cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
AWLADY Jurnal Pendidikan Anak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2017)" : 10 Documents clear
STRATEGI PENGEMBANGAN KECERDASAN NATURALIS PADA ANAK USIA DINI Aip Saripudin
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.925 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i1.1394

Abstract

AbstrakPendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang pertama dan utama untuk membentuk karakter anak lebih baik di masa yang akan datang. Diakui atau tidak, saat ini kualitas pendidikan indonesia masih rendah, padahal kualitas pendidikan sangat menentukan kualitas pembentukan sumber daya manusia yang potensial. Dalam konteks pembelajaran di PAUD, masih ditemukan pembelajaran yang konvensional dan terpusat pada guru (teacher centre). Guru lebih aktif daripada anak, sehingga anak-anak tidak diberikan kesempatan untuk menumakan gagasan, konsep serta buah fikiran dengan sendirinya. Selain itu, pengenalan lingkungan baik di dalam kelas maupun diluar kelas belum diberikan secara maksimal, kalaupun ada sangat terbatas dengan metode yang sama. Masih ditemukannya Guru yang belum dapat memanfaatkan lingkungan sekitar, baik hewan, tumbuhan serta kejadian-kejadian alam yang ada di lingkungan sekitar sekolah untuk dijadikan sebagai bagian dari pembelajaran anak. Hal ini tentunya berakibat pada lemahnya anak dalam berpendapat, menemukan ide, berfikir kreatif, menemukan sesuatu, serta anak belum menunjukan bakat kecerdasan alamnya dengan baik. Untuk itu maka guru dapat mengembangkan keahliannya melalui berbagai upaya cerdas yang dapat mengembangkan kemampuan anak lebih berkembang melalui berbagai strategi dan pendekatan pembelajaran yang lebih baik. Kata Kunci: Kecerdasan Naturalis, Anak Usia Dini  
PENGEMBANGAN PROGRAM KEGIATAN PEMBIASAAN BERBASIS TQM DI RAUDHATUL ATHFAL (RA) Novan Ardy Wiyani
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.857 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i1.1270

Abstract

This paper is intended to get the steps in the development of habituation activities for young children based TQM in Raudhatul Athfal (RA). There are eight steps in the development of habituation activities for young children based on TQM. First, do a SWOT analysis. Second, make the RA policy that focuses on character building early childhood. Third, formulate a vision, mission, goals, and values that focus on character building early childhood. Fourth, make quality assurance RA graduates. Fifth, determine strategies for achieving quality assurance RA graduates. Sixth, determine the conditioning activity to achieve an indicator on each competency in quality assurance RA graduates. Eighth, perform supervision activities to ensure that the activities of habituation something with SOP.
DAMPAK POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK Jaja Suteja; Yusriah Yusriah
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.118 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i1.1331

Abstract

Orang tua sebagai pendidik pertama, mempunyai kewajiban membimbing, melindungi serta membesarkan anak. Keberadaan orang tua sangatlah penting, sehingga peran orang tua merupakan dasar pertama dalam pembentukan pribadi anak. Upaya tersebut dapat terwujud apabila orang tua menerapkan pola asuh yang tepat, karena pola asuh yang diberikan kepada anak akan mempengerahui pekembangan sosial-emosional anak. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman orang tua yang lebih terhadap perkembangan sosial-emosional anak, agar perkembangan sosial-emosional anak berkembang baik dan diterima dilingkungan masyarakat.Hasilpembahasan ini menunjukkan bahwa terdapat  tiga tipe pola asuh yang diterapkan orang tua di dalam mendidik anak yaitu demokratis, otoriter dan permisif. Ketiga pola asuh tersebut memiliki dampak yang berbeda terhadap perkembangan sosial-emosional anak. perbedaan tersebut ialah pola asuh demokratis lebih banyak memiliki dampak positif, sedangkan pola asuh otoriter dan permisif lebih banyak memiliki dampak yang negatif. Sehingga disarankan agar orang tua memimbing anak dengan pola asuh demokratis. 
PENGARUH MEDIA DADU HURUF TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL HURUF HIJAIYAH PADA KELOMPOK B DI TK KECAMATAN GLAGAH – LAMONGAN Abdul Manan; Musa'adatul Fithriyah; Tawadudin Nawafilaty
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.764 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i1.1278

Abstract

Pengenalan dan penguasaan huruf Hijaiyah merupakan dasar yang penting untuk membaca dan mempelajari kitab Al-Quran sejak dini, karena jika pada saat membaca huruf Hijaiyah terbiasa dengan pengucapan yang salah maka akan dapat menimbulkan arti yang berbeda. Pada umumnya media yang digunakan dalam pembelajaran huruf Hijaiyah masih menggunakan media tradisional (konvensional) yaitu dengan media buku Iqra’. Penggunaan media buku Iqra’ anak cenderung pasif dalam menerima pelajaran huruf Hijaiyah, karena guru mengajarkan kepada anak membaca huruf Hijaiyah secar lisan dan tulisan. Melalui media dadu huruf dalam penganalan huruf Hijaiyah untuk Anak Taman Kanak-Kanak diharapkan meningkatkan kemampuan mengenal huruf Hijaiyah secara baik dan benar. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh media dadu huruf terhadap kemampuan pengenalan huruf Hijaiyah Pada Kelompok B di TK Falaqiyah Kecamatan Glagah - Lamongan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian Eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Design penelitian ini design Quasi Eksperimental jenis Nonequivalent Control Group Design. Design penelitian Quasi Eksperimental dengan jenis Nonequivalent Control Group Design terdapat kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang tidak dipilih secara radom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS 20 menunjukkan bahwa Sig= 0,000 lebih kecil dari tingkat kesalahan 0,05.  Kesimpulanya maka H0 diolak dan Ha  diterima, sehingga terdapat pengaruh hasil media dadu huruf terhadap kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada kelompok B di TK Falaqiyah sebagai kelompok eksperimen daripada hasil kemampuan  mengenal huruf hijaiyah pada kelompok kontrol.
PEMIKIRAN AL-GHAZALI TENTANG GANJARAN DAN HUKUMAN DALAM PENDIDIKAN ISLAM Jajang Aisyul Muzakki
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.624 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i1.1253

Abstract

Abstrak Masih banyak kalangan pendidik ataupun lembaga pendidikan yang bersikap kejam terhadap anak didik yang melakukan kesalahan kecil. Seorang guru atau pendidik  dituntut untuk melakukan yang terbaik bagi peserta didiknya, termasuk dalam pemberian ganjaran dan hukuman. Imam al-Ghazali di dalam banyak kitabnya, terutama dalam kiotab Ihya ‘Ulumuddin sering membahas nilai-nilai pendidikan termasuk pemberian ganjaran dan hukuman kepada peserta didik. Pemikiran  al-Ghazali tentang bentuk ganjaran  meliputi tiga hal, yaitu : Penghargaan, pujian dan hadiah. Sedangkan terkait hukuman al-Ghazali tidak sependapat dengan pemberian hukuman langsung pada anak didik, melainkan dengan proses secara bertahap dan berhati-hati. Keduanya (ganjaran dan hukuman) dalam pendidikan dapat dijadikan alat motivasi ekstrinsik terhadap belajaranak.
PENERAPAN METODE DISCOVERY INKUIRI PADA PEMBELAJARAN SAINS ANAK USIA DINI Diani Magasida
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.163 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i1.1395

Abstract

Belajar pada hakikatnya merupakan proses interaksi terhadap semua situasi yang ada di sekitar individu. Belajar dapat dipandang sebagai proses yang diarahkan kepada tujuan dan proses berbuat melalui berbagai pengalaman, belajar juga merupakan proses melihat, mengamati, dan memahami sesuatu. Anak usia dini tentunya mampu belajar dengan kondisi apapun dan dimanapun dia berada. Untuk mengoptimalkan perkembangannya, diperluka stimulasi melalui berbagai sistem pembelajaran yang dirancang sesuai dengan perkembangan anak. Tindakan yang dirancang untuk mendukung proses belajar anak, harus memperhitungkan hal-hal yang berperan terhadap tumbuh kembang anak. Metode pembelajaran dan media pembelajaran tentunya harus tepat dan memenuhi standar pembelajaran untuk anak usia dini. Saat ini masih banyak guru PAUD yang belum mampu menyampaikan pembelajaran sains dengan menerapkan metode pembelajaran yang dikemas secara inovatif dan berbeda, sehingga indikator capaian perkembangan anak belum tercapai secara maksimal. Untuk mengoptimalkan perkembangan anak usia dini, maka salah satu strategi yang dilakukan adalah melalui penerapan metode Discovery Inkuiri. Melalui penerapan metode discovery inquiri pada pembelajaran anak usia dini, diharpkan dapat memberikan rangsangan perkembangan kepada peserta didik sehingga aspek-aspek perkembangan dapat tercapai dengan maksimal. Kata Kunci: Metode discovery inquiri, Pembelajaran sains, Anak usia dini 
PENGEMBANGAN KOMPETENSI KEPROFESIAN BERKELANJUTAN PENDIDIK ANAK USIA DINI DI KECAMATAN JATEN KABUPATEN KARANGANYAR Nanik Dwi Nurhayati; Budi Hastuti
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.972 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i1.1066

Abstract

The aim research to determine the level of professions competence and efforts development professions competence to early childhood theacher in Jaten Karanganyar. The Research is descriptive quantitative research with competence theacher variable. Respondents are early childhood theacher who are in group Himpaudi Jaten. The technique of collecting data through interviews, observations, questionnaires closed and open. The validity of the data using content validity. Data were analyzed using a formula to determine the percentage of achievement of each component. The results showed competence level of profession of early childhood theacher in Jaten aspects of profession competency subject matter and methods of 84,6% category very well, the aspect of profession competency curriculum and syllabus of 88,3% category very well, the aspect competence development profession ethics of 74,7% category excellent and efforts most effectively professional competence development through the training. The theacher have conducted of subject matter and methods appropriate 13th curriculum and syllabus, develop ethical scientific excellent professionalism. Nevertheles need to improve of the classroom action research and making scientific that do rarely to theacher to improve professionalism competence.
PENGELOLAAN PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN ANAK USIA DINI STUDI KASUS DI AL-MUNA ISLAMIC PRESCHOOL SEMARANG A. Tabi'in
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.884 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i1.989

Abstract

Character education on early childhood nowadays is essential since Indonesian people are experiencing a crisis of character. Character here means one's manner, behavior, moral, or personality which is formed by internalization of virtue that they believed and used as the basic foundation of their perspective, ways of thinking, behaving and acting. This virtue includes moral values, and norms like being discipline, dare to act, and many others. Character building for children is designed to get them used to well-behaved which in turn will adopt it as their habit. This study aims to know how the discipline character education that has been run over the years, both in terms of planning, learning, assessment and supporting and inhibiting factors in early childhood discipline character education.This research applies qualitative approach with case study method. This research was conducted at Al-Muna Islamic Preschool Semarang.  This research is aimed to find out the progress of discipline character education, either from its formulation, learning process, evaluation and supporting factors as well as inhibiting factors in implementing early childhood discipline character education.  Method of data collection was carried out by interview, observation and documentation. includes the data reduction, the display data and the conclusion.   The result of the research reveals that (1) the management of early childhood discipline character education was initiated with good learning formulation, the formulation of discipline character learning is well-integrated with existing learning by integrating discipline character education within the learning formulation. (2) The process of discipline character learning is carried out on daily basis and integrated with scheduled materials where each subject is adjusted with the topic. (3) The assessment method used in evaluating the discipline character education at Al-Muna Islamic Preschool employs anecdote notes, observation, and diaries. (4) The supporting and inhibiting factors in implementing discipline character education is teachers as role models for the students as well as the clear rules. The inhibiting factor is the implementation of child discipline character education that inconsistent.There are several recommendation to consider in this research, namely (1) the planning of child discipline character education should be developed in more systematic and detailed. (2) The child discipline character education should be consistent in each of the learning centers. (3) The assessment of child discipline character education need to be revisited and aligned with the assessment recommended by the National Ministry. (4) Teachers as the main model in giving the example of discipline, must show a direct/real examples of discipline at school to their students.
IMPLEMENTASI ISLAMIC PARENTING DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK USIA DINI DI RA AT-TAQWA KOTA CIREBON Ahmad Yani; Ery Khaeriyah; Maulidya Ulfah
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.653 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i1.1464

Abstract

AbstrakMasa keemasan seorang anak, khususnya pertumbuhan dan perkembangan otaknya (golden age), menurut para pakar (neurosains) adalah saat mereka berada di usia dini atau setara dengan usia sekolah taman kanak-kanak atau RA, yaitu sekitar 4-7 tahun. Oleh karenanya, di usia ini pendidikan bagi seorang anak menjadi penting, di samping itu, pemahaman orang tua tentang bagaimana sebaiknya mendidik anak (parenting) di masa usia TK/RA juga menjadi bagian yang sangat penting. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaanIslamic Parenting Dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini Di RA At-Taqwa Kota Cirebon yang merupakan salah satu RA unggulan dan siswa-siswinya memiliki banyak prestasi, serta untuk mengetahuimasalah-masalah yang dihadapi orangtua dalam menerapkan pola pengasuhan anak usia dini secara islami, tindakan apa yang dilakukan orangtua dalam mengatasi masalah-masalah tersebut dan dampak Islamic Parenting terhadap karakter anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara  mendalam, telaah dokumentasi,dan Focus Grup Discussion. Pengumpulan data primer yang dilakukan melalui wawancara mendalam agar dapat menggali lebih banyak informasi dari informan dilakukan kepada kepala sekolah, Ketua Persatuan Orang tua Murid dan Guru,  serta orang tua/wali murid. Selain itu, pengumpulan data sekunder diperoleh melalui pencatatan dokumen-dokumen RA yang mendukung kegiatan pembelajaran RA. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Islamic Perenting di RA At-Taqwa adalah kegiatan orang tua/wali murid RA yang difasilitasi pihak sekolah/RA untuk mengadakan kegiatan presentasi ilmiah ataupun pengkajian tentang berbagai tema terkait pola pendidikan dan pengasuhan anak usia dini (RA), dengan tujuan untuk memberikan tambahan wawasan pengetahuan teoritik dan pengalaman praktis kepada orang tua/wali murid dalam mendidik anak-anak mereka. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Persatuan Orang tua Murid dan Guru (POMG) setiap bulan sekali pada hari Sabtu minggu ke-4, dimulai jam 08.00 sd. Jam 10.00 WIB di RA setempat, dengan menghadirkan narasumber yang dianggap kompeten dibidangnya. 2) Orang tua/wali murid RA dalam melakukan pola pengasuhan anak terhadap anak-anak mereka (usia dini/RA) tidak luput dari berbagai kendala yang dihadapi, antara lain anak tidak mau belajar; anak tidak mau sholat; anak selalu menunggu perintah orang tua; Tidak mau mengikuti perintah orang tua;Kondisi anak kurang moods; Anak-anak mengantuk;Anak malas-malasan;Anak merasa kecapean; 3) Langkah-langkah yang dilakukan orang tua/wali murid RA At-Taqwa Kota Cirebon, dalam mengatasi berbagai kendala sebagaimana tersebut di atas, berdasarkan wawasan dan pengalaman yang orang tua/wali murid lakukan antara lain dengan cara memahami karakter anak, menguatkan kesabaran, dengan strategi membujuk anak secara pelan-pelan, memberikan pengertian dan penjelassan dengan baik, memberikan reward dan punishment, memberikan contoh teladan dan pembiasaan, memahami dan mengerti kondisi anak. 3) Dampak yang dirasakan orang tua/wali murid RA At-Taqwa setelah mengikuti kegiatan Islamic parenting dalam pembentukan karakter anak usia dini (RA), antara lain mereka merasa terbantu memiliki pola untuk lebih mendisiplinkan anak anak,  dapat mengokohkan persaudaraan/silaturrahim, saling sharing pengalaman dalam melakukan pola pengassuhan anak antara orang tua yang satu dengan yang lainnya, dan membantu proses pembentukan kebiasaan-kebiasaan positif. Kata Kunci: Islamic Parenting, Pembentukan Karakter, Anak Usia Dini
KEBIJAKAN LAYANAN PENDIDIKAN UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI SATUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) Farah Arriani; Sapto Aji Wirantho
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.117 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v3i1.1217

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengkaji kebijakan pemerintah mengenai layanan pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Regulasi penyelenggaraan pendidikan ABK di PAUD belum operasional dan tersosialisasi dengan baik. Terdapatnya regulasi yang tumpang tindih antarkementerian menyebabkan layanan pendidikan ABK di PAUD belum berjalan sebagaimana mestinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui interview, observasi, studi dokumen, dan Focus Group Discussion (FGD). Penelitian dilaksanakan di 8 daerah yang sudah ditentukan yaitu Lampung, Jambi, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tengah. Kata Kunci:  ABK, AUD, Kebijakan, Layanan, PAUD

Page 1 of 1 | Total Record : 10