cover
Contact Name
Badrun Ahmad
Contact Email
badrun@unkhair.ac.id
Phone
+6281382878027
Journal Mail Official
badrun@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Pertamina, Kampus II Gambesi, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL SAINS
Published by Universitas Khairun
Core Subject : Social, Engineering,
Teknik Sipil, Konstruksi, Jalan dan jembatan, Beton, Mekanika Tanah, Irigasi, Transportasi, SIG, lingkungan, keairan, struktur, dan geoteknik.
Articles 248 Documents
Komprehensif Review : Investigasi Kualitas Parameter Fisika-Kimia Air Sungai Cisadane dan Sungai Citarum,Jawa Barat Tahun 2011-2020 nabila, fatiyah
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i2.4298

Abstract

Air merupakan salah satu unsur yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia maupun mahkluk hidup lainnya yang ada di muka bumi,diantaranya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, industri dan pertanian. Untuk memanfaatkan air tersebut biasanya masyarakat mengambil air dari sungai sampai pada suatu Daerah Aliran Sungai (DAS). Tujuan dari analisis ini adalah untuk mengetahui kualitas air sungai di bagian hulu Sungai Cisadane dan sungai citarum secara parameter fisika-kimia air sungai selama kurun waktu 10 tahun dan menganalisis macam-macam aktivitas antropologi yang menjadi sumber pencemar penyebab penurunan kualitas air sungai.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptip studi kasus dengan pengumpulan, telaah serta penjabaran data sekunder yang telah ditelaah dokumen dengan cara mengumpulkan data-data melalui kepustakaan baik dari buku-buku, dokumen-dokumen, jurnal-jurnal dan lain-lain yang berkaitan dengan fokus penelitian. Data sekunder diperoleh dari data yang telah diambil oleh pihak lain. Sungai cisadane dan sungai citarum terletak di provinsi Jawa Barat,dimana provinsi tersebut memiliki jumlah penduduk sekitar ±40 juta jiwa. Sungai cisadane dan sungai citarum terletak di provinsi Jawa Barat,dimana provinsi tersebut memiliki jumlah penduduk sekitar ±40 juta jiwa. Bertambahnya jumlah penduduk di daerah sungai Citarum dan sungai Cisadane merupakan salah satu yang menyebabkan kualitas air sungai rendah karena berasal dari aktivitas warga penduduk dikota tersebutkualitas air Sungai Cisadane berdasarkan sifat fisikanya masih memenuhi baku mutu lingkungan kelas II berdasarkan PP No. 82 tahun 2001 yaitusuhu dengan rata-rata 28,57°C, TDS dengan nilai rata-rata 55,67 mg/L, TSS dengan rata-rata 26,33 mg/L, warna agak keruh sampai keruh, bau dari agak berbau sampai menyengat dan kecerahan dengan nilai rata-rata 7,7 cm. Pada sungai Citarum, Air DAS citarum mengalami penurunan kualitas karena konsentrasi BOD,COD masing-masing sebesar ±4,00-9,00 mg/L 26,00 mg/L. Kondisi ini akan berdampak pada timbulnya penyakit diare dengan persentase perkiraan masing-masing mencapai ± 25%. Dimana penurunan kualitas air akibat aktivitas budidaya ikan yang sangat tinggi dan akan melampaui daya tampung maksimal
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT IJUK TERHADAP POROSITAS DAN PERMEABILITAS CAMPURAN ASPAL PORUS Karyawan, I Dewa Made Alit -
JURNAL SIPIL SAINS Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v10i2.2509

Abstract

Pengaliran air yang kurang baik, dapat mengakibatkan terjadinya genangan air di permukaan jalan. Hal ini dapat menyebabkan gangguan seperti kemacetan, bahkan kecelakaan. Campuran aspal porus telah dikembangkan karena dapat mengalirkan air lebih cepat. Sehingga syarat yang harus terpenuhi adalah porositas dan permeabilitasnya, sebagai karakteristik aspal porus. Karena porinya besar, maka campuran aspal porus cenderung memiliki stabilitas rendah, sehingga untuk memenuhi persayaratan diperlukan rekayasa. Dalam penelitian ini dicoba dengan menggunakan serat ijuk. Serat ijuk memiliki sifat tahan terhadap pengaruh panas matahari, cuaca dingin, pelapukan, dan awet. Karena itu baik digunakan sebagai bahan tambah campuran aspal porus. Tujuan penelitian adalah mengetahui proporsi serat ijuk sebagai bahan tambah dalam campuran aspal porus yang memenuhi persyaratan. Sebagai standar untuk aspal porus, digunakan Australian Asphalt Pavement Association (AAPA). Pengujian dengan metode Marshall untuk mendapatkan karakteristik mekanik, yaitu stabilitas, flow dan Marshall Quotient (MQ). Karakteristik volumetrik yang dicari: Voids in the Mixtures (VIM), porositas dan permeabilitas. Persentase serat yang ditambahkan sebesar 0,5%, 1%, 1,5% dan 2%. Seluruh campuran dengan dan tanpa penambahan serat ijuk tidak memenuhi persyaratan permeabilitas karena nilainya 0,1 cm/detik. Pada penambahan serat ijuk 0% sampai 0,11%, nilai VIM, stabilitas, flow, MQ dan porositas, memenuhi persyaratan aspal porus berdasarkan AAPA.
EVALUASI KINERJA PELAYANAN INFRASTRUKTUR TERMINAL PASAR BARU KABUPATEN HALMAHERA SELATAN Ahadian, Edward Rizky; Yudha Saputra, M Taufiq
JURNAL SIPIL SAINS Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v7i14.503

Abstract

Perkembangan Kabupaten Halmahera Selatan yang sangat pesat di iringi dengan pertumbuhan penduduk, ekonomi, sosial dan budaya yang sangat pesat pula tentu akan menyebabkan berbagai masalah dalam bidang transportasi yang harus segera di atasi dan juga dapat menimbulkan tuntutan untuk menambah kualitas dan kuantitas sistem transportasi yang meliputi berbagai fasilitas, yang salah satunya adalah fasilitas moda angkutan darat, yaitu terminal angkutan umum pasar baru. Terminal yang resmikan pada tahun 2005 ini melayani trayek arah barat yaitu pusat kota (Labuha), arah Timur yaitu jalur trayek yang melayani masyarakat Bacan tengah sampai dengan Bacan timur yaitu pelabuhan Babang, dan untuk pada bagian selatan melayani pelabuhan Kupal dan serta masyarakat bagian selatan. Namun proses sistem transportasi yang berlangsung tidak efektif sehingga pergerakan transportasi banyak berlangsung di luar terminal, sehingga mengakibatkan kemacetan dan lain-lain. Penelitian ini diawali dengan penyebaran kuesioner ke pihak penyedia dan pengguna jasa yang beraktifitas di terminal Pasar Baru. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan evaluasi tingkat ketersediaan kinerja insfrastruktur transportasi khususnya di Terminal angkutan umum Pasar Baru. Untuk menentukan tingkat kesediaan infrastruktur transportasi pada lokasi itu, maka di tetapkan suatu indikator dengan memberi pembobotan terhadap masing-masing kategori dengan menggunakan skala Likert dari masing-masing atribut pelayanan menurut penilaian/persepsi responden. Hasil yang diperoleh yaitu kinerja fungsi dari Infrastruktur di Terminal Pasar Baru Kabupaten Halmahera Selatan secara keseluruhan berdasarkan persepsi responden masuk kategori Kinerja Kurang baik, dengan nilai persentase 48,98 %. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Terminal Pasar Baru Kabupaten Halmahera selatan yang fungsi operasional menjadi prioritas utama untuk di tingkatkan oleh pihak penyedia jasa terdiri dari variabel wujud nyata, keandalan, keresposifan, daya tangkap, dan Jaminan.
EVALUASI DAN PENGEMBANGAN KEBUTUHAN FASILITAS DI PELABUHAN SAMPIT UNTUK MENDUKUNG KEMAJUAN WILAYAH KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR Veronika, Friska; Basuki, Imam
JURNAL SIPIL SAINS Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v14i1.8306

Abstract

Pelabuhan Sampit merupakan pelabuhan penting yang menjadi pintu gerbang utama memasuki wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dalam keluar masuknya penumpang dan barang ke atau dari Pulau Jawa, selalu mengalami peningkatan arus lalu lintas tiap tahunnya yang tidak di ikuti dengan evaluasi serta pengembangan fasilitas kebutuhan pelabuhan, berpotensi terjadi antriannya kapal yang lama, proses bongkar muat lambat dan penumpang tidak mendapat pelayanan fasilitas yang maksimal. Maka perlu dilakukan identifikasi kinerja operasional pelayanan, faktor-faktor mempengaruhi dan kebutuhan fasilitas di Pelabuhan Sampit. Hasil menunjukan berdasarkan peraturan Dirjen Hubla kinerja operasional pelabuhan secara umum baik, hanya ada 3 (tiga) indikator yang kurang baik yaitu approach time (AT), effective time/berthing time (ET/BT), dan ton/ship/hour (T/S/H). Hasil faktor-faktor yang memepengaruhi arus lalu lintas di Pelabuhan Sampit menujukan model terbaik arus muat adalah Y1 = 29,953 + 0,016 dimana PDRB pertanian (X1), arus bongkar adalah Y2 = 26,255 + 0,053 X2 dimana PDRB industri (X2), arus penumpang adalah Y3 = 101,514 + 0,068 X2 dimana pendapatan perkapita (X2) dan arus kapal adalah Y4 = 24,730 + 0,41 X3 dimana pendapatan perkapita (X3). Hasil peramalan arus muat, arus bongkar, arus penumpang dan arus kapal dari kebutuhan fasilitas pelabuhan menunjukan pada Tahun 2032 fasilitas lapangan penumpukan sebesar 870.567 m2 dan terminal penumpang sebesar 86,67 m2 masih memenuhi sedangkan fasilitas panjang dermaga perlu dilakukan penambahan sebesar 386 m. Kata Kunci : Evaluasi kinerja operasional pelayanan, regresi linier dan peramalan (forecasting
PEMANFAATAN PASIR APUNG PADA MORTAR BUSA DALAM PEMBUATAN BATAKO RINGAN Darwis, Muhammad; Tata, Arbain; Anwar, Chairul
JURNAL SIPIL SAINS Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi telah banyak ditemukan inovasi atau alternatif bahan bangunan yang memudahkan pengerjaan, ramah lingkungan, memberikan efek kenyamanan, ketahanan umur, dan kecepatan. Dalam aplikasi hal ini dapat juga ditemukan pada bata dengan teknologi foam (busa). Dalam pembuatan bata ringan ada beberapa cara yang dilakukan misalnya dengan membuat gelembung-gelembung gas/udara di dalam campuran mortar, penggunaan agregat ringan diantaranya pasir apung dengan campuran additive. Foam Agent merupakan salah satu bahan pembuat busa yang biasanya berasal dari bahan berbasis protein hydrolyzed. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mortar busa dengan menggunakan pasir apung dengan proses pengempaan. Tinjauan pada penilitian ini berupa berat volume batako, penyerapan air pada batako dan kualitas batako. Tahapan yang dilakukan dalam pengujian antara lain : pengujian karakteristik material, perencanaan komposisi campuran 1PC : 3PS dengan tambahan  foam agent (ccairan busa ) sebasar 20% terhadap air, dan variasi pengempaan pada batako untuk satu sampel yaitu : 0,89 MPa, 1,78 MPa, 2,67 MPa, 3,56 MPa, 4,44 MPa, dengan jumlah sampel 60 buah. Hasil dari penilitian ini memperlihatkan bahwa semakin besar pengempaan yang diberikan maka semakin berat batako yang dihasilkan, sedangkan untuk batako yang menggunakan pasir apung dengan tambahan tambahan foam agent sedikit lebih ringan dibandingkan dengan batako tanpa foam agent  karena ada rongga udara di dalam batako itu sendiri. Berdasarkan rata-rata berat volume   batako pasir apung hasil yang diperoleh yaitu  1632 kg/m3 ,dan untuk batako dengan foam agent hasil yang diperoleh 1557,33 kg/m3 dari variasi pengempaan : 0,89MPa, 1,78 MPa, 2,67 MPa, 3,56 MPa, 4,44 MPa
PERILAKU LENTUR BALOK CASTELLATED MODIFIKASI DENGAN PENGAKU BAJA TULANGAN Syarif, Syafitri; Satyarno, Iman; Sulistyo, Djoko
JURNAL SIPIL SAINS Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v6i11.314

Abstract

PERILAKU LENTUR BALOK CASTELLATED MODIFIKASI DENGAN PENGAKU BAJA TULANGAN
PENGARUH RASIO BINDER DAN PASIR BATU APUNG TERHADAP SIFAT MEKANIS MORTAR GEOPOLIMER Tata, Arbain; Ikbal, Mardiana; Amir Sultan, Mufti; Kusnadi, Kusnadi; Darwis, Fitro
JURNAL SIPIL SAINS Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v14i1.7541

Abstract

Mortar merupakan campuran dari bahan pengikat (semen), agregat halus dan air. Mortar geopolimer adalah mortar yang menggunakan bahan geopolimer sebagai bahan pengganti semen. Geopolimer terbentuk dari bahan baku yang banyak mengandung unsur silika (SiO2) dan alumina (Al2O3). Pemanfaatan bahan pembentukan mortar geopolimer berbasis fly ash dan pasir batu apung ini untuk mereduksi pencemaran lingkungan, dengan pemanfaatan fly ash yang merupakan limbah pembakaran batu bara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio perbandingan binder dan pasir batu apung terhadap kuat tekan dan porositas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium. Rasio binder dan pasir batu apung pada 70:30 menghasilkan kuat tekan tertinggi 13,50 MPa, dan nilia porositas terendah sebesar 40%.
ANALISIS KERUSAKAN JARINGAN JALAN BERDASARKAN DATA BASE DENGAN MENGGUNAKAN ArGIS (Studi Kasus Pulau Kaledupa Kabupaten Wakatobi) Nasrul, Nasrul; Fitriah, Fitriah; Aswad, Nini Hasriyani
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i1.4136

Abstract

Ketersediaan sistem jaringan jalan dan sistem transportasi yang memadai akan meningkatkan distribusi orang dan barang. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang kondisi jaringan jalan di Pulau Kaledupa Kabupaten Wakatobi berbasis GIS-web. Penyusunan data base jaringan jalan Pulau Kaledupa Kabupaten Wakatobi dilakukan dengan metode survey, dan dokumentasi jaringan jalan untuk mengidentifikasi kerusakan jalan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 46 ruas jalan yang terdiri dari 30 ruas jalan dengan lebar 4 meter dan 16 ruas jalan dengan lebar 3 meter dimana total panjang jalan 67,467 Km.
KARAKTERISTIK MEKANIS BETON BERAGREGAT MENGGUNKAN BETON DAUR ULANG Sultan, Mufti Amir
JURNAL SIPIL SAINS Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v2i4.18

Abstract

Beton dapat dimanfaatkan untuk banyak hal dan sebagian besar beton digunakan sebagaielemen struktur. Keterbatasan kemampuan alam menyediakan material pembentuk beton merupakansebuah persoalan yang penting. Nilai ekonomis dari material alam yang cukup tinggi juga menjadisalah satu hal yang harus dipertimbangkan. Salah satu upaya mengatasi permasalahan tersebut di atasadalah dengan mengupayakan pemanfaatan sisa – sisa bongkaran beton (Recycled Concrete) sebagaipengganti parsial agregat kasar dalam campuran beton.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penggunaan agregat daurulang terhadap slump dan berat volume pada beton serta menganalisa pengaruh penambahan 0%,25%, 50%, 75% dan 100% RCA terhadap karekteristik mekanis beton.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan beton daur ulang RCA (RecycledConcrete Aggregates) mengalami penurunan sampai  14% dari kekuatan beton normal seiringdengan penambahan komposisi RCA. Berat volume beton yang menggunakan RCA juga mengalamipenurunan sebesar 7% dari berat volume beton normal.
ANALISIS KARAKTERISTIK ARUS LALU LINTAS DENGAN MODEL UNDERWOOD PADA RUAS JALAN DIPONEGORO KOTA SURABAYA Sarimun Putra, Muhammad Hafidz; Wibisana, Hendrata
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6546

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada kota besar di Indonesia yaitu kepadatan lalu lintas. Pertumbuhan ekonomi dan kepemilikan kendaraan menjadi salah satu penyebab permasalahan tersebut terjadi. Salah satu ruas jalan yang sering terjadi kepadatan yaitu pada ruas jalan Diponegoro. Melihat kondisi lalu lintas pada ruas jalan Diponegoro, maka diperlukan penelitian untuk mengetahui informasi mengenai karakteristik arus lalu lintas. Karakteristik lalu lintas merupakan hubungan hubungan antara tiga parameter utama lalu lintas yaitu volume, kecepatan, dan kepadatan. Salah satu pendekatan model matematis dan grafis yang digunakan untuk mengetahui karakteristik arus lalu lintas tersebut yaitu model underwood. Dari hasil penelitian dan analisis menggunakan model Underwood pada ruas Jalan Diponegoro didapatkan nilai r2 terbesarnya yaitu pada Segmen 1 Jalur 1 (Arah Kebun Binatang Surabaya) pada hari Senin sebesar 0.8925. Nilai masing-masing variabel pada segmen ini yaitu, Qmaks sebesar 2509.18 smp/jam, Dm sebesar 145.54 smp/km, Vf sebesar 46.86 km/jam, dan Vm sebesar 17.24 km/jam. Dikarenakan nilai r2 terbesar mendekati nilai +1 sehingga dapat dikatakan bahwa nilai variabel yang dihasilkan dari model Underwood mendekati kondisi lapangan sebenarnya. Maka, pemilihan model Underwood untuk ruas Jalan Diponegoro adalah tepat. Indeks tingkat pelayanan jalan pada ruas Jalan Diponegoro termasuk dalam kategori pada tingkat pelayanan C (Arus Stabil).