Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi
Komuniti : Jurnal Komuniti is a scientific journal that publishes scientific research papers/articles or reviews in the field of Communication and Media. The scope of this journal includes communication as social science, mass communication, technology communication, communication and networking, media and communication.
Articles
234 Documents
Pola Proses Penyebaran dan Penerimaan Informasi Teknologi Kamera DSLR
Sidiq Setyawan
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 9 No 2, September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v9i2.5224
Abstrak Kamera DSLR sebagai sebuah produk inovasi memiliki cara tersendiri untuk dapat diterima dan diadopsi oleh sebuah sistem sosial khususnya fotografer non profesional di Kota Solo. Difusi inovasi menjelaskan secara sistematis bagaimana sebuah produk inovasi DSLR disebarluaskan dan diterima oleh golongan inovasi di dalamnya. Sebagai sebuah bentuk komunikasi khusus, dalam teori difusi inovasi terdapat dua pokok utama kajian komunikasi, yakni bagaimana seorang komunikator maupun komunikan dalam golongan inovasi bertindak untuk menyebarkan pesan dan menerima pesan. Kedua pokok bahasan ini yang menjadi kunci bagaimana sebuah produk inovasi mampu efektif disebarkan dan diterima (diadopsi) oleh golongan inovasi di dalamnya.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskiptif kualitatif. Peneliti menggunakan metode studi kasus. Studi kasus cocok digunakan bila penelitian berkenaan dengan how dan why. Peneliti menjabarkan hasil dari penelitian yang dilakukan dalam bentuk narasi. Sampel dari populasi yang diambil melalui proses teknik cuplikan dengan maximum variation sampling atau pengambilan sampel variasi maksimum. Selain menggunakan teknik sampel variasi maksimum, peneliti menggunakan teknik cuplikan snowball sampling. Peneliti mengambil sampel fotografer non profesional di Kota Solo. Teknik pengumpulan data melalui in-depth interview (wawancara mendalam) dan observasi lingkungan terhadap sampel penelitian. Untuk validasi data, peneliti menggunakan triangulasi sumberHasil penelitian ini menunjukan bahwa memiliki memiliki karakteristik dan saluran komunikasi komunikasi tersendiri ketika mereka menerima informasi mengenai inovasi dan memutuskan untuk mengadopsi teknologi tersebut. Hal ini misalnya bisa dilihat dari pemilihan media dalam berkomunikasi dan menggunakan berbagai media untuk referensi mengumpulkan informasi terkait dengan inovasi. Kata kunci: difusi inovasi, innovator, early adopter, early majority, late majority, pola komunikasi.
Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Perusahaan pada PT. PLN UP3 Baubau
Rudi Abdullah;
Hasni Hasni
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v12i2.10815
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Perusahaan pada PT. PLN UP3 Baubau. Tujuan utama dari kegiatan bisnis tidak hanya untuk memperoleh laba yang optimal tetapi kegiatan bisnis juga memiliki kewajiban sosial.Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan salaah satu bentuk kewajiban sosial yang dilakukan perusahaan atau bisnis. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Data diperoleh dari 30 Orang. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukan bahwa Y = 5.833 + 0.686 X Hal ini menunjukkan bahwa apabila terjadi perubahan dimensi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan sebesar I satuan, maka akan menyebabkan perubahan terhadap Kinerja sebesar 68,6 %. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berpengaruh terhadap Kinerja dapat dilihat dari nilai signifikansi t pada analisis regresi sederhana yaitu sig t = 0,00 a = 0,05. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,809 dapat diartikan bahwa korelasi hubungan antara variabel bebas Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (X) terhadap Kinerja (Y) adalah positif.Kata Kunci : Corporate Social Responsibility, Kinerja, ,Bisnis, Sosial, Optimal
STRATEGI PROMOSI GARUDA INDONESIA SURAKARTA DALAM MEMENANGKAN PERSAINGAN ANTARMASKAPAI
Adwitiya Ridho Febri Handono
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VII, No. 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v7i1.2440
Garuda Indonesia merupakan maskapai layanan penuh yang berkonsep Garuda Indonesia Experience. Persaingan antarmaskapai terutama di rute Solo Jakarta Solo tidak dapat dihindari dan berpengaruh pada pendapatan. Keuntungan maskapai dapat dilihat dari tingkat seat load factor dari rute yang dioperasikan. Kegiatan strategi promosi Garuda Indonesia Surakarta perlu dilakukan agar mampu menarik minat masyarakat untuk menggunakan jasa transportasi mereka dan mampu bersaing dengan maskapai lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi promosi yang dilakukan Garuda Indonesia Surakarta dalam memenangkan persaingan antarmaskapai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif secara deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dengan empat informan, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah Garuda Indonesia Surakarta menggunakan elemen pada Intergrated Marketing Communication, yaitu personal selling, periklanan, public relations, promosi, dan direct marketing.
PANDANGAN DAN HARAPAN KHALAYAK TERHADAP RRI JAYAPURA : SEBUAH RISET AUDIENS
Tri Hastuti Nur;
Taufan Pamungkas
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VI, No. 1, Maret 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v6i1.2936
Sebagai lembaga penyiaran publik, Radio Republik Indonesia (RRI) memiliki tugasmemberikan pelayanan informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, kontrol dan perekat sosial. Selain itu RRI bertugas melestarikan budaya bangsa, untuk kepentingan seluruh lapisan masyarakat melalui penyelenggaraan penyiaran radio yang menjangkau seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. RRI Jayapura yang merupakan salah satu stasiun radio nasional di daerah, telah memproklamirkan dirinya sebagai radio publik milik bangsa. Oleh karena itu dalam setiap sajian siarannya senantiasa melibatkan publik dalam berbagai segmen kelompok pendengarnya dan berpikir kedepan, bagaimana mengemas acara itu berkualitas, menarik dan disenangi oleh pendengar berkaitan dengan persaingan dengan radio lainnya dan perkembangan media sosial.Penelitian ini bertujuan untuk meemetakan bagaimana profil pendengar RRI Jayapura, penilaian khalayak terhadap program-program RRI dan harapan terhadap RRI Jayapura ke depan. Adapun metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik sampling multistage random sampling.Hasil penelitian memberikan gambaran bagaimana profil pendengar RRI yang sebagian merupakan pendengar yang loyal, pandangan pendengar tentang program-program RRI bahwa meskipun banyak masukan berkaitan dengan kemasan program namun RRI masih menjadi pilihan pendengar untuk mendapatkan informasi dan berita-berita olahraga.
Peran Mediasi Citra Merek dan Persepsi Risiko pada Hubungan antara Electronic Word of Mouth (E-WOM) dan Minat Beli (Studi pada Konsumen Kosmetik E-Commerce di Solo Raya)
Zahra Noor Eriza
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 9, No 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v9i1.3501
AbstrakElectronic word of mouth (E-WOM) banyak dimanfaatkan konsumen untuk menggali informasi mengenai suatu produk. Informasi yang diperoleh dari berbagai sumber di internet akan mempengaruhi persepsi konsumen terhadap citra merek, risiko dan mendorong minat beli konsumen. Penelitian ini menganalisis peran mediasi citra merek dan persepsi risiko pada hubungan E-WOM dan minat beli. Sampel penelitian ini terdiri dari 149 konsumen di Solo Raya yang telah melakukan pembelian kosmetik melalui e-commerce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-WOM berpengaruh positif terhadap minat beli dan citra merek. Pengujian regresi mediasi menyimpulkan bahwa citra merek memediasi secara parsial hubungan E-WOM dan minat beli. Hasil tersebut mengartikan bahwa aktivitas membaca ulasan produk di internet akan memberikan informasi mengenai manfaat dan keunggulan produk sehingga konsumen akan merasa yakin bahwa mereka memilih produk yang tepat dan mendorong minat beli konsumen. Sedangkan E-WOM berpengaruh negatif terhadap persepsi risiko namun tidak memediasi hubungan E-WOM dan minat beli. Kata kunci : E-WOM, Minat Beli, Citra Merek, Persepsi Risiko.
Self Presentation 4.0: Strategi Personal Branding di Ruang Virtual
Mutia Rahmi Pratiwi
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 11, No. 2, September 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v12i2.9158
Youtube is one of the popular social media for the younger generation. The results of research conducted by the Indonesian Economic Forum in 2018, Youtube is called the number one most active social media platform with a percentage of 43%. Youtube content presents music, videos, games, vlog content. This research explains the personal branding strategy through YouTube. From the beginning of its appearance until 2019, KIFLYF TV became a Youtube channel which has 1.5 million subscribers. The research method used is the Ethnographic Content analysis method, namely text analysis and interviews with KIFLYF TV members. The results showed that KIFLYF TV utilizes YouTube as a personal branding through self-presentation strategies, namely ingratiation, self-promotion, exemplification, supplementation. The specificity of content owned by KIFLYFTV begins with the use of tagline, the main characteristic of the concept is friendship and social media optimization that is owned by involving other YouTubers.
Motif Remaja dalam Menggunakan Media Baru (Studi Pada Remaja di Daerah Sub-Urban Kota Bandung)
Alila Pramiyanti;
Idola Perdini Putri;
Reni Nureni
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VI, No. 2, September 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v6i2.2783
Teknologi internet telah memunculkan media baru dengan interaktivitas dan koneksivitasyang sangat tinggi. Remaja usia 15-18 merupakan golongan digital native yang gemar menggunakanmedia baru. Penelitian yang mengunakan metode survei dengan analisis deskriptif kuantitatif ini,membahas perilaku dan motif penggunaan media baru oleh remaja sub-urban di Kota bandung.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pemetaan perilaku dan motif penggunaan mediabaru. Teknik sampling yag digunakan adalah teknik aksidental. Sementara itu jumlah sampelpada penelitian ini adalah 300 siswa SMA yang berasal dari empat SMA di Kabupaten Bandungyang merupakan daerah sub-urban Kota Bandung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwapenggunaan remaja sub-urban media baru berada dalam kategori heavy user. Sedangkan motif yangpaling menonjol adalah motif kognitif, dimana para remaja menjadikan media baru sebagai beragamsumber informasi.
BEBAN JARINGAN SAAT MENGAKSES EMAIL DARI BEBERAPA MAIL SERVER
Husni Thamrin
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume III, No. 1, Juli 2011
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v3i1.2965
Expensive internet facilities require prudent in its use both as a source of information and communication media. This paper discusses observations of the perceived burden of network bandwidth when accessing some of the mail server using a webmail application. Mail server in question consists of three commercial server and 2 non-commercial server. Data when it download home page, while logged in, open the email, and during idle logout recorded with sniffer Wireshark. Observations in various situations and scenarios indicate that access Yahoo email gives the network load is very high while the SquirrelMail gives the network load is very low than 5 other mail servers. For an institution, use a local mail server (institutional) is highly recommended in the context of banddwidth savings.
Media Sosial dan Kerukunan Umat Beragama di Bali (Representasi Masyarakat Bali terhadap Berbagai Posting Terkait Gerakan Aksi Damai terkait Isu Penistaan Agama di Media Sosial dan Dampaknya pada Kerukunan Umat Beragama di Bali)
Lukman Nusa
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 11 No.1, Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v10i3.6589
AbstractThe character of social media causes the process of information’s dissemination becomes much more unimpeded. The freedom sometimes causes some parties forget about the importance of maintaining harmony among religious people. The are posts founded in the social media that lead to issues of SARA or in this research is related to the case of blasphemy committed by Ahok. The posts in some degree is being reputed as a common one, especially in the territory of Java which is dominated by moslem societies and for some parties it even becomes a necessity to express their voices to defend their religion, or so they say. Then the question is how the representation of Balinese society dominated by the non-moslem societies, react to the posts in Facebook related to the case. The theory of social representation by Moscovisci is used to answer the problem of representation. Case studies with data collection of in-depth interviews is used to analyze Balinese society representation about this issue.Keywords: representations, case study, social media, religious harmony
Studi Etnografi Virtual Tentang Keberadaan Penggiat Lingkungan dalam WhatsApp Group Non Lingkungan
Rachmaniar Rachmaniar;
Santi Susanti
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 13, No. 2, September 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v13i2.16034
Keberadaan WhatsApp saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan yang tak dapat dihindar, dan karenanya setiap dari kita tergabung dalam yang namanya WhatsApp Group (WAG), dimana WAG ini dapat berisikan peserta-peserta dengan minat yang beragam, salah satunya minat terkait lingkungan. Berdasarkan hal tersebut, penulis tertarik untuk menganalisa keberadaan penggiat lingkungan yang berada di beberapa WhatsApp Group non lingkungan. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penulis menggunakan teori kelompok terpercaya dengan tradisi penelitian etnografi virtual. Hasil yang ditemukan oleh penulis adalah 1) keberadaan penggiat lingkungan dalam suatu grup WhatsApp non lingkungan dapat menjadi media informasi dan edukasi bagi para peserta lain untuk peduli terhadap lingkungan; 2) hal-hal yang kerap disampaikan penggiat lingkungan pada grup WhatsApp non lingkungan adalah seminar-seminar terkait lingkungan, event-event terkait lingkungan, artikel-artikel terkait lingkungan, berita-berita terkait lingkungan, dan cara ramah untuk lingkungan; dan 3) konsistensi antara hal yang disampaikan peserta penggiat lingkungan di grup WhatsApp non lingkungan dengan perilaku yang ditampakkan saat bertemu langsung telah membuat para peserta lain yang tidak sadar lingkungan menjadi sadar dan sedikit demi sedikit mulai merubah perilakunya demi kebaikan lingkungan.