cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
MAHKAMAH: Jurnal Kajian Hukum Islam
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2024)" : 6 Documents clear
Perlindungan Hukum Keluarga Bagi Perempuan dan Anak Dalam Rumah Tangga di Desa Keraton Leliya, Leliya; Mujahidin, Muhamad
Mahkamah : Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/mahkamah.v9i1.16473

Abstract

Kekerasan dalam lingkup rumah tangga, termasuk dalam konteks pernikahan, merupakan isu yang serius yang harus dihadapi dan dieliminasi secara tegas. Tanggung jawab untuk mengatasi masalah ini tidak hanya melekat pada pemerintah, melainkan juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berbasis program studi dilaksanakan di Desa Keraton Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon. Lokus kegiatan pengabdian dilokasikan di Desa Keraton karena di wilayah tersebut teridentifikasi adanya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Jenis kekerasan yang terjadi meliputi kekerasan ekonomi, psikis, dan fisik. Tim Abdimas menggunakan Participatory Action Research (PAR) sebagai metode dalam menyelesaikan masalah. Dengan menerapkan pendekatan partisipatif, penelitian ini melibatkan aktifitas pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan informasi, menyelenggarakan sosialisasi, seminar, dan Focus Group Discussion (FGD) guna meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman setelah kegiatan pengabdian dilakukan. Indikator keberhasilan pelaksanaan PkM dapat terlihat dari peningkatan tingkat pemahaman peserta dalam kategori "Baik," yang meningkat dari 13% pada pre-test menjadi 46% pada post-test. Selain itu, terdapat peningkatan dalam kategori "Baik Sekali," yang meningkat dari 6% menjadi 13% setelah dilakukan sosialisasi, seminar dan FGD serta pemberian materi oleh narasumber. Hal ini mengindikasikan bahwa tujuan pengabdian masyarakat di Desa Keraton telah tercapai, yaitu meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya perlindungan hukum keluarga bagi perempuan dan anak dalam lingkup rumah tangga.
Fenomena Perceraian Pada Keluarga Muslim di Kabupaten Cirebon Sukardi, Didi; Rana, Mohamad
Mahkamah : Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/mahkamah.v9i1.16561

Abstract

This study aims to analyze the factors that cause the high rate of divorce in Muslim families in Cirebon Regency. This is based on the data from the annual report issued by the Sumber Religious Court. In addition, this study seeks to find solutions to minimize divorce rates. In this study, the method used is descriptive analysis with a sociological approach to law. The data collection techniques in this study were conducted using interviews with parties who filed for divorce, interviews with judges of the Sumber Religious Court and BP4, and literature studies. The results showed that factors of disharmony, economic problems, factors of no responsibility, the presence of third persons, factors of immoral acts, and factors of domestic violence caused the high divorce rate in Cirebon Regency. Solutive efforts to minimize the divorce rate in Cirebon Regency are by reconstructing mediation rules, reviving the role of BP4, maximizing premarital guidance, and making family resilience program policies.
Problematika Hukum Salat Gerhana Yang Tidak Tampak Ramadhan, Rizal; Arisafitri, Novi; Kusdiyana, Kusdiyana
Mahkamah : Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/mahkamah.v9i1.17516

Abstract

Peristiwa gerhana Matahari maupun Bulan merupakan fenomena alam yang terjadi dua higga tiga kali di setiap tahunnya. Seluruh umat islam di anjurkan untuk melaksanakan salat sunnah gerhana ketika sedang terjadi gerhana. Namun fenomena gerhana tidak selalu dapat dilihat langsung dari Bumi karena kondisi cuaca yang menghalangi sehingga fenomena gerhana Matahari atau Bulan menjadi tidak terlihat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hukum shalat gerhana ketika tidak tampak dalam artian tertutup mendung. Hasilnya menunjukkan bahwa apabila terjadi gerhana kemudian gerhana tersebut tertutup oleh awan atau debu atau penghalang lainnya, maka hendaknya melaksanakan salat gerhana saat mengetahui telah terjadi gerhana, karena kondisi tersebut masih dalam gerhana selama meyakini kapan akan selesainya waktu gerhana. Ketika terlihat gerhana dengan kondisi awan tipis atau langit cerah atau berawan kemudian ragu maka hendaklah menunggu melaksanakan shalat hingga memang yakin telah terjadi gerhana. Dalam artian jika gerhana tidak terlihat karena tertutup oleh mendung, atau lainnya, meskipun ada informasi adanya gerhana, maka anjuran melaksanakan salat gerhana tetap menjadi gugur.
Melacak Perkembangan Historisitas Eksistensi Pengadilan Agama (Studi Pemikiran Daniel S. Lev Atas Pengadilan Agama di Indonesia) Nazar, Reza Fauzi; Gojali, Dudang; Khosyiah, Siah; Mukhlas, Oyo Sunaryo
Mahkamah : Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/mahkamah.v9i1.16606

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the discourse of Daniel S. Lev's thoughts on the existence of religious courts in Indonesia, this is done by descriptive-interpretive methods to socio-historically describe the position of religious courts since colonial times until today. the context in which the balance in the political constellation regarding the 'religious-socio-political cleavage' between supporters and opponents of the Religious courts has been reversed, the question of which system is conquering, and which system is being conquered becomes problematic. In Indonesia today, a dual legal system in which civil law and Islamic legal traditions coexist is no longer politically disputed. By extension, the convergence of civil and Islamic legal systems no longer implies the conquest of religious courts by civil law systems. It may also be the other way around.AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis diskursus pemikiran Daniel S. Lev terhadap eksistensi pengadilan Agama di Indonesia, hal ini dilakukan dengan metode deskriptif-interpretatif mengurai secara sosio-historis posisi Pengadilan Agama sejak zaman kolonial hingga saat ini. konteks di mana keseimbangan dalam konstelasi politik mengenai 'pembelahan agama-sosial-politik' antara pendukung dan penentang pengadilan Agama telah terbalik, pertanyaan tentang sistem mana yang menaklukkan, dan sistem mana yang sedang ditaklukkan menjadi bermasalah. Di Indonesia saat ini, sistem hukum ganda di mana hukum perdata dan tradisi hukum Islam hidup berdampingan tidak lagi dipermasalahkan secara politis. Dengan perluasan, konvergensi sistem hukum sipil dan Islam tidak lagi menyiratkan penaklukan pengadilan Agama oleh sistem hukum sipil. Mungkin juga sebaliknya.
Program Wadul Bae (Warga Peduli Bocah Lan Emboke) Sebagai Upaya Menekan Tingkat Kekerasan Seksual Pada Anak Di Kota Cirebon Bustomi, Ilham; Shodikin, Akhmad
Mahkamah : Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/mahkamah.v9i1.16827

Abstract

AbstarctThis research seeks to focus on the strategies implemented by the Cirebon City Regional Government in the "Wadul Bae" program in reducing the level of sexual violence against children in Cirebon City. The research method used is descriptive qualitative research by applying an empirical approach to a phenomenon related to the protection of children's basic rights and social activities in the Cirebon City Regional Government through observation, interviews and documentation techniques. The results of the research are the strategies of the Cirebon City Regional Government in reducing the level of sexual violence through the Wadul Bae Program, divided into several classifications, namely planning, implementation and evaluation which will be explained as follows; 1). Carrying out Research for Two Years for Wadul Bae Program Planning, 2). Grouping Target Audiences for Program Promotion Wadul Bae, 3). Creating a Wadul Bae Cadre Team, 4). Implementing Socialization Strategy, 5). Implementation of Wadul Bae Socialization Activities, 6). Evaluation Activities of the Wadul Bae Program. In creating a social marketing strategy, Wadul Bae collaborated with several communities in each RT and RW in Cirebon City, as well as the PPT at Gunung Jati Regional Hospital, Cirebon Police, Schools, Community Health Centers, and several institutions such as Rumah Zakat, Zakat Center, and Baznas Cirebon City and also Media to work together in reducing the problem of violence against women and children in Cirebon City.AbstrakPenelitian ini berupaya untuk berfokus kepada strategi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam program “Wadul Bae” dalam menekan tingkat kekerasan seksual terhadap anak di Kota Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan mengaplikasikan pendekatan empiris terhadap suatu fenomena terkait perlindungan hak dasar anak dan aktivitas sosial di Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian adalah strategi Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam menekan tingkat kekerasan seksual melalui Program Wadul Bae, dibagi kebeberapa klasifikasi yaitu perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi yang akan dipaparkan sebagai berikut; 1). Melaksanakan Riset Selama DuaTahun Untuk Perencanaan Program Wadul Bae, 2). Mengelompokan Khalayak Sasaran Untuk Promosi ProgramWadul Bae, 3). Membuat Tim Kader Wadul Bae, 4). Mengimplementasikan Strategi Sosialisasi, 5). Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi Wadul Bae, 6).Kegiatan Evaluasi Pada Program Wadul Bae. Dalam membuat strategi pemasaran sosial Wadul Bae menggandeng beberapa masyarakat di tiap tiap RT dan RW di Kota Cirebon, juga pihak PPT RSUD Gunung Jati, Polresta Cirebon, Sekolah, Puskesmas, dan beberapa lembaga seperti Rumah Zakat, Zakat Center, dan Baznas Kota Cirebon dan juga Media untuk bekerja sama dalam mengurangi permasalahan kekerasan baik pada perempuan dan anak di Kota Cirebon.Kata Kunci: Kota Layak Anak, Kekerasan, Wadul Bae.
Rancang Bangun Software Universal Astrolabe Berbasis Javascript dan Uji Akurasinya dalam Hisab Arah Kiblat Nahwandi, M. Syaoqi; Setyawan, Edy; Nadirin, Akhmad
Mahkamah : Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/mahkamah.v9i1.20514

Abstract

The astrolabe, as a classical astronomical instrument, holds significant historical and educational value, yet its use has become limited due to technological advancements. This study aims to develop a JavaScript-based Universal Astrolabe software to digitize the functions of a physical astrolabe, with a focus on testing the accuracy of Qibla direction calculations. The Research and Development (R&D) method was implemented through stages of needs analysis, design, implementation, and accuracy testing. Test results from three locations (Cirebon, Kuala Lumpur, Istanbul) showed minor discrepancies (0°1'56"–0°4'20") between the software's calculations and those derived from the spherical triangle formula using a calculator. These differences were attributed to the smallest rotation angle rounding of the Rete (0°15') and the 1° interval scale for altitude and azimuth. The software offers advantages in flexibility, automated Rete positioning, and ease of presentation compared to physical astrolabes, though it does not replace the function of direct observation. The interactive simulation of the Universal Astrolabe software facilitates its use for educational purposes in Islamic astronomy (Ilmu Falak).

Page 1 of 1 | Total Record : 6