cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari\'ah
ISSN : 23031573     EISSN : 25273876     DOI : -
Core Subject : Economy,
Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah is a peer-reviewed journal published by the Department of Islamic Banking Syariah Faculty of Islamic Economics of IAIN Syekh Nurjati Cirebon. The journal publishes papers in the field of accounting and finance that give significant contribution to the development of economic and sharia banking profession in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2013)" : 6 Documents clear
Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal Mochammad Endang Djunaeni
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.641 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v5i2.241

Abstract

Abstraksi Pasar Modal mempunyai posisi yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Pertumbuhan suatu pasar modal sangat tergantung dari kinerja perusahan efek. Untuk mengkordinasikan modal, dukungan teknis, dan sumberdaya manusia dalam pengembangan pasar modal diperlukan suatu kepemimpinan yang efektif. Perusahaan-perusahaan harus menjalin kerjasama yang erat untuk menciptakan pasar yang mampu menyediakan berbagai jenis produk dan alternatif infvestasi bagi masyarakat. Di pasar modal terdapat berbagai macam infomasi seperti laporan keuangan, kebijakan manajemen, rumor di pasar modal, prospektus, saran dari broker, dan informasi lainnya. Landasan operasional pasar modal di indonesia adalah Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) No : 40/DSN-MUI/X/2003 tentang pasar modal dan pedoman umum penerapan prinsip syariah di bidang pasar modal, menyatakan pengembangan ekonomi suatu negara tidak lepas dari perkembangan pasar modal, sebagaimana kita ketahui prinsip syariah telah dikembangkan di berbagai negara, di Indonesia memerlukan pasar modal yang aktifitasnya sejalan dengan prinsip syariah, hal ini merupakan suatu keniscayaan dimana Indonesia merupakan negara terbesar yang penduduknya memeluk agama Islam.Kata Kunci : Pasar Modal, Prinsip Syaraiah, Investasi
KARTU KREDIT (SUATU TINJAUAN SYARIAT ISLAM) Nining Wahyuningsih
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.018 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v5i2.242

Abstract

ABSTRAKKartu  kredit sudah tidak asing bagi masyrakat Indonesia, apalagi bagi masyarakat di kota-kota besar. Namun banyak yang belum mengetahui bagaimana hukum penggunaan kartu kredit (konvensional). Kartu kredit adalah kartu yang dikeluarkan oleh pihak bankdan sejenisnya untuk memungkinkan pembawanya membeli barang-barang yang dibutuhkan secara hutang. Kartu kredit dalam pandangan syariah hukumnya adalah haram karena mengandung unsure riba dalam penggunaan kartu kredit.  Oleh karena itu perbankan syariah mengeluarkan produk kartu pembiayaan syariah.  Kartu pembiayaan syariah  berbeda dengan kartu kredit ( konvensianal) karena terbebas dari unsur riba dan pemanfaatannya tidak bersifat konsumtif namun produktif. Keyword: kartu kredit, Kartu Debit, Kartu Pembiayaan Syariah.
KONSEPSI ETIKA BISNIS DALAM AL-QUR’AN abdul aziz
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.578 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v5i2.238

Abstract

AbstrakDalam teori etika bisnis Kapitalis, awalanya etika bisnis lahir di Amerika pada tahun 1970-an kemudian meluas ke Eropa tahun 1980an dan menjadi fenomena global di tahun 1990-an jika sebelumnya hanya para teolog dan agamawan yang membicarakan masalah-masalah moral dari bisnis, sejumlah filsuf mulai terlibat dalam memikirkan masalah-masalah etis disekitar bisnis, dan etika bisnis dianggap sebagai suatu tanggapan tepat atas krisis moral yang meliputi dunia bisnis di Amerika Serikat, akan tetapi ironisnya justru negara Amerika yang paling gigih menolak kesepakatan Bali pada pertemuan negara-negara dunia tahun 2007 di Bali. Ketika sebagian besar negara-negara peserta mempermasalahkan etika industri, kata Muhsinhar, negara-negara maju yang menjadi sumber penyebab global warming agar dibatasi, Amerika menolaknya.Wacana tentang  nilai-nilai moral (keagamaan) tertentu ikut berperan dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat tertentu, telah banyak digulirkan dalam masyarakat ekonomi sejak memasauki abad modern, sebut saja Misalnya, Max weber  dalam karyanya yang terkenal, The Religion Ethic and the Spirit Capitalism, meneliti tentang bagaimana nilai-nilai protestan telah menjadi kekuatan pendorong bagi tumbuhnya kapitalisme di dunia Eropa barat dan kemudian Amerika.Kunci etis dan moral bisnis sesungguhnya terletak pada pelaku nya, itu sebabnya misi diutusnya Rasulullah ke dunia adalah untuk memperbaiki akhlak manusia yang telah rusak. Seorang pengusaha muslim berkewajiban untuk memegang teguh etika dan moral bisnis Islami yang mencakup Husnul Khuluq. Pada derajat ini Allah akan melapangkan hatinya, dan akan membukakan pintu rezeki, dimana pintu rezeki akan terbuka dengan akhlak mulia tersebut, akhlak yang baik adalah modal dasar yang akan melahirkan praktik bisnis yang etis dan moralis.Kata Kunci : Etika, Bisnis, Islam.
KONTRIBUSI PEMBIAYAAN PROFUKTIF TERHADAP PROFITABILITAS BANK SYARI’AH DI INDONESIA wartoyo wartoyo
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.971 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v5i2.243

Abstract

ABSTRAKPembiayaan produktif di Bank Syari’ah diimplementasikan dalam akad pembiayaan mudharabah dan musyarakah. Kedua akad tersebut merupakan akad yang berprinsipkan bagi hasil dan bagi rugi. namun hingga 10 tahun bank syari’ah di Indonesia, kedua akad pembiayaan produktif tersebut memiliki porsi yang sangat minim, yaitu masih kurang dari 10 persen dari keseluruhan pembiyaan yang salurkan oleh bank syari’ah. Penelitian ini menggunakan data pengamatan laporan keuangan bulanan bank syari’ah pada Bank Indonesia selama periode 2010-2012. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan mudharabah berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas bank syari’ah, sedangkan pembiyaaan musyarakah berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas bank syari’ah, dan pembiayaan mudharabah dan musyarakah secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas bank syariah.Keywords : Pembiayaan, mudharabah, musyarakah, profitabilitas.
Mendesain Nilai Syariah Dalam Asuransi Alvien Septian Haerisma
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.715 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v5i2.239

Abstract

AbstrakSalah satu bentuk lembaga keuangan syariah selain perbankan syariah adalah asuransi syariah atau yang sering dikenal dengan sebutan takaful. Asuransi disebut juga at-ta'min dalam bahasa arab yang bermakna perlindungan, ketenangan, rasa aman, dan bebas dari rasa takut, dan penanggung disebut mu'ammin, sedangkan yang tertanggung disebut mu’amman lahu atau musta’min. Salah satu alasan dari kemunculan asuransi syariah adalah pandangan syariah Islam terhadap asuransi konvensional yang dinyatakan keharamannya (karena adanya riba, gharar, dan maysir). Disisi lain, asuransi merupakan kebutuhan masyarakat saat ini. Sehingga, keberadaan asuransi syariah adalah suatu jawaban atas kebutuhan umat Islam. Kata kunci: asuransi, at-ta’min, asuransi syariah
ANALISIS EKSISTENSI PASAR TRADISIONAL DITENGAH HEGEMONI PASAR MODERN Dewi Fatmasari
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.463 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v5i2.240

Abstract

Pada saat ini pasar modern menjadi tuntutan dan konsekuensi dari gaya hidup modern yang berkembang di masyarakat kita. Tidak hanya di kota-kota besar tetapi sudah merambah sampai ke kota-kota kecil di Indonesia. Untuk menjumpai minimarket atau supermarket sudah sangat mudah di sekitar tempat tinggal kita. Tempat-tempat tersebut menyediakan fasilitas tempat belanja yang nyaman dengan harga yang tidak kalah menariknya. Berdirinya berbagai pusat perbelanjaan modern di Kuningan akhir-akhir ini adalah cermin dari perubahan gaya hidup masyarakat yang dulunya hanya berbelanja di pasar tradisional, sekarang mulai beralih berbelanja di pasar modern. Semakin banyaknya pasar modern yang menawarkan produk dan jasa, maka konsumen beranggapan akan memiliki semakin banyak pilihan yang tentu saja harus disesuaikan dengan tingkat daya beli (purchasing power) masing-masing.Dalam ilmu ekonomi mainstream, konsep pasar adalah setiap struktur yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar jenis barang, jasa dan informasi. Pertukaran barang atau jasa untuk uang adalah transaksi. Ada dua pelaku di pasar yaitu pembeli dan penjual. Pasar memfasilitasi perdagangan dan memungkinkan distribusi dan alokasi sumber daya dalam masyarakat. Keberadaan Pasar Tradisional mempunyai ciri khas yang tidak dimiliki oleh pasar modern salah satunya adalah di pasar tradisional para penjual dan pembeli biasa melakukan tawar-menawar yang tidak biasa di lakukan di dalam pasar modern.Kata Kunci : Pasar tradisional, Pasar Modern, Konsumen.

Page 1 of 1 | Total Record : 6