cover
Contact Name
Wahyu Wijaya
Contact Email
wijaya@unmas.ac.id
Phone
+6281999464001
Journal Mail Official
jekt@unud.ac.id
Editorial Address
Ruang Jurnal, Gedung Program Ekstensi Lantai 1 Fakultas Ekonomi Universitas Udayana Jalan PB Sudirman Denpasar 80232
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23018968     EISSN : 23030186     DOI : https://doi.org/10.24843/JEKT.2025.v18.i01
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan is an academic journal focused on publishing empirical research papers, with a particular emphasis on the use of quantitative analysis tools—such as econometrics, parametric and non-parametric statistics, descriptive statistics, input-output analysis, computable general equilibrium (CGE) models, and others—in the study of economic and social issues
Articles 255 Documents
Berbagai faktor yang melatarbelakangi kehidupan sehari-hari rumah tangga berdampak terhadap kekuasaan perempuan Bali dalam proses pengambilan keputusan rumah tangga. Tujuan penelitian adalah menguji faktor eksternal dan faktor internal yang mempengaruhi k Nengah Kartika
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan 2020: Vol. 13, No. 1, Februari 2020 (pp. 1-210)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.977 KB) | DOI: 10.24843/JEKT.2020.v13.i01.p09

Abstract

The establishment of LPD Empowerment Institution (LPLPD) in Bali Province has caused a polemic, that polemic was LPD Desa Kedongan did not want to pay the empowerment fund because LPLPD could not open in empowerment fund management. This is a symptom of the main institutional problem - the agent model and overcoming dissatisfaction. This research will be conducted in Bangli Districy and Susut District of Bangli Regency. Therefore, it is necessary to decide the willingness to pay the contribution fee (WTP) to the LPLPD so that it can be determined the tariff that can satisfy all parties. In this study, to determine the tariffs related to public policy, the contingent valuation survey approach is also known as the willingness of the to pay (WTP survey). Looking at this will result in a tariff that will make most LPDs satisfied. This study uses multiple regression analysis to answer the problem formulation. The average WTP is Rp 11,779,000. Based on interviews with respondents, the average respondent willingness to pay the LPLPD empowerment fund to be around 2.95 percent of the profit generated from LPD profit. There are 3 significant variables impact to the willingness to pay LPLPD Empowerment Contributions. These variables include the income, savings and training variables that LPDs are expected to perform by LPLPD.
PERAN RISET DAN PENGEMBANGAN (R&D) AKADEMIS TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI Abdul Khaliq
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan 2020: Vol. 13, No. 1, Februari 2020 (pp. 1-210)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.548 KB) | DOI: 10.24843/JEKT.2020.v13.i01.p05

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menguji peranan riset dan pengembangan (R&D) di perguruan tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi. Memanfaatkan data periode 1996-2013 untuk 32 negara maju dan 46 negara berkembang, temuan empiris diestimasi menggunakan analisis panel data statis dan dinamis. Fakta empiris menyatakan bahwa analisis panel data statis dan dinamis mengestimasi secara baik karakteristik riset dan pengembangan (R&D) akademis mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di negara maju dan negara berkembang. Analisis panel data statis berupa fixed effect model (FEM) mengungkapkan peran positif riset dan pengembangan (R&D) akademis terhadap pertumbuhan ekonomi di negara maju dan negara berkembang. Lebih lanjut, analisis panel data dinamis menemukan konsistensi efek positif riset dan pengembangan (R&D) akademis pada pertumbuhan ekonomi negara maju, namun riset dan pengembangan (R&D) akademis memberikan efek negatif pada pertumbuhan ekonomi negara berkembang. Berdasarkan temuan ini, studi merekomendasikan negara berkembang khususnya Indonesia untuk fokus pada riset dan pengembangan (R&D) akademis dengan mengkomersialkan temuan baru untuk menarik industri sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing bangsa.
Berbagai faktor yang melatarbelakangi kehidupan sehari-hari rumah tangga berdampak terhadap kekuasaan perempuan Bali dalam proses pengambilan keputusan rumah tangga. Tujuan penelitian adalah menguji faktor eksternal dan faktor internal yang mempengaruhi k Gema Akbar Riyadi; Muhammad Halley Yudhistira
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan 2020: Vol. 13, No. 1, Februari 2020 (pp. 1-210)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.739 KB) | DOI: 10.24843/JEKT.2020.v13.i01.p10

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan perilaku berkomuter yang ditangkap dengan waktu tempuh terhadap kecendrungan terkena stres dengan menggunakan survei komuter Jabodetabek oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2014. Hasil estimasi menunjukkan bahwa setiap kenaikan waktu tempuh dalam berkomuter sebanyak 10 menit berasosiasi pada kencendrungan seseorang untuk terkena stres sebesar 0,8-1,8%, relatif sama dengan negara lainnya. Hasil estimasi ini konsisten terhadap subgrup sampel komuter berjenis kelamin perempuan, penduduk non-migran, pengguna motor dan para pekerja. Hasil estimasi ini juga mendorong pemerintah membuat kebijakan untuk mengurangi stres.
Kebijakan Fiskal dalam Trend Pembangunan Ekonomi Jangka Panjang Indonesia I K. G. Bendesa; Ni Putu Wiwin Setyari
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan 2020: Vol. 13, No. 1, Februari 2020 (pp. 1-210)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1261.456 KB) | DOI: 10.24843/JEKT.2020.v13.i01.p01

Abstract

Peranan pajak dalam membiayai pembangunan ekonomi Indonesia sangat dominan dan semakin penting. Bahkan dalam sejarahnya, peranan pajak pada saat suatu pemerintahan dibangun sudah dilaksanakan dalam berbagai bentuk, seperti pungutan pada sektor pertanian, perdagangan dan lainnya. Meskipun peranan pajak penting, namun tingkat penerimaan pajak di Indonesia masih tergolong rendah. Fokus pemerintah pada pembangunan infrastruktur sangat beralasan karena infratsruktur ndonesia masih kurang disamping kualitasnya masih buruk. Dengan perbaikan dan pembangunan inffrastruktur diharapkan pertumbuhan ekonomi meningkat. Penelitian ini akan menganalisis peranan pajak dalam pembangunan Indonesia, khususnya selama dua dekade. Peranan pajak dapat dilihat dalam periode yang berbeda, yaitu sebelum krisis dan setelah krisis tahun 1998. Peranan pajak dalam kebijakan fiskal terkait dengan variabel makro lainnya, seperti suku bunga, nilai tukar, perdagangan luar negeri, dan anggaran pemerintah. Dengan mengaitkan peran pajak dengan variabel ini maka dihasilkan rekomendasi bagi pembangunan Indonesia, khususnya peran pajak dalam dua periode berbeda.
Apakah Pendidikan Tinggi Meningkatkan Kemungkinan untuk Bekerja di Sektor Formal? Rizky Maulana
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan 2020: Vol. 13, No. 1, Februari 2020 (pp. 1-210)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.972 KB) | DOI: 10.24843/JEKT.2020.v13.i01.p06

Abstract

This research aims to see whether tertiary education graduates are more likely to be employed in a formal sector than lower levels of education. Formal employment has a much higher wage rate than the informal sector. Students who go on to higher education have high expectations for their standard of living in the future, but there are still college graduates who work in the informal sector. To answer the purpose of this research, the writer uses probit regression. From these regressions, significant results were obtained. Higher education increases one's chances of being employed in the formal sector. Likewise, the sex and age variables. Male workers have a higher chance of being employed while the older labor forces have smaller chances of being employed in a formal sector.
Analisis Pengaruh Substitusi Tenaga Kerja Asing Terhadap Tenaga Kerja Domestik Pada Masa Sebelum dan Sesudah Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Di Indonesia Palupi Lindiasari Samputra
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan 2020: Vol. 13, No.2, Agustus 2020 (pp.211-356)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEKT.2020.v13.i02.p06

Abstract

Penerapan kebijakan bebas visa kunjungan Indonesia bertujuan untuk memberikan peningkatan pada sektor pariwisata dengan masuknya wisatawan asing. Peningkatan jumlah wisatawan asing memiliki dampak kehadiran investasi asing langsung (FDI) dan peningkatan jumlah tenaga kerja asing, yang dampak tersebut dapat memberikan peluang dan ancaman terhadap jumlah tenaga kerja domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK), Tenaga Kerja Asing, Foreign Direct Investment (FDI) dan Upah, terhadap Tenaga Kerja Domestik. Teori yang digunakan adalah pasar tenaga kerja, teori pertumbuhan ekonomi model solow dan faktor produksi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan data panel dan alat analisis menggunakan eviews 9. Data bersumber dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Ketenagakerjaan, Badan Penanaman Modal dan Direktorat Jenderal Imigrasi. Data time series yang digunakan dari tahun 2011-2018, sedangkan data cross section menggunakan jenis pekerjaan per sektor, yaitu : 1) Pertanian, Kehutanan, Perkebunan Dan Perikanan 2) Pertambangan Dan Penggalian 3) Industri 4) Konstruksi 5) Perdagangan 6) Transportasi Dan Pergudangan 7) Informasi Dan Komunikasi 8) Jasa Kesehatan. Hasil penelitian ini secara statistik menunjukan Kebijakan BVK, Tenaga Kerja Asing dan Upah memiliki pengaruh komplemen terhadap tenaga kerja domestik dengan ditunjukkan nilai koefisien positif dan signifikan. Variabel upah merupakan variabel paling besar pengaruhnya terhadap peningkatan tenaga kerja domestik. Sedangkan variabel FDI memiliki pengaruh substitusi terhadap tenaga kerja domestik dengan ditunjukkan nilai koefisien negatif namun tidak signifikan. Perlu penguatan kebijakan atas persyaratan investasi asing untuk mengantisipasi masuknya tenaga asing illegal yang berpotensi menjadi factor substitusi tenaga kerja domestic.
Pengeluaran Pemerintah Sektor Pertanian, Pproduksi dan Kemiskinan Pedesaan di Indonesia Bayu Kharisma; Adhitya Wardhana; Aldo Febrari Hutabarat
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan 2020: Vol. 13, No.2, Agustus 2020 (pp.211-356)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEKT.2020.v13.i02.p01

Abstract

ABSTRACT The agricultural sector has an important role in economic development and poverty reduction, because the poor population is concentrated in the livelihoods of the agricultural sector. This study aims to determine the effect of government spending on the agricultural sector on agricultural production and poverty reduction in rural areas. The research method used was the Random Effect simultaneous panel which observed 32 provinces in the period of 2014 to 2017 and used the estimation of the Two Stage Least Square model. The results showed that government spending through increasing the quality of roads, subsidized fertilizers, agricultural equipment & machinery significantly affected agricultural production, while agricultural production did not affect rural poverty reduction, but agricultural productivity, income and farmer exchange rates could reduce rural poverty in a way significant. Keywords: government expenditure, agricultural production, rural poverty poverty reductiom
APAKAH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DAN HOTEL MEMPENGARUHI DISPARITAS PENDAPATAN? Muhammad Amrullah; Setyo Tri Wahyudi; Marlina Ekawaty
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan 2020: Vol. 13, No.2, Agustus 2020 (pp.211-356)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEKT.2020.v13.i02.p07

Abstract

Progress in the tourism sector does not always have a good effect on the distribution of income between regions. This happened in Bali Province which had progress in the tourism sector but apparently had problems in the form of unequal distribution of income between regions that have well-known tourism objects and areas without well-known tourist attractions. This study uses the fixed effect panel data method in the form of cross section data covering 9 districts/cities and time series data covering data for the period 2008 to 2018. This study aims to determine the effect of the tourism sector and the human development index on inequality distribution income in the Province of Bali. The results of this study found that overall, the number of hotels and the human development index had a significant effect on the inequality of income distribution. The number of hotels has no significant effect on the disparity in income distribution, while the human development index has a positive and significant effect on the income distribution inequality. Meanwhile, the influence of the Interaction Variable between the Number of Hotels and the Human Development Index obtained an insignificant influence on the income disparity in the Province of Bali.
PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, JUMLAH KOMITE AUDIT, DAN UKURAN KAP TERHADAP AUDIT DELAY (Studi Empiris di Perusahaan Properti dan Real Estate yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2018) Audina Ria Mawardani; David Adechandra Pesudo
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan 2020: Vol. 13, No.2, Agustus 2020 (pp.211-356)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEKT.2020.v13.i02.p03

Abstract

This study to describe the influence of Profitability, Company Size, Number of Audit Committees, and KAP Size on audit delay both partially and simultaneously on audit delay on Property and Real Estate companies in 2014-2018. The sampling technique used was purposive sampling. The samples in this study were 36 companies in the Property and Real Estate sector which were listed on the Indonesia Stock Exchange in 2014-2018, so that the research data amounted to 180. In this study using descriptive statistical analysis techniques, classic assumption test, and panel data regression analysis. The results of this study indicate that profitability and company size have a significant effect on audit delay, while for the number of audit committees, KAP size has no significant effect on audit delay. Silmultically that profitability, company size, number of audit committees, and KAP Size significantly influence the audit delay of property and real estate companies in 2014-2018.
Eksistensi Industri Kecil Kerajinan Kuningan di Kabupaten Klungkung Nyoman Yuliarmi; Anak Agung Istri Ngurah Marhaeni
Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan 2020: Vol. 13, No.2, Agustus 2020 (pp.211-356)
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JEKT.2020.v13.i02.p08

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis: 1) pengaruh modal sosial terhadap eksistensi industri kecil kerajinan kuningan, 2) pengaruh biaya transaksi terhadap eksistensi industri kecil kerajinan kuningan, 3) pengaruh biaya transaksi yang dimoderasi oleh modal sosial terhadap eksistensi industri kecil kerajinan kuningan di Kabupaten Klungkung. Penelitian dilakukan di Kecamatan Klungkung yang mencakup Desa Kamasan, Desa Gelgel, Desa Tojan dan Desa Budaga. Sampel diambil secara kuota sebanyak 75 pengerajin, dan diwawancarai, menggunakan aksidental sampling. Analisis menggunakan Moderating Regresion Analysis (MRA). Hasil analisis menyimpulkan bahwa: 1) Modal sosial berngaruh sangat signifikan terhadap eksistensi industri kecil kerajinan kuningan di Kabupaten Klungkung.Semakin baik modal sosial maka industri kecil kerajinan kuningan semakin eksis. 2) Biaya transaksi berpengaruh sangat signifikan terhadap eksistensi industr kecil kerajinan kuningan di Kabupaten Klungkung. Semakin rendah biaya transaksi maka industri kecil kerajnan kuningan semakin efisien sehingga menjadi semakin eksis.3) Modal sosial memoderasi secara signifikan peran biaya transaksi terhadap eksistensi industri kecil kerajinan kuningan di Kabupaten Klungkung. Semakin kuat modal sosial dapat menekan biaya transaksi sehingga aktivitas usaha menjadi efisien, maka industri kecil kerajinan kuningan semakin eksis.