cover
Contact Name
-
Contact Email
untagtekniksipil@gmail.com
Phone
+62541743390
Journal Mail Official
untagtekniksipil@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 80 P 75124 Samarinda, East Kalimantan 75124
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : 23392665     EISSN : 25028448     DOI : 10.31293/teknikd
Core Subject : Engineering,
Kurva S: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil (p-ISSN 2339-2665) and (e-ISSN 2502-8448) published three time in a year, in April, August and December. The article can be product of researches, scientific thoughts or case study, in civil engineering and isn’t formed by politics, commercialism, and subjectivity unsure. This scientific journal contains articles of thought and research results in Civil Engineering that have never been published in scientific journals or other media. Any matters relating to the use of the software, citation and copyright permissions made by the author of the article, and the legal consequences it causes, are the sole responsibility of the author of the article. The format of writing scientific articles for publication in scientific journals should follow the guidelines of scientific article writing, which is located on the back of this scientific journal.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016)" : 11 Documents clear
OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN UNTUK MENDAPATKAN KEUNTUNGAN MAKSIMUM STUDI KASUS PADA PERUMAHAN MANUNGGAL KARYA DI DESA SIDOMULYO, KEC. ANGGANA, KAB. Oktaviani, Viva
KURVA S Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.49 KB)

Abstract

Kalimantan Timur sebagai propinsi terluas kedua setelah Irian Jaya, dengan sendirinya pertumbuhan dan perkembangan penduduk juga cukup pesat sehingga kebutuhan akan rumah juga dirasakan masih kekurangan dan belum memenuhi kebutuhan yang ada, Sebagaimana layaknya Kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kecamatan Anggana yang berpenduduk tidak kuransg dari 28.974 jiwa, juga dihadapkan pada permasalahan pemukiman untuk memenuhi kebutuhan akan rumah. Untuk mendapatkan hasil keuntungan yang optimal dibandingkan harga pokok produksi dari investasi pembangunan perumahan Manunggal Karya di Desa Sidomulyo – Kecamatan Anggana yang layak dilaksanakan sehingga dapat diketahui jumlah masing-masing type-type yang akan dibangun sesuai lahan dan luas lahan untuk fasilitas-fasilitas umum. Objek penelitian dalam studi ini adalah pembangunan perumahan Manunggal Karya di Desa Sidomulyo – Kecamatan. Data yang dibutuhkan adalah data sekunder, yaitu data yang diambil pihak manajemen pengembang pembangunan perumahan Manunggal Karya di Desa Sidomulyo – Kecamatan. Dan variabel yang digunakan adalah harga jual, luas bangunan dari masing-masing type rumah yang hendak dibangun Berdasarkan hasil analisis metode linear dapat disimpulkan bahwa pembangunan pada perencanaan II dengan menggunakan perbandingan  6 : 1 : 2 : 1 sesuai dengan ketentuan pemerintah layak dillaksanakan karena didapatkan hasil keuntungan yang optimal yaitu sebesar Rp 21.943.350.000,- dengan jumlah unit rumah adalah sebagai berikut: type 36 = 186 unit, type 54 = 31 unit, type 70 = 62 unit dan type 98 = 31 unit. Jumlah total keseluruhan 310 unit dengan luas lahan yang terpakai sekitar 35.960 m2. dan lahan untuk fasilitas umum 24.040 m2.
FAKTOR-FAKTOR PERENCANAAN PRA OPERASIONAL YANG DIPERTIMBANGKAN DALAM PEKERJAAN PADA PEMBANGUNAN JALAN DI DINAS PRASARANA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA DOVIYANTO, RUSDI
KURVA S Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.49 KB)

Abstract

ABSTRACT             Prior to the commencement of an activity in the construction services there are some things we have to consider for project activities could be better, the quality of high quality in accordance with the specifications that have been set. Before the start of a project or pre-operational activity will be preceded by making his plans. And in making pre-operational planning will be influenced by several factors for this project activity the project could be qualified and high quality.                In this study the authors identify the factors that influence the work of a project and that the dominant factor affecting the success of the project work                Factor-factor is the scope of the Project and preparation of SRK (Structural Details of Scope of Work) (X1), Organization and Team (X2), Schedule of Events (X3), Budget or Cost Estimate (X4), Manpower (X5), Quality Program (X6 )                The population was all the staff offices Regency infrastructure in the project planning of road works in 2010, an employee employee bapedda inpektorat, the inspection team and the procurement of goods, consultants and contractors. Samples taken in this study is the entire population                After getting the data the researchers conducted tests of validity and reliability data. Test question the validity of the items contained in the questionnaire conducted by the engineering approach to construct validity the Pearson Product-Moment correlations (r) with degrees of freedom with a significant level of 5% (0.05). If the value of the coefficient of grain with a total skon have significance (p) <0.05. This shows that the data obtained from grains of questions used to measure the independent variables and the dependent variable is valid, as well as vice versa. Reliability test conducted to determine the consistency of respondents answers from time to time obtained by calculating the coefficient alpha using the method of alpha cronbachs one shot. Alpha values obtained were then compared with the value of the minimum reliability limit, ie 0.6 (Malhotra, 1993:308). If alpha is greater than 0.6, it can be said reliably, but on the contrary, if the alpha value is less than 0.6, it is not reliable.                Then analyze the data analysis technique known as confirmatory factor analysis. This is done because a priori based on the basic theory and concepts that are owned, this writer has to know how many factors that must be established, as well as any latent variables that belong to these factors.                Because it is necessary for further confirmation by examining the validity and reliability. This can be done with factor analysis, so-called confirmatory factor analysis.                Based on the analysis results is known that there are six variables that form factors are pre-operational planning can be said is valid because the loading factor of 6 indicators> 0.5 and forming the largest variable factors pre-operational planning is the Organization or Team (X2) that affect job Road Infrastructure Development in the Office Regency.    Keywords : Pre-Operational Planning  ABSTRAKSebelum dimulainya suatu kegiatan di bidang jasa konstruksi ada beberapa hal yang  harus kita perhatikan  agar kegiatan proyek bisa menjadi lebih baik, yang berkualitas mutu tinggi sesuai dengan specifikasi yang telah di tetapkan. Sebelum di mulainya suatu kegiatan proyek atau pra operasional akan diawali dengan membuat perencanaan nya. Dan di dalam membuat perencanaan pra operasional akan di pengaruhi oleh beberapa factor agar kegiatan proyek ini dapat menjadi proyek yang berkwalitas dan bermutu tinggi.Dalam penelitian ini penulis mengidentifikasi factor-faktor yang mempengaruhi pekerjaan suatu proyek dan factor yang dominan yang mempengaruhi keberhasilan spekerjaan proyek tersebutFactor-faktornya adalah  Lingkup Proyek dan Penyusunan SRK ( Struktur Rincian Lingkup Kerja) ( X1), Organisasi dan Team ( X2), Jadwal Kegiatan (X3), Perkiraan Anggaran atau Biaya ( X4), Tenaga Kerja ( X5), Program Mutu ( X6)Populasi penelitian ini adalah seluruh staff dinas prasarana Kabupaten Kutai Kartanegara dalam proyek perencanaan pekerjaan jalan di tahun 2010, pegawai bapedda pegawai inpektorat, tim pemeriksa dan pengadaan barang , konsultan dan kontraktor pelaksana. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh populasiSetelah mendapatkan data peneliti mengadakan pengujian validitas dan reliabilitas data. Uji validitas item-item pertanyaan yang terdapat dalam kuesioner dilakukan dengan pendekatan construct validity yaitu teknik korelasi Pearson Product-Moment (r) dengan derajat kebebasan dengan tingkat signifikan 5% (0,05). Jika nilai koefisien butir dengan skon total memiliki signifikasi (p) < 0,05. Hal ini menunujukkan bahwa data yang diperoleh dari butir-butir pertanyaan yang digunakan untuk mengukur variabel bebas dan variabel terikat adalah valid, begitu juga dengan sebaliknya. Uji Reabilitas dilakukan untuk mengetahui konsistensi jawaban responden dari waktu ke waktu yang diperoleh dengan cara menghitung koefisien alpha dengan mengunakan metode alpha cronbach’s one shot. Nilai alpha yang didapatkan kemudian dibandingkan dengan nilai batas reabilitas minimum, yaitu 0,6 (Malhotra, 1993:308). Jika alpha lebih besar dari 0,6, maka dapat dikatakan reliable, tetapi sebaliknya, jika nilai alpha lebih kecil dari 0,6, maka tidak reliabel.Kemudian dilakukan analisa teknik analisis data yang dikenal dengan analisis faktor konfirmatori. Hal ini dilakukan karena secara apriori didasari landasan teori dan konsep yang dimiliki, penulis sudah mengetahui berapa banyak faktor yang harus dibentuk, serta variabel laten apa saja yang termasuk ke dalam faktor tersebut.                Karena itu perlu dilakukan konfirmasi lebih lanjut yaitu dengan memeriksa validitas dan reliabilitasnya. Hal ini dapat dilakukan dengan analisis faktor, sehingga dinamakan analisis faktor konfirmatori.Berdasarkan  hasil analisa diketahui bahwa ada Enam variabel  yang membentuk Faktor-faktor perencanaan pra operasional dapat dikatakan valid karena loading factor dari 6 indikator > 0,5 dan variabel yang terbesar pembentuk Faktor-faktor perencanaan pra operasional adalah Organisasi atau Team (X2) yang mempengaruhi Pekerjaan Pembangunan Jalan di Dinas Prasarana Kabupaten Kutai Kartanegara. Kata Kunci: Pre-Operational Planning
ANALISA RISIKO PROYEK PEMBANGUNAN FLY OVER JALAN JUANDA – ABDUL WAHAB SYAHRANI SAMARINDA Kurniawan Rosady, Benny Mochtar, Purwanto dan
KURVA S Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.49 KB)

Abstract

Risk is one of the things that can not be separated in their daily lives . In the implementation of construction projects are also not immune from risk . Required a risk management approach to identify and control the risks that might occur in the future . One of the most important stage of risk management is risk analysis that aims to identify significant risks to the project. In this study will be conducted on a risk analysis Development Project Fly- Over juanda road - Abdul Wahab Syahrani samarinda .                    Stages of this research can be divided into three parts, namely risk identification , risk analysis and risk response . Identification is looking for a stage variables relevant risk on the project . Risk analysis is the process of looking for some significant risks in terms of time and cost                    The method used in risk analysis is Severity Index and Probability - Impact Matrix .The last stage is to determine the response of the risks to a significant risk of cost and time . Risk response obtained by conducting structured interviews with the respondents that some contractor personnel who handle development projects juanda the Fly - Over - Abdul Wahab Syahrani samarinda .                    Based on the results of the risk analysis obtained 6 kinds of variables are significant risks with respect to time , which hampered the work of rainy weather conditions , the difficulty of bringing the equipment , material delivery delays , delays in implementation while erection , while drilling constraints , bottlenecks in traffic . While significant risks to the variable costs are 5 kinds of risks , namely workers affected by material , workers hit heavy equipment , damage to the equipment , tools and material theft , damage to the environment due to the project
PERHITUNGAN PRODUKSI ALAT BERAT PADA PEKERJAAN JALAN TALISAYAN KABUPATEN BERAU Yulfadli, Zony
KURVA S Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.49 KB)

Abstract

ABSTRACTRoad Work development projects Talisayan District Berau is one of the large projects with form uneven ground surface, where the implementation of maturation is dominated by the use of tools weight. Problems that arise in the use of heavy equipment is operating and the combination tool - heavy equipment that is wrong with the condition of the tool. The decline in productivity of the machine is also caused by the condition equipment, operator skill, the cycle time, the type of material, the working conditions, governance and weather conditions.                 So that the required selection and determination of the composition of the right tools so that heavy equipment can be a defender Gov optimally and the work can be completed on time at a cost efficient as possible. This study is the method of calculation of the production capacity of the actual machine. The analysis conducted ie the calculation of productivity calculations each - each machine is used, by determining cycle time tool, determining factor correction tools, persiklus production calculations, hourly production, production per day, the amount of equipment rental price per hour, the cost and time required for the tool works,determine the unit price and the determination of the exact composition of heavy equipment. The magnitude of the productivity of the machine with the most cost and time effective and efficient.Use composition tool alternative to - 3 ie 8 units of excavators 609.6384 m3 / hour, 5 units of bulldozer 571.2079 m3 / hour, 5 units of vibration roller 469.665 m3 / h, 22 units of dump trucks 612.1302 m3 / h, 1 unit motor grader 987.84 m2 / h and 5 units wheel loader 446.135 m3 / h with total cost and total execution time Rp.37.547.895.680 1760 hours or 220 day. Key words:  Equipment, Productivity, Cost, Duration
Penanggulangan Banjir Pada Kota Samarinda Alpian Nur
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.077 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v4i1.2486

Abstract

Samarinda merupakan Ibu Kota Propinsi Kalimantan Timur. Secara geografis letak Kota Samarinda sangat strategis, karena menjadi titik simpul kota/kabupaten di sekitarnya, yaitu : Tenggarong, Bontang dan Sangata. Samarinda menjadi titik sentral jalur transportasi darat, laut dan udara, sehingga menjadikan Samarinda sebagai kota jasa, industri perdagangan dan pemukiman yang berwawasan lingkungan.Sebagai ibukota derasnya urbanisasi dan migrasi dari daerah lain telah memacu perkembangan pemukiman yang cenderung menyimpang dari konsep pembangunan yang berkelanjutan. Banyaknya kawasan-kawasan rendah (rawa, danau) yang semula berfungsi sebagai tempat penampung air serta bantaran sungai yang berubah menjadi pemukiman, ditambah dengan kebiasaan masyarakat yang membuang sampah ke sungai makin memperburuk kondisi ini.Berkurangnya lahan-lahan atau dapat mengurangi kualitas dan kuantitas infiltrasi air hujan yang jatuh rutin semusim sekali. Langsung maupun tidak langsung, cepat atau lambat, pengaruh perubahan siklus hidrologi ini berdampak pada kondisi lingkungan dan kenyamanan tinggal khususnya di daerah perkotaan. Dari hal tersebut bencana banjir sulit dihindari apabila tidak diatasi baik  jangka pendek maupun jangka panjang  tidak menutup kemungkinan banjir dapat menggenangi seluruh Samarinda tidak terkecuali daerah yang selama ini disebut daerah bebas banjir.Pembahasan diarahkan kepada Penanganan pada kondisi jaringan drainase jalan Wahid Hasyim dan sekitarnya dan membandingkan biaya dan waktu metode konstruksi beton setempat dan precast.Pengumpulan data berupa data curah hujan 10 tahun terakhir, data penduduk 10 tahun terakhir dan data jaringan drainase existing, dan daftar harga satuan HSBG Pemerintah Kota Samarinda tahun 2010 dan Analisa Bina Marga. Teknik Pengolahan Data menghitung Debit Air Rencana, Debit Air untuk prediksi tahun 2015, perbandingan Rencana Anggaran Biaya dan waktu antara precast dan beton setempat.Hasil Analisis penelitian menunjukan bahwa beberapa dimensi saluran existing tidak mencukupi debit air prediksi 2015 dan perlu perbaikan untuk dimensi salurannya selanjutnya. Hasil perhitungan menunjukan perbaikan dimensi saluran yang dapat mencukupi debit air prediksi 2015 dengan memperbandingkan metode konstruksi antara precast dan beton setempat dalam hal biaya dan waktu, biaya precast Rp. 5.824.710.000,- dengan total waktu pengerjaan 30 hari sedangkan biaya cor beton setempat Rp. 4.434.700.000,- dengan total waktu pengerjaan 50 hari.
PERENCANAAN GEOMETRIK PERSIMPANGAN JALAN WAHID HASYIM – JALAN H.M. ARDAN DI KOTA SAMARINDA AGUSTANIAH, ROSA
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.904 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v4i1.2491

Abstract

Geometric improvements at the intersection of road Wahid Hasyim – H.M Ardan which is the intersection of a plot has four arms. The intersection point of this area is the Outer Ring Road connecting road to the northern region of Samarinda. Geometric improvements at this intersection is expected to resolve the conflict and reduce the rate of traffic accidents for the user.The intention of this analysis is planned at the intersection geometric road Wahid Hasyim – H.M Ardan. The purpose of this study are as follows plotting visibility at the intersection, taper at the intersection, planned right turn lane and left turn lane and the street median plan, Rumaja, Rumija, Ruwasja.
Studi Kelayakan Investasi Proyek Pengembangan Kawasan Perumahan The Apel Biru Hill Samarinda Holis Aditia Pratama; H Habir; Suratmi Suratmi
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.592 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v4i1.2487

Abstract

Residences adalah kebutuhan dasar manusia. Tingkat pertumbuhan manusia mengakibatkan permintaan yang tinggi untuk rumah tinggal. Besarnya peluang bisnis ini membuat para pengembang berlomba-lomba untuk mengembangkan daerah perumahan di kota samarinda. Untuk mengembangkan daerah perumahan diperlukan dana yang cukup besar.The Apel Biru Hill Residence adalah salah satu tempat tinggal yang berkembang di kota samarinda. kediaman ini sedang mengembangkan rumah tipe 45 dan 32 untuk tahap proyek 1. Untuk mengetahui proyek ini layak dan menguntungkan untuk dilaksanakan, perlu dilakukan investasi studi kelayakan secara finansial. Menentukan kelayakan investasi dalam penelitian ini, menggunakan NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return), dan metode PI (Profitability Index).Dari hasil penelitian bahwa proyek pengembangan The Apel Biru Bukit tinggal layak dan menguntungkan untuk dilaksanakan dengan NPV (Net Present Value) memberikan nilai positif sebesar Rp. 8.475.248.752,91, IRR (Internal Rate of Return) 11.754% lebih besar i pada tingkat yang diinginkan pengembalian (IRR> 11%), PI (Profitability Index) 1696 dan lebih besar dari mengisyaratkan bahwa PI> 1.
Optimalisasi Pemanfaatan Lahan untuk Mendapatkan Keuntungan Maksimum Studi Kasus Pada Perumahan Manunggal Karya Di Desa Sidomulyo, Kec. Anggana, Kab. Kutai Kartanegara Viva Oktaviani
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.808 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v4i1.2483

Abstract

East Kalimantan province's second largest after Irian Jaya, on its own growth and development of the population is also quite rapidly so that the housing needs also felt still shortcomings and do not meet existing needs, As befits District in Kutai, District Anggana a population of not less than 28 974 the soul, is also faced with the problem of housing to meet housing needs.To get the optimum benefit compared to the cost of production of investment in housing construction Manunggal Karya Sidomulyo Village - District of Anggana are feasible so that can know the number of each type-type to be built under the land and land for public facilities. The object of research in this study is a residential development in the village Karya Manunggal Sidomulyo - Subdistrict. The required data is secondary data, ie data retrieved management Manunggal Karya developer of residential development in the village Sidomulyo - Subdistrict. And the variable used is the selling price, the building area of each type of house that will be built Based on the analysis of linear methods can be concluded that development planning II by using the ratio of 6: 1: 2: 1 in accordance with the provisions of decent government dillaksanakan for the results obtained optimum gain in the amount of Rp 21,943,350,000, - the number of housing units is as follows: type 36 = 186 units, type 54 = 31 units, type 70 = 62 units and type 98 = 31 units. The total number of 310 units with a total land area of about 35 960 m2 unused. and land for public facilities 24 040 m2.
Faktor-Faktor Perencanaan Pra Operasional yang Dipertimbangkan Dalam Pekerjaan Pada Pembangunan Jalan di Dinas Prasarana Kabupaten Kutai Kartanegara Rusdi Doviyanto
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.745 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v4i1.2484

Abstract

Sebelum dimulainya suatu kegiatan di bidang jasa konstruksi ada beberapa hal yang  harus kita perhatikan  agar kegiatan proyek bisa menjadi lebih baik, yang berkualitas mutu tinggi sesuai dengan specifikasi yang telah di tetapkan. Sebelum di mulainya suatu kegiatan proyek atau pra operasional akan diawali dengan membuat perencanaan nya. Dan di dalam membuat perencanaan pra operasional akan di pengaruhi oleh beberapa factor agar kegiatan proyek ini dapat menjadi proyek yang berkwalitas dan bermutu tinggi.Dalam penelitian ini penulis mengidentifikasi factor-faktor yang mempengaruhi pekerjaan suatu proyek dan factor yang dominan yang mempengaruhi keberhasilan spekerjaan proyek tersebutFactor-faktornya adalah  Lingkup Proyek dan Penyusunan SRK ( Struktur Rincian Lingkup Kerja) ( X1), Organisasi dan Team ( X2), Jadwal Kegiatan (X3), Perkiraan Anggaran atau Biaya ( X4), Tenaga Kerja ( X5), Program Mutu ( X6)Populasi penelitian ini adalah seluruh staff dinas prasarana Kabupaten Kutai Kartanegara dalam proyek perencanaan pekerjaan jalan di tahun 2010, pegawai bapedda pegawai inpektorat, tim pemeriksa dan pengadaan barang , konsultan dan kontraktor pelaksana. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh populasiSetelah mendapatkan data peneliti mengadakan pengujian validitas dan reliabilitas data. Uji validitas item-item pertanyaan yang terdapat dalam kuesioner dilakukan dengan pendekatan construct validity yaitu teknik korelasi Pearson Product-Moment (r) dengan derajat kebebasan dengan tingkat signifikan 5% (0,05). Jika nilai koefisien butir dengan skon total memiliki signifikasi (p) < 0,05. Hal ini menunujukkan bahwa data yang diperoleh dari butir-butir pertanyaan yang digunakan untuk mengukur variabel bebas dan variabel terikat adalah valid, begitu juga dengan sebaliknya. Uji Reabilitas dilakukan untuk mengetahui konsistensi jawaban responden dari waktu ke waktu yang diperoleh dengan cara menghitung koefisien alpha dengan mengunakan metode alpha cronbach’s one shot. Nilai alpha yang didapatkan kemudian dibandingkan dengan nilai batas reabilitas minimum, yaitu 0,6 (Malhotra, 1993:308). Jika alpha lebih besar dari 0,6, maka dapat dikatakan reliable, tetapi sebaliknya, jika nilai alpha lebih kecil dari 0,6, maka tidak reliabel.Kemudian dilakukan analisa teknik analisis data yang dikenal dengan analisis faktor konfirmatori. Hal ini dilakukan karena secara apriori didasari landasan teori dan konsep yang dimiliki, penulis sudah mengetahui berapa banyak faktor yang harus dibentuk, serta variabel laten apa saja yang termasuk ke dalam faktor tersebut.            Karena itu perlu dilakukan konfirmasi lebih lanjut yaitu dengan memeriksa validitas dan reliabilitasnya. Hal ini dapat dilakukan dengan analisis faktor, sehingga dinamakan analisis faktor konfirmatori.Berdasarkan  hasil analisa diketahui bahwa ada Enam variabel  yang membentuk Faktor-faktor perencanaan pra operasional dapat dikatakan valid karena loading factor dari 6 indikator > 0,5 dan variabel yang terbesar pembentuk Faktor-faktor perencanaan pra operasional adalah Organisasi atau Team (X2) yang mempengaruhi Pekerjaan Pembangunan Jalan di Dinas Prasarana Kabupaten Kutai Kartanegara.
Pengaruh Lapis Pondasi Tanah Semen Pada Stabilisasi Tanah Dasar Pekerjaan Pemeliharaan Jalan Damanhuri Kota Samarinda Eswan Eswan
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.544 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v4i1.2485

Abstract

Satu alternatif untuk mengatasi kesulitan ( kemahalan ) pengadaan batu yang memenuhi persyaratan adalah dengan menstabilisasi tanah setempat yang berkualitas dengan campuran semen Porland sehingga menghasilkan suatu pondasi perkerasan yang cukup kuat, tahan terhadap air, permukaan yang halus, dan tahan lama.Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Nilai batas UCS minimum (20 kg/cm2), target (24 kg/cm2) dan maksimum (35 kg/cm2) untuk Soil Cement Baseyang disyaratkan SNI 03-3637-1994 dapat dicapai dengan mencampur tanah tersebut dengan prosentase semen masing-masing 6,94 %, 8,40 % dan 12,42 %, sedangkan Nilai batas CBR minimum (100 %), target (120 %) dan maksimum (200 %) untuk Soil Cement Base yang disyaratkan SNI 03-1744-1989 dapat dicapai dengan mencampur tanah tersebut dengan prosentase semen masing-masing 7,33 %, 8,85 % dan 14,96 %. Untuk mendapat nilai UCS (Unconfined Compressive Streght) yang disyaratkan yaitu sebesar 24 kg/cm², maka setelah dilakukan perhitungan didapat nilai Kadar Semen       =  8,4 %  dan Nilai CBR     =  114,061 %Sehingga berdasarkan dari evaluasi pengujian / pemeriksaan dan perhitungan di atas maka dapat disimpulkan bahwa kadar semen yang diperlukan untuk mendapatkan nilai UCS 24 kg/cm² adalah 8,4 % terhadap berat contoh tanah.Dan hasil hasil perhitungan biaya didapatkan hasil sebagai berikut Harga pondasi  jalan menggunakan Agregat sebesar Rp. 1.272.347,72 per  m2  Harga pondasi  jalan menggunakan SCB sebesar Rp. 1.110.245,77 per  m2 Harga total pekerjaan jalan secara OE (Owner Estimate) sebesar Rp. 2.005.000,00  per m2

Page 1 of 2 | Total Record : 11