cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Gender Equality: Internasional Journal of Child and Gender Studies
ISSN : 24611468     EISSN : 25481959     DOI : -
Core Subject : Social,
GENDER EQUALITY : International Journal of Child and Gender Studies, a journal focuses on issues related to child and gender studies, is published by Center for Child and Gender Studies, State Islamic University of Ar-Raniry, Banda Aceh. The scope of article received can be approached from multidisciplinary context linking to child and gender studies. Hence, this journal appreciate contribution of knowledge from different perspectives such as education, law, social, political, religion, culture, economic, psychology, science and technology. This journal appears 2 (two) numbers in a year, March and September
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2016)" : 10 Documents clear
HOW THE COMMITMENT TO ACHIEVE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS IMPACTS POOR WOMEN IN ACEH PROVINCE, INDONESIA Fitri, Cut Dian; Vonda, Pocut Ismyati
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v2i2.1465

Abstract

This paper aims to examine how the commitment to achieve Sustainable Development Goals impacts poor women in Aceh Province, Indonesia. It starts with a brief introduction on the poverty condition in Aceh Province and Indonesia as well as Sustainable Development Goals (SDGs). Then, go on tolook at the nature of SDGs as a new global agenda to see what challenge it has in the implementation and what is offered by SDGs in relation to poor women issue. This followed by an assessment on what have been done by the national government (Republic of Indonesia) and local government (Aceh Province) in response to this agenda. Finally, a conclusion and some recommendations will be drawn as a closing part of this paper
Pengaruh Bahasa Ibu Pada Perilaku Anak (Kajian dari sudut pandang cara kerja pikiran) Salami, Salami
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v2i2.1459

Abstract

The mother is madrasah ūlā for her children’s growth and development. The interaction between the mother and the son or the daughter starts since the child is still in her uterus. So, whatever the mother feels, thinks, and says, positively or negatively, will impact directly to the child’s behaviour. The research is developing on the influence of the languageused by the mother to the growth and development of the child, especially psychological development. This condition will inpact to his or her behaviour in the future. So, the mother has to learn continously some knowledges that relate to educating children until she can give positive influence and avoid negative one to their development. Because the mother is able to influence her children’s behaviour in different interactions verbal or gestural, she has to pay a lot of attention to the language patterns that she used in communicating with her children.
SPRITUAL PENDIDIK PENGARUHNYA TERHADAP PENDIDIKAN AQIDAH, AKHLAK DAN IBADAH ANAK AR, Ainal Mardhiah
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v2i2.1466

Abstract

Perubahan kurikulum yang terus dilakukan, sampai dicetuskan kurikulum berkarakter pada tgl 15 Juli 2013, belum berpengaruh banyak untuk memperbaiki problem moral dan akhlak anak didik saat ini. Semua komponen yang mesti ada untuk suksesnya pendidikan sudah tersedia seperti pendidik yang kompeten, anak didik, kurikulum, metode, media, sarana prasarana, dan evaluasi. Namun realitas yang terlihat tidak berpengaruh banyak terhadap pemantapan aqidah, perbaikan akhlak, dan peninggkatan kwantitas, kwalitas ibadah anak didik.Ada hal lain harus dimiliki pendidik yaitu Energi yang berupa, semangat, spirit. Energi ini yang dapat mengerakkan anak didik mau mengerjakan apa yang disampaikan oleh pendidik dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk prilaku dan amal shaleh. Energi ini yang dimaksud dengan ruhiyah yaitu semangat, spirit dan energi rohani (spritual) yang berasal dari bisikan rabbani karena kedakatan pendidik dengan Allah SWT, yang diperoleh melalui ibadah wajib dan sunnah, melalui upaya menta’ati semua perintah Allah, dikesendirian maupun dikeramaian dan upaya meninggalkan semua laranganan-Nya, menjalankan semua aktifitas hidup dalam rangka beribadah kepada Allah SWT, dikesendirian maupun dikeramaian. Tulisan ini ingin mengetahui pengaruh ruhiyah pendidik terhadap pendidikan aqidah, akhlak dan ibadah pendidik
Post-Traumatic Stress Disorder Among Sexually Abused Children: The Role Of Traumagenic Dynamics Model Fatmawati, Fatmawati
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v2i2.1460

Abstract

Sexual abuse is one of the most serious cases occurring in this present day, and the statistical trend generally classifies the children to be more vulnerable compared to other groups in the population, where the female children show the highest prevalence among others (Pérez-Fuentez et al., 2013; Stoltenborgh, van Ijzendoorn, Euser, & Bakernas-Kranenburg, 2011). The children who have been exposed to sexual abuse may increase their risk of developing psychological problems, such as: depression, eating problem, anxiety, psychosis, substance abuse, thoughts of suicide, etc (Makhija, 2014). Furthermore, some research findings mention that post-traumatic stress disorder (PTSD) is the most common mental health problem that occurs after sexual abuse and the symptoms arisen may have different effect for the children as the victims (Martinson et al., 2013). In order to comprehend this issue, Finkelhor and Browne (1988) has formulated a model called traumagenic dynamics model which comprehensively illustrates the trauma caused by childhood sexual abuse and describes it as long-term effects during the life span. As a way to investigate the trauma caused by sexual abuse, the model has conceptualized the four factors which are labelled as traumagenic dynamics, these include: traumatic sexualization, betrayal, powerlessness, and stigmatization or self-blame (Finkelhor & Browne, 1988).
TRAUMA & TAZKIYATUN NUFUS (Pada Santri korban konflik di Markaz Al-Aziziyah Lueng Bata Banda Aceh) Jannah, Miftahul
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v2i2.1467

Abstract

Konflik yang berkepanjangan di Aceh menyisakan trauma yang mendalam bagi masyarakat Aceh baik ketika orde baru dan ketika konflik GAM dan Militer pada tahun 1998 yang menghilangkan nyawa lebih dari 3500 orang. Konflik di Aceh masih menyisakan trauma pada anak-anak korban konflik yang saat ini sudah berusia di dewasa, ada yang menyimpan dendam dan tidak, namun secara tidak langsung nampak dari tingkah laku dan cara berpikir mereka. Mendampingi dan menjalin hubungan sosial yang baik dengan mereka adalah salah satu cara untuk mengurangi dampak trauma yang mereka alami. Membangkitkan semangat santri untuk terus berkarya dan menjadi orang yang bermanfaat bagi semua orang adalah yang terpenting untuk menjaga kondisi psikis yang kurang normal. Kurangnya pemahaman terhadap potensi yang mereka miliki, bahwa ada dalam diri mereka kekuatan yang hebat yang bisa membawa perubahan dalam hidup mereka para santri yang ada di dayah al-Aziziyah ini. Objek penelitian ini adalah 22 orang santri yang berasal dr berbagai daerah di Aceh terutama anak-anak yatim yang orang tuanya korban konflik dan ada juga yang orangtuanya korban tsunami. Penelitian ini menggunakan jenis data penelitian kualitatif dan kuantitatif. Kualitatif menggunakan wawancara terstruktur, konseling individu, observasi dan dokumentasi, sedangkan penelitian kuantitatif menggunakan angket trauma dengan skala Likert. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek trauma yang paling tinggi adalah AA Anxiuous Arousal 52 %, Anger Irratability 9,42%, Depression 46,5%, Defensive Avoidance 53,2%, Dissociation 44,8%, Dysfunctional Sexual Behaviour 44 18%, Instrusive Experience 38.5%, Impaired Self Reference 46,7%, Sexual Concern 14,9 %, Tension Reduction Behaviour 29,10 %.
نشأة اللغة عند الطفل: بني اكتساب اللغة وتعلم اللغة Muslim, Buhori
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v2i2.1461

Abstract

الطفل يبدأ بتعلُم اللغة منذ األيام األوىل من طفولتو ولكن يف واقع األمر ال يتعلمها بالصورة ادلألوفة وإمنا يستعد لتعلمها فالطفلُشكل اللغة يف حياة اإلنسان وظيفة اتصالية البد منها،يف تلك ادلرحلة حياول االتصال مع األخر خاصة األم بشىت الوسائل. تحيث يستخدمها كل فرد يف احلديث من أجل االتصال مع اآلخرين أو التعبَت عن أفكاره و مشاعره. ال يشك ان اكتساباللغة ىو حجر االساس يف تطور الطفل يف ادلراحل االوىل من العمر. ويعتمد جانب كبَت من مستقبل الطفل اجتماعيا وفكرياعلى ما اكتسبو من لغة يف ادلراحل ادلبكرة من حياتو. واذا تأخر الطفل يف تعلم اللغة فان ذلك قد يؤدي اىل عزلو عن اجلماعةوانسحابو باالضافة اىل زيادة الصعوبات اليت يواجهها يف ادلدرسة ويف اكتساب مهارات حياتية مفيدة.الطفل مؤىل طبيعيا دبلكةسبكنو من اكتساب اللغة يف عامو األول يتمكن من التعرف على الصوت اللغوي للغتو كما يستطيع فهم العديد من الكلمات.واكتساب الًتاكيب النحوية ديكن مالحظتها يف الشهر الثامن عشر حيث يتمكن الطفل يف حدود السنة الثالثة من إنتاج اجلملالنحوية ادلفهومة.نستطيع مالحظة ادلظاىر الربقماتية للغة اليت اكتسبها الطفل يف حدود السنة السادسة و ذلك من خاللمظاىر ديناميكية مع اجلماعة يف الشارع و ادلدرسة أو النادي.
DAYA LENTING (RESILIENCE) PADA PEREMPUAN KORBAN PERKOSAAN Zuanny, Iyulen Pebry; Mawarpury, Marty; Khairani, Maya
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v2i2.1468

Abstract

Kekerasan seksual di Aceh mengalami peningkatan yang cukup signifikan selama 2010-2011, salah satunya adalah kasus perkosaan.Daya lenting (resilience) dibutuhkan pada korban perkosaan untuk membantu korban bangkit dari pengalaman buruk sehingga mampu bertahan menjalani hidup.Penelitian ini bertujuan untuk melihat daya lenting (resilience) perempuan korban perkosaan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Prosedur dalam pengambilan subjek pada penelitian ini menggunakan teknik purposeful sampling dengan menggunakan strategi sampling bola salju (snowball).Subjek dalam penelitian ini berjumlah 4 orang, yaitu perempuan korban perkosaan yang tinggal di Aceh.Data pada penelitian dikumpulkan melalui teknik wawancara dan observasi.Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis tema per-subjek.Hasil wawancara menunjukkan bahwa keempat subjek memiliki kemampuan daya lenting yang berbeda-beda. Daya lenting subjek Aberkembang dengan pesat, subjek B mampu bertahan, subjek C dan D masih berada pada fase pemulihan. Daya lenting setiap subjek dipengaruhi oleh kepribadian tangguh, peningkatan diri, menyesuaikan diri dengan respresif dan emosi positif.Faktor lain yang memengaruhi daya lenting yaitu dukungan, harapan, syukur, optimisme, kepasrahan, efikasi diri dan dampak paskaperkosaan
ACEHNESE WOMEN (A history of Acehnese Women leaders) Sari, Rosnida
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v2i2.1462

Abstract

In Acehnese history, many women held significant positions. However, the history of female Acehnese rulers is hardly written in Acehnese history, even though they give many contributions to develop Aceh as we seen now. Safiatuddin is one of very famous female ruler in Aceh and she also creates a policy that still use until now. She also was invited to other countries in Southeast Asia to give lectures and she was a queen who believe in democracy and science by not arrested the ulama who want to make coup d‟ etat. She even not put them in jail but only exiled because those ulama do not sabotage, subversive, burning, killing and other criminal things. There are others female rulers and heroines who also give their contributions in developing Aceh. However, their contributions seem forgotten in Acehnese history lesson. It becomes worst when the fatwa from Mecca saying women cannot be a leader. The New Order also contributes in making women only in domestic sphere.
Strategi Muballighah BP3A Dalam Penguatan Keimanan Masyarakat (di Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen) Nurbayani, Nurbayani
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v2i2.1469

Abstract

Istilah muballighah belum popular di tengah masyarakat. Hal itu disebabkan karena peran sebagai muballigh umumnya dialamatkan kepada kaum laki-laki (teungku agam). Di samping itu strategi dakwah yang dipergunakan muballighah belum terlihat nyata dalam aspek penguatan keimanan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang strategi yang dipergunakan muballighah BP3A dalam memberikan penguatan keimanan kepada kaum perempuan Kecamatan Jeumpa Bireuen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan subjek penelitian tunggal yaitu muballighah BP3A yang memimpin majlis ta’lim pada dayah Al-Hayat Pulo Blang Kecamatan Jeumpa dan dua orang masyarakat Polu Blang. Teknik Pengumpulan data melalui wawancara mendalam (Deep interview), observasi dan dokumentasi sedangkan analisis data dilakukan dengan menyajikan data dalam bentuk uraian deskriptif dengan narasi yang sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dipergunakan muballighah dalam penguatan keimanan masyarakat Jeumpa Kabupaten Bireuen meliputi strategi internal ,eksternal. Kedua strategi tersebut sebagai jalan untuk mewujudkan keshalehan individu dan masyarakat.
EKSEKUSI PUTUSAN KEWAJIBAN AYAH ATAS NAFKAF ANAK PASCA PERCERAIAN (Studi Kasus Pada Mahkamah Syar`iyah Idi) Raudhatunnur, Raudhatunnur
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v2i2.1463

Abstract

Pasal 195 HIR menyebutkan bahwa Dalam perkara oleh karena pihak yang menang telah memperoleh keputusan hakim yang menghukum pihak lawannya maka ia berhak dengan alat-alat yang diperbolehkan oleh undang-undang untuk memaksa pihak lawan guna mematuhi keputusan hakim itu. Hak ini memang sudah selayaknya. Namun dalam kenyataannya di wilayah hukum Mahkamah Syariyah Idi pihak ayah tidak sepenuhnya melaksanakan isi putusan kewajiban atas nafkah anak yang dibebankan kepadanya.

Page 1 of 1 | Total Record : 10