cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol. 21, No. 1, Special Issue 2020" : 28 Documents clear
APLIKASI PEMBELAJARAN PAI (PENDIDIKAN AGAMA ISLAM) METODE IBL (INQUIRY BASED LEARNING) BERBASIS ZONE ACTIVITY DI SEKOLAH DASAR LEBAH PUTIH SALATIGA Utomo, Wahyu Budi
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 21, No. 1, Special Issue 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v21i1.11652

Abstract

The purpose of this study is to describe the application of Islamic religious education learning with zone based activity inquiry based learning methods implemented at SD Lebah Putih Salatiga. This research is a field research. The method used by researchers in compiling this research is a descriptive qualitative method, with a taxonomic analysis (classification) model based on focus on one domain, and only one characteristic in common. Data collected through observation, interviews, and documentation. The results of this study are applications of Islamic religious education learning with zone based activity inquiry based learning methods applied at SD Lebah Putih Salatiga, namely by making learning classified according to the abilities of each student, such as: the ability to read and write the Koran, the ability memorize short letters and the ability to understand the context of the teachings of the Koran in daily life (according to age level). Classification of abilities in understanding religion is prioritized not just in class level classification, as most schools present Islamic religious education normally. At SD Lebah Putih the learning is called Zone Activity which is a development of Morning Activity. The implementation of zone activity-based PAI learning is carried out with the following steps, such as: designing lesson plans, implementing and evaluating.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Aplikasi pembelajaran pendidikan agama Islam dengan metode inquiry based learning berbasis zone activity yang diterapkan di SD Lebah Putih Salatiga. Penelitian ini adalah penelitian lapangan. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam menyusun penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan model analisis taksonomi (klasifikasi) yang didasarkan fokus terhadap salah satu domain, dan hanya satu karakteristik yang sama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah aplikasi pembelajaran pendidikan agama Islam dengan metode inquiry based learning berbasis zone activity yang diterapkan di SD Lebah Putih Salatiga, yaitu dengan membuat pembelajarannya terklasifikasikan menurut kemampuannya masing-masing anak didik, seperti: kemampuan baca tulis al-Qur’an, kemampuan menghafal surat-surat pendek serta kemampuan memahami konteks ajaran al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari (sesuai tingkatan umurnya). Klasifikasi kemampuan dalam pemahaman agama lebih diprioritaskan bukan pada klasifikasi tingkat kelas saja, seperti kebanyakan sekoalah menyajikan pendidikan agama Islam biasanya. Di SD Lebah Putih pembelajaran tersebut dinamakan Zone Activity yang merupakan pengembangan dari Morning Activity. Pelaksanaan dalam pembelajaran PAI berbasis zone activity tersebut dilakukan dengan beberapa langkah berikut, seperti: perancangan RPP, pelaksanaan dan evaluasi.
PREMARITAL OF PRIVATE EDUCATION IN KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) SEMARANG DISTRICT Mulyoko, Amat
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 21, No. 1, Special Issue 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v21i1.11643

Abstract

Guidance of adolescent before marriage is carried out by Islamic Religious Instructor, Head and KUA Head. Islamic religious leaders guide mosque adolescents, prayer rooms and teaching assembly through routine or weekly teaching activities. The headman and head of the KUA carry out coaching for the bride and groom before the marriage ceremony. The lack of funds received by the KUA resulted in the implementation of the bride and groom course which caused the implementation to be not carried out to all prospective brides and responded by the KUA of Semarang regency through the private coaching of the bride and groom who wanted to carry out the wedding. This research is a qualitative analytic research and is a type of field research. Primary data sources, namely data obtained from interviews with the Office of the Ministry of Religion in Semarang, KUA in all districts of Semarang, and participants in premarital sex education, and secondary data in the form of books on marriage. Data collection methods are done by interview, documentation, and observation.
IMPLEMENTASI MAQASID SYARIAH PADA ANNUAL REPORT BANK UMUM SYARIAH SEBAGAI MITRA UNIVERSITAS ISLAMI (STUDI KASUS PADA BANK SYARIAH MANDIRI) Anisa, Frisztina; Dewi, Veni Soraya; Agustina, Ade Vira
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 21, No. 1, Special Issue 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v21i1.11648

Abstract

Islam has arranged all matters relating to human life in the world, including economic activities. In carrying out economic activities must be in accordance with the purpose of life of a Muslim with its implementation is mashlahah on the activities of maqasid syaria. Maqashid sharia has five factors, namely guarding religion, guarding the soul, guarding reason, guarding offspring, and protecting property. Sharia Commercial Bank as a supporter of the community's economy in carrying out all its activities must be based on sharia provisions. Annual Report reflects the activities of Sharia Commercial Banks both financial and non-financial. Maqasid Sharia as an indicator of the implementation of sharia principles must be reflected in the Sharia Commercial Bank Annual Report. This study aims to determine the implementation of the Maqasid Syaria in the Sharia Commercial Bank annual report. The sample in this study is Bank Syariah Mandiri Annual Report. The research method used in this study is qualitative research that is descriptive research and analysis based on theories and other supporting sources. The results of the study are Bank Syariah Mandiri has implemented all aspects of the maqasid syaria as reflected in the Annual Report.Islam sudah mengatur segala urusan yang berkaitan dengan kehidupan manusia di dunia, termasuk aktifitas ekonomi. Dalam melakukan aktivitas ekonomi harus sesuai dengan tujuan hidup seorang muslim dengan implementasinya adalah mashlahah pada aktivitas maqasid syariah. Maqashid syariah memiliki lima faktor, yaitu menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga akal, menjaga keturunan, dan menjaga harta. Bank Umum Syariah sebagai salah satu pendukung perekonomian masyarakat dalam menjalankan segala aktivitasnya harus berdasarkan ketentuan syariah. Annual Report mencerminkan dari aktifitas Bank Umum Syariah baik keuangan maupun non keuangan. Maqasid Syariah sebagai indikator terlaksananya prinsip syariah harus tercermin dalam Annual Report Bank Umum Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi maqasid syariah pada annual report Bank Umum Syariah. Sampel pada penelitian ini adalah Annual Report Bank Syariah Mandiri. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang bersifat deskriptif dan analisis berdasarkan teori dan sumber-sumber lain yang mendukung. Hasil dari penelitian adalah Bank Syariah Mandiri telah mengimlementasikan seluruh aspek maqasid syariah yang tercermin pada Annual Report.
STRATEGI PEMBELAJARAN INOVATIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN MEDIA POWERPOINT DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SDIT MUHAMMADIYAH SINAR FAJAR CAWAS DAN SD MUHAMMADIYAH PK BAYAT Trihariyanto, Sigit; Supriyanto, Eko; Muthoifin, Muthoifin; 'Uyun, Zahrotul
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 21, No. 1, Special Issue 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v21i1.11653

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengungkap, menganalisis dan menjelaskan strategi pembelajaran dan pemanfaatan media powerpoint yang diterapkan guru pendidikan agama Islam dalam menyampaikan materi pembelajaran di Sekolah Dasar Islam Terpadu Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas dan Sekolah Dasar Muhammadiyah Program Khusus Bayat. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun sumber data dan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa Sekolah Dasar Islam Terpadu Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas dan Sekolah Dasar Muhammadiyah Program Khusus Bayat telah menerapkan kurikulum 2013. Sehingga guru memiliki peranan yang sangat penting dalam pendidikan. Di antara peranan guru yang ditunjukkan di kedua sekolah tersebut adalah guru sebagai perencana, pengelola, pelaksana dan evaluator. Selain itu, guru juga berperan sebagai pentransfer ilmu, pembina akhlak mulia, mediator dan fasilitator. Dalam penerapan strategi pembelajaran pendidikan agama Islam dengan media powerpoint di kedua sekolah tersebut mampu memberikan motivasi dan meningkatkan semangat belajar peserta didik serta prestasi belajarnya. Dalam pemanfaatan strategi tersebut mampu menjadikan proses pembelajaran semakin lebih menarik, efektif, efisien dan dapat membantu dalam pengkondisian peserta didik dalam proses pembelajaran serta menambah rasa percaya diri bagi guru pendidikan agama Islam. Adapun untuk materi yang disampaikan dengan memanfaatkan strategi ini, maka lebih mudah dipahami dan penyimpanan filenya lebih praktis.  Faktor pendukung  dalam penerapan strategi pembelajaran pendidikan agama Islam dengan media powerpoint di Sekolah Dasar Islam Terpadu Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas dan Sekolah Dasar Muhammadiyah Program Khusus Bayat adalah kemampuan guru dalam mengoperasikan komputer, ketersediaan sumber media, sarana dan prasarana berbasis komputer di sekolah, dukungan dari kepala sekolah, dan kondisi lingkungan sekolah yang kondusif serta budaya saling tolong menolong yang terbangun cukup kuat. Adapun untuk faktor penghambatnya adalah kurang terbiasanya guru dalam menggunakan media powerpoint dalam proses pembelajaran, waktu persiapan yang masih terbatas, dan jumlah sarana dan prasarana berbasis komputer yang masih terbatas juga.
KOMODIFIKASI NILAI ISLAM DALAM FASHION MUSLIM DI INSTAGRAM Syafaruddin, Khairul; Mahfiroh, Ni'matul
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 21, No. 1, Special Issue 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v21i1.11644

Abstract

One effect of the development of internet technology is the birth of social media. Instagram is a social media that is currently used by more than 61 million people in Indonesia. The number shows that Instagram has become an effective tool for an industry in the context of political economy practices, one of which is in the Muslim fashion industry. One of the Muslim fashion industries engaged in the digital world is santun.inv. This account has compared him to being a producer of the hijrah shirt. Based on its branding and products sold through its Instagram account, it can be seen in this account that has carried out the commodification of Islamic values through commodity tools. That way it can be seen, now the value of Islam can not only be operated at the level of scientific review and da'wah. But the function has shifted to become an economic tool.Salah satu efek dari munculnya teknologi internet adalah lahirnya media sosial. Instagram menjadi media sosial yang hingga saat ini digunakan oleh lebih dari 61 juta orang di Indonesia. Angka tersebut menunjukkan  bahwa Instagram telah menjadi alat yang efektif bagi sebuah industri dalam rangka praktik ekonomi politik, salah satunya dalam industri fashion muslim.  Salah satu industri fashion muslim yang bergerak di dunia digital adalah santun.inv. Akun tersebut telah membranding dirinya sebagai produsen dari kaos hijrah. Berdasarkan brandingnya serta produk yang dijual melalui akun instagramnya, dapat dilihat bahwa akun tersebut telah melakukan komodifikasi nilai islam melalui alat komoditi fashion. Dengan begitu dapat dilihat, kini nilai islam tidak hanya beroperasi di tataran kajian keilmuan dan dakwah. Namun telah bergeser fungsi menjadi alat ekonomi.
REVOLUSI YAYASAN SOSIAL DAN KEMANUSIAAN TERINTEGRASI BAGI ANAK JALANAN DAN YATIM PIATU DALAM NILAI-NILAI ISLAM Arifin, Imamul; Yahya, Andika Adinul; Azzam, Muhammad Thoriq
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 21, No. 1, Special Issue 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v21i1.11649

Abstract

The Revolution of Human Resources (SDA) and Mental Nation is indeed important today to sustain the progress of the nation. But before that, it must be realized about the lack of attention to education for people who are not addressed, for example street children and orphans in need. All elements of the nation should be realize of the deficiency or something that needs to be improved from this. The government, educational institutions and humanitarian social bodies that form the nation's generation are very important for this.  But here, it is emphasized for the Social Foundation and humanity to be more able to pay attention to their future needs for the better, because this institution is a suitable place for them to get quality education, character, and morals that are in accordance with Islamic values, where the aim is to provide equitable justice for the people's and make a better national life.Revolusi Sumber Daya Manusia (SDA) dan Mental bangsa memanglah penting di era sekarang untuk menopang kemajuan bangsa. Namun sebelumnya, haruslah disadari tentang kurangnya perhatian terhadap pendidikan bagi masyarakat yang tidak diperhatikan, contohnya anak jalanan dan anak yatim piatu yang membutuhkan. Harusnya semua elemen bangsa  menyadari tentang kekurangan atau sesuatu hal yang perlu diperbaiki dari ini. Pemerintah, instansi/lembaga pendidikan dan badan sosial kemanusiaan pembentuk generasi bangsa  sangatlah berperan penting. Namun disini, ditekankan bagi Yayasan Sosial dan kemanusiaanlah untuk lebih bisa memperhatikan kebutuhan masa depan mereka menjadi lebih baik, karena instansi inilah sebagai tempat yang cocok bagi mereka untuk mendapat pendidikan, karakter, dan moral yang berkualitas dan sesuai dengan nilai-nilai keislaman, yang mana tujuannya adalah memberikan keadilan merata bagi masyarakat dan memajukan kehidupan bangsa yang lebih baik.
UPAYA PENINGKATAN MUTU SEKOLAH DENGAN STRATEG BAURAN PEMASARAN UNTUK KEPUASAN PELANGGAN PADA SMP MUHAMMADIYAH SINAR FAJAR CAWAS DAN SMPIT MUHAMMADIYAH AN NAJAH JATINOM KLATEN Mulyadi, Agus; Supriyanto, Eko; Muthoifin, Muthoifin; Shobron, Sudarno
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 21, No. 1, Special Issue 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v21i1.11654

Abstract

Pendidikan merupakan hal penting dalam kehidupan, saat ini sektor pendidikan menjadi bagian yang termarjinalkan. Perlu adanya strategi yang tepat agar dunia pendidikan lebih maju dan bermutu. SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas dan SMP Islam Terpadu Muhammadiyah An Najah Jatinom merupakan sekolah baru yang keberadaannya mendapat respon bagus dari masyarakat. Sekolah tersebut menerapkan strategi bauran pemasaran untuk meningkatkan mutu sekolah. Penelitan ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui langkah – langkah, faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan strategi Bauran Pemasaran di SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas dan di SMP Islam Terpadu Muhammadiyah An Najah Jatinom Klaten. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan. Data diperoleh dengan cara pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Langkah – langkah yang telah dilakukan dalam penerapan strategi Bauran Pemasaran untuk meningkatkan mutu sekolah di SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas dan SMP Islam Terpadu Muhammadiyah An Najah Jatinom Klaten adalah dengan menerapkan langkah 7P, langkah tersebut meliputi, Product (produk) yang berupa variasi program pilihan. Price (harga), berupa biaya sekolah yang ditawarkan pada wali murid dengan sistem pembayaran dapat dilakukan secara langsung atau melalui transfer. Place (tempat), lokasi kedua sekolah yang  strategis dapat dijangkau dengan sarana transportasi umum maupun pribadi. Promotion (promosi) dilakukan melalui media cetak, elektronik dan media sosial. People (sumber daya manusia) meliputi pendidik dan tenaga kependidikan yang muda dan semangat. Physical evidence (bukti fisik) berupa gedung sekolah dan laporan hasil belajar siswa. Process (proses), penyelenggaraan pendidikan di kedua sekolah tersebut telah memenuhi standar nasional pendidikan. Faktor pendukung dalam penerapan strategi Bauran Pemasaran di SMP Muhammadiyah Sinar Fajar Cawas adalah, animo masyarakat tinggi, pendidik (guru) yang masih muda, semangat dan mempunyai kreatifitas tinggi, program yang bervariasi, figur pendidik yang ditokohkan oleh calon siswa dan orang tua siswa. Faktor penghambat dalam penerapan strategi Bauran Pemasaran di SMP Muhammadiyah Sinar Fajar adalah, minimnya sarana dan prasarana sekolah, jaringan luar sekolah yang masih minim, serta  terbatasnya sumber daya manusia  dari segi jumlah dan kualitas. Faktor pendukung dalam penerapan strategi Bauran Pemasaran di SMP Islam Terpadu An Najah Jatinom adalah animo masyarakat yang tinggi, pendidik (guru) yang masih muda, semangat dan mempunyai kreatifitas tinggi, gedung sekolah yang bagus, nyaman, dan menarik, serta program yang bervariasi. Faktor penghambat dalam penerapan strategi Bauran Pemasaran di SMP Islam Terpadu Muhammadiyah An Najah Jatinom adalah, tenaga pendidik masih minim dari segi jumlah dan kualitas, pihak sekolah kurang konsisten dalam pelaksanaan program serta minimnya fasilitas penunjang pembelajaran.
ANALISIS PERNIKAHAN USIA DINI DITINJAU DARI SUDUT PANDANG EKONOMI, SOSIAL DAN RELIGI : STUDI PADA KECAMATAN PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN Nurhayati, Siti Fatimah; Kurniasasri, Indah
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 21, No. 1, Special Issue 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v21i1.11645

Abstract

This study is entitled "Analysis of Early Age Marriage From an Economic, Social and Religious Perspective: Study in Purwodadi District Grobogan Regency" with the aim of analyzing patterns of early marriage and factors that encourage early marriage. The research data uses primary data with a population of 103 and taken as many as 50 samples. Methods of data collection through observation, interviews, questionnaires and documentation. The analytical tool in this study uses descriptive qualitative analysis. The results showed that there were 2 reasons for early marriage, namely because of their own desires and arranged marriages. There are 3 patterns of early marriage, namely dispensation from the religious court, increasing the age of the KTP and siri marriage, and there are several factors driving the occurrence of early marriage which include economic factors, social factors and religious factors.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pernikahan usia dini dan faktor-faktor yang mendorong terjadinya pernikahan usia dini. Data penelitian menggunakan data primer dengan populasi sebanyak 103  dan diambil sampel sebanyak 50. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 2 alasan dalam melakukan pernikahan usia dini yaitu karena keinginan sendiri dan dijodohkan. Terdapat 3 pola pernikahan usia dini yaitu dispensasi dari pengadilan agama, menuakan umur di KTP dan nikah siri, serta ada beberapa faktor pendorong terjadinya pernikahan usia dini yaitu meliputi faktor ekonomi, faktor sosial dan faktor religi.
INTEGRASI ILMU AGAMA DAN SAINS: STUDI PENULISAN SKRIPSI DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA Saifudin, Saifudin
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 21, No. 1, Special Issue 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v21i1.11650

Abstract

Integrasi ilmu di UIN Syarif Hidayatullah  Jakarta (UIN Jakarta) adalah mandat utama transformasi perubahan status IAIN menjadi UIN. Pemikiran dan gagasan ini menegaskan bahwa secara filosofis antara (ilmu) agama atau sains tidak ada pertentangan. Keduanya berwatak Islami karena keduanya bersumber dari Allah SWT, baik berupa wahyu maupun alam semesta. Oleh karena itu, sains tidak bebas nilai  dan tidak dikhotimis. Kendati demkian,  hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gagasan integrasi ilmu agama dan sains di UIN Jakarta belum terimplmentasi pada regulasi,  metode, petunjuk pelaksanaan (juklak) serta petunjuk teknis (juknis) dengan konsepsi atau narasi yang disampaikan UIN Jakarta. Sebanyak 45 skripsi di bidang sains yang dijadikan sample penelitian ini tidak ditemukan pemikiran atau model integrasi ilmu agama dan sains. Integrasi di UIN Jakarta hanya tampak pada kebijakannya, yaitu para Surat Keputusan Rektor. Masalah pokok yang dikaji dalam penelitian adalah bagaimana model, rupa atau bentuk implementasi integrasi ilmu agama dan sains dalam penulisan karya skripsi di UIN Jakarta.
MODEL PENJAMINAN MUTU KETERCAPAIAN KOMPETENSI DASAR DALAM SISTEM PEMBELAJARAN ONLINE PADA SITUASI WORK FROM HOME (WFH) Astuti, Dwi; Supriyanto, Eko; Muthoifin, Muthoifin
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 21, No. 1, Special Issue 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v21i1.11655

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan model penjaminan mutu terhadap ketercapaian KD untuk mata pelajaran Pendidikan Agama di tengah wabah Covid19 di satuan pendidikan Sekolah Dasar. Situasi yang tidak normal dalam tatanan pembelajaran karena Covid 19 menuntut pembelajaran untuk mencapai standar kompetensi dasar harus tetap dilakukan, sehingga diperlukan pelaksanaan pembelajaran yang terjamin mutunya dan memenuhi standar kompetensi. Karakteristik mata pelajaran Pendidikan agama yang berdomain utama afektif dan kognitif membutuhkan model penjaminan mutu pembelajaran yang khusus serta disesuaikan dengan karakter siswa di daerah pedesaan dan tingkat Sekolah Dasar (KD). Untuk mencapai tujuan tersebut jenis riset yang ditempuh adalah R D dengan disertai metode pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis mengalir (flow analysis) yang dilengkapi dengan pemodelan yang dikuatkan dengan FGD yang menghadirkan stakeholder. Subyek penelitian dari penelitian ini adalah guru, siswa dan orang tua siswa kelas VI Sekolah Dasar. Sedangkan untuk memperoleh data yang valid dan bisa dipertanggungjawabkan telah ditempuh trianggulasi dengan cara member check agar diperoleh data yang benar benar valid. Model penjaminan mutu ketercapaian KD untuk mata pelajaran pendidikan agama menempuh sistem sajian melalui youtube dan wa group yang diseleksi dalam dua tahapan agar mutu pembelajaran tergaransi. Tiga tahapan tersebut adalah persiapan yang berusaha mengidentifikasi level dan bobot tuntutan dari pernyataan KD serta menemukan standar instrumen standar mutu, kedua pada tahapan dalam pelaksaan pembelajaran berupa seleksi materi pelajaran yang dikontrol dengan bobot KD sehingga materi dalam youtube dikendalikan dengan kriteria harus memiliki dua domain yaitu kognitif dan afektif. Tahapan ketiga yaitu kontrol mutu yang dilakukan dengan pemberian kuis dan tes terkait dengan penguasaan materi sesuai target KD yang ditetapkan. Keseluruhan tahapan selalu dikontrol dengan instrumen standar mutu yang dikeluarkan oleh Kemdikbud khusus Sekolah Dasar. Model penjaminan mutu disesuaikan feasiblitasnya melalui FGD yang diadakan dengan melibatkan stakeholders.

Page 1 of 3 | Total Record : 28