cover
Contact Name
Badrun Ahmad
Contact Email
badrun@unkhair.ac.id
Phone
+6281382878027
Journal Mail Official
badrun@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Pertamina, Kampus II Gambesi, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL SAINS
Published by Universitas Khairun
Core Subject : Social, Engineering,
Teknik Sipil, Konstruksi, Jalan dan jembatan, Beton, Mekanika Tanah, Irigasi, Transportasi, SIG, lingkungan, keairan, struktur, dan geoteknik.
Articles 248 Documents
PENYEBAB KETERLAMBATAN PEKERJAAN PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA TERNATE Ahadian, Edward Rizky
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i2.3830

Abstract

Keterlambatan penyelesaian pekerjaan pada proyek konstruksi berpotensi besar terhadap meningkatnya biaya pelaksanaan proyek, perselisihan, dan juga pemutusan hubungan kerja. Saat ini, di mana alat dan teknik manajemen proyek telah dikembangkan dan diperkuat dengan kemajuan teknologi akan membuat proyek lebih lancar dan selesai tepat waktu. Namun, beberapa proyek masih tertunda yang merupakan titik untuk di renungkan. Kondisi proyek di kota Ternate tidak jauh berbeda, dimana setiap tahunnya masih sering terdapat keterlambatan penyelesaian pekerjaan proyek konstruksi. Oleh karena itu perlu diteliti faktor yang paling berpengaruh/dominan terdapat penyebab keterlambatan pekerjaan proyek konstruksi, sehingga keterlambatan penyelesaian pekerjaan proyek konstruksi yang terjadi dapat ditangani dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode analisis faktor dan bertujuan untuk mengetahui secara pasti faktor yang paling berpengaruh atau dominan terhadap keterlambatan pekerjaan proyek konstruksi gedung di Kota Ternate. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuisioner. Berdasarkan hasil analisis diperoleh 3 (tiga) faktor yang paling berpengaruh atau dominan penyebab keterlambatan pekerjaan proyek konstruksi gedung di kota Ternate, yaitu faktor kurangnya tenaga ahli, faktor mandor kurang berpengalaman dan faktor kurangnya ketersediaan tenaga kerja. Faktor kurangnya tenaga ahli memiliki nilai eigen value sebesar 28,709%, faktor mandor kurang berpengalaman memiliki nilai eigen value sebesar 22,273%, dan faktor kurangnya ketersediaan tenaga kerja dengan nilai eigen value sebesar 20,473%. Secara keseluruhan ketiga faktor tersebut mampu menjelaskan 71,455% variasi.
ANALISIS PERBANDINGAN RISIKO BIAYA KONTRAK LUMPSUM DAN KONTRAK UNIT PRICE DENGAN METODE AHP Gaus, Abdul
JURNAL SIPIL SAINS Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v2i3.23

Abstract

Dalam setiap usaha, akan selalu muncul dua hal yang saling bertentangan, yaitu peluang memperolehkeuntungan dan risiko menderita kerugian termasuk dalam dunia usaha jasa konstruksi. Risikomenderita kerugian ini dapat diantisipasi dengan menganalisis jenis kontrak jasa konstruksi yangdigunakan, yaitu dengan membandingkan risiko biaya konstruksi kontrak Lumpsum dengan kontrakUnit Price dari pendapat kontraktor selaku penyedia jasa. Persentase keuntungan dan kerugianmasing-masing kontrak pun bisa teridentifikasi tergantung jenis proyek mana yang akan dikerjakandengan menyebarkan kuisioner dan wawancara langsung.Untuk menganalisa risiko biaya digunakan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Proses analisisdimulai dengan mendefinisikan masalah, dan membuat struktur hierarki. Hirarki ini terdiri dari 3(tiga) level yaitu tujuan (level I), kriteria (level II), dan alternatif (level III). Berdasarkan hirarkitersebut kemudian disusun kuesioner. Penyebaran kuesioner dilakukan pada 20 responden yangterdaftar dalam anggota GAPENSI Propinsi Maluku Utara 2011. Data yang diperoleh kemudianditabulasikan, dilanjutkan dengan membuat matrik berpasangan masing-masing level, melakukanperbandingan berpasangan, menghitung nilai rata-ratanya, mengukur bobot prioritas untuk level II danlevel III, serta memeriksa konsistensinya.Berdasarkan hasil analisis risiko pembengkakan biaya maka diperoleh bobot prioritas untuk kontraklumpsum sebesar 65,547% dan kontrak unit price 34,453%. Artinya proyek dengan kontrak lumpsumlebih tinggi risikonya menderita kerugian dibandingkan dengan kontrak unit price dan peristiwa yangpaling dominan yang menyebabkan risiko pembengkakan biaya pada kontrak lumpsum terjadi padaperistiwa perbedaan kondisi site lapangan dengan yang tercantum dalam kontrak yang memiliki bobotprioritas terbesar yaitu 88,30% sedangkan pada kontrak unit price hal ini terjadi pada peristiwakenaikan harga-harga di pasar yang memiliki bobot prioritas terbesar yaitu 86,4%.
PERENCANAAN SISTEM INSTALASI PLAMBING AIR BERSIH PADA GEDUNG RUSUN ASN BPKP SOFIFI Muhibad, Nadila; Nagu, Nani; Rizky Ahadian, Edward
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6592

Abstract

 Abstrak:Sistem plambing merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam pembangunan gedung. Dalam perencanaan sistem plambing air bersih, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu kebutuhan air bersih, kapasitas tangki penampung air, kualitas air yang didistribusikan, laju dan kecepatan aliran dalam pipa. Berdasarkan UUD RI No. 20 Tahun 2011, sebuah rumah susun harus memiliki kelengkapan prasarana yang memenuhi standar tertentu untuk kebutuhan tempat tinggal yang layak, salah satunya adalah penyediaan air bersih yang baik. Maka dari itu, penelitian ini dimaksudkan untuk merancang sistem penyediaan air bersih yang dapat memebuhi kebutuhan air sehari-hari dan memberikan kenyamanan serta kepuasan kepada penghuni gedung. Dalam merencanakan sistem plambing perlu diketahui terlebih dahulu kebutuhan air bersih yang mana menggunakan metode jumlah penghuni mengacu pada SNI 03-7065-2005 dengan standar pemakaian air bersih untuk gedung rumah susun sebesar 100 liter/orang/hari. Berdasarkan perhitungan, didapatkan kebutuhan air bersih gedung rusun ASN BPKP Sofifi adalah 17,6 m3/hari sesuai dengan perkiraan jumlah penghuni sebanyak 176 orang dikali 100 liter/orang/hari. Kapasitas tangki air bawah (Ground Water Tank) sebesar 21,12 m3 dan tangki air atas (Rooftank) sebesar 4 m3. Diameter pipa air bersih yang diperlukan sebesar 1/2 inchi, 3/4 inchi, 1 inchi, 1 ¼ inchi dan 2 inchi.Kata kunci: Plambing, Air Bersih, GWT, Rooftank, Pipa Abstract: Plumbing systems are an inseparable part of building construction. In planning a clean water plumbing system, several things need to be considered, namely the need for clean water, the capacity of the water storage tank, the quality of the water distributed, and the rate and speed of flow in the pipe. Based on the RI Constitution No. 20 of 2011, an apartment must have complete infrastructure that meets specific standards for adequate housing needs, one of which is the provision of good clean water. Therefore, this research is intended to design a clean water supply system that can meet daily water needs and provide comfort and satisfaction to building occupants. When planning a plumbing system, it is necessary first to know the need for clean water, using the number of occupants method referring to SNI 03-7065-2005 with a standard for clean water usage for apartment buildings of 100 liters/person/day. Based on calculations, it was found that the clean water requirement for the ASN BPKP Sofifi flat building was 17.6 m3/day, by the estimated number of residents of 176 people multiplied by 100 liters/person/day. The capacity of the ground water tank is 21.12 m3, and the roof tank is 4 m3. The required clean water pipe diameters are 1/2 inch, 3/4 inch, 1 inch, 1 ¼ inch, and 2 inches.Keywords: Plumbing, Clean Water, GWT, Rooftank, Pipe 
ANALISIS JSA DAN IBPRP BERDASARKAN PERMEN PUPR No.21 TAHUN 2019 Setiabudi, Feri
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i1.2814

Abstract

Tingginya kasus kecelakaan kerja disektor konstruksi, pemerintah telah mengatur penyelengaraan KK dalam Peraturan Menteri serta mewajibkan pelaksanaannya di semua sektor industri. Kementrian PUPR selaku regulator sekaligus pengerak sektor konstruki Nasional menjadikan KK sebagai prioritas dalam pelaksanaan pembangunan nasional. Pelaksanaan KK tidak hanya bermanfaat untuk melindungi para pekerja konstruksi, tetapi juga mampu meningkatkan produktifitas dan kinerja pekerja. Tujuan penelitian adalah mengetahui bagaimana menganalogi bahaya menggunakan JSA dan mengetahui rancangan IBPRP pekerjaan balok. Penelitian ini dimulai dengan  mengidentifikasi bahaya menggunakan metode JSA dan IBPRP sesuai dengan Permen PUPR No.21 Tahun 2019. Kemudian melakukan validasi kepada pihak proyek dengan metode Forum Group Discusion. Selanjutnya melakukan penilaian risiko pada form IBPRP untuk menentukan nilai kemungkinan dan keparahan. Penentuan tingkat risiko dianalisis dengan tabel dampak dan kemungkinan. Hasil dari penelitian ini yaitu, Penerapan dan pelaksanaan pembuatan JSA dan IBPRP sudah sesuai dengan Permen PUPR No. 21/PRT/M/2019 Tentang Pedoman SMKK dan telah divalidasi oleh pihak proyek dan dinyatakan layak untuk uji coba tanpa revisi. Dari 24 jenis tahap pekerjaan struktur balok yang dianalisis dengan metode IBPRP, didapatkan 5 tingkat risiko yang berbeda yaitu dengan tingkat risiko Exstrim 4%, tingkat risiko Tinggi 8%, tingkat risiko Sedang 67%, tingkat risiko Rendah 21% dan tingkat risiko Nol 0%. Kata Kunci: Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, JSA dan IBPRP, Permen PUPR No.21 Tahun 2019
EFEK DAMPING EKIVALEN PADA METODE PERPINDAHAN LANGSUNG UNTUK STRUKTUR YANG MEMILIKI KETIDAKBERATURAN VERTIKAL Priambodo, Yudit Agus; Kamis, Marlina
JURNAL SIPIL SAINS Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v9i18.1120

Abstract

Metode Direct Displacement Based Design (DDBD) atau Metode Perpindahan Langsung sebagai metode alternatif dalam desain bangunan gedung tahan gempa. Beberapa metode untuk menghitung redaman ekivalen telah diusulkan. Salah satu kegagalan bangunan adalah disebabkan karena mekanisme softstory atau lantai lemah. Hal ini disebabkan karena perbedaan kekakuan lantai yang lebih rendah dibanding lantai yang lain. Makalah ini membahas tentang penerapan metode DDBD dengan tiga redaman ekivalen yang digunakan pada gedung bertingkat 4 (empat) lantai beton bertulang di Kota Ternate yang memiliki ketidakberaturan vertikal tipe 1a menurut SNI 1726-2012. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara keseluruhan struktur tidak melampaui dirft desain yaitu damage control (0.025) bahkan menghasilkan level kinerja yang lebih tinggi yaitu Serviceability. Hasil desain menggunakan redaman ekivalen menurut Priestley lebih ekonomis dibandingkan yang lain, hal ini disebabkan karena disain gaya geser yang diberikan adalah yang paling kecil.
Analisis Kinerja Jaringan Jalan Ruas Jalan Jend. Ahmad Yani Kota ParePare Syah, Muh. Sofyan; ', Rahmawati; Fadly, Imam; Jabir, Muh.
JURNAL SIPIL SAINS Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v14i2.8639

Abstract

: Trasportasi merupakan kegiatan pemindahan barang atau penumpang dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam kegiatan transportasi terdapat dua unsur penting yaitu perpindahan/pergerakan dan secara fisik mengubah tempat awal dari barang dan penumpang ke tempat lain. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kinerja jaringan ruas jalan Jend. Ahmad yani Kota Pare Pare menggunakan metode PKJI 2023 dan untuk menganalisis prediksi kinerja untuk 5 tahun mendatang. Metode  penelitian ini menggunakan  penelitian kuantitatif meliputi data geometrik jalan, laju harian rata-rata (LHR), kinerja jalan. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja menggunakan metode PKJI 2023 didapatkan hasil tertinggi pada hari Jumat 27 Juni 2024 sebesar 1123 smp/jam, derajat kejenuhan (Dj) tertinggi didapatkan pada hari Rabu 26 Juni 2024 sebesar 0,82 (level of service). Sedangkan Kinerja Ruas Jalan Jend. Ahmad yani Kota parepare dalam 5 tahun yang akan datang pada tahun 2029 hasil analisis yang dilakukan dimana volume lalu lintas (Q) paling padat menunjukkan angka 1123 smp/jam dan kapasitas jalan sebesar 133.6748 smp/jam. Hasil dari Derajat Kejenuhan (DJ) didapat dari Q/C maka nilai DJ pada ruas Jln. Jend Ahmad Yani adalah 0,82 pada tahun 2024. Sedangkan untuk nilai derajat kejenuhan 5 tahun mendatang yang melebihi 0,119 terjadi pada tahun (2029).
Kebutuhan Lahan Parkir Kendaraan Bermotor Roda Dua di Pasar Tradisional Ngumpakdalem Kabupaten Bojonegoro Rendra, Mrabawani Insan
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i1.5132

Abstract

Lahan parkir merupakan tempat untuk memberikan rasa aman terhadap pemilik kendaraan bermotor. Perlu adanya kajian terkait dengan kebutuhan lahan parkir di Kawasan Pasar Pradisional Tradisional. Hal tersebut untuk menunjang aktivitas dalam berdagang dikawasan datersebut dan memberikan rasa aman terhadap penjual dan pembeli. Tujuan penelitian ini yaitu menghitung kebutuhan lahan parkir di Kawasan Pasar Tradisional Ngumpakdalem. Untuk menghitung kebutuhan lahan parkir metode yang digunakan yaitu pengamatan langsung dengan menghitung Volume parkir, Durasi, Kapasitas, Indeks. Hasil menunjukkan bahwa Volume parkir paling tinggi 245 pengunjung, sedangkan durasi parkir paling tinggi rata-rata 1,40/jam. Kemudian kapasitas statis parkir cukup menampung 60 unit kendaraan, dan kapasitas dinamis paling tinggi dengan nilai 311,45 pada hari sabtu dan kamis. Untuk indeks parkir presentase paling tinggi pada hari minggu dengan presentase 111,66 %. Kebutuhan lahan parkir di Pasar Tradisional Ngumpakdalem sesuai dengan perhitungan yaitu 200 m2
ANALISIS LAJU SEDIMENTASI PADA HULU SUNGAI TOGURARA KOTA TERNATE Kamis, Marlina; Priambodo, Yudit Agus
JURNAL SIPIL SAINS Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v11i1.3168

Abstract

Bencana sedimen merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di daerah aliran Sungai Togurara Kota Ternate khususnya di daerah hulu dan hilir sungai. Salah satu penyebab banjir di Sungai Togurara adalah debit aliran yang besar dan kapasitas tampung sungai berkurang akibat adanya erosi/sedimentasi. Kondisi struktur Sabodam sta. 2+600 sudah mengalami patah dan kerusakan pada apron, yang disebabkan terjadinya pergeseran dimana tumpukan sedimen yang mengendap tidak kunjung dikeruk sehingga mempengaruhi laju aliran sedimen di hulu Sungai Togurara. Oleh karena itu perlu mengkaji besaran laju angkutan sedimen yang terjadi. Analisis angkutan sedimen dasar dan sedimen melayang yang tertampung pada Sabodam Sta. 02+600 hulu Sungai Togurara menggunakan rumus-rumus empiris yaitu metode Meyer-Petter Muller (MPM). Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mendapatkan besaran angkutan sedimen dasar (bed load) dan sedimen melayang (suspended load) yang tertampung pada Sabodam sta. 02+600 hulu Sungai Togurara. Hasil analisis diperoleh hasil laju sedimen melayang (suspended load) sebesar 0.403 ton/hari atau 147.197 ton/tahun dan laju sedimen dasar (bed load) sebesar 8.28 ton/hari atau 3023.25 ton/tahun. Namun sungai Tugurara termasuk jenis sungai Ephemeral. Jika dihitung angkutan sedimen perharinya adalah 5.044 m3/hari. Nilai ini dapat dijadikan pertimbangan volume sedimentasi dikalikan jumlah hujan pertahun yang menyebabkan limpasan air di sungai.
MODIFIKASI DESAIN MENGGUNAKAN STRUKTUR BAJA DENGAN KOLOM KOMPOSIT PADA GEDUNG PASAR MODERN TERNATE Munawar, Itok Ali; Tata, Arbain; Togubu, Jamalun
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v8i16.872

Abstract

Banyak desain struktur di Ternate yang telah mengunakan beton bertulang mulai dariperencanaan jembatan, masjid, pelabuhan, rumah sakit, dan kantor-kantor dinas lainnya. Pasar modernsebagai salah satu pusat penunjang perekonomian sehingga menjadi pusat perhatian danberkumpulnya banyak orang maka perlu adanya inovasi-inovasi struktur yang baru. Maka perludilakukan adanya redesain pada struktur Pasar Modern Kota Ternate. Redesain struktur didesainmenggunakan struktur baja dengan kolom komposit tahan gempa pada bangunan 4 lantai di PasarModern Kota Ternate. Perancangan struktur didesain menggunakan program bantu ETABS versi16.0.3. Pendesainan elemen struktur menggunakan Sistem Rangka Baja Dan Beton Komposit PemikulMomen Khusus (SRBBK) sesuai dengan SNI 1726-2012 dan SNI 1729-2015.Aspek-aspek yangditinjau pada perencanaan struktur bangunan yaitu balok induk kolom, shear stud, sambungan danbase plat. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah memberikan informasi hasil modifikasi perencanaanpasar modern dimana awalnya didesain menggunakan beton bertulang yang tahan terhadap gempadengan berdasarkan peraturan SNI 1726-2012. Dari hasil analisis dipakai balok WF 700X300X13X24dengan momen maximum akibat beban terfaktor (Mu) 1064343743 Nmm, momen nominal (Mn)1398968140 Nmm dengan rasio 0,761 dan gaya geser akibat beban terfaktor (Vu) 400775,66 N. Hasilanalisis dimensi dan jumlah Shear Connector, Ф 19 mm dengan (Vh) 418698,3 N maka jumlah untuk1/3 bentang 3 buah pada 1/2 bagian dengan jumlah total keseluruhan 42.
STUDY LIFE CYCLE COST PADA KONSTRUKSI JALAN DAULASI KOTA TERNATE Yuda Saputra, muhammad taufik; Sultan, Mufti Amir
JURNAL SIPIL SAINS Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v2i3.7

Abstract

Saat ini para pemilik poyek masih lebih memperhatikan biaya awal pembuatan jalan, padahal belumtentu biaya awal yang rendah akan memberikan Life Cycle Cost (selanjutnya disingkat LCC) yangrendah juga. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi perbandingan antara LCC aktual yangberdasar pada konstruksi jalan yang digunakan saat ini, dan LCC alternatif yang berdasar padakonstruksi jalan alternatif. Lokasi penelitian adalah Jalan Daulasi Kota Ternate. Perhitungan LCCdidasarkan pada konstrusi jalan Daulasi, yaitu dengan menggunakan perkerasan kaku sebagai LifeCycle Cost (LCC) alternatifnya. Dari hasil analisis perhitungan LCC konstruksi jalan Daulasidiperoleh bahwa jika konstruksi jalan Daulasi menggunakan perkerasan lentur memberikan nilai LCCsebesar Rp 15,996,000,000.00 untuk umur rencana perkerasan 20 tahun. Dan jika konstruksi jalanDaulasi menggunakan perkerasan kaku, nilai LCCnya adalah Rp 10,226,000,000.00 untuk umurrencana jalan 20 tahun.