cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Holistik: Journal For Islamic Social Sciences
ISSN : 25277588     EISSN : 25279556     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Holistik Journal for Islamic Social Sciences is a publication containing the results of research, development, studies and ideas in the field of Islamic social sciences. Firstly published in 2016 and has been listed on PDII LIPI on May 27, 2016, Holistik Journal published twice a year, in July and December. This Journal is open to the public, researchers, academics, practitioners and observers of mathematics education.
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
STUDI ILMU MA’ANI (STYLISTIC) TERHADAP AYAT-AYAT SURAT YASIN SOPWAN MULYAWAN
Holistik Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.304 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v12i2.96

Abstract

Al-qur’an sebagai mu’jizat terakhir yang diperuntukan semua manusia di atasbumi ini syarat dengan susunan tuturan kebahasaan yang sangat tinggi, baikdari segi sastera maupun isinya. Dari alqur’an ini melahirkan berbagai disiplinilmu, baik ilmu agama, sosial,politik, maupun kebahasaan dan lain-lain. Dari aspek kebahasaan terlahir Ilmu Nahu (Gramatikal), Sharaf (Morfologi), Balaghah (Bayan, Ma’ani, Badi’), Rosam(ilmu penulisan), ‘Arudh, Qowafi, Qardh Syi’r, Insya, Khitabah, Tarikh Adab dan Matan Lughah. Ilmu ma’ani adalah satu disiplin ilmu dari tiga belas disiplin ilmu yang dikatagorikansebagai ilmu-ilmu bahasa arab. Ilmu-ilmu ini berfungsi sebagai alat untukmenafsirkan al-Qur’an. Keterkaitan ilmu ma’ani dengan al-Qur’an ini, penelitimemfokuskan kajiannya pada studi ilmu ma’ani terhadap surat-surat yasin.Fokus masalah yang dikaji dalam penelitian ini terdapat tiga focus yaitumenemukan uslub-uslub (Style) yang terdapat dalam ayat-ayat surat Yasin ditinjau dari ilmu ma’ani, tingkat keseringan uslub yang digunakan dalam surat Yasin dan tujuan konteks uslub dari setiap ayat surat Yasin ditinjau dari ilmu ma’ani. Pendekatan atau metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan analisa konten analitktik dengan menggunakan Ilmu Ma’ani dan Ilmu Nahu sebagai media analisa. Dan penelitian ini dibatasi pada pokok-pokok kajian amar, Nahyu, Istifham, Tamanni, Nida, Qashr, Fashl dan Washl, Ijaz, Ithnab, dan Musawat. Kesimpulan penelitian ini bahwa uslub-uslub dan tingkat keseringan yang digunakan dalam surat Yasin Kalam Khabari dengan tingkat keseringan sebanyak 39 uslub yang terdiri dari Ibtidaiy sebanyak 19 uslub, Thalabi atau Taraddud sebanyak 7 uslub dan Inkari sebanyak 13 uslub; Kalam Insyai dengan tingkat keseringan sebanyak 32 uslub yang terdiri dari Ghair Thalabi sebanyak 4 uslub; Thalabi sebanyak 28 uslub yang terdiri dari Amar sebanyak 10 uslub, Nahyu sebanyak 2 uslub, Istifham sebanyak 17 uslub,Tamanni sebanyak 6 uslub, Nida sebanyak 3 uslub; Qashar sebanyak 11 uslub yang terdiri dari Haqiqi sebanyak 6 uslub, Idhafi sebanyak 5 uslub; Washal antar ayat dengan و‘athaf sebanyak 33 uslub; Washal antar ayat tanpa و ‘athaf sebanyak 50 uslub yang dikelompokan menjadi 17 kelompok yang berkaitan dengan washal; Ijaz sebanyak 23 uslub yang terdiri dari Ijaz Qashar sebanyak 11 uslub,Ijaz Hadzfi sebanyak 12 uslub; Ithnab sebanyak 21 uslub; Musawat sebanyak 5 uslub. Tujuan konteks ayat yang dikandung dalam setiap uslub terdiri dari Menyamarkan sesuatu kepada selain pendengarnya; Janji Allah; Memperteguh hati mukhatab; Perintah kepada mukhathab untuk memberi peringatan; Celaan, ancaman, hinaan, dan ejekan terhadap orang-orang Quraisy yang tidak beriman; Memberi nasehat dan bimbingan kepada mukhathab (Nabi); Keingkaran dan ancaman, celaan, ejekan orang musyrik Quraisy atas risalah Nabi; Dorongan untuk berbuat; Penyesalan orang musyrik Quraisy; Meminta pengakuan; Kebolehan; Harapan; Menjelaskan kekuasaan Allah; Kesamaan keadaan orang-orang kafir; Pujian dan ucapan selamat; Perintah beribadat kepada Allah; Menunjukan keagungan Allah; Melemahkan orang munafik; Bertujuan membentuk sesuatu; dan Penolakan atas sistem keyakinan orang musyrik dan orang munafik Quraisy dan pensucian Allah dari keyakinan mereka.
MODEL GUIDED INQUIRY BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH DALAM PEMBELAJARAN IPA BIOLOGI SISWA SMP Noviar, Dian; Madinah, Siti
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.528 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v1i1.672

Abstract

Implementasi pembelajaran IPA Biologi di SMP masih sebatas  penyampaian materi oleh guru dan penekanan penguasaan materi (kognitif) terhadap siswa. Penggunaan Model Direct Instruction yang masih mendominasi di kelas kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat langsung dalam pembelajaran, sehingga berdampak pada hasil belajar yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar IPA Biologi siswa kelas VII pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor ditinjau dari penerapan Model Guided Inquiry berbasis Scientific Approach. Penelitian ini termasuk penelitian quasi experiment dengan design Nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VII SMPN 14 Yogyakarta T.A. 2014/2015. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang diambil dengan teknik purposive sampling, yaitu kelas VII A (kelas eksperimen), dan kelas VII B (kelas kontrol). Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan observasi. Analisis data hasil belajar siswa pada aspek kognitif menggunakan Independent Samples t-test, aspek afektif dan psikomotor menggunakan uji Mann Whitney U Test. Hasil belajar IPA Biologi pada kelas kontrol dan kelas eksperimen signifikan rata-rata berbeda untuk aspek kognitif, afektif, dan psikomotor ditunjukan dengan p < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPA Biologi pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor signifikan rata-rata berbeda ditinjau dari penerpan Model Guided Inquiry berbasis Scientific Approach. Kata Kunci: Guided Inquiry, Scientific Approach, Ekosistem, Hasil Belajar
PENGARUH KEPEMIMPINAN KYAI TERHADAP KECERDASAN EMOSI SANTRI DI PONDOK PESANTREN KEBON JAMBU BABAKAN CIWARINGIN CIREBON Muzaki Muzaki
Holistik Vol 14, No 1 (2013)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.486 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v14i1.188

Abstract

Banyak orang telah mengenal bahwa kyai merupakan seorang panutan masyarakat dengan berbagai kelebihan baik pengetahuan tentang Islam, dalam hal kerohanian dan juga kharismatik bahkan dikeramatkan. Lebih-lebih Kyai yang memegang sebuah pondok pesantren, hal ini sangat menarik untuk dikaji lebih dalam. Pimpinan pondok pesantren merupakan motor penggerak penentu arah kebijakan sebuah pesantren yang akan menentukan bagaimana tujuan-tujuan pondok pesantren dan pendidikan pada umumnya direalisasikan. Sehingga begitu perlu kepemimpinan sang Kyai terdhadap kecerdasan emosi santri di Pondok Pesantren.
PRAKTIKUM PROYEK EKOLOGI BERBASIS KONDISI EKOBIOLOGIS LOKAL DALAM MENINGKATKAN LITERASI LINGKUNGAN DAN TINDAKAN KONSERVASI MAHASISWA DJOHAR MAKNUN
Holistik Vol 12, No 2 (2011)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.431 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v12i2.85

Abstract

NONE
PERAN KH. ANAS SEBAGAI MUQODDAM TIJANIYAH DALAM ASPEK POLITIK, SOSIOEKONOMI DAN KEAGAMAAN DI PESANTREN AL-ISHLAH SIDAMULYA ASTANA JAPURA CIREBON (1883-1947) Aah Syafaah
Holistik Vol 13, No 2 (2012)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.969 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v13i2.140

Abstract

Penelitian ini fokus pada sosok seorang Kiai Buntet dan muqoddam thoriqoh mu’tabaroh Tijaniyah, yang bernama kyai Anas Abdul Jamil. Kyai Anas adalah adik dari kyai Abbas Buntet. Sejarah kyai anas mengilutrasikan kepada kita bahwa ia tidak hanya sebagai sosok pemimpin keagamaan, tetapi juga seorang pemimpin yang gigih memperjuangkan kepentingan (sosial dan ekonomi) umat Islam waktu itu, terutama dalam konteks perlawanan melawan penjajahan Belanda guna kesejahteraan umat waktu itu. Sejarah kiai Anas ini menggambarkan kepada kita bahwa peran seorang kiai itu tidak bisa terlepas dari permasalahan yang sedang dihadapi umatnya. Dengan kata lain, permasalahan sosio-ekonomi umat adalah juga permasalahan keberagamaan karena pada hakekatnya agama tidak terlepas dari kepentingan kesejahteraan umat.
PEMAHAMAN SOSIAL TRANSFORMATIF Fuad Faizi
Holistik Vol 13, No 2 (2012)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.662 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v13i2.115

Abstract

Pengantar Editorial
ANALISIS TINDAK TUTUR BUYA YAHYA DALAM INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR DI PESANTREN ALBAHJAH CIREBON SYIBLI MAUFUR
Holistik Vol 14, No 2 (2013)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.377 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v14i2.443

Abstract

Tindak tutur merupakan analisis pragmatik, yaitu cabang ilmu bahasa yang mengkaji bahasa dari aspek pemakaian aktualnya. Tindak tutur akan mengaitkan makna dengan siapa berbicara kepada siapa, di mana, bilamana, bagaimana. Tindak tutur merupakan entitas yang bersifat sentral di dalam pragmatik dan juga merupakan dasar bagi analisis topik-topik lain di bidang ini seperti praanggapan, perikutan, implikatur percakapan, prinsip kerjasama dan prinsip kesantunan. Penelitian ini berawal dari pemikiran bahwa bahasa tutur cukup berpengaruh terhadap audien yang mendengarkannya. Maka tidak heran bahwa tindak tutur adalah aspek penting dalam mempelajari suatu kehidupan dan kebudayaan masyarakat.
Budaya Organisasi Pesantren dalam Pengembangan Wirausaha Santri di Pesantren Wirausaha Lan Taburo Kota Cirebon Sri Rokhlinasari
Holistik Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.936 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v15i2.344

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang budaya organisasi pesantren lantaburo dalam pengembangan wirausaha santri. Dengan menggunakan metode kualitatif-interpretif, kajian ini menemukan tiga kesimpulan. Pertama, budaya organisasi membantu dalam mengefektifkan organisasi yang pada gilirannya akan mempercepat pengembangan organisasi ke tingkat yang diinginkan. Budaya organisasi pesantren wirausaha lan taburo terbentuk dimulai dari filsafat pendiri pesantren, kriteria seleksi input, peran pimpinan pesantren dan sosialisasi; kedua, bangunan budaya organisasi pesantren didasarkan pada keyakinan dasar, yaitu setiap diri anggota pesantren wirausaha lantaburo terdapat suatu keyakinan dasar bahwa jika “bergerak” maka akan sukses, dengan mengikuti etos kerja Islam menurut ayat Al-Quran. Nilai-nilai budaya organisasi juga dipengaruhi pendiri/pimpinan yang dapat dirasakan oleh anggota organisasi, nilai-nilai itu disampaikan secara lisan dan melalui perilaku, namun belum tertulis; dan ketiga, karakter budaya organisasi pesantren cukup kuat ditandai adanya loyalitas bersama, organisasi memberi perhatian besar pada pengembangan orang-orangnya serta sangat mementingkan kohesivitas dan semangat kerja, budaya organisasi dengan jiwa entrepreneur dan kreatif.Kata Kunci: Budaya Organisasi, Pesantren Wirausaha, Kewirausahaan dan Interpretif.
DIALEKTIKA ISLAM DAN BUDAYA SUNDA (STUDI TENTANG SISTEM KEPERCAYAAN DAN PRAKTIK ADAT PADA KOMUNITAS MASYARAKAT DI DESA NUNUK BARUKECAMATAN MAJA KABUPATEN MAJALENGKA JAWA BARAT) Ahmad Ripa&#039;i
Holistik Vol 13, No 2 (2012)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.072 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v13i2.105

Abstract

Di Indonesia, masuknya Islam tidak terlepas dari budaya lokal yang mewarnainya. Kecenderungan-kecenderungan semacam ini telah terjadi di berbagai daerah di Nusantara (seperti di Jawa). Di tatar Sunda, hal semacam itu juga terjadi di komunitas Masyarakat desa Nunuk Baru Kecamatan Maja Kabupaten Majelengka. Dalam praktek kehidupan sehari-harinya, mereka kerap kali melaksanakan amalan-amalan yang bersandar pada ajaran leluhur Sunda, yang masyarakat lain mungkin menganggapnya sebagai perbuatan syirik, bid’ah dan sesat. Setelah diteliti secara mendalam, ternyata apa yang mereka praktekkan dalam kehidupan keberagamaan itu merupakan suatu bentuk pembebasan atas keterpinggiran mereka dalam kehidupan sosial, budaya, ekonomi dan politik yang selama ini mereka rasakan.
PENGARUH QUALITY OF WORK LIFE TERHADAP KEPUASAN KERJA DOSEN Wahyuningsih, Nining
Holistik: Journal for Islamic Social Sciences Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.261 KB) | DOI: 10.24235/holistik.v1i1.677

Abstract

One of the problems facing the organization is the low quality of human resources. Number of human resources greater if properly empowered and effectively will give an advantage in achieving organizational goals. Organizational goals will be achieved when employees merndapat satisfaction in work. In creating human resources capable of competing on the rapid changes in the human resources needs to be fostered by the Quality of Work Life. Quality. Components of the Quality of Life work consists of participation of employees, career development, conflict resolution, communication, health, safety, health, work environment, adequate compensation and a sense of pride. Job satisfaction is the general attitude of workers who assess the difference between the amount that should he get by the number obtained. Formulation of the problem in this research are: 1) is there any influence of Quality of Work Life on job satisfaction Lecturer at the Faculty of Sharia and Islamic Economics IAIN Sheikh Nurjati Cirebon.2) What Factors Quality of Work Life the dominant influence on job satisfaction Lecturer at the Faculty of Sharia Economic and Islam IAIN Sheikh Nurjati Cirebon. The data used is data Quantitative and methods of research using descriptive method. Data collection techniques in this study using a standard scale questionnaire using Likert scale. Test Multiple Linear Regression Y = 35.654 + 0.751 X2 + 0,926X6 variables that most affect job satisfaction lecturers are working environment with a coefficient of 0.926, the second variable that affects job satisfaction is career development with a coefficient of 0.751 Adjusted R Square figures or coefficient of determination of 0.421 means a variation of job satisfaction can be explained by the variable QWL From ANOVA or F test, obtained F count was 16.295 with a significance level of 0.000 for 0.000 probability less than 0.05, the regression model can be used to predict job satisfaction or work environment and development career together Lecturer effect on job satisfaction. Keywords: Quality of Work Life, Job Satisfaction 

Page 4 of 15 | Total Record : 149