cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 188 Documents
MENGEMBANGKAN KOGNITIF ANAK MELALUI PEMBELAJARAN DARING DI PAUD NUR MISHQI ACEH BESAR Fittria .; Taat Kurnita Yeniningsih; Rosmiati .; Rahmatun Nessa; Rahmi .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Cognitive Development, Online Learning, Early ChildhoodThe cognitive development to in this study referred a development that needs to be developed from an early age. The research question in this study is how of process of implementing online learning to develop children's cognitive at preschool Nur Mishqi Aceh Besar. This study aims to develop the cognitive development of children aged 4-5 years through online learning during the Covid-19 pandemic. This study used the qualitative approach with a descriptive method. The research was conducted at preschool Nur Mishqi. The subjects in this study were 2 teachers and 3 parents in group A of preschool Nur Mishqi. The data collection techniques in this study were field observation and also interview. The data analysis technique was carried out in three stages, namely reducing data, presenting data, and drawing conclusions. From the results of research carried out the process of implementing online learning to implement and develop children's cognitive is the lack of cooperation between teachers and parents during learning at home to develop children's cognitive by using materials around their homes. The conclusion from this study is that in developing children's cognitive through online learning, it must be more active and there must be collaboration between teachers and parents at home so that children's cognitive development can develop according to their age, even though they are not in school during this pandemic.Abstrak: Mengembangkan kognitif yang dimaksud dalam penelitian ini adalah suatu perkembangan yang perlu dikembangkan sejak dini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pelaksanaan pembelajaran daring untuk mengembangkan kognitif anak di PAUD Nur Mishqi Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kognitif anak usia 4-5 tahun melalui pembelajaran daring selama pademi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di  PAUD Nur Mishqi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yaitu 2 orang guru PAUD Nur Mishqi dan 3 orang tua kelompok A. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi lapangan dan juga wawancara dengan guru serta orang tua kelompok A. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Dari hasil penelitian yang dilaksanakan proses pelaksanaan pembelajaran daring untuk menerapkan dan  mengembangkan kognitif anak adalah  kurangnya kerjasama antara guru dan orang tua selama belajar di rumah untuk mengembangkan kognitif anak dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di sekitar rumahnya. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dalam  mengembangkan kognitif anak melalui pembelajaran daring harus lebih aktif lagi serta ada kerjasama antara guru dan orang tua di rumah supaya perkembangan kognitif anak dapat berkembang sesuai usianya, walaupun tidak bersekolah semasa pandemi ini.Kata kunci: Mengembangkan  Kognitif,  Pembelajaran Daring, Anak Usia Dini
UPAYA GURU DALAM MENDUKUNG AKTIVITAS BELAJAR PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI TK AISYIYAH MERDUATI KOTA BANDA ACEH Wirdatul Jannah; Taat Kurnita Yeniningsih; Rahmi .; Israwati .; Rosmiati .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Teacher's effort, learning activity, Covid-19 pandemicThis study aims to find out about the efforts of teachers in supporting children's learning activities during the Covid-19 pandemic at TK Aisyiyah Merduati, Banda Aceh. This study uses a qualitative method that is phenomenological and described descriptively. The subjects of this study were the principal, 1 teacher of class A, and 3 teachers of class B. The research was conducted in Meduati, Kuta Raja District, Banda Aceh. Data obtained through observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out in three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the efforts of teachers to support learning activities during the Covid-19 pandemic at TK Aisyiyah Merduati, Banda Aceh, with efforts for children to be able to watch TV on TVRI broadcasts in the form of educational broadcasts for children prepared by the government, home visits, creative teaching, study in the mosque, and make video calls to help children with learning activities problems. Learning activities during the Covid-19 pandemic are carried out remotely using the whatsApp application that is part of the whatsApp class A1, B1, B2, and B3 groups. The implementation of learning activities during the Covid-19 pandemic that was carried out included opening activities, core activities, and closing activities. Evaluation of children's learning activities containing an assessment of the results of children's activities is sent via video, photos, and voicenotes and is used as the basis for daily, weekly, monthly, and end-of- semester assessments. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang upaya guru dalam mendukung aktivitas belajar anak pada masa pandemi Covid-19 di TK Aisyiyah Merduati Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat fenomenologi dan dijabarkan secara deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, 1 Guru kelas A, dan 3 Guru kelas B. Penelitian dilakukan di Gampong Meduati Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya guru dalam mendukung aktivitas belajar pada masa pandemi Covid- 19 di TK Aisyiyah Merduati Kota Banda Aceh dengan upaya anak dapat menonton TV di siaran. TVRI berupa siaran edukasi untuk anak yang dipersiapkan oleh pemeintah, home visit, mengajar dengan kreatif, belajar di mesjid, dan melakukan panggilan video untuk membantu anak dalam permasalahan aktivitas belajarnya. Aktivitas belajar pada masa pandemi Covid-19 dilakukan dengan jarak jauh menggunakan aplikasi WhatsApp yang bergabung dalam group WhatsApp Kelas A1, B1, B2, dan B3. Pelaksanaan aktivitas belajar pada masa pandemi Covid-19 yang dilaksanakan meliputi kegiatan pembukaan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Evaluasi aktivitas belajar anak yang berisi penilaian terhadap hasil kegiatan anak dikirim melalui video, foto, dan voicenote dan digunakan sebagai dasar penilaian harian, mingguan, bulanan, dan akhir semester.Kata Kunci: Upaya Guru, Aktivitas Belajar, Pandemi Covid-19
MENGEMBANGKAN KECERDASAN BERBAHASA ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERNYANYI DI TK AL-AZHAR SIEM KECAMATAN DARUSSALAM ACEH BESAR Wina Fajrina; Israwati .; Taat Kurnita Yeniningsih; Yuhasriati .; Rosmiati .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: intelligence, language, singing methods, early childhoodThis research aims to improve the ingenuity of children aged 4-5 years through the method of singing in Al-Azhar Kindergarten Siem Darussalam Aceh Besar District. The subjects of this study were kindergarten A children aged 4-5 years which amounted to 6 children consisting of 3 boys and 3 girls. The method used in this study is the singing method. Data collection techniques using observation techniques on each cycle are analyzed descriptively qualitatively with a class action research approach. The results of the analysis of this study data showed that language intelligence in cycleS I to cycle II in this study saw an increase in cycle II, 2 children developed very well (BSB), 3 children developed as expected (BSH) and 1 child began to develop (MB). It can be concluded that early childhood language intelligence through singing methods based on this study is said to be successfully improved because in the implementation of singing, language skills are given to children starting at classical times, introducing new songs, singing together and performing movements at the time of singing, all activities are carried out by children, teachers as facilitators who give more direction when children are mistaken in singing so as to unwittingly sing. The child has been able to speak well, i.e. the child is able to repeat simple sentences, answer simple questions, mention known words and retell songs that have been heard, in order to achieve the end goal together, carried out with pleasure and without compulsion. Singing methods are recommended to be applied in learning in order to improve language intelligence in children.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk  meningkatkan kecerdasan berbahasa anak usia 4-5  tahun melalui metode bernyanyi di TK Al-Azhar Siem Kecamatan Darussalam Aceh Besar. Subjek penelitian ini adalah anak TK A usia  4-5 tahun yang berjumlah 6 orang anak  yang terdiri atas 3 anak laki-laki dan 3 anak perempuan. Metode yang digunakan  dalam penelitian ini adalah metode bernyanyi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi pada setiap siklus dianalisis  secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian tindakan kelas. Hasil analisis data penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan berbahasa pada siklus I sampai siklus II dalam penelitian ini  terjadi peningkatan hal ini terlihat pada siklus II, 2 orang anak berkembang sangat baik (BSB), 3 orang anak berkembang sesuai harapan (BSH) dan 1 orang anak mulai berkembang (MB). Dapat disimpulkan bahwa kecerdasan berbahasa  anak usia dini melalui metode bernyanyi berdasarkan penelitian ini dikatakan berhasil ditingkatkan dengan baik karena dalam pelaksanaan bernyanyi, kemampuan berbahasa diberikan kepada  anak mulai pada saat klasikal, mengenalkan lagu baru, bernyanyi bersama dan melakukan  gerakan pada saat bernyanyi, semua kegiatan dilakukan oleh anak, guru sebagai fasilitator yang lebih banyak memberikan arahan ketika anak keliru  dalam bernyanyi sehingga tanpa disadari anak telah mampu berbahasa dengan baik, yaitu anak mampu  mengulang kalimat sederhana, menjawab pertanyaan sederhana, menyebutkan kata-kata yang dikenal dan menceritakan kembali lagu yang pernah didengar, dalam rangka mencapai tujuan akhir bersama, terlaksana dengan menyenangkan dan tanpa paksaan. Metode bernyanyi disarankan diterapkan dalam pembelajaran agar dapat meningkatkan kecerdasan berbahasa pada anak.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN SEMEN (SEMPROT DAN MENEMPEL) KERTAS WARNA DI TK CENDEKIA TUNGKOP ACEH BESAR Khairun Nisa Yulianti; Suhartati .; Rosmiati .; Rahmi .; Rahmatun Nessa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Fine Motor Ability, Semen Activities (spraying and sticking) color paperImproving children's fine motor skills through Semen activities (spray and sticking) color paper for early childhood at Cendekia Tungkop Aceh Besar distiet, is an activity that can improve children's fine motor skills. The purpose of the study was to improve children's fine motor skills through activities spray and sticking color paper. Researchers are interested in how to improve children's fine motor skills through  activities spray and stick color paper for early childhood. The method used in this study is a class action research method which is carried out for 2 cycles including planning, implementation, observation, and reflection with the research subjects of 10 children consisting of 8 boys and 2 girls. Data collection techniques through observation and children performances. The results showed that the occurrence of fine motor improvements in children starting from precyclical, namely 80% undeveloped and 20% start to develop until cycle ii to 70% grawing as expected and 30% growing very well. The activity step is for the teacher to prepare the tools and materials used in the form of spray bottles, crepe paper, drawing media, and paper glue. When playing fine motor semen activities, children will be trained when children stick to crepe paper  and spray water on crepe paper  after spraying, the cresceut paper will emit color. The fine motor skills of children at Cendekia Tungkop Aceh Besar distried can be improved through Semen activities (spray and sticking) color paper.Abstrak. Meningkatkan motorik halus anak melalui kegiatan semen (semprot dan menempel) kertas warna bagi anak usida dini di TK Cendekia Tungkop Aceh Besar, merupakan kegiatan yang dapat meningkatkan motorik halus anak. Tujuan penelitian untuk meningkatkan motorik halus anak melalui kegiatan semen (semprot dan menempel) kertas warna. Peneliti tertarik tentang bagaimana meningkatkan motorik halus anak melalui kegiatan semen (semprot dan menempel) kertas warna bagi anak usia dini. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (ptk) yang dilaksanakan selama 2 siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi dengan subjek penelitian 10 anak terdiri atas 8 anak laki-laki dan 2 anak perempuan. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadinya peningkatan motorik halus anak mulai dari prasiklus yaitu 80% bb dan 20% mb sampai dengan siklus ii menjadi 70% bsh dan 30% bsb. Langkah kegiatan yaitu guru menyiapkan alat dan bahan yang digunakan berupa botol semprot, kertas krep, media gambar, dan lem kertas. Pada saat bermain kegiatan semen motorik halus anak akan terlatih ketika anak menempel kertas krep dan menyemprotkan air ke atas kertas krep setelah disemprotkan maka kertas kres akan mengeluarkan warna. Kemampuan motorik halus anak di TK Cendekia Tungkop Aceh Besar dapat ditingkatkan melalui kegiatan semen (semprot dan menempel) kertas warna.Kata Kunci:   Kemampuan Motorik Halus, Kegiatan Semen (semprot dan menempel) kertas warna
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5TAHUN MELALUI KEGIATAN MOZAIK MENGGUNAKAN LIMBAH SERBUK GERGAJI DI TK CENDEKIA TUNGKOP ACEH BESAR Shinta Bella; Israwati .; Sitti Muliya Rizka; Bahrun .; Rosmiati .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Fine Motor, Mosaic, Sawdust WasteFine motor skills are the ability to use small muscles, including the fingers and hands, which require precision and eye-hand coordination. Fine motor skills are important to improve, because with the increase in these abilities it will make it easier for children to carry out various daily activities, both activities in the school environment and outside of school. This study aims to improve the fine motor skills of children aged 4-5 years in TK Cendekia Tungkop Aceh Besar through mosaic activities using sawdust waste. The subjects in this study were children aged 4-5 years who were in group A2, totaling 10 people. The research method used is the Kemmis and Mc Taggart class action research method. Data was collected using observation and performance techniques with success indicators of 75%. The results showed that the fine motor skills of children at the pre-cycle stage only gained an average of 42.49% (MB) increased after the action in the first cycle of the first meeting was 47.49% (MB) and at the second meeting it reached 63.74%. (BSH) and in the second cycle the children's ability increased even better, namely at the first meeting it reached an average of 71.66% (BSB) and at the second meeting the average percentage of children's success had reached the predetermined success indicator, namely 89, 16% (BSB) or children have received BSH and BSB categories in all aspects of observation and assessment. From the results of the research that has been obtained, it can be concluded that through mosaic activities using sawdust waste can improve the fine motor skills of children aged 4-5 years in Tungkop Cendekia Kindergarten, Aceh Besar. It is recommended that mosaic activities using sawdust waste can be applied in the learning process to improve children's fine motor skills.Abstrak. Kemampuan motorik halus adalah kemampuan dalam penggunaan otot-otot kecil, meliputi jari jemari dan tangan yang membutuhkan ketelitian dan pengkoordinasian mata dan tangan. Kemampuan motorik halus penting untuk ditingkatkan, karena dengan meningkatnya kemampuan tersebut maka akan memudahkan anak dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-harinya, baik aktivitas di lingkungan sekolah maupun luar sekolah.  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK Cendekia Tungkop Aceh Besar melalui kegiatan mozaik menggunakan limbah serbuk gergaji. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun yang berada di kelompok A2 yang berjumlah 10 orang. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan unjuk kerja dengan indikator keberhasil 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak pada tahap prasiklus hanya memperoleh rata-rata sebesar 42,49% (MB) meningkat setelah dilakukan tindakan pada siklus I pertemuan pertama sebesar 47,49% (MB) dan pada pertemuan kedua mencapai 63,74% (BSH) dan pada siklus II kemampuan anak meningkat dengan lebih baik lagi, yaitu pada pertemuan pertama mencapai rata-rata 71,66% (BSB) dan pada pertemuan kedua rata-rata persentase keberhasilan anak sudah mencapai indikator keberhasilan yang sudah ditetapkan yaitu 89,16% (BSB) atau anak sudah mendapat kategori BSH dan BSB pada semua aspek pengamatan dan penilaian. Dari hasil penelitian yang telah diperoleh dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan mozaik menggunakan limbah serbuk gergaji dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK Cendekia Tungkop Aceh Besar. Disarankan kegiatan mozaik menggunakan limbah serbuk gergaji dapat diterapkan dalam proses pembelajaran guna meningkatkan kemampuan motorik halus anak.Kata Kunci: Motorik Halus, Mozaik, Limbah Serbuk Gergaji
POTRET PENDIDIKAN DALAM MASA PANDEMI: PEMBELAJARAN DI PAUD DAN TK BANDA ACEH Riri Afrilia; Bahrun .; Dina Amalia; Siti Naila Fauzia; Gracia Mandira
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Learning, PandemicThis study aims to photograph education in the future pandemic: learning in PAUD and TK Banda Aceh. This research is qualitative descriptive research with reseach subject of the principal and two teachers at Mon Kuta Kindergarten, FKIP Syiah Kuala University Kindergarten, and Islam Al-Azhar Cairo Kindergarten. Data obtainded through interview techniques and documentation. The result of the study indicate that the learning carried out during the pandemic at Mon Kuta Kindergarten, namely making learning plans, make video recordings for children’s learning, learning that is carried out usig Whatsapp through Whatsapp groups, then evaluate the done after parents send their children’s wprk through the group what is it. TK FKIP Syiah Kuala University the forst teacher made the design learning, providing teaching aids and making videos. Videos created adapted tp the theme, the learning method uses the stroytelling amd questioning method answer via video call. Islami Al-Azhar Cairo Banda Aceh first made meetings and make lesson plns, provide worksheets for children with the media of natural materials around the house. Learning is carried out boldly through the Whatsapp application, the evalution is done after people parents return the worksheets to school also via video call.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan potret pendidikan dalam masa pandemi: pembelajaran di PAUD dan TK Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian kepala sekolah dan dua orang guru di TK Mon Kuta, TK FKIP Universitas Syiah Kuala dan TK Islam AlAzhar Cairo Banda Aceh. Data yang diperoleh melalui teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilaksanakan pada masa pandemi di TK Mon Kuta yaitu membuat rancangan pembelajaran, membuat rekaman video untuk pembelajaran anak, pembelajaran yang dilaksankan menggunakan WhatsApp melalui grup WhatsApp, kemudian evaluasi yang dilakukan yaitu setelah orang tua mengirimkan hasil karya anak melaui grup WhatsApp. TK FKIP Universitas Syiah Kuala pertama guru membuat rancangan pembelajaran, menyiapkan alat peraga dan membuat video. Video yang dibuat disesuaikan dengan tema, metode belajar menggunakan metode bercerita dan Tanya jawab melalui video call. TK Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh pertama membuat rapat dan membuat rancangan pembelajaran, menyediakan worksheet untuk anak dengan media bahan alam yang ada di sekitar rumah. Pembelajaran dilaksanakan secara daring melalui aplikasi WhatsApp, kegiatan evaluasi dilakukan setelah orang tua mengembalikan worksheet ke sekolah juga melalui video call.Kata Kunci: Pembelajaran, Pandemi
POLA ASUH ORANG TUA DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN ANAK USIA 5-6 TAHUN Nadia Shinta; Bahrun .; Rosmiati .; Taat Kurnita Yeniningsih; Khoiriyah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Parenting Pattern, Discipline Character,Early ChildhoodParenting style is the treatment of parents towards children in guiding, directing, nurturing, training which is manifested in the form of discipline, giving examples, compassion, punishment, rewards, and leader ship in the family through words and actions parent. This study aims to determine the parenting applied by parents in form the disciplined character of children aged 5-6 years in Leubang village. Approach used in this study is aqualitative approach with the type of descriptive research. Subjectin In this study 3 mothers who work as coconut peeler workers who have children aged 5-6 years in Leubang village. The object of this research is the parenting style of parents in shaping the character of discipline in children.The data collection techniques used are observations and interviews. The data analysis techniques used in this study are data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed  that the pattern of Parenting applied by parents in shaping the character of discipline in children is more dominant using democratic parenting. R1 and R2 apply democratic parentingin form the character of discipline in children. R1 and R2 give children time freedom inactivities,supervising children's activities, giving rewards when children succeed in do something and not give physical punishment to the child.  R3 applies parenting democratic and in certain situations apply authoritarian parenting. R3 oversees activities what the child does, giving rewards when the child succeeds in doing something, provide physical punishment when a child makes a mistake and limit the child' stimein activity. Abstrak. Pola asuh orang tua merupakan perlakuan orang tua terhadap anak dalam membimbing, mengarahkan, mengasuh, melatih yang terwujud dalam bentuk pendisiplinan, pemberian tauladan, kasih sayang, hukuman, ganjaran, dan kepemimpinan dalam keluarga melalui ucapan-ucapan dan tindakan-tindakan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh yang diterapkan orang tua dalam membentuk karakter disiplin anak usia 5-6 tahun di desa Leubang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini 3 ibu yang berkerja sebagai buruh pengupas kulit kelapa yang memiliki anak usia 5-6 tahun di desa Leubang. Objek dalam penelitian ini adalah pola asuh orang tua dalam membentuk karakter disiplin pada anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola asuh yang diterapkan orang tua dalam membentuk karakter disiplin pada anak lebih dominan menggunakan pola pengasuhan demokratis. R1 dan R2 menerapkan pola asuh demokratis dalam membentuk karakter disiplin pada anak. R1 dan R2 memberi kebebasan waktu kepada anak dalam beraktifitas, mengawasi kegiatan anak, memberikan penghargaan saat anak berhasil dalam melakukan sesuatu dan tidak memberikan hukuman fisik kepada anak. R3 menerapkan pola asuh demokratis dan pada situasi tertentu menerapkan pola asuh otoriter. R3 mengawasi kegiatan yang dilakukan anak, memberikan penghargaan saat anak berhasil dalam melakukan sesuatu, memberikan hukuman fisik ketika anak melakukan kesalahan serta membatasi waktu anak dalam beraktivitas.Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Karakter Disiplin, Anak Usia Dini
POLA ASUH ORANG TUA DALAM KELUARGA MILITER DI KOMPLEK SATUAN RADAR 233 KOTA SABANG Suci Eka Pratiwi; Bahrun .; Siti Naila Fauzia; Sitti Muliya Rizka; Gracia Mandira
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Parenting, Military FamilyThis study aims to explain parenting patterns in military families in the Satrad 233 complex, Sukajaya District, Sabang City. This study used a qualitative approach with 8 parents as the research subject. The data were collected by using observation, interview and documentation techniques. The data analysis technique used was descriptive qualitative which is the disclosure of the data as it is through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that not all military families applied the way of educating in a harsh and authoritarian style. Even though they work as a TNI, in fact, in interacting with their families, they leave military traits and act like fathers in general, namely fathers who are responsible and become examples for their children and wives. There are two types of parenting used by parents in military families, namely democratic and permissive parenting. The results showed that 3 parents in the Radar Unit 233 complex used democratic parenting, in which parents tended to give children the freedom to be creative with good supervision, while 1 other parent applied permissive parenting in which parents often let their children. if you make a mistake and the parents don't set rules for the child so that the child becomes spoiled. The suggestions from the researcher to parents who work as members of the military are expected to be able to maintain a parenting pattern that is considered good and suitable to be applied in the family by always looking at the child's development. Then as parents should apply parenting in accordance with the character of the child. This is because each child has a different character so that the right parenting pattern will form a good child's personality.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pola asuh orang tua dalam keluarga militer di komplek Satrad 233 Kecamatan Sukajaya Kota Sabang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian orang tua sebanyak 8 orang. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif yang merupakan pengungkapan data apa adanya melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua keluarga militer menerapkan cara mendidik dengan gaya yang keras dan otoriter. Walaupun berprofesi sebagai seorang TNI nyatanya dalam berinteraksi dengan keluarga mereka meninggalkan sifat-sifat kemiliteran dan berperan seperti ayah pada umumnya, yaitu ayah yang bertanggung jawab serta menjadi contoh bagi anak dan istrinya. Adapun terdapat dua macam pola asuh yang digunakan orang tua dalam keluarga militer yaitu pola asuh demokratis dan permisif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 orang tua di komplek Satuan Radar 233 menggunakan pola asuh demokratis, yang mana orang tua cenderung memberikan kebebasan pada anak untuk berkreasi dengan pengawasan yang baik, sedangkan 1 orang tua yang lain menerapkan pola asuh permisif yang mana orang tua sering membiarkan anak jika melakukan kesalahan dan orang tua tidak menetapkan aturan terhadap anak sehingga anak menjadi manja. Adapun saran dari peneliti kepada orangtua yang bekerja sebagai anggota militer diharapkan dapat mempertahankan pola pengasuhan yang dianggap baik dan cocok diterapkan didalam keluarga dengan selalu melihat perkembangan anak. Kemudian sebagai orangtua sebaiknya menerapkan pola asuh yang sesuai dengan karakter anak. Hal ini dikarenakan setiap anak memiliki karakter yang berbeda sehingga pola pengasuhan yang tepat akan membentuk kepribadian anak yang baik.Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Keluarga Militer
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE BERMAIN PERAN DI TK IT PERMATA SUNNAH, BANDA ACEH Nadia .; Israwati .; Rahmatun Nessa; Bahrun .; Taat Kurnita Yeniningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Social Emotional, Role Playing, Children Age 5-6 YearsThis research raises the issue of how to improve the social emotional abilities of children aged 5-6 years which is carried out at Permata Sunnah IT Kindergarten, Lamnyong Hamlet, Rukoh Village, Syiah Kuala District, Banda Aceh City? This study aims to determine the improvement of children's social emotional abilities with role playing activities at Permata Sunnah Kindergarten IT. This research uses Classroom Action Research (CAR) with a qualitative descriptive approach. Data was collected by means of observation and performance techniques. The subjects in this study were 12 children aged 5-6 years who attended TK IT Permata Sunnah Banda Aceh. The data analysis technique in this study is a qualitative descriptive technique. The results showed that the role playing method can improve the social emotional abilities of children aged 5-6 years at TKIT Permata Sunnah. This is proven by the results of research that has been carried out in cycle II. The results in the first cycle obtained the ability of children with the criteria of developing as expected (BSH) 6 people and developing very well 3 children. These results still have not reached the criteria for completeness and the second cycle is carried out and there is an increase in children's social emotional abilities, namely children with the ability to begin to develop (MB) 1 child, developing according to expectations (BSH) 3 people and developing very well (BSB) increasing to 8 children. The second cycle has reached the criteria for completeness. It can be concluded that role playing can improve the socio-emotional abilities of children aged 5-6 years in TK IT Permata Sunnah and it can be seen that children are able to share, cooperate, tolerate, and communicate well between peers.Abstrak: Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun yang di lakukan di TK IT Permata Sunnah, Dusun Lamnyong Desa Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan sosial emosional anak dengan kegiatan bermain peran di TK IT Permata Sunnah. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan unjuk kerja. Subjek dalam penelitian ini adalah 12 anak yang berusia 5-6 tahun yang bersekolah di TK IT Permata Sunnah Banda Aceh. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa metode bermain peran dapat meningkatkan kemampuan social emosional anak usia 5-6 tahun di TKIT Permata Sunnah. Hal ini terbukti dengan hasil Penelitian yang telah dilakukan dengan II siklus. Hasil pada siklus I memperoleh kemampuan anak dengan kriteria berkemang sesuai harapan (BSH) 6 orang dan berkembang sangat baik 3 orang anak. Hasil ini masih belum mencapai kriteria ketuntasan dan dilakukan siklus ke II dan terjadi peningkatan kemampuan social emosional anak yaitu anak dengan kemampuan mulai berkembang (MB) 1 orang anak, berkembang sesuai harapan (BSH) 3 orang dan berkembang sangat baik (BSB) bertambah menjadi 8 orang anak. Siklus ke II sudah mencapai kriteria ketuntasan. Dapat di simpulkan dengan bermain peran dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di TK IT Permata Sunnah dan terlihat bahwa anak sudah mampu saling berbagi, bekerjasama, bertoleransi, dan berkomunikasi dengan baik antara teman sebaya. Kata Kunci : Sosial Emosional, Bermain Peran, Anak Usia Dini
POLA ASUH ORANG TUA DALAM MEMBENTUK KARAKTER TANGGUNG JAWAB PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI DESA RUKOH KOTA BANDA ACEH Nazri Munadharah; Israwati .; Rahmi .; Suhartati .; Khoiriyah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Parenting Style, Responsibility Character This study aims to determine and describe the parenting style of parents in building the character of responsibility in children aged 5-6 years in Rukoh, Banda Aceh. This study uses a qualitative approach with the type of field research. Data collection techniques in the form of observation and interviews. The subjects of this study were 4 families (father and mother)  who had children aged 5-6 years. The object of this research is parenting style in building the character of responsibility in children aged 5-6 years in Rukoh, Banda Aceh. The results showed that there are two kinds of parenting applied by parents in shaping the character of responsibility in children, namely authoritarian and democratic parenting. Parents who use authoritarian parenting are R1. Then R2, R3, R4, R5, R6, R7, and R8 apply democratic parenting. The results of this parenting pattern indicate that the character of the child's responsibility is well formed and can be seen from the child's behavior, such as the child being able to do the tasks and homework that has been given, take care of the belongings, return the goods to their original place, respect time, and be responsible for behavior for their own good. This research is expected to provide good benefits for readers, as well as become a relevant reference for other research related to parenting patterns in shaping the character of responsibility in children. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai pola asuh orang tua dalam membentuk karakter tanggung jawab pada anak usia 5-6 tahun di Desa Rukoh Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah 4 keluarga (ayah dan ibu) yang memiliki anak usia 5-6 tahun. Objek penelitian ini adalah pola asuh orang tua dalam membentuk karakter tanggung jawab pada anak usia 5-6 tahun di Desa Rukoh Kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua macam pola asuh yang diterapkan oleh orang tua dalam membentuk karakter tanggung jawab pada anak, yaitu pola asuh otoriter dan demoktaris. Orang tua yang menggunakan pola asuh otoriter yaitu R1. Kemudian R2, R3, R4, R5, R6, R7, dan R8 menerapkan pola asuh demokratis. Hasil dari pola asuh ini menunjukkan bahwa karakter tanggung jawab anak terbentuk dengan baik dan terlihat dari perilaku anak, seperti anak mampu mengerjakan tugas dan pekerjaan rumah yang telah diberikan, menjaga barang yang dimiliki, mengembalikan barang ke tempat semula, menghargai waktu, dan bertanggung jawab atas perilakunya untuk kebaikan diri sendiri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik bagi pembaca, serta menjadi referensi yang relevan bagi penelitian lainnya terkait dengan pola asuh orang tua dalam membentuk karakter tanggung jawab pada anak.Kata kunci: Pola Asuh Orang Tua, Karakter Tanggung Jawab