cover
Contact Name
Badrun Ahmad
Contact Email
badrun@unkhair.ac.id
Phone
+6281382878027
Journal Mail Official
badrun@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Pertamina, Kampus II Gambesi, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL SAINS
Published by Universitas Khairun
Core Subject : Social, Engineering,
Teknik Sipil, Konstruksi, Jalan dan jembatan, Beton, Mekanika Tanah, Irigasi, Transportasi, SIG, lingkungan, keairan, struktur, dan geoteknik.
Articles 248 Documents
ANALISIS KINERJA PERSIMPANGAN JALAN ABULLAH DAENG SIRUA- JALAN AHDYAKSA BARU DI MASA PANDEMI COVID-19 Eviliona Muslimin
JURNAL SIPIL SAINS Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v11i2.3600

Abstract

Persimpangan Simpang Jalan Abdullah Daeng Sirua Barat– Jalan Abdullah Daeng Sirua Timur – Jalan Adhyaksa baru merupakan salah satu simpang yang ramai di area Makassar dimana area simpang merupakan kawasan commercial yang terdapat di pusat kota Makassar. Sehingga ketika jam sibuk dan ketika akhir pekan terjadi arus lalu lintas yang padat/ramai sehingga menyebabkan antrian kendaraan dan keterlambatan perjalanan. Berdasarkan fakta tersebut, maka diperlukan analisis kinerja yang komprehensif pada simpang bersinyal Jalan Abdullah Daeng Sirua – Jalan Abdullah Daeng Sirua – Jalan Adiyaksa dengan dilakukan perhitungan menggunakan metode MKJI. Dari hasil analisis didapatkan hasil tingkat pelayanan pada Jalan Abdullah Daeng Sirua Barat – Jalan Abdullah Daeng Sirua Timur – Jalan Adhyaksa baru pada masa pandemi covid-19 kondisi persimpangan sudah tidak memenuhi kapasitas jalan berada pada tingkatan pelayanan F. Yaitu di masa setelah perpanjangan jam malam pada bulan Januari 2021 tundaan rata-rata sebesar 72,2974 smp/detik dan di masa perpanjangan PPKM Level 4 pada bulan juli 2021 tundaan rata-rata sebesar 558,7899 smp/detik semua tundaan berkisar antara 60 smp/detik.Kata kunci: Kinerja Lalu lintas, MKJI, Masa Pandemi Covid-19, dan Tingkat Pelayanan
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK KARET TERHADAP BERAT ISI, KUAT LENTUR DAN KUAT TARIK BELAH BETON Rahmat Bangun Giarto
JURNAL SIPIL SAINS Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v11i2.3490

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan jumlah penduduk sejalan dengan kebutuhan infrastruktur. Salah satu material yang hampir selalu di gunakan adalah beton. Di sisi lain karet juga merupakan bahan baku yang terus di gunakan dalam berbagai aspek. Limbah sisa produksi karet yang sulit terurai di alam sehigga perlu upaya pemanfaatan untuk mengurangi volume limbah karet. Karet dipercaya mempunyai sifat kelenturan yang baik serta berat yang lebih ringan dari material agregat pada beton. Tujuan penelitian tentang limbah serbuk karet yang digunakan sebagai pengganti sebagian material agregat dalam beton adalah untuk mengetahui nilai berat isi dan kuat lentur beton serta hubungan antara berat isi dan kuat lentur beton. Pada penelitian ini digunakan serbuk karet sebagai pengganti sebagian dari agregat halus dengan variasi 0%; 7,5%; 10%; 12,5%; 15%. Penelitian ini berjenis eksperimen dengan urutan penelitian pemeriksaan karakteristik agregat, pemeriksaan berat isi sekaligus uji kuat tekan beton pada benda uji silinder serta uji kuat lentur pada benda uji balok pada umur 28 hari. Jumlah total benda uji sebanyak 15 benda uji silinder dan 15 benda uji balok. Hasil penelitian menunjukkan berat isi beton dengan variasi serbuk karet lebih ringan dibandingkan dengan beton normal. Berat isi beton pada varian 0%, 7,5%; 10%; 12,5%; dan 15% sebesar 2314,005 kg/m3 ; 2242,667 kg/m3 ; 2189,510 kg/m3 ; 2146,921 kg/m3 dan 2130,125 kg/m3 . Demikian juga dengan kuat tekan yang terus menurun pada setiap penambahan variasi serbuk karet. Beton normal varian 0% memiliki kuat lentur sebesar 1,238 MPa sedangkan beton varian 7,5%; 10%; 12,5% dan 15% berturut-turut sebesar 1,050 MPa; 0,825 MPa; 0,825 MPa; dan 0,90 MPa. Beton varian 7,5% memiliki kuat lentur tertinggi dibandingkan beton varian lainnya. Nilai berat isi dan kuat tekan yang terus menurun dengan penambahan variasi serbuk karet tidak diikuti dengan kuat lentur yang mengalami peningkatan mulai dari varian 10% sampai varian 15%.
PEMODELAN HUJAN-ALIRAN DAS DI KOTA TARAKAN MENGGUNAKAN MODEL HEC-HMS Aswar Amiruddin
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i1.3985

Abstract

Diperlukan analisis terkait dengan debit banjir rencana untuk memperoleh desain pengaturan sungai yang optimal salah satunya dengan melakukan pemodelan hujan-aliran pada daerah aliran sungai atau DAS. Perangkat lunak yang digunakan dalam melakukan pemodelan hujan-aliran pada penelitian ini adalah HEC-HMS hasil pengembangan US Army Corps of Engineers (USACE). Perangkat HEC-HMS dapat melakukan pemodelan sistem DAS yang rumit dengan cara menyederhanakan system DAS tersebut, sehingga peneliti tertarik untuk mengkaji pemodelan hujan-aliran salah satu DAS di Tarakan menggunakan perangkat HEC-HMS. Tingkat ketelitian hasil simulasi pemodelan perangkat HEC-HMS sangat tergantung pada data yang tersedia serta metode yang digunakan oleh penggunanya. Tahap penelitian kali ini dimulai dari mengumpulkan data-data pendukung, menganalisis data-data untuk memperoleh parameter yang dianalisis oleh perangkat HEC-HMS kemudian melakukan pembahasan berdasarkan hasil pemodelan perangkat HEC-HMS. Hasil penelitian diperoleh parameter-parameter DAS antara lain, Luas DAS Binalatung (ADAS) 15,58 km2, Panjang Sungai Utama DAS (L) 7,65 km, dengan curve number (CN) 80,132. Hasil pemodelan HEC-HMS menunjukkan debit aliran puncak untuk periode ulang 2 tahun adalah 2 tahun adalah 27,1 m3/s, periode ulang 5 tahun 31,5 m3/s, periode ulang 25 tahun 34,8 m3/s dan periode ulang 50 tahun 35,6 m3/s.
INVESTIGASI SIFAT TERMAL PERMUKAAN PERKERASAN JALAN Ihsan, Muhammad; Kushari, Berlian; Suparma, Latif Budi; Kanitpong, Kunnawee
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i1.4225

Abstract

Setiap permukaan perkerasan memiliki sifat yang berbeda-beda yang berpengaruh terhadap lingkungan sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami sifat termal dari permukaan perkerasan, seperti profil albedo dan temperatur serta memberikan pertimbangan dalam mengembangkan perkerasan sejuk. Empat jenis permukaan perkerasan yang digunakan, aspal hot mix baru, aspal hot mix lama, chip seal dan permukaan perkerasan beton semen portland. Nilai albedo diselidiki dengan menghitung rasio radiasi yang datang dan  yang dipantulkan. Profil suhu diselidiki dengan perekaman menerus menggunakan thermocouple. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara albedo dengan temperatur dimana semakin tinggi albedo maka semakin rendah temperatur permukaan perkerasan.
Studi Penggunaan Limbah Kelapa Sawit Sebagai Pengganti Agregat Kasar Perkerasan Aspal Berongga Yunus, Andi Ibrahim; Bachtiar, Erniati
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i1.4383

Abstract

Kinerja jalan mengalami penurunan tingkat pelayanan, akibat kerusakan jalan yang disebabkan kualitas material dan proses pelaksanaan pekerjaan di lapangan.Sebagai bahan campuran agregat kasar dapat diganti dengan menggunakan limbah kelapa sawit.Penggunaan limbah cangkang kelapa sawit dapat dijadikan sebagai bahan alternatif substitusi seluruh atau sebagian dari agregat kasar terhadap campuran aspal pada perkerasan jalan aspal berongga sehingga diharapkan memiliki kinerja terhadap campuran perkerasan jalan aspal yang lebih baik.Tujuan utama penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan limbah cangkang kelapa sawit terhadap nilai karakteristik Marshall.dan nilai abrasi. Penelitian menggunakan metode pengujian Alat Marshall dan Cantabro. Adapun hasil yang diperoleh, yaitu Penggunaan limbah cangkang kelapa sawit terhadap nilai karakteristik Marshall (VIM, VMA, VFB, stabilitas, flow, dan MQ, berdasarkan variasi persentase 0%, 5 %, dan 10%) dan nilai abrasi, memenuhi Spesifikasi REAM. Sehingga dapat disimpulkan bahwa limbah cangkang kelapa sawit dapat digunakan pada campuran aspal berongga.
HUBUNGAN KUAT TEKAN DAN LENTUR BETON DENGAN BAHAN TAMBAH SERAT DRAMIX 3D jamaluddin, hermansyah
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i1.4184

Abstract

Menurut Spesifikasi Umum 2018.R.2 nilai kekuatan lentur Perkerasan Kaku sebesar 4,5 MPa, Pada kenyataannya nilai lentur pada lapangan didapatkan dari aturan SNI 2847:2013 yaitu fr = 0,62 λ(fc’), apabila menggunakan aturan tersebut maka harus menggunakan mutu beton tinggi sehingga untuk mengejar nilai tersebut perlu menambahkan bahan tambah dengan harapan mutu beton semakin meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kuat tekan dan lentur beton dengan variasi serat deramix 3D. Metode pada penelitian ini menggunakan metode SNI 03-2834-2000 dengan variasi 0%; 0,1%; 0,2% dan 0,3% berdasarkan berat volume. Penguji kuat tekan dan lentur beton dengan memberikan bahan tambah serat dramix menghasilkan nilai kuat tekan dan lentur pada variasi 0,1% belum mengalami peningkatan, namun pada saat variasi 0,3% mengalami peningkatan sebesar 16,35% dari variasi 0,1%. Peningkatan tersebut disebabkan oleh pemberian serat yang semakin tinggi hingga rentang 0,3. Serat dramix memberikan kontribusi secara baik dari segi tegangan, sehingga mutu beton yang dihasilkan semakin meningkat ini juga diakibatkan sebaran serat yang semakin merata kesegala arah sehingga menghasilkan nilai kuat tekan dan lentur beton yang baik pula. Dan dari hasil hubungan kuat tekan dan lentur beton menghasilkan nilai hubungan sebesar 0,64; 0,82; 0,82 dan 0,89.
ANALISIS VARIASI JUMLAH TUMBUKAN PADA KARAKTERISTIK ASPAL BERONGGA MENGGUNAKAN SUBSTITUSI LIMBAH BETON Hutapea, Maraden Yosua
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i1.3748

Abstract

Indonesia merupakan wilayah yang rentan mengalami bencana seperti gempa dan banjir, yang mana gempa menghasilkan limbah beton akibat keruntuhan konstrusi. Daur ulang limbah beton meningkat sebagai respons terhadap peningkatan kesadaran lingkungan dan pertimbangan ekonomi. Substitusi agregat kasar merupakan sesuatu yang dapat menggantikan suatu benda utama dengan tidak mengubah fungsi dan kegunaan utamanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah Kadar Aspal Optimum (KAO) pada campuran aspal berongga ATB menggunakan agregat alam dan untuk menganalisis variasi jumlah tumbukan pada campuran aspal berongga ATB menggunakan substitusi agregat kasar limbah beton 90% terhadap nilai stabilitas dan terhadap nilai ketahanan. Penelitian ini menggunakan spesifikasi Bina Marga 2018 untuk Campuran Asphalt Treated Base (ATB) Bina Marga. Setelah didapatkan hasil perhitungan pendekatan kadar aspal (Pb) maka akan dilakukan pengujian Marshall sehingga didapatkan nilai KAO sebesar 6%. Tahap selanjutanya dilakukan pengujian Marshall dan Cantabro yang menggunakan substitusi agregat kasar limbah beton 90% dengan variasi jumlah tumbukan 1x70, 1x80 dan 1x90. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1x75 merupakan jumlah tumbukan terbaik karena memenuhi semua spesifikasi parameter nilai Marshall dengan nilai stabilitas tertinggi yaitu 889,00 Kg, dengan nilai kehilangan paling kecil yaitu 1,71% berdasarkan uji Cantabro. Jadi diketahui bahwa kestabilan dan ketahanan limbah beton menurun seiring penambahan jumlah tumbukan.
PERILAKU LENTUR BALOK BETON BERTULANG DENGAN BAHAN TAMBAH FLY ASH BATUBARA tata, arbain
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i1.4495

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek dari penambahan fly ash sebagai agregat halus pada kapasitas lentur balok. Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk mengetahui komposisi optimum fly ash yang ditambahkan sebagai material halus pada beton karakteristik. Dari Komposisi campuran optimum yang didapatkan diaplikasikan pada balok lentur dan sejauh mana kapasitas balok lentur tersebut. Dalam penelitian ini digunakan tujuh buah benda uji berupa balok persegi ukuran 15 cm x 10 cm dengan Panjang 122 cm. Dari hasil uji kuat tekan beton menunjukkan terjadi penurunan kekuatan dari penambahan fly ash konsentrasi 50% (Parsial) hingga 62% dibandingkan dengan beton normal. Kapasitas balok beton bertulang kecenderungan berperilaku sama dengan karakteristiknya yaitu kapasitas menurun seiring dengan penambahan fly ash terhadap berat semen. Model keruntuhan kecenderungan berperilaku sama yaitu retak lentur dimana retak terjadi secara pertikal merambat dari sisi tarik ke sisi desak seiring dengan penambahan beban.
ANALISIS JSA DAN IBPRP BERDASARKAN PERMEN PUPR No.21 TAHUN 2019 Setiabudi, Feri
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i1.2814

Abstract

Tingginya kasus kecelakaan kerja disektor konstruksi, pemerintah telah mengatur penyelengaraan KK dalam Peraturan Menteri serta mewajibkan pelaksanaannya di semua sektor industri. Kementrian PUPR selaku regulator sekaligus pengerak sektor konstruki Nasional menjadikan KK sebagai prioritas dalam pelaksanaan pembangunan nasional. Pelaksanaan KK tidak hanya bermanfaat untuk melindungi para pekerja konstruksi, tetapi juga mampu meningkatkan produktifitas dan kinerja pekerja. Tujuan penelitian adalah mengetahui bagaimana menganalogi bahaya menggunakan JSA dan mengetahui rancangan IBPRP pekerjaan balok. Penelitian ini dimulai dengan  mengidentifikasi bahaya menggunakan metode JSA dan IBPRP sesuai dengan Permen PUPR No.21 Tahun 2019. Kemudian melakukan validasi kepada pihak proyek dengan metode Forum Group Discusion. Selanjutnya melakukan penilaian risiko pada form IBPRP untuk menentukan nilai kemungkinan dan keparahan. Penentuan tingkat risiko dianalisis dengan tabel dampak dan kemungkinan. Hasil dari penelitian ini yaitu, Penerapan dan pelaksanaan pembuatan JSA dan IBPRP sudah sesuai dengan Permen PUPR No. 21/PRT/M/2019 Tentang Pedoman SMKK dan telah divalidasi oleh pihak proyek dan dinyatakan layak untuk uji coba tanpa revisi. Dari 24 jenis tahap pekerjaan struktur balok yang dianalisis dengan metode IBPRP, didapatkan 5 tingkat risiko yang berbeda yaitu dengan tingkat risiko Exstrim 4%, tingkat risiko Tinggi 8%, tingkat risiko Sedang 67%, tingkat risiko Rendah 21% dan tingkat risiko Nol 0%. Kata Kunci: Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, JSA dan IBPRP, Permen PUPR No.21 Tahun 2019
PENGARUH LUAS VENTILASI TERHADAP KENYAMANAN TERMAL PADA RUANG KELAS Mustamin, Muhammad Tayeb; Quraisy, Sayyid; Alauddin, Andi
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i1.4134

Abstract

Pembahasan pada makalah mengenai kenyamanan termal di dalam ruang kelas. Kenyamanan tersebut dipengaruhi oleh luasan ventilasi pada bangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjadi perbandingan bagi perencana bangunan dalam menentukan luasan dan penempatan ventilasi maupun pintu yang disesuaikan dengan geografi suatu daerah untuk memenuhi aspek kenyamanan termal tanpa sistem penghawaan buatan. Penelitian ini dilaksanakan pada ruang-ruang kelas di Fakultas Teknik Universitas Khairun di Ternate Selatan. Pengambilan data suhu, kelembaban udara, dan kecepatan angin dipergunakan alat Hobo Data Logger Tool untuk mendapatkan nilai temperatur efektif yang menjadi parameter kenyamanan termal. Untuk melengkapi data dilakukan pengmbilan luasan ventilasi baik dari bentuk maupun ukuran ventilasi yang ada di ruangan tersebut.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ventilasi yang sangat mempengaruhi kenyamanan termal dalam ruang kelas

Page 9 of 25 | Total Record : 248