cover
Contact Name
Badrun Ahmad
Contact Email
badrun@unkhair.ac.id
Phone
+6281382878027
Journal Mail Official
badrun@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Pertamina, Kampus II Gambesi, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL SAINS
Published by Universitas Khairun
Core Subject : Social, Engineering,
Teknik Sipil, Konstruksi, Jalan dan jembatan, Beton, Mekanika Tanah, Irigasi, Transportasi, SIG, lingkungan, keairan, struktur, dan geoteknik.
Articles 248 Documents
STUDI TINGKAT KESELAMATAN PADA ZONA SELAMAT SEKOLAH (ZoSS) DI KOTA TERNATE Muhammad Darwis; Erwinsyah Tuhuteru
JURNAL SIPIL SAINS Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v10i2.2369

Abstract

 Abstrak: Perkembangan teknologi di bidang transportasi dan peradaban yang menginginkan segala sesuatu berjalan serba cepat, menjadikan anak-anak sebagai korban termasuk korban kecelakaan lalu lintas. Dari data Kepolisian Republik Indonesia tahun 2004, dapat diketahui bahwa 2% (dua persen) dari 17.600 (tujuh belas ribu enam ratus) korban kecelakaan adalah anak-anak berusia 5-15 tahun. Anak adalah generasi penerus yang akan memikul beban keluarga, masyarakat, dan bangsa di hari kedepan. Keselamatan anak merupakan tanggung jawab bersama, karenanya pemerintah, masyarakat, dan swasta harus bahu membahu dalam memberikan atau menciptakan perlindungan terhadap keselamatan anak-anak. Sehubungan dengan hal tersebut melalui Satuan Kerja Perhubungan Darat atau sekarang menjadi Balai Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, membangun fasilitas Zona Selamat Sekolah di Kota Ternate, karena Ternate merupakan Kota dengan tingkat kepadatan kendaraan yang sangat tinggi. Sehingga diperlukan studi tentang tingkat keselamatan pejalan kaki terutama anak-anak sekolah. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perilaku pemakai jalan dan kondisi lalu lintas pada daerah Zona Selamat Sekolah (ZoSS) serta menganalisis tingkat efektifitas pelayanan pada daerah Zona Selamat Sekolah (ZoSS). Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu pengambilan data primer mengacu pada Peraturan No: SK 3236/AJ 403/DRJD/2006 tentang Uji Coba Penerapan Zona Selamat Sekolah. Analisa data dilakukan dengan statistik distribusi normal (uji Z), dengan membandingkan nilai Zhitung dengan nila Ztabel dengan tingkat kesalahan 5% untuk perilaku penyeberang, perilaku pengantar dan kecepatan kendaraan  serta volume lalu lintas mengacu pada Direktur Jenderal Bina Marga (1999) tentang Pedoman Perencanaan Jalur Pejalan Kaki Pada Jalan Umum. Dari hasil analisis yang di lakukan diperoleh nilai Zhitung Ztabel untuk semua ruas jalan pada ZoSS, sehingga perilaku pejalan kaki dalam melakukan aktifitas di sekitar Zona Selamat Sekolah belum “selamat” karena kecepatan rata-rata kendaraan diatas 25 km/jam.Kata kunci: Zona selamat sekolah (ZoSS), kota ternate, kecepatan rata-rata 
KINERJA STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG HASIL DESAIN METODE PERPINDAHAN LANGSUNG DENGAN DAN TANPA FAKTOR KUAT LEBIH Yudit Agus Priambodo
JURNAL SIPIL SAINS Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v10i1.1798

Abstract

Metode Direct Displacement Based Design (DDBD) atau Metode Perpindahan Langsung sebagai metode alternatif dalam desain bangunan gedung tahan gempa. Menurut P., Yosafat, 2007, karena gaya geser dasar yang dipakai dalam perencanaan adalah gaya geser dasar pada saat leleh pertama, maka diasumsikan gaya geser dasar ultimit metode DDBD dikoreksi dengan cara membaginya dengan faktor kuat lebih total struktur yang pada saat itu sesuai SNI 1726-2002. Makalah ini membahas kinerja struktur hasil dari analisis metode DDBD dengan dan tanpa faktor kuat lebih menurut SNI 1726-2019 pada gedung bertingkat beton bertulang yang diterapkan pada gedung bertingkat 5 (empat) lantai 3D di Kota Ternate. Hasil perbandingan antara struktur yang didesain dengan Metode DDBD dengan dan tanpa faktor kuat lebih menunjukkan bahwa Metode DDBD dengan gaya geser rencana tanpa dibagi dengan faktor kuat lebih menghasilkan respon struktur yang lebih baik yaitu terjadinya mekanisme kelelehan pada balok. Dengan demikian sangat baik untuk bangunan tahan gempa. Sedangkan struktur yang didesain dengan Metode DDBD dengan faktor kuat lebih terjadinya mekanisme kelelehan pada kolom.
DELINEASI DAS SUNGAI PENYEBAB BANJIR DI KELURAHAN RUA KECAMATAN PULAU TERNATE KOTA TERNATE MENGGUNAKAN HEC-HMS Yudit Agus Priambodo; Marlina Kamis
JURNAL SIPIL SAINS Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v10i2.2521

Abstract

Kelurahan Rua merupakan kelurahan yang sering dilanda banjir sejak tahun 2017 hingga kini. Kelurahan ini terletak di kecamatan Pulau Ternate Kota Ternate provinsi Maluku Utara. Analisis debit banjir yang terjadi perlu dilakukan agar diperolah penampang sungai yang memenuhi kapasitas yang dibutuhkan. Langkah awalnya adalah menentukan batas Daerah Aliran Sungai (DAS) yang ada dengan cara delineasi. Pada penelitian ini proses delineasi menggunakan perangkat HEC-HMS 4.6 dengan data DEM yang diambil dari Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk pulau Ternate. Hasil delineasi sungai penyebab banjir di kelurahan Rua kecamatan Pulau Ternate Kota Ternate total sub-DASnya ada 57 buah dengan luas total keseluruhan adalah 0.8438 km2. Hasil delineasi ini selanjutnya dapat diolah dengan memasukkan data hidrologi pada HEC-HMS sehingga diperoleh debit banjir rencana untuk desain penampang sungai yang dibutuhkan.
STRATEGI PENERAPAN SUSTAINABLE LANDFILL DI TERNATE Suci Elvira Abdurrahman; Mustamin Rahim; Enda Harisun
JURNAL SIPIL SAINS Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v10i1.2359

Abstract

Masalah sampah kota adalah volume sampah yang melebihi daya tampung pada tempat pembuangan akhir dan lahan yang semakin sempit, terbatasnya tempat pembuangan sementara, serta faktor jarak yang mengakibatkan pengangkutan sampah kurang efektif. Pengelolaan sampah yang tidak sustainable  menimbulkan dampak negatif pada kesehatan, lingkungan, dan sosial ekonomi sehingga perlu adanya kawasan yang dapat menampung seluruh sampah dengan pengelolaan sistem sustainable. Studi ini bertujuan  untuk menganalisis starategi dan konsep desain sustainable landfill melalui studi literatur, observasi lapangan, dan desain bangunan. Konsep desain ini diharapkan menjadi acuan dan rekomendasi terhadap perbaikan TPA Takome Kota Ternate  menjadi sustainable landfill. Strategi desain yang diterapkan adalah menggabungkan sustainable landfill dengan sarana edukasi dan ruang terbuka hijau yang terdiri dari dua kawasan yaitu area primer (pengolahan sampah) dan area sekunder (penunjang).
ANALISA KINERJA PEDESTERIAN KAWASAN GAMALAMA KOTA TERNATE Sayyid Quraisy
JURNAL SIPIL SAINS Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v11i1.3100

Abstract

Jalan Pahlawan Revolusi menjadi salah satu jalan yang berada di pusat kota sehingga perlu untuk ditata. Disepanjang Jalan Pahlawan Revolusi didominasi oleh jenis kegiatan komersial berupa usaha ekonomi seperti perdagangan dan jasa yang mendukung kegiatan ekonomi kota. Aktifitas masyarakat untuk menjangkau bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan memakai alat transportasi kendaraan dan berjalan kaki. Tujuan penelitian yang ingin dicapai dlam penelitian ini, untuk menganalisis perhitungan tingkat kinerja pedestrian dengan metode Level Of Service (LOS) pejalan kaki di Ruas Jalan Pahlawan Revolusi. Faktor-faktor yang berkontribuisi terhadap kecepatan pejalan kaki di trotoar ruas Jalan Pahlawan Revolusi. Pada penelitian ini peneliti dalam menganalisis kinerja menggunakan acuan standar Highway Capacity Manual (HCM 2000). [1] Segmen I pada hari Sabtu dan Minggu  dan Segmen 2 pada hari sabtu: standar pelayanan pada tingkat pelayanan C dimana kecepatan normal gerakan mendahuluai dapat menyebabkan sedikit konflik. Sedangkan Segmen 2 pada hari senin jam 11.45-12.00 memiliki standar pelayanan A, jadi yang menjadi penyebab turunnya kinerja pedesterian adalah karena adanya pedang kaki lima (PKL) [2] Kebutuhan lebar pedesterian dengan dimensi pembulatan adalah 4,50 meter
KARAKTERISTIK BETON BERBAHAN DASAR LIMESTONE SEBAGAI AGREGAT HALUS DENGAN BAHAN TAMBAH SERAT FIBER Arbain Tata; Sabaruddin Sabaruddin; Gaftar Gaftar
JURNAL SIPIL SAINS Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik beton serat berbahan dasar limestone sebagai agregat halus dengan bahan tambah Serat Fiber. Digunakan 36 benda uji untuk pengujian kuat tekan, Elastisitas dan Tarik belah. Dari masing-masing benda uji dibuat beton normal (BN) sebagai control dalam penelitian ini. Beton variasi menggunakan limestone sebagai agregat halus dengan bahan tambah Serat Fiber diberi symbol (BF). Masing-masing benda uji adalah BF1, BF2 dan BF3 dengan porsi campuran serat fiber sebesar, 0, 0,25% dan 5%. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa Penambahan serat pada beton berbahan limestone dapat meningkatkan kekuatannya hingga mencapai 16,41 %, jika dibandingkan dengan beton normal peningkatan tidak begitu signifikan hanya sebesar 3%. Berat benda uji BF1 terjadi penurunan dibandingan dengan BN yaitu 19,49% lebih ringan. Kuat Tarik belah pada BF3 lebih Tinggi dari BN dimana kuat Tarik belah BF3 sebesar 2,17 MPa atau lebih Tinggi 1.5% dari BN. Beban runtuh balok BF3 lebih besar dari balok BN, ini menunjukan penambahan serat 0,5% pada beton pasir kapur dari limestone menambah kekuatan pada benda uji BF3 yang berbahan dasar pasir dari limestone dibandingkan dengan BN beton normal.
EVALUASI BANGUNAN 41 LANTAI TAHAN GEMPA DENGAN ANALISIS DINAMIK SPEKTRUM RESPONS RAGAM Mansyur Mansyur
JURNAL SIPIL SAINS Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v10i1.1759

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki intensitas gempa yang tinggi. Oleh karena itu, dalam perencanaan struktur bangunan perlu adanya studi yang lebih mendalam tentang analisis dan perencanaan struktur tahan gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis bangunan 41 lantai yang ditinjau di 4 kota Indonesia berdasarkan SNI 03-1726-2012 dengan program komputer. Penelitian ini merupakan penelitian berbasis komputer, dimana bangunan 41 lantai untuk analisis dinamik spektrum respons ragam. Studi kasus bangunan dilakukan pada empat kota di Indonesia yakni Aceh, Kolaka, Yogyakarta, dan Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada peninjauan bangunan dengan analisis dinamik ragam respons spektrum, nilai base shear dan displacement tidak begitu berpengaruh pada besarnya intensitas gempa jika dijadikan perbandingan dengan kota lain akibat lebih besarnya beban lain dibandingkan beban gempa
FAKTOR DOMINAN PENYEBAB PEMBOROSAN MATERIAL PADA PROYEK KONSTRUKSI BERDASARKAN PERSEPSI KONTRAKTOR DI KOTA TERNATE Edward Rizky Ahadian
JURNAL SIPIL SAINS Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v10i2.2367

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi dalam pelaksanaan konstruksi adalah ketidakefisienan dan pemborosan (waste). Salah satu bentuk pemborosan adalah pemborosan material. Pemborosan material lebih banyak terjadi pada industri konstruksi dibandingkan dengan industri-industri lainnya. Pekerjaan-pekerjaan dalam pelaksanaan konstruksi pada umumnya terjadi pemborosan akibat material sisa, terbuang, dan tidak terpakai sesuai rencana. Pemborosan yang terjadi dapat berpengaruh sangat buruk terhadap biaya dan perkembangan konstruksi apabila kurang terkendali. Oleh karena itu perlu diadakan penelitian mengenai faktor dominan penyebab pemborosan material yang terjadi selama proses pelaksanaan konstruksi di Kota Ternate, sehingga pemborosan material yang terjadi dapat ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab pemborosan material yang dominan pada proyek konstruksi di kota Ternate. Melalui gambaran tersebut dapat teridentifikasi faktor penting penyebab pemborosan material pada proyek konstruksi yang selanjutnya dapat digunakan untuk merumuskan prioritas dalam upaya penanganan pemborosan material dari pelaksana konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab pemborosan material yang dominan pada proyek konstruksi di kota Ternate adalah penumpukan material di lokasi dengan nilai mean 2,04. Penumpukan material di lokasi yang terjadi dalam pelaksanaan proyek tentunya akan menyebabkan adanya sisa material atau bahan mentah yang tidak dapat dipergunakan. Penumpukan material sendiri sudah tentu akan berakibat pada biaya pelaksanaan proyek.
PEMANFAATAN ADMIXTURE BERUPA SIKAMEN-NN DAN SERAT POLIPROPILEN UNTUK MENINGKATKAN KUAT LENTUR BETON BERPORI Rahmat Bangun Giarto
JURNAL SIPIL SAINS Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v10i2.2187

Abstract

Pembuatan jalan dengan mengenakan perkerasan kaku dan perkerasan lentur yang kedap air akan menyebabkan berkurangnya lahan terbuka hijau dan mengakibatkan berkurangnya daerah resapan air. Penggunaan beton berpori merupakan alternatif yang dapat dimanfaatkan pada kontruksi perkerasan jalan yakni sebagai pengendali limpasan air hujan dan suplai air tanah, sehingga dapat dikatakan bahwa beton berpori merupakan kontruksi ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh penambahan Sikament-NN dan serat polipropilen pada kekuatan lentur dan infiltrasi beton berpori. Kuat lentur beton berpori rata-rata meningkat seiring dengan penambahan Sikament-NN maupun penggunaan serat polipropilen dibandingkan beton biasa. Kuat lentur beton berpori terbesar didapatkan pada variasi 1/2PS1,2 sebesar 2,33 MPa. Penambahan Sikament-NN dengan dapat mempengaruhi laju infiltrasi beton berpori, dimana semakin besar dosis Sikament-NN yang digunakan maka semakin besar pula laju infiltrasinya. Laju infiltrasi terbesar didapatkan pada variasi 1/2S1,2 sebesar 150,496 mm/jam.
ANALISIS TINGKAT PENCEMARAN AIR BAWAH TANAH DENGAN METODE GEOLISTRIK DI TPA TAKOME Nani - Nagu
JURNAL SIPIL SAINS Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v11i1.3080

Abstract

 Aktifitas manusia dalam memanfaatkan alam selalu meninggalkan sisa yang dianggap sudah tidak berguna lagi sehingga diperlakukan sebagai barang buangan yaitu sampah. Metode pengelolaan sampah yang digunakan pada TPA khususnya TPA Buku Deru-deru saat ini merupakan metode Controlled landfill dimana metode ini merupakan peningkatan dari metode Open dumping.Jenis penelitian ini merupakan penelitian survey dan juga analisis yang dilakukan untuk mengetahui pencemaran air tanah akibat dari polutan air lindi dan juga mendapatkan gambaran yang jelas mengenai dengan suatu keadaan berdasarkan data yang diperoleh pada TPA Buku Deru-deru Kota Ternate.Hasil penelitian dan juga analisis pencemaran air bawah tanah berdasarkan metode uji geolistrik diperoleh nilai resistivitas pada titik barat, brt1 (6,42 – 238724 Ωm), brt2 (30,4 – 3818 Ωm) titik utara, utr (405 – 10098 Ωm) titik timur, tmr (61,7 – 3107 Ωm), IPAL (150 – 1973 Ωm) titik selatan, mdl1 (3,21 – 105152 Ωm) mdl2 (0,794 – 29913 Ωm) mdl3 (4,10 – 17794 Ωm) mdl4 (5,11 – 45329 Ωm). Dari hasil ini kemudian di inversi dalam bentuk model 3D pada titik selatan perkedalaman yaitu 1,25 m; 3,75 m; 6,37 m; 9,26 m; 12,44 m; 15,93 m; dan 19,78 m. Dari hasil analisis dan interpretasi dapat diidentifikasi bahwa adanya pencemaran oleh air lindi yang merembes masuk ke dalam lapisan tanah dan mulai bergerak dari arah selatan kemudian menyebar ke daerah dengan elevasi terendah yaitu pada titik barat, utara dan timur.KOTA TERNATE

Page 7 of 25 | Total Record : 248