepribadian yang sangat penting bagi siswa. Perilaku siswa dipengaruhi oleh bagaimana harga diri mereka sendiri, Harga diri dibentuk dari lingkungan dimana individu berada seperti, orang tua, guru, teman dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi dari hubungan antara persepsi siswa mengenai kepedulian guru dengan harga diri siswa pada siswa kelas VIII SMP Negeri di Kota Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu SMP Negeri 1 Kota Banda Aceh dan SMP Negeri 11 Kota Banda Aceh. Sampel yang diambil ialah siswa kelas VIII SMP Negeri Kota Banda Aceh yang berjumlah 184 siswa, menggunakan rumus Slovin dengan teknik random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan ialah skala harga diri dan skala kepedulian guru dalam bentuk skala likert. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya hubungan antara persepsi siswa mengenai kepedulian guru dengan harga diri siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mempersepsikan kepedulian guru dominan pada tingkat kategori sangat rendah dengan persentase 77,17% dan tingkat harga diri siswa dominan pada tingkat sedang dengan persentase 45,65%. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan positif antara persepsi siswa mengenai kepedulian guru dengan harga diri siswa dengan koefisien r = 0,296 dan p = 0,000. Dapat diartikan bahwa apabila semakin tinggi kepedulian guru dalam persepsi siswa maka semakin tinggi pula harga diri siswa. Demikian pula sebaliknya apabila semakin rendah kepedulian guru dalam persepsi siswa maka semakin rendah pula harga diri siswa.Kata Kunci : Harga Diri, Persepsi Siswa, Kepedulian Guru

Page 1 of 1 | Total Record : 5