cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS" : 10 Documents clear
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN SEMEN (SEMPROT DAN MENEMPEL) KERTAS WARNA DI TK CENDEKIA TUNGKOP ACEH BESAR Khairun Nisa Yulianti; Suhartati .; Rosmiati .; Rahmi .; Rahmatun Nessa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Fine Motor Ability, Semen Activities (spraying and sticking) color paperImproving children's fine motor skills through Semen activities (spray and sticking) color paper for early childhood at Cendekia Tungkop Aceh Besar distiet, is an activity that can improve children's fine motor skills. The purpose of the study was to improve children's fine motor skills through activities spray and sticking color paper. Researchers are interested in how to improve children's fine motor skills through  activities spray and stick color paper for early childhood. The method used in this study is a class action research method which is carried out for 2 cycles including planning, implementation, observation, and reflection with the research subjects of 10 children consisting of 8 boys and 2 girls. Data collection techniques through observation and children performances. The results showed that the occurrence of fine motor improvements in children starting from precyclical, namely 80% undeveloped and 20% start to develop until cycle ii to 70% grawing as expected and 30% growing very well. The activity step is for the teacher to prepare the tools and materials used in the form of spray bottles, crepe paper, drawing media, and paper glue. When playing fine motor semen activities, children will be trained when children stick to crepe paper  and spray water on crepe paper  after spraying, the cresceut paper will emit color. The fine motor skills of children at Cendekia Tungkop Aceh Besar distried can be improved through Semen activities (spray and sticking) color paper.Abstrak. Meningkatkan motorik halus anak melalui kegiatan semen (semprot dan menempel) kertas warna bagi anak usida dini di TK Cendekia Tungkop Aceh Besar, merupakan kegiatan yang dapat meningkatkan motorik halus anak. Tujuan penelitian untuk meningkatkan motorik halus anak melalui kegiatan semen (semprot dan menempel) kertas warna. Peneliti tertarik tentang bagaimana meningkatkan motorik halus anak melalui kegiatan semen (semprot dan menempel) kertas warna bagi anak usia dini. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (ptk) yang dilaksanakan selama 2 siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi dengan subjek penelitian 10 anak terdiri atas 8 anak laki-laki dan 2 anak perempuan. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadinya peningkatan motorik halus anak mulai dari prasiklus yaitu 80% bb dan 20% mb sampai dengan siklus ii menjadi 70% bsh dan 30% bsb. Langkah kegiatan yaitu guru menyiapkan alat dan bahan yang digunakan berupa botol semprot, kertas krep, media gambar, dan lem kertas. Pada saat bermain kegiatan semen motorik halus anak akan terlatih ketika anak menempel kertas krep dan menyemprotkan air ke atas kertas krep setelah disemprotkan maka kertas kres akan mengeluarkan warna. Kemampuan motorik halus anak di TK Cendekia Tungkop Aceh Besar dapat ditingkatkan melalui kegiatan semen (semprot dan menempel) kertas warna.Kata Kunci:   Kemampuan Motorik Halus, Kegiatan Semen (semprot dan menempel) kertas warna
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5TAHUN MELALUI KEGIATAN MOZAIK MENGGUNAKAN LIMBAH SERBUK GERGAJI DI TK CENDEKIA TUNGKOP ACEH BESAR Shinta Bella; Israwati .; Sitti Muliya Rizka; Bahrun .; Rosmiati .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Fine Motor, Mosaic, Sawdust WasteFine motor skills are the ability to use small muscles, including the fingers and hands, which require precision and eye-hand coordination. Fine motor skills are important to improve, because with the increase in these abilities it will make it easier for children to carry out various daily activities, both activities in the school environment and outside of school. This study aims to improve the fine motor skills of children aged 4-5 years in TK Cendekia Tungkop Aceh Besar through mosaic activities using sawdust waste. The subjects in this study were children aged 4-5 years who were in group A2, totaling 10 people. The research method used is the Kemmis and Mc Taggart class action research method. Data was collected using observation and performance techniques with success indicators of 75%. The results showed that the fine motor skills of children at the pre-cycle stage only gained an average of 42.49% (MB) increased after the action in the first cycle of the first meeting was 47.49% (MB) and at the second meeting it reached 63.74%. (BSH) and in the second cycle the children's ability increased even better, namely at the first meeting it reached an average of 71.66% (BSB) and at the second meeting the average percentage of children's success had reached the predetermined success indicator, namely 89, 16% (BSB) or children have received BSH and BSB categories in all aspects of observation and assessment. From the results of the research that has been obtained, it can be concluded that through mosaic activities using sawdust waste can improve the fine motor skills of children aged 4-5 years in Tungkop Cendekia Kindergarten, Aceh Besar. It is recommended that mosaic activities using sawdust waste can be applied in the learning process to improve children's fine motor skills.Abstrak. Kemampuan motorik halus adalah kemampuan dalam penggunaan otot-otot kecil, meliputi jari jemari dan tangan yang membutuhkan ketelitian dan pengkoordinasian mata dan tangan. Kemampuan motorik halus penting untuk ditingkatkan, karena dengan meningkatnya kemampuan tersebut maka akan memudahkan anak dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-harinya, baik aktivitas di lingkungan sekolah maupun luar sekolah.  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK Cendekia Tungkop Aceh Besar melalui kegiatan mozaik menggunakan limbah serbuk gergaji. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun yang berada di kelompok A2 yang berjumlah 10 orang. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan unjuk kerja dengan indikator keberhasil 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak pada tahap prasiklus hanya memperoleh rata-rata sebesar 42,49% (MB) meningkat setelah dilakukan tindakan pada siklus I pertemuan pertama sebesar 47,49% (MB) dan pada pertemuan kedua mencapai 63,74% (BSH) dan pada siklus II kemampuan anak meningkat dengan lebih baik lagi, yaitu pada pertemuan pertama mencapai rata-rata 71,66% (BSB) dan pada pertemuan kedua rata-rata persentase keberhasilan anak sudah mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditetapkan yaitu 89,16% (BSB) atau anak sudah mendapat kategori BSH dan BSB pada semua aspek pengamatan dan penilaian. Dari hasil penelitian yang telah diperoleh dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan mozaik menggunakan limbah serbuk gergaji dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK Cendekia Tungkop Aceh Besar. Disarankan kegiatan mozaik menggunakan limbah serbuk gergaji dapat diterapkan dalam proses pembelajaran guna meningkatkan kemampuan motorik halus anak.Kata Kunci: Motorik Halus, Mozaik, Limbah Serbuk Gergaji
POLA ASUH ORANG TUA DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN ANAK USIA 5-6 TAHUN Nadia Shinta; Bahrun .; Rosmiati .; Taat Kurnita Yeniningsih; Khoiriyah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Parenting Pattern, Discipline Character,Early ChildhoodParenting style is the treatment of parents towards children in guiding, directing, nurturing, training which is manifested in the form of discipline, giving examples, compassion, punishment, rewards, and leader ship in the family through words and actions parent. This study aims to determine the parenting applied by parents in form the disciplined character of children aged 5-6 years in Leubang village. Approach used in this study is aqualitative approach with the type of descriptive research. Subjectin In this study 3 mothers who work as coconut peeler workers who have children aged 5-6 years in Leubang village. The object of this research is the parenting style of parents in shaping the character of discipline in children.The data collection techniques used are observations and interviews. The data analysis techniques used in this study are data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed  that the pattern of Parenting applied by parents in shaping the character of discipline in children is more dominant using democratic parenting. R1 and R2 apply democratic parentingin form the character of discipline in children. R1 and R2 give children time freedom inactivities,supervising children's activities, giving rewards when children succeed in do something and not give physical punishment to the child.  R3 applies parenting democratic and in certain situations apply authoritarian parenting. R3 oversees activities what the child does, giving rewards when the child succeeds in doing something, provide physical punishment when a child makes a mistake and limit the child' stimein activity. Abstrak. Pola asuh orang tua merupakan perlakuan orang tua terhadap anak dalam membimbing, mengarahkan, mengasuh, melatih yang terwujud dalam bentuk pendisiplinan, pemberian tauladan, kasih sayang, hukuman, ganjaran, dan kepemimpinan dalam keluarga melalui ucapan-ucapan dan tindakan-tindakan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh yang diterapkan orang tua dalam membentuk karakter disiplin anak usia 5-6 tahun di desa Leubang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini 3 ibu yang berkerja sebagai buruh pengupas kulit kelapa yang memiliki anak usia 5-6 tahun di desa Leubang. Objek dalam penelitian ini adalah pola asuh orang tua dalam membentuk karakter disiplin pada anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola asuh yang diterapkan orang tua dalam membentuk karakter disiplin pada anak lebih dominan menggunakan pola pengasuhan demokratis. R1 dan R2 menerapkan pola asuh demokratis dalam membentuk karakter disiplin pada anak. R1 dan R2 memberi kebebasan waktu kepada anak dalam beraktifitas, mengawasi kegiatan anak, memberikan penghargaan saat anak berhasil dalam melakukan sesuatu dan tidak memberikan hukuman fisik kepada anak. R3 menerapkan pola asuh demokratis dan pada situasi tertentu menerapkan pola asuh otoriter. R3 mengawasi kegiatan yang dilakukan anak, memberikan penghargaan saat anak berhasil dalam melakukan sesuatu, memberikan hukuman fisik ketika anak melakukan kesalahan serta membatasi waktu anak dalam beraktivitas.Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Karakter Disiplin, Anak Usia Dini
POLA ASUH ORANG TUA DALAM KELUARGA MILITER DI KOMPLEK SATUAN RADAR 233 KOTA SABANG Suci Eka Pratiwi; Bahrun .; Siti Naila Fauzia; Sitti Muliya Rizka; Gracia Mandira
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Parenting, Military FamilyThis study aims to explain parenting patterns in military families in the Satrad 233 complex, Sukajaya District, Sabang City. This study used a qualitative approach with 8 parents as the research subject. The data were collected by using observation, interview and documentation techniques. The data analysis technique used was descriptive qualitative which is the disclosure of the data as it is through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that not all military families applied the way of educating in a harsh and authoritarian style. Even though they work as a TNI, in fact, in interacting with their families, they leave military traits and act like fathers in general, namely fathers who are responsible and become examples for their children and wives. There are two types of parenting used by parents in military families, namely democratic and permissive parenting. The results showed that 3 parents in the Radar Unit 233 complex used democratic parenting, in which parents tended to give children the freedom to be creative with good supervision, while 1 other parent applied permissive parenting in which parents often let their children. if you make a mistake and the parents don't set rules for the child so that the child becomes spoiled. The suggestions from the researcher to parents who work as members of the military are expected to be able to maintain a parenting pattern that is considered good and suitable to be applied in the family by always looking at the child's development. Then as parents should apply parenting in accordance with the character of the child. This is because each child has a different character so that the right parenting pattern will form a good child's personality.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pola asuh orang tua dalam keluarga militer di komplek Satrad 233 Kecamatan Sukajaya Kota Sabang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian orang tua sebanyak 8 orang. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif yang merupakan pengungkapan data apa adanya melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua keluarga militer menerapkan cara mendidik dengan gaya yang keras dan otoriter. Walaupun berprofesi sebagai seorang TNI nyatanya dalam berinteraksi dengan keluarga mereka meninggalkan sifat-sifat kemiliteran dan berperan seperti ayah pada umumnya, yaitu ayah yang bertanggung jawab serta menjadi contoh bagi anak dan istrinya. Adapun terdapat dua macam pola asuh yang digunakan orang tua dalam keluarga militer yaitu pola asuh demokratis dan permisif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 orang tua di komplek Satuan Radar 233 menggunakan pola asuh demokratis, yang mana orang tua cenderung memberikan kebebasan pada anak untuk berkreasi dengan pengawasan yang baik, sedangkan 1 orang tua yang lain menerapkan pola asuh permisif yang mana orang tua sering membiarkan anak jika melakukan kesalahan dan orang tua tidak menetapkan aturan terhadap anak sehingga anak menjadi manja. Adapun saran dari peneliti kepada orangtua yang bekerja sebagai anggota militer diharapkan dapat mempertahankan pola pengasuhan yang dianggap baik dan cocok diterapkan didalam keluarga dengan selalu melihat perkembangan anak. Kemudian sebagai orangtua sebaiknya menerapkan pola asuh yang sesuai dengan karakter anak. Hal ini dikarenakan setiap anak memiliki karakter yang berbeda sehingga pola pengasuhan yang tepat akan membentuk kepribadian anak yang baik.Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Keluarga Militer
POLA ASUH ORANG TUA DALAM MEMBENTUK KARAKTER TANGGUNG JAWAB PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI DESA RUKOH KOTA BANDA ACEH Nazri Munadharah; Israwati .; Rahmi .; Suhartati .; Khoiriyah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Parenting Style, Responsibility Character This study aims to determine and describe the parenting style of parents in building the character of responsibility in children aged 5-6 years in Rukoh, Banda Aceh. This study uses a qualitative approach with the type of field research. Data collection techniques in the form of observation and interviews. The subjects of this study were 4 families (father and mother)  who had children aged 5-6 years. The object of this research is parenting style in building the character of responsibility in children aged 5-6 years in Rukoh, Banda Aceh. The results showed that there are two kinds of parenting applied by parents in shaping the character of responsibility in children, namely authoritarian and democratic parenting. Parents who use authoritarian parenting are R1. Then R2, R3, R4, R5, R6, R7, and R8 apply democratic parenting. The results of this parenting pattern indicate that the character of the child's responsibility is well formed and can be seen from the child's behavior, such as the child being able to do the tasks and homework that has been given, take care of the belongings, return the goods to their original place, respect time, and be responsible for behavior for their own good. This research is expected to provide good benefits for readers, as well as become a relevant reference for other research related to parenting patterns in shaping the character of responsibility in children. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai pola asuh orang tua dalam membentuk karakter tanggung jawab pada anak usia 5-6 tahun di Desa Rukoh Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah 4 keluarga (ayah dan ibu) yang memiliki anak usia 5-6 tahun. Objek penelitian ini adalah pola asuh orang tua dalam membentuk karakter tanggung jawab pada anak usia 5-6 tahun di Desa Rukoh Kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua macam pola asuh yang diterapkan oleh orang tua dalam membentuk karakter tanggung jawab pada anak, yaitu pola asuh otoriter dan demoktaris. Orang tua yang menggunakan pola asuh otoriter yaitu R1. Kemudian R2, R3, R4, R5, R6, R7, dan R8 menerapkan pola asuh demokratis. Hasil dari pola asuh ini menunjukkan bahwa karakter tanggung jawab anak terbentuk dengan baik dan terlihat dari perilaku anak, seperti anak mampu mengerjakan tugas dan pekerjaan rumah yang telah diberikan, menjaga barang yang dimiliki, mengembalikan barang ke tempat semula, menghargai waktu, dan bertanggung jawab atas perilakunya untuk kebaikan diri sendiri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik bagi pembaca, serta menjadi referensi yang relevan bagi penelitian lainnya terkait dengan pola asuh orang tua dalam membentuk karakter tanggung jawab pada anak.Kata kunci: Pola Asuh Orang Tua, Karakter Tanggung Jawab
KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN NILAI AGAMA MORAL ANAK USIA DINI DI PERUMNAS UJUNG BATEE ACEH BESAR Yolanda Mairisa; Israwati .; Siti Naila Fauzia; Taat Kurnita Yeniningsih; Yuhasriati .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Parental involvement, Moral religious values, Early ChildhoodThe purpose of this study was to determine parental involvement in the development of early childhood religious and moral values. This research is a case study qualitative research and described descriptively. Data collection techniques in this study were observation and interviews. The data analysis technique uses the Miles and Huberman model, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The subjects in this study were six, namely, both parents from the first family, both parents from the second family, and two children's Koranic teachers. The results of the study were accompanying, supporting and supervising. The results showed that the involvement of accompanying parents was observed to always accompany and accompany the development of their children's religious and moral values. This makes the development of children's religious and moral values develop very well. Then there is supportive involvement, where parents have an important role in the growth and development of children, the results of the study show that parents are very good at being the number one supporter of children and parents always provide motivation so that the development of children's moral religious values develops well. After that there was involvement in supervising, the results of the study observed that parents always supervise and pay attention to the development of children, especially in terms of the development of religious and moral values, as evidenced by parents who always ask the teacher for the development of their children.Abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterlibatan orangtua dalam pengembangan nilai agama dan moral anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat studi kasus dan dijabarkan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini ada enam yaitu, kedua orangtua dari keluarga pertama, kedua orangtua dari keluarga kedua, dan dua orang guru ngaji anak. Hasil penelitian yaitu menemani, mendukung dan mengawasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan menemani ini orangtua teramati selalu menemani serta mendampingi perkembangan nilai agama dan moral anak-anaknya. Hal ini yang membuat perkembangan nilai agama dan moral anak berkembang sangat baik. Kemudian ada keterlibatan mendukung, dimana orangtua memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak, hasil penelitian menunjukan bahwa orangtua sudah sangat baik untuk menjadi pendukung nomor satu anak dan orangtua selalu memberi motivasi agar perkembangan nilai agama moral anak berkembang dengan baik. Setelahnya ada keterlibatan mengawasi, hasil penelitian teramati bahwa orangtua selalu mengawasi serta memperhatikan perkembangan anak terutama dalam hal perkembangan nilai agama dan moralnya, terbukti dari orangtua yang selalu menanyakan perkembagan anak pada guru ngaji.Kata Kunci: Keterlibatan Orangtua, Nilai Agama Moral, Anak Usia Dini
PENANAMAN NILAI KARAKTER DISIPLIN ANAK Di TK AL ISLAM AZHAR CAIRO BANDA ACEH Nur Zuliasanita; Yuhasriati .; Dina Amalia; Suhartati .; Gracia Mandira
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keyword: Character discipline value, Children.This study aims to explain the inculcation of children's discipline character values in Islamic Kindergarten Al Azhar Cairo, Banda Aceh. This research uses a qualitative approach with the type of field research or field research. The subjects in this study consisted of the principal and four classroom teachers. The object observed in this study was the teacher's efforts to inculcate the values of disciplined character in children. The results showed that the efforts made by the teacher in instilling the value of the disciplined character of children at Al Azhar Kindergarten Cairo Banda Aceh were teachers using the habituation method, the advice method, and the demonstration method so that children obeyed and carried out in accordance with good habituation activities so that children would become familiar with the 6 indicators of discipline. This is shown in the daily lives of children. The method used by the teacher in attending on time to school is the method of habituation and advice. Getting used to being orderly in terms of lining up neatly before entering class, the method used by the teacher is the habituation method, storing shoes in place. The teacher uses the demonstration method in terms of tidying up toys after they are used by the teacher and taking out the garbage using the advice method. The discipline of washing hands before and after eating is in place with the teacher using the demonstration method.Abstrak. Penelitian ini bertujuan menjelaskan tentang penanaman nilai karakter disiplin anak di TK Islam Al Azhar Cairo, Banda Aceh. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan atau field research. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari kepala sekolah, dan 4  guru kelas. Objek yang diamati penelitian ini adalah upaya guru dalam penanaman nilai karakter disiplin pada anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh guru dalam menanamkan nilai karakter disiplin anak di TK Al Azhar Cairo Banda Aceh adalah guru menggunakan metode pembiasaan, metode nasihat, dan metode demontrasi agar anak menaati dan melakukan sesuai dengan kegiatan pembiasaan baik, sehingga anak-anak akan terbiasa dengan 6 indikator kedisiplinan. Hal tersebut ditunjukkan dalam keseharian anak. Metode yang digunakan oleh guru dalam hadir tepat waktu ke sekolah yaitu metode pembiasaan dan nasihat,  terbiasa tertib dalam hal berbaris dengan rapi sebelum masuk kelas metode yang dilakukan guru yaitu metode pembiasaan, menyimpan sepatu pada tempatnya guru menggunakan metode demontrasi, dalam hal merapikan kembali mainan setelah dipakai guru dan  membuang sampah menggunakan metode nasihat, disiplin mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, pada tempatnya dengan guru menggunakan metode demontrasi.Kata kunci : Nilai Karakter Disiplin, Anak.
STRATEGI GURU PAUD DALAM MENGELOLA KELAS DI TK ISLAM AL-AZHAR CAIRO BANDA ACEH Zahratul Fitria; Israwati .; Dina Amalia; Suhartati .; Siti Naila Fauzia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: The teacher's strategy, Administering the classThe teacher's strategy in administering the class is a procedure that teachers use to do management in the classroom that includes both the layout of the room and the organizing of learners according to a planned need and program that can help accomplish optimal learning. The purpose of this research is to describe the strategy of teacher abalone managing the class at The Islamic Kindergarten of Al-Azhar Cairo day. The study employs a qualitative approach with a descriptive type of research. Data collection techniques of observation and interview. The subject of research is three teachers at The Islamic Kindergarten of Al-Azhar Cairo day. The object of this research is teacher abalone strategy for administering the class at The Islamic Kindergarten of Al-Azhar Cairo day. Research indicates that the teacher's strategy in the management of the classes at Kindergarten of Islam Al-Azhar Cairo day consists of: a teacher's strategy in the use of classroom walls conducted by teachers, a teacher's strategy in arranging the classroom, a teacher's strategy in keeping the class clean and neat, the teacher's strategy in storing materials and learning equipment, the teacher's strategy in placing classroom limits, and the teacher's strategy in dealing with classroom nomencs.Abstrak. Strategi guru dalam mengelola kelas adalah suatu prosedur yang digunakan guru untuk melakukan pengelolaan di dalam kelas yang meliputi penataan ruangan maupun pengorganisasian peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan dan program yang direncanakan yang dapat membantu pencapaian pembelajaran yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi guru PAUD dalam mengelola kelas di TK Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Subjek penelitian adalah 3 guru di TK Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh. Objek dalam penelitian ini adalah strategi guru PAUD dalam mengelola kelas di TK Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam pengelolaan kelas di TK Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh terdiri dari: strategi guru dalam pemanfaatan dinding kelas yang dilakukan oleh guru, strategi guru dalam menata ruang kelas, strategi guru dalam menjaga kelas agar bersih dan rapi, strategi guru dalam menyimpan bahan dan perlengkapan belajar, strategi guru dalam menempatkan pembatas kelas, serta strategi guru dalam mengatasi kelas yang bising.Kata Kunci: Strategi Guru, Pengelolaan Kelas
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK USIA DINI DI TK FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA Julaiha .; Bahrun .; Sitti Muliya Rizka; Rosmiati .; Rahmatun Nessa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Teacher Role, Learning MotivationThis research is related to the teacher’s role in increasing early childhood learning motivation at FKIP Kingdergarten, Syiah Kuala University. The purpose of this study was to determine the role of teachers in increasing early childhood learning motivation. This study uses a descriptive qualitative approach. The subjects in this study consisted of 2 teachers. The research location is at the FKIP Kingdergarten, Syiah Kuala University, which is in Jalan Inong Balee Kopelma Darussalam, Syiah Kuala District, Banda Aceh City. Data was collected by using observation and interview techniques. Data analysis techniques through data reduction, data presentation and drawing conclusions. The technique used to test the accuracy of the data using technical triangulation techniques and time triangulation. From the results of this study, it can be seen that the teacher’s role in increasing children’s learning motivation is, 1) the teacher’s role as class manager by giving rules to children when attending lessons and the classroom is always clean, 2) the teacher’s role as motivator in providing encrouragement in the form of the word “come on”,”can” and the tells about diligent children, 3) the teacher’s role as an inspiration for the teacher to always say the words “please, sorry, and thank you” ro the child, 4) the teacher’s role as an evaluator of the teacher assesses the development, attitudes and behavior of children, 5) the role of teacher demonstrator, the teacher demonstrates every lesson that is tught every day, making it easier for children to understand the lesson. Abstrak: Penelitian ini terkait tentang peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia dini di TK FKIP Universitas Syiah Kuala. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 2 guru. Lokasi penelitian di TK FKIP Universitas Syiah kuala yang berada di Jalan Inong Balee Kopelma Darussalam Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik yang digunakan untuk menguji keakuratan data menggunakan teknik triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar anak adalah, 1) peran guru sebagai pengelola kelas dengan memberikan aturan pada anak saat mengikuti pelajaran dan ruang kelas yang selalu bersih, 2) peran guru sebagai motivator dalam memberikan dorongan berupa kata “ayo bisa” dan bercerita tentang anak yang rajin, 3) peran guru sebagai inspirator guru selalu mengucapkan kata “tolong, maaf, dan terima kasih” pada anak, 4) peran guru sebagai evaluator guru menilai perkembangan, sikap dan tingkah laku anak-anak, 5) peran guru sebagai demonstrator guru memperagakan setiap pelajaran yang diajarkan setiap harinya, sehingga memudahkan anak untuk memahami pelajaran tersebut. Kata kunci: Peran Guru, Motivasi Belajar
POLA ASUH ORANG TUA DALAM BUDAYA SUKU ANEUK JAMEE DI KECAMATAN LABUHAN HAJI TENGAH Nurul Fitria Sukma; Taat Kurnita Yeniningsih; Dina Amalia; Bahrun .; Khoiriyah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Religious and Moral Education, Parenting ParentingThis study aims to find out how the parenting style of the Aneuk Jamee tribe in Gampong Tengah Baru, Labuhan Haji Tengah District. This research uses a qualitative approach with the type of case study research. The research subjects were three mothers with children aged 5-6 years in the new Middle Village. Data collection techniques in the form of observation and interviews. Data were analyzed using data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the parenting patterns applied by the three mothers were (1) democratic parenting and (2) authoritarian parenting (3) permissive parenting, they used the three parenting styles depending on the atmosphere and circumstances, there are times when they apply parenting democratic, authoritarian or permissive. The parents of this Aneuk Jamee tribal family apply religious and moral education to their 4-year-old child. At this age, parents have taken their children to Balee Seumeubeut to take part in religious activities such as the Koran. In addition to delivering to Balee Seumeubet, parents also teach about religion and morals at home, such as teaching before eating to pray, teaching children how to pray and teaching prayer readings. Parents also provide direction to children when they want to carry out religion, and get children to carry out religious activities, such as reciting the Qur’anAbstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola asuh orang tua dalam budaya suku Aneuk Jamee di Gampong Tengah Baru, Kecamatan Labuhan Haji Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian adalah tiga orang ibu yang memiliki anak usia 5-6 tahun di Gampong Tengah baru. Teknik pengumpulan data berupa observasi dam wawancara. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan oleh ketiga ibu tersebut adalah (1) pola asuh demokratis dan (2) pola asuh otoriter (3) pola asuh permisif, mereka menggunakan ketiga  pola asuh itu tergantung suasana dan keadaan, ada kalanya mereka menerapkan pola asuh demokratis, otoriter maupun permisif. Orang tua pada keluarga suku Aneuk Jamee ini menerapkan pendidikan agama dan moral pada anak usia 4 tahun. Pada usia ini orang tua sudah mengantarkan anak ke Balee Seumeubeut untuk mengikuti kegiatan keagamaan seperti, mengaji. Selain mengantarkan ke Balee Seumeubet orang tua juga mengajarkan tentang keagamaan dan moral di rumah, seperti mengajarkan sebelum makan berdoa, mengajarkan tata cara sholat kepada anak serta mengajarkan bacaan sholat. Orang tua juga memberikan arahan kepada anak ketika hendak melaksanakan keagamaan, serta membiasakan anak untuk melaksanakan kegiatan keagamaan, seperti mengaji.Kata Kunci: Pendidikan Agama dan Moral, Pola Asuh Orang Tua

Page 1 of 1 | Total Record : 10