cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi
ISSN : 2087085X     EISSN : 25495623     DOI : -
Core Subject : Social,
Komuniti : Jurnal Komuniti is a scientific journal that publishes scientific research papers/articles or reviews in the field of Communication and Media. The scope of this journal includes communication as social science, mass communication, technology communication, communication and networking, media and communication.
Arjuna Subject : -
Articles 234 Documents
KARAKTER LAKI-LAKI DALAM PROGRAM TELEVISI (Analisi Resepsi Peran Pria Sebagai Pekerja Rumah Tangga Dalam Program Sitkom “Dunia Terbalik” Di RCTI). Berlian Ilham
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 11 No.1, Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v10i3.5945

Abstract

Kontruksi media yang menampilkan karakter laki-laki disetiap tayangan sinetron cukup beragam dalam kompleks mengenai maskulin dan feminin. Sering terlihat stereotip karakter laki-laki yang lemah serta mandiri tanpa perempuan/istri dalam pekerjaan rumah. Padahal dalam kenyataannya laki-laki tetap membutuhkan sosok perempuan/istri dalam suatu keluarga. Dalam suatu keluarga, suami istri memiliki peran tugasnya masing-masing, dalam budaya partiarki suami memiliki tugas untuk mencari nafkah dan istri memiliki tugas pekerjaan domestik di dalam rumah. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mencaritahu  bagaimana  khalayak  Indonesia  menciptakan  persepsi  mengenai karakter laki-laki dalam televisi dengan dipengaruhi adanya perbedaan latar belakang, perbedaan gender, dan budaya. Analisis  resepsi yang peneliti gunakan untuk melihat peran khalayak sebagai penonton aktif  dalam mengintepretasikan karakter laki-laki yang ditampilkan menurut resepsi mereka. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan dibagi menjadi dua kelompok kecil yang masing-masing terdiri dari empat orang anggota. Kelompok kecil tersebut diantaranya kelompok FGD A yang dilakukan di kota Surakarta, dan kelompok FGD B yang dilakukan di kota Lampung. Seluruh anggota FGD terdiri dari ibu rumah tangga yang bekerja beserta suami dan yang pernah bekerja sebagai TKW/TKI, seluruh anggota FGD terdiri dari berbeda etnis budaya meliputi Jawa dan Lampung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualifikasi meliputi pengalaman dan budaya yang mempengaruhi bagaimana cara pandang mereka dalam memaknai konstruksi media mengenai karakter laki-laki yang ditampilkan. Menurut Fokus Grup A dan Fokus Grup B media sekarang ini menampilkan karakter laki-laki yang bisa dikatakan cukup berlebihan dan memilih meoposisikan segala sesuatu kontruksi media dengan pengalaman hidup yang dilalui dan dari sudut pandang budayanya
Analisis Manajemen Isu Partai Politik (Studi Deskriptif Kualitatif Manajemen Isu Tim Pemenangan Yuro Dalam Pilkada Karanganyar Periode 2013-2018) Laila Aryani
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VI, No. 2, September 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v6i2.2959

Abstract

Manajemen isu salah satu upaya yang dapat digunakan untuk menangani isu salah satunya adalah isu yang menerpa seorang politisi. Isu yang menerpa seorang politisi dapat berupa kampanye hitam atau black campaign. Black campaign biasanya digunakan untuk menyebarkan isu terutama pada waktu mendekati pemilihan umum. Pilkada Karanganyar periode 2013-2018 salah satu pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Juliyatmono dan Rohadi (YURO) diterpa isu. Penelitian dengan metode kualitatif ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana manajemen isu yang dilakukan tim pemenangan YURO dalam Pilkada Karanganyar periode 2013- 2018. Untuk menangani isu tim pemenangan pasangan yang diusung oleh koalisi partai Golkar dan PKS ini menangani isu menerapkan lima tahap manajemen isu yaitu mengidentifikasi, menganalisis isu, menentukan pilihan strategi perubahan isu, pemrograman aksi isu, dan melakukan evaluasi.
PERJALANAN WACANA JOKOWI DALAM PENCALONANNYA SEBAGAI KANDIDAT PRESIDEN 2019-2024 Redi Panuju
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 10, No. 2, September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v10i2.6753

Abstract

 Artikel ini mengkaji penggunaan wacana komunisme  yang kerapkali dijadikan issu untuk merepresentasikan keberadaan individu, kelompok maupun institusi tertentu di Indonesia. Wacana digunakan oleh pihak pihak tertentu sebagai cara mengkomunikasi maksud untuk menarik perhatian, membentuk pencitraan, membelah opini  publik, dan pada akhirnya sebagai saluran membangun letimasi politik. Pada akhir bulan September 2017 wacana komunisme sebagai bahaya laten bagi Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merebak kembali melalui instruksi Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo kepada jajaran TNI untuk memutar kembali film “G.30 S/PKI”. Instruksi Panglima TNI tersebut menimbulkan pro-kontra di masyarakat di luar internal TNI. Melalui analisis wacana model Althusser dan Faucoult akan dapat dikontruksi komunikasi politik yang terjadi di level individu maupun institusi berkaitan dengan ajang pemilu tahun 2019.Kajian ini dapat memberikan gambaran awal dan umum tentang issu issu yang  digunakan sebagai instrument politik dalam kontestasi politik tahun 2019. Issu bahaya laten komunisme akan merecovery kelompok masa lalu yang dilabeling pada masa Orde Baru dan sebaliknya mereposisi kelompok Orde Baru yang dituduh mengaburkan sejarah dan akan muncul kelompok baru sebagai pendulum issu terdebut.Kata Kunci : Komunisme, Legitimasi, produksi wacana, reproduksi wacana,  Pilpres 2019
Advergames as Marketing Communication Media Opportunities Alvian Alrasid Ajibulloh
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 13, No. 1, Maret 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v13i1.13535

Abstract

The pandemic has had a major influence on consumer behavior trends, and it is considered that business actors need to make several adaptations so that the market does not abandon it. And in the process of selecting marketing media, media games can be used as an alternative at this time, because from some of the results of previous research on the combination of games and advertising, it can have a positive impact on marketing. Therefore, the researcher wants to investigate further about the opportunities that can be obtained from the use of media advergames to assist marketing communication activities in this pandemic situation, by using the literature study method from several previous scientific journals. The research results reveal that the media advergames are able to provide benefits in the marketing process such as being able to create experiential marketing, brand engagement, product placement.
THE INFLUENCE OF CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PROGRAM PT. HOLCIM INDONESIA TBK CILACAP PLANT ON PUBLIC ATTITUDES IN THE DISTRICT OF SOUTH CILACAP 2014 Fautia Nurul Cholifah
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VII, No 2, September 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v7i2.2463

Abstract

PT. Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant contributed to society by implementing CSR program Posdaya”. This research aims to analyze the influence of Corporate Social Responsibility (CSR) Program on public attitudes in the District of South Cilacap. This research uses quantitative methods. The samples in this research are 86 respondent recipients in the Posdaya of South Cilacap. The technique of analysis data used a Manova analysis. The result was obtained Manova test is significant level (sigY 1) = 0,000 0,05, it means there is significant influence of Corporate Social Responsibility (CSR) on public attitudes. This research shows that there are some factors affect people’s attitudes forms of CSR programs offered to the community such as the training, motivation, and monitoring of the Holcim. So the attitudes of society in the CSR programs have an impact on the participation of the community
KONSTRUKSI ISU GENDER DALAM POLITIK: STUDI KASUS PEMILIHAN UMUM 2004 Joko Sutarso
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume II, No. 2, Januari 2011
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v2i2.2950

Abstract

Construction issue of women in politics is built on the assumption of representation, which states that the number of women in representative institutions is not proportional when compared with the number of women voters. Discourse Affirmative Action is an effort to increase the number of women’s political participation in representative institutions. Although a lot of resistance or support, affirmative action is included in the Election Law 12 of 2003 failed to increase the number of legislative candidates who sit in Parliament significantly. Study of women’s issues in Election 2004 has the urgency to understand gender issues, because legislative elections are followed by direct presidential election confronts Megawati Sukarnoputri with Susilo Bambang Yudhoyono. Competition both have crystallized the issue of gender in politics, whether that support on the one hand and women who refused leaders on the other. Construction is not only built on political arguments, but also social, cultural and religious. 
Model Perilaku Komunikasi Komunitas Hong dalam Melestarikan Permainan dan Mainan Tradisional Sunda Santi Susanti; Yuni Nurtania
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 9 No 2, September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v9i2.4917

Abstract

Permainan tradisional merupakan hasil budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Permainan tersebut sarat dengan nilai-nilai kearifan lokal yang tercermin dalam etika dan norma yang berlaku dalam memainkan suatu permainan. Perkembangan teknologi dan berkembangnya kebutuhan manusia telah menggantikan permainan tradisional dengan permainan modern. Di saat permainan modern bekembang pesat, permainan tradisional menjadi kian tersisih, tertinggal bahkan terlupakan. Komunitas Hong sebagai pusat kajian mainan rakyat yang didirikan pada tahun 2003, berupaya melestarikan mainan dan permainan rakyat sebagai salah satu identitas bangsa. Untuk menjaga eksistensinya dalam melestarikan dan mengembangkan mainan serta permainan rakyat Sunda, Komunitas Hong melakukan upaya-upaya kerjasama dengan pihak-pihak yang mendukung keberlangsungan komunitasnya, baik dari kalangan internal maupun dari lingkungan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku komunikasi Komunitas Hong dalam melestarikan permainan dan mainan tradisional Sunda. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi dan literatur. Hasil penelitian menunjukkan, perilaku komunikasi Komunitas Hong disesuaikan dengan khalayak sasaran yang dituju, yang terdiri dari masyarakat/publik, pemerintah, sesama anggota komunitas Hong, mitra kerja dan sponsor penyandang dana. Komunikasi dilakukan melalui beragam kegiatan, antara lain workshop, festival, kemitraan dan publikasi. Kesimpulan penelitian ini adalah, perilaku komunikasi yang dilakukan oleh Komunitas Hong, merupakan bagian dari upaya melestarikan permainan dan mainan tradisional masyarakat Sunda. Pesan yang dirancang sedemikian rupa dengan penyaluran melalui berbagai media, merupakan langkah strategis untuk mengenalkan mainan dan permainan tradisional masyarakat Sunda agar dikenal luas oleh masyarakat sehingga upaya melestarikan mainan dan permainan tradisional Sunda dapat berlangsung berkesinambungan. Kata kunci: Perilaku komunikasi, komunitas Hong, pelestarian budaya, mainan dan permainan tradisional, masyarakat Sunda
Elemen Berita dalam Wacana Jurnalisme Warga Eko Purnomo; Agus Budi Wahyudi
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i2.10800

Abstract

Wacana jurnalisme warga sebagai salah satu rubrik pengisi media massa cetak, dalam penelitian ini harian Solopos. Rumusan masalah (a) elemen berita apa sajakah yang mengisi wacana berita jurnalisme warga, (b) bagaimanakah setiap elemen berita disajikan dalam wacana berita jurnalisme warga, dan (c) bagaimanakah kelengkapan elemen berita dalam wacana jurnalisme warga. Penelitian ini bertujuan pertama, mengidentifikasi elemen-elemen berita dalam wacana jurnalisme warga. Kedua, mendeskripsikan elemen-elemen berita yang mengisi wacana jurnalisme warga. Ketiga, menetapkan wacana jurnalisme warga dari perspektif kelengkapan elemen-elemen berita. Objek penelitian elemen-elemen pengisi wacana berita jurnalisme warga. Sumber data penelitian berupa sumber bahasa tulis yaitu wacana berita jurnalisme warga pada harian Solopos terbit tahun 2018-2019. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik catat sebagai teknik lanjutannya. Analisis data menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung dan metode padan referensial. Hasil penelitian (a) wacana jurnalisme warga sebanyak 50 wacana mengandung elemen 5W+1H sebanyak 20 wacana. Elemen apa dikandung sebanyak 50 wacana. Elemen siapa dikandung sebanyak 50 wancana. Elemen kapan dikandung sebanyak 50 wacana. Elemen di mana sebanyak 42 wacana Elemen mengapa sebanyak 31 wacana. Sedangkan elemen bagaimana sebanyak 38 wacana. (b) Elemen apa mengenai aktivitas di bidang persekolahan atau pendidikan. Elemen Siapa mengenai institusi pendidikan (sekolah). Elemen kapan mengenai setelah peristiwa itu terjadi, tidak sehari setelah peritiwa. Elemen di mana mengenai tempat terjadinya peristiwa di sekolahan/kampus, masjid, panti, pondok, tempat wisata, (c) wacana jurnalisme warga yang memiliki elemen lengkap sebanyak 20 wacana. Elemen berita dalam wacana jurnalisme warga memang menjadai unsur dalam berita.Kata Kunci: Berita; Solopos;jurnalisme; warga 
PENGGUNAAN INTERNET OLEH DOSEN BERDASAR GENDER DAN GENERASI Rina Sari Kusuma
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 8, No. 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v8i1.2935

Abstract

The usage of internet in higher education is increasing. This system is beingimplemented for efficiency and effectivity of communication and activity monitoring among the academicians. On the other hand, not all academicians have the exact same technology literacy. Muhammadiyah University of Surakarta is one of top university in Indonesia that already use many internet based programmes in their academic and administration activities. The purpose of this research see how the role of gender and generation affect the internet usage of academicians in UMS. Internet usage pattern covers items such as knowledge and experience on the internet, purpose of using internet, and frequency of using e-mail. The result shows that generation become the main factor that influence the pattern and optimalization usage of the internet than the gender one. Academicians that belong to Generation Y or milineal is the generation that has the highest potential of maximalize the internet technology, especially for academic activity.
BARRIERS HUBUNGAN KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA WARGA MUSLIM DAN HINDU DALAM UPACARA PUJAWALI DAN PERANG TOPAT DI DAERAH LINGSAR, LOMBOK BARAT, NUSA TENGGARA BARAT muhammad fathoni
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 9, No 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v9i1.3403

Abstract

 ABSTRAK         Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan hubungan antar budaya warga Muslim dan Hindu pada upacara Pujawali dan Perang Topat di Lingsar, Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat melalui perasangaka, stereotip, dan etnosentris. Komponen tersebut terbangun dalam komunikasi antar budaya, sehingga membentuk barriers pada warga Muslim dan Hindu di Lingsar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi yaitu pendekatan untuk mengurai dan mendeskripsikan hambatan komunikasi antar budaya Pujawali dan Perang Topat dari sudut pandang warga pemilik budaya di Lingsar. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi partisipan dan wawancara mendalam. Pengambilan sampel informan menggunakan Purposive sampling. Proses pengumpulan data dengan teknik snowball sampling/chain sampling  sebanyak 6 orang informan.                Hasil yang ditemukan adanya sekat komunikasi yang menghambat hubungan warga Muslim dan warga Hindu saat upacara Pujawali dan Perang Topat di Lingsar. Sekat komunikasi tersebut disebabkan oleh perbedaan keyakinan yang dianut antara warga Muslim dan Hindu, terdapat juga masalah kepemilikan Pura dan konflik pemuda sebelum terjadinya upacara Pujawali dan Perang Topat sehingga menyebabkan prasangka, etnosentris dan stereotip. Kata Kunci: Barriers, Hubungan, Komunikasi Antarbudaya, Pujawali dan Perang Topat, Ethnografi.