Articles
Daya Lenting (Resilience) Pada Perempuan Korban Perkosaan
Iyulen Pebry Zuanny;
Marty Mawarpury;
Maya Khairani
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 18 No. 2 (2013)
Publisher : Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20885/psikologika.vol18.iss2.art6
This case study research aimed to see the resilience of women victims of rape. Four respondents are women rape victims who lived in Aceh and were selected using purposeful sampling and snowball sampling methods. Snowball sampling based on certain parties who know the source and location of the repondents. Data were collected using interviews and observation methods. Data analysis was performed with a theme per-subject analysis. Data were analyzed by interpreting and summing up the results of the interview each respondent. Interview guide was developed based on the aspects of resilience by Bonanno (2004). The results showed that resilience of four subjects are different.Keywords: Resilience, Rape, Women Victims of rape
FORGIVENESS THERAPY TO INCREASE THE MEANING OF LIFE AMONG INMATES IN
Iyulen Pebry Zuanny;
Subandhi - Subandhi
Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Vol 1, No 1 (2016): Psikoislamedia : Jurnal Psikologi
Publisher : State Islamic University (UIN) Ar-Raniry
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (392.431 KB)
|
DOI: 10.22373/psikoislamedia.v1i1.1252
Inmates experiences various condition and change in facing her life. Beside experiencing burden physically because of obstacle to maintain prior activity, many inmates has experienced psychological burden. Feeling guilty, shame, hostility, regret, despair, and having negative view about theirselves lead inmates experiencing anxiety, depression, and even suicidal act as a consequence of feeling about their lives as meaningless. Forgiveness therapy offer understanding and adaptive coping skill so inmates is able to reconcile with herself, other person and stressful situation, also reduce various negative emotions in such a way that meaning of life increases. The study is quasi experiment research will use one group with double pre-test and post-test engaging7 women inmates, in their 23-45 years old with embezzlement and fraud case. This study aimed to see whether forgiveness therapy could improve the meaning of life of woman inmates in prisons.Data analyzed using repeated measure ANOVAand supported by descriptive analysis. The result showed that forgiveness therapy was significant in increase woman inmates meaning of life after therapy.
THE EFFECTIVENESS OF RESILIENCY TRAINING TO IMPROVE FAMILY WELL-BEING AMONG WOMEN EXPERIENCED SEXUAL VIOLENCE IN ACEH
Eka - Srimulyani;
Miftahul Jannah;
Ida Fitria;
Fatmawati Fatmawati;
Rawdhah Binti Yasa;
Iyulen Pebry Zuanny
Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Vol 6, No 1 (2021): PSIKOISLAMEDIA : JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : State Islamic University (UIN) Ar-Raniry
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/psikoislamedia.v6i1.8945
Sexual harassment has many negative impacts on the victims, both physically and psychologically. Women as victims of sexual harassment feel difficulties when they interact in social environment. The psychological impact on the victim will result in prolonged trauma and depression which can then lead to unhealthy attitudes such as insecurity, excessive fear, and disturbed mental conditions. For this reason, this study aimed to examine the effectiveness of resiliency training to improve family well-being among women victims of sexual violence in Aceh. The number of participants recruited were 7 women who have experienced sexual violence in PSAA Aceh. The research design used a one group pretest-posttest design and the data were collected using family well-being scale. The results of data analysis indicated that the provision of resiliency training did not have a significant contribution on increasing family well-being. This could be explained because the incidents of sexual violence experienced by the subjects have happened several years ago, so they have adapted to their families to the presence of children born from the sexual violence.
Peningkatan Kesejahteraan Psikologis Narapidana Wanita melalui Terapi Pemaafan
Subandi Subandi;
Ardian Praptomojati;
Iyulen Pebry Zuanny;
Deisi Daningratri
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/gamajpp.74069
Narapidana wanita memiliki prevalensi gangguan mental yang lebih tinggi dibandingkan dengan narapidana laki-laki. Berbagai sumber stres dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis yang dirasakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi pemaafan terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis narapidana wanita. Sebanyak tujuh orang narapidana wanita menjadi partisipan dalam penelitian ini. Studi ini menggunakan metode eksperimen quasi dengan one group pretest–posttest design dengan tiga kali pengukuran yaitu sebelum intervensi, sesudah intervensi, dan tindak lanjut satu minggu setelah intervensi. Skala Pemaafan dan Skala Kesejahteraan Psikologis diberikan untuk melihat efek dari intervensi yang diberikan. Analisis statistik paired sample t-test menunjukkan bahwa ada peningkatan kesejahteraan psikologis yang signifikan setelah diberikan terapi pemaafan dengan skor t(6)=-3,428; p=0,014 (p<0,05). Data kualitatif juga mendukung hasil kuantitatif mengenai efek dari terapi pemaafan terhadap kesejahteraan psikologis narapidana wanita. Hasil penelitian dibahas lebih jauh dalam artikel beserta dengan implikasi praktis dan rekomendasi penelitian ke depan.
Menyatu dengan Budaya: Penguatan Self Efficacy dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Muslimeen Suksa School, Thailand Selatan
Mutia Faizah;
Jasmadi Ali;
Iyulen Pebry Zuannya
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/dedikasi.v7i1.15236
Tulisan ini bertujuan untuk menyatu dengan budaya dalam upaya konkret penguatan self-efficacy berbasis budaya di Sekolah Musleemen Suksa. Tulisan ini menggunakan pendekatan dengan metode penerapan sel efficacy kepada warga sekolah, observasi partisipatif, dan memberikan ilmu dalam belajar berbahasa Indonesia, untuk menggali pemahaman yang mendalam tentang bagaimana menyatu dengan budaya dalam mengajarkan pelajaran bahasa indonesia diintegrasikan dalam lingkungan sekolah untuk meningkatkan self-efficacy siswa. Temuan menunjukkan bahwa sekolah Muslimeen Suksa telah mengadopsi pendekatan holistik dalam memperkuat keyakinan diri siswa. Integrasi nilai-nilai budaya Islam dalam kurikulum menjadi landasan penting dalam membentuk identitas siswa dan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam mencapai prestasi akademik dan pengembangan pribadi. Selain itu, program mentoring yang didasarkan pada nilai-nilai budaya juga terbukti efektif dalam memberikan dukungan dan bimbingan kepada siswa dalam menghadapi tantangan akademik dan sosial. Selain itu, lingkungan sekolah yang inklusif secara budaya juga memainkan peran penting dalam memperkuat self-efficacy. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang bagaimana pendidikan berbasis budaya dapat menjadi sarana efektif untuk memperkuat self-efficacy siswa di lingkungan sekolah yang beragam. Implikasi praktisnya termasuk pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam kurikulum dan menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif secara budaya. Temuan ini juga memberikan kontribusi teoritis dengan memperkaya pemahaman tentang hubungan antara self-efficacy, budaya,dan pendidikan.
Pengetahuan Konseling Sebaya Untuk Menumbuhkan Motivasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Pada Siswa
Karjuniwati, Karjuniwati;
Nova, Vera;
Kamal, Ahmad Maulana;
Zuanny, Iyulen Pebry;
Bintang, Siti Syapiah
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 20 No. 2 (2023): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2023.vol20(2).14303
Drug abuse is increasingly common among teenagers due to environmental influences. Peer influence plays a role in providing counseling to help students avoid drug abuse. The study aimed to describe the influence of peer counseling knowledge to grow motivation to prevent drug abuse in students. The measuring instruments for this research used a peer counseling knowledge questionnaire and a drug abuse prevention motivation questionnaire. The sampling technique used was purposive sampling with a sample size of 30 students. The data analysis technique used is simple linear regression with a significance value of 0.005 <0.05, which means that there is a very significant influence of Peer Counseling Knowledge on Motivation to Prevent Drug Abuse in students. In the R Square (R) test, an R Square value of 0.251 (25.1%) was obtained. This shows that the peer counseling knowledge variable influences the motivation to prevent drug abuse by 25.1%. Meanwhile, 74.9% were influenced by other factors.
Kesiapsiagaan Bencana pada Mahasiswa di Organisasi Kemahasiswaan melalui Pelatihan Pertolongan Pertama Psikologis (Psychological First Aid)
Zuanny, Iyulen Pebry;
Nova, Vera;
Karjuniwati, Karjuniwati;
Naila, Rahil
Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/gamajpp.88283
Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang rawan terhadap bencana. Menghadapi kondisi tersebut, perlu adanya kesiapsiagaan terhadap bencana khususnya organisasi kemahasiswaan (Ormawa) yang merupakan agen perubahan. Meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana, diperlukan pengetahuan dalam memberikan pertolongan secara psikologis saat dan setelah terjadinya bencana. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pengetahuan Psychological First Aid (PFA) terhadap kesiapsiagaan bencana pada mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Kemahasiswaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mix-methode) yaitu menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi sebagai metode utama dan analisis deskriptif kualitatif sebagai metode penunjang. Partisipan dalam penelitian ini adalah 37 Ormawa yang tersebar di beberapa Fakultas di Universitas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pengetahuan Psychological First Aid (PFA) terhadap kesiapsiagaan bencana pada mahasiswa yang tergabung di Organisasi Kemahasiswaan dengan nilai β=0.864, ρ=0,000 (ρ<0,05). Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan PFA dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana pada mahasiswa di organisasi kemahasiswaan.
Psychological First Aid For Disaster Preparedness Student Organization Members
Vera Nova;
Iyulen Pebry Zuanny;
Karjuniwati Karjuniwati;
Rahil Naila
Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : State Islamic University (UIN) Ar-Raniry
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/psikoislamedia.v9i2.25154
Aceh is one of the provinces in Indonesia that is prone to disasters. Facing these conditions, there is a need for disaster preparedness, especially for student organization members who are agents of change. Improving disaster preparedness requires knowledge of providing psychological assistance during and after disasters. This study aims to see the effect of Psychological First Aid knowledge on the disaster preparedness of student organization members at UIN Ar-Raniry Banda Aceh. This research used a quantitative approach with regression analysis as the main method and descriptive analysis as a supporting method. The participants in this study were 37 student organization members spread across several faculties at UIN Ar-Raniry. The results showed that there was an influence of Psychological First Aid (PFA) knowledge on the disaster preparedness of student organization members at UIN Ar-Raniry Banda with a value of β=0.864, ρ=0.000 (ρ<0.05). This research has implications for improving student organization member's knowledge and preparedness in facing disaster.
Psikoedukasi Pencegahan dan Penanganan Bullying di SMP Negeri X
Zuanny, Iyulen Pebry;
Karjuniwati, Karjuniwati;
Nasruddin, Nasruddin;
Muslim, Muslim;
Alka, Muhammad
Jurnal Sosial & Abdimas Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51977/jsa.v7i1.1616
Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan Tingkat sekolah yang rentan mengalami Bullying, bila tidak segera ditangani maka akan berlanjut ke tingkat SMA dan Perguruan Tinggi. Salah satu SMP di bagian Aceh wilayah Tengah yaitu SMPN X merupakan salah satu sekolah dengan Tingkat bullying yang berat berdasarkan laporan Guru, Kepala Sekolah dan Petugas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Aceh (DP3A) pada awal tahun 2024. Hasil survey yang dilakukan pada 49 siswa SMPN X menunjukkan sebanyak 41 siswa pernah mengalami bullying baik secara fisik, verbal dan seksual. Jenis bullying yang paling banyak dialami siswa yaitu bullying verbal yakni 30 siswa, bullying fisik sebanyak 10 siswa sedangkan yang pernah mengalami bullying verbal dan seksual sebanyak 1 orang. Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry melakukan pengabdian masyarakat melalui psikoedukasi pencegahan dan penanganan bullying pada 49 siswa yang terdiri dari 26 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan. Hasil psikoedukasi menunjukkan bahwa siswa mengalami antusias dan peningkatan pemahaman mengenai dampak dan Upaya yang dapat dilakukan dalam menghadapi bullying.
DAYA LENTING (RESILIENCE) PADA PEREMPUAN KORBAN PERKOSAAN
Zuanny, Iyulen Pebry;
Mawarpury, Marty;
Khairani, Maya
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/equality.v2i2.1468
Kekerasan seksual di Aceh mengalami peningkatan yang cukup signifikan selama 2010-2011, salah satunya adalah kasus perkosaan.Daya lenting (resilience) dibutuhkan pada korban perkosaan untuk membantu korban bangkit dari pengalaman buruk sehingga mampu bertahan menjalani hidup.Penelitian ini bertujuan untuk melihat daya lenting (resilience) perempuan korban perkosaan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus.Prosedur dalam pengambilan subjek pada penelitian ini menggunakan teknik purposeful sampling dengan menggunakan strategi sampling bola salju (snowball).Subjek dalam penelitian ini berjumlah 4 orang, yaitu perempuan korban perkosaan yang tinggal di Aceh.Data pada penelitian dikumpulkan melalui teknik wawancara dan observasi.Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis tema per-subjek.Hasil wawancara menunjukkan bahwa keempat subjek memiliki kemampuan daya lenting yang berbeda-beda. Daya lenting subjek Aberkembang dengan pesat, subjek B mampu bertahan, subjek C dan D masih berada pada fase pemulihan. Daya lenting setiap subjek dipengaruhi oleh kepribadian tangguh, peningkatan diri, menyesuaikan diri dengan respresif dan emosi positif.Faktor lain yang memengaruhi daya lenting yaitu dukungan, harapan, syukur, optimisme, kepasrahan, efikasi diri dan dampak paskaperkosaan