cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Holistik: Journal For Islamic Social Sciences
ISSN : 25277588     EISSN : 25279556     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Holistik Journal for Islamic Social Sciences is a publication containing the results of research, development, studies and ideas in the field of Islamic social sciences. Firstly published in 2016 and has been listed on PDII LIPI on May 27, 2016, Holistik Journal published twice a year, in July and December. This Journal is open to the public, researchers, academics, practitioners and observers of mathematics education.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2022)" : 5 Documents clear
Manajemen Pemasaran Sekolah Menengah Kejuruan Islamic Center Cirebon Dalam Membangun Brand Image Untuk Meningkatkan Minat Calon Peserta Didik Asep - Kurniawan
Holistik Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v6i1.8352

Abstract

Educational Institution manages education marketing properly in order to attract consumer interest. The aim of this research was to determine education marketing management in building a brand image to increase the interest of prospective students in Vocational Schools Islamic Center Cirebon. The method used in this research was descriptive qualitative method. Data collection techniques were in-depth interviews, in-depth observations and documentation studies. The data analysis techniques were data collection, data reduction, data presentation and data conclusions. It shown that the school implemented a process of planning, implementing, and supervising the school's marketing. In addition, schools also implemented supporting factors and minimized obstacles in building a brand image so that it could attract students' interest.
Membumikan Etika Sosial dan Pemahaman Multikultural Umat Beragama melalui Pendidikan Tinggi Andit Triono
Holistik Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v6i1.6853

Abstract

Ketika mencermati interaksi sosial antarmasyarakat, kita tidak bisa menafikan hadirnya pengaruh bingkai agama sebagai dasar berfikir dan bertindak masyarakat. Tidak jarang benturan antarmasyarakat dengan dalih perbedaan agama dan paham keagamaan memunculkan konflik multisegi sebagai imbas dari globalisasi dan “migrant labour” di mana setiap orang mulai mencari penghidupan di perantauan yang terkadang berbeda secara SARA dengannya. Salah satu kendala yang muncul serta menjadi biang konflik masyarakat majemuk ialah kerendahan pemahaman akan multikulturalisme yang berimbas pada ketidakluasan dan ketidakluesan dalam berfikir dan bertindak, yang pada akhirnya mereduksi etika-etika sosial yang sebenarnya fitrah dari Tuhan. Tulisan ini merupakan studi kepustakaan yang berfokus pada bidang etika dan multikulturalisme dalam dunia pendidikan tinggi yang harus disadari betul baik teori maupun aplikasinya. Oleh sebab itu, tulisan ini mengulas secara kritis tentang konsep pendidikan etika dan multikulturalisme pada para mahasiswa sebagai calon tokoh masa depan agar mampu berlaku secara baik di ruang publik, media sosial, serta keluarga ketika sedang atau telah berproses di perguruan tinggi.
Literasi Digital dan Teknologi Komunikasi Interpersonal (Studi Kasus Penipuan melalui “Kencan Online” di Media Sosial) DESSY KUSHARDIYANTI; Novy Khusnul Khotimah; Ana Humardhiana; Rani Ika Wijayanti; Misbah Binasdevi
Holistik Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v6i1.9405

Abstract

The development of Information Communication Technology (ICT) became the trigger of changes in the process of interpersonal communication. Social Media became one of the platforms that many trigger the development of interpersonal communication process, especially in forming an intimate relationship. "Online Dating" many done by some users of social media to find a life partner or just as a mere entertainment. However, there are many cases of fraud to the threat posed by "online dating" itself. Some perpetrators even use open information from victims to achieve more intimate relationships. Understanding related digital literacy and self disclosure in this case need more deeper and how the application of Social Media Literacy (SML). Understanding of the stages of the process of the formation of interpersonal communication relationships to the intimate stage needs to be done to avoid negative impacts arising from interpersonal communication within the scope of social media.
Upaya Pengentasan Kemiskinan melalui Kewirausahaan Ibu Rumah Tangga Mira Munawaroh; Istiqomah Istiqomah
Holistik Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v6i1.11779

Abstract

Upaya pengentasan kemiskinan adalah hal yang harus dilakukan agar dapat memenuhi kebutuhan dalam bidang ekonomi. Banyak sekali  upaya  yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup agar terpenuhi, salah satunya dengan melakukan kewirausahaan. Kewirausahaan ini dapat dilakukan oleh ibu rumah tangga karena selain mengurus pekerjaan rumah, ibu rumah tangga juga dapat membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Pemasalahannya di lingkungan RT 07 Desa Kulur banyak sekali ibu rumah tangga yang memilki potensi untuk membuka suatu kewirausahaan tetapi ada juga ibu rumah tangga yang sudah memilki potensi namun kurangnya minat dalam membuka suatu usaha. Maka dari itu perlu adanya pemberdayaan untuk ibu rumah tangga yang memilki potensi untuk membuka usaha tetapi masih kurang dalam minat membuka usaha ataupun sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan bakat/ potensi ibu rumah tangga untuk memproleh kebutuhannya dalam bidang ekomoni dan juga sebagai upaya pengentasan kemiskinan di lingkungan RT 07 Desa Kulur. Adapun metode yang dilakukan dalam mengalisis kewiraushaan yang dilakukan ibu rumha tangga di RT 07 Desa Kulur yaitu dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis SWOT (Strengths Weaknesses Opportunities Threats).  Berdasarkan hasil dari analisis tersebut maka peneliti menemukan bahwa ibu rumah tangga di lingkungan RT 07 ini membutuhkan pemberdayaan untuk membuat suatu produksi dengan memanfaatkan potesi/bakat yang dimilki oleh ibu rumah tangga sehingga dapat menumbuhkan minat dalam membuka suatu kewirausahaan. 
Evaluasi Pembelajaran Literasi Informasi Di Madrasah Budi Manfaat; Didin Nurul Rosidin; Hastuti Sari Budiningsih
Holistik Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/holistik.v6i1.12432

Abstract

Rendahnya kemampuan masyarakat dalam menganalisis, mengevaluasi dan menggunakan informasi secara efektif, mengharuskan untuk meninjau kembali dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pembelajaran literasi informasi di madrasah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian evaluatif. Model evaluasi yang digunakan adalah model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, dan Product). Penelitian dilakukan di 14 Madrasah Aliyah yang ada di Jawa Barat. Hasil identifikasi menemukan bahwa sebagian besar guru memiliki konsepsi literasi informasi sebagai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang secara terbatas dipahami sebagai keterampilan komputer pengolah kata dan keterampilan mencari informasi Internet. Hanya sedikit guru yang memiliki konsepsi literasi informasi sebagai penerapan informasi untuk menghasilkan pengetahuan baru, pengembangan pengetahuan dan pemahaman mendalam tentang materi pelajaran melalui penggunaan informasi. Demikian juga konsepsi literasi informasi sebagai pengalaman penelitian, seperti mengumpulkan pengalaman data primer, mengembangkan keterampilan menulis penelitian, dan menawarkan siswa untuk belajar melalui pengalaman. Studi ini juga menemukan adanya kesenjangan antara konsepsi dan praktik penerapannya. Banyak guru melihat perangkat teknologi informasi sebagai alat yang efektif untuk mengelola pembelajaran literasi informasi, tetapi tidak selalu berarti menggunakannya. Beberapa penyebabnya adalah terkait dengan dukungan perangkat, akses, pengetahuan, keterapilan, dan komitmen.

Page 1 of 1 | Total Record : 5