cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari\'ah
ISSN : 23031573     EISSN : 25273876     DOI : -
Core Subject : Economy,
Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah is a peer-reviewed journal published by the Department of Islamic Banking Syariah Faculty of Islamic Economics of IAIN Syekh Nurjati Cirebon. The journal publishes papers in the field of accounting and finance that give significant contribution to the development of economic and sharia banking profession in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2019)" : 11 Documents clear
The Effect of BMT Management On Performance To Distribute Productive Financing In Small Business Sectors In Cirebon Abdul Aziz
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.328 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v11i1.3957

Abstract

The rising of the sharia cooperative performance as the objective of sharia cooperative management that required for the improvement of financing productive distribution and empowerment of small business trade sector. The fundamental problems faced by the small business trade sector in Indonesia are the lack of access to capital sources and the weak the role of financial institutions services. Microfinance institutions which be expected tend to more dominant in consumptive financing rather than productive financing. While sharia microfinance institutions do not act optimally. Not yet know how the contribution of the sharia cooperative management in development sharia cooperative performance and its effect in increasing productive financing distribution to empower small business trade sector in Cirebon City and Regency. This study used the explanatory method to explain the causal relationships in the model of empowerment of small business trade sector through hypothesis testing. Data compiled in the form of cross-sectional between a unit of analysis in Cirebon City and Regency. The research model is formulated as a recursive model an analyzed using path analysis. The finding of the study was: (1) the good management governance of funding, membership and financing had significant in increasing sharia cooperative performance. And management of membership proven ineffective and very means in enacting excellence sharia cooperative performance. (2) the sharia cooperative performance has dramatized the increase means, but not yet effective on sharia cooperative performance in financing distribution of Murabaha. (3) the financing distribution of Musyarakah by sharia cooperative performance had a significant effect. (4) the existence sharia cooperative performance very helpful for small business trade sector, mainly in productive financing distribution (Murabahah and Musyarakah).
Pemanfaatan Zakat Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Umat Nurlinda - Nurlinda; Muhammad - Zuhirsyan
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.61 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v11i1.4227

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis akuntabilitas Lembaga Pendidikan Islam di Kota Medan dalam pengungkapan zakat, infak/sedekah, serta untuk mengetahui potensi zakat, infak/sedekah yang dapat dikumpulkan oleh Lembaga Pendidikan Islam di Kota Medan dan juga pemberdayaan dan pendayagunaan zakat, infak/sedekah dalam rangka peningkatan kesejahteraan umat. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif.  Teknik pengambilan sampel menggunakan random samping. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Metode Pengumpulan data menggunakan kuisioner, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan menggunakan deskriptif statistic menggunakan uji regresi linier sederhana. Data kuisioner yang dikumpulkan  untuk menjawab pengaruh  Pendayagunaan zakat terhadap peningkatan kesejahteraan umat. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan pendayagunaan zakat terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Temuan lain menemukan bahwa penyaluran ZIS produktif berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dibandingkan penyaluran ZIS yang bersifat konsumtif. Hasil perhitungan atas tanggapan responden menunjukkan bahwa penyaluran ZIS produktif juga harus diimbangi dengan pemberilan pelatihan yang memadai untuk kegiatan usaha yang muzakki jalankan
Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Jamur Tiram Di Kabupaten Purbalingga Eneng Mia Saptarini; Lilis Siti Badriah; Istiqomah Istiqomah
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.079 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v11i1.4178

Abstract

 ABSTRACT This study aims to analyze the income received by farmers and to measure the marketing efficiency of oyster mushroom in Purbalingga Regency. It used survey method with primary data collected through questionnaire-based interviews. The sample consists of 22 farmers using census and 24 intermediary traders obtained by snowball sampling. Data analysis techniques used in this study are income analysis, marketing margin, farmer's share, marketing costs, marketing profit and marketing efficiency. The results show that there are three marketing channels for oyster mushroom in Purbalingga: channel I (farmers ─ consumers), channel II (farmers ─ village collectors  ─ retailers ─ consumers), and channel III (farmers ─ village collectors ─ wholesalers ─  processor ─ consumers). The results show that the marketing of oyster mushrooms in Purbalingga Regency has not been efficient. The study also indicates that the shorter the marketing channel, the greater the farmer's share. Therefore farmers and the local government should take efforts to shorten the marketing channel. Keywords: revenue, marketing channels, marketing margin, farmer's share, marketing costs, marketing profit, and marketing efficiency
Cover Vol 11, No 1 (2019) Jurnal Al Amwal
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.963 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v11i1.5544

Abstract

KATA PENGANTAR  Asslamu’alaikum, wr.wb. Puji syukur kehadirat Allah SWT. kami ucapkan atas tersusunnya Al-Amwal Jurnal Penelitian Ekonomi dan Perbankan Syariah Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Syari’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon edisi Januari-Juni 2019 Vol. 11 No.1.Penyusunan beberapa artikel ini dilandasi dengan semangat untuk membumikan sekaligus membangun pemahaman tentang penelitian ekonomi dan perbankan syari’ah kepada masyarakat Indonesia terkait dengan perkembangan ekonomi dan perbankan syari’ah yang begitu pesat, sehingga menumbuhkan kesadaran, rasa memiliki dan keinginan masyarakat untuk terus ikut serta dalam memajukan ekonomi syari’ah di Indonesia.Dengan tersusunya Al-Amwal Jurnal Penelitian Ekonomi dan Perbankan Syariah edisi Januari-Juni 2019 Vol. 11 No.1 ini, semoga dapat memberikan manfaat dan memperluas ke-ekonomi syari’ah-an. Demi peningkatan kualitas Jurnal Al-Amwal, kritik dan saran yang konstruktif sangat kami harapkan sebagai upaya perbaikan dan pembaharuan.Ucapan terimakasih kami sampaikan pada para dosen dan akademisi yang telah mengirimkan tulisannya dan berkenan menjalin kerja sama dalam menerbitkan naskah Jurnal Al-Amwal  ini. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada segenap jajaran redaktur Jurnal Al-Amwal atas dedikasi dan kerja samanya dalam upaya mewujudkan penerbitan Al-Amwal  Jurnal Penelitian Ekonomi dan Perbankan Syariah edisi Januari-Juni 2019 Vol. 11 No.1. Wassalamu’alaikum, wr.wb.                                                                            Cirebon, Juni 2019                                                                       Redaktur,                                                                         Dr. Layaman, S.E., M.Si
Analisis Du Pont Syistem Dalam Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Surono Surono; Mohammad Taufik Aziz; Istiqomah Nur Fitriyah
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (979.288 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v11i1.4225

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan semen yang terdaftar di BEI periode 2014-2017 yang diukur dengan metode analisis DuPont System. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Teknik pemilihan sampel menggunakan Purposive Sampling Method. Hasil penelitian ini menunjukkan perusahaan yang memiliki kinerja keuangan terbaik di tahun 2014 ialah PT. Semen Indonesia (Persero), Tbk dan PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk memiliki kinerja keuangan terbaik di tahun 2015-2017, sedangkan perusahaan yang memiliki kinerja keuangan terburuk selama empat tahun periode penelitian ialah PT. Holcim Indonesia (persero), Tbk. Dan berdasarkan pergerakan kurva Trend Analisis, kinerja keuangan perusahaan semen dengan menggunakan metode Dupont System seluruhnya menunjukkan pergerakan yang menurun.Kata kunci : Trend Analisis, DuPont System, Kinerja KeuanganAbstractThe purpose of this study was to determine the financial performance of cement companies listed on the Stock Exchange for the period 2014-2017 as measured by the DuPont System analysis method. The data used in this research is secondary data. The sample selection technique uses Purposive Sampling Method. The results of this study indicate that the company that has the best financial performance in 2014 is PT. Semen Indonesia (Persero), Tbk and PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk has the best financial performance in 2015-2017, while companies that have the worst financial performance during the four years of the study period are PT. Holcim Indonesia (Persero), Tbk. And based on Trend Analysis curve movements, the financial performance of cement companies using the Dupont System method all shows a downward movement.Keywords: Trend Analysis, DuPont System, Financial Performance
Analisis Kelayakan Usaha Penangkapan Ikan dengan Payang di Desa Bandengan Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon Dirja Dirja; Rincih Runikawati
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.581 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v11i1.4544

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari cara pengoperasian alat tangkap payang dan menganalisis kelayakan usaha penangkapan ikan dengan menggunakan payang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pengambilan sampel kegiatan usaha unit penangkapan payang. Metode pengumpulan data, yaitu data primer melalui observasi dan wawancara serta data sekunder melalui studi pustaka dan laporan.Penelitian dilakukan pada 13 pemilik kapal (juragan) payang dan diambil semuanya sebagai responden. Analisis data yang dilakukan menghitung analisis pendapatan usaha, analisis imbangan penerimaan dan biaya (R/C), analisis titik impas dan analisis kelayakan investasi yang terdiri dari Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) serta Pay Back Period.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tangkapan utama payang antara lain ikan Teri (Stolephorus sp.), Tanjan (Sardinella sp.), Kembung (Rastrelliger sp.) dan Pirik (Slipmouths) dengan rata-rata jumlah tangkapan 194,15 kilogram pada musim sedang dan pada musim puncak mencapai 365,31 kilogram per trip. Dengan rata-rata terdapat 87 trip operasi penangkapan ikan dalam satu tahun.Hasil analisis finansial diketahui bahwa investasi yang diperlukan dalam usaha perikanan payang di Desa Bandengan mencapai Rp.39.500.000,- biaya tetap Rp. 7.200.000,- biaya tidak tetap Rp. 106.676.000,-  sehingga total biaya  Rp.113.876.000,- dalam setahun, dan penerimaan Rp. 174.000.000. Maka keuntungan usaha diperoleh sebesar Rp. 60.124.000,- R/C sebesar 1,53, (BEP) nilai produksi sebesar Rp. 18.608.520,- dan volume produksi sebesar 2.794,91 kilogram.Hasil analisis kelayakan usaha diperoleh nilai NPV sebesar Rp. 297.922.176, IRR mencapai 17,38%. Net B/C ratio adalah 8,54 dan paybaack period 1,33. Analisis tersebut mempunyai nilai NPV positif, IRR > discount rate, Net B/C ratio > 1 dan payback period < 3. Hal ini menunjukkan usaha perikanan payang di Desa Bandengan masih layak untuk dilanjutkan. Kata kunci: Analisis kelayakan usaha, penangkapan ikan, payang Abstract               The purpose of this study was to study the operation of payang fishing gear and analyze the feasibility of fishing business using payang. The method used in this study is the survey method by sampling the business activities of the Payang fishing unit. Methods of data collection, namely primary data through observation and interviews and secondary data through literature studies and reports.               The study was conducted on 13 ship owners (skipper) and all of them were taken as respondents. Data analysis was performed calculating business income analysis, analysis of revenue and cost balances (R / C), break-even analysis and investment feasibility analysis consisting of Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio ( Net B / C) and Pay Back Period.               The results showed that the main catches of Payang included Teri (Stolephorus sp.), Tanjan (Sardinella sp.), Bloated (Rastrelliger sp.) And Pirik (Slipmouths) with an average catch of 194.15 kilograms in the medium season and in the peak season it reached 365.31 kilograms per trip. With an average of 87 trips for fishing operations in one year.               The results of the financial analysis revealed that the investment needed in the Payang fishery business in Bandengan Village reached Rp.39,500,000, - a fixed fee of Rp. 7,200,000 - non-fixed costs Rp. 106,676,000, - so that the total cost of Rp. 113,876,000, - in a year, and the receipt of Rp. 174,000,000. Then the business profit is Rp. 60,124,000, - R / C of 1.53, (BEP) production value of Rp. 18,608,520, - and the production volume is 2,794.91 kilograms.               The results of the business feasibility analysis obtained an NPV value of Rp. 297,922,176, IRR reached 17.38%. Net B / C ratio is 8.54 and paybaack period is 1.33. The analysis has a positive NPV value, IRR> discount rate, Net B / C ratio> 1 and payback period <3. This shows that the umbrella fisheries business in Bandengan Village is still feasible to continue. Keywords: Analysis of business feasibility, fishing, breeding 
Determinant Kemiskinan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Sodik Dwi Purnomo
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.438 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v11i1.4171

Abstract

Persentase kemiskinan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakata dari peroide 2000 - 2017 selalu mengalami penurunan namun ditahun yang sama persentase kemiskinannya selalu lebih tinggi dari kemiskinan Nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat pendidikan, infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2000-2017. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan  pendekatan model Ordinary Least Square (OLS) dan data yang  digunakan yaitu data sekunder atau data times series. Dalam mengolah data, penulis menggunakan bantuan software Eviews 8. Berdasarkan hasil analisis dan pengujian hipotesis diperoleh hasil bahwa variabel tingkat pendidikan, infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2000 – 2017  Kata Kunci : Kemiskinan, Inflasi, Pendidikan, Infrastruktur, dan Pertumbuhan Ekonomi
Analisis Perkembangan Dan Resistansi Sukuk Korporasi Dalam Produk Pasar Modal Muhammad Anwar Rifa&#039;i; Rois Ibnu Sina
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.126 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v11i1.4406

Abstract

The financial crisis that has occurred so far according to experts is a result of the interest system that occurs in capital market and banking products. Therefore it is necessary to bring up systems and instruments that avoid the form of interest in which the interest in Islam is called usury, and the law is haraam. One instrument that carries a non-interest system is sukuk, the sukuk discussed in this study is corporate sukuk issued by well-known companies in Indonesia.This study aims to analyze how the Development and Resistance of Corporate Sukuk in Capital Market Products with qualitative descriptive methods. The analysis used is analysis of opportunities, threats, strengths and weaknesses or SWOT. The results of the study found that the strategy of implementing corporate sukuk in Indonesia still had a considerable opportunity even though in 2019 it was predicted to be sloping. The parties are expected to be able to work together and have good commitment in minimizing weaknesses and threats.Key words: Corporate Sukuk, Islamic Economy, Capital Market, SWOT Analysis. 
Pembangunan Pariwisata Di Kabupaten Pangandaran Pasca Pemekaran Pahrul Fauzi; Syaeful Bakhri; Abdul Aziz Ahmad
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.656 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v11i1.4250

Abstract

Pariwisata menjadi salah satu sektor andalan pada pembangunan ekonomi Indonesia, hal tersebut dapat diketahui dari munculnya pariwisata sebagai salah satu sektor dari lima besar komoditas penyumbang devisa terbesar nasional. Wisata Pangandaran menjadi semakin berkembang seiring pemekaran wilayah pada tahun 2012. Dengan adanya pemekaran tersebut Kabupaten Pangandaran menjadi lebih fokus mengembangkan pariwisata. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan dan penurunan kinerja pada sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran setelah pemekaran, hal tersebut dapat diketahui dari naik turunnya jumlah pengunjung. Namun disisi lain, setelah pemekaran terdapat beberapa pengoptimalan potensi wisata yang dikembangkan. Sedangkan berdasarkan hasil analisis SWOT, diketahui bahwa sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran berada pada posisi kuadran pertumbuhan dengan strategi pertumbuhan yang bersifat stabil. Banyaknya objek wisata potensial dan disahkan menjadi daerah otonom menjadi faktor utama pada sisi kekuatan, sedangkan faktor sarana dan prasarana serta manajemen pengelolaan menjadi titik lemahnya. Adapun pada sisi peluang, Kabupaten Pangandaran dinilai mempunyai peluang yang tinggi karena semakin berkembangnya sektor pariwisata di Indonesia maupun dunia, sedangkan dari sisi ancaman yang perlu diwaspadai adalah kondisi kelestarian alam yang perlu dijaga seiring pembangunan sektor pariwisata. Berdasarkan analisis hierarki proses, pada level pertama ditemukan bahwa sarana dan prasarana menjadi faktor dengan prioritas pertama dengan nilai 32,68 sedangkan pada posisi kedua yaitu faktor kelembagaan dengan nilai 29,99. Hal tersebut menandakan bahwa faktor sarana dan prasaran serta kelembagaan menjadi faktor yang perlu diprioritaskan pada pembangunan sektor pariwisata Kabupaten Pangandaran pasca pemekaran. Sedangkan pada level kedua diketahui bahwa lima faktor tertinggi diantaranya peraturan daerah menjadi prioritas pertama disusul oleh kualitas jalan, pengelolaan DTW, Koordinasi dengan masyarakat, dan fasilitas kesehatan.
Triple Helix Sebagai Model Bagi Inovasi Pendidikan Tinggi: Analisis Logika Kelembagaan Dalam Pengembangan Kewirausahaan Dan Ekonomi Aan Jaelani
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.627 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v11i1.4980

Abstract

AbstrakArtikel ini akan memaparkan tentang transformasi pendidikan tinggi yang mengalami perluasanm isi untuk memasukkan pembangunan ekonomi dan sosial serta kompetensi, reproduksi budaya dan penelitian dan pergeseran dari individu ke fokus organisasi. Dalam hal ini, model triple helix menegaskan hubungan antara universitas, industri, dan pemerintah sebagai strategi pengembangan untuk memenuhi modal sosialdankesenjanganteknologi, sehingga model iniinidapatmemberikankondisi yang optimal untukinovasiperguruantinggi. Dengananalisisteoriinstitusional yang memilikiempattahappengembangandalam proses pelembagaan model tersebut, makadapatdipahamibahwapolapraktik material yang dibangunsecarasosial, historis, asumsi, nilai-nilai, kepercayaan, danaturan-aturan yang dengannyaindividumenghasilkandanmereproduksisubsistensi material mereka, mengaturwaktudanruang, danmemberikanmaknapadarealitassosialmereka.Artikelinimenyimpulkanbahwalogikakelembagaan yang diharapkandapatbekerjameliputikepercayaandalaminovasisainsdanteknologisebagaikunciuntukpertumbuhankesejahteraanekonomi, orientasipasardalamkelulusanakademiktanpameninggalkanbudayalokal, peningkatandanperlindunganhakkekayaanintelektualdalamindustri, dankemampuanlembagadalampersainganpasar. Kata Kunci: pendidikantinggi, triple helix, logikakelembagaan, kewirausahaan  THE TRIPLE HELIX AS A MODEL FOR INNOVATION OF HIGHER EDUCATION:Analysis of Institutional Logic in Entrepreneurship and Economic Development AbstractThis article will describe the transformation of higher education which is undergoing an expanded mission to include economic and social development as well as competence, cultural reproduction, and research and the shift from the individual to the organizational focus. In this case, the triple helix model emphasizes the relationship between universities, industry, and government as a development strategy to meet social capital and technological gaps, so that this model can provide optimal conditions for university innovation. By analyzing the institutional theory that has four stages of development in the process of institutionalizing the model, it can be understood that the pattern of material practices that are built socially, historically, assumptions, values, beliefs and rules by which individuals produce and reproduce their material subsistence, managing time and space, and giving meaning to their social reality. This article concludes that the institutional logic that is expected to work includes trust in scientific and technological innovation as a key to growing economic prosperity, market orientation in academic graduation without leaving local culture, enhancing and protecting intellectual property rights in the industry, and the ability of institutions in market competition. Keywords: higher education, triple helix, institutional logic, entrepreneurship

Page 1 of 2 | Total Record : 11