cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi
ISSN : 2087085X     EISSN : 25495623     DOI : -
Core Subject : Social,
Komuniti : Jurnal Komuniti is a scientific journal that publishes scientific research papers/articles or reviews in the field of Communication and Media. The scope of this journal includes communication as social science, mass communication, technology communication, communication and networking, media and communication.
Arjuna Subject : -
Articles 234 Documents
Pengelolaan Media Sosial Oleh Unit Corporate Communication PT GMF Aeroasia Fajar Syuderajat
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 9 No 2, September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v9i2.4173

Abstract

Studi ini berjudul:  Pengelolaan  Media  Sosial  oleh  Unit Corporate Communication PT GMF AeroAsia. Seiring dengan meningkatknya jumlah pengguna social media telah melahirkan media baru bagi bidang komunikasi khususnya dunia public relations. Kesempatan ini kemudian dimanfaatkan oleh PT GMF AeroAsia untuk memanfaatkan media sosial yang dijadikan sebagai media komunikasi dengan memberikan  informasi  seputar  dunia  aviasi  dan  bidang  MRO  (maintenance, repair,  organization)  PT  GMF AeroAsia.  Tujuan studi ini, untuk mengetahui pengelolaan media sosial yang digunakan PT GMF AeroAsia sebagai strategi komunikasi brand awareness dengan konsep  teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah New Media Theory yang berhubungan dengan media sosial. Metode pendekatan penulisan kualitatif dan bersifat deskriptif.Hasil dari studi ini mengatakan bahwa pengelolaan media sosial PT GMF AeroAsia oleh Corporate Communication memilih facebook, instagram, youtube, dan linkedin. Penanganan langsung dilakukan oleh tim digital aktivasi dengan konten-konten yang terlebih dahulu disetujui oleh kepala divisi Corporate Communication.  Kesimpulan, PT GMF AeroAsia menggunakan facebook, instagram, youtube, dan linkedin sesuai dengan segmentasi perusahaan yang lebih menekankan B-to-B. Meskipun banyak sekali follower pada media sosial tersebut namun untuk respon atau feedback kurang mendapatkan perhatian, sehingga terkesan lambat dalam menanggapi.Kata kunci: corporate communication;  media sosial; PT GMF AeroAsia.
Pengurangan Ketidakpastian pada Pekerja Salon Tunarungu dalam Melayani Pelanggan Baru Andheka Malestha; Ratri Kusumaningtyas
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i1.10651

Abstract

This research aims to know how the forms of uncertainty experienced by deaf salon workers, as well as how they reduce uncertainty in communicating with new customers. This research is a qualitative descriptive research, such as for the collections of data using in-depth interviews and observations of 4 people at the deaf salon workers. The research of this studi show the form of uncertainty experienced by the workers among others: 1) Cognitive uncertainty, worries about the limitations they have made them difficult to get clear information, not able to understand customer’s wishes, fear will get bad prejudice from customers. 2) Behavior uncertainty is an inability to estimate new customer behavior, worry there will be complaints if you are not satisfied with the treatment provided, worries about a customer bidding a lower price than the one set. The process of reducing uncertainty experienced by deaf salon workers: 1) Proactive process, where the deaf salon workers thinks about the communication options it will do, they great them directly, think of verbal communication and not. 2) Retroactive process, where the deaf workers explained how to interact with new customers, how the attitude and behaviors of the opponent talk about interacting with them. In addition to the uncertainty reduction strategy undertaken by deaf salon workers. 1) Passive strategy, by doing observations as an effort to find out about new customers and what do they have to do. 2) Active strategy, deaf salon workers looking for information using third person help or in other words ask about someone through others. 3) Interactive strategy, deaf salon workers perform interactions directly to reduce the sense of uncertainty they experience.
IMAGE MANAGEMENT MODEL IN COMPANY CRISIS Bintang Ayu Samniar
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 8, No. 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v8i1.2931

Abstract

For the sustainability of the company in Indonesia, triple bottom line concept (people,planet, profit) have to be adding in every company, especially mining company. This concept usually be realized by Corporate Social Responsibility (CSR) department, just like in PT Pamapersada Nusantara (PAMA) District KPCS, East Kalimantan. This research type is descriptive qualitative, which give readers explanation of the situation in facing crisis in 2010 by CSR PAMA KPCS. For explain this, writer used Crisis Pre-Emptive: Image Management Model by Augustine Pang, because the CSR concept which explored by writer is based on crisis which happen there, in 2010. In this study, writer divided the phase into 4 phases as the theory by Pang. They are: Before organizational event: proactive phase; Before organizationalevent: strategic phase; During organizational event: reactive phase; and After organizational event: recovery phase. Writer also make a scheme based on 4 phase above.
Strategi Humas dalam Menjalin Good Relationship dengan External Stakeholders UAD Dewi Soyusiawaty
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 8, No 2, September 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v8i5.2846

Abstract

Hubungan baik antara organisasi dengan stakeholders sangat diperlukan untuk mendukung kesuksesan organisasi.. UAD sebagai salah satu organisasi pendidikan, telah menempatkan fungsi humas dalam berbagai peranan, termasuk dalam menjalankan fungsi pencitraan dan menjalin hubungan baik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang bisa dilakukan humas untuk menjalin hubungan baik dengan stakeholders external, terkait dengan sinergitas diantara keduanya. Dalam melakukan penelitian ini, peneliti akan menggunakan metode studi kasus. Pemilihan metode studi kasus, dilakukan untuk mengetahui bagaimana peranan maupun strategi-strategi humas yang bisa dijalankan untuk membangun kedekatan dengan stakeholders external. Adapun teknik pengumpulan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan wawancara, serta focus group discussion dengan para stakeholders external UAD. Hasil yang diharapkan dalam penelitian ini adalah publikasi ilmiah dalam bentuk jurnal dan mendapatkan pengakuan Hak Kekayaan Interlektual (HAKI). Selain itu, penelitian ini juga diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai strategi-strategi humas yang bisa dijalankan ke depannya, untuk menjalin hubungan baik dengan stakeholders external.
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK TOKOH PURI UBUD DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI DAN TRADISI BALI Redi Panuju
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 11 No.1, Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v10i3.6483

Abstract

Mempertahankan tradisi di era modern merupakan tantangan semua orang, tidak terlepas bagi masyarakat Ubud Kabupaten Gianyar Propinsi Bali. Desa ini dikenal sebagai destinasi wisata terbaik dunia, sehingga interaksi budaya antara pendatang dan wisatawan dengan masyarakat setempat berpotensi merubah tatanan tradisi. Kemajuan pariwisata yang didukung pesatnya perkembangan Ilmu dan Teknologi semakin menguatkan terjadinya perubahan.Namun, pada kenyataannya tradisi di Ubud tidak sepenuhnya berubah, bahkan beberapa pelaksanaan tradisi di Ubud semakin berkembang. Jauh sebelum pesatnya pariwisata, pelestarian dan penanaman tradisi sudah dilakukan masyarakat Ubud yang dipimpin Puri Ubud yang saat itu masih menjadi Raja Ubud. Tatanan pemerintahan dan kekuasaan melanggengkan tradisi, begitu pula sebaliknya. Wisatawan yang datang ke Ubud tujuan utamanya adalah menyaksikan tradisi dan budaya masyarakat Ubud, sehingga pada akhirnya antara tradisi dan pariwisata juga menjadi saling ketergantungan.Perubahan tata pemerintahan pasca kemerdekaan hingga orda baru membuat kewenangan Puri Ubud terbatas, sehingga tokoh Puri Ubud mulai berbenah agar tradisi tidak hancur. Kesempatan mengembalikan era kekuasaan zaman dahulu terbuka lebar pasca reformasi, tokoh Puri Ubud masuk dalam berbagai organisasi tradisional, organisasi sosial hingga organisasi politik. Kekuasaan sebelumnya mulai diambil melalui pengaruh yang lebih luas dalam bidang adat, agama, sejarah, budaya, dan ilmu pengetahuan. Francis Fukuyama menyebut hal tersebut sebagai modal sosial yang berupa jaringan sosial. Sosiolog Prancis Pierre Bourdieu (2010) menyebut symbolic capital, disamping economic capital. Lebih lanjut menurut Bourdieu ada empat modal yang bisa dipergunanakan dalam mendukung komunikasi politik, yakni modal kapital, modal modal kapital, modal budaya dan modal simbolik. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif deskriptif, pengumpulan data berupa wawancara, observasi, studi dokumen, dengan analisis data deskriptif-kualitatif. Ada dua teori yang digunakan yaitu, Teori Praktik dan Teori Komunikasi Massa. Penelitian ini mengungkap bentuk atau metode komunikasi politik Puri Ubud dalam mempertahankan tradisi, sehingga beberapa tokoh Ubud berhasil meraih menjadi Kepala daerah, anggota DPRD hingga pimpinan lainnya. Empat modal dan menduduki kekuasaan semakin menguatkan tradisi begitu juga kekuasaan.  Eksistensi tradisi di Ubud juga dipengaruhi oleh ideologi pasar, pencitraan, praktik kekuasaan, modal (sosial, ekonomi, budaya, simbolik). Faktor inilah yang saling berkaitan dan bertautan serta bersimbiosis dalam mempertahankan tradisi dan kekuasaan Puri Ubud di zaman modern. Kata kunci : tradisi, komunikasi, puri ubud.  
APLIKASI PETA DIGITAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Syams Kurniawan Hidayat
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume II, No. 2, Januari 2011
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v2i2.2960

Abstract

Nowadays, the campus map in Muhammadiyah University of Surakarta is made from paper as a conventional map. It can not helps people to find a location and its description in easier way. For example, when we want to find the location of Student Extracuricular Group (UKM), faculties, canteen and the other places, we must have a map and search it manually. This research is aimed to make a digital map aplication to help the searching of locations in Muhammadiyah University of Surakarta. It also provides the description or information of a location in detail. Every registered member can upload the data to give the description of the given location. This digital map application will help the administrator in the data editing, because it can be done in everytime and everywhere. The type of the study is qualitative research. The data collections are done with interview to Muhammadiyah University of Surakarta’s students and direct observation to the Student Extracuricular Group (UKM) locations. After gets the data, the writer processes the data with Macromedia Flash 8, PHP software and MySQL database. The trial can be done by localhost server or internet acces. This research have succeeded in making digital map application which can be accessed by Local Area Network (LAN) and internet as the advantage. It can helps the searching of a location for both internal users and external users in Muhammadiyah University of Surakarta. This application is also dynamic because it can be edited as the current appropriate condition of a location. 
Fanatisme Fans Sepakbola terkait Flaming dan Netiquette Yudha Wirawanda
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 10, No. 2, September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v10i2.6755

Abstract

Spectre adalah salah satu thread di forum daring Kaskus. Thread ini memungkinkan pengguna untuk melakukan flaming yang berkaitan dengan fanatisme pendukung sepakbola. Walaupun memperbolehkan prosumsi flaming, namun Spectre tetap memiliki netiquette. Penelitian ini menganalisis praktik fanatisme fans sepakbola terkait flaming dan netiquette. Penelti menggunakan teori habitus dan arena dari Bourdieu untuk menganalisis perilaku pengguna. Peneliti juga menggunakan konsep prosumsi dan netiquette untuk menganalisis data. Peneliti menggunakan metode etnografi virtual untuk menganalisis permasalahan. Peneliti berkesimpulan bahwa bentuk fanatisme dan flaming di ruang siber dibentuk juga oleh netiquette. Namun kebiasaan dan budaya fanatisme pengguna di Kaskus juga membentuk netiquette yang ada di Spectre.
Pengaruh Pengguna Instagram terhadap Kesehatan Mental Instagramxiety pada Remaja di Kota Salatiga Ricadona Priyanti Lim; Daru Purnomo; Dewi Kartika Sari
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 13, No. 1, Maret 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v13i1.13757

Abstract

Media sosial merupakan media yang paling banyak digunakan di Indonesia, salah satunya adalah instagtram. Instagram merupakan media yang dapat meng-upload foto dan video melalui instagram feed dan stories. Pengguna instagram dapat berinteraksi dengan pengguna lainnya dengan memberikan like dan komentar di foto dan video. Akan tetapi, pesan yang didapatkan bisa berupa pesan positif atau negatif. Dari pesan tersebut dapat menimbulkan efek yang berpengaruh pada kesehatan mental. Efek yang mempengaruhi kesehatan mental pengguna instagram dinamakan instagramxiety. Kesehatan mental instagramxiety akan menimbulkan perasaan bersalah, cemas, takut dan membanding-bandingkan diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pengguna instagram terhadap kesehatan mental instagramxiety pada remaja di Kota Salatiga. Dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana dengan menggunakan 100 responden. Hasil dari penelitian ini berdasarkan hipotesis tidak ada pengaruh pengguna instagram terhadap kesehatan mental instagramxiety pada remaja di Kota Salatiga. Akan tetapi, diperoleh determinasinya (R Square) 3,1% dapat dikatakan bahwa pengaruh pengguna instagram rendah atau kecil dampaknya terhadap kesehatan mental instagramxiety. Dapat dikatakan bahwa di Kota Salatiga dalam pengguna instagram tidak mempengaruhi kesehatan mental para penggunanya atau dapat dikatakan bahwa pengguna instagram yang tinggal di Kota Salatiga aman dari kesehatan mental. Hal ini dibuktikan dari penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan instagram dengan kesehatan mental di Kota Salatiga yang memperoleh hasil yang rendah dari penelitian Pengaruh Penggunaan Instagram Stories terhadap Perilaku Phubbing pada Generasi Z di Kota Salatiga memperoleh 31,1% (Phang, 2020) dan penelitian Pengaruh Penggunaan Youtube dan Instagram terhadap FOMO pada Generasi Z Kota Salatiga memperoleh 19,48% (Asih, 2020).
AKTIVITAS MEDIA RELATIONSHUMAS KEPOLISIAN (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF PADA BAGIAN HUMAS DI POLRESTA SURAKARTA DALAM MENJALANKAN MEDIA RELATIONS) Kartika Sari
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VII, No 2, September 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v7i2.2464

Abstract

Humas Polresta Surakarta menjalankan fungsi hubungan masyarakat dalam membentuk citra positif, dan menekan pemberitaan negatif yang beredar di masyarakat, guna meningkatkan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana Aktivitas Humas di Polresta Surakarta dalam menjalankan Media Relations. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dengan narasumber Kepala Sub Bagian Humas dan Kepala Urusan Humas Polresta Surakarta, juga mewawancarai wartawan dari media massa lokal. Observasi di lapangan juga penulis lakukan guna mengamati kegiatan-kegiatan media relations yang dilakukan. Penulis juga menggunakan studi pustaka untuk mendeskripsikan penelitian ini supaya lebih jelas. Dari hasil penelitian, Humas melakukan aktivitas media relations dengan beberapa strategi. Pertama, dengan mengelola relasi yang bertujuan menjalin hubungan baik dengan institusi media massa terutama dengan para wartawan. Kedua, mengembangkan strategi yang dilakukan melalui pengembangan kemampuan personal anggota di bidang kehumasan dan media. Kemudian yang ketiga adalah dengan mengembangkan jaringan yaitu berhubungan baik dengan Persatuan Wartawan Indonesia, dengan pihak-pihak swasta juga dengan klub motor di Surakarta.
EFEK EKSPANSI MEDIA MASSA BARAT DAN IMPERIALISME BAHASA Novin Farid Styo Wibowo
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume II, No. 2, Januari 2011
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v2i2.2951

Abstract

Change of use of the term Indonesian into English terms being common done either by formal, non- formal institutions and community. Its use not only as a companion, but replaces the old term in the Indonesian language in full. This condition is a consequence be experienced by third world countries due to globalization. Analysis the structure of macro-historical views of Western influenced into the third world countries, especially Indonesia, particularly the use and control of mass media as a means of penetration of cultural change. Analysis is also based by several studies approach that are hegemony, domination, depedence, cultural imperialism and postcolonialism.