cover
Contact Name
Dudi Iskandar
Contact Email
dudi.iskandar@budiluhur.ac.id
Phone
+6222-7810788
Journal Mail Official
jurnal.cjik@gmail.com
Editorial Address
https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/cjik/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 25498452     DOI : 10.15575/cjik
Focus and Scope Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi is a periodical scientific journal that aims to develop concepts, theories, perspectives, paradigms, and methodologies with a focus on communication studies. The scope of this journal study is: Mass Media and Journalism; this field examines journalistic activities and media production which includes print, radio, television, and internet. New media and communication technology; a new field of communication study that continues to develop along with technological advances and community needs, this field includes digital media, virtual, interactive, hypertextual and networking. Public Relations; This field of communication examines Public Relations which include internal and external relations within an organization or institution, as well as the creation of public opinion in society. Political Communication; communication involving messages, media, and political actors or those related to power, government, and policy. Marketing Communication; a field that examines ideas, information, opportunities, and challenges through various symbols to achieve company goals. Sociology of Communication: the process of sociological communication, as a form of social interaction involving individuals or social groups.
Articles 148 Documents
Strategi Komunikasi untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Membayar Zakat Maal Asep Sudarman
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol 2, No 1 (2018): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v2i1.5056

Abstract

Poverty is a very serious problem faced by the Indonesian people and to immediately find and find solutions to reduce a problem in poverty. Zakat is one way to reduce poverty, by utilizing the zakat funds. Zakat Collector Unit (UPZ) in Rancasari Sub-District, Bandung City, is devoted to zakat management activities in conveying messages so that the public is aware of the importance of paying zakat mal if it is bishab and haul. So that a number of questions were formulated in the study: 1) What is the Communication Strategy in Planning? 2) What is the Communication Strategy in Implementation? 3) What is the Communication Strategy in Evaluation? The theory used in this study is a management approach communication strategy from Fred R. David which reveals that the strategy management process has three stages: Planning, Implementation and Evaluation. This theory is also strengthened by the communication strategy of Richard West Lynn H. Tunner with internal and external communication approaches. The method used in this study is observation, in-depth interviews and documentation. The results of this study: Planning both internally and externally is supported by the role of the chairman who carries out organizational command by optimizing existing fields. Implementation of the Zakat Collection Unit in Rancasari Subdistrict is still on activities outside zakat mall. Trust in the Zakat Collection Unit is still lacking. Socialization activities are still at the level of verbal delivery in certain groups or forums.Kemiskinan merupakan masalah yang sangat serius yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dan untuk segera mencari dan menemukan solusi untuk mengurangi suatu persoalan dalam kemiskinan tersebut. Zakat merupakan salah satu cara untuk menekan angka kemiskinan, dengan memanfaatkan dana zakat tersebut. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Rancasari Kota Bandung pada kegiatan pengelolaan zakat maal dikhususkan dalam menyampaikan pesan agar masyarakat menyadari pentingnya membayar zakat mal bila sudah bishab dan haul. Sehingga dirumuskan beberapa pertanyaan dalam penelitian: 1) Bagaimana Strategi Komunikasi dalam Perencanaan? 2) Bagaimana Strategi Komunikasi dalam Implementasi? 3) Bagaimana Strategi Komunikasi dalam Evaluasi? Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi komunikasi pendekatan manajemen dari Fred R. David yang mengungkapkan bahawa proses manajemen strategi ada tiga tahapan yakni: Perencanaan, Implementasi dan Evaluasi. Teori ini juga dikuatkan oleh strategi komunikasi dari Richard West Lynn H. Tunner dengan pendekatan komunikasi internal dan eksternal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dalah observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi.  Hasil dari penelitian ini: Perencanaan baik secara internal dan eksternal didukung oleh peran ketua yang menjalankan komando organisasi dengan mengoptimalkan bidang-bidang yang ada. Pelaksanaan implementasi Unit Pengumpul Zakat Kecamatan Rancasari masih pada kegiatan diluar zakat mal. Kepercayaan kepada Unit Pengumpul Zakat masih kurang. Kegiatan sosialisasi pun masih pada tataran penyampaian secara verbal pada kumpulan atau forum tertentu. 
Public Relations Politik Partai Keadilan Sejahtera dalam Pemilukada Jawa Barat Khoiruddin Muchtar; Aliyudin Aliyudin
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol 3, No 1 (2019): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v3i1.5047

Abstract

The research aims to obtain an overview of the media relations of the Prosperous Justice Party in building party image, determining strategies in maintaining positive relations with the media, and utilizing social media in forming the opinions of candidates for governor of West Java in 2018. Research uses constructivist paradigms, qualitative approaches and case study methods . The results of the study show that, political public relations within the Prosperous Justice Party are carried out by building togetherness and consolidation as well as cadre formation in a family and equality manner. Communication within the Prosperous Justice Party began to be addressed and conditioned, especially the spread of information within the PKS. PKS external communication is carried out by building a positive image of the party, building coalitions with other parties, and socializing the characteristics of West Java governor candidates so that they can be accepted by the community. The imaging strategy carried out by the Prosperous Justice Party in the media is done by building good relationships with the media and utilizing social media appropriately as well as utilizing E-mail, blogs, social media or Twitter. PKS vote acquisition as runner-up in 2018 West Java Pilgub shows, the existence of PKS as a party that is quite trusted and calculated.Penelitian bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang media relations Partai Keadilan Sejahtera dalam membangun citra partai, menentukan strategi dalam memelihara hubungan positif dengan media, serta pemanfaatan media sosial dalam membentuk opini calon gubernur Jawa Barat Tahun 2018. Penelitian menggunakan paradigm konstruktivis, pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Public relation politik di internal Partai Keadilan Sejahtera dilakukan dengan membangun kebersamaan dan konsolidasi sekaligus dengan pembinaan kader secara kekeluargaan dan kesetaraan. Komunikasi internal PKS mulai dibenahi dan dikondisikan, terutama dalam penyebaaran informasi di internal PKS. Komunikasi eksternal PKS dilakukan dengan membangun citra positip partai, membangun koalisi dengan partai lain, dan mensosialisasikan karakteristik calon gubernur Jawa Barat sehingga bisa diterima oleh masyarakat. Strategi pencitraan yang dilakukan oleh Partai Keadilan Sejahtera di media dilakukan dengan cara membangun hubungan yang baik dengan media dan memanfaatkan media social secara tepat seperti halnya pemanfaatan E-mail, blog, media sosial ataupun Twitter. Perolehan suara PKS sebagai runner up Pilgub Jabar 2018 menunjukan, eksistensi PKS sebagai partai yang cukup dipercaya dan diperhitungkan.
Persebaya dan Bonek: Simbol-Simbol Komunikasi Supporter Sepakbola Komunitas “Syndicate Bonek Keputih (SBK)” Muhammad Iqbal Alamsyah; Iwan Joko Prasetyo
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol 2, No 2 (2018): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v2i2.5032

Abstract

As social beings, humans will not be separated from its name a symbol of communication. Therefore, the purpose and objective of the research is to find out the symbols of communication and the meaning and message of using symbols of support communication for the persebaya among the SBK supporters community. In giving their support, this community mostly expresses it through certain symbols with their own meanings and messages. So the type of research used is descriptive qualitative using the Symbolic interactionism theory approach. Data obtained through interviews and direct observation in the field. From the results of the data obtained, it was concluded that the symbols of communication that happens or is done within the community to support SBK there are two symbols of verbal and non-verbal. Verbal symbols are used in the form of yells, songs or chants that they have created and always sung throughout the game. While non-verbal symbols there are three, namely, in the form of apparel / clothing made and worn every game. Certain facial expressions that appear or occur. And body movements that are intentionally done or occur accidentally.Sebagai makhluk sosial, manusia tidak akan terlepas dari namanya simbol komunikasi. Sebab itu, Maksud dan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui simbol komunikasi serta makna dan pesan dari penggunaan simbol-simbol komunikasi dukungan pada persebaya dikalangan komunitas suporter SBK. Dalam memberikan dukungannya, komunitas ini kebanyakan mengungkapkannya melalui simbol tertentu dengan makna dan pesan tersendiri. Sehingga tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan teori Interaksionisme Simbolik. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung dilapangan. Dari hasil data yang diperoleh, disimpulkan bahwa simbol-simbol komunikasi yang terjadi atau dilakukan kalangan komunitas SBK dalam mendukung ada dua yaitu simbol verbal dan non verbal. Simbol verbal yang digunakan berupa yel-yel, nyanyian atau chant yang diciptakan dan selalu dinyanyikan mereka sepanjang pertandingan. Sedangkan simbol non verbal ada tiga yaitu, berupa pakaian/busana yang dibuat dan dikenakan setiap pertandingan. Ekspresi wajah tertentu yang muncul atau terjadi. Dan gerakan tubuh yang sengaja dilakukan atau terjadi secara tidak sengaja.
Strategi Komunikasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Melalui Media Sosial Herman Herman
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol 1, No 2 (2017): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v1i2.4833

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Strategi komunikasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui media sosial di Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli (LAZNAS DT Peduli). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan jenis pendekatan kualitatif. Setelah melakukan penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategi komunikasi pengelolaan  Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui media sosial di Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli cukup berhasil. Hal ini nampak pada grafik yang terus meningakat sampai dengan akhir September 2017, bahwa  dana donasi online ke  DT Peduli  terhimpun sebesar Rp. 8,44 Milyar. The purpose of this study was to determine (1) the strategy of managing Zakat, Infaq, and Alms (ZIS) through social media at the Daarut Tauhiid Peduli National Zakat Institution (LAZNAS DT Peduli) (2) Communication on Zakat, Infaq, and Alms (ZIS) Management in Daarut Tauhiid Peduli National Institute of Zakat (LAZNAS DT Peduli) (3) Results of the management of Zakat, Infaq, and Alms (ZIS) through social media at the Daarut Tauhiid Peduli National Zakat Institute (LAZNAS DT Peduli). The research method used is descriptive method with a type of qualitative approach. After conducting research, it can be concluded that the communication strategy for the management of Zakat, Infaq, and Alms (ZIS) through social media at the Daarut Tauhiid Peduli National Zakat Institution is quite successful. This is evident on the graph that continues to increase until the end of September 2017, that the online donation fund to DT Peduli is collected in the amount of Rp. 8.44 Billion.
Studi Etnografi Komunikasi pada Organisasi Persatuan Islam Dede Irawan
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol 2, No 1 (2018): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v2i1.5057

Abstract

This aims to portray the organization of Persatuan Islam as a speech community. This research uses constructivist paradigm, because that will be explored is the understanding that helps the process of interpretation called the Persatuan Islam as a community specch. This study uses a qualitative research type, because that will be studied, is a central fact. Furthermore, this research using ethnography method of communication. Aside from being a research method, ethnographic communication also has the theoretical assumptions, components and tasks of communication in a speech society (Community Speech). The results of the study show that Islamic Unity communications on a common pattern, except in the cognitive aspect show the dominance of religious understanding. The use of Islamic congregation language of many pesantren. Furthermore in the interaction lesson, the congregation of Islamic unity shows a collective cohesiveness. Penelirian ini bertujuan untuk memotret organisasi Persatuan Islam sebagai komunitas tutur. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis, karena yang akan digali berupa pemahaman yang membantu proses interpretasi yang berkaitan dengan Persatuan Islam sebagai specch community. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, sebab yang akan dikaji, merupakan gejala sentral. Selanjutnya penelitian ini menggunakan metode etnografi komunikasi. Selain sebagai metode penelitian, etnografi komunikasi juga memiliki asumsi-asumsi teoritik berupa aktivitas, komponen dan kompetensi komunkasi pada sebuah masyarakat tutur (Speech Community). Hasil penelitian menunjukan komunikasi Persatuan Islam mengacu pada pattern umum, kecuali dalam skema kognitif menunjukan dominasi pemahaman keagamaan. Dalam penggunaan varietas bahasa jamaah Persatuan Islam banyak dipengaruhi budaya pesantren. Selanjutnya dalam kompetensi interaksi, jamaah persatuan Islam menunjukan kohesifitas kolektif. 
Analisis Framing Pemberitaan Pilgub Jawa Timur 2018 pada Situs Berita Daring Indonesia Nur Hamidah Zulaikha
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol 3, No 1 (2019): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v3i1.4942

Abstract

This study aims to analyze and determine how to frame the news media between governor candidates during the election campaign in the 2018 East Java Governor JawaPos.com, Surya.co.id & Tempo.co using text analytics case study method through framing analysis model of Robert Entman , This study shows that every news portal provides a similar viewpoint to the East Java Governor Election 2018. The existence of viewpoints about the same or not much different will then also give a slightly different view of the news has been conveyed, moral judgment and settlement of different problems also. After in-depth analysis, it turns out it is influenced by the gatekeeper. Gatekeeper customize their news with matters related to the company looks at news events of East Java Governor Election 2018 by JawaPos.com objectively, providing insight and knowledge. Meanwhile, for the message written by Surya.co.id as the latest national news portal also gives detailed information on the activities of each candidate in East Java Governor Election 2018. Unlike the news written by Tempo.co. On this news portal, East Java Governor Election 2018 which focuses on reporting the results of the debate on April 10th 2018 without giving frills about the activities of each candidate Governor of East Java in 2018.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengetahui bagaimana media membingkai pemberitaan antar pasangan calon gubernur selama masa kampanye pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 di JawaPos.com, Surya.co.id & Tempo.co dengan menggunakan metode studi kasus analisis teks melalui analisis framing model Robert Entman. Penelitian ini menunjukkan bahwa setiap portal berita memberikan sudut pandang yang hampir sama terhadap Pemilihan Gubenur Jawa Timur 2018.  Adanya sudut pandang yang  hampir sama atau tidak jauh berbeda tersebut selanjutnya juga memberikan pandangan yang sedikit berbeda terhadap berita yang tersampaikan, keputusan moral dan penyelesaian masalah yang berbeda pula. Setelah dilakukan analisis secara mendalam, ternyata hal tersebut dipengaruhi dengan adanya gatekeeper. Adanya gatekeeper yang menyesuaikan berita dengan hal-hal terkait perusahaan terlihat pada peristiwa pemberitaan tentang Pemilihan Gubenur Jawa Timur 2018. JawaPos.com dengan objektif, memberikan wawasan dan pengetahuan. Sementara, untuk pemberitaan yang ditulis oleh Surya.co.id sebagai portal berita nasional terkini juga memberikan informasi detail mengenai kegiatan masing-masing kandidat pada Pemilihan Gubenur Jawa Timur 2018. Berbeda dengan berita yang ditulis oleh Tempo.co. Pada portal berita ini, Pemilihan Gubenur Jawa Timur 2018 yang berfokus pada pemberitaan hasil debat pada tanggal 10 April 2018 saja tanpa memberi embel-embel tentang kegiatan masing-masing kandidat Gubenur Jawa Timur 2018. 
Manajemen Komunikasi Sosial Penganut Agama Baha’i Umi Rojiati
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol 3, No 1 (2019): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v3i1.5033

Abstract

This study aims to obtain an overview of Religious Experience. Principles of Baha'i Trust and Social Communication. Dogma and Baha'i Trust in Influencing Social Communication of Followers and Social Communication of Adherents of the Baha'i Religion with the Neighborhood Community. This research uses phenomenological methods and theories, qualitative approaches. The results of the study show that the essence of religious experience, namely sensitivity to the sacred, the religious experience is not only natural but also cultural. The Baha'i believe that God is the Creator of the universe, the apostles and prophets are intermediaries to channel God's will for humans through divine revelation contained in the holy books of various religions in the world. The purpose of the Baha'i religion is to realize spiritual transformation in human life and renew the institutions of society based on principles to the Essence of God, the unity of religion, and the unity of all humanity. From some of the teachings, goals, and visions of the Baha'i, the Baha'is in Bandung transformed themselves through their daily attitudes that are always friendly to everyone and open to the local community.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai Pengalaman Keagamaan. Asas-asas Kepercayaan Baha’i dan Komunikasi Sosial. Dogma dan Kepercayaan Baha’i dalam Mempengaruhi Komunikasi Sosial Para Pengikutnya dan Komunikasi Sosial Penganut Agama Baha’i dengan Masyarakat Sekitar. Penelitian ini menggunakan metode dan teori fenomenologi, pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Hakikat pengalaman keagamaan, yaitu kepekaan terhadap yang suci, maka pengalaman religious bukan hanya natural tetapi juga kultural. Umat Baha’i percaya bahwa Tuhan adalah Sang Pencipta alam semesta, para rasul dan nabi merupakan perantara untuk menyalurkan kehendak Tuhan bagi manusia melalui wahyu Illahi yang terdapat dalam kitab-kitab suci berbagai agama di dunia. Tujuan agama Baha’i adalah untuk mewujudkan transformasi rohani dalam kehidupan manusia dan memperbaharui lembaga-lembaga masyarakat berdasarkan prinsip-prinsip ke Esaan Tuhan, kesatuan agama, dan persatuan seluruh umat manusia. Dari beberapa ajaran, tujuan dan visi umat Baha’i tersebut, para penganut Baha’i di Bandung mentransformasikannya lewat sikap mereka sehari-hari yang selalu ramah kepada setiap orang dan terbuka terhadap masyarakat setempat.
Strategi Komunikasi Dakwah Da’i Hidayatullah dalam Membina Masyarakat Pedesaan Bustanol Arifin
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol 2, No 2 (2018): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v2i2.4940

Abstract

This paper aims to determine the da'i Hidayatullah da'wah communication strategy in fostering rural communities which are formulated into three questions as follows: the role of da'i Hidayatullah in raising awareness of rural communities. The diffusion of da'i Hidayatullah's da'wah communication in fostering rural communities and the innovation of da'i Hidayatullah's da'wah communication in fostering rural communities in Cimenyan district, Bandung regency. The research method uses descriptive methods by making the da'i Hidayatullah Bandung district that fosters rural communities as the main source of this research. This type of research is qualitative. The results showed that the Hidayatullah preacher had a role as a change agent by conducting persuasive-informative communication in raising and fostering rural communities in the Cimenyan sub-district, Bandung regency. The diffusion of da'wah communication carried out by Hidayatullah in developing rural communities in the Cimenyan district of Bandung district through activities in the form of majelis ta'lim, grand MBA, training of bina aqidah, qur'an education park (TPA) and mosque youth in which da'wah messages in the form of aqeedah, shari'ah, and morals. Da'i Hidayatullah's innovation in da'wah communication was in the form of implementing an empowerment program which included empowering human resources (HR) and the community economy which was formed through training and recitation activities.Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi dakwah da’i Hidayatullah dalam membina masyarakat pedesaan yang dirumuskan menjadi tiga pertanyaan  sebagai berikut: peran da’i Hidayatullah dalam menyadarkan masyarakat pedesaan. Difusi komunikasi dakwah da’i Hidayatullah dalam membina masyarakat pedesaan dan inovasi komunikasi dakwah da’i Hidayatullah dalam membina masyarakat pedesaan di kecamatan Cimenyan kabupaten Bandung. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan menjadikan da’i Hidayatullah kabupaten Bandung yang membina masyarakat pedesaan sebagai sumber utama dalam penelitian ini. Jenis penelitian adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa da’i Hidayatullah berperan sebagai agen perubah dengan melakukan komunikasi persuasif-informatif dalam menyadarkan dan membina masyarakat pedesaan di kecamatan Cimenyan kabupaten Bandung. Difusi komunikasi dakwah yang dilakukan oleh da’i Hidayatullah dalam membina masyarakat pedesaan di kecamatan Cimenyan kabupaten Bandung melalui kegiatan berupa majelis ta’lim, grand MBA, training bina aqidah, taman pendidikan al-qur’an (TPA) dan remaja masjid yang didalamnya disampaikan pesan-pesan dakwah berupa pesan aqidah, syari’ah, dan akhlak. Inovasi komunikasi dakwah yang dilakukan oleh da’i Hidayatullah berupa penyelenggaraan program pemberdayaan yang meliputi pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi masyarakat yang dibentuk melalui kegiatan pelatihan dan pengajian.
Komunikasi Nonverbal Jamaah Tabligh Imron Rosyidi; Encep Dulwahab
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol 1, No 2 (2017): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v1i2.5023

Abstract

One organization that is fast and has a large number of worshipers is the Tabligh worshipers. Tabligh congregation when communicating not only verbally, but also nonverbally is a characteristic and identity, both in the form of clothes, caps, beards and perfumes. It also includes ways to eat and shake hands that have their own characteristics and are different from other worshipers. This study uses a qualitative approach to the phenomenology tradition, and this study aims to find out how the Jama'at Tabligh nonverbal communication. The results of this study indicate that Jamaat Tabligh nonverbal communication has a charge of nonverbal messages that are so attached to each activity and their interactions with fellow worshipers or the community in general. These nonverbal messages are at the same time as a confirmation of a Muslim's identity, which functions as self-control, as a medium to strengthen the brotherhood of fellow Muslims (Ukhuwah Islamiyah), and as a form of glorifying one's fellow Muslims (Ikramul Muslimin). And nonverbal nonverbal communication is a manifestation of his belief as a Muslim who must practice the teachings of Islam and his love for the Prophet.Salah satu organisasi yang cepat dan memiliki jumlah jamaah yang cukup banyak adalah jamaah tabligh. Jamaah Tabligh ketika berkomunikasi tidak hanya verbal, tetapi juga nonverbal yang menjadi ciri khas dan identitasnya, baik dalam bentuk pakaian, peci, jenggot, dan parfum. Termasuk juga cara makan dan cara bersalaman yang memiliki ciri tersendiri dan berbeda dengan jamaah lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tradisi fenomenologi, dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi nonverbal Jamaah Tabligh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi nonverbal Jamaah Tabligh memiliki muatan pesan-pesan nonverbal yang begitu melekat pada setiap aktivitas dan interaksinya dengan sesama jamaah atau masyarakat pada umumnya. Pesan-pesan nonverbal ini sekaligus sebagai penegas identitas seorang muslim, yang berfungsi sebagai kontrol diri, sebagai media untuk mempererat persaudaraan sesama umat muslim (Ukhuwah Islamiyah), dan sebagai bentuk sikap memuliakan kepada sesama muslim (Ikramul Muslimin). Dan komunikasi nonverbal nonverbal tersebut merupakan manifestasi akan keyakinannya sebagai muslim yang harus mengamalkan ajaran agama Islam dan kecintaannya pada Rasulullah saw.
Komunikasi Ustadz-Santri dalam Meningkatkan Spiritualitas Keagamaan Mahasiswa Annisa Dewi Fatonah
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol 1, No 2 (2017): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v1i2.4834

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menemukan kondisi spiritualitas keagamaan ustadz-santri di Ma’had Al-Jami’ah UIN SGD Bandung, (2)  menemukan pesan komunikasi Ustadz-Santri dalam meningkatkan spiritualitas keagamaan mahasiswa, (3) menemukan bentuk komunikasi Ustadz-santri dalam meningkatkan spiritualitas keagamaan mahasiswa, (4) menemukan teknik komunikasi ustadz-santri dalam meningkatkan spiritualitas keagamaan mahasiswa, (5) menemukan komunikasi ustadz santri dalam meningkatkan spiritualitas keagmaan mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) kondisi spiritualitas keagamaan Ustadz-Santri diketahui dari aspek beribadah kepada Allah SWT. secara vertikal dan hubungan antar sesama dari aspek horizontal, (2) pesan komunikasi ustadz-santri diketahui dari cara santri dalam menerima dan menolak pesan  sehingga pemahaman keagamaan santri lebih baik lagi dari sebelumnya, (3) adanya berbagai bentuk komunikasi (interpersonal, kelompok besar, kelompok kecil) sehingga ustadz-santri dapat memperbaiki kondisi keagamaan menjadi lebih baik, (4) berbagai teknik komunikasi (informatif, persuasif dan human relations, koersif) sehingga para ustadz-santri dapat memperbaiki kondisi keagamaan menjadi lebih baik, (5) melalui pesan, bentuk, dan teknik komunikasi disimpulkan bahwa spiritualitas keagamaan santri menjadi lebih baik daripada sebelumnya, baik dalam ibadah kepada Allah secara vertikal ataupun kepada sesama manusia secara horizontal. This study aims to: (1) find the condition of religious spirituality of ustadz-santri in Ma'had Al-Jami'ah UIN SGD Bandung, (2) find communication message of Ustadz-Santri in improving religious spirituality of students, (3) find communication form Ustadz- santri in improving the religious spirituality of the students, (4) finding communication techniques of ustadz-santri in improving the religious spirituality of students, (5) finding communication of ustadz santri in improving the spirituality of students' keagmaan. The method used in this research is phenomenology. This study concludes that: (1) the condition of religious spirituality Ustadz-Santri is known from the aspect of worship to Allah SWT. (2) communication messages of ustadz-santri is known from the way santri in accepting and rejecting the message so that the religious understanding of santri is better than before, (3) the existence of various forms of communication (interpersonal, large group, (4) various communication techniques (informative, persuasive and human relations, coercive) so that the religious teachers can improve religious conditions for the better, (5) through the message, form, and communication techniques concluded that the religious spirituality of santri becomes better than before, whether in worship to God vertically or to human beings horizontally.

Page 2 of 15 | Total Record : 148