cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Holistik: Journal For Islamic Social Sciences
ISSN : 25277588     EISSN : 25279556     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Holistik Journal for Islamic Social Sciences is a publication containing the results of research, development, studies and ideas in the field of Islamic social sciences. Firstly published in 2016 and has been listed on PDII LIPI on May 27, 2016, Holistik Journal published twice a year, in July and December. This Journal is open to the public, researchers, academics, practitioners and observers of mathematics education.
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
MENCARI AKAR RUJUKAN AJARAN MA’RIFAT SYAIKH NURUDDAROIN PESANTREN “MUKASYAFAH ‘ARIFIN BILLAH” DESA KARANGSARI KECAMATAN WERU KABUPATEN CIREBON Suteja Suteja
Holistik Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.532 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v15i2.328

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan tentang akar-akar rujukan ajaran Ma’rifat SyaikhNuruddaroin di Pesantren Mukasyafah Arifin Billah Desa Karangsari Kec.Weru Kab. Cirebon. Dengan memanfaatkan metode kualitatif dan pendekatansosio-historis, kajian ini melahirkan beberapa temuan. Pertama, MuhammadNuruddaroin bertekad kuat ingin mencari Allah Swt. atas dasar kecintaan dankerinduannya yang teramat dalam ingin bertemu Dia. Pada tanggal 26 Rabi’ulAwwal 1338 H./1919 M. seusai shalat Jumat, tepatnya dari mulai jam dua siangsampai menjelang tiba waktu shalat Ashar, dia mengalami kelenger (fanâ`).Dia meyakini telah mengalami empat tingkatan kematian, yaitu mati abang,mati putih, mati ijo, dan mati ireng. Sejak saat itu, ia merasa telah mencapaimaqam inkisyâf. Ia meyakini peristiwa tersebut sebagai ma’rifah. Namundemikian, dia tidak menganut paham kesatuan hamba dengan Tuhannyaataupun bersemayamnya Tuhan dalam diri manusia. Ia tetap konsisten denganajaran ma’rifah al-Ghazali; kedua, Al-Ghazali membatasi ma’rifatullah kepadakemampuan (karunia)untuk mengenali rahaia dari banyak rahasia Allah, bukanmelhat atau bertemu (musyahadah) Alah di dunia. Dan ketiga, Musyahadahyang, diklaim Muhammad Nuruddaroin tidak terdapat dalam tasawuf al-Ghazali dan betentangan dengan konsep ma’rifat al-Ghazali.Kata Kunci: Tasawuf, Ma’rifat Syaikh Nuruddaroin, Pesantren MukasyafahArifin Billah dan Ma’rifah al-Ghazali.Artikel ini mendeskripsikan tentang akar-akar rujukan ajaran Ma’rifat SyaikhNuruddaroin di Pesantren Mukasyafah Arifin Billah Desa Karangsari Kec.Weru Kab. Cirebon. Dengan memanfaatkan metode kualitatif dan pendekatansosio-historis, kajian ini melahirkan beberapa temuan. Pertama, MuhammadNuruddaroin bertekad kuat ingin mencari Allah Swt. atas dasar kecintaan dankerinduannya yang teramat dalam ingin bertemu Dia. Pada tanggal 26 Rabi’ulAwwal 1338 H./1919 M. seusai shalat Jumat, tepatnya dari mulai jam dua siangsampai menjelang tiba waktu shalat Ashar, dia mengalami kelenger (fanâ`).Dia meyakini telah mengalami empat tingkatan kematian, yaitu mati abang,mati putih, mati ijo, dan mati ireng. Sejak saat itu, ia merasa telah mencapaimaqam inkisyâf. Ia meyakini peristiwa tersebut sebagai ma’rifah. Namundemikian, dia tidak menganut paham kesatuan hamba dengan Tuhannyaataupun bersemayamnya Tuhan dalam diri manusia. Ia tetap konsisten denganajaran ma’rifah al-Ghazali; kedua, Al-Ghazali membatasi ma’rifatullah kepadakemampuan (karunia)untuk mengenali rahaia dari banyak rahasia Allah, bukanmelhat atau bertemu (musyahadah) Alah di dunia. Dan ketiga, Musyahadahyang, diklaim Muhammad Nuruddaroin tidak terdapat dalam tasawuf al-Ghazali dan betentangan dengan konsep ma’rifat al-Ghazali.Kata Kunci: Tasawuf, Ma’rifat Syaikh Nuruddaroin, Pesantren MukasyafahArifin Billah dan Ma’rifah al-Ghazali.Kata Kunci: Tasawuf, Ma’rifat Syaikh Nuruddaroin, Pesantren Mukasyafah Arifin Billah dan Ma’rifah al-Ghazali.
REKONTRUKSI METODE PEMBELAJARAN UNTUK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM YANG ARTIKULATIF DI SEKOLAH DASAR * Muslihudin
Holistik Vol 12, No 1 (2011)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.681 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v12i1.92

Abstract

none
EFEKTIFITAS TEKNIK SELF REGULATION LEARNING DALAM MEREDUKSI TINGKAT KEJENUHAN BELAJAR SISWA DI SMA INSAN CENDEKIA SEKARKEMUNING CIREBON Naeila Rifatil Muna
Holistik Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.295 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v14i2.450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui efektifitas teknik self-regulation learning dalam mereduksi tingkat kejenuhan belajar siswa, terutama di SMA Insan Cendekia Sekar Kemuning Islamic Boarding School Cirebon. Self regulated learning merupakan kemampuan yang dimiliki setiap siswa sebagai dasar kesuksesan belajar, problem solving, transfer belajar, dan kesuksesan akademis secara umum. Self-regulation learning adalah usaha untuk memonitor, meregulasi, dan mengontrol aspek kognisi, motivasi, dan perilaku Ketidakmampuan siswa dalam mengelola self regulation learning akan menimbulkan dampak negatif di antaranya kejenuhan belajar seperti keletihan emosi, depersonalisasi, dan menurunnya keyakinan akademik.Kata Kunci : Efektifitas, Self Regulation Learning, Kejenuhan Belajar.
ARAH PENGEMBANGAN PENDIDIKAN TINGGI DI LINGKUNGAN PESANTREN (Studi Terhadap Pengelolaan Ma’had Aly di PP. Babakan Ciwaringin dan PP. Asembagus Situbondo) Saifuddin Saifuddin
Holistik Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.67 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v14i1.162

Abstract

Institusi pendidikan sebagai institusi yang selalu berkembang seiring dengan denyut nadi perkembangan zaman tampaknya tidak terlepas dari dampak globalisasi ini. Arus globalisasi juga melanda pondok pesantren yang merupakan institusi pendidikan tertua di Indonesia. Namun demikian, pondok pesantren terus berupaya mengikuti dan mengimbangi irama dan alur perkembangan globalisasi. Pendidikan pesantren dapat dikatakan sebagai modal sosial dan bahkan soko guru bagi perkembangan pendidikan nasional di Indonesia. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional Islam untuk mempelajari, memahami, mendalami, menghayati dan mengamalkan ajaran agama Islam dengan menekankan penting moral keagamaan sebagai perilaku sehari-hari. Melihat perkembangan dunia yang begitu cepat, bagi banyak kalangan telah memunculkan respon dan spekulasi yang beragam. Tidak terkecuali bagi umat islam, perubahan-perubahan yang terus muncul belakangan ini di dalamnya menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan manusia, aspek ekonomi hingga aspek nilai-nilai moral.
Islam dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT): Pembahasan Dilema Ayat Pemukulan Istri (An-Nisa, 4: 34) Dalam Kajian Tafsir Indonesia Faqihuddin Abdul Kodir
Holistik Vol 12, No 1 (2011)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.116 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v12i1.80

Abstract

Penelitian ini membahas dilema penafsiran ayat pemukulan istri (an-Nisa,4: 34) yang dihadapi kitab dan buku tafsir Nusantara yang mainstream.Dilema redaksi perintah dalam ayat ini dan perlunya pembatasanpemukulan istri, yang sudah dibahas tafsir-tafsir klasik, masih diulangbegitu saja dalam kitab-kitab dan buku-buku tafsir Nusantara tanpa adaperkembangan tafsir yang signifikan. Khusus mengenai ayat pemukulan ini,tafsir Nusantara yang kontemporer sekalipun, masih tidak beranjak daripendekatan yang oleh Abdullah Said (2006b) disebut sebagai tekstualisatau paling jauh semi-tekstualis. Pendekatan yang masih menempatkanayat secara literal sebagai basis wewenang suami mendidik istri dengancara memukul. Tetapi penelitian ini, dengan pendekatan kontekstualis danmoral-etis, menganilisi dilema penafsiran ayat an-Nisa dalam kitab-kitabtafsir sebagai basis hermeneutis untuk tafsir maqashidy yang menolaksegala bentuk kekerasan terhadap perempuan.
PASCASARJANA IAIN SYEKH NURJATI CIREBON GENEALOGI DAN PENGEMBANGANNYA A. R. Idham Kholid
Holistik Vol 13, No 1 (2012)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.626 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v13i1.118

Abstract

This study aimed to describe the Graduate Program IAIN Sheikh Nurjati Cirebon, the dynamic development of programs and institutions. This study used a qualitative approach, data gathering methods such as depth interviews, observation and document study. Sources of primary data in this study is the program staff, program development documents and institutions of Graduate Program IAIN Sheikh Nurjati Cirebon. Secondary data sources are other documents that are not directly associated with developing Masters IAIN Sheikh Nurjati Cirebon. The results of this study are: 1) Graduate Program IAIN Sheikh Nurjati formally established in 2004 and started college in the academic year 2005/2006. The inauguration was done after efforts include planning (1994), a feasibility study (1998), and cooperation with the Graduate Program IAIN Sunan Gunungjati Bandung and University of Muhammadiah Yogyakarta eshtablished during that time. 2) Scientific program development efforts in the Graduate IAIN Sheikh Nurjati Cirebon which include facilitation lecturer in post-doctoral programs, short courses to some countries, training of students, providing lecturers from outside the campus, and the cooperation with other Graduate Program agencies. 3) Institutional development efforts through enhancing the proposal and plans the status of IAIN to UIN Sheikh Sheikh Nurjati Cirebon and establishing Doctoral Program (S3).
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MAHASISWA JURUSAN PGMI MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIPEL INTELLIGENSI PADA MATA KULIAH MATEMATIKA 2 Widodo Winarso
Holistik Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.286 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v15i1.435

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan tentang kemampuan pemecahanmasalah matematika melalui penerapan pembelajaran multipelintellegensi. Artikl ini diangkat dari hasil riset untuk mengetahuikecendrungan kecerdasan yang dimiliki dalam menganalisisperbedaan antara kemampuan pemecahan masalah matematika berbasis multipel intelligensi. Obyek kajiannya adalah mahasiswa Jurusan PGMI Fakultas Tarbiyah IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada mata kuliah matematika. Dengan metode kuantitatif, kajian ini setidaknya menemukan beberapa kesimpulan, (1) kemampuan pemecahan masalah matematika melalui penerapan pembelajaran berbasis multipel intellegensi tergolong cukup baik dengan besar pencapain skor rata-rata 76,78; (2) Kecendrungan kecerdasan yangdimiliki terdapat 3 dominasi terbesar yaitu kecerdasan logikalmatematis, kecerdasan interpersonal, dankecerdasan naturalis; (3) Terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematika yang melalui pembelajaran berbasis multipel intelligensi dengan yang tidak melalui pembelajaran berbasis multipel intelligensi berdasarkan hasil uji paired samples test tersebut, diperoleh nilai signifikansi sebesar0,000 (<0,05); dan (4) Adapun pengaruh penerapan pembelajaranmatematika berbasis multiple inteligensi terhadap kemampuanpemecahan masalah matematika pada taraf signifikasi α = 5 %diperoleh t hitung = 4.870 dan t= 1.710. hal ini menunjukkanthitung ' ttabeltabel. Pada uji kelinieran regresi diperoleh nilai signifikan0,00 (<0,05) maka ada pengaruh yang signifikan antara penerapanpembelajaran matematika berbasis multiple inteligensi terhadap pemecahan masalaha matematika mahasiswa jurusan PGMIFakultas Tarbiyah IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
LIVING HADITS: FENOMENA BEKAM DI PESANTREN ERETAN INDRAMAYU Umayah Umayah
Holistik Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.63 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v15i2.333

Abstract

Dengan menggunakan pendekatan kualitatif penulis menemukan data yaitu bahwa bekam menurut masyarakat pesantren Darussalam Eretan Indramayu yaitu; pertama, termasuk sunnah Rasul saw., kedua, khijamah adalah suatu bentuk pengobatan menggunakan benda tajam untuk mengeluarkan darah dengan alat seperti cup, tanduk, gelas dan lain sebagainya. Sedangkan alasan adanya pelatihan bekam di pesantren Darussalam Eretan Indramayu yaitudi antaranya; 1) Menanamkan perbuatan nabi kepada santri, 2) Mempermudah para santri untuk berobat, 3) Tidak perlu ke dokter, 4) Tidak perlu membeli obat-obatan kimia, 5) Memberi keahlian pada diri santri untuk bisa mengobati diri dan orang lain, 6) Membekali santri mengobati ala nabi untuk dirinya, keluarganya dan masyarakatnya, 7) Santri bisa menjadi agen perubahan, 8) Sebagai media dakwah dan 9) Santri sehat secara Islami. Adapun praktek bekam di pesantren Darussalam Eretan di antarnya; 1) Pembekam harus punya wudlu lalu shalat hajat dua raka’at minta sama Allah swt., kemudian dipegang orang yang mau dibekam, ditanya namanya dan bin nya, dibacakan al-Fatikhah serta ayat kursi 3 kali supaya syaitan yang ada di dalam darah keluar/kabur, setelah itu ditiup, 2) Oleskan minyak zaitun pada bagian tubuh yang ingin dibekam, atau minyak apa saja, gunanya supaya ketika keluar darah dari area yang dibekam tidak nempel di kulit dan bisa hilang supaya tidak sakit, 3) Sedot dengan cup yang tersedia, 4) Setelah merah, buka dan lukai dengan jarum yang tersedia, 5)Sedot lagi dengan cup, 6) Darah akan keluar sedikit-sedikit, 7) Kalau darah sudah banyak atau sudah keluar (tidak ada butiran yang keluar), lepas cup dengan dikelilingi tisu agar darah tidak berceceran, bersihkan darah yang keluar serta bersihkan juga cup-nya, 8) Setelah selesai diulangi lagi sampai tidak keluar lagi darahnya, 9) Kalau sudah tidak keluar lepas, dan bersihkan, dan 10) Oles bagian tersebut dengan minyak zaitun. Setelah dibekam pasien merasa ringan tubuhnya. Dan dokter menyarankan sebelum dibekam pasien harus puasa terlebih dahulu sebagaimana sebelum operasi. Kata Kunci: Living Hadis, Bekam dan Pesantren Darussalam Indramayu.
PENAfSIRAN AYAT-AYAT EKONOMI DALAM AL-QUR’AN (Mengungkap Makna Bai’ Dan Tijarah Dalam Al-Qur’an) ACHMAD LUTFI
Holistik Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.961 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v12i2.97

Abstract

Salah satu bentuk kegiatan perekonomian yang dilakukan oleh manusia adalah perdagangan. Dapat dikatakan bahwa perdagangan merupakankegiatan paling tua yang dilakukan oleh manusia dalam mencukupikebutuhan hidupnya. Aktivitas perdagangan merupakan kegiatan yangtidak asing bagi umat Islam. Bahkan jauh sebelum Islam lahir, kegiatanperdagangan telah maju pesat di kalangan orang-orang Arab pra-Islam.Karena salah satu aspek penting perekonomian masyarakat Arab praIslamadalah perdagangan.Mereka telah lama mengenal perdagangan bukan saja dengan sesama Arab,tetapi juga dengannon-Arab. Bahkan Mekah waktu itu merupakan pusat perdagangan dan perbelanjaan internasional yang besar, dan Islam lahir di miliu perdagangan Mekah. Begitu lekatnya Islam dengan aktivitas perdagangan, banyak narasi ayat-ayat al-Qur’an seakan ditujukan kepada para kaum pedagang. Sebagaimana W. Montgomery Watt mendeskripsikan: “kenyataan bahwa al-Qur’an pertama-tama ditujukan kepada kaum pedagang tercermin dalam bahasa dan gagasannya”. Lebih spesifik, pengungkapan perdagangan dalam al-Qur’an dapat ditemui melalui lafadz bai’ dan tijarah. Dalam tulisan berikut ini dipaparkan penelaahan secara tematis terhadap lafadz bai’ dan tijarah berikut derivasinya, yang dianalisis dengan menggunakan teori makkiyyah dan madaniyyah yang digagas oleh Thedore Nöldeke dan dikaji secara hermeneutis.Kata kunci: Perekonomian, Al-Qur’an, Bai’, Tijarah
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN STATISTIK DASAR DENGAN METODE PRAKTIKUM BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI DI JURUSAN TADRIS ILMU PENGETAHUAN SOSIAL IAIN SYEKH NURJATI CIREBON Nurizzati, Yetti
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.245 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v1i1.673

Abstract

In a process of research, which is still the fundamental problem is the lack of knowledge of students on the statistics. Likewise, the students of Department of Tadris IPS IAIN Syekh Nurjati Cirebon. They consider the statistics is the science that is difficult to learn because of the complexity of the figures contained in it. Incomprehension students to statistics often bring negative character. Like telling other people to do the work, do not do the job thoroughly, cheating during exams, and asked for ease of value by the lecturer. As a result, not a few of them are low-value statistics even repeat. Many of those who avoid quantitative research because the necessary statistical tests on it. Therefore, researchers interested in improving student understanding of the material descriptive statistics through practical methods based Islamic character education, as well as assessing how much the effectiveness of the use of such methods. Islamic character is embedded in the student is trying hard, fair, thorough, logical thinking, and resignation. This study uses a quantitative approach to research that compares learning outcomes (test 1 and 2) using lab-based Islamic character education. The samples are all students of third semester Class C Department of Tadris IPS, IAIN Syekh Nurjati Cirebon academic year 2015/2016 amounted to 35 people. The research instrument used is a matter of the test contains 10 questions about the description numbered. Before use, test questions have been tested validity and reliability value with all items about the results valid and reliable. The data analysis technique used is descriptive statistics, one sample t test, t test paired two sample groups, and the paired Wilcoxon test. Based on the research results, obtained by the average value of test 1 and 2 are 91.57 and 96 with learning completeness percentage of test 1 and 2 amounted to 94.29% and 100%. Increased student's understanding of the results of both tests are significant at the 5% error level. It has been tested using one sample t test, t test paired two sample groups, and the paired Wilcoxon test. This results in the third test p value < α ie 0.000; 0.001 and 0.003 of which are smaller than 0.05.Keyword: effectiveness, basic statistics, methods practicum, an Islamic character educationDalam suatu proses penelitian, yang masih menjadi problema mendasar adalah kurangnya pengetahuan mahasiswa terhadap statistika. Demikian juga dengan mahasiswa Jurusan Tadris IPS IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Mereka menganggap statistika adalah ilmu yang sukar dipelajari karena rumitnya angka-angka yang terdapat di dalamnya. Ketidakpahaman mahasiswa terhadap statistika seringkali memunculkan karakter negatif. Seperti menyuruh orang lain untuk mengerjakan tugas, mengerjakan tugas dengan tidak teliti, mencontek saat ujian, dan meminta kemudahan nilai oleh dosen. Akibatnya, tak sedikit diantara mereka yang nilai statistiknya rendah bahkan mengulang. Banyak diantara mereka yang menghindari penelitian kuantitatif karena diperlukan uji statistik di dalamnya. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang materi statistik deskriptif melalui metode praktikum berbasis pendidikan karakter islami, serta mengkaji seberapa besar efektivitas penggunaan metode tersebut. Karakter Islami yang ditanamkan pada mahasiswa adalah berusaha keras, jujur, teliti, berpikir logis, dan bertawakkal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparasional yaitu penelitian yang membandingkan hasil belajar (test 1 dan 2) dengan menggunakan metode praktikum berbasis pendidikan karakter islami. Sampelnya adalah seluruh mahasiswa semester III Kelas C Jurusan Tadris IPS, IAIN Syekh Nurjati Cirebon Tahun akademik 2015/2016 berjumlah 35 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal test berisi soal uraian berjumlah 10 soal. Sebelum digunakan, soal test ini diuji nilai validitisan dan reliabilitasannya dengan hasil seluruh item soal valid dan reliabel. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, uji t satu sampel, uji t dua kelompok sampel berpasangan, dan uji wilcoxon data berpasangan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata test 1 dan 2 adalah 91,57 dan 96 dengan prosentase ketuntasan belajar test 1 dan 2 sebesar 94,29% dan 100%. Peningkatan pemahaman mahasiswa dari hasil kedua test adalah signifikan pada taraf kesalahan 5%. Hal ini telah diuji menggunakan uji t satu sampel, uji t dua kelompok sampel berpasangan, dan uji wilcoxon data berpasangan. Ketiga uji ini menghasilkan nilai pv < α yaitu 0,000; 0,001 dan 0,003 yang semuanya lebih kecil dari 0,05. Kata Kunci : efektivitas, statistik dasar, metode praktikum, pendidikan karakter islami

Page 5 of 15 | Total Record : 149